0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
907 tayangan4 halaman

Tugas 2

Diunggah oleh

Khoimatun Naqiyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
907 tayangan4 halaman

Tugas 2

Diunggah oleh

Khoimatun Naqiyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 2

MANAJEMEN STRATEGIK

Nama : Saepul Bahri


NIM : 043197376
Prodi : Manajemen
UPBJJ : Ambon

1. Jelaskan dengan menggunakan contoh apa yang dimaksud dengan kekuatan dan
kelemahan perusahaan! Uraikan alasan perlunya perusahaan melakukan analisis kekuatan
dan kelemahan perusahaan! Uraikan alternatif strategi yang dapat disusun dengan
berdasarkan dari analisis kekuatan dan kelemahan perusahaan!
2. Jelaskan bagaimana perusahaan melakukan analisis kekuatan dan kelemahan dengan
menggunakan pendekatan unit keunggulan bersaing (UKB)! Uraikan prinsip utama
pendekatan UKB! Apa perbedaan pendekatan ini ketika digunakan pada perusahaan yang
berorientasi produk, berorientasi konsumen dan berorientasi teknologi!
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan analisis keunikan kepemimpinan! Bagaimana cara
melakukan analisis keunikan kepemimpinan? Jelaskan perbedaan kepempimpinan
prospector, defender, analyzer dan reactor. Berilah contoh tiga kepemimpinan
pemasaran!
4. Uraikan cara melakukan analisis SWOT dalam penyusunan strategi perusahaan! Berikan
dua contoh strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT-4K, jelaskan karakteristik dari
strategi tersebut!

Jawab:

1. Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan:

Kekuatan perusahaan adalah aspek internal yang memberikan keunggulan kompetitif,


seperti merek yang kuat, teknologi canggih, atau tim manajemen yang berkualitas.
Contohnya, kekuatan perusahaan teknologi adalah kepemimpinan pasar dalam inovasi
produk.

Kelemahan perusahaan adalah aspek internal yang dapat menjadi hambatan, seperti
birokrasi yang berlebihan, kurangnya keahlian kunci, atau keterbatasan sumber daya.
Contohnya, kelemahan perusahaan teknologi adalah kurangnya keahlian dalam
pemasaran.

Alasan Perlunya Analisis Kekuatan dan Kelemahan:

1) Perencanaan Strategis: Analisis ini membantu perusahaan memahami posisi relatifnya


di pasar dan merencanakan strategi yang sesuai.
2) Identifikasi Peluang dan Ancaman: Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan,
perusahaan dapat mengidentifikasi peluang yang dapat dimanfaatkan dan mengatasi
ancaman yang mungkin muncul.
3) Pengambilan Keputusan yang Informasional: Analisis ini memberikan informasi yang
diperlukan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Alternatif Strategi Berdasarkan Analisis Kekuatan dan Kelemahan:

1) Strategi Penguatan Kekuatan: Memanfaatkan kekuatan internal untuk memperluas


pangsa pasar atau meningkatkan keunggulan kompetitif.
2) Strategi Pengurangan Kelemahan: Mengatasi kelemahan internal melalui investasi
dalam pelatihan, restrukturisasi, atau kemitraan strategis.
3) Strategi Diversifikasi atau Aliansi: Menggunakan kekuatan untuk masuk ke pasar
baru atau menggandeng mitra yang dapat menutupi kelemahan internal.

Analisis kekuatan dan kelemahan membantu perusahaan memahami posisinya di pasar


dan merencanakan strategi yang sesuai untuk mencapai tujuan bisnisnya.

2. Analisis Kekuatan dan Kelemahan dengan Pendekatan Unit Keunggulan Bersaing (UKB)
Pendekatan Unit Keunggulan Bersaing (UKB) digunakan oleh perusahaan untuk
menganalisis kekuatan dan kelemahan mereka dengan fokus pada unit bisnis atau produk
tertentu.

Prinsip utama pendekatan UKB meliputi:


1) Fokus pada Unit Bisnis: Pendekatan ini menekankan analisis kekuatan dan kelemahan
pada tingkat unit bisnis atau produk, bukan pada perusahaan secara keseluruhan.
2) Pemahaman Mendalam: Perusahaan harus memahami kekuatan dan kelemahan relatif
terhadap pesaing di pasar yang spesifik.
3) Pemilihan Strategi: Analisis UKB membantu perusahaan dalam memilih strategi yang
sesuai dengan kekuatan dan kelemahan mereka.
4) Pengembangan Keunggulan Bersaing: Tujuan akhir dari analisis UKB adalah untuk
mengembangkan keunggulan bersaing yang berkelanjutan.

Perbedaan pendekatan UKB ketika digunakan pada perusahaan yang berorientasi


produk, berorientasi konsumen, dan berorientasi teknologi adalah sebagai berikut:

1) Perusahaan Berorientasi Produk: Analisis UKB pada perusahaan berorientasi produk


akan lebih fokus pada keunggulan produk, inovasi, dan kualitas. Kekuatan dan
kelemahan akan dievaluasi berdasarkan produk yang ditawarkan.
2) Perusahaan Berorientasi Konsumen: Pada perusahaan berorientasi konsumen, analisis
UKB akan lebih menekankan pada pemahaman mendalam terhadap preferensi
konsumen, pelayanan, dan kepuasan pelanggan. Kekuatan dan kelemahan akan
dievaluasi dari perspektif konsumen.
3) Perusahaan Berorientasi Teknologi: Ketika digunakan pada perusahaan berorientasi
teknologi, analisis UKB akan fokus pada inovasi teknologi, keunggulan teknologi,
dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Kekuatan dan kelemahan akan
dievaluasi dari sudut pandang teknologi yang digunakan.

Dengan pendekatan UKB yang sesuai, perusahaan dapat mengidentifikasi kekuatan dan
kelemahan mereka secara lebih terperinci dan mengembangkan strategi yang lebih
efektif.
3. Analisis Keunikan Kepemimpinan
Analisis keunikan kepemimpinan adalah proses untuk memahami karakteristik unik
dari seorang pemimpin, termasuk gaya kepemimpinan, kekuatan, kelemahan, dan
preferensi kepemimpinan.
Cara melakukan analisis keunikan kepemimpinan melibatkan pengumpulan data
tentang perilaku, keputusan, dan interaksi seorang pemimpin dengan anggota timnya. Ini
dapat dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penilaian kepemimpinan.

Perbedaan Kepemimpinan Prospector, Defender, Analyzer, dan Reactor


1) Prospector: Pemimpin prospector cenderung berorientasi pada inovasi, risiko, dan
pertumbuhan. Mereka mencari peluang baru dan siap mengambil risiko untuk
mencapai tujuan perusahaan.
2) Defender: Pemimpin defender cenderung fokus pada pertahanan pasar yang ada,
stabilisasi, dan efisiensi. Mereka cenderung mempertahankan posisi pasar yang sudah
ada dan mengurangi risiko.
3) Analyzer: Pemimpin analyzer memiliki pendekatan yang seimbang antara prospector
dan defender. Mereka cenderung melakukan inovasi terkendali dan mempertahankan
posisi pasar yang ada.
4) Reactor: Pemimpin reactor cenderung bereaksi terhadap perubahan pasar daripada
mengambil inisiatif proaktif. Mereka mungkin tidak memiliki strategi yang jelas dan
cenderung menyesuaikan diri dengan perubahan eksternal.

Contoh Kepemimpinan Pemasaran


1) Kepemimpinan Prospector: Seorang kepala pemasaran yang selalu mencari peluang
baru, mengembangkan produk inovatif, dan siap mengambil risiko untuk memasuki
pasar baru.
2) Kepemimpinan Defender: Seorang direktur pemasaran yang fokus pada
mempertahankan pangsa pasar yang ada, meningkatkan efisiensi operasional, dan
mempertahankan loyalitas pelanggan.
3) Kepemimpinan Analyzer: Seorang manajer pemasaran yang melakukan inovasi
terkendali, melakukan riset pasar secara menyeluruh, dan mengembangkan strategi
pemasaran yang seimbang antara pertumbuhan dan stabilitas.

4. Analisis SWOT dalam Penyusunan Strategi Perusahaan


Analisis SWOT adalah alat manajemen strategis yang digunakan untuk mengevaluasi
kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman
(threats) yang dihadapi oleh perusahaan. Berikut adalah cara melakukan analisis SWOT
dalam penyusunan strategi perusahaan:

Langkah-langkah Analisis SWOT:


1) Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan:
- Tinjau kekuatan internal perusahaan seperti sumber daya manusia, teknologi, dan
merek.
- Identifikasi kelemahan internal seperti kurangnya sumber daya atau proses yang
tidak efisien.
2) Identifikasi Peluang dan Ancaman:
- Tinjau peluang eksternal seperti perkembangan pasar atau perubahan regulasi.
- Identifikasi ancaman eksternal seperti persaingan yang meningkat atau perubahan
tren industri.
3) Analisis Silang SWOT:
- Identifikasi bagaimana kekuatan dapat dimanfaatkan untuk memanfaatkan
peluang.
- Tinjau bagaimana kelemahan dapat memperburuk ancaman yang ada.
4) Penyusunan Strategi:
- Gunakan hasil analisis SWOT untuk mengembangkan strategi yang
memanfaatkan kekuatan, mengatasi kelemahan, memanfaatkan peluang, dan
mengatasi ancaman.
Contoh Strategi dari Analisis SWOT:
1) Strategi Pemanfaatan Kekuatan:
Karakteristik: Strategi ini fokus pada memanfaatkan kekuatan internal perusahaan
untuk memanfaatkan peluang eksternal.
Contoh: Perusahaan teknologi yang menggunakan keunggulan teknologi dan sumber
daya manusia untuk memasuki pasar baru.
2) Strategi Pengatasi Kelemahan:
Karakteristik: Strategi ini berfokus pada mengatasi kelemahan internal perusahaan
untuk mengurangi dampak ancaman eksternal.
Contoh: Perusahaan yang meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk
untuk mengatasi persaingan yang meningkat.

Dengan menggunakan analisis SWOT, perusahaan dapat mengidentifikasi strategi yang


sesuai dengan kondisi internal dan eksternalnya untuk mencapai tujuan bisnisnya.

Sumber referensi:
1. BMP Manajemen Startegik/EKMA4414
2. [Link]
pengertian-dan-faktor-faktornya
3. [Link]
4. [Link]

Anda mungkin juga menyukai