PART OF SPEECH
1. Nouns (Kata Benda)
- Definisi: Noun adalah kata yang digunakan untuk menyebut orang (person), tempat (place), benda
(thing), atau konsep (concept).
Jenis Noun:
- Proper Noun (Kata Benda Khusus): Nama khusus untuk orang, tempat, atau benda (selalu diawali
huruf besar). Contoh: John, London, Toyota.
- Common Noun (Kata Benda Umum): Nama umum untuk benda, orang, atau tempat. Contoh: city,
car, teacher.
- Abstract Noun (Kata Benda Abstrak): Nama untuk sesuatu yang tidak bisa dilihat atau disentuh,
biasanya berupa konsep atau ide. Contoh: love (cinta), happiness (kebahagiaan), freedom
(kebebasan).
- Collective Noun (Kata Benda Kolektif): Nama untuk kelompok orang atau benda. Contoh: team
(tim), family (keluarga), herd (kawanan).
Contoh Kalimat:
- The dog is playing in the yard.
(Anjing sedang bermain di halaman.)
- London is a beautiful city.
(London adalah kota yang indah.)
2. Pronouns (Kata Ganti)
- Definisi: Pronoun menggantikan noun untuk menghindari pengulangan kata yang sama.
jenis Pronoun:
- Subject Pronoun (Kata Ganti Subjek): Menggantikan subjek kalimat. Contoh: I, you, he, she, it, we,
they.
- Object Pronoun (Kata Ganti Objek): Menggantikan objek kalimat. Contoh: me, you, him, her, it, us,
them.
- Possessive Pronoun (Kata Ganti Kepemilikan): Menunjukkan kepemilikan. Contoh: my, your, his,
her, its, our, their.
- Reflexive Pronoun (Kata Ganti Refleksif): Menunjukkan bahwa aksi dilakukan oleh subjek pada
dirinya sendiri. Contoh: myself, yourself, himself.
Contoh Kalimat:
- She is reading a book.
(Dia sedang membaca sebuah buku.)
- The teacher gave him a task.
(Guru memberi dia sebuah tugas.)
3. Verbs (Kata Kerja)
- Definisi: Verb menunjukkan aksi (action) atau keadaan (state of being).
Jenis Verb:
- Action Verb (Kata Kerja Aksi): Menunjukkan aksi. Contoh: run (lari), write (menulis), speak
(berbicara).
- Linking Verb (Kata Kerja Penghubung): Menunjukkan hubungan antara subjek dan kata sifat atau
kata benda yang mendeskripsikan subjek. Contoh: is (adalah), seem (tampak), become (menjadi).
- Helping Verb (Auxiliary Verb) (Kata Kerja Pembantu): Digunakan bersama verb utama untuk
membentuk tense, mood, atau voice. Contoh: have (memiliki), do (melakukan), will (akan).
Contoh Kalimat:
- She runs every morning.
(Dia berlari setiap pagi.)
- He is a doctor.
(Dia adalah seorang dokter.)
4. Adjectives (Kata Sifat)
- Definisi: Adjective mendeskripsikan atau memberi informasi lebih lanjut tentang noun atau
pronoun.
Jenis Adjective:
- Descriptive Adjective (Kata Sifat Deskriptif): Menjelaskan kualitas atau karakteristik noun. Contoh:
big (besar), small (kecil), beautiful (indah).
- Quantitative Adjective (Kata Sifat Kuantitatif): Menunjukkan jumlah atau kuantitas. Contoh: many
(banyak), few (sedikit), several (beberapa).
- Demonstrative Adjective (Kata Sifat Demonstratif): Menunjukkan noun yang spesifik. Contoh: this
(ini), that (itu), these (ini, jamak), those (itu, jamak).
Contoh Kalimat:
- She has a beautiful dress.
(Dia memiliki gaun yang indah.)
- We need more time.
(Kita butuh lebih banyak waktu.)
5. Adverbs (Kata Keterangan)
- Definisi: Adverb menjelaskan verb, adjective, atau adverb lainnya, biasanya memberikan informasi
tentang bagaimana (how), kapan (when), di mana (where), atau seberapa sering (how often)
sesuatu terjadi.
Jenis Adverb:
- Adverb of Manner (Kata Keterangan Cara): Menunjukkan cara sesuatu dilakukan. Contoh: quickly
(cepat), slowly (perlahan), carefully (hati-hati).
- Adverb of Time (Kata Keterangan Waktu): Menunjukkan kapan sesuatu terjadi. Contoh: yesterday
(kemarin), now (sekarang), soon (segera).
- Adverb of Place (Kata Keterangan Tempat): Menunjukkan di mana sesuatu terjadi. Contoh: here (di
sini), there (di sana), everywhere (di mana-mana).
Contoh Kalimat:
- She speaks softly.
(Dia berbicara perlahan.)
- I will call you tomorrow.
(Saya akan meneleponmu besok.)
6. Prepositions (Kata Depan)
- Definisi: Preposition menunjukkan hubungan antara noun atau pronoun dengan kata lain dalam
kalimat. Preposition sering digunakan untuk menunjukkan lokasi (location), waktu (time), atau arah
(direction).
- Contoh: in (di dalam), on (di atas), at (di), by (oleh), under (di bawah), over (di atas).
Contoh Kalimat:
- The book is on the table.
(Buku itu di atas meja.)
- We will meet at 3 PM.
(Kita akan bertemu pada pukul 3 sore.)
7. Conjunctions (Kata Hubung)
- Definisi: Conjunction menghubungkan kata, frasa, atau klausa dalam kalimat.
Jenis Conjunction:
- Coordinating Conjunction (Kata Hubung Koordinatif): Menghubungkan elemen yang setara.
Contoh: and (dan), but (tetapi), or (atau).
- Subordinating Conjunction (Kata Hubung Subordinatif): Menghubungkan klausa utama dengan
klausa pendukung. Contoh: because (karena), although (meskipun), while (sementara).
Contoh Kalimat:
- I like apples and oranges.
(Saya suka apel dan jeruk.)
- I stayed home because it was raining.
(Saya tinggal di rumah karena hujan.)
8. Interjections (Kata Seru)
- Definisi: Interjection adalah kata atau frasa pendek yang mengungkapkan emosi (emotion) atau
reaksi (reaction) spontan. Interjection biasanya diikuti dengan tanda seru.
Contoh: Wow!, Oh!, Oops!.
Contoh Kalimat:
- Wow! That’s amazing!
(Wow! Itu luar biasa!)
- Oops! I dropped my phone.
(Ups! Saya menjatuhkan ponsel saya.)