100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
817 tayangan8 halaman

Tugas 2 Logika Helia Putri

Tugas logika

Diunggah oleh

Helia Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
817 tayangan8 halaman

Tugas 2 Logika Helia Putri

Tugas logika

Diunggah oleh

Helia Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS TUTORIAL (2)

MATAKULIAH
(LOGIKA)

TUTOR PEMBIMBING
(RIDHO HARTA,S.Sos.,M.Si)

DISUSUN OLEH

NAMA : HELIA PUTRI


NIM : 053257644
KODE KELAS : 284

PROGRAM STUDI (ADMINISTRASI NEGARA)


FAKULTAS (FHISIP)
UPBJJ UT (BOGOR)
UNIVERSITAS TERBUKA
TUGAS TUTORIAL (2)

NAMA : HELIA PUTRI


NIM : 053257644
NAMA/KODE MATA KULIAH : ISIP4211
KODE KELAS : 284

NOTE:

 Kode kelas dapat dilihat oleh mahsiswa di dasbor tutonnya, yaitu angka di belakang
nama mata kuliah. Contoh: Pendidikan kewarganegaraan 67. Angka 67 tersebut
adalah kode kelas.
 Jangan lupa pada saat menuliskan nama matakulih, kodenya juga di cantupkam.
Contoh: Pendidikan kewarganegaraan MKDU4111
 Contoh cover di atas tidak wajib atau tdk ada keharusan dri UT menggunakan cover
sperti contoh di atas. (tergantung kreatif masing-masing mahasiswa). Yang pnting
ada (NAMA, NIM, NAMA/KODE MATKUL).
 Jangan lupa setelah mnjawab soal cantumkan SUMBER REFERENSINYA.
Perhatikan instruksi di bawah ini:

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association, stres yang
dialami Gen Z disebabkan karena pandemi, ketidakpastian mengenai masa depan, berita
buruk di internet, dan media sosial. Gen Z mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap
kehidupan pribadi mereka, sehingga jika tidak berjalan sesuai keinginan akan memicu
timbulnya stres.

Tak dipungkiri, media sosial telah menciptakan standar dalam berbagai aspek. Kapan waktu
yang tepat untuk lulus, bekerja, menikah, dan mempunyai anak. Bagi yang belum
mencapainya, hal ini menjadi faktor kecemasan atau anxiety.

Meskipun punya kemampuan untuk mencari informasi dari berbagai sumber, kenyataannya
Gen Z terlalu cepat menyerap dan mencocokan informasi dengan yang mereka rasakan.
Seperti melabeli diri sebagai pengidap bipolar, membatasi pergaulan karena introvert, dan
sebagainya. Generasi Z menjadikan hal ini sebagai hambatan untuk maju. Gen Z juga disebut
sebagai generasi strawberry karena terkesan manja dan mudah tertekan.

1. Analisis redaksi diatas berdasarkan empat macam preposisi, negasi preposisi kategorik dan
uraikan alasan anda

2. Simpulkan secara langsung dan sederhana, jika anda tidak setuju lakukan penalaran opisi
secara sistematis

Tulisan dibuat minimal 2 halaman, 1,5 spasi, font Arial 11, cantumkan rujukannya pada
daftar pustaka, narasikan jawaban dengan kalimat sendiri (paraphrase) tidak copy paste dari
sumber yang digunakan dan diupload di tempat yang sudah disediakan.
JAWABAN :

A. Apa itu Proposisi Kategoris?

Proposisi kategoris adalah suatu pernyataan yang terdiri dari hubungan dua term sebagai
subyek dan predikat serta dapat dinilai benar atau salah. Hubungan ini berbentuk pengiyaan
atau pengingkaran.

B. Unsur-unsur Apa saja yang Membentuk Proposisi Kategoris?

Unsur-unsur proposisi kategoris, yaitu sebagai berikut:

1. Term sebagai subyek, yaitu hal yang diterangkan dalam pernyataan, yang sering
disimbolkan dengan 'S'.

2. Term sebagai predikat, yaitu hal yang menerangkan dalam pernyataan, yang sering
disimbolkan dengan 'P'

3. Kopula, yaitu hal yang mengungkapkan adanya hubungan antara subyek dan predikat,
dapat mengiyakan atau mengingkari, yang menunjukkan kualitas pernyataan.

4. Kuantor, yaitu pembilang yang menunjukkan lingkungan yang dimaksudkan oleh subyek,
dapat berbentuk universal atau partikular, yang sekaligus juga menunjukkan kuantitas
pernyataan.

C. Bagaimana Penjelasan dari Unsur-unsur Proposisi Kategoris di atas?

Penjelasan dari unsur-unsur proposisi kategoris, adalah sebagai berikut:

a. Kedua unsur yang pertama (poin 1 dan 2), adalah sebagai subyek dan predikat inilah yang
merupakan materi pokok proposisi.

b. Unsur pada poin 3, adalah sebagai pemberi bentuk, kopula ini tidak diperlihatkan, hanya
diperkirakan saja, misalnya: semua manusia berakal budi.

c. Unsur pada poin 4 tersebut juga sering tidak diperlihatkan, yaitu dalam proposisi yang
menunjukkan pengertian kesemuanya yang dimaksudkan subyek, misalnya semua bangsa
Indonesia ber- Pancasila. Kata 'semua; adalah kuantor, dan kata ini dapat dihilangkan tanpa
merubah makna yang dimaksudkan, yaitu dinyatakan bangsa Indonesia ber-Pancasila,

Suatu proposisi dapat benar, dapat juga salah. Proposisi disebut juga sebagai bentuk lahir dari
pendapat, sedangkan term yang merupakan unsur proposisi adalah bentuk lahir dari
pengertian. Sehingga dapatlah dikatakan bahwa pendapat adalah hubungan dua pengertian
yang mempunyai nilai benar dan salah. Atau dengan kata lain pendapat itu mempunyai dua
kemungkinan, mungkin benar mungkin juga salah.

Unsur yang merupakan materi proposisi kategoris adalah term sebagai subyek dan term
sebagai predikat, yang keduanya tersebut merupakan hal yang harus ada. Jika salah satu tidak
ada, maka pernyataan itu tidak dapat disebut sebagai proposisi kategoris, melainkan hanya
merupakan proposisi tunggal.

D. Apa saja macam-macam term pada proposisi kategoris?

1. Term sebagai Subyek Term sebagai subyek selalu berhubungan dengan sejauh mana term
itu dapat dikenakan, dan merupakan kuantitas proposisi. Term sebagai subyek dapat
dibedakan menjadi:

a. Subyek universal, yaitu mencakup semua yang dimaksud oleh subyek. Misalnya, seluruh
bangsa Indonesia, yang dirumuskan dengan "semua S".

b. Subyek partikular, yaitu hanya mencakup sebagian dari keseluruhan yang disebutkan oleh
subyek. Misalnya, sebagian bangsa Indonesia, yang dirumuskan dengan "sebagian S".

2. Term sebagai Predikat: Term sebagai predikat selalu berhubungan dengan isinya dan
merupakan kualitas proposisi. Term sebagai predikat dibedakan antara:

a. Predikat afirmatif, yaitu sifat megiyakan adanya hubungan predikat dengan subyek, yang
dirumuskan dengan "adalah P".

b. Predikat negatif, yaitu sifat mengingkari adanya hubungan predikat dengan subyek, atau
sifat meniadakan hubungan subyek dengan predikat, yang dirumuskan dengan "bukan P".

E. Apa saja macam-macam proposisi kategoris dalam ilmu logika?


1. Atas dasar kuantitas proposisi di dalam proposisi kategoris, ada tiga jenis proposisi:

a. Proposisi singular adalah pernyataan yang luas term subyeknya singular (sebuah atau
tertentu)

b. Proposisi particular adalah pernyataan yang luas term subyeknya particular (sebagian atau
beberapa)

c. Proposisi universal adalah pernyataan yang luas term subyeknya universal (semua).

2. Sementara atas dasar kualitas proposisi di dalam proposisi kategoris, ada 2 proposisi:

a. Proposisi afirmatif

Pernyataan yang term predikatnya diakui tentang term subyek

b. Proposisi negatif

Pernyataan yang term predikatnya diingkari tentang term subyek

Secara teoritik, ada 6 macam proposisi kategoris, tapi menjadi 4 macam proposisi kategoris.
Sebab, arti sifat proposisi singular lebih memiliki persamaan dengan proposisi universal dari
pada proposisi partikular.

Misalnya, "Seorang Agung adalah mahasiswa Tuton logika": atau "Seorang Agung bukan
mahasiswa Tuton logika".

Seorang (bukan sebagian) term subyek yang bersangkutan. Karena itu, disepakati oleh para
ahli logika, ada 4 macam proposisi kategoris dengan lambang A, E, I dan O, yaitu:

1. Proposisi kategoris 'Universal Afirmatif' (A)

Adalah pernyataan umum yang mengakui adanya hubungan term subyek dan term predikat.
Proposisi A terbagi menjadi dua yakni: proposisi universal afirmatif ekuivalen dan universal
afirmatif implikatif.
2. Proposisi kategoris 'Universal Afirmatif Ekuivalen' (yang mengakui persamaan antara term
subyek dan term predikat) dan Proposisi kategoris 'Universal Afirmatif Implikatif' (yang
mengakui semua term subyek adalah bagian dari term predikat).

3. Proposisi kategoris 'Universal Negatif' (E) adalah pernyataan umum yang mengingkari
adanya hubungan term subyek dan term predikat. Proposisi E hanya terdiri dari Proposisi
Universal Negative Eksklusif, yang mengingkari tidak ada hubungan antara term subyek dan
term predikat.

4. Proposisi kategoris 'Partikular Afirmatif' (1) adalah pernyataan khusus yang mengakui
adanya hubungan term subyek dan term predikat. Proposisi I terbagi menjadi dua yakni
proposisi particular afirmatif inklusif dan proposisi particular afirmatif implikasi.

5. Proposisi kategoris 'Partikular Afirmatif Inklusif adalah proposisi kategoris partikular


afirmatif yang mengakui sebagian term subyek adalah bagian dari term predikat. Sementara
Proposisi Particular Afirmatif Implikasi yang mengakui sebagian term subyek adalah term
predikat.

6. Proposisi kategoris 'Particular Negatif (O) adalah pernyataan khusus yang mengingkari
adanya hubungan term subyek dan term predikat. Proposisi O terbagi menjadi dua bagian
yakni proposisi particular negatif inklusif dan proposisi particular negatif implikasi.

Proposisi Particular Negative Inklusif adalah proposisi kategoris particular negatif, yang
mengingkari sebagian term subyek bukan adalah bagian dari term predikat. Proposisi
Particular Negative Implikasi adalah jenis proposisi yang mengingkari sebagian term subyek
bukan adalah term predikat. 4 macam proposisi dapat dijelaskan lewat diagram himpunan.

F. Apa saja macam-macam negasi proposisi kategoris?

Dari 4 (empat) macam proposisi di atas, terbentuk 7 macam proposisi negasi proposisi
kategoris, yaitu:

1. Proposisi Negasi Universal Afirmatif Ekuivalen

Adalah pernyataan ingkaran umum mengakui persamaan term subyek dan term predikat.
2. Propoisi Negasi Universal Afirmatif Implikasi

Adalah pernyataan ingkaran umum mengakui semua term subyek adalah bagian dari term
predikat.

3. Proposisi Negasi Universal Negative Eksklusif

Adalah pernyataan ingkaran umum mengingkari adanya hubungan term subyek dan term
predikat.

4. Proposisi Negasi Particular Afirmatif Inklusif Adalah pernyataan ingkaran khusus


mengakui sebagian term subyek adalah bagian dari term predikat.

5. Proposisi Negasi Particular Afirmatif Implikasi Adalah pernyataan ingkaran khusus


mengakui sebagian term subyek adalah term predikat.

6. Proposisi Negasi Particular Negatif Inklusif Adalah pernyataan ingkaran khusus


mengingkari sebagian term subyek bukan adalah bagian dari term predikat..

7. Proposisi Negasi Partikula Negatif Implikasi Adalah pernyataan ingkaran khusus


mengingkari sebagian term subyek bukan adalah term predikat. Negasi proposisi kategoris
pun bisa dijelaskan dengan diagram himpunan.

Sumber:

1. BMP Logika, Noor Muhsin Bakry & Sonjoruri Budiani Trisakti

2. http://legalstudies71.blogspot.com/2016/04/proposisi-kategoris-beserta-unsur.html

3. https://www.administrasinegara.site/2019/04/inisiasi-4-proposisi-kategoris-unsur-dasar-
proposisi- empat-macam-proposisi-kategoris-dan-negasi-proposisi-kategoris.html

Anda mungkin juga menyukai