0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan16 halaman

Modul Ajar Bab 5

Diunggah oleh

AnggiApsarii
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan16 halaman

Modul Ajar Bab 5

Diunggah oleh

AnggiApsarii
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar 5 Bahasa Jawa

Kelas 8 (Delapan)
Teks Pawarta Aktual

Sekolah SMP ALBERR PANDAAN

Nama Guru Anggi Apsari, [Link]

Fase/Kelas D/8

Durasi 4 pertemuan, 2 JP; 40 menit

Modul Pembelajaran Tatap Muka

Target Peserta Siswa Reguler

Model Pembelajaran Problem based Learning

Tujuan Pembelajaran:/Kompetensi Dasar:


8.1.1 Memahami informasi atau pesan dari teks aktual berita
8.1.2 Menulis gagasan atau pesan tentang sosial budaya dalam teks informasi pawarta
aktual secara logis, kritis, dan kreatif.

Profil Pelajar Pancasila


- Bernalar kritis: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan melalui isi teks
pawarta aktual
- Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal dengan memproduksi naskah
atau konten multimoda tentang Teks pawarta aktual dengan prinsip diferensiasi produk.
- Bergotong royong: Kolaborasi melalui diskusi kelompok menganalisis isi teks pawarta
aktual

Kemampuan prasyarat Pertanyaan Pemantik


- Siswa sudah mengenal jenis karangan/teks Guru memberikan pertanyaan pemantik
non sastra kepada siswa secara sederhana dan fokus.
- Siswa sudah dapat menyebutkan - Informasi utawa kabar apa sing kok
pemahaman awal berbagai informasi ngerteni dina iki?
aktual - Nate krungu kabar sing hoaks?
- Yen nonton pawarta lumrahe sarana apa?

Rencana Asesmen
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran:
Rubrik Lampiran 1

Asesmen Formatif:
 Proyek
 Kuis
 Tulis

Alat ukur:
Rubrik Penilaian Proses (Lampiran 2 a)

Asesmen Sumatif:
Asesmen sumatif akhir bab/Lingkup materi
Bentuk soal: Tes Tulis Pilihan ganda dan Isian

Alat ukur:
Rubrik Penilaian Produk (Lampiran 2b)

Pengayaan bagi siswa yang belum mencapai kriteria tujuan pembelajaran:


Membaca jenis informasi aktual lainnya dari berbagai sumber.*)

PERTEMUAN 1 (80 MENIT) / 2X40 MENIT


Indikator Keberhasilan Asesmen
 Peserta didik dapat menggali informasi Mengelompokkan data terkait informasi
dari topik pawarta aktual aktual dan faktual(pawarta) secara
 Peserta didik dapat menemukan unsur berkelompok.
pembangun pawarta aktual Alat ukur:
 Praktik
 Tulis

Sarana dan Prasarana


- Teks pawarta aktual. (Lampiran 1)
- PPT teks pawarta aktual
- Pengaturan tempat duduk berkelompok untuk 32 siswa
- Audio berupa QR code tentang teks pawarta aktual
- LKPD
Sarana:
LCD, Laptop, speaker,wifi, dan Android

Rincian Kegiatan

Kegiatan Awal (15 menit)


1. Siswa dan guru memulai dengan berdoa bersama sebagai perwujudan subdimensi Beriman
dan Bertakwa kepada Tuhan YME, akhlak kepada Tuhan.
2. Guru mengecek kehadiran siswa
3. Guru menyajikan tujuan pembelajaran, indikator, dan jenis asesmen serta proses
pembelajaran teks pawarta aktual tentang sosial budaya
4. Guru melakukan ice breaking awal sebelum pembelajaran untuk mengondisikan siswa.
5. Siswa diminta untuk mencari data-data awal tentang ragam informasi aktual tema social
budaya berupa (video karangan pawarta, teks pawarta aktual sosial budaya selain dari
buku*) (diferensiasi konten) dari berbagai sumber.
6. Guru menyampaikan pertanyaan pemantik tentang teks pawarta aktual tentang sosial
budaya.

Kegiatan Inti (55 menit)


Explaining, building the context
1. Guru membimbing kegiatan curah pendapat mengenai data / teks pawarta aktual tentang
sosial budaya

Joint construction
2. Guru membagi siswa ke dalam kelompok untuk (gotong royong) terdiri dari 4 siswa.
3. Setiap kelompok dibagikan bahan ajar pawarta tertentu (scan Audio berupa QR code), video,
maupun teks pawarta aktual dan diminta untuk (Diferensiasi konten);
a. menyimak audio teks pawarta aktual melalui scan QR
b. Membaca teks pawarta aktual di buku paket Mardika Basa lan Sastra Jawa VIII.
4. Mengerjakan kegiatan olah pikir dan pertanyaan teks pawarta aktual tentang sosial budaya
5. Siswa berdiskusi unsur-unsur pawarta
6. Guru dan kelompok menyepakati waktu pengerjaan agar target tercapai
7. Guru menyampaikan panduan diskusi kelompok tentang isi teks pawarta aktual tentang
teknologi.
8. Siswa secara bergantian menyajikan hasil diskusinya di depan kelas.
9. Guru memberikan pengarahan kegiatan diskusi*. Setiap perwakilan kelompok
menyampaikan hasil diskusinya, yaitu:
a. Bagian teks pawarta aktual
b. Isi dan ringkasan teks pawarta aktual, dan tujuan isi teks pawarta aktual
10. Guru memoderatori diskusi jika ada kelompok yang memiliki pendapat berbeda
11. Guru langsung memberikan jawaban dan penguatan yang benar disertai dengan alasannya.
12. Siswa mendengarkan kesimpulan dari diskusi dan pemaparan guru mengenai hal-hal
berikut:
a. Unsur pawarta
b. Tujuan dan isi pawarta

Kegiatan Penutup (10 menit)

1. Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran pada hari ini dengan menyebutkan poin-poin
yang dibahas secara lisan atau tulis.
2. Siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan pertanyaan yang ingin diketahui lebih
lanjut pada pertemuan berikutnya.
3. Siswa dan guru melakukan refleksi akhir pembelajaran(lembar refleksi di buku Mardika
Basa lan Sastra Jawa).

PERTEMUAN 2 (80 MENIT)


Membaca teks pawarta aktual
Indikator Keberhasilan Asesmen
3. Peserta didik dapat menulis gagasan Memandu siswa menceritakan isi teks
atau pesan dari teks pawarta aktual pawarta aktual tentang sosial budaya
4. Peserta didik dapat menelaah jenis Alat ukur: Rubrik penilaian proses dan
informasi aktual dan non aktual tentang catatan anekdot.
sosial budaya

Sarana dan Prasarana


- Teks pawarta aktual tentang sosial budaya. (Lampiran 1a)
- Video dan Audio teks pawarta aktual (scan QR di buku Mardika Basal an Sastra Jawa VIII).
- Ringkasan materi teks pawarta aktual (Lampiran 1b)

Rincian Kegiatan

Kegiatan Awal (25 menit)


1. Siswa dan Guru memulai dengan berdoa bersama (P5-akhlak kepada Tuhan YME)
2. Siswa dibagi dalam kelompok terdiri dari 4 orang untuk menyimak teks pawarta aktual
tentang Sosial budaya.
3. Guru mereview materi pertemuan sebelumnya terkait berbagai informasi dan ciri pawarta
aktual sosial budaya
4. Guru meminta siswa mencermati teks/video tentang pawarta aktual sosial budaya
(Diferensiasi konten)

Kegiatan Inti (40 menit)


1. Siswa membaca teks pawarta aktual teknologi dari teks/video/audio/media lainnya.
(Diferensiasi konten)
2. Siswa menemukan isi teks pawarta aktual tentang sosial budaya
3. Siswa menjawab pertanyaan teks pawarta aktual tentang sosial budaya secara jujur
4. Siswa menelaah teks pawarta aktual tentang dengan mandiri
5. Siswa mendapatkan umpan balik dari guru mengenai isi teks pawarta sosial budaya
(Diferensiasi proses).
6. Guru menutup pembelajaran dengan memberikan pengantar mengenai cara berdiskusi dan
mengeksplorasi teks pawarta sosial budaya
7. Guru dapat menjadikan salah satu kemampuan siswa/kelompok mengenal pawarta tentang
sosial budaya.

Kegiatan Penutup (15 menit)


1. Siswa fokus kembali pada kelas besar dengan dipandu fasilitator
2. Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran pada hari ini dengan menyebutkan poin-
poin yang dibahas secara santun
3. Siswa dan guru melakukan refleksi pembelajaran menggunakan form refleksi
(Buku Mardika Basa lan Sastra Jawa)

PERTEMUAN 3 (80 MENIT)


Menulis Isi teks Informasi Aktual
Indikator Keberhasilan Asesmen
5. Peserta didik dapat menemukan isi pawarta Menuliskan isi teks pawarta/informasi aktual
melalui diskusi kelompok Alat ukur: Rubrik penilaian proses
6. Peserta didik dapat mempresentasikan
berbagai topik dan isi informasi aktual

Sarana dan Prasarana


- Teks pawarta aktual teknologi dan budaya
- Buku teks Mardika basa lan Sastra Jawa VIII
- Lembar kegiyatan 5

Rincian Kegiatan
Kegiatan Awal (10 menit)
1. Siswa dan guru memulai dengan berdoa bersama(akhlak kepada Tuhan YME)
2. Siswa saling membagikan hasil ringkasan berdasarkan isi teks eksposisi kegiatan
mandiri.
3. Guru mendata siswa yang memiliki teks pawarta aktual tentang teknologi atau tema
lainnya.
4. Guru menyampaikan hasil refleksi pada pertemuan sebelumnya.
Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa menuliskan gagasan pokok yang terdapat pada teks pawarta aktual tentang
lingkungan sosial
2. Siswa berdiskusi dan mempresentasikan hasil diskusi tentang gagasan pokok teks pawarta
aktual tentang teknologi
3. Siswa merespon hasil diskusi yang dipandu oleh guru dengan membuat catatan kecil.
4. Siswa berdiskusi secara kelompok untuk menemukan isi teks pawarta aktual tentang
lingkungan sosial
5. Siswa dibimbing guru untuk mempresentasikan hasil kerja pencariannya isi teks pawarta
aktual tentang lingkungan sosial

Kegiatan Penutup (15 menit)

1. Siswa diminta membuat simpulan tentang karangan eksposisi tentang lingkungan sosial
2. Siswa memajang hasil karya setelah melalui revisi dalam diskusi antarkelompok di papan
display atau di papan tulis
3. Siswa dan guru melakukan refleksi pembelajaran pertemuan ke-3

PERTEMUAN 4 (80 MENIT)


Menulis Teks pawarta aktual tema teknologi
Indikator Keberhasilan Asesmen
Menulis ringkasan pokok teks pawarta Praktik menulis ringkasan pokok teks pawarta
aktual tentang lingkungan sosial aktual
Menceritakan isi teks pawarta aktual Alat ukur: Rubrik Penilaian Produk
tentang lingkungan sosial menggunakan
bahasanya sendiri.

Sarana dan Prasarana


- Teks pawarta aktual teknologi
- Rubrik penilaian produk (Lampiran 2a)

Alat : Laptop, kertas HVS/ Folio bergaris/buku tulis/ LCD proyektor/ Android.

Rincian Kegiatan
Kegiatan Awal (10 menit)
1. Siswa dan Guru memulai dengan berdoa bersama(akhlak kepada Tuhan YME)
2. Siswa saling membagikan hasil perkembangan yang sudah dilakukan dalam
menyusun kerangka berpikir di Lembar Kegiatannya.

Kegiatan Inti (55 menit)


1. Siswa menulis menentukan teks pawarta yang akan dikaji/ditelaah.
2. Guru memperlihatkan rubrik penilaian menulis ringkasan isi teks pawarta aktual di
depan kelas.
Independent construction
3. Siswa menulis secara mandiri ringkasan teks pawarta aktual
4. Siswa mengembangkan kerangka menjadi teks pawarta aktual utuh.
5. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, bisa menyusun video ringkasan isi teks
pawarta,bagi siswa dengan gaya auditori bisa menyusun audio ringkasan teks pawarta
aktual (Diferensiasi Produk).
6. Siswa melakukan pengecekan dan revisi mandiri terhadap teks yang dibuat dengan
panduan pertanyaan berikut:
a. Apakah data yang ditulis sudah sesuai dengan bahasanya sendiri?
b. Apakah tulisan sudah sesuai dengan ringkasan isi teks pawarta
7. Apakah diksi yang dipilih sudah tepat dengan ringkasan isi teks pawarta
8. Siswa lain memberikan tanggapan terhadap karya siswa
9. Siswa melakukan pengecekan bersama guru secara personal untuk mendapatkan umpan
balik lanjutan jika ada kendala/pertanyaan terhadap ringkasan isi teks pawarta
10. S
iswa mengunggah produknya di media sosial siswa/sekolah,misalnya di youtube, drive,
TikTok, Facebook, dan sebagainya.
11. S
iswa mengomunikasikan perkembangan, pertanyaan atau kendala yang dihadapi dalam
menulis ringkasan isi teks pawarta
12. S
iswa mengumpulkan Lembar Kegiatan ringkasan isi teks pawarta
13. S
iswa mendapatkan apresiasi dan motivasi atas proses yang sudah dilalui sejauh ini.
14. B
agi siswa yang belum selesai, diberikan waktu untuk menyelesaikan di kegiatan
mandirinya.

Kegiatan Penutup (15 menit)


1. Siswa mengumpulkan Lembar Kegiatan menulis ringkasan isi teks pawarta.
2. Siswa dipersilakan untuk berinisiatif berdiskusi dengan guru di luar jam pelajaran.
3. Guru dan siswa melakukan refleksi akhir pembelajaran.

Referensi
● Tukijo, dkk.2022. Mardika Basa lan Sastra Jawa. Jakarta: PT Erlangga
● Bausastra Jawa online. Poerwodarminto.

Refleksi Guru
1. Momen terbaik apa yang saya rasakan ketika melakukan kegiatan ini?
2. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas?
3. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif saat mengajar? Mengapa?
4. Apa saja yang tidak berjalan dengan baik saat saya melakukan kegiatan? Mengapa?
5. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan pelaksanan dan hasil belajar?

Refleksi Siswa
1. Saya dalam memahami teks pawarta aktual?
2. Apa yang akan saya lakukan setelah memahami informasi aktual?
3. Kesulitan yang saya alami saat mempelajari informasi aktual?
4. Pendapat saya terhadap pelaksanaan pembelajaran materi informasi aktual.

Pandaan, 1 Juli 2023

Kepala SMP Alberr Pandaan Guru Mapel

Akhmad Rifa’i, S.E Anggi Apsari, [Link]


Lampiran 1a :
Materi Pokok 1:

Wonosobo Mbangun Lingkungan

Wonosobo. Minangka dhaerah hulu ilining kali Serayu, Kabupaten Wonosobo dadi papan sumber daya
banyu kanggo dhaerah sakupenge. Pramila anggone nggawe kawicaksanan kudu nggatekake babagan
lingkungan kanggo masarakat.
Bab kasebut diandharake Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat nalika ing acara MoU karo PT Indonesia
Power UPB Mrica ngengingi ngawekani lan tata carane njaga aset, ing Pendopo lor.
“Kanthi kurange sumber resapan banyu kepara saperangan padha garing, marakake sedimentasi nganti
70 persen kaya ta Serayu, Tlaga Menjer, lan Mrica. Saka perkara kasebut, kula nyuwun supaya sayuk karya
anggone menehi kamulyan tumpraping masarakat.
Padha karo kang diandharake bupati, pangarsa dinas lingkungan hidup Kabupaten Wonosobo, Widi
Purwanto ngandharake mudhune sumber resapan banyu ing dhaerah disebabake anane eksploitasi banyu kang
ora winates. antara liya budidaya tanduran. Kejaba iku uga uga ana alih fungsi lahan kang ora perlu.
Widi ngarepake, pamarentah lan masarakat bisa diwiwiti mbangun kesadharan dheweke kanggo tansah
njaga lestarine lingkungane.
“Pambeng kanggo nglestarekake lingkungan dadi tanggung jawab kabeh nalika ngadhepi kaanan lingkungan.
Kula lan kanca -kanca tansah ngarep-arep panyaruwe lan ngawekani. Ancase supaya alam iki bisa dijaga kanthi
semestine.
Wondene General Manager(GM) PT Indonesia Power UPB Mrica, Kuncoro nambah katrangan kanggo
ngindakake anggone sayuk karya kang tundone masarakat bisa makmur, dheweke karo pamarentah Wonosobo
arep nganakake pirembugan karo masarakat supaya kabeh mau gamblang lan bisa ditampa dening masarakat.
General Manager(GM) PT Tirta Investama, Muhammad Sunarno mratelakake, krisis lingkungan ing
Wonosobo perlu dirembug saka perangan sumber daya alam (SDA). Pambudidaya kang perlu dilakokake yaiku
konservasi lingkungan, mligine ing papan imbuhan banyu lemah,kanthi masarakat kaajab bisa ngontrol bab
kasebut.

Kabesut kanthi owah-owahan saperlune saka: [Link]


pembangunan-ramah-lingkungan/
Materi Pokok 2:

Rong Taun ora Ana, Sekaten Solo digelar 16 September 2022

1) Solo. Sekaten bakal digelar maneh ing taun 2022, kalebu pasar bengi kang biasane rame. Acara
taunan kasebut sadurunge ora dianakake rong taun kanggo masarakat jalaran pandemi covid -19.
Mulane taun iki bakal dianakake maneh kanggo masarakat.
2) Acara Sekaten Solo bakal digelar maneh, suwene sesasi wiwit surya 16 September nganti 16
Oktober 2022. Sekaten kasebut bakal dianakake ing 3 panggonan, yaiku Alun-alun Kidul, Alun-
alun Lor, lan Pagelaran.
3) Lumrahe acara kasebut arep nggelar pasar rakyat lan wisata ing alun-alun minangka jejangkep
acara. Banjur acara puncak arep dianakake acara kang diarani Grebeg Mulud yaiku kirab
gunungan.
4) “Rerangkene acara Sekaten dianakake dening Kraton Kasunanan Surakarta suwene seminggu
ing Mesjid Ageng Kraton Surakarta.”Ngendikane Pangarsa Museum Kraton Surakarta KRA H
Danu Nur Adiningrat , Minggu( 28/8/2022). Miturut Danu, pasar wengi minangka kegiyatan
panyengkuyung kang dianakake dening sponsor saka njaba. Para warga bisa melu acara kasebut
jalaran gratis lan melu kabeh rerangkening acara sekaten.
5) “Acara pasar wengi sekaten Solo dianakake suwene sesasi kasebut kalebu rerangken acara
Sekaten Solo. Tema acara yaiku nDherek Mangayubagya, kang bisa ditegesi melu ngregengake
Sekaten”. ngendikane Dany.

Kabesut kanthi owah-owahan saperlune saka [Link]


absen-sekaten-solo-digelar-lagi-16-september-2022

Nitik saka tuladha pawarta kasebut, bisa diarani pawarta kang aktual utawa anyar prastawane. Pawarta kasebut
sejatine minangka pawarta kang jangkep. Bab kasebut bisa dititeni saka perangane pawarta.
Saben pawarta iku ngemot perangan 3(tiga), yaiku:
a. Orientasi pawarta.
Perangan kasebut ancase ngenalake perkara sepisanan ing pawarta marang pamaca.
b. Prastawane
Perangan kasebut minangka inti kang diandharake jroning pawarta. Paling ora ngemot wangsulan saka
pitakonan: kepriye lan geneya.
c. Sumber pawarta
Sumber pawarta lumrahe mapan ing perangan sepisanan utawa ing pungkasa pawarta.
Saka tuladha pawarta aktual kasebut temtu bisa dijlentrehake isi, perangan, lan pokok pawartane. Nitik saka tik-
tikane pawarta, iku lumrahe:
❖ Dumadi saka rerangkening perangan 5 W lan 1 H.
❖ Anane pokok prastawa kang nyata, lan anyar(aktual)
❖ Ana judhul kang narik kawigaten pamaca
❖ Nggunakake basa baku jurnalistik

Kanthi perangan kasebut, kaangkah bisa nggampangake pamaca lan pamirsa pawarta ing medhiya. Satemah
masarakat saged mangerteni prastawa-prastawa kang dumadi.
Kegiyatan 4:
I. Kanggo ngukur sepira olehmu maca pawarta kang aktual kasebut coba wenehana tandha ceklist(V) ing
pratelan jroning kolom kasebut apa anane.
No Pranyatan Bener Luput
(1) (2)

1 Pawarta 1 mbabar anane kridha


pamarentah ngawekani krisis
lingkungan

2 Pawarta 2, mbabar anane acara


Sekaten ing Solo suwene sesasi

3 Acara sekatenan ing Solo ora


kanggo masarakat umum

4 Anane eksploitasi banyu marakake


krisis lingkungan

5 Pambudidaya kang perlu dilakokake


yaiku konservasi lingkungan,
mligine ing papan imbuhan banyu
lemah

Penskoran:
Skor = 10
Biji = Skor siswa/skor maksimalx100 -Jumbuhake KKTP

II. Wangsulana pitakonan kasebut kanthi gamblang!


1. Miturut pawarta 1, Kabupaten Wonosobo dadi dhaerah hulu, apa tegese?Andharna kanthi
gamblang.
2. Apa kang diandharake dening General Manager(GM) PT Indonesia Power UPB Mrica,
Kuncoro?
3. Apa kang diandharake dening iandharake Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat nalika ing acara
MoU karo PT Indonesia Power UPB Mrica?
4. Informasi apa kang bisa kajupuk saka pawarta 1 kasebut?
5. Ing endi papan dumadine pawarta kasebut?
6. Pawarta kasebut sumbere saka ngendi?
7. Sapa bae kang ana (who) ing jroning pawarta kasebut?Sebutna.
8. Tulisen gagasan pokok paragrap 1 pawarta kasebut .
9. Tulisen panemumu marang program pamarentah Wonosobo kanggo njaga lingkungan?
10. Apa kang arep diadani dening pamarentah supaya masarakat gamblang marang program
kasebut?
Lampiran : 1b

1. Wangsulana pitakonan ing ngisor iki kanthi menehi tandha ping(X) ing sangarepe aksara A, B, C,
utawa D marang wangsulan kang paling bener.

Wonosobo. Minangka dhaerah hulu ilining kali Serayu, Kabupaten Wonosobo dadi papan
sumber daya banyu kanggo dhaerah sakupenge. Pramila anggone nggawe kawicaksanan kudu
nggatekake babagan lingkungan kanggo masarakat.
Bab kasebut diandharake Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat nalika ing acara MoU karo PT
Indonesia Power UPB Mrica ngengingi ngawekani lan tata carane njaga aset, ing Pendopo lor.
“Kanthi kurange sumber resapan banyu kepara saperangan padha garing, marakake sedimentasi
nganti 70 persen kaya ta Serayu, Tlaga Menjer, lan Mrica. Saka perkara kasebut, kula nyuwun supaya
sayuk karya anggone menehi kamulyan tumpraping masarakat.
Padha karo kang diandharake bupati, pangarsa dinas lingkungan hidup Kabupaten Wonosobo,
Widi Purwanto ngandharake mudhune sumber resapan banyu ing dhaerah disebabake anane eksploitasi
banyu kang ora winates. Antara liya budidaya tanduran. Kejaba iku uga uga ana alih fungsi lahan kang
ora perlu.
Widi ngarepake, pamarentah lan masarakat bisa diwiwiti mbangun [Link] dheweke kanggo
tansah njaga lestarine lingkungane.
“Pambeng kanggo nglestarekake lingkungan dadi tanggung jawab kabeh nalika ngadhepi kaanan
lingkungan. Kula lan kanca -kanca tansah ngarep-arep panyaruwe lan ngawekani. Ancase supaya alam
iki bisa dijaga kanthi semestine.

1. [Link] pethilan pawarta kasebut, nuduhake pawarta aktual utawa anyar. Kang minangka opini
utawa panemu ing pawarta paragraf pungkasan yaiku…
A. mudhune sumber resapan banyu ing dhaerah disebabake anane eksploitasi banyu kang ora
winates. Antara liya budidaya tanduran. Kejaba iku uga uga ana alih fungsi lahan kang ora perlu.
B. Padha karo kang diandharake bupati, pangarsa dinas lingkungan hidup Kabupaten Wonosobo,
Widi Purwanto ngandharake mudhune sumber resapan banyu ing dhaerah
C. Kula lan kanca -kanca tansah ngarep-arep panyaruwe lan ngawekani. Ancase supaya alam iki
bisa dijaga kanthi semestine.
D. Widi ngarepake, pamarentah lan masarakat bisa diwiwiti mbangun kesadharan dheweke kanggo
tansah njaga lestarine lingkungane.

“Kanthi kurange sumber resapan banyu kepara saperangan padha garing, marakake sedimentasi nganti
70 persen kaya ta Serayu, Tlaga Menjer, lan Mrica. ..”

2. Apa kang njalari sedimentasi ing Kali Serayu?


A. anane alas kang padha gundul
B. kurange sumber resapan banyu
C. kaanan lingkungan kang garing
D. ora ana aturan kang teges

Padha karo kang diandharake bupati, pangarsa dinas lingkungan hidup Kabupaten Wonosobo, Widi
Purwanto ngandharake mudhune sumber resapan banyu ing dhaerah disebabake anane eksploitasi banyu
kang ora winates. Antara liya budidaya tanduran. Kejaba iku uga uga ana alih fungsi lahan kang ora
perlu.
3. Gagasan baku pawarta saparagrap kasebut yaiku...
A. mudhune sumber resapan banyu ing dhaerah disebabake anane eksploitasi banyu kang ora
winates
B. ana alih fungsi lahan kang ora perlu ditindakake dening pamarentah
C. pangarsa mbangun maneka sarana tetanen kang mbebayani tumraping lingkungan
D. masarakat tansah ngrumat lingkungan kang dadi sumbere panguripan

4. Wonosobo dadi papan sumber daya banyu kanggo dhaerah sakupenge. Pramila anggone nggawe
kawicaksanan kudu nggatekake..
A. Prabeya
B. Kaanan masyarakat
C. lingkungane
D. pasare

“Kanthi kurange sumber resapan banyu kepara saperangan padha garing, marakake sedimentasi nganti
70 persen kaya ta Serayu, Tlaga Menjer, lan Mrica. ..”
5. Pranyatan kasebut diandharake dening …
A. Widi Purwanto
B. Afif Nurhidayat
C. Kuncoro
D. Muhammad Sunarno

Pawarta kanggo mangsuli soal nomer 3-6

Geneya Gempa Cianjur bisa Makaping-kaping?

Kaya kang wis dimangerteni, gempa bumi kang kedadeyan ing Kabupaten Cianjur nalika
Senen(21/11022) tabuh 13.21 . Gempa kanthi 5,6 SR iku njalari atusan kurban seda lan ewonan liyane
padha nandhang lara. Gempa bumi nggawe kapitunan, jalaran jinise gempa tektonik kerak dangkal
utawa shallow crustal earthquake. Jinise gempa kasebut uga dadi alesan geneya akeh gempa susulan ing
Cianjur. “Iya gempa sesar kerak dangkal iku akeh susulane,” Andharane Daryono.
Gunggung kurban kang seda saka anane gempa Cianjur nganti 310 wong ing Jumuah
(25/11022). Kejaba kurban jiwa, gempa uga njalari 362 sekolah rusak, lan 144 papan ibadah.
Gunggung kurban 310 wong, sing durung ketemu 24 kurban. Infrastruktur isih ajeg, kasil
dicathet 363 sekolahan, lan 144 papan ibadah,” Ngendikane Suharyanto, pangarsa BNPB pusat.

Kapethik kanthi owah-owahan saperlune saka:


[Link]
259-kali-terbesar-m-42-dan-terkecil?page=all

6. Apa kang njalari akeh gempa susulan ing Cianjur?


A. Omah-omah padha ambruk
B. angin puting beliung kang gedhe
C. gempa tektonik kerak dangkal
D. udan kang deres lan gedhe

7. Pira gunggung kurban kang seda ing gempa bumi kasebut?


A. 309
B. 310
C. 311
D. 312

8. Gempa bumi kang kedadeyan ing Kabupaten Cianjur nalika Senen (21/11/2022). Ukara pitakon kang
trep saka wangsulan kasebut yaiku…
A. Sinten kurban gempa ing Cianjur?
B. Kapan kedadeyan gempa bumi ing Cianjur?
C. Ping pira kedadeyan gempa susulane?
D. Ing endi kedadeyan gempa susulan?
Gatekna pratelan urutane pawarta!
a. Judhul pawarta
b. lead pawarta
c. Isine pawarta
d. katrangan panulis utawa editor

9. HOTS Tik-tikane pawarta manut pratelan kasebut kang bener yaiku…


A. A, B, C, D
B. D, B, C,A
C. B, C, D, A
D. A, B, C D

10. Pawarta sing narik kawigaten pamaca kaya ing ngisor iki, kejaba….
A. Isine pawarta pancen aktual
B. Ngabarake prastawa kang ora nyata
C. Isine pancen wigati tumrape masarakat
D. Papane prastawa cedhak tinimbang sing adoh

2. Isian
Wangsulana pitakonan kasebut kanthi gamblang.
1. Apa kang diarani pawarta kasebut?Jelasna.
2. Apa sumbere pawarta aktual ?
3. Sebutna 2(loro) tuladha prastawa nyata kang bisa dadi sumber pawarta!
4. Sebutna perangan(unsur) pawarta!Jelasna kanthi gamblang.
5. Sebutna tik-tikane pawarta kang lumrah!
6. Pawarta iku lumrahe digiyarake lumantar maneka medhiya, sebutna jinise sarana kasebut!
7. HOTS. Apa kang dadi alesan pawarta kasebut narik kawigaten pamaca?Sebutna.

Pawarta kanggo mangsuli soal nomer 8-9!


“Rerangkene acara Sekaten dianakake dening Kraton Kasunanan Surakarta suwene seminggu ing Mesjid
Ageng Kraton Surakarta.”Ngendikane Pangarsa Museum Kraton Surakarta KRA H Danu Nur Adiningrat,
Minggu( 28/8/2022). Miturut Danu, pasar wengi minangka kegiyatan panyengkuyung kang dianakake dening
sponsor saka njaba. Para warga bisa melu acara kasebut jalaran gratis lan melu kabeh rerangkening acara
sekaten.

8. HOTS Apa bakuning gagasan pawarta saparagrap kasebut?


9. Sapa sing nganakake acara Sekatenan kasebut?
10. Apa kang minangka perangan sapa (who) ing pawarta sapargrap kasebut?
Lampiran 2 a :
Rubrik Penilaian Produk

Layak (4-
Aspek Mahir (9-10) Cakap (7-8) Berkembang (1-3)
6)
Gagasan Gagasan memuat Gagasan memuat Gagasan memuat Gagasan bersifat opini
fakta dan data yang fakta dan data fakta yang penulis sehingga
akurat dan namun sumber bercampur bersifat subjektif.
meyakinkan data tidak dengan opini
disebutkan
secara jelas

Mahir (9-10) Cakap (7-8) Layak (4-6) Berkembang (1-3)

Organisasi Struktur teks Struktur teks Struktur teks Struktur teks hanya
dan struktur lengkap hanya hanya memuat <3 bagian
teks: memuat 4 memuat 3
1. Judul Teks Seluruh kalimat bagian bagian Terdapat <2 kalimat
2. Nama Penulis dan paragraf dalam paragraf yang
[Link] menunjukkan Terdapat 1 Terdapat 2 tidak padu
[Link] Argumen kepaduan kalimat dalam kalimat dalam
[Link] paragraf yang paragraf yang
tidak padu tidak padu

Mahir (9-10) Cakap (7-8) Layak (4-6) Berkembang (1-3)

Bahasa: Memenuhi Memenuhi 3 Memenuhi 2 Memenuhi 1 bagian dari


1. Pilihan kata keseluruhan dari bagian dari bagian dari aspek bahasa
tepat guna aspek bahasa aspek bahasa aspek bahasa
menunjang maksud
kalimat
2. Tidak
terdapat kesalahan
dalam penggunaan
ejaan
[Link] terdapat
kesalahan dalam
Penggunaan tanda
baca
[Link]
kalimat yang efektif
dalam keseluruhan
teks
Lampiran : 2 b
Rubrik Penilaian Proses

Aspek Mahir (9-10) Cakap (7-8) Layak (4-6) Berkembang (1-3)


Pra menulis Siswa secara aktif Siswa dengan sesekali Siswa dengan Siswa tidak
dan mandiri dorongan dari guru bimbingan dari guru melakukan tahap
melakukan menunjukkan menunjukkan persiapan meskipun
riset/persiapan keaktifan melakukan keaktifan melakukan sudah dibimbing
pengenalan terhadap riset/persiapan riset/persiapan oleh guru.
teks argumentasi pengenalan terhadap pengenalan terhadap
melalui berbagai teks argumentasi teks argumentasi
kegiatan dalam kelas melalui berbagai melalui berbagai
seperti permainan, kegiatan dalam kelas kegiatan dalam kelas
dsb. seperti permainan, dsb. seperti permainan,
dsb.
Mahir (9-10) Cakap (7-8) Layak (4-6) Berkembang (1-3)
Membangun Siswa secara aktif Dengan sesekali Dengan bimbingan Siswa melakukan
kerangka dan dan mandiri mampu diberikan bimbingan guru, siswa mampu tahapan kerangka
menulis menggunakan dari guru, siswa mampu menggunakan tulisan dengan
metode 6 topi menggunakan metode 6 metode 6 kurang tepat baik
berpikir dalam topi berpikir dalam topi berpikir dalam secara instruksi
menyusun kerangka menyusun kerangka menyusun kerangka maupun konten
tulisan dengan tepat tulisan dengan tepat tulisan dengan meskipun sudah
serta serta mengembankan beberapa dibimbing oleh
mengembangkan menjadi teks yang utuh. bagian kurang tepat guru.
menjadi teks yang serta
utuh. mengembangkan
menjadi teks yang
utuh.
Mahir (9-10) Cakap (7-8) Layak (4-6) Berkembang (1-3)
Mengelola Siswa secara aktif Dengan sesekali Siswa kurang aktif dan Siswa tidak mencari
umpan balik dan mandiri mampu dorongan dari guru, mandiri mampu umpan balik baik
mencari umpan balik siswa secara aktif mencari umpan balik berdasarkan
baik berdasarkan mampu mencari umpan baik berdasarkan pertanyaan
pertanyaan balik baik berdasarkan pertanyaan refleksi/revisi
refleksi/revisi pertanyaan refleksi/revisi pribadi, pribadi, revisi rekan,
pribadi, revisi rekan, refleksi/revisi pribadi, revisi rekan, maupun maupun guru
maupun guru. revisi rekan, maupun guru walaupun sudah walaupun sudah
guru. diberikan dorongan diberikan dorongan
oleh guru. oleh guru.

Anda mungkin juga menyukai