Peralatan, Table Set Up
Peralatan, Table Set Up
Kelas : XI Perhotelan
Alokasi Waktu : 195 JP (5 x 45 menit)
Jumlah Pertemuan : 5 × Pertemuan
Target Peserta didik : 1. Peserta didik regular/tipikal
2. Peserta didik dengan hambatan belajar
3. Peserta didik
cerdas/berbakat/dengan
pencapaian tinggi (HOTS)
Fase Pencapaian : Pada akhir fase F, peserta didik melaksanakan
tugas menyediakan layanan makanan dan
minuman.
Pada Fase F yang pada umumnya ada pada SMK kelas XI, maka yang menjadi tujuan pembelajaran pada setiap pelajaran adalah:
Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. https://www.youtube.com/watch?v=JG2Nx5HfLpk
3. http://pariwisata.polimdo.ac.id/wp-content/uploads/2019/02/MODUL-GABUNG.pdf
Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. Modul Ajar Ristekdikti
11. Skirting adalah semacam kain batik, satin panjang yang dipergunakan untuk menutup
meja makan sekeliling/setengah keliling, supaya kaki meja tidak tampak dari depan.
Sering digunakan pada waktu buffet dan seminar.
c. Wares Segala bentuk benda/peralatan yang digunakan sebagai alat hidang dan alat makan/minum.
Ware terbagi atas chinaware, silverware dan glassware.
1. Chinaware adalah pecah belah yang terbuat dari bahan keramik, porselin atau tembikar untuk
keperluan operasional restoran. Untuk peralatan yang terbuat dari keramik pada umumnya
mempunyai dinding yang tebal, permukaannya sedikit kasar namun mempunyai ketahanan yang
tinggi. Sedangkan peraltan yang terbuat dari porselin atau tembikar biasanya dindingnya tipis,
halus tetapi tidak mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap panas. Peralatan ini apabila terkena
panas yang tinggi mungkin akan pecah.Secara keseluruhan chinaware dapat diklasifikasikan
sebagai berikut:
a. Platter: Adalah piring lodor dengan berbagai ukuran yaitu small, medium dan large. Mempunyai
tiga bentuk, ada yang berbentuk lonjong (oval platter), bulat (round platter) dan persegi panjang
(rectangular platter).
b. Soup cup &saucer Soup cup & Saucer. Soup cup adalah mangkuk berbentuk cangkir dengan
Ukuran lebih besar dan mempunyai pegangan di kanan kirinya untuk menyajikan sup cair.
Diameternya sekitar 10 cm. Soup saucer, adalah tatakan soup cup dengan diameter 14 cm.
c. Pots Tea pot, adalah poci untuk menyajikan teh panas, bentuknya agak membulat. Coffee
pot, adalah poci untuk menyajikan kopi panas, bentuknya lurus tinggi keatas.
86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56
1
2
3
4
5
6
Sistematikan
Laporan ditulis Perhitungan atau
NO NAMA penulisansesuai
tangan secara Tulisan rapi dan pembahasan
arahan Isi laporan lengkap
individual mudahdibaca logis/benar
pembimbing/guru
86-100
86-100
86-100
86-100
86-100
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
<56
<56
<56
<56
<56
1
2
3
4
5
6
7
8
9
NILAI
NILAI PEMENUHAN KRITERIA
86-100 5 Kriteria terpenuhi secara sempurna
71-85 4 Kriteria terpenuhi tetapi tetapi 1 kriteria kurang sempurna
56-70 3 Kriteria terpenuhi tetapi 2 kriteria kurang sempurna
< 56 Hanya 2 kriteria terpenuhi atau kurang dari 2
Peserta didik mampu Segala macam jenis Glassware Paham Utuh Pembelajaran dapat dilanjutkan ke unit
melaksanakan tugas gelas atau peralatan yang berikutnya.
menyediakan layanan terbuat dari gelas (kaca)
makanan dan disebut …
minuman
REFLEKSI GURU
REFLEKSI SISWA
Nama Siswa :
No Absen :
Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. Modul Ajar Ristekdikti
3. https://www.youtube.com/watch?v=rbGW3qFtNvE
Materi Pertemuan ke 5 - 6 bisa dilihat di hand out book mulai dari halaman 28 s/d 41
86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56
1
2
3
4
5
6
Sistematikan
Laporan ditulis Perhitungan atau
NO NAMA Tulisan rapi dan penulisansesuai
tangan secara pembahasan
mudahdibaca arahan Isi laporan lengkap
individual logis/benar
pembimbing/guru
86-100
86-100
86-100
86-100
86-100
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
<56
<56
<56
<56
<56
1
2
3
4
5
6
7
8
9
NILAI
Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. Modul Ajar Ristekdikti
3. https://www.youtube.com/watch?v=rbGW3qFtNvE
Pelayanan harus bisa membuat betah pelanggan. Ini yang harus Anda lakukan:
Sopan dan perhatian saat penyajian. Latih staf untuk bisa menjaga hal ini.
Jaga ketepatan waktu penyajian. Pastikan menu dan waktu yang ditentukan sesuai.
Kenali pelanggan Anda. Ingat pelanggan dan beri kesan agar mereka kembali ke tempat Anda.
Buat perbandingan yang sesuai antara staf dan pengunjung. Dengan staf yang memadai, pesanan
bisa diantar dengan tepat. Tapi kebanyakan staf justru mengganggu kenyamanan pengunjung.
Berikan nilai lebih. Pendekatan personal bisa memberikan pengalaman makan mereka lebih
berkesan.
Ada banyak tipe restoran dengan berbagai model pelayanan. Anda perlu mengetahuinya agar tahu
bagaimana memberikan pelayanan sesuai kebutuhan:
Pelayanan sajian
Pelayan memberikan pelayanan secara lengkap. Mulai dari memberikan tempat duduk,
menyajikan menu, mengambil dan mengantarkan pesanan, hingga membantu pembayaran.
Yang perlu diperhatikan:
o Interaksi penting untuk menjaga kenyamanan tamu.
o Komunikasi dengan bagian dapur harus benar-benar dijaga.
Pelayanan prasmanan
Model prasmanan mengajak pelanggan mengambil makanannya sendiri, sementara pelayan fokus
membersihkan piring kotor dari meja. Ada beberapa tipe prasmanan:
Tipe stasiun prasmanan. Makanan dikelompokkan berdasarkan masakan atau tema tertentu
yang ditempatkan di meja. Di bagian pinggir biasanya ada meja untuk menempatkan piring
kotor sebelum dibersihkan pelayan.
Tipe prasmanan modifikasi mewah. Meja diatur dengan peralatan makanan, sementara
hidangan ada di barisan prasmanan. Pelayan akan mengambilkan minuman, kopi, atau
makanan penutup.
Tipe prasmanan mewah. Pelayan akan melayani makanan pembuka, sup/salad, minuman, dan
hidangan penutup. Makanan utama dan sampingan tetap di barisan prasmanan.
Tentu Anda ingin pelanggan mendatangi restoran Anda lagi dan bahkan merekomendasikannya ke
relasi mereka. Apa yang perlu dilakukan?
Identifikasi tipe restoran Anda dan pastikan Anda melayani dengan baik.
Pertahankan dan bangun basis pelanggan Anda.
Ukur kualitas layanan dan tentukan bagaimana Anda memperbaikinya.
Selalu menjaga kualitas rasa.
PSIKOLOGI PELAYANAN
Psikologi pelayanan adalah Ilmu yang mempelajari aktivitas manusia, baik sikap maupun
perilakunya dalam mengembangkan diri untuk menjadi profesional dalam bidang pelayanan atau
juga Ilmu yang mempelajari aktivitas manusia dalam melakukan pelayanan untuk pemenuhan
kebutuhan pada bidang masing-masing. Secara umum, Pelayanan adalah suatu tindakan yang
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang lain (konsumen, pelanggan, tamu, klien, pasien,
penumpang) yang tingkat pemuasannya hanya dapat dirasakan oleh yang melayani dan dilayani.
Adapun jenis dan pelayanan makanan dan minuman dibedakan menjadi empat macam yaitu:
1. Table service Suatu sistem pelayanan dimana tamu duduk di kursi menghadap meja
makan.Kemudian makanan dan minuman diantarkan dan disajikan.
Table service ini umumnya dibedakan menjadi 4 kategori yaitu:
a. American service (sistem pelayanan ala Amerika). Mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai
berikut:
Sifat pelayanannya sederhana, tidak resmi, dan cepat.
Makanan sudah siap ditata dan diatur di atas piring.
Disajikan kepada tamu dari sebelah kiri.
Piring kotor diangkat dari sebelah kanan.
b. English service (sistem pelayanan ala Inggris). Pelayanan ini digunakan oleh keluarga
bangsawan di Inggris. Makanan tersedia di meja dan diatur oleh nyonya rumah dalam piring dan
dihidangkan kepada tamunya dan nyonya rumah tersebut biasa disebut hostess. Jadi, service ini
banyak digunakan di rumah tangga. Contoh yang paling umum adalah jika ada yang berulang
tahun, maka yang berulang tahun akan memotong kue dan langsung memberikannya kepada
tamu.
c. French service French service adalah suatu tipe pelayanan yang sifatnya formal/resmi. Awalnya
pelayanan ini digunakan untuk tamu bangsawan. Sekarang ini disukai untuk orang yang ingin
mendapatkan pelayanan yang mewah. Makanan satu persatu datang dari dapur dan setibanya di
ruang restaurant dimatangkan dekat tamu dengan menggunakan ”range oven atau rechaud oven”.
Setelah matang ditata atau disusun di atas oval platter dengan menggunakan guerdion dan dihias
dengan hiasan yang baik kemudian satu persatu hidangan tersebut ditawarkan oleh waiter secara
berurutan kepada tamu. Pelayanan jenis ini mempunyai ciri menyajikan makanan utama secara
utuh. Bila tamu telah memilih bagian dari hidangan makanan yang disukai, kemudian dipotong
oleh waiter yang telah ahli serta disajikan langsung ke atas piring tamu, yang terbuat dari peralatan
service serta dekorasi yang baik dan mahal.
d. Russian service Pelayanan jenis ini sering disebut juga dengan modified french service karena
dalam beberapa hal mempunyai kesamaan dengan french service. Pelayanan ala rusia sifatnya
sangat formal, mewah dan para tamu merasa mendapatkan perhatian yang luar biasa dari petugas.
Perbedaan yang menonjol antara rusian dengan french adalah:
Russian service memerlukan seorang waiter, sedangkan French service memerlukan dua orang
waiter.
Makanan yang disajikan pada russian service disiapkan sepenuhnya di dapur, sedangkan french
service sebagian disiapkan di dapur dan di restoran.
2. Counter service Makanan yang disajikan pada russian service disiapkan sepenuhnya di dapur,
sedangkan french service sebagian disiapkan di dapur dan di restoran.
3. Self service atau buffet service adalah suatu sistem pelayanan restoran di mana semua makanan
secara lengkap (hidangan pembuka, sup, hidangan utama, hidangan penutup) telah tertata dan
diatur rapi di atas meja hidang atau meja prasmanan. Para tamu secara bebas mengambil sendiri
hidangannya sesuai dengan selera.
4. Carry out service lebih dikenal dengan istilah take out service yaitu sistem pelayanan dimana
tamu datang untuk membeli makanan yang telah siap ataupun disiapkan terlebih dahulu,
dibungkus dalam kotak untuk dibawa pergi. Jadi, makanan tidak dinikmati di tempat.
86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56
1
2
3
4
5
6
Hal-hal yang
Sudah Kerjasama
NO NAMA Praktik diperhatikan saat
membuat didalam
melakukan welcoming guest Materi yang
conversation menjawab
conversation disampaikan
on welcoming pertanyaan
guest welcoming
guest
86-100
86-100
86-100
86-100
86-100
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
71-85
56-70
<56
<56
<56
<56
<56
1
2
3
4
5
6
7
8
9
NILAI
NILAI PEMENUHAN KRITERIA
86-100 5 Kriteria terpenuhi secara sempurna
71-85 4 Kriteria terpenuhi tetapi tetapi 1 kriteria kurang sempurna
56-70 3 Kriteria terpenuhi tetapi 2 kriteria kurang sempurna
< 56 Hanya 2 kriteria terpenuhi atau kurang dari 2
Risa Pertiwi, S.Tr Par.
ASESMEN
KOGNITIF
D. Materi
Pelayanan adalah upaya maksimal yang diberikan oleh petugas pelayanan dari sebuah perusahaan industri untuk
memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan sehingga tercapai kepuasan (Sugiarto, 2002).
Prosedur pelayanan di restoran:
1. Greeting the guest: Tamu memasuki restoran dan disambut dengan ramah oleh hostess restaurant atau
restaurant receptionist.
2. Escorting and Sitting the guest: Tamu diantar pada meja yang telah dipesan atau disukai, atau sama sekali
belum memesan tempat kemudian membantu menarik kursi ketika akan duduk dan membukakan guest napkin
3. Presenting the menu/taking order: waiter memberikan daftar menu dari sisi kiri tamu, sambil membantu tamu
jika mengalami kesulitan terhadap menu yang ditawarkan dan mencatat pesanan tamu (take order) selanjutnya
diberikan pada bagian terkait.
4. Serving bread and butter: Sajikan roti dan mentega sebagai makanan pendamping.
5. Adjustment: Waiter melakukan clear up atau mengganti peralatan makan dan disesuikan dengan menu yang
dipesan oleh tamu.
6. Serving the food: Menyajikan hidangan menu sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.
7. Clear up: Clear up adalah proses mengambil peralatan yang kotor setelah tamu selesai makan. Pada saat
hidangan dessert akan dikeluarkan waiter mengambil peralatan yang tidak digunakan lagi seperti ashtray, B&B
plate, wine glass.
8. Crumbing down: Crumbing down adalah proses membersihkan meja makan dari kotoran setelah proses clear
up dilakukan
9. Presenting coffee or tea: Setelah hidangan dessert selesai disantap waiter menawarkan tea or coffee dan bagian
sommelier menawarkan minuman setelah selesai makan (after meal drink).
10. Presenting the bill: Sebelum memberikan bill waiter menanyakan komentar tamu mengenai pelayanan, cita
rasa hidangan dan minuman sebagai tolak ukur mengembangan dan perbaikan dimasa depan yang disesuaikan
dengan keinginan pelanggan. Kemudian captain waiter memberikan tagihan (bill) menggunakan check tray atau
bill order.
11. Bid Forewell: Selesai pembayaran captain siap membantu menarik kursi pada saat tamu akan berdiri sambil
mengucapkan terima kasih.
12. Table setting: Begitu tamu meninggalkan maja makan maka waitersegera melakukan table setting kembali
agar meja dapat dipakai kembali jika ada tamu.
Adapun jenis dan pelayanan makanan dan minuman dibedakan menjadi emapat macam yaitu:
1. Table service Suatu sistem pelayanan dimana tamu duduk di kursi menghadap meja makan.Kemudian
makanan dan minuman diantarkan dan disajikan. Table service ini umumnya dibedakan menjadi 4 kategori yaitu:
a. American service (sistem pelayanan ala Amerika). Mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai berikut: Sifat
pelayanannya sederhana, tidak resmi, dan cepat. Makanan sudah siap ditata dan diatur di atas piring.
Langkah-langkah Kegiatan
1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dan tiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa
2. Masing-masing kelompok mendiskusikan SOP Sequences of restaurant services yang ada di
hotel
3. Masing-masing kelompok menentukan SOP Sequences of restaurant services
4. Masing-masing kelompok mendiskusikan SOP Sequences of restaurant services dan
membuat langkah- langkahnya dalam bentuk video untuk dipresentasikan
5. Masing-masing kelompok mempresentasikan SOP Sequences of restaurant services yang ada
di hotel
Pertanyaan
1. Berdasarkan paparan teman kalian, jelaskan SOP yang mereka paparkan?
Jawaban:
Jawaban:
3. Bisakah anda menjelaskan kembali cara melayani tamu sesuai dengan yang dipaparkan
teman kamu!
Jawaban:
REMIDIAL
PENGAYAAN
https://www.youtube.com/watch?v=xPrg9C3uuBM
Idah, Yuli Bayu Jatmiko, 2023, Food and Beverage Service (Perhotelan) : PT Lini Suara Nusantara
Ni Wayan Suwithi, dkk, 2008, Modul Akomodasi Perhotelan, Jakarta : Direktorat Pembinaan
SMK
Kementrian pendidikan indonesia 2016, Modul Guru Pembelaajar, Jakarta : Pusat Pengembangan
dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaa Kependidikan Bisnis dan Pariwisata
√ Pengertian Pariwisata : Jenis, Unsur, Manfaat dan Tujuan (pengajar.co.id)Modul_Pengantar-
Pariwisata-dan-Perhotelan.pdf (bsi.ac.id)
Pengantar Industri Pariwisata : Definisi Kepariwisataan dan Pariwisata, dan Pengembangan
Pariwisata (jurnal-sdm.blogspot.com)
https://www.youtube.com/watch?v=zC4I1QQ5fes
http://pariwisata.polimdo.ac.id/wp-content/uploads/2019/02/MODUL-GABUNG.pdf