0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan35 halaman

Peralatan, Table Set Up

Diunggah oleh

anestioghaliby52
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan35 halaman

Peralatan, Table Set Up

Diunggah oleh

anestioghaliby52
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Judul Elemen : Food & Beverage Service

Materi Pembelajaran : 1. Layanan Makanan dan Minuman

Kelas : XI Perhotelan
Alokasi Waktu : 195 JP (5 x 45 menit)
Jumlah Pertemuan : 5 × Pertemuan
Target Peserta didik : 1. Peserta didik regular/tipikal
2. Peserta didik dengan hambatan belajar
3. Peserta didik
cerdas/berbakat/dengan
pencapaian tinggi (HOTS)
Fase Pencapaian : Pada akhir fase F, peserta didik melaksanakan
tugas menyediakan layanan makanan dan
minuman.

Profil Pelajar Pancasila :  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang


Maha Esa, dan berakhlak Mulia
 Mandiri
 Bernalar Kritis
 Bergotong Royong
 Kreatif
Model Pembelajaran : Project Based Learning
Moda Pembelajaran : Luring & Daring
Metode Pembelajaran : Ceramah, diskusi, presentasi, observasi
Penilaian : Non-Cognitive and Cognitive Assessment
Sumber Belajar : E-Book, Modul, Youtube, Media Digital
Media Pembelajaran : Laptop, smartphone, Wifi / Internet
Pemahaman Bermakna : 1. Menerapkan dan melakukan tugas operasional
pelayanan makanan dan minuman (Food & Beverage
Service).

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

ELEMEN CAPAIAN TUJUAN ASPEK MATERI STRATEGI PENILAIAN WAKTU


PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI
& PPP
1. Food and Pada akhir fase 1. Melaksanakan C2 1. Memahami PjBL Jenis: 195 JP
Beverage F peserta didik tugas layanan Diskusi Asesmen
Service / mampu menyediakan makanan Observasi Diagnosi
Penyediaan melaksanakan layanan makanan C2 dan Tanya s
layanan tugas jawab Formatif
dan minuman minuman
makanan menyediakan Sumatif
2. Memahami 2. Penggunaa
dan layanan C3
makanan dan penggunaan n peralatan
minuman PPP : beriman Bentuk :
minuman peralatan dan dan
dan bertaqwa Test
perlengkapan kepada Tuhan perlengkap tertulis,
restaurant Yang Maha Esa an di Praktik
3. Penyajian dan berakhlak restaurant Unjuk kerja
makanan dan mulia, gotong 3. Table set up
minuman di royong, dan clear
restaurant mandiri, up
4. Perlengkapan bernalar kritis,
restaurant serta kreatif.
metode polishing
5. Memahami table
set up
6. Memahami table
clear up

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


3. TUJUAN PEMBELAJARAN PER BAB

Pada Fase F yang pada umumnya ada pada SMK kelas XI, maka yang menjadi tujuan pembelajaran pada setiap pelajaran adalah:

ELEMEN BAB TUJUAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN


1. Food and Beverage Bab 1 a. Melaksanakan tugas menyediakan layanan 10 JP
Service / Penyediaan Penyediaan layanan makanan dan minuman
layanan makanan dan makanan dan minuman 15 JP
b. Memahami penggunaan peralatan dan
minuman perlengkapan restaurant
c. Penyajian makanan dan minuman di restaurant 15 JP
d. Perlengkapan restaurant serta metode polishing 20 JP
e. Memahami table set up 20 JP
f. Memahami table clear up 20 JP
g. Sequences of restaurant service 95 JP
TOTAL PERTEMUAN 195 JP

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


PEMBELAJARAN LURING/DARING ( 225 MENIT)
PERTEMUAN KE 1 - 2

Kegiatan Awal (30 menit) Kegiatan Inti (175 menit)


1. Peserta didik dan guru memulai dengan 1. Peserta didik melakukan observasi tugas
berdoa bersama menyediakan layanan makanan dan
2. Peserta didik disapa dan melakukan minuman
pemeriksaan kehadiran bersama dengan 2. Dengan metode tanya jawab guru
guru memberikan pertanyaan mengenai:
3. Peserta didik bersama dengan guru a. Jenis peralatan di restaurant
membahas tentang kesepakatan yang b. Jenis perlengkapan di restaurant
akan diterapkan dalam pembelajaran 3. Guru memberikan satu link sebagai
daring dan luring. acuan peserta didik melakukan
4. Peserta didik diberikan penjelasan observasi.
bahwa materi hari ini adalah tentang 4. Peserta didik diminta untuk membuat
tugas menyediakan layanan makanan laporan tentang hasil pengamatannya.
dan minuman. Dengan demikian wajib 5. Sebagian peserta didik diminta untuk
dikuasai peserta didik dan diminta mempresentasikan laporan hasil
untuk fokus menyiapkan catatan pengamatannya.
apabiladibutuhkan. 6. Sebagian peserta didik lainnya diminta
5. Peserta didik dan guru berdiskusi untuk menanggapi presentasi dari
melalui pertanyaan pemantik. peserta didik lainnya.
6. Peserta didik diberikan penjelasan 7. Guru memberikan pertanyaan-
bahwa hari ini akan melakukan pertanyaan yang bisa memancing
observasi untuk mencari tugas penalaran peserta didik untuk
menyediakan layanan makanan dan memberikan penilaian individu selama
minuman melalui social media dengan presentasi berlangsung.
mencatat sumber serta tautan atau link
sumber media tersebut. Laporan dibuat
diketik dan dipresentasikan.

Kegiatan Penutup (20 menit)


1. Menanyakan kesan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran
2. Membuat kesimpulan pembelajaran
3. Memberikan evaluasi secara lisan
4. Memotivasi peserta didik untuk mengembangkan diri dengan membaca atau mencari
informasi tambahan setelah pulang sekolah.
5. Menginformasikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya

Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. https://www.youtube.com/watch?v=JG2Nx5HfLpk
3. http://pariwisata.polimdo.ac.id/wp-content/uploads/2019/02/MODUL-GABUNG.pdf

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


PEMBELAJARAN LURING/DARING (225 MENIT)
PERTEMUAN KE 2 - 4

Kegiatan Awal (30 menit) Kegiatan Inti (175 menit)


1. Peserta didik dan guru memulai dengan 1. Peserta didik melakukan observasi
berdoa bersama mencari tentang penggunaan peralatan
2. Peserta didik disapa dan melakukan dan perlengkapan restaurant
pemeriksaan kehadiran bersama dengan 2. Dengan metode tanya jawab guru
guru memberikan pertanyaan mengenai:
3. Peserta didik bersama dengan guru a. Jenis-jenis glassware, cup and
membahas tentang kesepakatan yang saucer, pots, bowl/mangkok, cutlery,
akan diterapkan dalam pembelajaran holoware, table accessories dan other
equipment.
daring dan luring.
3. Guru memberikan satu link sebagai
4. Peserta didik diberikan penjelasan
acuan peserta didik melakukan
bahwa materi hari ini adalah tentang
observasi.
penggunaan peralatan dan
4. Peserta didik diminta untuk membuat
perlengkapan restaurant. Dengan
laporan tentang hasil pengamatannya.
demikian wajib dikuasai peserta didik
5. Sebagian peserta didik diminta untuk
dan diminta untuk fokus menyiapkan
mempresentasikan laporan hasil
catatan apabila dibutuhkan.
pengamatannya.
5. Peserta didik dan guru berdiskusi
6. Sebagian peserta didik lainnya diminta
melalui pertanyaan pemantik.
untuk menanggapi presentasi dari
6. Peserta didik diberikan penjelasan
peserta didik lainnya.
bahwa hari ini akan melakukan
7. Guru memberikan pertanyaan-
observasi untuk mencari penggunaan
pertanyaan yang bisa memancing
peralatan dan perlengkapan restaurant
penalaran peserta didik untuk
social media dengan mencatat sumber
memberikan penilaian individu selama
serta tautan atau link sumber media
presentasi berlangsung.
tersebut. Laporan dibuat diketik dan
dipresentasikan.
Kegiatan Penutup (20 menit)
1. Menanyakan kesan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran
2. Membuat kesimpulan pembelajaran
3. Memberikan evaluasi secara lisan
4. Memotivasi peserta didik untuk mengembangkan diri dengan membaca atau mencari
informasi tambahan setelah pulang sekolah.
5. Menginformasikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya

Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. Modul Ajar Ristekdikti

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


MATERI PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE- 1 - 4
1. Peralatan penyajian makanan dan minuman di restaurant
a. Furniture
1. Table/Meja Meja yang dipakai di restoran ada beberapa macam. Dalam suatu restoran terdapat
beraneka ragam bentuk meja untuk meberikan variasi atau satu jenis bentuk sesuai dengan bentuk
ruangan. Ada meja yang berbentuk bulat, persegi empat, empat persegi panjang dan setiap meja
ada untuk 2 orang, 4 orang dan 12 orang tamu. Beberapa contoh ukuran meja direstoran adalah
sebagai berikut:
 Meja persegi empat (square table) Ukuran 60 x 60 cm untuk 2 orang, 100 x 100 cm untuk 4
orang.
 Meja bulat (round table) Ukuran diameter 150 cm untuk 6 orang.
 Meja persegi empat panjang (rectangular/oblong table) Ukuran 60 x 150 cm untuk 6 orang, 120
x 240 cm untuk 12 orang.
2. Chair/Kursi Terdiri dari beraneka ragam corak, bahan ataupun warna, jenis kursi yang
dipakai:
 Dining chair
 Arm chair
 Sofa
 Baby chair
3. Side board/meja bantu Side board/side stand atau disebut juga dengan service table adalah
sebuah meja yang mempunyai bagian-bagian sebagai berikut :
Beberapa rak (shelves)
 Beberapa laci (drawers)
 Satu bagian atas tempat menaruh/mempersiapkan beberapa alat-alat restoran yang
diperlukan dalam service/pelayanan.
Fungsi dari side board ini untuk restoran adalah:
 Sebagai tempat penyimpanan alat-alat yang diperlukan pada waktu service
 Untuk mempermudah pekerjaan waiter
b. Linen
Linen adalah barang-barang yang terbuat dari kain untuk keperluan operasional.Ukuran linen
disesuaikan dengan ukuran meja dan kegunaannya.Yang umum dipergunakan adalah; molton,
table cloth, slip cloth, napkin, skirting, dust towel, glass towel, arm towel, tray cloth.
1. Moulton / Silence Cloth: Kain yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap cairan,
seperti kain flannel atau lainnya, ukurannya sedikit lebih kecil dari table cloth yang
digunakan untuk menutup meja tersebut sebelum dipasang table cloth.
Fungsi dari moulton adalah:
 Menahan bunyi dari dari peralatan yang diletakan di atas meja sehingga tidak
menimbulkan suara yang gaduh.
 Menahan panas dari barang-barang panas yang diletakan atas meja tersebut sehingga
permukaan meja tidak cepat rusak.
 Menahan table cloth agar tidak mudah tergelincir atau bergeser.
 Untuk menyerap cairan yang tumpah sehingga tidak mengenai tamu.
 Untuk menambah kerapian permukaan meja makan.
 Untuk menahan taplak meja supaya tidak mudah meleset
2. Table Cloth: Bahan terbuat dari bahan katun yang mudah menyerap caiaran seperti katun,
satin, batik dan sebagainya. Warna taplak meja bermacam-macam, tergantung selera,
warna cat, karpet ruangan atau selera pimpinan. Namun untuk keperluan state banquet,

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


jamuan makan resmi kenegaraan harus dipergunakan taplak meja yang bewarna putih,
boleh putih polos atau putih berkembang-kembang (warna kembangnya harus putih juga).
Bentuk dan ukuran taplak meja harus disesuaikan dengan bentuk dan ukuran meja
makannya. Ukuran yang serasi antara taplak dan meja makan adalah apabila taplak
tersebut dibentangkan diatas meja, maka masih akan tersisa 15-40 cm dari permukaan
meja makan atau tepat menyentuh permukaan tempat duduk, taplak ini harus diusahakan
jangan sampai menggantung terlalu lebar karena hal tersebut akan menganggu kaki para
tamu disaat mereka sedang makan. Pemasangan taplak meja makan harus simetris, datar
dan rapi, tidak boleh ada yang terlipat ataupun bergelombang.
3. Slip cloth Adalah taplak meja penghias. Sering kali diatas taplak meja dipasang slip cloth
sesuai dengan dekorasi ruangan. Slip cloth sebaiknya berwarna, misalnya kain batik. Bila
ada makanan yang jatuh atau tumpah diatas meja, maka slip cloth yang akan kotor,
sedangkan taplak meja tetap bersih sehingga yang perlu diganti hanyalah slip cloth. Selain
itu kegunaan slip cloth adalah untuk menutup taplak meja yang hanya kotor sedikit.
Ukuran slip cloth adalah 1 x 1 m.
4. Table Mat / Doily Mat Adalah alas untuk piring yang digunakan untuk satu orang /
perorangan. Table mat juga berfungsi sebagai pengganti bila meja tidak menggunkan table
cloth dan lebih ingin memperlihatkan keindahan meja jika meja bermotif atau berukiran.
Bahan bisa berupa kain, kertas, rotan plastic dll.

Gambar Table Mat


5. Napkin Napkin atau serbet makan adalah suatu alat yang terbuat dari kain katun/damask
yang biasanya digunakan pada saat makan. Serbet makan sebaiknya menggunakan
bahan dan warna yang sama dengan taplak meja. Bentuk serbet adalah bujur sangkar
(segi empat sama sisi). Arah serat kain satu arah dan bukan serong. Pada saat ini serbet
makan bukan saja terbuat dari kain, tetapi berupa kain oksfor, drill, seprei, kertas dan
lain-lain yang dapat ditemui di took atau swalayan. Ukuran serbet yang biasa dipakai di
hotel/restoran internasional adalah 50 x 50 cm, lebih besar dari ukuran standar sehingga
lebih mudah untuk dikreasikan dalam berbagai macam bentuk. Ukuran standarnya
adalah 40 x 40 cm.
Fungsi napkin adalah:
 Menghias meja makan
 Menutup pangkuan waktu makan
 Ngelap mulut.
6. Dust towel Adalah kain khusus untuk mengelap
debu dan remah-remah makan diatas meja atau kursi
7. Glass towel Berguna untuk mengelap semua
peralatan restoran yang akan dipergunakan
untuk menata meja makan maupun untuk
melengkapi persediaan peralatan di side board.
8. Arm towel (service cloth, waiter cloth) Dipakai oleh setiap waiter sebagai kelengkapan
Risa Pertiwi, S.Tr Par.
uniform. Fungsinya adalah untuk melindungi tangan agar tidak terkena panas dari piring
dan menahan air yang menetes waktu menuangkan air ke dalam gelas.
9. Tray cloth Biasanya terbuat dari kain flannel. Fungsinya untuk menjaga agar baki tidak
licin dan menyerap cairan/minuman yang tumpah di atas baki. Bentuk dan ukurannya
bermacam-macam sesuai dengan bentuk baki.
10. Sarung kursi Biasanya dipakai pada kursi-kursi hotel/restoran. Ukurannya disesuaikan
dengan lebar sandaran kursi, selain sebagai hiasan, sarung ini juga berfungsi sebagai
pelindung sandaran kursi agar tidak cepat koto

11. Skirting adalah semacam kain batik, satin panjang yang dipergunakan untuk menutup
meja makan sekeliling/setengah keliling, supaya kaki meja tidak tampak dari depan.
Sering digunakan pada waktu buffet dan seminar.

c. Wares Segala bentuk benda/peralatan yang digunakan sebagai alat hidang dan alat makan/minum.
Ware terbagi atas chinaware, silverware dan glassware.
1. Chinaware adalah pecah belah yang terbuat dari bahan keramik, porselin atau tembikar untuk
keperluan operasional restoran. Untuk peralatan yang terbuat dari keramik pada umumnya
mempunyai dinding yang tebal, permukaannya sedikit kasar namun mempunyai ketahanan yang
tinggi. Sedangkan peraltan yang terbuat dari porselin atau tembikar biasanya dindingnya tipis,
halus tetapi tidak mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap panas. Peralatan ini apabila terkena
panas yang tinggi mungkin akan pecah.Secara keseluruhan chinaware dapat diklasifikasikan
sebagai berikut:
a. Platter: Adalah piring lodor dengan berbagai ukuran yaitu small, medium dan large. Mempunyai
tiga bentuk, ada yang berbentuk lonjong (oval platter), bulat (round platter) dan persegi panjang
(rectangular platter).
b. Soup cup &saucer  Soup cup & Saucer. Soup cup adalah mangkuk berbentuk cangkir dengan
Ukuran lebih besar dan mempunyai pegangan di kanan kirinya untuk menyajikan sup cair.
Diameternya sekitar 10 cm. Soup saucer, adalah tatakan soup cup dengan diameter 14 cm.
c. Pots  Tea pot, adalah poci untuk menyajikan teh panas, bentuknya agak membulat.  Coffee
pot, adalah poci untuk menyajikan kopi panas, bentuknya lurus tinggi keatas.

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


d. Jugs  Milk jug, adalah poci kecil untuk menyajikan susu/krim.  Water jug, adalah poci
kecil dengan tutup untuk menyajikan air putih, biasanya digunakan pada pelayanan room
service.
e. Bowl  Soup bowl, adalah mangkuk sup untuk menyajikan sup kental.
 Cereal bowl, adalah piring cekung seperti mangkuk untuk menyajikan bubur maupun
sereal.
 Finger bowl, adalah mangkuk tempat untuk mencuci tangan yang diletakkan di atas meja
makan.
 Sugar bowl, adalah tempat untuk menempatkan gula yang berada di atas meja makan.
 Supreme bowl, adalah tempat untuk menyajikan shrimp cocktail, ice cream di dalam
kamar.
 Butter bowl, adalah tempat mentega yang diletakkan di atas meja makan.
f. Ashtray / Asbak Rokok

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP DAN KETERAMPILAN
SIKAP YANG DIAMATI
TANGGUNGJAWAB
NO NAMA DISIPLIN KERJASAMA KREATIFITAS

86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56
1
2
3
4
5
6

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Rubrik Penilaian Sikap
NO ASPEK KRITERIA PENILAIAN NO ASPEK KRITERIA PENILAIAN
1. DISIPLIN 1. Hadir di kelas tepat waktu 3. PRAKARSA 1. Mengajukan saran/gagasan dalam kelas/kelompok
2. Mengikuti tatap muka dari awal hingga akhir 2. Mengajukan pernyataan yang mersangkut paut dengan materi
3. Rapih berpakaian sesuai ketentuan yang berlaku 3. Kreatif dalam belajar
4. Mengumpulkan tugas tepat waktu 4. Memberikan respon perkembangan kelompok
86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi 86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi
71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi 71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi
56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi 56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi
< 56 Jika 1 kriteria terpenuhi < 56 Jika 1 kriteria terpenuhi
2. KERJASAMA 1. Tidak mendominasi di dalam kelas 4. TANGGUNG 1. Melakukan tugas
2. Menerima pendapat orang lain JAWAB 2. Komitmen terhadap tugas
3. Berbagi informasi dengan teman lain 3. Konsekwen terhadap tindakan yang dilakukan
4. Bersikap toleran kepada teman lain 4. Peduli terhadap tugas
86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi 86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi
71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi 71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi
56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi 56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi
< 56 Jika 1 kriteria terpenuhi < 56 Jika 1 kriteria terpenuhi

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


PENILAIN LAPORAN (PORTOFOLIO)

KETERAMPILAN YANG DIAMATI

Sistematikan
Laporan ditulis Perhitungan atau
NO NAMA penulisansesuai
tangan secara Tulisan rapi dan pembahasan
arahan Isi laporan lengkap
individual mudahdibaca logis/benar
pembimbing/guru

86-100

86-100

86-100

86-100

86-100
71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70
<56

<56

<56
<56

<56
1
2
3
4
5
6
7
8
9

NILAI
NILAI PEMENUHAN KRITERIA
86-100 5 Kriteria terpenuhi secara sempurna
71-85 4 Kriteria terpenuhi tetapi tetapi 1 kriteria kurang sempurna
56-70 3 Kriteria terpenuhi tetapi 2 kriteria kurang sempurna
< 56 Hanya 2 kriteria terpenuhi atau kurang dari 2

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


LEMBAR ASESMEN
DIAGNOSTIK

ASESMEN NON KOGNITIF

1. Bagaimana kabar anda hari ini?

2. Apakah sudah belajar di rumah tadi malam?

3. Apa kamu siap mengikuti pembelajaran hari ini?

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


ASESMEN
KOGNITIF

IDENTIFIKASI MATERI PERTANYAAN KEMUNGKINAN SKOR (KATEGORI) RENCANA TINDAK LANJUT


YANG AKAN DIUJIKAN JAWABAN

Peserta didik mampu Segala macam jenis Glassware Paham Utuh Pembelajaran dapat dilanjutkan ke unit
melaksanakan tugas gelas atau peralatan yang berikutnya.
menyediakan layanan terbuat dari gelas (kaca)
makanan dan disebut …
minuman

Tidak dapat Tidak Paham Mengamati dan memberikan


menjawab Pertanyaan pada saat presentasi. Jika
peserta didik tidak mampu menjawab
maka guru memberikan pembelajaran
remedial

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


REFLEKSI GURU DAN SISWA

REFLEKSI GURU

NO DAFTAR PERTANYAAN YA TIDAK


1 Menurut anda, apakah pembelajaran hari ini berjalan lancar?
2 Apakah anda mengalami hambatan didalam proses pembelajaran hari ini?
3 Apakah hari ini semua siswa mengikuti pembelajaran dengan baik?
4 Apakah anda mendapatkan pengalaman baru dalam pembelajaran hari
ini?
5 Apakah materi yang anda ajarkan hari ini sudah bisa menginspirasi
peserta didik hari ini?

REFLEKSI SISWA

Nama Siswa :
No Absen :

Bagaimana menurut anda pembelajaran hari ini di kelas?


Bisakah anda menjelaskan materi hari ini secara singkat?
Apa yang akan anda lakukan untuk mengembangkan pengetahan dan keterampilan yang
anda pelajari hari ini?
Apakah materi yang diajarkan pendidik hari ini bisa mengispirasi anda?

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Risa Pertiwi, S.Tr Par.
PEMBELAJARAN LURING/DARING (225 MENIT)
PERTEMUAN KE 5 - 6

Kegiatan Awal (30 menit) Kegiatan Inti (175 menit)


1. Peserta didik dan guru memulai dengan 1. Peserta didik melaksanakan observasi
berdoa bersama mencari tentang table set up dan clear up
2. Peserta didik disapa dan melakukan 2. Dengan metode tanya jawab guru
pemeriksaan kehadiran bersama dengan memberikan pertanyaan mengenai :
guru a. Table set up and clear up
3. Peserta didik bersama dengan guru 3. Guru memberikan satu link sebagai
membahas tentang kesepakatan yang acuan peserta didik melakukan observasi
akan diterapkan dalam pembelajaran 4. Peserta didik diminta untuk membuat
daring dan luring. laporan tentang table set up and clear up
4. Peserta didik diberikan pertanyaan secara online tentang hasil
tentang table set up and clear up pengamatannya
5. Peserta didik dan guru berdiskusi 5. Sebagian peserta didik diminta untuk
melalui pertanyaan pemantik. mempresetasikan laporan hasil
6. Peserta didik diberikan penjelasan pengamatannya secara bergiliran
bahwa hari ini akan membuat sebuah 6. Sebagian peserta didik lainnya diminta
proyek tentang m table set up and clear untuk menanggapi presentasi dari
up. Laporan dibuat dalam bentuk video peserta didik lainnya.
dan dipresentasikan secara 7. Guru memberikan pertanyaan-
berkelompok pertanyaan yang bisa memancing
penalaran peserta didik untuk
memberikan penilaian individu selama
presentasi berlangsung.

Kegiatan Penutup (20 menit)


1. Menanyakan kesan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran
2. Membuat kesimpulan pembelajaran
3. Memberikan evaluasi secara lisan
4. Memotivasi peserta didik untuk mengembangkan diri dengan membaca atau mencari
informasi tambahan setelah pulang sekolah.
5. Menginformasikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya

Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. Modul Ajar Ristekdikti
3. https://www.youtube.com/watch?v=rbGW3qFtNvE
Materi Pertemuan ke 5 - 6 bisa dilihat di hand out book mulai dari halaman 28 s/d 41

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Risa Pertiwi, S.Tr Par.
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP DAN KETERAMPILAN

SIKAP YANG DIAMATI


TANGGUNGJAWAB
NO NAMA DISIPLIN KERJASAMA KREATIFITAS

86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56
1
2
3
4
5
6

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


PENILIAN LAPORAN (PORTOFOLIO)

KETERAMPILAN YANG DIAMATI

Sistematikan
Laporan ditulis Perhitungan atau
NO NAMA Tulisan rapi dan penulisansesuai
tangan secara pembahasan
mudahdibaca arahan Isi laporan lengkap
individual logis/benar
pembimbing/guru

86-100

86-100

86-100

86-100

86-100
71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70
<56

<56

<56
<56

<56
1
2
3
4
5
6
7
8
9
NILAI

NILAI PEMENUHAN KRITERIA


86-100 5 Kriteria terpenuhi secara sempurna
71-85 4 Kriteria terpenuhi tetapi tetapi 1 kriteria kurang sempurna
56-70 3 Kriteria terpenuhi tetapi 2 kriteria kurang sempurna
< 56 Hanya 2 kriteria terpenuhi atau kurang dari 2

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


LEMBAR ASESMEN
DIAGNOSTIK

Asesmen Non Kognitif

1. Apakah anda senang hari ini?

2. Apakah anda siap untuk belajar hari ini?

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


PEMBELAJARAN LURING/DARING (225 MENIT)
PERTEMUAN KE 7 - 11

Kegiatan Awal (30 menit) Kegiatan Inti (175 menit)


1. Peserta didik dan guru memulai dengan 1. Peserta didik melaksanakan observasi
berdoa bersama mencari tentang sequence of restaurant
2. Peserta didik disapa dan melakukan service
pemeriksaan kehadiran bersama dengan 2. Dengan metode tanya jawab guru
guru memberikan pertanyaan mengenai :
3. Peserta didik bersama dengan guru a. Sequences of restaurant
membahas tentang kesepakatan yang service
akan diterapkan dalam pembelajaran 3. Guru memberikan satu link sebagai
daring dan luring. acuan peserta didik melakukan observasi
4. Peserta didik diberikan pertanyaan 4. Peserta didik diminta untuk membuat
tentang sequence of restaurant service laporan tentang sequence of restaurant
5. Peserta didik dan guru berdiskusi service secara online tentang hasil
melalui pertanyaan pemantik. pengamatannya
6. Peserta didik diberikan penjelasan 5. Sebagian peserta didik diminta untuk
bahwa hari ini akan membuat sebuah mempresetasikan laporan hasil
proyek tentang sequence of restaurant pengamatannya secara bergiliran
service. 6. Sebagian peserta didik lainnya diminta
7. Laporan dibuat dalam bentuk PPT dan untuk menanggapi presentasi dari
dipresentasikan secara berkelompok peserta didik lainnya.
7. Guru memberikan pertanyaan-
pertanyaan yang bisa memancing
penalaran peserta didik untuk
memberikan penilaian individu selama
presentasi berlangsung.

Kegiatan Penutup (20 menit)


1. Menanyakan kesan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran
2. Membuat kesimpulan pembelajaran
3. Memberikan evaluasi secara lisan
4. Memotivasi peserta didik untuk mengembangkan diri dengan membaca atau mencari
informasi tambahan setelah pulang sekolah.
5. Menginformasikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya

Referensi
1. Hand out Book “Liniswara”
2. Modul Ajar Ristekdikti
3. https://www.youtube.com/watch?v=rbGW3qFtNvE

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Memberikan pelayanan restoran yang baik

Pelayanan harus bisa membuat betah pelanggan. Ini yang harus Anda lakukan:

 Sopan dan perhatian saat penyajian. Latih staf untuk bisa menjaga hal ini.
 Jaga ketepatan waktu penyajian. Pastikan menu dan waktu yang ditentukan sesuai.
 Kenali pelanggan Anda. Ingat pelanggan dan beri kesan agar mereka kembali ke tempat Anda.
 Buat perbandingan yang sesuai antara staf dan pengunjung. Dengan staf yang memadai, pesanan
bisa diantar dengan tepat. Tapi kebanyakan staf justru mengganggu kenyamanan pengunjung.
 Berikan nilai lebih. Pendekatan personal bisa memberikan pengalaman makan mereka lebih
berkesan.

Memberikan pelayanan sesuai tipe restoran

Ada banyak tipe restoran dengan berbagai model pelayanan. Anda perlu mengetahuinya agar tahu
bagaimana memberikan pelayanan sesuai kebutuhan:

 Pelayanan sajian
Pelayan memberikan pelayanan secara lengkap. Mulai dari memberikan tempat duduk,
menyajikan menu, mengambil dan mengantarkan pesanan, hingga membantu pembayaran.
Yang perlu diperhatikan:
o Interaksi penting untuk menjaga kenyamanan tamu.
o Komunikasi dengan bagian dapur harus benar-benar dijaga.

 Pelayanan Lauriat China


Bentuknya seperti jamuan. Di sini pelayan memberikan porsi ukuran berbagi untuk setiap
sajian pada meja bundar untuk 10-12 pelanggan. Pelanggan yang akan mengambil porsinya
sendiri dari meja. Yang perlu diperhatikan:
o Waktu penyajian, jangan terlalu cepat atau terlalu lambat.
o Presentasi makanan harus menarik.
o Kecekatan untuk segera membersihkan makanan harus dijaga.

Pelayanan prasmanan
Model prasmanan mengajak pelanggan mengambil makanannya sendiri, sementara pelayan fokus
membersihkan piring kotor dari meja. Ada beberapa tipe prasmanan:

 Tipe stasiun prasmanan. Makanan dikelompokkan berdasarkan masakan atau tema tertentu
yang ditempatkan di meja. Di bagian pinggir biasanya ada meja untuk menempatkan piring
kotor sebelum dibersihkan pelayan.
 Tipe prasmanan modifikasi mewah. Meja diatur dengan peralatan makanan, sementara
hidangan ada di barisan prasmanan. Pelayan akan mengambilkan minuman, kopi, atau
makanan penutup.
 Tipe prasmanan mewah. Pelayan akan melayani makanan pembuka, sup/salad, minuman, dan
hidangan penutup. Makanan utama dan sampingan tetap di barisan prasmanan.

Yang perlu diperhatikan:

 Konsentrasi pada dapur harus dijaga.


 Perlu fokus untuk membuat pelanggan merasa nyaman, karena biasanya mereka merasa
diburu-buru.

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Menjaga agar pelanggan selalu kembali

Tentu Anda ingin pelanggan mendatangi restoran Anda lagi dan bahkan merekomendasikannya ke
relasi mereka. Apa yang perlu dilakukan?

 Identifikasi tipe restoran Anda dan pastikan Anda melayani dengan baik.
 Pertahankan dan bangun basis pelanggan Anda.
 Ukur kualitas layanan dan tentukan bagaimana Anda memperbaikinya.
 Selalu menjaga kualitas rasa.

PSIKOLOGI PELAYANAN

Psikologi pelayanan adalah Ilmu yang mempelajari aktivitas manusia, baik sikap maupun
perilakunya dalam mengembangkan diri untuk menjadi profesional dalam bidang pelayanan atau
juga Ilmu yang mempelajari aktivitas manusia dalam melakukan pelayanan untuk pemenuhan
kebutuhan pada bidang masing-masing. Secara umum, Pelayanan adalah suatu tindakan yang
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang lain (konsumen, pelanggan, tamu, klien, pasien,
penumpang) yang tingkat pemuasannya hanya dapat dirasakan oleh yang melayani dan dilayani.

Prosedur pelayanan di restoran:


1. Greeting the guest: Tamu memasuki restoran dan disambut dengan ramah oleh hostess restaurant atau
restaurant receptionist.
2. Escorting and Sitting the guest: Tamu diantar pada meja yang telah dipesan atau disukai, atau sama
sekali belum memesan tempat kemudian membantu menarik kursi ketika akan duduk dan membukakan
guest napkin
3. Presenting the menu/taking order: waiter memberikan daftar menu dari sisi kiri tamu, sambil membantu
tamu jika mengalami kesulitan terhadap menu yang ditawarkan dan mencatat pesanan tamu (take order)
selanjutnya diberikan pada bagian terkait.
4. Serving bread and butter: Sajikan roti dan mentega sebagai makanan pendamping.
5. Adjustment: Waiter melakukan clear up atau mengganti peralatan makan dan disesuikan dengan menu
yang dipesan oleh tamu.
6. Serving the food: Menyajikan hidangan menu sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.
7. Clear up: Clear up adalah proses mengambil peralatan yang kotor setelah tamu selesai makan. Pada saat
hidangan dessert akan dikeluarkan waiter mengambil peralatan yang tidak digunakan lagi seperti ashtray,
B&B plate, wine glass.
8. Crumbing down: Crumbing down adalah proses membersihkan meja makan dari kotoran setelah proses
clear up dilakukan.
9. Presenting coffee or tea: Setelah hidangan dessert selesai disantap waiter menawarkan tea or coffee dan
bagian sommelier menawarkan minuman setelah selesai makan (after meal drink).
10. Presenting the bill: Sebelum memberikan bill waiter menanyakan komentar tamu mengenai pelayanan,
Risa Pertiwi, S.Tr Par.
cita rasa hidangan dan minuman sebagai tolak ukur mengembangan dan perbaikan dimasa depan yang
disesuaikan dengan keinginan pelanggan. Kemudian captain waiter memberikan tagihan (bill)
menggunakan check tray atau bill order.
11. Bid Forewell: Selesai pembayaran captain siap membantu menarik kursi pada saat tamu akan berdiri
sambil mengucapkan terima kasih.
12. Table setting: Begitu tamu meninggalkan maja makan maka waitersegera melakukan table setting
kembali agar meja dapat dipakai kembali jika ada tamu.

Adapun jenis dan pelayanan makanan dan minuman dibedakan menjadi empat macam yaitu:
1. Table service Suatu sistem pelayanan dimana tamu duduk di kursi menghadap meja
makan.Kemudian makanan dan minuman diantarkan dan disajikan.
Table service ini umumnya dibedakan menjadi 4 kategori yaitu:
a. American service (sistem pelayanan ala Amerika). Mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai
berikut:
 Sifat pelayanannya sederhana, tidak resmi, dan cepat.
 Makanan sudah siap ditata dan diatur di atas piring.
 Disajikan kepada tamu dari sebelah kiri.
 Piring kotor diangkat dari sebelah kanan.
b. English service (sistem pelayanan ala Inggris). Pelayanan ini digunakan oleh keluarga
bangsawan di Inggris. Makanan tersedia di meja dan diatur oleh nyonya rumah dalam piring dan
dihidangkan kepada tamunya dan nyonya rumah tersebut biasa disebut hostess. Jadi, service ini
banyak digunakan di rumah tangga. Contoh yang paling umum adalah jika ada yang berulang
tahun, maka yang berulang tahun akan memotong kue dan langsung memberikannya kepada
tamu.
c. French service French service adalah suatu tipe pelayanan yang sifatnya formal/resmi. Awalnya
pelayanan ini digunakan untuk tamu bangsawan. Sekarang ini disukai untuk orang yang ingin
mendapatkan pelayanan yang mewah. Makanan satu persatu datang dari dapur dan setibanya di
ruang restaurant dimatangkan dekat tamu dengan menggunakan ”range oven atau rechaud oven”.
Setelah matang ditata atau disusun di atas oval platter dengan menggunakan guerdion dan dihias
dengan hiasan yang baik kemudian satu persatu hidangan tersebut ditawarkan oleh waiter secara
berurutan kepada tamu. Pelayanan jenis ini mempunyai ciri menyajikan makanan utama secara
utuh. Bila tamu telah memilih bagian dari hidangan makanan yang disukai, kemudian dipotong
oleh waiter yang telah ahli serta disajikan langsung ke atas piring tamu, yang terbuat dari peralatan
service serta dekorasi yang baik dan mahal.
d. Russian service Pelayanan jenis ini sering disebut juga dengan modified french service karena
dalam beberapa hal mempunyai kesamaan dengan french service. Pelayanan ala rusia sifatnya
sangat formal, mewah dan para tamu merasa mendapatkan perhatian yang luar biasa dari petugas.
Perbedaan yang menonjol antara rusian dengan french adalah:
 Russian service memerlukan seorang waiter, sedangkan French service memerlukan dua orang
waiter.
 Makanan yang disajikan pada russian service disiapkan sepenuhnya di dapur, sedangkan french
service sebagian disiapkan di dapur dan di restoran.
2. Counter service Makanan yang disajikan pada russian service disiapkan sepenuhnya di dapur,
sedangkan french service sebagian disiapkan di dapur dan di restoran.
3. Self service atau buffet service adalah suatu sistem pelayanan restoran di mana semua makanan
secara lengkap (hidangan pembuka, sup, hidangan utama, hidangan penutup) telah tertata dan
diatur rapi di atas meja hidang atau meja prasmanan. Para tamu secara bebas mengambil sendiri
hidangannya sesuai dengan selera.
4. Carry out service lebih dikenal dengan istilah take out service yaitu sistem pelayanan dimana
tamu datang untuk membeli makanan yang telah siap ataupun disiapkan terlebih dahulu,
dibungkus dalam kotak untuk dibawa pergi. Jadi, makanan tidak dinikmati di tempat.

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


LEMBAR PENGAMATAN SIKAP DAN KETERAMPILAN
SIKAP YANG DIAMATI
TANGGUNGJAWAB
NO NAMA DISIPLIN KERJASAMA KREATIFITAS

86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56 86-100 71-85 56-70 <56
1
2
3
4
5
6

Rubrik Penilaian Sikap


NO ASPEK KRITERIA PENILAIAN NO ASPEK KRITERIA PENILAIAN
DISIPLIN 5. Hadir di kelas tepat waktu 3. PRAKARSA 5. Mengajukan saran/gagasan dalam kelas/kelompok
1. 6. Mengikuti tatap muka dari awal hingga akhir 6. Mengajukan pernyataan yang mersangkut paut dengan materi
7. Rapih berpakaian sesuai ketentuan yang berlaku 7. Kreatif dalam belajar
8. Mengumpulkan tugas tepat waktu 8. Memberikan respon perkembangan kelompok
86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi 86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi
71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi 71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi
56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi 56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi
< 56 Jika 1 kriteria terpenuhi < 56 Jika 1 kriteria terpenuhi
2. KERJASAMA 5. Tidak mendominasi di dalam kelas 4. TANGGUNG 5. Melakukan tugas
6. Menerima pendapat orang lain JAWAB 6. Komitmen terhadap tugas
7. Berbagi informasi dengan teman lain 7. Konsekwen terhadap tindakan yang dilakukan
8. Bersikap toleran kepada teman lain 8. Peduli terhadap tugas
86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi 86-100 = Jika 4 kriteria terpenuhi
71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi 71-85 = Jika 3 kriteria terpenuhi
56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi 56-70 = Jika 2 kriteria terpenuhi
< 56 Jika 1 kriteria terpenuhi < 56 Jika 1 kriteria terpenuhi

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


PENILAIAN LAPORAN P R O J E C T W O R K (PRESENTASI)

KETERAMPILAN YANG DIAMATI

Hal-hal yang
Sudah Kerjasama
NO NAMA Praktik diperhatikan saat
membuat didalam
melakukan welcoming guest Materi yang
conversation menjawab
conversation disampaikan
on welcoming pertanyaan
guest welcoming
guest

86-100

86-100

86-100

86-100

86-100
71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70

71-85

56-70
<56

<56

<56
<56

<56
1
2
3
4
5
6
7
8
9

NILAI
NILAI PEMENUHAN KRITERIA
86-100 5 Kriteria terpenuhi secara sempurna
71-85 4 Kriteria terpenuhi tetapi tetapi 1 kriteria kurang sempurna
56-70 3 Kriteria terpenuhi tetapi 2 kriteria kurang sempurna
< 56 Hanya 2 kriteria terpenuhi atau kurang dari 2
Risa Pertiwi, S.Tr Par.
ASESMEN
KOGNITIF

Identifikasi materi Kemungkinan


Pertanyaan Skor Rencana Tindak
yang akan Jawaban (Kategori) Lanjut
diujikan
SOP Sequences of restaurant Apakah anda bisa 1. Welcoming guest Paham Utuh Pembelajaran dapat
services menyebutkan SOP 2. Sitting the guest dilanjutkan ke unit
Sequences of restaurant 3. Unfolding napkin berikutnya.
services 4. Pouring water
5. Serving bread
6. Presenting menu
7. Taking order / repeat
order
8. Serving aperttif drink
/ drink beverage
9. Convey to the kitchen
10. Presenting appetizer
11. Clear up and
presenting
maincourse
12. Clear up and
crumbing down
13. Presenting dessert
14. Clear up and asking
coffee
15. Billing
16. Farewell / giving
magic word

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Lembar Asesmen Non Kognitif

1. Bagaimana kabar anda hari ini?

2. Apakah anda sudah siap untuk mengikuti pembelajaran hari ini

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

NAMA PESERTA DIDIK :


KELAS :
NO ABSEN :
A. ELEMEN : Food & Beverage service

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN : Pada akhir fase F, peserta didik mampu melaksanakan


tugas menyediakan layanan makanan dan minuman
C. TUJUAN PEMBELAJARAN : Memahami sequences of restaurant service

D. Materi

Pelayanan adalah upaya maksimal yang diberikan oleh petugas pelayanan dari sebuah perusahaan industri untuk
memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan sehingga tercapai kepuasan (Sugiarto, 2002).
Prosedur pelayanan di restoran:
1. Greeting the guest: Tamu memasuki restoran dan disambut dengan ramah oleh hostess restaurant atau
restaurant receptionist.
2. Escorting and Sitting the guest: Tamu diantar pada meja yang telah dipesan atau disukai, atau sama sekali
belum memesan tempat kemudian membantu menarik kursi ketika akan duduk dan membukakan guest napkin
3. Presenting the menu/taking order: waiter memberikan daftar menu dari sisi kiri tamu, sambil membantu tamu
jika mengalami kesulitan terhadap menu yang ditawarkan dan mencatat pesanan tamu (take order) selanjutnya
diberikan pada bagian terkait.
4. Serving bread and butter: Sajikan roti dan mentega sebagai makanan pendamping.
5. Adjustment: Waiter melakukan clear up atau mengganti peralatan makan dan disesuikan dengan menu yang
dipesan oleh tamu.
6. Serving the food: Menyajikan hidangan menu sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.
7. Clear up: Clear up adalah proses mengambil peralatan yang kotor setelah tamu selesai makan. Pada saat
hidangan dessert akan dikeluarkan waiter mengambil peralatan yang tidak digunakan lagi seperti ashtray, B&B
plate, wine glass.
8. Crumbing down: Crumbing down adalah proses membersihkan meja makan dari kotoran setelah proses clear
up dilakukan
9. Presenting coffee or tea: Setelah hidangan dessert selesai disantap waiter menawarkan tea or coffee dan bagian
sommelier menawarkan minuman setelah selesai makan (after meal drink).
10. Presenting the bill: Sebelum memberikan bill waiter menanyakan komentar tamu mengenai pelayanan, cita
rasa hidangan dan minuman sebagai tolak ukur mengembangan dan perbaikan dimasa depan yang disesuaikan
dengan keinginan pelanggan. Kemudian captain waiter memberikan tagihan (bill) menggunakan check tray atau
bill order.
11. Bid Forewell: Selesai pembayaran captain siap membantu menarik kursi pada saat tamu akan berdiri sambil
mengucapkan terima kasih.
12. Table setting: Begitu tamu meninggalkan maja makan maka waitersegera melakukan table setting kembali
agar meja dapat dipakai kembali jika ada tamu.
Adapun jenis dan pelayanan makanan dan minuman dibedakan menjadi emapat macam yaitu:
1. Table service Suatu sistem pelayanan dimana tamu duduk di kursi menghadap meja makan.Kemudian
makanan dan minuman diantarkan dan disajikan. Table service ini umumnya dibedakan menjadi 4 kategori yaitu:
a. American service (sistem pelayanan ala Amerika). Mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai berikut:  Sifat
pelayanannya sederhana, tidak resmi, dan cepat.  Makanan sudah siap ditata dan diatur di atas piring. 

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Disajikan kepada tamu dari sebelah kiri.  Piring kotor diangkat dari sebelah kanan.
b. English service (sistem pelayanan ala Inggris). Pelayanan ini digunakan oleh keluarga bangsawan di Inggris.
Makanan tersedia di meja dan diatur oleh nyonya rumah dalam piring dan dihidangkan kepada tamunya dan
nyonya rumah tersebut biasa disebut hostess. Jadi, service ini banyak digunakan di rumah tangga. Contoh yang
paling umum adalah jika ada yang berulang tahun, maka yang berulang tahun akan memotong kue dan langsung
memberikannya kepada tamu.
c. French service French service adalah suatu tipe pelayanan yang sifatnya formal/resmi. Awalnya pelayanan ini
digunakan untuk tamu bangsawan. Sekarang ini disukai untuk orang yang ingin mendapatkan pelayanan yang
mewah. Makanan satu persatu datang dari dapur dan setibanya di ruang restaurant dimatangkan dekat tamu
dengan menggunakan ”range oven atau rechaud oven”. Setelah matang ditata atau disusun di atas oval platter
dengan menggunakan guerdion dan dihias dengan hiasan yang baik kemudian satu persatu hidangan tersebut
ditawarkan oleh waiter secara berurutan kepada tamu. Pelayanan jenis ini mempunyai ciri menyajikan makanan
utama secara utuh. Bila tamu telah memilih bagian dari hidangan makanan yang disukai, kemudian dipotong
oleh waiter yang telah ahli serta disajikan langsung ke atas piring tamu, yang terbuat dari peralatan service serta
dekorasi yang baik dan mahal.
d. Russian service Pelayanan jenis ini sering disebut juga dengan modified french service karena dalam beberapa
hal mempunyai kesamaan dengan french service. Pelayanan ala rusia sifatnya sangat formal, mewah dan para
tamu merasa mendapatkan perhatian yang luar biasa dari petugas. Perbedaan yang menonjol antara rusian dengan
french adalah:
 Russian service memerlukan seorang waiter, sedangkan French service memerlukan dua orang waiter.
 Makanan yang disajikan pada russian service disiapkan sepenuhnya di dapur, sedangkan french service
sebagian disiapkan di dapur dan di restoran.

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Alat dan Bahan
Smartphone dan jaringan internet

Langkah-langkah Kegiatan
1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dan tiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa
2. Masing-masing kelompok mendiskusikan SOP Sequences of restaurant services yang ada di
hotel
3. Masing-masing kelompok menentukan SOP Sequences of restaurant services
4. Masing-masing kelompok mendiskusikan SOP Sequences of restaurant services dan
membuat langkah- langkahnya dalam bentuk video untuk dipresentasikan
5. Masing-masing kelompok mempresentasikan SOP Sequences of restaurant services yang ada
di hotel

Pertanyaan
1. Berdasarkan paparan teman kalian, jelaskan SOP yang mereka paparkan?

Jawaban:

2. Jelaskan secara singkat cara melayani tamu !

Jawaban:

3. Bisakah anda menjelaskan kembali cara melayani tamu sesuai dengan yang dipaparkan
teman kamu!

Jawaban:

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


Pengayaan dan Remidial

REMIDIAL

Jelaskan cara taking order di Restaurant dengan baik dan benar

PENGAYAAN

SILAHKAN DISIMAK VIDEO YANG TERDAPAT PADA LINK


DIBAWAH INI

https://www.youtube.com/watch?v=xPrg9C3uuBM

Risa Pertiwi, S.Tr Par.


DAFTAR PUSTAKA

Idah, Yuli Bayu Jatmiko, 2023, Food and Beverage Service (Perhotelan) : PT Lini Suara Nusantara
Ni Wayan Suwithi, dkk, 2008, Modul Akomodasi Perhotelan, Jakarta : Direktorat Pembinaan
SMK

Kementrian pendidikan indonesia 2016, Modul Guru Pembelaajar, Jakarta : Pusat Pengembangan
dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaa Kependidikan Bisnis dan Pariwisata
√ Pengertian Pariwisata : Jenis, Unsur, Manfaat dan Tujuan (pengajar.co.id)Modul_Pengantar-
Pariwisata-dan-Perhotelan.pdf (bsi.ac.id)
Pengantar Industri Pariwisata : Definisi Kepariwisataan dan Pariwisata, dan Pengembangan
Pariwisata (jurnal-sdm.blogspot.com)
https://www.youtube.com/watch?v=zC4I1QQ5fes
http://pariwisata.polimdo.ac.id/wp-content/uploads/2019/02/MODUL-GABUNG.pdf

Risa Pertiwi, S.Tr Par.

Anda mungkin juga menyukai