1. Undang-Undang No.
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Memahami regulasi ini sangat penting bagi konselor SDM karena mengatur hubungan industrial, hak
dan kewajiban pekerja, serta peran konselor dalam mendukung pengembangan dan kesejahteraan
karyawan di tempat kerja. Pengetahuan tentang undang-undang ini akan membantu konselor SDM
untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan hak-hak pekerja.
2. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 7 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Konseling
Karir
Peraturan ini memberikan pedoman tentang bagaimana pelaksanaan konseling karir harus dilakukan
di lingkungan kerja. Konselor SDM perlu menguasai pedoman ini untuk memberikan bimbingan karir
yang efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta membantu karyawan dalam perencanaan
karir mereka.
3. Dasar-Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia
Prinsip-prinsip dasar manajemen SDM mencakup berbagai aspek seperti rekrutmen, seleksi,
pengembangan, dan retensi karyawan. Konselor SDM berperan penting dalam mengelola setiap
tahap dari siklus SDM ini, membantu organisasi untuk mempekerjakan, melatih, dan
mempertahankan karyawan yang berkualitas.
4. Teknik Konseling Individual dan Kelompok
Teknik konseling ini melibatkan prosedur dan pendekatan yang digunakan dalam menangani masalah
pribadi, profesional, dan interpersonal. Konselor SDM harus menguasai berbagai metode konseling,
baik untuk individu maupun kelompok, untuk efektif dalam membantu karyawan mengatasi berbagai
tantangan.
5. Pengembangan Karir dan Perencanaan SDM
Pengembangan karir dan perencanaan SDM melibatkan identifikasi bakat, penilaian kinerja, dan
penyusunan rencana pengembangan karyawan. Konselor SDM harus dapat merancang dan
mengimplementasikan rencana yang mendukung pencapaian tujuan karir karyawan serta
pengembangan profesional mereka.
6. Kesehatan Mental dan Kesejahteraan di Tempat Kerja
Konselor SDM harus memahami strategi untuk mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan
karyawan, termasuk manajemen stres, program keseimbangan kerja-hidup, dan intervensi untuk
mencegah burnout. Menjaga kesejahteraan karyawan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan
kerja yang sehat dan produktif.
7. Manajemen Konflik di Tempat Kerja
Teknik manajemen konflik mencakup metode untuk menyelesaikan perselisihan antara karyawan
atau antara karyawan dan manajemen. Konselor SDM perlu memiliki keterampilan dalam mediasi
dan negosiasi untuk mencapai solusi yang konstruktif dan menjaga harmoni di tempat kerja.
8. Etika dan Kerahasiaan dalam Konseling SDM
Prinsip etika dalam konseling SDM termasuk menjaga kerahasiaan informasi karyawan, integritas
dalam memberikan nasihat, dan objektivitas dalam menangani masalah SDM. Konselor SDM harus
memahami dan menerapkan standar etika tinggi untuk menjaga kepercayaan dan kredibilitas.
9. Penilaian Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan
Proses ini meliputi analisis gap kompetensi, identifikasi kebutuhan pelatihan, dan pengembangan
program pelatihan. Konselor SDM harus dapat melakukan penilaian yang akurat untuk merancang
program pelatihan yang relevan dan efektif untuk karyawan.
10. Kepemimpinan dan Pengembangan Tim
Prinsip kepemimpinan dan pengembangan tim mencakup bagaimana membangun tim yang solid dan
meningkatkan kinerja tim. Konselor SDM dapat berperan dalam mendukung pemimpin dalam
pengembangan tim yang efisien dan efektif.
11. Penggunaan Teknologi dalam Konseling SDM
Teknologi memainkan peran penting dalam konseling SDM, termasuk penggunaan software
manajemen karyawan, platform e-learning, dan aplikasi untuk pelacakan pengembangan karyawan.
Konselor SDM harus dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas
proses konseling.
12. Konseling dalam Perubahan Organisasi
Teknik konseling untuk membantu karyawan menavigasi perubahan organisasi, seperti restrukturisasi
atau merger, penting untuk meminimalkan resistensi dan mendukung transisi yang lancar. Konselor
SDM harus mampu membantu karyawan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tempat
kerja.
Contoh Soal Konselor SDM untuk PPPK & CPNS
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Soal: Apa peran utama konselor SDM menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan?
A. Menyusun kebijakan perusahaan terkait keselamatan kerja
B. Memastikan kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan dan mendukung kesejahteraan
karyawan
C. Mengelola anggaran perusahaan
D. Menyusun laporan keuangan bulanan
E. Mengatur jadwal liburan karyawan
Jawaban: B. Memastikan kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan dan mendukung
kesejahteraan karyawan
Penjelasan: Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 mengatur hak dan kewajiban pekerja serta
peran konselor SDM dalam mendukung kesejahteraan dan kepatuhan hukum terkait
ketenagakerjaan di tempat kerja.
2. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 7 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Konseling
Karir
Soal: Apa yang menjadi fokus utama Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 7 Tahun 2016
dalam penyelenggaraan konseling karir?
A. Pengembangan program pelatihan
B. Bimbingan karir dan pengembangan profesional karyawan
C. Penilaian kinerja karyawan
D. Pengelolaan anggaran pelatihan
E. Penyusunan laporan tahunan
Jawaban: B. Bimbingan karir dan pengembangan profesional karyawan
Penjelasan: Peraturan ini mengatur tentang pelaksanaan konseling karir di lingkungan kerja,
termasuk peran konselor dalam memberikan bimbingan karir kepada karyawan.
3. Dasar-Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia
Soal: Apa prinsip dasar dalam proses rekrutmen yang dilakukan oleh konselor SDM?
A. Memastikan karyawan baru memiliki keterampilan teknis yang tepat
B. Menilai kesesuaian calon dengan budaya perusahaan
C. Menyusun anggaran untuk rekrutmen
D. Mengatur jadwal pelatihan
E. Mengelola administrasi karyawan
Jawaban: B. Menilai kesesuaian calon dengan budaya perusahaan
Penjelasan: Prinsip dasar dalam rekrutmen melibatkan penilaian kesesuaian calon dengan
budaya perusahaan dan kebutuhan organisasi, selain keterampilan teknis.
4. Teknik Konseling Individual dan Kelompok
Soal: Teknik apa yang digunakan untuk menangani masalah interpersonal dalam konseling
kelompok?
A. Terapi individu
B. Mediasi
C. Pelatihan keterampilan teknis
D. Pengawasan langsung
E. Diskusi kelompok
Jawaban: B. Mediasi
Penjelasan: Mediasi adalah teknik yang digunakan untuk menyelesaikan konflik
interpersonal dalam konseling kelompok, membantu mencapai solusi yang konstruktif.
5. Pengembangan Karir dan Perencanaan SDM
Soal: Apa langkah pertama dalam proses perencanaan karir yang dilakukan oleh konselor
SDM?
A. Penilaian kinerja
B. Identifikasi bakat dan minat karyawan
C. Penyusunan rencana pelatihan
D. Pengaturan anggaran karir
E. Evaluasi program pelatihan
Jawaban: B. Identifikasi bakat dan minat karyawan
Penjelasan: Identifikasi bakat dan minat karyawan merupakan langkah awal dalam
perencanaan karir yang memungkinkan konselor untuk menyusun rencana pengembangan
yang sesuai.
6. Kesehatan Mental dan Kesejahteraan di Tempat Kerja
Soal: Strategi apa yang dapat digunakan untuk mendukung kesehatan mental karyawan di
tempat kerja?
A. Menyusun jadwal kerja yang fleksibel
B. Menyediakan program keseimbangan kerja-hidup
C. Mengurangi jumlah rapat tim
D. Mengatur ruang kerja yang lebih besar
E. Menyediakan program bonus
Jawaban: B. Menyediakan program keseimbangan kerja-hidup
Penjelasan: Program keseimbangan kerja-hidup membantu mendukung kesehatan mental
karyawan dengan mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
7. Manajemen Konflik di Tempat Kerja
Soal: Teknik apa yang digunakan untuk menyelesaikan perselisihan antara karyawan?
A. Evaluasi kinerja
B. Mediasi
C. Rotasi kerja
D. Pengawasan ketat
E. Peringatan resmi
Jawaban: B. Mediasi
Penjelasan: Mediasi adalah teknik yang efektif dalam menyelesaikan perselisihan antara
karyawan dengan mencari solusi yang diterima oleh semua pihak.
8. Etika dan Kerahasiaan dalam Konseling SDM
Soal: Prinsip etika apa yang harus dijaga oleh konselor SDM dalam proses konseling?
A. Kerahasiaan informasi karyawan
B. Keterampilan teknis yang tinggi
C. Penggunaan teknologi terbaru
D. Kepemimpinan yang kuat
E. Penilaian kinerja yang adil
Jawaban: A. Kerahasiaan informasi karyawan
Penjelasan: Menjaga kerahasiaan informasi karyawan adalah prinsip etika utama yang harus
diikuti oleh konselor SDM untuk menjaga kepercayaan dan integritas.
9. Penilaian Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan
Soal: Apa langkah pertama dalam penilaian kebutuhan pelatihan?
A. Penyusunan program pelatihan
B. Identifikasi kebutuhan pelatihan
C. Penilaian kinerja
D. Pengaturan jadwal pelatihan
E. Evaluasi efektivitas pelatihan
Jawaban: B. Identifikasi kebutuhan pelatihan
Penjelasan: Identifikasi kebutuhan pelatihan adalah langkah awal dalam menentukan
program pelatihan yang relevan dan efektif bagi karyawan.
10. Kepemimpinan dan Pengembangan Tim
Soal: Apa prinsip utama dalam pengembangan tim yang efektif?
A. Menyusun anggaran tim
B. Meningkatkan keterampilan teknis tim
C. Membangun komunikasi dan kerjasama yang solid
D. Mengurangi jumlah anggota tim
E. Menyusun strategi pemasaran
Jawaban: C. Membangun komunikasi dan kerjasama yang solid
Penjelasan: Membangun komunikasi dan kerjasama yang solid adalah prinsip utama dalam
pengembangan tim yang efektif, yang membantu meningkatkan kinerja dan produktivitas
tim.
11. Penggunaan Teknologi dalam Konseling SDM
Soal: Apa manfaat utama dari penggunaan software manajemen karyawan dalam konseling
SDM?
A. Meningkatkan komunikasi antar karyawan
B. Menyediakan data analitik untuk pengambilan keputusan
C. Mengurangi biaya pelatihan
D. Mempercepat proses rekrutmen
E. Mengurangi jumlah rapat tim
Jawaban: B. Menyediakan data analitik untuk pengambilan keputusan
Penjelasan: Software manajemen karyawan menyediakan data analitik yang membantu
konselor SDM dalam membuat keputusan yang lebih informasional mengenai
pengembangan karyawan dan kebutuhan organisasi.
12. Konseling dalam Perubahan Organisasi
Soal: Teknik konseling apa yang dapat digunakan untuk membantu karyawan menavigasi
restrukturisasi organisasi?
A. Pelatihan keterampilan teknis
B. Konseling karir dan dukungan emosional
C. Penilaian kinerja
D. Pengawasan langsung
E. Diskusi kelompok
Jawaban: B. Konseling karir dan dukungan emosional
Penjelasan: Konseling karir dan dukungan emosional membantu karyawan dalam
menyesuaikan diri dengan perubahan organisasi dan mengurangi resistensi terhadap
perubahan.
13. Dasar-Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia
Soal: Apa peran konselor SDM dalam proses seleksi dan rekrutmen karyawan?
A. Menyusun strategi pemasaran
B. Mengidentifikasi dan menilai calon yang sesuai dengan kebutuhan organisasi
C. Mengatur jadwal liburan
D. Menyusun anggaran rekrutmen
E. Mengelola administrasi karyawan
Jawaban: B. Mengidentifikasi dan menilai calon yang sesuai dengan kebutuhan organisasi
Penjelasan: Konselor SDM bertanggung jawab untuk menilai calon karyawan dan
memastikan mereka sesuai dengan kebutuhan dan budaya organisasi.
14. Teknik Konseling Individual dan Kelompok
Soal: Teknik apa yang digunakan untuk mengatasi masalah pribadi karyawan dalam konseling
individu?
A. Mediasi
B. Konseling terapi
C. Pelatihan keterampilan
D. Diskusi kelompok
E. Evaluasi kinerja
Jawaban: B. Konseling terapi
Penjelasan: Konseling terapi adalah teknik yang digunakan untuk menangani masalah pribadi
yang dihadapi karyawan secara individu dan memberikan dukungan emosional.
15. Kesehatan Mental dan Kesejahteraan di Tempat Kerja
Soal: Program apa yang dapat membantu mencegah burnout di tempat kerja?
A. Program penghargaan karyawan
B. Program keseimbangan kerja-hidup dan manajemen stres
C. Program pelatihan keterampilan
D. Program rotasi kerja
E. Program insentif finansial
Jawaban: B. Program keseimbangan kerja-hidup dan manajemen stres
Penjelasan: Program keseimbangan kerja-hidup dan manajemen stres dirancang untuk
mengurangi burnout dengan memberikan dukungan dan teknik untuk mengelola stres di
tempat kerja.
16. Manajemen Konflik di Tempat Kerja
Soal: Apa langkah pertama dalam menangani konflik antar karyawan?
A. Memberikan sanksi kepada pihak yang bersalah
B. Mengabaikan masalah
C. Mengadakan mediasi untuk mendengarkan kedua belah pihak
D. Mengatur jadwal ulang tugas
E. Menyusun rencana kerja baru
Jawaban: C. Mengadakan mediasi untuk mendengarkan kedua belah pihak
Penjelasan: Langkah pertama dalam menangani konflik adalah mengadakan mediasi untuk
memahami masalah dari kedua belah pihak dan mencari solusi bersama.
17. Etika dan Kerahasiaan dalam Konseling SDM
Soal: Apa yang harus dilakukan konselor SDM jika menghadapi konflik kepentingan dalam
proses konseling?
A. Mengabaikan konflik kepentingan
B. Mengungkapkan kepada semua pihak terkait
C. Mengambil keputusan yang menguntungkan salah satu pihak
D. Menjaga kerahasiaan dan objektivitas dalam konseling
E. Menunda proses konseling
Jawaban: D. Menjaga kerahasiaan dan objektivitas dalam konseling
Penjelasan: Konselor SDM harus menjaga kerahasiaan dan objektivitas untuk menghindari
konflik kepentingan dan memastikan konseling dilakukan dengan adil.
18. Penilaian Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan
Soal: Apa metode yang dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan?
A. Pengumpulan umpan balik dari peserta pelatihan
B. Menyusun anggaran pelatihan
C. Menetapkan jadwal pelatihan
D. Melakukan survei kepuasan kerja
E. Mengatur sesi tanya jawab
Jawaban: A. Pengumpulan umpan balik dari peserta pelatihan
Penjelasan: Pengumpulan umpan balik dari peserta pelatihan membantu mengevaluasi
efektivitas program dan menentukan area yang perlu diperbaiki.
19. Kepemimpinan dan Pengembangan Tim
Soal: Apa yang harus diperhatikan konselor SDM saat mendukung pengembangan tim?
A. Menyusun rencana anggaran tim
B. Membangun keterampilan komunikasi dan kerjasama dalam tim
C. Mengurangi jumlah anggota tim
D. Mengatur jadwal rapat tim
E. Mengelola administrasi tim
Jawaban: B. Membangun keterampilan komunikasi dan kerjasama dalam tim
Penjelasan: Membangun keterampilan komunikasi dan kerjasama adalah kunci untuk
pengembangan tim yang efektif dan meningkatkan kinerja tim secara
keseluruhan.
20. Konseling dalam Perubahan Organisasi
Soal: Teknik apa yang dapat digunakan untuk meminimalkan resistensi terhadap perubahan
budaya perusahaan?
A. Pelatihan keterampilan baru
B. Konseling individu dan komunikasi yang transparan
C. Rotasi posisi kerja
D. Pengurangan anggaran
E. Penambahan tunjangan
Jawaban: B. Konseling individu dan komunikasi yang transparan
Penjelasan: Konseling individu dan komunikasi yang transparan membantu karyawan
memahami dan menerima perubahan budaya perusahaan, serta meminimalkan resistensi.