0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan26 halaman

Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa Surakarta

Diunggah oleh

sitiumaisaroh876
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan26 halaman

Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa Surakarta

Diunggah oleh

sitiumaisaroh876
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN DIKLAT KEJURUAN FARMASI

DI POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA

Disusun oleh:

Nama : LAILATUS SAADAH

NIS : 232029

PROGRAM KEAHLIAN LAYANAN PENUNJANG


KEFARMASIAN KLINIS DAN KOMUNITAS
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN
TAHUN 2024/2025

i
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN DIKLAT KEJURUAN FARMASI

DI POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA

Yang dipersiapkan dan disusun oleh:

Nama : LAILATUS SAADAH

NIS : 232029

Kelas : XI LPKKK 2

Telah disahkan Pada tanggal ………………………………..

Dan dinyatakan telah memenuhi syarat

Pembimbing Diklat Kaproli Kefarmasian

Wahyu Budi Utomo, S.Farm Agus Susilo, S.Farm


NIKY. 0190700142 NIKY. 0280384117

Mengetahui
Kepala SMK Citra Medika Sragen

Nano Priyanto. SE

NIKY. 025078501

ii
KATA PENGANTAR
Assalamua’laikum Wr.Wb.
Alhamdulilah wasyakurillah segala puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah
SWT karena atas Rahmat-nya lah laporan diklat kejuruan farmasi ini dapat diselesaikan
sesuai waktu yang telah ditentukan oleh sekolah ini SMK Citra Medika Sragen. Laporan
ini berjudul ’’ Laporan Diklat Kejuran Farmasi Di Politeknik indonsa’’. Dalam penulisan
laporan ini penulis tidak terlepas dari bimbingan, namun kami menyadari bahwa
kelancaran dalam menyusun laporan ini tidak lain berkat dorongan, bantuan moril maupun
material dari berbagai pihak yang ikut adil sejak perencanaan kegiatan hingga terselesainya
penulisan laporan ini. sehingga kendala-kendala yang kami hadapi teratasi,oleh karena itu,
kami mengucapkan rasa terima kasih kepada yang terhormat;

1. Nano Priyanto,SE selaku Kepala Sekolah SMK Citra Medika Sragen


2. Agus Susilo, S.Farm selaku Kaproli Farmasi Di SMK Citra Medika Sragen
3. Wahyu Budi Utomo, S.Farm selaku guru pembimbing
4. Kepada Dosen-dosen di Politeknik Indonusa Surakarta yang telah Membimbing
kami selama diklat dilaksanakan
5. Guru – guru di SMK Citra Medika sragen
6. Orang tua tercinta atas Do’a

Segala kesempurnaan hanyalah milik allah SWT, penulis sebagai hambanya menyadari
bahwa dalam Menyusun laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sebagai
penulis dengan segela kerendaham hati sudilah kiranya para pembaca terutama kepada
guru-guru untuk tidak segan-segan memberikan saran yang baik guna ksempurnaan Buku
Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa sangat mengharapkn kritik dan
saran yang sifatnya membangun guna untuk perbaikan Laporan ini. Akhir kata, semoga
Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa yang penulis buat ini dapat
bermanfaat bagi pembaca dan bapak/ibu guru di SMK Citra Medika Sragen.

Wassalamu’alaikum Wr.

Sragen, Oktober 2024

Lailatus saadah

iii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .................................................................I

LEMBAR PENGESAHAN ...................................................... II

KATA PENGANTAR ............................................................. III

DAFTAR ISI ............................................................................. 1

BAB I ........................................................................................ 2

PENDAHULUAN .................................................................... 2

A. LATAR BELAKANG.......................................................... 2

B. TUJUAN .............................................................................. 3

C. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN ...................... 3

BAB II ....................................................................................... 4

LAPORAN KEGIATAN .......................................................... 4

A. HARI / TANGGAL / JAM ................................................. 4

B. PEMBICARA DIKLAT ...................................................... 5

C. TUGAS ................................................................................ 6

D. RESPONSI DAN HASILNYA .......................................... 14

E. REMIDI .............................................................................. 18

BAB III .................................................................................... 19

A. KESIMPULAN ................................................................... 19

B. SARAN ............................................................................... 19

- SMK CITRA MEDIKA SRAGEN ........................................ 19

- POLITEKNIK INDONUSA .................................................. 19

DAFTAR PUSTAKA .............................................................. 20

LAMPIRAN ............................................................................. 21

1
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Seiring terjadinya waktu dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan
teknologi yang semakin pesat, tingkat perhatian masyarakat terhadap pelayanan kesehatan
khususnya dibidang kefarmasian, maka dituntut juga kemampuan dan kecakapan para
petugas dalam rangka mengatasi permasalahan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan
pelayanan kefarmasian kepada masyarakat. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi dunia
kefarmasian khususnya saya yang berkecimpung dalam bidang kefarmasian juga merasa
tertantang sekali dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Dengan meningkatkan derajat Kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab


pemerintah dan tenaga kerja Kesehatan saja, tetapi tanggung jawab bersama yang
memilikihak dan potensi untuk mengenal dan mengatasi masalah kesehatan yang ada di
lingkungan. Dengan demikian pada dasarnya kaitan tugas pekerjaan farmasi dalam
melangsungkan berbagai proses kefarmasian, bukannya sekedar membuat obat, melainkan
juga menjamin serta meyakinkan bahwa produk kefarmasian yang diselenggarakan adalah
bagian yang tidak terpisahkan dari proses penyembuhan penyakit yang diderita pasien.

Untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada di lingkungan kita maka pihak Sekolah
Menengah Kejuruan Citra Medika Sragen memberikan kesempatan kepada siswa-siswi
SMK Citra Medika Sragen untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan siswa di
bekali dengan materi Pendidikan umum, pengetahuan dasar kefarmasian serta teori dan
ketrampilan dasar kejuruan farmasi. Para siswa diberi kesempatan menimba ilmu di
kampus politeknik indonusa Surakarta kampus 2 yang bergerak dibidang kefarmasian yang
sesuai dengan kompetensi yang telah diberikan disekolah

Pada dasarnya kegiatan ini merupakan kegiatan pelatihan di Kampus Politeknik


Indonusa yang dirancang untuk memberikan pengalaman, pengetahuan, dan keahlian
praktis kepada siswa khususnya mengenai obat-obatan bagi SMK Farmasi. Harapan utama
dari kegiatan diklat yaitu dapat meningkatkan keahlian profesi farmasi meningkatkan
Kualitas sesuai tuntutan

2
kebutuhan usaha/industri, meliputi; Kemampuan, motivasi, disiplin, inisiatif dan kreatif.

B. TUJUAN
Tujuan umum;
a. Menghasilkan lulusan yang professional, berkualitas, disiplin dan memiliki kualitas
berstandar global dengan mengembangkan ketrampilan hardskilll
b. dan softskilll.
c. Menghasilkan penelitian yang berkualitas dengan penuh rasa tanggung
d. jawab, mengupayakan dan mengembangkan hasil-hasil penelitian melalui
e. publikasi Nasional maupun Internasional.
f. Menghasilkan Kerjasama yang bermutu sehingga dapat memperluas
g. jejaring network secara berkesinambungan.

Tujuan khusus;

a. Meningkatkan mutu peserta didik untuk menjadi tenaga kesehatan yang berkualitas.
b. Mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kepedulian
c. terhadap lingkungan hidup, dengan secara aktif turut memelihara dan
d. melestarikan lingkungan hidup, serta memanfaatkan sumber daya alam
e. secara efektif dan efisien demi kelanjutan ilmu perabotan di masa yang
f. akan dating nantinya.
g. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan praktikum yang dapat
h. menunjang kemampuan siswa untuk dapat bersaing di pusat kerja
i. maupun universitas.

C. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN

1) Tempat utama : Politeknik Indonusa Surakarta Kampus 2

2) Waktu : Hari senin tanggal 9 – 14 september 2024

3
BAB II

LAPORAN KEGIATAN

A. HARI / TANGGAL / JAM


Tabel 2.1. jadwal kegiatan

Hari Jam Materi Fasilitator

Senin,9 08.30 1.Penyerahan dan Pembukaan diklat


1. Apt. Iin Suhesti, M.Farm

september 14.00 2.Perkenalan kampus 2. Anik Kurniawati, SE

2024 3.Pretest 3.Siti Anifaturrohmah,A.Md.Farm

4.Pengenalan Alat Lab.biologi 4. Umar Afandi, A.Md.Farm

Selasa,10 08.00 1.Pelayanan Informasi obat 1. Listyana Dewi Prastiwi, M.Farm

september 15.00 2.Teori Ilmu resep 2. Apt. Yunita Dian P, M.Farm

2024 3.MateriSediaan 3. Apt. Ester Dwi Antari, M.Farm

Farmasi

Rabu, 11 13.00 1. Praktik sediaan Farmasi 1. Purwaningsih, S.Farm

september 16.00 (Lab.Farmasetika) 2. Diyan Sakti, M.Farm

2024 2. Outing class

Kamis,12 08.00 1.Spesialit Alat Kesehatan 1. Apt. Vania Santika, M.Pharm

september 16.00 2.Materi Obat Tradisional 2. Aptika Oktaviana TD, M.Si

2024 3.Praktik Ilmu Resep 3. Listyana Dewi Prasriwi, M.Farm

4. Purwaningsih, S.Farm

4
Jumat, 13 08.00 1.Materi Manajemen Farmasi 1. Apt.Iin Suhesti, M.Farm
2. Istiara Subekti, S.Farm
september 16.00 2.Praktik Obat Tradisional

2024

Sabtu,14 08.00 1. Post Test 1. Siti Anifaturrohmah, A.Md.Farm

september 10.30 2 Penutupan dan Foto bersama

2024

B. PEMBICARA DIKLAT
Tabel 2.2 pembicara diklat dan materi
No PEMBICARA MATERI

1. Listyana Dewi Prastiwi, M.Farm Pelayanan informasi obat

2. Apt. Yunita Dian P , M.Farm Teori ilmu resep

3. Apt. Ester Dwi Antari,, M.Farm Materi sediaan farmasi

4. Diyan Sakti, M.Farm Outing class (Kampus 1 POLINUS)

5. Apt. Vania Santika, M.Pharm. Sci Spesialit alat kesehatan

6. Aptika Oktaviana TD, M.Si Materi obat tradisional

7. Apt. Iin Suhesti, M.Farm Materi Manajemen farmasi

8. Purwaningsih, S.Farm Praktik ilmu resep

9. Istiara Subekti, S.Farm Praktik obat tradisional

10. Dewa Setiya Pambudi, A,Md.Farm Pengenalan alat lab

11. Anik Kurniawati, SE Perkenalan kampus

5
C. TUGAS
1. PERHITUNGAN RESEP
Tabel 2.3 resep
dr. Gunawan
SIP.87654/JTG – DU/2014
Jln.Melati No. 01 Solo
Telp. 5656578

R/ Methilprednisolone 2 mg

CTM 4 mg
m.f Caps d t d No VI
S.t.d.d caps I

R/ Gentamycin salp No. I


S.t.d.d u.e

R/ Paracetamol tab No. X


S.p.r.n tab I

Nama : Ny. Wiwien


Alamat : Gajahan

1. KELENGKAPAN RESEP
- tidak ada umur pasien

6
2. PERHITUNGAN DOSIS
- Methilprednisolone
Ds = 1h 4 – 48 mg
Pmr = 1xp = 2 mg
- 1h = 2mg x 3 = 6 mg

- CTM
Ds = 3 – 4x sehari 1 tablet
- 1xp = 1 tab = 4 mg
Pmr = 1xp = 4 mg
- 1h = 4mg x 3
i. = 12 mg

- Paracetamol
Ds = 3 – 4x sehari , 1 – 2 tab
Pmr = 1xp = 1 tab
i. 1h = 1x3 = 3 tab

3. PENIMBANGAN BAHAN
- Methilprednisolone = 2 x 6
1. = 12 mg : 4 x 1 tab
2. = 3 tab
3. CTM = 4mg x 1 tab
- = 24 mg : 4 mg x 1 tab
- = 6 tab

- Gentamycin = 1 tube
- Paracetamol = 10 tab

4. PERHITUNGAN HARGA
= Harga obat + Margin + Tuslah + Embalase + Kapsul / Kertas puyer
Keterangan = Harga obat termasuk Ppn
Margin = Keuntungan ( 20 – 30 % )

7
Tuslah & jasa meracik = ( Rp 2.000 / resep )
Embalase = plastik @ 1.000
Kapsul & kertas puyer = @ 100

a. Methilprednisolone = 3 tab x Rp 1.000 = Rp 3.000


b. CTM = 6 tab x Rp 1.000 = Rp 6.000
c. Gentamycin salp = 1 tube x Rp 10.000 = Rp 10.000
d. Paracetmol tab = 10 tab x Rp 1.000 = Rp 10.000

5. TOTAL JUMLAH HARGA = Rp 29.000 x 1.3 = 37.700


i. Tuslah 3 resep/ = Rp 6.000
ii. Embalase 3 resep/ = Rp 3.000
iii. Kapsul 6 = 6.00
a. = 47.300
6. KEUNTUNGAN
= 100% + 30%
= 29.000 x 1.3 = 37.700
= 29.000 x 0.3 = 8.70

8
2. Alat dan gambar
Tabel 2.4 alat dan gambar

No Nama Alat Gambar Fungsi

1. Gelas beker / Dapat digunakan sebagai

Gelas kimia tempat larutan dan dapat

untuk memanaskan larutan

2. Erlenmeyer Dapat digunakan untuk

Tempat larutan dan juga

dapat membuat

larutan dengan cara digoyang

3. Labu takar Digunakan untuk membuat

larutan standar sesuai dengan

ukuran yang tertera dalam alat

4. Statif Digunakan untuk menopang

dan menjaga posisi stabil

peralatan laboratrium seperti

tabung reaksi, erlenmeyer, dll

9
5. Klem Digunakan sebagai

Penyanggadari berbagai

macam alat yang

ada di laboratrium

6. Buret Digunakan untuk mengambil

larutan dan mengukur volume

larutan pada berbagai skala /

ukuran dengan ketelitian

tinggi

7. Gelas ukur Digunakan untuk mengambil

larutan sirup simplex / alkohol

dengan satuan ml

8. Pipet volume Digunakan untuk mengambil

larutan dengan volume tinggi

tertentu dengan tepat

10
9. Bola hisap karet Digunakan untuk membantu

mengambil larutan kimia yang

berbahaya dengan cara

disambungkan dengan pipet ukur

atau pipet volume

10. Pipet tetes Digunakan untuk mengambil

larutan dengan jumlah tetes

CARA MEMBUAT LULUR KOPI

1) Campurkan ½ gelas bubuk kopi, 2 sendok makan air hangat


2) Aduk hingga berbentuk menyerupai pasta
3) oleskan lulur kopi tersebut pada kulit dengan gerakan memutar
4) bilas kulit hingga bersih menggunakan air

11
CARA PEMBUATAN EMULSI

ada 3 metode yaitu:

1. Metode Continental
Pada metode ini, zat pengemulsi atau zat pencampur akan dicampurkan ke dalam
minyak. Setelah zat nya tercampur, minyak tersebut akan dicampur dengan air secara
perlahan. Hal ini bertujuan sebagai pembentukan corpus emulsi. Setelah itu minyak
akan diaduk dan diencerkan dengan air yang telah tersisa
2. Metode Inggris
Untuk metode inggris ini, zat pengemulsi akan lebih dulu masuk ke dalam air. Hal ini
bertujuan agar air membentuk suatu mucilago (polimer alam).Setelah itu, minyak akan
dengan perlahan-lahan dimasukkan ke atas air untuk bersatu dan membentuk emulsi.
Setelah minyak bersatu dengan air, barulah kedua cairan tersebut diencerkan lagi
dengan sisa air yang ada.
3. Metode Botol
Metode botol ini cocok menjadi metode saat minyak menguap. Minyak yang sudah
mengalami proses penguapan akan melepas zat-zat yang mempunyai viskositas yang
rendah.Hal ini akan menyebabkan minyak akan kehilangan kekentalannya. Setelah itu,
minyak dan pengemulsi akan bersama-sama dimasukkan ke dalam satu botol kering
sebelum air. Setelah ketiga zat tercampur, botol akan dikocok keras sampai kedua zat
tersebut bergabung.

CARA PEMBUATAN SUPPOSITORIA MANUAL

-Zat aktif / bahan aktif= aminoffili

Basis suppositoria= Cera flava dan oleum Cacao

1) Buka alat suppositoria dan oleskan paraffin cair ke masing - masing cetakan kemudia
rapikan kembali cetakan
2) panaskan Cera flava diatas pemanas air hingga melelehsetelah itu tambahkan oleum
Cacao dan tunggu hingga meleleh gerus aminophylin dan masukan zat aktif tsb kedalam
campuran bahan suppo diaduk hingga homogen
3) setelah homogen masukan kedalam cetakan suppo dan dinginkan didalam

12
lemari es pada suhu 7-10° selama 30 menit
4) setelah 30 menit buka cetakan suppo dan ambil sediaan suppo
5) rapikan bentuk suppo dan bungkus menggunakan aluminium foil

CARA PEMBUATAN INFUSA

1) mencampur simplisia dengan kehalusan yang sesuai dengan


air
2) secukupnya, panaskan di atas tangas air selama 15 menit
3) terhitung mulai suhu mencapai 90 derajat celcius sambil
sesekali diaduk.
4) Serkai selagi panas melalui atau dengan menggunakan kain
flanel,
5) serta tambahkan air panas secukupnya melalui ampas hingga
diperoleh
6) folume infus yang dikehendaki

CARA PEMBUATAN BALSEM

1) Ukur minyak dan lilin lebah ke dalam toples kaca kecil.


2) Campuran 1sdt lilin lebah dan 2 sdm mentega kelapa
3) Panaskan toples dalam microwave selama 20 detik.
4) Tambahkan minyak esensial ke dalam stoples.
5) Aduk dengan tusuk gigi untuk mendistribusikan minyak
esensial secara merata.
6) Biarkan balsem mendingin hingga mencapai suhu ruangan.
Gunakan dalam jangka waktu 6 bulan hingga satu tahun untuk
mencegah minyaknya hilang.

CARA PEMBUATAN SUSPENSI

1) PGS 2g + air 14ml di tambah amoxillin.


2) Di aduk di tambah sirup simplex di aduk homogen.

13
3) Di aduk masukkan dalam botol 100ml.

2.4 RESPONSI DAN HASILNYA


POST TEST
1) Fungsi gom arab pada emulsi
Jawaban : menstabilkan emulsi minyak dalam air pada berbagai macam pH , suhu Dan
kekuatan ionic
2) Suspensi adalah
Jawaban : sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak Larut
terdispersi dalam cairan pembawa
3) Infusa adalah
Jawaban : sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada
suhu 90 derajat C selama 15 menit
4) Suppositoria adalah
Jawaban : sediaan padat yang diberikan melalui rectal , vaginal atau uretra umumnya
Meleleh, melunak atau melarut pada suhu tubuh
5) Obat tradisional adalah
Jawaban : obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa tumbuhan,Bahan
hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari Bahan tersebut yang
secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan
6) Sediaan yang digunakan untuk obat gosok
Jawaban : balsam
7) Jamu adalah
Jawaban : minuman tradisional herbal yang berasal dari Indonesia yang dibuat dari rempah
– rempah , akar, kulit kayu, daun, biji – bijian
8) Apa arti S.ue
Jawaban : signa usus externus = tandai / tulis untuk obat luar
9) Apa arti S.prn
Jawaban : signa pro re nata = tandai / tulis bila diperlukan
10) Apa arti S. bdd cth 1
Jawaban : signa bis de die cochlear thea uno = tandai / tulis dua kali sehari 1 sendok teh
11) Khasiat jahe

14
Jawaban : meredakan mual, meredakan nyeri haid , menjaga berat badan ideal membantu
mencegah penuaan dini.
12) .Khasiat temulawak
Jawaban : memperkuat imunitas tubuh , mencegah dan mengatasi iritasi, mengatasi
gangguan pencernaan , menjaga Kesehatan fungsi hati , mengendalikan kadar gula darah
13) Obat herbal terstandar adalah
Jawaban : sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnyasecara
ilmiah dengan uji praklinik (pada hewan percobaan) dan bahan bakunya telah
distandarisasi
14) Buku yang digunakan untuk mencatat barang yang habis stocknya adalah
Jawaban : buku stok barang
15) HPP kepanjangan dari
Jawaban : harga pokok penjualan
16) HJA kepanjangan dari
Jawaban : harga jual apotek
17) PBF adalah
Jawaban : pedagang besar farmasi
18) Nama latin jahe
Jawaban : zingiber officinale
19) Apa nama alat Kesehatan ini

Gambar 2.1 warm water zak


Jawaban : warm water zak
20) Apa nama alat kesehatan ini

15
Gambar 2.2 windring/ air cushion

Jawaban : windring / air cushion

21) Jelaskan nama dan fungsi dari alat – alat lab ini
A.

Gambar 2.3 labu takar

Jawaban : labu takar berfungsi untuk membuat larutan standar sesuai dengan ukuran yang
tertera dalam alat

B.

Gambar 2.4 erlenmeyer

Jawaban : Erlenmeyer berfungsi untuk tempat larutan dan juga dapat membuat larutan
dengan cara digoyang

16
C.

Gambar 2.5 pipet volume

Jawaban : pipet volume berfungsi untuk mengambil larutan dengan volume tinggi
tertentu dengan tepat

22) Apa fungsi alat Kesehatan ini

Gambar 2.6 colostomy bag

Jawaban : panampung feces pada pasien yang terpasang anus praeter

23) Apa fungsi alat ini

Gambar 2.7 urinal

Jawaban : menampung urin yang dikhususkan untuk Wanita

17
24) Apa nama alat kesehatan ini

Gambar 2.8 paratus

Jawaban : paratus

E. REMIDI
Tidak ada remidi

18
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Setelah diadakannya Kegiatan Diklat Di Politeknik Indonusa Surakarta, penulis dapat
menyimpulkan poin-poin penting selama pembelajaran, antara lain:
1) Mengetahui cara pembuatan sediaan.
2) .Mengetahui cara pembuatan infusa.
3) Mengetahui cara pembuatan copy resep.
4) Mengetahui cara pembuatan suppositoria.
5) Mengetahu cara pembuatan emulsi.
6) Mengetahui cara pembuatan minyak kayu putih.

B. SARAN
1. Untuk Politeknik indonusa
a) Diharapkan kondisi tempat lebih kondusif
b) Diharapkan diklat pada tahun berikutnya lebih
maksimal dalam mempersiapkan tempat

2. Untuk SMK Citra Medika


a) Diharapkan semua pelayanan fasilitas dapat dimaksimalkan
b) Diharapkan dalam pemilihan wisma bisa ditingkatkandan pengawasan wisma lebih
ditingkatkan lagi

19
DAFTAR PUSTAKA

Fimela, ( 2020) ,cara membuat lulur kopi


https://www.fimela.com/beauty/read/5216859/5-cara-membuat-lulur-kopiuntuk-
mencerahkan-dan-melembutkan-kulit. Diakses pada tanggal 25 Februari 2023 pada pukul
13.00 Wib

Lemari asam, ( 2015), Cara pembuatan aquadest, https://www.lemariasam.id/aquades/.


Diakses pada tanggal 4 April 2017 pada pukul 17.25 Wib

Kompasiana, (2021), cara pembuatan minyak telon rumahan ,


https://www.kompasiana.com/amrinafauziah1488/60d0dc14bb448608c72c82f2minyak
telon-rumahan-dengan-efek-menenangkan-serta-terbukti-mengatasi-perut-kembung.
Diakses pada tanggal 22 Juni 2021 pada pukul 01.36 Wib

20
LAMPIRAN

Lampiran 1.1 pengenalan alat lab

Lampiran 1.2 praktik pembuataan lulur

21
Lampiran 1.3 praktik pembuatan sediaan emulsi

Lampiran 1.4 suasana pembelajaran di kelas

22
\
Lampiran 1.5 pembukaan diklat

Lampiran 1.6 penutupan diklat dan foto bersama

23

Anda mungkin juga menyukai