Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa Surakarta
Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa Surakarta
Disusun oleh:
NIS : 232029
i
LEMBAR PENGESAHAN
NIS : 232029
Kelas : XI LPKKK 2
Mengetahui
Kepala SMK Citra Medika Sragen
Nano Priyanto. SE
NIKY. 025078501
ii
KATA PENGANTAR
Assalamua’laikum Wr.Wb.
Alhamdulilah wasyakurillah segala puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah
SWT karena atas Rahmat-nya lah laporan diklat kejuruan farmasi ini dapat diselesaikan
sesuai waktu yang telah ditentukan oleh sekolah ini SMK Citra Medika Sragen. Laporan
ini berjudul ’’ Laporan Diklat Kejuran Farmasi Di Politeknik indonsa’’. Dalam penulisan
laporan ini penulis tidak terlepas dari bimbingan, namun kami menyadari bahwa
kelancaran dalam menyusun laporan ini tidak lain berkat dorongan, bantuan moril maupun
material dari berbagai pihak yang ikut adil sejak perencanaan kegiatan hingga terselesainya
penulisan laporan ini. sehingga kendala-kendala yang kami hadapi teratasi,oleh karena itu,
kami mengucapkan rasa terima kasih kepada yang terhormat;
Segala kesempurnaan hanyalah milik allah SWT, penulis sebagai hambanya menyadari
bahwa dalam Menyusun laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sebagai
penulis dengan segela kerendaham hati sudilah kiranya para pembaca terutama kepada
guru-guru untuk tidak segan-segan memberikan saran yang baik guna ksempurnaan Buku
Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa sangat mengharapkn kritik dan
saran yang sifatnya membangun guna untuk perbaikan Laporan ini. Akhir kata, semoga
Laporan Diklat Kejuruan Farmasi Di Politeknik Indonusa yang penulis buat ini dapat
bermanfaat bagi pembaca dan bapak/ibu guru di SMK Citra Medika Sragen.
Wassalamu’alaikum Wr.
Lailatus saadah
iii
DAFTAR ISI
BAB I ........................................................................................ 2
PENDAHULUAN .................................................................... 2
A. LATAR BELAKANG.......................................................... 2
B. TUJUAN .............................................................................. 3
BAB II ....................................................................................... 4
C. TUGAS ................................................................................ 6
E. REMIDI .............................................................................. 18
A. KESIMPULAN ................................................................... 19
B. SARAN ............................................................................... 19
LAMPIRAN ............................................................................. 21
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Seiring terjadinya waktu dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan
teknologi yang semakin pesat, tingkat perhatian masyarakat terhadap pelayanan kesehatan
khususnya dibidang kefarmasian, maka dituntut juga kemampuan dan kecakapan para
petugas dalam rangka mengatasi permasalahan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan
pelayanan kefarmasian kepada masyarakat. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi dunia
kefarmasian khususnya saya yang berkecimpung dalam bidang kefarmasian juga merasa
tertantang sekali dalam meningkatkan derajat kesehatan.
Untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada di lingkungan kita maka pihak Sekolah
Menengah Kejuruan Citra Medika Sragen memberikan kesempatan kepada siswa-siswi
SMK Citra Medika Sragen untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan siswa di
bekali dengan materi Pendidikan umum, pengetahuan dasar kefarmasian serta teori dan
ketrampilan dasar kejuruan farmasi. Para siswa diberi kesempatan menimba ilmu di
kampus politeknik indonusa Surakarta kampus 2 yang bergerak dibidang kefarmasian yang
sesuai dengan kompetensi yang telah diberikan disekolah
2
kebutuhan usaha/industri, meliputi; Kemampuan, motivasi, disiplin, inisiatif dan kreatif.
B. TUJUAN
Tujuan umum;
a. Menghasilkan lulusan yang professional, berkualitas, disiplin dan memiliki kualitas
berstandar global dengan mengembangkan ketrampilan hardskilll
b. dan softskilll.
c. Menghasilkan penelitian yang berkualitas dengan penuh rasa tanggung
d. jawab, mengupayakan dan mengembangkan hasil-hasil penelitian melalui
e. publikasi Nasional maupun Internasional.
f. Menghasilkan Kerjasama yang bermutu sehingga dapat memperluas
g. jejaring network secara berkesinambungan.
Tujuan khusus;
a. Meningkatkan mutu peserta didik untuk menjadi tenaga kesehatan yang berkualitas.
b. Mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kepedulian
c. terhadap lingkungan hidup, dengan secara aktif turut memelihara dan
d. melestarikan lingkungan hidup, serta memanfaatkan sumber daya alam
e. secara efektif dan efisien demi kelanjutan ilmu perabotan di masa yang
f. akan dating nantinya.
g. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan praktikum yang dapat
h. menunjang kemampuan siswa untuk dapat bersaing di pusat kerja
i. maupun universitas.
3
BAB II
LAPORAN KEGIATAN
Farmasi
4. Purwaningsih, S.Farm
4
Jumat, 13 08.00 1.Materi Manajemen Farmasi 1. Apt.Iin Suhesti, M.Farm
2. Istiara Subekti, S.Farm
september 16.00 2.Praktik Obat Tradisional
2024
2024
B. PEMBICARA DIKLAT
Tabel 2.2 pembicara diklat dan materi
No PEMBICARA MATERI
5
C. TUGAS
1. PERHITUNGAN RESEP
Tabel 2.3 resep
dr. Gunawan
SIP.87654/JTG – DU/2014
Jln.Melati No. 01 Solo
Telp. 5656578
R/ Methilprednisolone 2 mg
CTM 4 mg
m.f Caps d t d No VI
S.t.d.d caps I
1. KELENGKAPAN RESEP
- tidak ada umur pasien
6
2. PERHITUNGAN DOSIS
- Methilprednisolone
Ds = 1h 4 – 48 mg
Pmr = 1xp = 2 mg
- 1h = 2mg x 3 = 6 mg
- CTM
Ds = 3 – 4x sehari 1 tablet
- 1xp = 1 tab = 4 mg
Pmr = 1xp = 4 mg
- 1h = 4mg x 3
i. = 12 mg
- Paracetamol
Ds = 3 – 4x sehari , 1 – 2 tab
Pmr = 1xp = 1 tab
i. 1h = 1x3 = 3 tab
3. PENIMBANGAN BAHAN
- Methilprednisolone = 2 x 6
1. = 12 mg : 4 x 1 tab
2. = 3 tab
3. CTM = 4mg x 1 tab
- = 24 mg : 4 mg x 1 tab
- = 6 tab
- Gentamycin = 1 tube
- Paracetamol = 10 tab
4. PERHITUNGAN HARGA
= Harga obat + Margin + Tuslah + Embalase + Kapsul / Kertas puyer
Keterangan = Harga obat termasuk Ppn
Margin = Keuntungan ( 20 – 30 % )
7
Tuslah & jasa meracik = ( Rp 2.000 / resep )
Embalase = plastik @ 1.000
Kapsul & kertas puyer = @ 100
8
2. Alat dan gambar
Tabel 2.4 alat dan gambar
dapat membuat
9
5. Klem Digunakan sebagai
Penyanggadari berbagai
ada di laboratrium
tinggi
dengan satuan ml
10
9. Bola hisap karet Digunakan untuk membantu
11
CARA PEMBUATAN EMULSI
1. Metode Continental
Pada metode ini, zat pengemulsi atau zat pencampur akan dicampurkan ke dalam
minyak. Setelah zat nya tercampur, minyak tersebut akan dicampur dengan air secara
perlahan. Hal ini bertujuan sebagai pembentukan corpus emulsi. Setelah itu minyak
akan diaduk dan diencerkan dengan air yang telah tersisa
2. Metode Inggris
Untuk metode inggris ini, zat pengemulsi akan lebih dulu masuk ke dalam air. Hal ini
bertujuan agar air membentuk suatu mucilago (polimer alam).Setelah itu, minyak akan
dengan perlahan-lahan dimasukkan ke atas air untuk bersatu dan membentuk emulsi.
Setelah minyak bersatu dengan air, barulah kedua cairan tersebut diencerkan lagi
dengan sisa air yang ada.
3. Metode Botol
Metode botol ini cocok menjadi metode saat minyak menguap. Minyak yang sudah
mengalami proses penguapan akan melepas zat-zat yang mempunyai viskositas yang
rendah.Hal ini akan menyebabkan minyak akan kehilangan kekentalannya. Setelah itu,
minyak dan pengemulsi akan bersama-sama dimasukkan ke dalam satu botol kering
sebelum air. Setelah ketiga zat tercampur, botol akan dikocok keras sampai kedua zat
tersebut bergabung.
1) Buka alat suppositoria dan oleskan paraffin cair ke masing - masing cetakan kemudia
rapikan kembali cetakan
2) panaskan Cera flava diatas pemanas air hingga melelehsetelah itu tambahkan oleum
Cacao dan tunggu hingga meleleh gerus aminophylin dan masukan zat aktif tsb kedalam
campuran bahan suppo diaduk hingga homogen
3) setelah homogen masukan kedalam cetakan suppo dan dinginkan didalam
12
lemari es pada suhu 7-10° selama 30 menit
4) setelah 30 menit buka cetakan suppo dan ambil sediaan suppo
5) rapikan bentuk suppo dan bungkus menggunakan aluminium foil
13
3) Di aduk masukkan dalam botol 100ml.
14
Jawaban : meredakan mual, meredakan nyeri haid , menjaga berat badan ideal membantu
mencegah penuaan dini.
12) .Khasiat temulawak
Jawaban : memperkuat imunitas tubuh , mencegah dan mengatasi iritasi, mengatasi
gangguan pencernaan , menjaga Kesehatan fungsi hati , mengendalikan kadar gula darah
13) Obat herbal terstandar adalah
Jawaban : sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnyasecara
ilmiah dengan uji praklinik (pada hewan percobaan) dan bahan bakunya telah
distandarisasi
14) Buku yang digunakan untuk mencatat barang yang habis stocknya adalah
Jawaban : buku stok barang
15) HPP kepanjangan dari
Jawaban : harga pokok penjualan
16) HJA kepanjangan dari
Jawaban : harga jual apotek
17) PBF adalah
Jawaban : pedagang besar farmasi
18) Nama latin jahe
Jawaban : zingiber officinale
19) Apa nama alat Kesehatan ini
15
Gambar 2.2 windring/ air cushion
21) Jelaskan nama dan fungsi dari alat – alat lab ini
A.
Jawaban : labu takar berfungsi untuk membuat larutan standar sesuai dengan ukuran yang
tertera dalam alat
B.
Jawaban : Erlenmeyer berfungsi untuk tempat larutan dan juga dapat membuat larutan
dengan cara digoyang
16
C.
Jawaban : pipet volume berfungsi untuk mengambil larutan dengan volume tinggi
tertentu dengan tepat
17
24) Apa nama alat kesehatan ini
Jawaban : paratus
E. REMIDI
Tidak ada remidi
18
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Setelah diadakannya Kegiatan Diklat Di Politeknik Indonusa Surakarta, penulis dapat
menyimpulkan poin-poin penting selama pembelajaran, antara lain:
1) Mengetahui cara pembuatan sediaan.
2) .Mengetahui cara pembuatan infusa.
3) Mengetahui cara pembuatan copy resep.
4) Mengetahui cara pembuatan suppositoria.
5) Mengetahu cara pembuatan emulsi.
6) Mengetahui cara pembuatan minyak kayu putih.
B. SARAN
1. Untuk Politeknik indonusa
a) Diharapkan kondisi tempat lebih kondusif
b) Diharapkan diklat pada tahun berikutnya lebih
maksimal dalam mempersiapkan tempat
19
DAFTAR PUSTAKA
20
LAMPIRAN
21
Lampiran 1.3 praktik pembuatan sediaan emulsi
22
\
Lampiran 1.5 pembukaan diklat
23