BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH
TUGAS 1
Nama Mahasiswa : Nur Adauwiyah
Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 043793056
Kode/Nama Mata Kuliah : ADPU4335/Administrasi Pertanahan
Kode/Nama UPBJJ : 47/UT Pontianak
Masa Ujian : 2023/2024 Genap (2024.1)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS
TERBUKA
SOAL!
1. Jelaskan pengertian administrasi dilihat dari sudut pandang proses, fungsional, dan
institusional dari sudut administrasi pertanahan serta sebutkan catur tertib pertanahan!
Jawab :
Dari sudut proses
Administrasi dari sudut proses ialah segala kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan
dari mulai proses pemikiran, proses pelaksanaan, sampai proses tercapainya tujuan itu
sendiri. Administrasi sebagai proses kegiatan menunjukkan keseluruhan tindakan
sekelompok orang yang berlangsung secara rumit dan sistematis dalam suatu kesatuan dari
tahap awal kegiatan hingga tercapainya suatu tujuan yang diinginkan.
Dari sudut fungsional
Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan itu, terdapat berbagai fungsi atau tugas, yaitu
merencanakan mengorganisasi, menggerakkan, mengawasi atau meneliti segala kegiatan
agar tidak terjadi penyimpangan. Administrasi sebagai fungsi menunjukkan keseluruhan
tindakan sekelompok orang dalam suatu kerja sama sesuai dengan fungsi-fungsi tertentu
hingga tercapai tujuan.
Dari sudut institusional
Administrasi yang ditinjau dari sudut institusional adalah suatu totalitas kelembagaan ketika
dalam lembaga itu terdapat kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan.
Administrasi sebagai pranata atau institusi menunjukkan keseluruhan orang-orang yang
melakukan kerja sama berdasarkan strukturisasi dan fungsionalisasi kerja. Orang-orang yang
melakukan kerja sama terstrukturisasi dan terfungsionalisasi dapat dikelompokkan atas hal
berikut.
1. Administrator
2. Manajer
3. Supervisor
4. Staf
5. Pekerja
Catur tertib pertahanan yaitu Tertib hukum pertanahan, tertib administrasi pertanahan,
tertib penggunaan tanah, tertib pemeliharaan tanah dan lingkungan hidup.
2. Sebutkan beberapa penyebab timbulnya permasalahan pertanahan!
Jawab :
Masalah pertanahan yang bersifat administratif, yaitu masalah-masalah yang menyangkut
tidak dipenuhinya kewajiban-kewajiban oleh pemegang hak sesuai persyaratan yang
ditetapkan dan sesuai ketentuan yang berlaku, misalnya pemegang hak berubah
kewarganegaraan, tumpang tindih pemegang hak karena kekeliruan administrasi.
Masalah yang bersifat yuridis perdata, yaitu masalah-masalah yang menyangkut gugatan
terhadap suatu dasar hak/peralihan hak yang digunakan sebagai dasar pemberian hak atas
tanah atau pencatatan pemindahan hak/balik nama. Misalnya tanah dijual dua kali.
Masalah yang bersifat yuridis administratif, yaitu masalah yang menyangkut perselisihan
mengenai suatu hak utama untuk memperoleh ha katas tanah, seperti sengketa yang
menyangkut batas tanah karena penunjukan batas yang tidak benar.
3. Sebutkan dan jelaskan asas-asas pendaftaran tanah menurut PP No.24 tahun 1997!
Jawab :
Asas sederhana : dimaksudkan agar ketentuan-ketentuan pokok ataupun prosedurnya
dengan mudah dapat dipahami oleh pihak-pihak yang berkepentinga, terutama oleh para
pemegang hak atas tanah.
Asas aman : dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa pendaftaran tanah perlu
diselenggarakan secara teliti dan cermat sehingga hasilnya dapat memberikan jaminan
kepastian kepastian hukum sesuai tujuan pendaftaran tanah itu sendiri.
Asas terjangkau : keterjangkauan bagi pihak-pihak yang memerlukan, khususnya dengan
memperhatikan kebutuhan dan kemampuan golongan ekonomi lemah. Pelayanan yang
diberikan dalam rangka penyelenggaraan pendaftaran tanah harus bisa terjangkau oleh
pihak yang memerlukan.
Asas mutakhir : dimaksudkan kelengkapan yang memadai dalam pelaksanaannya dan
kesinambungan dalam pemeliharaan datanya. Dua hal ini harus menunjukkan keadaan yang
mutakhir. Untuk itu, perlu diikuti kewajiban mendaftar dan mencatat perubahan-perubahan
yang terjadi dikemudian hari. Asas mutakhir menuntut data yang tersedia dikantor
pertanahan harus selalu sesuai dengan keadaan nyata dilapangan.
Asas terbuka: mengandung arti bahwa data yang ada pada kantor pertanahan harus dapat
diperoleh secara terbuka oleh masyarakat.
Referensi : BMP ADPU4335/Administrasi Pertanahan