0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan8 halaman

Manfaat Tanaman Obat untuk Kesehatan

Diunggah oleh

Hendro Fotocopy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan8 halaman

Manfaat Tanaman Obat untuk Kesehatan

Diunggah oleh

Hendro Fotocopy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kunyit

(Just Fruits And Exotics)

Tanaman Kunyit banyak tumbuh di India dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Jenis tanaman toga ini terkenal dalam dunia kuliner sebagai rempah dan pewarna
makanan alami.

Kunyit dipercaya memiliki khasiat anti-inflamasi, yang telah terbukti dapat meredakan
rasa ketidaknyamanan pada penderita arthritis, dan juga dipercaya memiliki khasiat
antikanker. Bahkan, penelitian terbaru menunjukan bahwa, kunyit sebagai obat dapat
mengobati berbagai penyakit dermatologis dan radang sendi.

Perlu diperhatikan, penggunaan kunyit sebagai obat jangka panjang dapat berpotensi
menyebabkan masalah perut.

Lavender

Bagi Anda yang gemar menghirup aromaterapi, Anda tentu sudah tidak asing lagi
dengan jenis tanaman yang satu ini. Minyak essential Lavender dipercaya dapat
mengurangi gejala kecemasan, menghilangkan stres, dan memiliki sifat menenangkan
sehingga dapat membantu Anda untuk tidur lebih lelap. Sebuah penelitian menegaskan
bahwa Lavender dapat memengaruhi suasana hati dan kinerja kognitif. Penelitian lain
menemukan bahwa Lavender memiliki manfaat anti-inflamasi.
Selain dapat berfungsi sebagai aromaterapi, Lavender juga dapat berfungsi sebagai
pengusir nyamuk, karena mengandung minyak atsiri yang tidak disukai nyamuk.

. Lidah Buaya

(Cintia Siqueira / Pexels)

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan lidah buaya, tanaman yang sudah dipercaya
memiliki banyak manfaat untuk perawatan kulit dan rambut. Tak berhenti sampai disitu
saja, lidah buaya juga memiliki manfaat lain termasuk meredakan GERD, menurunkan
kadar gula darah, mengatasi sariawan, melancarkan pencernaan, dan mengurangi plak
gigi.
Untuk merasakan manfaat dari lidah buaya, Anda dapat mengonsumsinya sebagai jus
lidah buaya, atau mengoleskan gel lidah buaya secara topikal.
Satu studi baru-baru ini mengonfirmasi bahwa, chamomile aman untuk penggunaan
jangka panjang, dan bahkan studi lainnya juga menunjukan bahwa chamomile memiliki
potensi dalam treatment [Link] itu, tanaman ini juga bermanfaat untuk
meredakan nyeri, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi peradangan dan
pembengkakan.

Daun Sirih
Jika kamu pernah memerhatikan, beberapa orang tua dulu sering sekali mengunyah
daun sirih. Ternyata bukan tanpa alasan, daun sirih memiliki banyak manfaat untuk
kesehatan, yang membuatnya menjadi salah satu jenis tanaman obat yang cocok
ditanam di halaman rumah.

Daun sirih adalah tanaman asli Indonesia yang saat ini banyak dibudidayakan di negara-
negara Asia lainnya, seperti Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan India.

Beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari daun sirih, yaitu mengatasi
masalah terkait gangguan pernapasan, membantu mengatasi diabetes, mengobati
radang sendi, menurunkan kadar kolesterol LDL “jahat”, menjaga kesehatan mulut,
meningkatkan kesehatan pencernaan, dan mengobati sembelit.

Kemangi

Daun kemangi merupakan tanaman yang masih satu keluarga dengan daun mint, cara
penanaman dan perawatannya pun tergolong sangat mudah. Tanaman yang satu ini kerap
disandingkan sebagai 'lalapan' atau makanan tambahan berat, sebab memiliki aroma daun yang
segar dan khas.

Manfaat Tanaman Toga Kemangi


Kemangi dikenal sebagai makanan anti bakteri, anti inflamasi, serta bisa melawan berbagai
penyakit. Salah satunya, kemangi memiliki berbagai manfaat, seperti kandungan vitamin A,
mangan, dan magnesium yang baik untuk kesehatan, sebagaimana berikut ini:

Mencegah penuaan dini


Menggantikan zat besi yang hilang ketika haid
Membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan
Meredakan stres
Menghilangkan bau badan

Temulawak

adalah tanaman asli Indonesia yang bentuknya mirip dengan


kunyit. Tanaman yang memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza
ini biasanya berbentuk seperti silinder dengan diameter 6 cm.
Umumnya, tanaman ini memiliki kulit yang berwarna kuning
muda. Sebagai tanaman monokotil, tanaman ini tidak memiliki
akar tunggang. Akar yang dipunyai yaitu akar rimpang.

Rimpang adalah bagian batang yang terletak di bawah tanah.


Rimpang juga disebut sebagai umbi akar atau umbi batang. Di
antara semua rimpang bergenus Curcuma, rimpang tanaman
inilah yang paling besar di antara tanaman lainnya.

Rimpang temulawak terdiri dari rimpang induk dan anakan.


Rimpang induknya berbentuk bulat seperti telur dan berwarna
kuning tua, sementara bagian dalamnya berwarna jingga
kecokelatan.

Dari rimpang induk ini keluar rimpang kedua yang lebih kecil dan
tumbuh ke samping. Biasanya jumlahnya sekiar 3 sampai 7 buah.

Pada awalnya, Curcuma xanthorrhiza banyak tumbuh di hutan,


terutama hutan jati bersama jenis temu-temuan lainnya.
Tumbuhan ini biasanya banyak tumbuh di padang alang-alang
dan tanah-tanah kering. Namun sekarang ini temulawak banyak
dibudidayakan di dataran tinggi.

Manfaat temulawak untuk kesehatan


1. Mengatasi masalah sistem pencernaan

2. Mengatasi osteoarthritis

3. Mencegah serta membantu pengobatan kanker

4. Obat antiradang

5. Antibakteri dan antijamur

6. Obat jerawat

7. Menjaga kesehatan liver

8. Obat diuretik

Ciplukan

adalah tanaman liar yang jamak tumbuh di tegalan, sawah kering, dan sekitar hutan. Tanaman
bernama latin Physalis angulata dan Physalis minima ini punya banyak nama. Orang asing
menjulukinya morel berry. Orang Sunda menyebutnya cecendet. Sedangkan di Madura diberi
nama yor-yoran. Lain lagi di Bali, buah ini dijuliki keceplokan..
1. Hipertensi Ekstrak ciplukan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi
(hipertensi). Cara mengolah ciplukan untuk hipertensi, sediakan lima gram ciplukan kering dan
rebus dalam 110 mililiter air. Tunggu rebusan selama 10-15 menit, sambil sesekali diaduk. Lalu
saring, tunggu sampai dingin, baru minum dua kali sehari. Perhatikan, air rebusan ciplukan tidak
boleh diminum setelah 24 jam karena sudah rusak.
2. Diabetes Untuk mengobati kencing manis, rebus 10 gram ciplukan kering dalam 400 mililiter
air. Tunggu rebusan selama 10-15 menit, sambil sesekali diaduk. Lalu saring, tunggu sampai
dingin, baru minum dua kali sehari. Baca juga: Selain Minum Jus Jambu, Ini 7 Cara Alami
Naikkan Trombosit dengan Cepat
3. Bisul Untuk mengatasi bisul, gunakan satu genggam daun ciplukan, satu sendok teh adas
pulasari, satu lembar daun sirih, dan sedikit garam. Campurkan semua bahan dan remas-remas
sampai lembut. Baru oleskan sekitar bisul.

Daun kelor
selama ini lebih dikenal sebagai bahan pangan yang biasanya diolah menjadi sayur. Padahal,
daun kelor juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat, sebab ada banyak khasiat kesehatan
yang bisa diperoleh dari daun kelor. Hasil studi menunjukkan bahwa daun kelor dapat mencegah
berbagai penyakit karena mengandung banyak nutrisi yang sangat penting. Daun kelor
mengandung semua unsur asam amino essensial yang sangat penting, yakni unsur argine,
histidine, isoleucine, leusine, lysine, methionine, phenylalinine, threonine, tryptophan, dan valine.
Selain itu, daun kelor juga mengandung protein, lemak, beta carotene (vitamin A), thiamin
(vitamin B1), riboflavin (B2), niacin (B3), vitamin C, kalsium, karbohidrat, tembaga, serat, zat
besi, magnesium, dan fosfor. Baca juga: Manfaat Jamur: Meningkatkan Imun dan Menyehatkan
Jantung Daun kelor segar akan semakin baik dikonsumsi setelah dikeringkan dan dihaluskan
karena semua nutrisi yang dikandungnya akan mengalami peningkatan kecuali vitamin C.

1. Mencegah diabetes Menurut penelitian, daun kelor dapat menyeimbangkan kadar gula darah
dan mengurangi komplikasi terkait penyakit diabetes. Berdasarkan hasil uji klinis pada tahun
2016, daun kelor disebut mampu meningkatkan produksi insulin sehingga dapat membantu
mencegah diabetes. Dalam penelitian tersebut, 4 gram daun kelor terbukti bisa meningkatkan
sirkulasi insulin dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh

2. Mencegah penyakit kardiovaskular Manfaat daun kelor untuk kesehatan selanjutnya adalah
mampu mencegah penyakit kardiovaskular. Tanaman ini diyakini mampu membantu
meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.

Kumis kucing adalah salah satu tanaman obat yang sudah lama digunakan di
Indonesia. Manfaat kumis kucing yang paling umum adalah untuk mengobati
asam urat. Di samping itu, masih ada manfaat lainnya yang perlu Anda
ketahui.
Selain sebagai tanaman hias, kumis kucing (Orthosiphon stamineus) juga terkenal
sebagai tanaman obat. Sebagian besar manfaat kumis kucing berasal dari
kandungan senyawa bioaktif di dalam daunnya.
Segudang Manfaat Kumis Kucing
Kumis kucing memiliki khasiat antiradang dan antioksidan yang baik untuk
kesehatan tubuh. Khasiat ini berkat berbagai kandungan senyawa alami dalam
kumis kucing, yang meliputi flavonoid, triterpenoid, fenolik, sinensetin, eupatorin,
glikosida, tanin, saponin, dan steroid.
Berkat kandungan tersebut, manfaat kumis kucing bagi kesehatan sangatlah
banyak. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Mengobati asam urat


Manfaat kumis kucing sebagai obat asam urat alami diduga berasal dari kandungan
flavonoid, fenolik, dan asam kafeat yang tinggi di dalamnya. Senyawa aktif tersebut
diketahui memiliki sifat antiradang yang dapat menghambat pembentukan asam
urat, sehingga dapat mencegah dan mengurangi risiko serangan asam urat.
Selain itu, kumis kucing juga diketahui dapat meningkatkan fungsi ginjal yang
menurun dan memperbaiki kerusakan ginjal, terutama yang diakibatkan oleh kondisi
asam urat tinggi.

2. Menurunkan tekanan darah


Kumis kucing juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Kandungan
sinensetin di dalamnya berperan penting sebagai antioksidan dan memiliki
aktivitas diuretik yang kuat. Khasiat ini akan membantu tubuh mengurangi kadar
natrium berlebih melalui urin.
Dengan meningkatnya pengeluaran cairan dan natrium dari tubuh, tekanan dalam
pembuluh darah juga bisa berkurang. Oleh karena itu, kumis kucing dapat
dimanfaatkan sebagai obat alami bagi penderita hipertensi.

DAUN PANDAN

Pandan populer sebagai penyedap makanan. Siapa sangka pandan juga banyak digunakan dalam
pengobatan alami. Ini manfaat pandan untuk kesehatan. Para penggemar kuliner pasti sudah tidak
asing dengan pandan. Maklum saja, pandan banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan
masakan dan minuman seperti kolak.

Manfaat pandan untuk kesehatan Selain dijadikan sebagai bumbu pelengkap masakan,
1. Radang sendi Nyeri sendi umum diderita masyarakat tanah air. Daun pandan efektif untuk
meredakan nyeri sendi. Khasiat daun pandan sebagai obat herbal radang sendi sudah tenar sejak
zaman dahulu kala. Dalam pengobatan Ayurveda, daun pandan yang dicampur dengan minyak
kelapa dioleskan ke bagian sendi yang terasa nyeri. Hal ini disebabkan daun pandan memiliki sifart
antiinflamasi. Namun, khasiat daun pandan untuk obat nyeri sendi baru dibuktikan dalam penelitian
terhadap tikus. Penelitian lanjutan masih diperlukan.
2. Mengontrol gula darah Khasiat lainnya, pandan bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah
dalam tubuh. Hasil penelitian yang dilakukan kepada 30 orang dewasa menunjukkan kadar gula
darahnya normal dengan meminum teh pandan hangat
. 3. Darah tinggi Darah tinggi cukup banyak diderita oleh masyarakat tanah air. Seseorang yang
menderita tekanan darah tinggi harus segera ditangani agar tidak memicu munculnya penyakit
kronis. Mengutip dari [Link], pandan berkhasiat sebagai penurun tekanan darah. Untuk
merasakan manfaatnya, Anda cukup merebus 3 gram daun pandan dengan 2-3 gelas air sampai
mendidih dan menyisahkan air setengahnya.

Anda mungkin juga menyukai