DISKUSI SATU 1 PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Pernyataan : pak budi adalah guru pada jenjang SD yang hendak mengajar mata pelajaran,
materi yang akan diajarkan yaitu perkalian 1-10. Pak budi meminta peserta didik untuk
menghafalnya. Namun, banyak peserta didik yang tidak memahami konsep dan kesulitan
menghafal.
Pertanyaan : jika anda menjadi pak budi, apa yang akan anda lakukan agar peserta didik dapat
menguasai materi perkalian 1-10 dengan mudah ?
jawaban :
Assalamua’alaikum wr. wb. Selamat pagi/siang/sore/malam
Perkenalkan nama saya moh. Zulfikar hardin fakultas FKIP prodi pendidikan agama islam ( PAI )
UBJJ palu.
Jika saya menjadi Pak Budi, yang saya harus lakukan pertama sebagai guru adalah mengetahui
asesmen (data informasi) para siswa. Yang bertujuan mengetahui informasi perkembangan,
kebutuhan dan hasil belajar mereka. Sebab, perkembangan cara berfikir dari siswa yang duduk
di kelas 1 berbeda dengan siswa yang duduk dikelas yang lebih tinggi. Dan juga perubahan cara
berfikir manusia dapat ditinjau atau ditebak dari tingkatan umur yang berbeda beda dan
perubahan genetik terkait lingkungan, Yang dapat mempengaruhi siswa dalam menerima
materi pembelajaran. Sesuai dengan prinsip perkembangan menurut pakar psikologi
pendidikan, Eggen dan kauchack (2016) yang menyatakan prinsip dasar perkembangan yaitu :
1) perkembangan bergantung pada genetik dan lingkungan, 2) proses yang teratur dan
mengikut pola yang dapat diprediksi, 3) orang berkembang dengan kecepatan berbeda beda.
Sumber (BMP);1-6/MKDK4002/2 SKS modul 1 hal-1.10
Setelah mengetahui tingkatan cara berfikir dari masing masing siswa. yang kedua yang akan
saya lakukan adalah membuat rancangan pembelajaran yang sesuai dengan tingkatan berfikir
atau tingkatan kelas para siswa. Menggunakan media seperti gambar atau poster atau alat
peraga lainnya yang berhubungan dengan perkalian.
Setelah perangkat pembelajaran telah tersedia saya akan mengelompokkan bentuk perkalian
menjadi dua tahapan yang akan dihafalkan, dari yang termudah sampai yang tersulit. Tahapan
yang pertama, sesuai cara guru pada umumnya dengan mengelompokkan perkalian yang
termudah mulai dari perkalian 1,2,3,4 dan 5 dan yang tersulit 6,7,8,9 dan 10. Sedangkan
tahapan kedua, sesuai rekomendasi pakar pendidikan EduNation Limited dengan
mengelompokkan perkalian secara acak mulai dari yang termudah yaitu perkalian 1,10,5,2 dan
4. dan perkalian tersulit 9,6,3,8 dan 7. Sumber: Articles: [Link]
Setelah pengelompokkan perkalian telah selesai, saya akan menentukan kelas yang akan
diberikan tugas menghafal perkalian. mulai dari kelas 3 SD s/d kelas 6 SD yang memiliki
tingkatan pemahaman berfikir yang lumayan cepat, mereka menghafalkan perkalian sesuai
dengan dua tahapan kelompok perkalian yang telah saya sebutkan . dengan cara mengulang
ngulang hafalan menggunakan media yang sudah disediakan, dan tidak terlepas dari bimbingan
guru atau pendidiknya untuk mengontrol perkembangan siswa dalam menghafalkan perkalian
dengan baik. Sedangkan kelas 1 dan 2 saya akan memberikan pemahaman mendasar tentang
perkalian, contohnya 2X4 = 8 sama dengan 2+2+2+2 = 8. Agar nantinya mudah dipahami dan
berselang waktu mereka akan menghafalkan perkalian sedikit demi sedikit dengan mudah.
Itulah pendapat saya jika saya menjadi guru sepert pak budi dalam menghadapi siswa atau
murid yang tak semua dapat memahami konsep [Link] tambahan Apabila kelas
terlihat membosankan maka saya akan melakukan ice breaking pada siswa seperti menghafal
perkalian dengan nyanyian, kuis tebak tebakan angka perkalian dan menggunakan media online
seperti video menyelesaikan perkalian jika memang diperlukan. Yang bertujuan agar siswan
tidak jenuh dalam konsep menghafal.
Mungkin ini saja dari saya bila ada salah ucap mohon di maafkan.
Assalamu’alaikum wr. wb
Sumber: (BMP);1-6/MKDK4002/2SKS/ penulis, Nisa Felicia, Ph.D ,modul 1 hal-1.10/hal-1.13/hal-
1.17
Articles:[Link]