NAMA : ARIS ABDURRAHMAN
NIM : 050144984
PRODI : MANAJEMEN
UPBJJ : BANDUNG
PT Selalu Gaya merupakan produsen tekstil dengan beragam jenis produk pakaian meliputi
jaket, kemeja, celana, kerudung, alas kaki, dan lain sebagainya. Dalam proses produksinya, PT Selalu
Gaya memiliki beberapa pemicu kos dan kos sebagai berikut:
Pemicu Kos Kos
Jam mesin jahit Biaya listrik mesin jahit
Jam penanggung jawab pewarnaan Biaya tenaga kerja pewarnaan
Jumlah bahan baku aksesoris Biaya bahan baku aksesoris
Jam kerja upah keamanan Biaya upah tenaga keamanan
Jumlah kWh listrik kantor terpakai Biaya listrik kantor terpakai
Jumlah meter persegi luas pabrik Biaya kebersihan pabrik
1. Coba Saudara kategorikan pemicu-pemicu kos tersebut, apakah tergolong pemicu kos
berdasarkan unit atau non-unit!
2. Pemicu-pemicu kos tersebut akan menjadi biaya bagi PT Selalu Gaya. Coba Saudara
kategorikan setiap kos yang akan muncul akibat pemicu kos tersebut, apakah tergolong kos
variabel, kos variabel bertahap, kos tetap, kos tetap bertahap, atau kos campuran!
3. Menurut Saudara apa yang dimaksud dengan aktivitas yang memberi nilai tambah dan yang
tidak memberi nilai tambah yang mungkin terjadi dalam proses produksi PT Selalu Gaya
sertakan dengan contohnya?
JAWAB :
No.1.
Penggunaan aktivitas diukur dengan cost driver, yang merupakan pemicu timbulnya kos.
Untuk memahami perilaku kos, pertama-tama perlu ditentukan aktivitas dan pemicu kos terkait yang
mengukur kapasitas dan penggunaan aktivitas tersebut. Misalnya, penggunaan listrik diukur dengan
kWh, penggunaan mesin dengan jam mesin, dan aktivitas pengiriman dengan jumlah barang yang
dijual.
Cost driver menjelaskan perubahan kos aktivitas melalui perubahan penggunaan aktivitas.
Terdapat dua kategori utama pemicu kos: unit-based drivers, yang meningkatkan kos setiap kali unit
produk diproduksi (seperti jam mesin dan bahan baku langsung), dan non-unit-based drivers, yang
meningkatkan kos tanpa perubahan jumlah unit (seperti jumlah batch atau jam inspeksi).
Unit-based drivers (pemicu kos berdasarkan unit):
- Jam mesin jahit
- Jam bahan baku aksesoris
Non-unit-based drivers (pemicu kos non-unit):
- Jam penanggung jawab pewarnaan
- Jam upah keamanan
- Jam kWh listrik kantor terpakai
- Jumlah meter persegi luas pabrik
Dengan demikian, unit-based drivers terkait langsung dengan jumlah produk yang dihasilkan,
sementara non-unit-based drivers berkaitan dengan aktivitas pendukung yang tidak langsung
dipengaruhi oleh jumlah unit produksi.
No.2.
kategori setiap kos yang akan muncul akibat pemicu kos:
Kos Variabel dan Variabel bertahap
Kos variabel adalah kos yang berubah seiring perubahan tingkat aktivitas. Namun, perubahan
kos ini tidak selalu linear, melainkan bertahap, yang disebut kos variabel bertahap (step variabel cost).
Kos ini memiliki rentang perubahan yang pendek, di mana setiap tahap mencerminkan rentang
penggunaan aktivitas. Kos variabel bertahap seringkali sulit dibedakan dari kos tetap bertahap, karena
keduanya dipengaruhi oleh cakrawala waktu yang bersifat relatif. Untuk membedakan, kos dengan
tahap lebih pendek disebut kos variabel bertahap, berikut adalah kos PT Selalu Gaya yang masuk
dalam kategori ini :
Kos Variabel:
- Biaya listrik mesin jahit
- Biaya bahan baku aksesoris
Kos Variabel bertahap:
- Biaya tenaga kerja pewarnaan
Kos Tetap dan Kos Tetap Bertahap
Kos tetap adalah biaya yang tidak berubah dalam rentang waktu atau tingkat aktivitas tertentu,
meskipun ada perubahan dalam aktivitas. Meskipun tetap, jika digambarkan, kos tetap dapat terlihat
bertahap. Kos tetap bertahap (step fixed cost) memiliki rentang waktu perubahan yang lebih panjang
dibandingkan dengan kos variabel bertahap. Selain itu, ada dua konsep kos tetap lainnya:
A. Committed fixed cost adalah kos yang dibutuhkan untuk menjaga operasi perusahaan pada
kapasitas normal dan sulit dikurangi oleh manajemen. Biaya ini digunakan untuk membeli
kapasitas produksi jangka panjang.
B. Discretionary fixed cost adalah kos yang ditetapkan untuk kapasitas produksi jangka pendek,
biasanya diatur setiap awal tahun, dan manajer memiliki kendali penuh atas besar kecilnya kos ini,
bahkan dapat menentukan ada atau tidaknya biaya tersebut.
berikut adalah kos PT Selalu Gaya yang masuk dalam kategori ini :
Kos Tetap bertahap :
- Biaya kebersihan pabrik
- Biaya upah tenaga keamanan
Kos Campuran
Kos campuran adalah biaya yang memiliki karakteristik baik tetap maupun variabel. Total biaya dalam
kos campuran terdiri dari komponen tetap dan variabel. Secara matematis, kos campuran dapat
dinyatakan dengan rumus \( Y = T + VX \), di mana \( Y \) adalah kos campuran, \( T \) adalah kos tetap,
\( V \) adalah kos variabel, dan \( X \) adalah tingkat aktivitas. Untuk analisis yang lebih mendalam,
penting untuk memisahkan kos campuran ini menjadi dua komponen: kos tetap (KT) dan kos variabel
(KV). berikut adalah kos PT Selalu Gaya yang masuk dalam kategori ini :
Kos campuran :
- biaya listrik kantor terpakai
No.3
Aktivitas dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori berdasarkan kontribusinya terhadap nilai:
Aktivitas Penambah Nilai Real (Real Value Added Activities - RVAA): Aktivitas yang benar-benar
diperlukan dari sudut pandang konsumen dan menambah nilai bagi mereka. contoh aktivitas di PT
Selalu Gaya berdasarkan aktivitas ini:
- Proses Penjahitan
- Proses Pewarnaan
- Penambahan Aksesoris
Aktivitas Penambah Nilai Bisnis (Business Value Added Activities - BVAA): Aktivitas yang tidak secara
langsung menambah nilai bagi konsumen tetapi sangat penting dan diperlukan oleh organisasi. contoh
di PT Selalu Gaya berdasarkan aktivitas ini:
- Pengawasan Keamanan
- Administrasi dan Pencatatan
Aktivitas Tidak Penambah Nilai (Non-Value Added Activities - NVAA): Aktivitas yang tidak diperlukan
oleh baik konsumen maupun organisasi. contoh di PT Selalu Gaya berdasarkan aktivitas ini:
- Pembersihan Pabrik
- Jam kerja upah keamanan
Sumber : EKMA4315 – Akuntansi Biaya (EDISI 4) I Made Narsa, Niluh Putu Dian Rosalina Handayani
Narsa, Tanggerang Selatan : Universitas Terbuka