https://ainamulyana.blogspot.
com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
KISI-KISI (INDIKATOR ESENSIAL), CONTOH
SOAL, PEMBAHASAN
KIMIA
A. KOMPETENSI PEDAGOGIK
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Menguasai teori aplikasi Menerapkan
pedagogik
prinsip
(techno- TPACK
pedagogical
content dalam pembelajaran
knowledge (TPACK) kimia.
minimal teori belajar,
evaluasi proses dan hasil
belajar, kurikulum, dan
prinsip-
prinsip
pembelajaran bidang
kimia yang bersifat
mendidik.
Soal:
1. Pada pembelajaran kimia di era abad 21, guru perlu sekali
menguasai materi pembelajaran dan teknik untuk
menyampaikan materi tersebut dengan memperhatikan
aspek pedagogi disertai dengan penguasaan teknologi. Hal
yang tidak tepat dalam menyiapkan pembelajaran kimia
seperti yang dimaksud adalah ….
A.mengidentifikasi topik yang cocok untuk
diajarkan dengan teknologi
B.mengidentifikasi representasi yang tepat untuk
mentransformasi konten
C. wajib menggunakan pendekatan kooperatif dalam
setiap proses pembelajaran
D. mengidentifikasi strategi mengajar
yang sulit dilaksanakan dengan cara
tradisional
E.memilih alat dan penggunaan metode pedagogik yang
sesuai
Kunci Jawaban: C
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Menguasai teori Menganalisis
aplikasi kemampuan awal
pedagogik siswa yang
(techno- diperlukan untuk
pedagogical mempelajari
content knowledge materi
(TPACK) minimal kimia tertentu.
teori belajar, evaluasi
proses
1
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
dan hasil belajar,
kurikulum, dan
prinsip-
prinsip pembelajaran
bidang kimia
yang bersifat mendidik.
Soal:
2. Bu Ira sedang mempersiapkan RPP untuk mengajarkan
materi Termokimia, yaitu penentuan ΔH reaksi berdasarkan
energi ikatan. Untuk itu bu Ira ingin melakukan analisis
kemampuan awal siswa agar pembelajarannya
berlangsung dengan lancar. Kemampuan awal yang mutlak
harus dimiliki oleh siswa agar mudah memahami materi
Termokimia adalah penguasaan terhadap konsep ….
A. konversi konsep mol
B. persamaan reaksi dan konsep mol
C. pengubahan satuan
D.pembacaan tabel energi ikatan
E. hukum dasar kimia
Kunci Jawaban: B
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Menguasai teori aplikasi Menjelaskan
prosedur kerja, prosedur kerja dari
pengelolaan, pelaksanaan suatu analisis zat
keselamatan kerja, dan organik/ anorganik
kesehatan lingkungan dalam sampel.
(K3L) di laboratorium
pendi-dikan
kimia.
Soal:
3. Adanya zat organik dalam air menunjukkan bahwa air
tersebut telah tercemar oleh kotoran manusia, hewan atau
sumber lain. Zat organik merupakan bahan makanan
bakteri atau mikroorganisme lainnya. Semakin tinggi
kandungan zat organik di dalam air, maka semakin jelas
bahwa air tersebut telah tercemar. Berikut ini yang
merupakan cara yang tepat untuk mengidentifikasi adanya
zat organik dalam air adalah ….
A. dioksidasi dengan KMnO4 berlebih dalam keadaan asam
dan panas
B. direduksi dengan KMnO4 dalam keadaan basa dan dingin
C. dioksidasi dengan KMnO4 berlebih dalam keadaan basa
dan panas
D. direndam dalam larutan NaOH selanjutnya dioksidasi oleh
KMnO4
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
direndam dalam larutan NaOH selanjutnya direduksi oleh
E.
KMnO4
Kunci Jawaban: A
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Menguasai teori aplikasi Menjelaskan
prosedur kerja, cara
pengelolaan, pelaksanaan memberikan
keselamatan kerja, dan pertolongan
kesehatan lingkungan
(K3L) di pertama pada
laboratorium pendidikan kecelakaan akibat
kimia. bahan kimia.
Soal:
4. Laboratorium kimia sedang direnovasi, tetapi karena
kekeliruan seorang pekerja, maka dari ruang asam timbul
asap pekat yang menyengat. Berikut ini merupakan
tindakan yang harus dilakukan untuk menyelamatkan
siswa dari asap yang berbahaya tersebut, kecuali .…
A. korban dipindahkan ke tempat yang berudara segar
B. jika korban tidak bernafas, dilakukan CPR (Cardio
Pulmonary Resuscitation) sampai pertolongan medis
datang
C. jika korban bernafas, dilonggarkan pakaian dan
perhatikan jalan nafasnya
D.menenangkan korban agar tidak panik sampai
mendapatkan pertolongan
E. pintu laboratorium ditutup agar asap tidak menyebar
keluar
Kunci Jawaban: E
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Menguasai teori Menjelaskan cara
aplikasi
prosedur kerja, penyimpanan
pengelolaan,
bahan
pelaksanaan kimia di
laboratorium.
keselamatan
kerja, dan
kesehatan
lingkungan (K3L) di
laboratorium
pendidikan
kimia.
Soal:
5. Bu Maria akan memulai pembelajaran di laboratorium,
untuk itu bu Maria mengawali dengan memberikan
penjelasan tentang manajemen laboratorium yang benar
kepada siswa agar tidak
terjadi kecelakaan kerja di laboratorium, salah satunya
adalah
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
tentang penyimpanan bahan
kimia. Perhatikan data berikut:
a.Hindarkan dari gesekan
b.Disimpan dekat dengan api
c. Simpan yang jauh dari api
d.Jauhkan dari tempat basah
e.Simpan zat itu dalam keadaan basah
f. Hindarkan dari badan karena dapat menimbulkan iritasi
Berdasarkan data tersebut, maka data yang
menunjukkan perlakuan terhadap bahan kimia yang
eksplosif adalah .…
A. a, c, e
B. a, c, d
C. a, d, e
D. d, e, f
E. a, d, f
Kunci Jawaban: A
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Menguasai prinsip dan Menjelaskan
teknik penggunaan penggunaan TIK
dalam pembelajaran
teknologi informasi dan kimia.
komunikasi di
dalam pembelajaran kimia.
Soal:
6. Materi Ikatan Kimia merupakan salah satu materi bersifat
abstrak dimana peserta didik harus dapat
mengabstraksikan proses perpindahan elektron ataupun
penggunaan bersama pasangan elektron. Untuk itu
diperlukan media pembelajaran yang dapat
menggambarkan hal abstrak tersebut. Penggunaan TIK
oleh guru dalam pembelajaran Ikatan Kimia memberikan
manfaat agar ….
A.mempermudah sistem pembelajaran antara guru dan
peserta didik
B.materi dapat disajikan secara paralel dengan kehidupan
nyata
C.memberikan model dan visualisasi untuk menjembatani
abstraksi
D. siswa dapat menelusuri materi lebih lanjut melalui
internet
E.guru lebih mudah dalam memberikan tugas pada peserta
didik
Kunci Jawaban: C
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu Merumuskan
merumuskan
indikator kompetensi indikator pembe-
dan lajaran
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
capaian berdasarkan
kompetensi dasar
pembelajaran mata pelajaran
berdasarkan kimia.
standar
kompetensi lulusan mata
pelajaran kimia.
Soal:
7. Berdasarkan Kompetensi Dasar: Menganalisis proses yang
terjadi dan melakukan perhitungan zat atau listrik yang
terlibat pada suatu sel volta serta penerapannya dalam
kehidupan, maka Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
berikut yang kurang tepat adalah ….
A. menganalisis sel Volta dan kespontanan reaksi
B. menganalisis proses yang terjadi pada suatu sel Volta
C. menghitung potensial sel dalam suatu sel Volta
D.mengidentifikasi terjadinya oksidasi dan reduksi
E. mengklasifikasikan sel Volta dalam kehidupan sehari-hari
Kunci Jawaban: D
Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
Mampu merumuskan Merumuskan
indikator kompetensi dan
capaian pembelajaran capaian pembe-
berdasarkan standar lajaran berdasarkan
kompetensi lulusan
mata pelajaran kimia. indikator
pembelajaran kimia.
Soal:
8. Pada saat menyusun RPP materi Termokimia, bu Diana
hendak merumuskan tujuan pembelajaran yang berasal
dari Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK). Berdasarkan
salah satu IPK, yaitu menghitung entalpi molar, maka
tujuan pembelajaran berikut yang kurang tepat adalah
peserta didik dapat ….
A. menentukan persamaan termokimia
B. menggambarkan diagram energi
C.menghitung nilai entalpi molar
D.menentukan perubahan entalpi secara atomisasi
E. membedakan antara sistem dengan lingkungan
Kunci Jawaban: D
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu menetapkan Menetapkan
materi, proses, sumber,
media, penilaian, dan materi pembe-
evaluasi lajaran berdasarkan
pembelajaran kimia.
hasil
analisis
kompetensi
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
dasar mata
pelajaran
kimia.
Soal:
9. Suatu KD berbunyi: Menjelaskan kesetimbangan dan
faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan dengan
melakukan percobaan. Berdasarkan KD tersebut, Bu Dina
bermaksud merancang materi pembelajaran kontekstual
agar dalam melaksanakan pembelajaran dengan tepat.
Berikut ini materi kontekstual yang tepat untuk KD tersebut
adalah .…
A.peristiwa perubahan warna pada buah apel yang dikupas
B.busuknya buah karena tersimpan di udara terbuka
C.proses terjadinya ketengikan minyak goreng
D. penggunaan katalis pada pembuatan mie
E. pudarnya warna cat karena hujan dan panas
Kunci Jawaban: D
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu menetapkan Memberikan contoh
materi, proses, sumber, media pembelajaran
media, penilaian, dan yang sesuai untuk
evaluasi pembelajaran kimia.
pembelajaran kimia.
Soal:
10. Setiap materi pembelajaran memiliki tingkat kesukaran
yang bervariasi, termasuk mata pelajaran kimia. Untuk
memudahkan peserta didik memahami materi pergeseran
kesetimbangan yang memiliki tingkat abstraksi yang tinggi,
guru perlu memanfaatkan media pembelajaran. Sebagai
contoh, media gambar atau tayangan video yang berisi
sistem pergeseran kesetimbangan. Fungsi media dalam
konteks pembelajaran materi ini adalah agar dapat ….
A.menampilkan objek yang terlalu besar
B.membuat konkrit konsep yang abstrak
C.menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan
mata telanjang
D. membawa objek yang sukar didapat di dalam
lingkungan belajar
E. memperhatikan perubahan warna yang terjadi
Kunci Jawaban: B
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Mampu menyusun Menjelaskan
Rencana langkah-
Pelaksanaan langkah
Pembelajaran
penyusunan
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
(RPP). RPP mata
pelajaran
kimia berdasarkan
K- 13.
Soal:
11. Guru-guru yang tergabung dalam MGMP Mata Pelajaran
Kimia di Kabupaten Sleman sedang membahas tentang
format langkah- langkah penyusunan RPP yang benar
berdasarkan Kurikulum 2013. Langkah-langkah tersebut
secara berurutan adalah ....
A. Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Tujuan
Pembelajaran, Indikator, Materi, Media Pembelajaran,
Metode, Langkah-langkah Pembelajaran, Evaluasi,
Sumber Belajar
B. Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator,
Tujuan Pembelajaran, Materi, Metode, Media
Pembelajaran, Sumber Belajar, Langkah-langkah
Pembelajaran, Evaluasi
C.Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Tujuan
Pembelajaran, Indikator, Materi, Metode, Media
Pembelajaran, Sumber Belajar, Langkah-langkah
Pembelajaran, Evaluasi
D. Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator,
Tujuan Pembelajaran, Materi, Metode, Sumber Belajar,
Media Pembelajaran, Langkah-langkah Pembelajaran,
Evaluasi
E. Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator,
Tujuan
Pembelajaran, Materi, Metode, Media Pembelajaran,
Sumber Belajar, Evaluasi, Langkah-langkah Pembelajaran
Kunci Jawaban: A
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu menyusun Mampu
Rencana
menjelaskan
Pelaksanaan salah satu isi
Pembelajaran
(RPP). komponen RPP
mata
pelajaran
kimia
berdasarkan K-13.
Soal:
12. Dalam mengajarkan materi redoks dan elektrokimia,
agar menarik guru mengawali pembelajaran dengan
bercerita tentang fenomena yang berkaitan materi yang
akan diajarkan. Kegiatan guru tersebut termasuk dalam
kegiatan ….
A.pemberian acuam
B.apersepsi
C.motivasi
D. orientasi
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
E. pengantar
Kunci Jawaban: B
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu Memilih
melaksanakan strategi
pembelajaran yang pembelajaran
mendidik
dengan suasana dan berdasarkan
proses
pembelajaran yang karakteristik
sesuai
materi
dengan kaidah pembelajaran kimia.
pedagogik
untuk
memfasilitasi
pengembangan karakter
dan
potensi diri siswa
sebagai
pembelajar mandiri (self-
regulated learner) pada
mata
pelajaran kimia.
Soal:
13. Setelah melakukan ulangan materi Struktur Atom, Pak
Agus mengetahui hasilnya kurang memuaskan. Dengan
memperhatikan karakter materi Struktur Atom yang
banyak mengandung konsep yang abstrak, maka Pak Agus
menetapkan untuk menerapkan metode ….
A.tanya jawab
B.kooperatif
C.diskusi
D. demonstrasi
E. penugasan
Kunci Jawaban: D
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Mampu Memilih
melaksanakan pembe- strategi
lajaran yang mendidik pembelajaran
dengan suasana dan kimia
proses pembelajaran berdasarkan
yang sesuai dengan karakteristik
kaidah pedagogik untuk
peserta didiknya.
memfasilitasi
pengembangan karakter
dan potensi diri siswa
sebagai pembelajar
mandiri (self- regulated
learner) pada mata
pelajaran kimia.
Soal:
14. Pak Dedi hari ini akan mengajar materi Laju Reaksi
dengan menerapkan metode pembelajaran tertentu yang
disesuaikan dengan karakter peserta didik yang pasif
dalam proses pembelajaran. Metode yang tepat diterapkan
Pak Dedi adalah metode ….
A.tanya jawab
B.kooperatif
C.diskusi
D. demonstrasi
E. penugasan
Kunci Jawaban: A
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Mampu Mampu
mengembangkan
melaksanakan soal/
penilaian otentik-holistik tes aspek
yang mencakup ranah pengetahuan berda-
sikap, pengetahuan, sarkan
dan indikator
keterampilan. pembelajaran.
Soal:
15. Sebelum praktikum penentuan titik didih, maka Bu Wati
melakukan penjajagan terhadap penguasaan pengetahuan
tentang topik praktikum tersebut melalui pretes. Salah satu
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dari mata praktikum
ini adalah “Peserta didik dapat menggunakan termometer
dengan benar untuk menentukan titik didih”. Berdasarkan
hasil pretes menunjukkan sebagian peserta didik dapat
menjawab dengan benar, yaitu memasang termometer
dengan cara ….
A. menempelkan ujung raksa di dasar gelas yang berisi
larutan
B. menyandarkan termometer pada mulut gelas yang berisi
larutan
C. digantungkan di statif dengan ujung raksa tercelup
dalam larutan
D.dipegang tangan dan ujung raksa tercelup dalam larutan
E. digantungkan di statif dengan ujung raksa menempel di
permukaan larutan
Kunci Jawaban: C
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Mampu Mampu
mengembangkan
melaksanakan penilaian
otentik-holistik yang tes
mencakup ranah kinerja
sikap,
pengetahuan, berdasarkan
indikator
dan keterampilan. pembelajaran.
Soal:
16. Sebelum praktikum titrasi asam basa, Bu Nani
mempersiapkan lembar observasi untuk menilai kinerja
peserta didik dalam melakukan praktikum. Di antara
keterampilan berikut yang tidak berkaitan dengan ukuran
keberhasilan praktikum titrasi asam basa adalah ….
A.memasang perangkat titrasi
B.mengisi larutan ke dalam buret
C.membuka kran seirama goyangan labu
D. kerjasama melakukan titrasi
E. ketepatan pengambilan larutan titran
Kunci Jawaban: D
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Mampu menggunakan Mampu
hasil penilaian.
menganalisis hasil
peni-laian
pembelajaran.
Soal:
17. Hasil ujian materi redoks dan elektrokimia, sebagian
Nila Peserta
besar anak didik menjawab salah soalDidik
yang menanyakan
Pesert i yang
terjadinya korosi pada pagar besi, yaitu soal nomor 7.
a hasil ujian dari 30salah
Berikut ini data peserta didik:
Didik menjawab
soal no. 7
4 10 1
6 9 2
4 8 2
5 7 4
3 6 2
8 ≤5 6
Akhirnya guru memperbaikinya dengan cara menjelaskan
kembali
bahwa korosi hanya dapat terjadi jika pagar besi tidak
dilapisi cat dan ….
A. kontak langsung dengan O2 di udara
B. kontak dengan uap air dan O2 di udara
C. kontak dengan uap air dan N2 di udara
D.terkena hujan secara terus-menerus
E. terkena sinar matahari secara langsung
Kunci Jawaban: B
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu menggunakan Menjelaskan
hasil
penilaian. pemanfaat hasi
an l
penilaian untu
k
meningkatka kualita
n s
pembelajara
n.
Soal:
18. Berdasarkan hasil ulangan menunjukkan sebagian besar
anak didik mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-
soal Termokimia. Tindakan yang paling tepat dilakukan Pak
Andang sebagai guru kimia agar dapat mengatasi kesulitan
peserta didiknya adalah memberi ….
A. penjelasan ulang materi Termokimia secara keseluruhan
B. PR berupa soal-soal untuk dikerjakan di rumah
C. buku sumber untuk dipelajari sendiri peserta didik
D.contoh soal berbagai tipe beserta pembahasannya
E. beberapa soal untuk didiskusikan secara berkelompok
Kunci Jawaban: D
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Pedagogik Mampu merancang dan Merancang
melaksanakan penelitian penelitian untuk
yang relevan dengan
masalah pembelajaran mengatasi masalah
sesuai kaidah pembela-jaran
penelitian ilmiah. kimia.
Soal:
19. Berdasarkan pengamatan Pak Jimmy terhadap salah satu
kelas yang diajarnya menunjukkan adanya permasalahan
yang selalu muncul di kelas tersebut, yaitu partisipasi yang
sangat kurang. Oleh karena itu Pak Jimmy berencana
melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk
memperbaiki kondisi yang terjadi. Pak Jimmy
ingin menerapkan alternatif tindakan yang diharapkan
mampu merangsang anak didik untuk lebih aktif
dalam proses
pembelajaran. Sebagai persiapan, Pak Jimmy membuat
lembar observasi yang berkaitan dengan partisipasi.
Berikut ini yang tidak termasuk kriteria partisipasi adalah
….
A. frekuensi bertanya
B. kualitas pertanyaan yang diajukan
C. panjang pendeknya pertanyaan
D. kualitas sanggahan atau argumentasi
E. usaha menjawab pertanyaan
Kunci Jawaban: C
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Pedagogik Mampu merancang dan Mampu menjelaskan
melak-sanakan penelitian manfaat hasil
yang rele-van dengan penelitian untuk
masalah pembela-jaran meme-cahkan
sesuai kaidah penelitian permasalahan
ilmiah. pembela- jaran
kimia melalui
penelitian.
Soal:
20. Setelah mempelajari hasil PTK teman sejawatnya, bu
Najwa ingin menerapkannya pada kelas yang diajarnya
dengan memodifikasi sesuai dengan karakteristik dan
kondisi sekolahnya. Adapun PTK yang diadaptasi tersebut
berjudul “Pengaruh Penerapan Problem Posing dalam
Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Konsep
Mol”. Bu Najwa menyadari jika peserta didiknya kurang
memiliki keman-dirian dalam belajar. Oleh karena itu, Bu
Najwa hanya akan mengambil metode problem posingnya,
lalu digunakan untuk meningkatkan kemandirian anak
didiknya. Pada akhir siklus pertama, Bu Najwa mengadakan
refleksi dengan memberikan angket refleksi pada peserta
didik yang bertujuan untuk ….
A. melakukan evaluasi terhadap ketepatan tindakan
yang dipilih untuk diperbaiki
B. menganalisis tingkat keberhasilan tindakan
yang diterapkan sebagai data
C. menjalin komunikasi positif dengan peserta didik
selama PTK dilaksanakan
D. mengidentifikasi faktor-faktor
penyebab kegagalan tindakan yang dilakukan
E. mengembangkan model tindakan yang lain untuk
diterapkan di siklus berikutnya
Kunci Jawaban: A
B. KOMPETENSI PROFESIONAL
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Profesional Menguasai teori aplikasi menghubungkan
materi pelajaran yang konfigurasi elektron
diampu secara dengan
mendalam pada materi
Struktur Atom, Sistem partikel penyusun
Periodik Unsur, dan atom atau ion.
Ikatan Kimia.
Soal:
21. Dalam larutan garam magnesium terkandung ion Mg 2+
(Z=12). Konfigurasi elektron ion magnesium tersebut sama
dengan konfigurasi elektron atom .…
A. F (Z = 9)
B. Ne (Z = 10)
C. Na (Z = 11)
D. Al (Z = 13)
E. Si (Z = 14)
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
2 2 6 2 2+
12Mg: 1s 2s 2p 3s Mg : 1s2 2s2 2p6
9F : 1s2 2s2 2p5
2 2 6
10Ne : 1s 2s 2p
2 2 6 1
11Na : 1s 2s 2p 3s
2 2 6 2
13Al : 1s 2s 2p 3s
3p1
2 2 6 2 2
14Si : 1s 2s 2p 3s 3p
Kompeten Capaian Indikator Esensial
si Pembelajaran
Profesional Menguasai teori Menentukan letak
aplikasi suatu
materi pelajaran yang unsur dalam SPU
diampu secara berdasarkan
mendalam konfigurasi
pada materi Struktur elektron dan data
Atom, sifat
Sistem Periodik Unsur, periodiknya.
dan
Ikatan Kimia.
Soal:
22. Di antara konfigurasi unsur berikut yang mempuny
keelektronegatifan terbesar ai
adalah .…
A. 1s2 2s2 2p3
B. 1s2 2s2 2p5
C. 1s2 2s2 2p6
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Keelektronegatifan berpusat pada Fluorin (F), yakni
golongan VIIA paling atas. Dari kelima pilihan jawaban
(option), maka option yang
termasuk golongan VIIA hanya option B
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis
materi pelajaran yang perbedaan sifat
diampu secara mendalam suatu unsur dalam
pada materi Struktur SPU.
Atom, Sistem Periodik
Unsur, dan Ikatan
Kimia.
Soal:
23. Pernyataan yang benar untuk unsur Kalium (nomor
atom 19), dan Bromin (nomor atom 35) adalah .…
A. jari jari atom K < Br
B. jari-jari ion Br < K
C. energi ionisasi K > Br
D.elektronegativitas Br > K
E. afinitas elektron K > Br
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Melalui konfigurasi elektron dapat ditentukan bahwa unsur 19K
merupakan gol IA periode 4 dan unsur 35Br merupakan gol
VIIA periode 4, sehingga antara K dan Br terletak pada
periode yang sama. Dengan demikian sifat keduanya dapat
ditinjau dari kecenderungan sifat unsur dalam satu periode
pada Sistem Periodik Unsur. Dalam satu periode dari kiri
kenan jari-jari atom makin kecil, energi ionisasi makin besar,
afinitas elektron makin besar, dan elektronegativitas makin
besar. Hal ini berarti sifat yang paling tepat adalah
elektrone-gativitas
Br > K.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Memprediksi
aplikasi bentuk
materi pelajaran yang geometri dan
diampu sifat
secara mendalam pada suatu senyawa
materi Struktur Atom, atau ion.
Sistem Periodik Unsur,
dan Ikatan
Kimia.
Soal:
24. Bentuk molekul dan sifat kepolaran dari molekul NH3
adalah …. (nomor atom N = 7, H = 1)
A. segiempat planar dan polar
B. linier dan polar
C. tetrahedral dan non polar
D.oktahedral dan non polar
E. piramida trigonal dan polar
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
N (nomor atom 7) = 2 5 Jumlah elektron valensi
= 5 H (nomor atom 1) = 1 Jumlah elektron
valensi = 1 Terdapat 3 PEI dan 1 PEB
Tipe molekul = AX3E
Bentuk molekul = piramida
trigonal Kepolaran = polar
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis
materi pelajaran yang struktur Lewis dari
diampu secara mendalam senyawa kovalen.
pada materi Struktur
Atom, Sistem Periodik
Unsur, dan Ikatan
Kimia.
Soal:
25. Struktur Lewis untuk molekul hidrogen sianida
(HCN) menunjukkan ….
A. 2 ikatan rangkap 2 dan 2 PEB pada atom N
B. 1 ikatan C – H, 1 ikatan C = N, 1 PEB pada atom C,
dan 1 PEB pada atom N
C. 1 ikatan C – H, 1 ikatan C – N, 2 PEB pada atom C, dan
3 PEB pada atom N
D.1 ikatan C ≡ N, 1 ikatan N – H, dan 2 PEB pada atom C
E. 1 ikatan C ≡ N, 1 ikatan C – H, dan 1 PEB pada atom N
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
H (golongan 1A) memiliki 1
elektron C (golongan 4A)
memiliki 4 elektron N
(golongan 5A) memiliki 5
elektron
HCN dapat digambarkan dalam struktur Lewis:
Dengan melihat struktur Lewis tersebut, maka terdapat 1
ikatan C ≡ N, 1 ikatan C – H, dan 1 PEB pada atom N
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menjelaskan
materi pelajaran yang pengaruh interaksi
diampu secara mendalam antar/inter
pada materi Struktur molekul
Atom, Sistem
Periodik Unsur, dan Ikatan yang menyebabkan
Kimia. sifat fisik suatu zat.
Soal:
26. Titik didih NH3 > PH3 dan H2O > H2S, hal ini disebabkan
NH3 dan H2O mempunyai ikatan .…
A.kovalen non polar
B.kovalen polar
C.ionik
D.hidrogen
E. Van der Waals
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Kekuatan ikatan hidrogen lebih besar daripada gaya Van der
Waals, sehingga senyawa yang mengandung ikatan
hidrogen memiliki titik
didih lebih tinggi meskipun Mrnya lebih kecil.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menentukan rumus
aplikasi empiris dan rumus
materi pelajaran yang molekul suatu zat.
diampu
secara mendalam pada
materi Stoikiometri.
Soal:
27. Pirimidin dengan Mr = 80 tersusun dari 60% karbon,
5% hidrogen dan sisanya nitrogen (Ar C = 12, H = 1, N =
14). Rumus
molekulnya adalah .…
A.C2H2N
B.C4H4N2
C.C5H5N2
D. C5H5N3
E. C6H6N3
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
Mr pirimidin = 80
Pirimidin tersusun dari 60% C, 5% H, dan
35% N. Ar C = 12, H = 1, N = 14
Ditanya:
Rumus molekul pirimidin?
Jawab:
Menentukan Rumus Empiris:
Perbandingan C : H : N = 60% : 5% : 35%, maka
perbandingan massa C : H : N = 60 g : 5 g : 35 g
Perbandingan mol C : H : N = 60/12 : 5/1 : 35/14
= 5 : 5 : 2,5
= 2 : 2 : 1
Rumus empiris pirimidin:
C2H2N Menentukan Rumus
Molekul: (C2H2N)x = 80
(24 + 2 + 14)x =
80
40x = 80
x =2
Jadi Rumus Molekul pirimidin : C4H4N2
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menerapkan
aplikasi konsep
materi pelajaran yang pereaksi
diampu
secara mendalam pada pembatas
materi Stoikiometri. pada suatu reaksi
kimia termasuk
persen hasil.
Soal:
28. Sebanyak 75 cm3 mangan dioksida 0,3 M direaksikan
dengan
100 cm3 asam klorida 0,2 M berdasarkan reaksi
berikut: MnO2 (s) + 4 HCl (aq) MnCl2 (aq) + Cl2
(g) + 2 H2O (l)
Zat yang bertindak sebagai pereaksi pembatas adalah ....
A. MnO2
B. HCl
C. MnCl2
D. Cl2
E. H2O
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
Reaksi : MnO2 (s) + 4 HCl (aq) MnCl2 (aq) + Cl2 (g) + 2 H2O (l)
Ditanya:
Zat yang bertindak sebagai pereaksi pembatas?
Jawab:
mol MnO2 = 75 cm3 x 0,3 M
= 75 mL x 0,3 M
= 22,5 mmol
mol HCl = 100 cm3 x 0,2 M
= 100 mL x 0,2 M
= 20 mmol
MnO2 (s) + 4 HCl (aq) MnCl2 (aq) + Cl2 (g) + 2 H2O
(l) M 22,5 20 mmol - - -
mmol
R 5 mmol 20 mmol 5 mmol 5
mmol
S 17,5 0 5 mmol 5
mmol
mmol
Dengan demikian yang berfungsi sebagai pereaksi
pembatas adalah HCl
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan
komposisi
materi pelajaran yang suatu campuran.
diampu
secara mendalam pada
materi Stoikiometri.
Soal:
29. Suatu campuran terdiri atas CaO dan Ca(OH)2. Untuk
menentukan susunan campuran itu, dilakukan percobaan
sebagai berikut: Sebanyak 1 gram campuran dilarutkan
dalam 50 mL air. Ternyata, untuk menetralkan larutan itu
dibutuhkan 0,032 mol HCl. Massa CaO dalam campuran itu
sebesar …. (Diketahui H = 1, O = 16, Ca = 40)
A. 0,5 gram
B. 0,4 gram
C. 0,2 gram
D. 0,1 gram
E. 0,8 gram
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
Campuran terdiri atas CaO dan Ca(OH)2
1 gram campuran dilarutkan dalam 50 mL air
0,032 mol HCl dibutuhkan untuk menetralkan larutan
Ditanya:
Massa CaO dalam campuran?
Jawab:
Misalkan massa CaO = x gram, massa Ca(OH)2 = (1 –
x) gram CaO + 2HCl CaCl2 + H2O
x gram
Mol CaO = x/56 Mol HCl =
2x/
56
Ca(OH)2 + 2HCl CaCl2 + 2
H2
O
(1 - x) gram
Mol Ca(OH)2 = (1- Mol HCl = 2(1-
x)/74 x)/74
(2x/56) + 2(1-x)/74) = 0,032
x = 0,5
Jadi massa CaO = 0,5 gram
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menentukan
aplikasi
entalpi
materi pelajaran yang reaksi berdasarkan
diampu data
secara mendalam pada percobaan
materi Termokimia. menggunakan
kalorimater dan
data
entalpi pembentukan.
Soal:
30. Jika entalpi pembentukan H 2S, H2O, dan SO2 berturut-
turut + 20,6 kJ/mol; - 241,81 kJ/mol; dan – 296,81 kJ/mol,
maka entalpi pembakaran dari H2S (g) sebesar ….
A. - 518,02 kJ
B. - 559,22 kJ
C. + 34,4 kJ
D. + 518,02 kJ
E. + 559,22 kJ
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
ΔH H2S (g) = + 20,6
kJ/mol ΔH H2O (g) = -
241,81 kJ/mol ΔH SO2 (g)
= - 296,81 kJ/mol
Ditanya:
entalpi pembakaran dari H2S (g)?
Jawab:
H2S (g) + ½ O2 (g) H2O (g) + SO2 (g)
ΔHR = [ΔHf H2O+ ΔHf SO2] – [ΔHf H2S + ΔHf O2]
= [- 241,81 + (- 296,81)] kJ – [(-20,6) + 0] kJ
= - 518,02 kJ
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menentukan
aplikasi perubahan entalpi
materi pelajaran yang
diampu reaksi
secara mendalam menggunakan
pada materi
Termokimia. hukum Hess.
Soal:
31. Diketahui data sebagai berikut :
S (s) + 3/2 O2 (g) SO3 (s) ∆H = - 395,2
kJ 2 SO2 (g) + O2 (g) 2 SO3 (s) ∆H = -
198,2 kJ
∆H reaksi : S (s) + O2 (g) SO2 (g) adalah ….
A. - 197 kJ
B. - 296,1 kJ
C. - 494,3 kJ
D. - 593,4 kJ
E. + 494,3 kJ
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
S (s) + 3/2 O2 (g) SO3 (g) ∆H = - 395,2
kJ 2SO2 (g) + O2 (g) 2 SO3 (g) ∆H = -
198,2 kJ
Ditanya:
∆H reaksi : S (s) + O2 (g) SO2 (g)?
Jawab:
Reaksi 1 : S (s) + 3/2 O2 (g) SO3 (g) ∆H = - 395,2 kJ
Posisi S (s) dan O2 (g) berada di sebelah kiri, sama seperti
reaksi yang ditanyakan, sehingga reaksi tidak perlu dibalik.
Reaksi 2 : 2 SO2 (g) + O2 (g) 2SO3 (g) ∆H = - 198,2 kJ
Posisi SO2 (g) di sebelah kiri, padahal reaksi yang ditanyakan
ada di sebelah kanan, sehingga reaksi harus dibalik,
akibatnya tanda ∆H-nya berubah menjadi positif (+).
Banyaknya mol SO2 yang dibutuhkan hanya 1 mol (lihat
koefisien SO2 pada reaksi yang diminta), sehingga koefisien
reaksi kedua ini dibagi 2 agar tinggal satu mol SO2, termasuk
∆H-nya juga dibagi
2. Hasilnya :
SO3 (g) SO2 (g) + 1/2O2 (g) ∆H = + 99,1 kJ
Kemudian kita jumlahkan :
S (s) + 3/2 O2 (g) SO2 (g) ∆H = - 395,2
kJ SO3 (g) SO2 (g) + ½ O2 (g) ∆H = + 99,1
kJ
S (s) + O2 (g) SO2 (g) ∆H = - 296,1 kJ
Jadi ∆H reaksi : S (s) + O2 (g) SO2 (g) sebesar – 296,1 kJ
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menentukan
aplikasi
materi pelajaran yang besarnya energi
diampu ikatan
secara mendalam pada berdasarkan data
materi Termokimia. peru- bahan entalpi
reaksi.
Soal:
32. Diketahui energi
ikatan: C – H = 415
kJ/mol
C = C = 607
kJ/mol C – C =
348 kJ/mol H – H
= 436 kJ/mol
ΔHr pada reaksi : C2H4 (g) + H2 (g) C2H6 (g) adalah ….
A. - 965 kJ
B. - 280 kJ
C. - 135 kJ
D. + 135 kJ
E. + 280 kJ
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
C – H = 415
kJ/mol C = C =
607 kJ/mol C – C
= 348 kJ/mol H –
H = 436 kJ/mol
Ditanya:
ΔHr pada reaksi : C2H4 (g) + H2 (g) C2H6 (g)?
Jawab:
CH2 = CH2 + H – H CH3 – CH3
ΔHr = Σ energi pemutusan ikatan – Σ energi
pembentukan ikatan
= {4 (C – H) + (C = C) + (H – H)} – {6 (C – H) + (C – C)}
= {(C = C) + (H – H)} – {2 (C – H) + (C – C)}
= (607 + 436) – (2 × 415 + 348)
= 1.043 – 1.178
= – 135 kJ
Jadi ΔHr pada reaksi : C2H4 (g) + H2 (g) C2H6 (g) sebesar –
135 kJ
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan orde,
materi pelajaran yang persamaan laju, dan
diampu secara mendalam tetapan laju suatu
pada materi Laju Reaksi. reaksi berdasarkan
data hasil
percobaan.
Soal:
33. Diketahui reaksi: A + 2B
hasil Dari percobaan diperoleh
data berikut:
[A] [B] Laju Reaksi
(M) (M) (M/s)
0,1 0,1 0,01
0,1 0,2 0,04
0,2 0,2 0,64
Berdasarkan data tersebut, maka besarnya tetapan laju
reaksinya adalah ….
A. 103
B. 104
C. 105
D. 106
E. 107
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
Reaksi: A + 2B hasil
[A] [B] Laju Reaksi
(M) (M) (M/s)
0,1 0,1 0,01
0,1 0,2 0,04
0,2 0,2 0,64
Ditanya:
Tetapan laju reaksi?
Jawab:
Menentukan orde reaksi
𝑣1 0,1 𝑥 0,1 𝑦
Dari percobaan 1 dan 2
=( ) ×( )
𝑣2 0,1 0,2
0,01 1 𝑦
=( )
0,04 2 𝑦
1 1
=( )
4 2
𝑦 =2
𝑣2 0,1 𝑥 0,2 𝑦
Dari percobaan 2 dan 3
=( ) ×( )
𝑣3 0,2 0,2
0,04 1 𝑥
=( )
0,64 2 𝑥
1 1
=( )
16 2
𝑥 =4
reaksi Persamaan laju reaksi = 𝑣
Mencari harga tetapan laju
= 𝑘[𝐴]4[𝐵]2 Dengan data
0,01 = 𝑘[0,1]4[0,1]2
percobaan 1
10−2 = 𝑘10−6
𝑘 = 104
Jadi harga tetapan laju reaksi adalah 104
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menjelaskan
materi pelajaran yang
diampu secara faktor- faktor
mendalam pada yang
materi Laju Reaksi. mempengaruhi
laju reaksi.
Soal:
34. Di antara pasangan pereaksi berikut, yang diharapkan
bereaksi paling lambat adalah ….
A. 50 mL HCl 0,2 M + 50 mL Na2S2O3 0,2 M pada 400C
B. 50 mL HCl 0,1 M + 50 mL Na2S2O3 0,2 M + 20 mL air pada
300C
C. 50 mL HCl 0,2 M + 50 mL Na2S2O3 0,2 M pada 300C
D. 50 mL HCl 0,2 M + 50 mL Na2S2O3 0,2 M + 20 mL air pada
400C
E. 50 mL HCl 0,1 M + 50 mL Na2S2O3 0,2 M pada 400C
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan option yang tersedia menunjukkan bahwa ada
dua faktor yang mempengaruhi laju reaksi yang ditampilkan
dalam option, yaitu faktor konsentrasi dan suhu. Semakin
besar konsentrasi semakin cepat laju reaksinya. Demikian
juga semakin tinggi suhunya semakin cepat reaksinya.
Dengan demikian yang paling lambat adalah reaksi yang
memiliki konsentrasi kecil dan suhu rendah, yaitu reaksi pada
option B.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis sifat
materi pelajaran yang daya hantar listrik
diampu secara mendalam suatu zat
pada materi berdasarkan
Kimia Larutan.
data
percobaan.
Soal:
35. Diketahui data percobaan uji daya hantar listrik dari
empat larutan:
Larutan Nyala Gelembung
lampu gas
1 Menyala
Banyak terang
2 Tidak
Sedikit menyala
3 Menyala
Sedikit redup
4 Menyala Tidak
ada redup
Berdasarkan data tersebut, maka larutan yang termasuk
elektolit lemah adalah ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 4
E. 3 dan 4 saja
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam percobaan uji daya hantar listrik ditandai dengan dua
indikator yaitu nyala tidaknya lampu dan terbentuk tidaknya
gelembung gas pada elektroda. Apabila lampu menyala, maka
larutan tersebut elektrolit. Sebaliknya apabila lampu tidak
menyala, maka larutan tersebut non-elektrolit. Demikian juga
pada elektroda, apabila dalam suatu elektroda menghasilkan
gelembung gas, maka larutan tersebut elektrolit, dan
sebaliknya. Ketentuan lain adalah:
Apabila lampu menyala dan terbentuk gelembung gas
banyak pada elektrodanya, menandakan ion-ionnya
terionisasi sempurna (elektrolit kuat)
Apabila lampu menyala redup dan terbentuk sedikit
gelembung gas pada elekttrodanya, maka berarti ion-ion
larutan tersebut terionisasi sebagian atau jumlah ionnya
sedikit. (elektrolit lemah)
Apabila lampu menyala redup dan tidak terbentuk
gelembung gas pada elektrodanya, maka berarti ion-ion
larutan tersebut terionisasi sebagian atau jumlah ionnya
sedikit. (elektrolit lemah)
Apabila lampu tidak menyala redup, tetapi terbentuk
gelembung gas pada elektrodanya, maka berarti ion-ion
larutan tersebut terionisasi sebagian atau jumlah ionnya
sedikit. (elektrolit lemah)
Apabila lampu tidak menyala dan elektroda nya tidak
menghasilkan
gelembung gas, maka larutan tersebut non elektrolit atau
tidak terionisasi. (non elektrolit)
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis sifat
materi pelajaran yang asam/basa
diampu secara mendalam suatu
pada materi spesies
Kimia Larutan.
berdasarkan
suatu teori asam
basa.
Soal:
36. Untuk reaksi: NH3 + H2O NH4+ + OH−
Menurut teori asam basa Bronsted-Lowry,
maka ....
A. NH3 bersifat asam, karena menerima sebuah proton
B. NH4+ bersifat basa, karena memberi sebuah proton
C. H2O bersifat asam, karena memberi proton
D. H2O bersifat basa, karena menerima proton
E. H2O bersifat netral, karena menerima dan memberi
proton
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Pembagian asam - basa menurut Bronsted - Lowry sebagai
berikut: Asam : zat yang memberikan H+ (donor proton)
Basa : zat yang menerima H+ (akseptor proton)
Pada reaksi tersebut, H2O memberikan H+ pada NH3
sehingga H2O sebagai asam dan NH3 sebagai basa.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menerapkan konsep
materi pelajaran yang reaksi re-doks dalam
diampu secara mendalam perhitungan kimia.
pada materi
Reaksi Redoks dan
Elektrokimia.
Soal:
37. Sebanyak 25 mL larutan 0,1 M suatu ion logam tepat
bereaksi dengan 25 mL larutan 0,1 M senyawa arsenit
𝐴𝑠𝑂3−(aq) + H2O (l) 𝐴𝑠𝑂3− (aq) + 2 H+ (aq) + 2e
menurut persamaan reaksi berikut:
3 4
Jika bilangan oksidasi awal dari logam adalah +3, maka
bilangan
oksidasi logam setelah reaksi adalah ….
A. 0
B. +1
C. +2
D. +3
E. +4
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
25 mL larutan 0,1 M suatu ion logam + 25 mL larutan 0,1 M
senyawa arsenit
𝐴𝑠𝑂3− (aq) + H2O (l) 𝐴𝑠𝑂3− (aq) + 2 H+ (aq) + 2e
Menurut reaksi:
3 4
Bilangan oksidasi asal dari logam +3
Ditanya:
Bilangan oksidasi logam setelah reaksi?
Jawab:
mmol ion logam = 25 mL x 0,1 M = 2,5
mmol mmol ion arsenit = 25 mL x 0,1 M
= 2,5 mmol
Oleh karena mmol ion logam dan ion arsenit sama, berarti
koefisien reaksi untuk ion logam dan ion arsenit harus sama.
Dengan koefisien
satu dari ion arsenit, maka ion arsenit melepaskan 2 elektron,
berarti untuk ion logam harus sama, yaitu koefisien reaksi ion
logam satu dan menerima 2 elektron.
Bilangan oksidasi awal logam sebesar +3, maka setelah
menerima 2 elektron bilangan oksidasinya berubah menjadi
+1.
L3+ + 2e L+
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis
materi pelajaran yang
diampu secara mendalam reaksi kimia dalam
pada materi Reaksi sel Volta.
Redoks dan
Elektrokimia.
Soal:
38. Aki mempunyai elektroda Pb dan PbO2. Selama aki
bekerja, akan terjadi perubahan ….
A. Pb menjadi PbSO2 dan PbO2 tetap
B. Pb menjadi PbO dan PbO2 menjadi Pb3O4
C. Pb dan PbO2 berubah menjadi PbSO4
D. Pb dan PbO2 berubah menjadi Pb3O4
E. Pb menjadi PbO2 lalu berubah menjadi PbSO4
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
Sel aki terdiri dari anoda timbal (Pb) dan katoda timbal
dioksida (PbO2). Keduanya merupakan zat padat yang
dicelupkan dalam larutan asam sulfat. Kedua elektroda dan
hasil reaksinya tidak larut dalam asam sulfat, sehingga tidak
perlu memisahkan anoda dan katoda, yang berarti tidak
diperlukan jembatan garam. Jika kedua elektroda
dihubungkan akan dihasilkan perbedaan potensial kira-kira 2
volt. Reaksi kimia yang terjadi pada sel aki dikelompokkan
pada reaksi yang terjadi pada elektroda Pb dan PbO 2. Katoda
berperan sebagai kutub positif, sedangkan anoda berperan
sebagai kutub negatif. Pada katoda terjadi reaksi reduksi,
sedangkan pada anoda terjadi reaksi oksidasi.
Reaksi pada Anoda (Pb)
Pb (s) Pb2+ (aq) + 2e- (reaksi oksidasi)
Ion Pb2+ ini akan bereaksi dengan ion SO42- yang ada dalam
larutan, sehingga terbentuk PbSO4 yang reaksinya dapat ditulis
:
Pb2+ (aq) + SO42- (aq) PbSO4 (s)
Reaksi pada Katoda (PbO2)
PbO2 (s) + 4 H+ (aq) + 2e- Pb2+ (aq) + 2 H2O (l)
(reaksi reduksi)
Selain itu ion Pb2+ bereaksi dengan SO 2-
menghasilkan
endapan PbSO 4 4
yang reaksinya dapat ditulis sebagai
berikut: Pb2+ (aq) + SO42- (aq)
PbSO4 (s)
Dengan berubahnya kedua elektroda menjadi endapan PbSO 4,
maka daya aki makin berkurang. Secara ringkas kedua reaksi
tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :
Anoda : Pb (s) + HSO4- (aq) PbSO4 (s) + H+ (aq) + 2e-
Katoda : PbO2 (s) + HSO4- (aq) + 3 H+ (aq) + 3e- PbSO4 (s)
+ 2 H2O (l)
Pb (s) + PbO2 (s) + 2 HSO4- (aq) + 2 H+(aq) + 3e- PbSO4 (s)
+2
H2O (l)
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis sifat
materi pelajaran yang suatu materi
diampu secara mendalam berdasarkan struktur
pada materi Kimia Unsur. dan ikatan atom-
atom
penyusunnya.
Soal:
39. Air dalam keadaan padat (es) akan mengapung. Hal ini
merupakan suatu anomali air, karena ketika air dalam
keadaan padat ....
A. memiliki kerapatan lebih tinggi daripada keadaan cairnya
B. titik didihnya lebih tinggi daripada keadaan cairnya
C. molekulnya dapat bergerak bebas membentuk ikatan
hidrogen
D. kalor penguapannya lebih tinggi daripada keadaan
cairnya
E. ikatan hidrogennya lebih sedikit sehingga
kerapatannya lebih kecil
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Ikatan antar molekul yang berupa gaya tarik-menarik
antara atom yang elektronegativitas-nya sangat besar
terhadap atom H dalam
molekul lain disebut ikatan hidrogen. Adanya ikatan hidrogen
menyebabkan munculnya fenomena yang dinamakan anomali
air, dimana air dalam keadaan padat (es) ia akan mengapung.
Padahal biasanya suatu zat dalam keadaan padat memiliki
kerapatan lebih tinggi daripada keadaan cairnya. Hal ini
karena ketika air dalam keadaan cair kerapatannya lebih
tinggi akibat molekul air yang dapat bergerak bebas
membentuk ikatan hidrogen. Sedangkan ketika berujud
padat molekulnya tidak dapat bergerak bebas, akibatnya
ikatan hidrogen yang terbentuk lebih sedikit, sehingga
kerapatannya lebih kecil. Coba bayangkan ketika kamu
berada dalam ruangan berdesakan, maka untuk dapat saling
bergandeng tangan akan lebih
sulit dibandingkan ketika dalam ruangan yang lega dan tidak
berdesakan.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan nama
materi pelajaran yang IUPAC
diampu secara mendalam
pada materi senyawa anorganik.
Kimia Unsur.
Soal:
40. Nama senyawa Fe(NO3)3 adalah ....
A. besi nitrat
B. besi(II) nitrat
C.besi(III) nitrit
D.besi(II) nitrit
E. besi(III) nitrat
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Salah satu aturan tata nama IUPAC adalah untuk senyawa
poliatom, jika salah satu unsurnya O, penamaannya
menyebutkan nama logam, jika logam memiliki > 1 biloks,
penamaannya menyebutkan nama logam diikuti biloks-nya
dengan angka romawi dalam tanda kurung diikuti nama
gugus atom, diakhiri kata at atau it (it : gugus atom yang
mengikat atom O lebih sedikit, at : gugus atom yang
mengikat atom O lebih banyak).
Dengan demikian, nama senyawa Fe(NO3)3 adalah besi (III)
nitrat,
karena pada senyawa tersebut terdiri dari logam besi dengan
biloks +3 dan gugus atomnya berupa NO3 yang mengikat
atom O lebih banyak,
sehingga disebut nitrat.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan derajad
materi pelajaran yang disosiasi dan tetapan
diampu secara mendalam kesetimbangan
pada materi suatu
Kesetimbangan Kimia. dalam reaksi
kesetim- bangan
disosiasi.
Soal:
41. Jika tetapan keseimbangan untuk reaksi 2X + 2Y
4Z adalah 0,04, maka tetapan keseimbangan untuk
reaksi 2Z
X
+ Y adalah
….
A. 0,2
B. 0,5
C. 2
D. 4
E. 5
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Diketahui:
Kc reaksi 2X + 2Y 4Z sebesar 0,04
Ditanya:
Kc untuk reaksi 2Z X + Y?
Jawab:
1
0,04
4Z 2X + 2Y Kc =
1
2Z X + Y Kc = √
0,04
1
Kc = √
4/100
Kc = √
100
4
Kc = √25
Kc = 5
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan jumlah
zat
materi pelajaran yang dalam
diampu secara mendalam
pada materi reaksi
Kesetimbangan Kimia. kesetimbangan
yang
telah
mengalami
pergeseran.
Soal:
42. Dalam ruang 1 L dimasukkan 4 mol HI lalu terurai
menurut reaksi:
2 HI (g) H2 (g) + I2 (g)
HI yang terurai sebesar 25%. Setelah kesetimbangan
tercapai dan volum diperbesar menjadi 2 L, maka derajat
disosiasi yang baru sebesar ....
A. 12,5%
B. 25%
C. 37,5%
D. 50%
E. 75%
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
2 HI (g) H2 (g) + I2 (g)
Volum awal =1
L HI mula-mula= 4 mol
α mula-mula = 25%
Ditanya:
α baru setelah volum diperbesar menjadi 2 L?
Jawab:
Memasukkan data yang diketahui dan mengisi bagian yang
𝛼 = 25%
kosong:
2 HI (g) H2 (g ) + I 2 (g )
Mula-mula 4 mol - -
Terurai 1 mol 0,5 mol 0,5 mol
Dlm kesetimbangan 3 mol 0,5 mol 0,5 mol
Menghitung Kc:
0,5 0,5
⌊𝐻2⌋⌊𝐼2⌋ ⌊ 𝑀 ⌋⌊ 𝑀⌋ 2 0,25 𝑀 1
3 1 1
Kc = ⌊𝐻𝐼⌋.2 =⌊ 𝑀⌋.2 9 𝑀=
2 36 =
1
Membuat data dasar untuk menentukan 𝛼 baru jika volum
diperbesar 2 L:
α?
2 HI (g) H2 (g ) + I 2 (g )
Mula-mula 4 mol - -
Terurai 4α mol 2α mol 2α mol
Dlm kesetimbangan (4-4α) mol 2α mol 2α
mol 2𝛼 2𝛼
1 ⌊ 𝑀 ⌋⌊ 𝑀⌋
2 2
36 ⌊
(4−4𝛼) 2
𝑀⌋.
=
2
2 2 2
1 4𝛼 𝑀 1 𝛼
36 16−32𝛼+ 16𝛼 𝑀 36 4−8𝛼+ 4𝛼2
= 2
2dibagi 4 =
4 - 8α + 4α2 = 36 α2 dibagi 4 1 - 2α + α2 =
9α2 8α2 + 2α -1 = 0 (Rumus ABC)
−2 √4+32 −2 √36
α1/α2 = 16 = 16
−2 + 6 4
16 16
α1 = = = ¼ atau 25%
−2− 6
16
α2 = (α tak mungkin negatif)
Jadi harga α baru = 25%, sama dengan α awal yang juga 25%
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Mengkonversi
materi pelajaran yang satuan konsen-trasi
diampu secara suatu larutan.
mendalam pada
materi Kimia Larutan.
Soal:
43. Kemolalan larutan NaCl 10% b/b dalam air adalah (Mr
NaCl = 58,5) ….
A.1,5 m
B.1,7 m
C.1,9 m
D.2,1 m
E. 2,3 m
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
Larutan NaCl 10%
massa Mr NaCl = 58,5
Ditanya:
Kemolalan larutan NaCl 10% massa?
Jawab:
Larutan NaCl 10% massa berarti dalam 100 gram
larutan NaCl terdapat:
NaCl murni sebanyak = 10 x 100 gram = 10 gram
100
Massa air sebagai pelarut = (100-10) gram = 90 gram
Molalitas =10 x 1000 = 1,9 m
58,5 x 90
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menganalisis pH
aplikasi larutan asam lemah
materi pelajaran yang atau basa lemah.
diampu
secara mendalam pada
materi Kimia Larutan.
Soal:
44. Jika harga Kb LOH = 3.10−5, maka pH larutan LOH 0,3 M
adalah
....
A. 11 + log 3
B. 11 − log 3
C. 8 − log 3
D. 8 + log 3
E. 3 − log 3
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
Kb LOH = 3.10−5
Ditanya:
pH larutan LOH 0,3 M?
Jawab:
Menentukan pOH dari basa lemah terlebih dahulu melalui
tetapan ionisasi basa yang diketahui:
konsentrasi basa [OH-] = √Kb . M
dimana Kb = tetapan ionisasi basa dan M =
[OH-] = √(3 · 10-5 )( 3 · 10-1)= √9 · 10-6 = 3. 10-3
pOH = -log [OH-] = -log (3.10-3) = 3 –
log 3 pH = 14 – ( 3 – log 3)
pH = 11 + log 3
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menganalisis grafik
materi pelajaran yang tirasi asam basa dan
diampu secara mendalam penggunaan
pada materi indikator
Kimia Larutan. yang tepat.
Soal:
45. Berikut diberikan sebuah kurva titrasi asam basa hasil
percobaan untuk menentukan konsentrasi larutan KOH 40
mL
Jika asam yang digunakan untuk titrasi adalah HCl 0,1 M,
maka konsentrasi larutan KOH yang dititrasi adalah ….
A. 0,10 M
B. 0,15 M
C. 0,20 M
D. 0,25 M
E. 0,30 M
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
Titrasi asam basa untuk menentukan konsentrasi Larutan KOH
40 mL. Asam yang digunakan sebagai pentiter: HCl 0,1 M
Ditanya:
Konsentrasi larutan KOH yang dititrasi?
Jawab:
Berdasarkan kurva terlihat bahwa titik ekivalen terjadi saat
volume HCl adalah 40 mL.
Data selengkapnya:
VHCl = Va = 40
mL MHCl = Ma =
0,1 M
nHCl = na = 1
VKOH = Vb = 40
mL MKOH = Mb =
.......................?
nKOH = nb = 1
maka konsentrasi KOH:
V b . M b . n b = Va . M a . n a
Va . Ma . na 40. 0,1 . 1
Mb = Vb . nb = 40 . 1 = 0,10 M
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Mengidentifikasi
materi pelajaran yang campuran
diampu secara yang
mendalam pada menghasilkan
materi Kimia Larutan.
larutan
penyangga.
Soal:
46. Diberikan beberapa larutan sebagai berikut:
(1) 200 mL KOH 0,1 M
(2) 200 mL CH3COOH 0,1 M
(3) 200 mL HCN 0,2 M
(4) 200 mL NH4OH 0,2 M
(5) 200 mL HCl 0,2 M
Campuran dua larutan yang dapat membentuk larutan
penyangga adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
(1) 200 mL KOH 0,1 M
(2) 200 mL CH3COOH 0,1 M
(3) 200 mL HCN 0,2 M
(4) 200 mL NH4OH 0,2 M
(5) 200 mL HCl 0,2 M
Ditanya:
Campuran dua larutan yang dapat membentuk larutan
penyangga?
Jawab:
Salah satu cara untuk memperoleh larutan penyangga adalah
dengan mereaksikan larutan asam lemah + basa kuat atau
asam kuat + basa lemah dengan syarat pada akhir reaksi
asam lemahnya atau basa lemahnya masih sisa
Tersedia:
200 mL KOH 0,1 M 20 mmol
200 mL CH3COOH 0,1 M 20 mmol
200 mL HCN 0,2 M 40 mmol
200 mL NH4OH 0,2 M 40 mmol
200 mL HCl 0,2 M 40 mmol
Larutan yang memungkinkan adalah KOH
dan HCN Reaksinya:
KOH + HCN KCN + H2O
Awal 20 40
mmol mmol
Reaks 20 20
i mmol mmol
Sisa - 20 Nampak
mmol tersisa HCN
sebanyak 20
mmol yang
berarti
terbentuk larutan penyangga.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menganalisis
aplikasi hubungan antara
materi pelajaran yang hasil
diampu kali
secara mendalam pada kelarutan dengan
materi Kimia Larutan. pH
larutan.
Soal:
47. Tetapan Ksp Ca(OH)2 adalah 4.10-6. Jika pH larutan CaCl2
2 x 10-3 M lalu dinaikkan dengan menambahkan NaOH,
maka endapan akan
terbentuk setelah pH ….
A. 9
B. 10
C. 11
D. 12
E. 13
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Diketahui:
Ksp Ca(OH)2 = 4.10-6
CaCl2 = 2 x 10-3
M
Ditanya:
pH agar terbentuk endapan Ca(OH)2?
Jawab:
Ca(OH)2 Ca2+ + 2 OH-
4.10-6 x
2x
Ksp Ca(OH)2 = [Ca2+] [OH-]2
4.10-6 = (2.10-3) (2x)2
4.10-6 = (2.10-3) (4x2)
4.10-6 = 8.10-3x2
−6
4.10
8.10−3
2
= √5.10−4
x =
= 10-2√5 M
x
x
pOH = - log 10-2√5
= 2 – log √5
= 2 – 0,35
= 1,65
pH = 14 – 1,65
= 12,35
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Memprediksi
materi pelajaran yang terjadinya
diampu secara pengendapan dari
mendalam pada percampuran dua
materi Kimia Larutan. jenis
larutan.
Soal:
48. Jika 200 mL larutan NaCl 10-3 M dicampurkan dengan 300
mL larutan Pb(NO3)2 2.10-3 M, dan Ksp PbCl2 = 10-8, maka
nilai Q sebesar ….
A. 2,4 × 10-7 dan terjadi endapan
B. 4,8 x 10-7 M dan tidak terjadi endapan
C. 2,4 × 10-12 dan tidak terjadi endapan
D.4,8 x 10-12 M dan terjadi endapan
E. 4,8 x 10-12 M dan tidak terjadi endapan
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Diketahui:
200 mL larutan NaCl 10-3 M + 300 mL larutan Pb(NO3)2
2.10-3 M Ksp AgCl = 10-8
Ditanya:
nilai Q dan terjadi tidaknya endapan?
Jawab:
Pb(NO3)2 (aq) + NaCl (aq) PbCl2 (s) + 2 NaNO3 (aq)
PbCl2 (s) Pb2+ (aq) + 2 Cl- (aq)
Volum total = 200 mL + 300 mL =
500 mL [Pb2+] = (200 mL x 10-3 M) :
500 mL
= 0,2 mmol : 500 mL
= 4 x 10-4 M
[Cl-] = (300 mL x 2.10-3 M) : 500 mL
= 0,6 mmol : 500 mL
= 1,2 x 10-3
M Q = [Pb2+] [Cl-]2
= (4 x 10-4 M) (1,2 x 10-3 M)
= 4,8 x 10-12 M
Karena Q (4,8 x 10-12 M ) < Ksp (10-8), maka tidak terjadi
endapan.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Membandingkan
materi pelajaran yang sifat
diampu secara koligatif
mendalam pada
materi Kimia Larutan. larutan
elektrolit
dengan larutan non-
elektrolit.
Soal:
49. Tekanan osmosis larutan yang mengandung 12 gram
urea (Mr = 60) dalam 2 liter larutan pada suhu 27 oC adalah
…. (R = 0,082 L atm /mol K)
A. 0,22 atm
B. 2,46 atm
C. 3,40 atm
D. 4,92 atm
E. 5,47 atm
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
Massa urea = 12
gram Mr urea = 60
Volum larutan = 2
L
Suhu = 27oC = 300K
R = 0,082 L atm /mol K
Ditanya:
Tekanan osmosis ()?
Jawab:
=MxRxT
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 ur𝑒𝑎
𝑀r ur𝑒𝑎
= 𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚 xRxT
12 𝑔r𝑎𝑚
60 𝑔r𝑎𝑚/𝑚𝑜𝑙
2𝐿
= x 0,082 L atm/moloK x (27 + 273)oK
= 2,46 atm
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Memprediksi massa
materi pelajaran yang molekul relatif zat
diampu secara mendalam elektrolit atau non-
pada materi Kimia elektrolit
Larutan. berdasarkan sifat
koligatifnya.
Soal:
50. Suatu zat X sebanyak 5,4 gram dilarutkan dalam 180
gram air.
Larutan X memiliki tekanan uap jenuh 117,657 mmHg,
sedangkan pada suhu yang sama air murni memiliki
tekanan uap jenuh 118 mmHg. Massa molekul relatif zat
tersebut adalah ….
A.180 gram/mol
B.160 gam/mol
C.120 gram/mol
D. 80 gram/mol
E. 60 gram/mol
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
Massa zat X = 5,4
gram Massa air =
180 gram P =
117,804 mmHg
Po = 118 mmHg
Ditanya:
Mr zat X ?
Jawab :
Masukkan data ke dalam rumus
o
P P m /Mr
P o m B/Mr B
A A
(118 117,657) mmHg 5,4gram / MrB
180 gram/mol
118mmHg
18 gram
5,4 / Mr
0,003 10 mol B
5,4 gram
0,03 mol
MrB
5,4
MrB 0,03
MrB = 180 gram /mol
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menjelaskan
materi pelajaran yang penggunaan
diampu secara mendalam sifat
pada materi koligatif
Kimia Larutan.
dalam
kehidupan sehari-
hari.
Soal:
51. Banyak minuman berlabel ”isotonik” beredar di pasaran.
Untuk membuktikannya, maka dilakukan dengan
menentukan titik didih dan titik beku minuman tersebut
yang dibandingkan dengan larutan infus. Pemakaian
larutan infus sebagai pembanding karena ....
A. berisotonik dengan larutan standar tubuh
B. mudah diperoleh dan terjaga higienitasnya
C. mengandung garam fisiologis yang pekat
D. mengandung larutan elektrolit kuat
E. mengandung garam yang dapat mengion
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Larutan infus adalah larutan yang berisi larutan NaCl 0,15 M.
Pemilihan infus dikarenakan di dalamnya terdapat kandungan
garam fisiologis yang memiliki kepekatan yang sama
terhadap larutan standar dalam tubuh manusia, sehingga
diasumsikan cairan infus berisotonik dengan larutan standar
dalam tubuh manusia. Jadi, bila minuman isotonik tersebut
memiliki tekanan osmosis yang setara dengan infus, berarti
secara tidak langsung minuman isotonik tersebut isotonis
terhadap
larutan standar dalam tubuh.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menjelaskan sifat
aplikasi dan penggu-naan
materi pelajaran yang koloid
diampu dalam
secara mendalam pada
materi Kimia Larutan. kehidupan sehari-
hari.
Soal:
52. Buih sabun merupakan salah satu jenis koloid gas dalam
cair. Buih sabun dapat mengikat kotoran berdasarkan
sifatnya yang memiliki bagian kepala yang bersifat ionik
dan bagian ekor yang bersifat non polar (rantai
hidrokarbon). Ketika memilih jenis sabun, maka sabun yang
baik adalah sabun yang buihnya ....
A. banyak, karena daya ikatnya terhadap kotoran lebih
besar
B. banyak, karena berarti mengandung surfaktan yang lebih
banyak
C. sedikit, tetapi kandungan molekul ionik dan non polarnya
besar
D. sedikit karena menghematair ketika membilas dan
tidak merusak kulit
E. sedikit, tetapi buih yang dihasilkan besar-besar
ukurannya
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Buih merupakan jenis koloid dengan fase terdispersi gas
dalam medium pendispersi padat dan cair. Molekul sabun
terdiri dari dua bagian, yaitu bagian ionik (kepala) yang
mudah larut dalam air dan rantai hidrokarbon (ekor) yang
mudah larut dalam minyak.
CH3CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH2C
OO-
– Na+
Rantai hidrokarbon dinamakan ekor Bagian ionik dinamakan kepala
Sabun membentuk misel (kumpulan molekul sabun yang
terdispersi dalam air) jika dilarutkan dalam air (Gb. 2). Bagian
ekor cenderung mengikat kotoran yang mengandung minyak.
Bagian kepala melepaskan kotoran sedikit demi sedikit dan
dilingkupi oleh misel-misel (Gb. 3). Sabun bersifat
menurunkan tegangan permukaan air, sehingga memiliki sifat
”membersihkan” yang disebut surfactance.
Ekor mengumpul
di bagian
dalam
Kepala
berada di
bagian luar
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan
materi pelajaran yang
diampu secara mendalam isomer suatu
pada materi senyawa organik.
Kimia Organik.
Soal:
53. Isomer fungsional terdapat antara senyawa ….
A. propil alkohol dan isopropil alkohol
B. asam asetat dan metil formiat
C. propanal dan propanol
D. etil metil eter dan etil metanoat
E. propanon dan 2-propanol
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Isomer adalah senyawa yang memiliki rumus struktur berbeda
tetapi rumus molekulnya sama. Seperti diketahui, ada 3
pasang isomer fungsional, yaitu antara Alkohol (Alkanol)
dengan Eter, Aldehid (Alkanal) dengan Keton (Alkanon), Asam
Karboksilat (Asam Alkanoat) dengan Ester (Alkil Alkanoat).
Jadi, sudah jelas bahwa yang merupakan pasangan isomer
adalah asam asetat (golongan Asam Alkanoat) dan metil
formiat (golongan Ester). Perhatikan rumus struktur
keduanya:
O O
Asam asetat : CH3 – C – OH Metil formiat : H – C – O – CH3
Keduanya memiliki rumus molekul sama, yaitu C2H4O2
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Mengidentifikasi
aplikasi
materi pelajaran yang jenis reaksi senyawa
diampu organik.
secara mendalam
pada materi
Kimia Organik.
Soal:
54. Reaksi antara etil klorida dengan perak hidroksida
menjadi etanol dan perak klorida merupakan reaksi ….
A. reduksi
B. substitusi
C. eliminasi
D. oksidasi
E. klorinasi
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Salah satu jenis reaksi senyawa organik adalah reaksi
substitusi, yaitu reaksi penggantian suatu gugus oleh gugus
lain. Secara umum reaksi substitusi dapat dituliskan sebagai
berikut:
A-B+CA-C+B
Dengan demikian reaksi antara etil klorida dengan perak
hidroksida menjadi etanol dan perak klorida merupakan reaksi
substitusi. Adapun reaksinya dapat dituliskan:
CH3 - CH2 - Cl + AgOH CH3 - CH2 - OH +
AgCl
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menjelaskan reaksi-
materi pelajaran yang reaksi yang terjadi
diampu secara mendalam pada karbohidrat.
pada materi
Kimia Organik.
Soal:
55. Untuk membedakan antara glukosa dengan fruktosa,
maka dapat dilakukan uji ....
A. Molisch, glukosa menghasilkan cincin ungu dan fruktosa
tidak
B. Benedict, fruktosa memberikan endapan merah bata dan
glukosa tidak
C.Fehling, fruktosa memberikan endapan merah bata dan
glukosa tidak
D.Barfoed, glukosa memberikan endapan merah
bata dengan pemanasan dan fruktosa tanpa
pemanasan
E. Seliwanoff, fruktosa memberikan larutan berwarna
merah dan glukosa tidak
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Berdasarkan strukturnya, glukosa memiliki gugus aldehid
(golongan aldosa), sedangkan fruktosa memiliki gugus keton
(golongan ketosa). Berdasarkan gugus yang dimiliki itulah
keduanya dapat dibedakan dengan uji Benedict, Fehling, atau
Barfoed yang menguji adanya gula reduksi yang dimiliki oleh
glukosa (memiliki gugus aldehid), sedangkan fruktosa tidak
memiliki gula reduksi (memiliki gugus keton). Dengan
demikian melalui uji Benedict, Fehling, atau Barfoed
seharusnya glukosa positif. Jika menggunakan uji Barfoed
endapan merah dari reaksi glukosa dengan reagen Barfoed
seharusnya terbentuk dengan cepat tanpa pemanasan. Uji
Molisch adalah uji umum untuk karbohidrat, sehingga semua
jenis karbohidrat positif terhadap uji ini yang ditandai dengan
terbentuknya cincin warna ungu. Berdasarkan option pilihan
yang ada, maka uji Seliwanoff yang tepat digunakan untuk
membedakan glukosa dengan fruktosa, karena uji
Seliwanoff
menguji adanya gugus keton yang hanya dimiliki fruktosa
tetapi tak
dimiliki glukosa.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menjelaskan sifat-
aplikasi sifat asam amino
materi pelajaran yang dan protein.
diampu
secara mendalam pada
materi Kimia Organik.
Soal:
56. Protein dapat mengendap dengan penambahan garam
ammonium sulfat jenuh, karena garam tersebut memiliki
kemampuan ....
A. hidratasi lebih besar daripada protein
B. melarut lebih besar daripada protein
C. menurunkan pH isoeletrik protein
D. menaikkan pH isoelektrik protein
E. berikatan dengan ion zwitter protein
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Protein merupakan polimer asam amino, yaitu tersusun dari
monomer asam-asam amino dengan ikatan peptida antar
asam amino tersebut. Protein dapat mengendap dengan
penambahan alkohol, logam, maupun garam ammonium
sulfat jenuh dengan berbagai prinsip mekanisme
pengendapan yang berbeda. Ketika ke dalam larutan protein
ditambahkan garam ammonium sulfat jenuh (berlebihan),
maka terjadilah pengendapan protein yang disebabkan terjadi
kompetisi dalam memperebutkan molekul air yang ada dalam
larutan tersebut. Oleh karena garam ammonium sulfat
memiliki kemampuan hidratasi (mengikat molekul air) yang
tinggi, maka tentu saja kompetisi tersebut dimenangkan
garam, sehingga akhirnya protein
kalah dan mengendap.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori aplikasi Menentukan jenis
materi pelajaran yang monomer dari suatu
diampu secara mendalam polimer
pada materi
Kimia Organik. senyawa
organik.
Soal:
57. Karet alam merupakan polimer alam yang tersusun
dari monomer ....
A. vinil klorida
B. 2-metil butena
C. 2-metil-1,3-butadiena
D.neoprena
E. kloroprena
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Polimerisasi adalah proses penggabungan beberapa molekul
sederhana menjadi molekul besar. Senyawa hasil proses
polimerisasi disebut polimer atau makromolekul, yaitu
molekul yang terbentuk dari penggabungan molekul-molekul
sederhana (monomer) menjadi bentuk rantai yang panjang.
Salah satu jenis polimer adalah poliisoprena pada pohon karet
(karet alami). Pada polimerisasi ini sebagai monomer adalah
isoprena atau 2- metil-1,3-butadiena, sehingga polimer yang
dihasilkan berbentuk poli- isoprena. Adapun reaksinya dapat
dituliskan:
(- HC = C – CH = CH –)n --- HC - C = CH – CH2 – CH2 – C =
CH – CH2 ---
CH3 CH3
CH3
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Menguasai teori Menjelaskan
aplikasi penerapan prinsip
materi pelajaran yang da-sar reaksi kimia
diampu dalam industri.
secara mendalam pada
materi Kimia Terapan.
Soal:
58. Pada pembuatan amoniak melalui proses Haber - Bosch
dengan reaksi termokimia:
N2 (g) + 3 H2 (g) 2 NH3 (g) H = - 92,4 kJ pada 25oC :
KP
= 6,2.105
Untuk menghasilkan produk amoniak secara optimal, maka
kondisi yang dapat dikendalikan adalah ….
A. menaikkan suhu setinggi-tingginya agar reaksi
berlangsung cepat
B. memperlama waktu terjadinya reaksi dalam
mesin tempat bertemunya N2 dan H2
C. menambahkan beberapa macam katalis agar
reaksi kesetimbangan cepat tercapai
D. menaikkan tekanan dan amoniak yang terbentuk
segera
dipisahkan
E. menurunkan tekanan sambil terus-menerus
menambahkan gas N2 dan H2
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Amoniak merupakan bahan dasar pembuatan pupuk, sebagai
pelarut, bahan utama dalam refrigerator, bahan pembersih,
dan banyak lagi produk sintetik yang menggunakan bahan
dasar amonia. Bahan utama pembuatan amonia adalah gas
nitrogen dan gas hidrogen. Nitrogen terdapat melimpah di
udara. Meskipun demikian, karena nitrogen sangat sukar
bereaksi, senyawa nitrogen tidak banyak terdapat di alam.
Salah satu sumber nitrogen di alam yang terpenting adalah
NaNO3 yang disebut sendawa chilli. Reaksi yang terjadi antara
gas nitrogen dan hidrogen merupakan reaksi keseimbangan.
Secara termokimia, reaksi tersebut bersifat eksoterm.
Dalam industri amoniak menerapkan prinsip pergeseran
kesetimbangan untuk memaksimalkan produk yang
dihasilkan, tetapi berlangsung secara cepat. Jika dilihat reaksi
kesetimbangan tersebut akan bergeser ke kanan jika tekanan
diperbesar. Namun penggunaan tekanan yang terlalu besar
dapat meningkatkan energi yang dibutuhkan, sehingga harus
dipertimbangkan besarnya, tidak asal menaikkan melainkan
penuh perhitungan dari segi bisnis dan ekonomi. Reaksi
tersebut merupakan reaksi eksoterm, sehingga jika suhu yang
digunakan terlalu tinggi, justru kesetimbangan akan bergeser
ke kiri (ke arah endoterm). Oleh karena itu suhu dibuat tidak
terlalu tinggi, tetapi cukup mempercepat produksi. Selain itu
untuk mengurangi
reaksi balik, maka amoniak yang terbentuk segera dipisahkan.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Mampu memilih, Menentukan
merancang, menyiapkan, instrumen yang tepat
dan mengguna- kan bahan dalam analisis kimia.
dan alat-alat labora-torium
pendidikan kimia serta
perangkat lunak yang
tepat sesuai kaidah ilmu
kimia.
Soal:
59. Dalam suatu praktikum Sekar ingin mengambil volum
larutan NaOH 0,1 M sebanyak 4 mL. Di mejanya terdapat
beberapa pipet
volum dengan berbagai ukuran. Tindakan yang tepat yang
harus dilakukan Sekar agar kesalahan pengukuran volum
dapat diminimalisir adalah dengan memilih pipet volum
ukuran ….
A. 1 mL
B. 5 mL
C. 10 mL
D.25 mL
E. 50 mL
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Dalam menggunakan alat ukur volum untuk mengambil
sejumlah tertentu volum suatu larutan harus memilih alat ukur
yang tepat agar dapat meminimalisir kesalahan relatif yang
terjadi, khususnya jika kita akan melakukan percobaan yang
bersifat kuantitatif, misal titrasi. Oleh karena akan mengambil
volum larutan NaOH 0,1 M sebanyak 4 mL, maka pipet volum
yang tepat dipilih adalah yang berukuran paling
dekat, yaitu pipet volum berukuran 5 mL.
Kompeten Capaian Pembelajaran Indikator Esensial
si
Profesional Mampu memilih, Menentukan
merancang, menyiapkan, jenis
dan mengguna- kan bahan pereaksi yang dapat
dan alat-alat labora-torium digunakan
pendidikan kimia serta
perangkat lunak yang untuk
tepat sesuai kaidah ilmu mengidentifikasi
kimia. secara kuali-tatif
suatu zat organik/
anorganik.
Soal:
60. Seorang anak diminta oleh gurunya untuk menguji
adanya fruktosa dalam madu murni. Uji yang tepat untuk
dipilih anak tersebut adalah uji ….
A. Seliwanoff
B. Molisch
C. Biuret
D.Millon
E. Barfoed
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Fruktosa adalah salah satu monosakarida dari jenis karbohidrat
yang memiliki gugus keton (golongan ketosa). Keberadaannya
dapat diidentifikasi dengan menggunakan uji Seliwanoff yang
memang khusus untuk menguji adanya senyawa karbohidrat
yang memiliki gugus keton. Uji Molisch merupakan uji umum
untuk semua karbohidrat, uji Biuret merupakan uji umum
untuk semua jenis protein, uji Millon terutama untuk menguji
adanya asam amino tirosin, dan uji Barfoed untuk
menguji adanya gugus gula reduksi (gugus aldehid) pada
senyawa karbohidrat.
SOAL LATIHAN
1. Pa da suhu 25o C, kelarutan Mg(OH)2 dalam larutan NaOH
p dengan
H −9
13 adalah 4 x 10 M. Kelarutan Mg(OH)2 dalam
N larutan
H 3(aq) 0,1 M (Kb = 10 ) adalah ....
−5
A. 1,6 x 10−12 M
B. 4 x 10−10 M
C. 2 x 10−5 M
D. 4 x 10−5 M
2. Hasil penelitian tindakan kelas (PTK) terkait materi
ko pembelajaran sep mol berguna untuk ....
n sebagai model bagi pemecahan masalah pembelajaran
A. konsep mol bagi guru lain yang menghadapi masalah
serupa
B. diterapkan pada materi pembelajaran lain di kelas atau
sekolah yang sama
C. mengembangan teori pembelajaran kimia, khususnya
yang menyangkut perhitungan dengan menggunakan
konsep mol
D. memberikan umpan balik kepada para penulis
buku ajar bagaimana seharusnya sistematika materi
konsep mol ditulis
E. diterapkan oleh guru kimia pada kelas yang sama di
3. Ru usan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan
m indikator petensi dasar berikut: “Menentukan
ko ∆H reaksi berdasarkan
m ta kalorimetri” adalah ….
da siswa dapat melakukan percobaan penentuan kalor
A. reaksi secara empiris
B. siswa dapat mengkalkulasi ∆H reaksi berdasarkan
hukum Hess
C. siswa dapat menentukan ∆H reaksi
berdasarkan data eksperimen
D. siswa dapat menghitung ∆H reaksi berdasarkan data
∆H pembentukan standar
4. Seorang guru kimia akan menyusun RPP untuk
mengajarkan topik elektrokimia. Langkah selanjutnya
setelah mengetahui rumusan KD, indikator-indikator KD,
tujuan pembelajaran, serta menganalisis materi reaksi
elektrokimia yang tertera dalam silabus
d n buku pelajaran adalah ....
a memilih media yang tepat untuk memvisualisasikan
A konsep elektrokimia
.
B. memilih strategi pembelajaran elektrokimia sesuai
fasilitas pembelajaran yang tersedia
C. menentukan tata urut dan kedalaman konsep-konsep
dalam materi elektrokimia yang akan diajarkan
D. mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik
berdasarkan tes diagnostik miskonsepsi dalam topik
elektrokimia
E. menyusun metode dan instrumen asesmen formatif
untuk topik elektrokimia
5. Se uah sel Volta dibuat dengan memasukkan potongan
b logam Pb dalam larutan 1 M timbal(II) nitrat dan
kepotongan logam perak dalam larutan 1 M perak nitrat.
di Sel kemudian dilengkapi dengan batan garam dan
je kabel penghubung. Pernyataan berikut yang ar setelah
m sel beroperasi adalah ....
be di anode terjadi reaksi: Pb Pb2+ + 2e dan di katode
n konsentrasi ion perak berkurang
A.
B. penurunan konsentrasi salah satu larutan tidak
mempengaruhi tegangan sel
C. konsentrasi kedua larutan tidak mengalami perubahan
D. di anode terjadi reaksi: Ag+ + e Ag dan di katode
terjadi reaksi: Pb → Pb2+ + 2e
6. N ma IUPAC dari senyawa dengan rumus kimia
a [Pt(NO)5Cl]Br3 alah ....
ad monokloro pentanitrosil platina(IV) bromida
A.
B. pentanitrosil monokloro platinat(IV) bromida
C. monokloro pentanitrosil platina(IV) tribromida
D. pentanitrosil monokloro platina(IV) tribromida
E. pentanitrosil monokloro platina(IV) bromida
7. Untuk mengetahui jenis karbohidrat dalam sampel
makanan dilakukan serangkaian pengujian kualitatif. Hasil
pengujian dengan beberapa reagen adalah
sebagai berikut: (i). reagen Molish menunjukkan
warna ungu
(ii). larutan lugol tidak menunjukkan warna biru gelap
(iii . reagen Barfoed menunjukkan warna merah setelah
) 3dibiarkan menit
(i ). reagen Seliwanoff menunjukkan warna merah
v
bohidrat tersebut adalah ....
Ka maltosa
r
A.
B. Glukosa
C. fruktosa
D. glikogen
E. selulosa
8. Media yang sesuai untuk membantu peserta didik
te memahami efek peratur terhadap laju reaksi adalah ....
m presentasi powerpoint (ppt) yang memperlihatkan
A. data kenaikan laju reaksi jika temperatur
meningkat 10oC
B. video yang menunjukkan peningkatan frekuensi
tumbukkan antar partikel pereaksi pada temperatur
yang lebih tinggi
C. poster yang memaparkan peta konsep yang
menunjukkan hirarki dan jalinan konsep-konsep dalam
lingkup laju reaksi
D. video yang memperlihatkan proses kimia dalam
industri yang bekerja pada temperatur tinggi
9. Ko ponen RPP mencakup hal-hal berikut, kecuali ....
m materi pembelajaran
A.
B. sumber pembelajaran
C. landasan teori pembelajaran
D. asesmen hasil pembelajaran
E. tujuan pembelajaran
10 Seorang guru kimia mengawali proses pembelajaran
. tentang struktur atom dengan mengajak peserta didik
mencermati tayangan video yang memaparkan perihal
atom sebagai partikel terkecil suatu unsur, partikel sub-
atom yang membentuk atom, struktur atom, dan kulit-
kulit elektron. Selanjutnya guru meminta peserta didik
menjelaskan pengertian atom, apa partikel-partikel dasar
penyusun atom, bagaimana susunan partikel dasar dalam
atom, serta bagaimana elektron bergerak dalam atom.
pel jaran guru menegaskan kesimpulan tentang
a pengertian- gertian penting tentang atom. Berdasarkan
pen
uraian tersebut, pat disimpulkan bahwa guru
damelaksanakan pembelajaran gan menggunakan
den
pendekatan ....
A. lingkungan
B. Konsep
C. Inkuiri
D. kontekstual
E. keterampilan proses
11 Ge erator uap air memerlukan air dengan impuritis
. n minimal untuk nghasilkan uap air maksimal. Pada mesin
meberpenggerak uap, erlukan jumlah uap yang sangat
dipbesar untuk menggerakkan bin dan hal tersebut bisa
turdicapai jika kemurnian air tinggi. lam hal ini,
Dakandungan impuritis dalam air sangat berkaitan gan
de....
n penurunan titik beku
A.
B. kenaikan titik didih dan penurunan tekanan uap
C. tekanan osmosis dan kenaikan titik didih
D. penurunan tekanan uap
12 Se ua senyawa berikut termasuk isomer sikloheksanon,
. m kecual
...
. 3-metil siklopentanon
A.
B. 3-metil 3-pentenaldehid
C. disiklopropil eter
D. 2-etil siklobutanon
13 Untuk melaksanakan penilaian kinerja peserta didik sesuai
. dengan indikator
berikut:
“Menulis dan menyajikan karya tentang aplikasi senyawa
organik dalam kehidupan sehari-hari” guru perlu
menyiapkan hal-hal berikut ....
(1) tugas mengeksplorasi dan membuat makalah tentang
penggunaan senyawa organik
(2) tes tertulis pengetahuan tentang penggunaan
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
(3 rubrik penilaian makalah dan presentasi siswa
) tentang penggunaan senyawa organik
skala sikap terhadap pembelajaran berbasis proyek
(4 dalam penggunaan senyawa organik
)
aban yang benar adalah ....
(4) saja
Jaw
A.
B. (1), (2), (3), dan (4)
C. (2) dan (4)
D. (1), (2), dan (3)
E. (1) dan (3)
14 Di etahui :
. k p CaSO4 = 1,5 x 10 ; Ksp Pb(IO3)2 = 3,7 x 10 ; Ksp
−5 −13
Ks MgF2 = x 10−12; Ksp Hg2F2 = 3,1 x 10−6; Ksp Mg(OH)2 =
5, 5,6 x 10−12
2
puran 100 mL larutan-larutan berikut ini dengan
Ca konsentrasi sing-masing 0,01 M yang tidak
m menghasilkan endapan adalah
ma
... MgCl2 + KOH
.
A.
B. Pb(NO3)2 + KIO3
15 C. CaCl 2 + H2SO4 pelajaran yang menjadi bahan kajian dalam
Materi-materi
. proses pembelajaran dalam ruang lingkup kompetensi
dasar: “Mengolah data untuk menentukan nilai tetapan
kesetimbangan suatu reaksi” adalah ....
A. hukum kesetimbangan, konsentrasi kesetimbangan,
tetapan kesetimbangan
B. tetapan kesetimbangan, reaksi dapat balik, keadaan
setimbang dinamis, pergeseran kesetimbangan
C. hukum kesetimbangan, pergeseran kesetimbangan,
asas Le Chaterlier, faktor-faktor yang berpengaruh
pada kesetimbangan
D.reaksi dapat balik, tetapan kesetimbangan,
kesetimbangan dalam proses industri
E. faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan,
konsentrasi kesetimbangan, kesetimbangan dalam
industri
16 Ca puran di bawah ini yang tidak dapat mempertahankan
. m pH dari garuh pengenceran ataupun penambahan
pensedikit asam atau sa adalah ....
ba H3 PO4 dan H2PO4-
A.
B. H2S dan HS−
C. HMnO4 dan K2MnO4
D. C6H5COOH dan C6H5COOK
E. H3CCH(Cl)COOH dan H3CCH(Cl)COONa
17 Bahan kimia berikut ini yang semuanya perlu disimpan
. bo dalam ol berwarna gelap dan bertutup rapat adalah ....
t natrium kromat dan larutan HCl
A.
B. asam nitrat dan kalium kromat
C. yodium dan natrium klorida
D. yodium dan asam nitrat
E. natrium sulfat dan natrium klorida
18 Salah satu asam amino non esensial adalah glisin.
. gli Karakteristik in berikut ini yang benar adalah ....
s bersifat basa tetapi tidak bersifat asam
A.
B. bersifat amfoter dan optis aktif
C. bersifat optis aktif
D. bersifat asam tetapi tidak bersifat basa
E. bersifat amfoter, tetapi tidak optis aktif
19 Dua gram potongan logam aluminium ( Ar=27)
. dimasukkan ke dalam larutan H2SO4 sehingga habis
bereaksi, memerlukan waktu 5 menit dan terbentuk 30
mL gas hidrogen (RTP). Apabila logam aluminium tersebut
berwujud serbuk, maka pernya-taan berikut yang benar
adalah ....
A. waktu reaksi kurang dari 5 menit dan volume gas
hidrogen tetap 30 mL
B. laju reaksi meningkat dan volume gas hidrogen kurang
dari 30 mL
C. waktu reaksi kurang dari 5 menit dan volume gas
hidrogen lebih dari 30 mL
D. waktu reaksi kurang dari 5 menit dan volume gas
hidrogen kurang dari 30 mL
E. laju reaksi meningkat dan volume gas hidrogen lebih
dari 30 mL
20 Se rang guru sedang mengajarkan prosedur kerja untuk
. o ndeteksi adanya karbon dan hidrogen dalam senyawa
meorganik. gujian kurang berhasil apabila dilakukan tanpa
Pe prosedur yang at. Untuk itu guru tersebut perlu
n mengarahkan agar peserta ik melakukan pengujian
tepdengan cara mencampurkan senyawa anik dengan ....
didMnO2, memanaskannya dalam tabung reaksi dengan
orgsumbat berpipa pengalir, mengalirkan gas hasil reaksi
A. melalui kupri sulfat anhidrat dan kemudian dialirkan ke
dalam larutan FeCl3
B. CuO, memaskannya dalam tabung reaksi dengan
sumbat berpipa pengalir, mengalirkan gas hasil reaksi
melalui kupri sulfat anhidrat dan kemudian
mengalirkannnya ke dalam air kapur
C. CuO, memaskannya dalam tabung reaksi dengan
sumbat berpipa pengalir, mengalirkan gas hasil reaksi
melalui serbuk CuCO3 dan kemudian mengalirkannya
ke dalam air kapur
D. MnO2, memanaskannya dalam tabung reaksi dengan
sumbat berpipa pengalir, mengalirkan gas hasil reaksi
melalui kupri sulfat anhidrat dan kemudian dialirkan ke
dalam air kapur
E. CuO, memanaskannya dalam tabung reaksi dengan
sumbat berpipa pengalir, mengalirkan gas hasil reaksi
21 Se anyak 7,4 gram Ca(OH)2 (Ar Ca=40, O=16, H=1)
. b dilarutkan lam 200 gram air. Massa glukosa (C6H12O6)
da(Ar C = 12) yang us dilarutkan ke dalam 200 gram air
agar titik didihnya sama gan larutan Ca(OH)2 tersebut
har
deadalah ....
n 2,7 gram
A.
B. 27 gram
C. 10,8 gram
D. 5,4 gram
22 Campuran di bawah ini yang dapat mempertahankan pH
. dari pengaruh pengenceran ataupun penambahan
sedikit asam atau
b sa adalah ....
a amonia dengan amonium nitrat
A.
B. asam asetat dengan natrium sulfat
C. amonium klorida dengan aluminium hidroksida
D. asam sulfat dengan natrium hidrogen sulfat
E. asam asetat dengan etil asetat
23 Mo omer berikut yang merupakan penyusun karet
. n sintetis adalah
...
. CHCl=CH2
A.
B. COOH-(CH2)4-COOH dan H2N(CH2)6-NH2
C. CF2=F2 dan CHCl=CH2
D. CH2=CCl-CH=CH2
24 Reaksi antara A (g) dan B (g) menjadi C (g) dipelajari
. berkinetikanya dasarkan ekspe-rimen tertentu sehingga
lajdiperoleh persamaan u reaksi v = k [A]2[B]
Fak or berikut ini yang dapat mempengaruhi nilai k
t dalam samaan laju tersebut adalah ….
perpenaikkan waktu reaksi
A.
B. penurunan temperatur
C. penaikkan tekanan parsial gas B
D. penurunan konsentrasi C
E. penaikkan konsentrasi A
25 Ke dalam larutan yang mengandung campuran garam-
. garam NiCl2, CdCl2, dan CoCl2 masing-masing dengan
konsentrasi 0,007 M ditambahkan NaOH padat hingga pH
larutan menjadi 8. Apabila diketahui:
Ksp Ni(OH)2 = 5,5 x 10-16
Ksp Cd(OH)2 = 7 x 10-15
Ksp Co(OH)2 = 6 x 10-15
maka hidroksida yang mengendap ialah ....
A. Ni(OH)2, Cd(OH)2 dan Co(OH)2
B. Ni(OH)2 dan Cd(OH)2
C. Ni(OH)2
D. Cd(OH)2 dan Co(OH)2
E. Cd(OH)2
26 Apabila X adalah 2-butena dan Y adalah 2-butanol,
. hu maka ungan yang benar antara X dan Y adalah kedua
b senyawa ebut....
termemiliki isomer geometri
s
A.
B. merupakan enantiomer
C. memiliki isomer optik
D. memiliki isomer ruang
27 A onia dihasilkan dari pemanasan NH4Cl dan Ca(OH)2
. m sesuai samaan reaksi
pe berikut: 4Cl (s) + Ca(OH)2 (s) →
r NH3 (g) + CaCl2 (s) + H2O (l) (belum ra)
N
H campuran 5,35 gram NH4Cl dan 5,35 gram Ca(OH)2
setanaskan hingga bereaksi sempurna, volume gas NH3
a yang silkan diukur pada STP adalah .... (Ar H = 1, N =
14, O = 16, n Cl = 35,5)
Jika2,240 L
dip
dih
a
da
A.
B. 3,136 L
28 Se anyak 50 mL larutan HNO3 4 mol/L diencerkan
. b dengan uades hingga volum larutan menjadi
aq 100,0 mL. Sebanyak 10,0 dari larutan hasil
mL pengenceran kemu-dian diencerkan kembali gan air
de sampai volumenya 50,0 mL. Konsentrasi larutan HNO3
n ir adalah ....
ak 2,0 mol/L
h
A.
B. 0,2 mol/L
C. 0,8 mol/L
29 Media yang sesuai untuk membantu peserta didik
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
te peratur terhadap kesetimbangan kimia adalah ....
m poster yang memaparkan peta konsep yang
A. menunjukkan
jalinan konsep-konsep dalam lingkup efek temperatur
terhadap kesetimbangan
B. presentasi powerpoint (ppt) yang memperlihatkan
grafik hubungan antara temperatur dan nilai
tetapan kesetimbangan
C. video yang memperlihatkan reaksi
kesetimbangan dalam industri yang
bekerja pada temperatur tinggi
D. presentasi powerpoint (ppt) yang memperlihatkan foto
keadaan awal tembaga(II) sulfat berair kristal dan
setelah zat itu dipanskan
E. video yang menunjukkan perbedaan kondisi tabung
reaksi berisi gas NO yang jika direndam dalam air es
dan air hangat
30 P da suhu tinggi, gas nitrogen dioksida terdekomposisi
. a menjadi s nitrogen(II) oksida dan gas oksigen.
g
a O2 (g) → 2 NO (g) + O2 (g)
2 abila reaksi tersebut berorde 2 dan konstanta laju
N reaksinya
−2
M-1 detik-1, maka waktu yang diperlukan agar
Apkonsentrasi
10 2 berkurang menjadi separuhnya adalah ....
N 0,04 detik
O
A.
B. 25 detik
31 Re ksi A menjadi B merupakan reaksi berorde nol dengan
. a nilai k = 25 M.s-1. Jika konsentrasi awal A adalah 0,50 M,
0,0maka waktu ruh reaksi tersebut adalah ....
p 30 menit
a
A.
B. 12,5 detik
C. 25 detik
D. 1 menit
32 Pak Hasan, seorang guru kimia, merencanakan
. pembelajaran untuk materi pokok “Hasil kali kelarutan”
di kelas XI SMA. Agar
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
pe belajaran efektif, Pak Hasan memikir-kan sebelum
m masuk ke teri pokok larutan hasil kali kelarutan
ma peserta didik perlu mahami konsep-konsep
me prasyaratnya, yaitu konsep-konsep
yan perlu dipahami terlebih dulu untuk dapat
g mempelajari sep hasil kali kelarutan. Di antara set
kon konsep-konsep berikut, semuanya merupakan konsep
yan prasyarat bagi konsep hasil
g kelarutan adalah ....
kalilarutan penyangga, konsentrasi larutan,
A. kesetimbangan, efek ion senama
B. konstanta ionisasi asam, konsentrasi larutan,
kelarutan, massa atom relatif
C. pH, tetapan ionisasi, mol, elektrolit, larutan jenuh,
azas Le Chatelier
D. konsentrasi larutan, larutan jenuh, kesetimbangan,
asas Le Chatelier
E. hidrolisis garam, kekuatan asam, derajad
ionisasi, kesetimbangan heterogen
33 Mangan dioksida bereaksi dengan asam klorida
. pe dengan samaan reaksi berikut:
r
2 (s) + HCl (g) → MnCl2 (aq) + Cl2 (g) dan H2O (l)
Mn (belum ra)
O
set anyak 8,7 gram MnO2 direaksikan dengan 7,3 gram
a HCl. ume gas Cl2 yang dihasilkan jika diukur pada STP
adalah
Se ....................................................................................
b (Ar
= 1, O =16, Cl = 35,5, dan Mn = 55)
Vol
H 2,24 L
A.
B. 0,56 L
34 Untuk melaksanakan penilaian kinerja peserta didik sesuai
. dengan indikator
berikut:
“Menulis dan menyajikan karya tentang sampah plastik
dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari”, guru perlu
menyiapkan hal-hal berikut ....
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
dampaknya
(2 tugas mengeksplorasi dan membuat makalah tentang
) sampah plastik dan dam-paknya
skala sikap terhadap pembelajaran berbasis proyek
(3 topik plastik dan dampaknya
) rubrik penilaian makalah dan presentasi peserta didik
tentang sampah plastik dan dampaknya
(4
) aban yang benar adalah ....
(1) dan (3)
Jaw
A.
B. (4) saja
C. (2) dan (4)
D. (1), (2), (3) dan (4)
E. (1), (2) dan (3)
35 Media yang sesuai untuk membantu peserta didik
. ko memahami sep kesetimbangan dinamis adalah ....
n video yang memperlihatkan animasi perubahan terus
A. menerus pereaksi menjadi hasil reaksi dan sebaliknya
B. poster yang memaparkan peta konsep yang
menunjukkan jalinan konsep-konsep dalam topik
kesetimbangan
C. presentasi powerpoint yang memperlihatkan contoh-
contoh perubahan reversibel
D. presentasi powerpoint yang memperlihatkan grafik
hubungan antara konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi
terhadap waktu
E. video yang memperlihatkan reaksi
36 Unsur karbon memiliki 3 jenis allotrop, yaitu grafit, intan,
. dan arang. Ketiga bahan ini memiliki rumus kimia sama
tetapi sifat fisis yang berlainan. Pernyataan yang tidak
benar berkaitan dengan ketiga allotrop tersebut adalah ....
A. struktur ketiga allotrop berbeda, tetapi jenis hibridisasi
yang membentuk ikatan antar C sama
B. intan bersifat isolator karena hibridisasinya sp3,
sedangkan grafit bersifat konduktor karena
hibridisasinya sp2
C. intan dan grafit memiliki struktur tetrahedral murni
yang hanya tersusun dari atom-atom C, sedangkan
arang memiliki struktur amorf
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
D. intan dan arang memiliki struktur tetrahedral murni
yang hanya tersusun dari atom-atom C, sedangkan
grafit memiliki struktur lapisan-lapisan
E. intan bersifat konduktor karena hibridisasinya sp3,
sedangkan grafit bersifat isolator karena hibridisasinya
sp2
37 Pro ses penyerapan air dari dalam tanah oleh
. dip tumbuhan engaruhi beberapa faktor, di
aka antaranya adalah tekanan pada r yang merupakan
yan salah satu sifat koligatif larutan. Pernyataan tidak
g berkaitan dengan proses penyerapan air oleh tanaman
berikut ini adalah ....
A. pergerakan air dari sel ke sel pada akar
menimbulkan suatu tekanan melalui proses osmosis
B. cairan sel pada ujung akar lebih pekat daripada cairan
sel yang terletak di bagian dalam sehingga sel bagian
dalam akan menyerap air dari ujung akar
C. air masuk ke dalam akar tanaman dari bagian
yang konsentrasinya rendah ke bagian yang
konsentrasinya tinggi
D. besarnya tekanan yang terjadi pada akar setara
dengan konsentrasi ion-ion yang terdapat
dalam akar
E. akar mengambil air dari tanah karena dinding-dinding
38 Be ikut adalah prinsip penyimpanan bahan kimia di
. r laboratorium,
kecuali ....
A. bahan kimia mudah terbakar disimpan dalam tempat
khusus yang jauh dari api
B. bahan beracun tidak disimpan di area tempat
praktikum peserta didik
C. botol reagen yang lebih kecil ditempatkan di bagian
rak yang lebih tinggi
D. bahan kimia disimpan tempat yang terkena sinar
matahari agar tetap kering
E. semua botol bahan kimia harus ditempeli etiket
tentang spesifikasi isinya
39 Perbandingan kenaikan titik didih suatu larutan
. elektrolit biner dengan larutan non elektrolit untuk
konsentrasi yang sama adalah
2 : 1. Perbandingan sifat koligatif yang bernilai beda
https://ainamulyana.blogspot.com/p/contoh-soal-dan-pembahasan-
asesmen_65.html
ken ikan titik didih kedua larutan adalah ....
a penurunan titik beku
A.
B. tekanan osmosis dan penurunan tekanan uap
40. C. penurunan tekanan uap dan penurunan titik beku
D. penurunan tekanan uap
E. penurunan tekanan uap dan tekanan osmosis
Se anyak 100 mL sampel NaCl direaksikan dengan 20 mL
b larutan
0,15 M KMnO4 sehingga dihasilkan gas klorin dan ion
Ko Mn(II). sentrasi NaCl dalam sampel adalah ....
n 0,30 M
A.
B. 0,15 M
C. 0,90 M
D. 0,45 M
E. 0,60 M
KUNCI JAWABAN SOAL LATIHAN
1. B 11. D 21. E 31. E
2. A 12. D 22. A 32. D
3. C 13. E 23. D 33. B
4. C 14. D 24. B 34. C
5. A 15. A 25. C 35. A
6. C 16. C 26. D 36. B
7. C 17. B 27. A 37. B
8. B 18. E 28. E 38. D
9. C 19. A 29. E 39. D
10 B 20. B 30. B 40. B
.