0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
345 tayangan36 halaman

Room Service

Cp perhotelan

Diunggah oleh

syahendra joni
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
345 tayangan36 halaman

Room Service

Cp perhotelan

Diunggah oleh

syahendra joni
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

FASE F
ROOM SERVICE

Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 1


MODUL AJAR
A. INDENTITAS DAN INFORMASI UMUM
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Denpasar
Konsentrasi Keahlian : Perhotelan
Mata Pelajaran : Food and Beverage Service
Kelas / Semester : XII / Semester Ganjil
Tahun : 2023
Alokasi Waktu : 2 Bulan
Fase : F
Elemen : Food and Beverage Service
Kolaborasi Mapel : Agama, PPKN, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia,
Bahasa Bali, Bahasa Jepang, Sejarah Indonesia, PJOK,
Kewirausahaan, BK
Tema Proect : Penyediaan Layanan Makanan dan Minuman untuk Tamu
Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase F, peserta didik mampu melaksanakan tugas
menyediakan layanan makanan dan minuman, menyediakan
room service, menerima dan menyimpan persediaan barang
Profil Pelajar Pancasila : 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
dan berakhlak mulia.
2. Berkebhinekaan Global
3. Gotong Royang
4. Kreatif
5. Bernalar Kritis
6. Mandiri
Sarana dan Prasarana : Peralatan makan dan minum (restaurant equipment)
Jumlah Kelas : 1 kelas

B. TUJUAN PEMBELAJARAN PROJECT


Jangka waktu Project : 2 Bulan (6x pertemuan)
Tujuan Pembelajaran 1 Perhotelan : Peserta didik mampu menyediakan layanan
makanan dan minuman di restaurant untuk tamu
2 Agama : Peserta didik mampu menganalisis dan
menghubungkan kewajiban Catur Warna dalam kehidupan
masyarakat.
3 Bahasa Indonesia : Peserta didik mampu mengevaluasi berbagai
gagasan dan pandangan berdasarkan kaedah logika berpikir dari
menyimak teks prosedur secara kreatif dan mandiri
4 PPKN : Peserta didik mampu menganalisis hak dan kewajiban
warga negara yang diatur dalam UUD NRI Tahun 1945
5 Bahasa Inggris : Peserta didik dapat berkomunikasi dalam Bahasa
Inggris, dalam menyediakan layanan makanan dan minuman untuk
tamu
6 Bahasa Jepang : Peserta didik mampu menggunakan kosakata
dan ungkapan dalam Bahasa Jepang saat menyediakan layanan
makanan
dan minuman untuk tamu
7 Bahasa Bali : Peserta didik mampu menyajikan gagasan berbentuk
monolog (wacana singkat) dalam menyediakan layanan makanan
dan minuman untuk tamu yang berisikan anggah-ungguhing basa
Bali secara logis, runtut, kritis, dan kreatif
Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 2
8 Kewirausahaan : Peserta didik mampu menyediakan
layanan
makanan dan minuman untuk tamu

9 PJOK : Peserta didik mampu mengevaluasi pengembangan


kebugaran jasmani terkait dengan Kesehatan
10 Matematika : Peserta didik mampu menyiapakan peralatan
makanan dan minuman di restaurant
11 BK : Peserta didik mampu bertanggung jawab terkait
dengan
kewajibanya
Pemahaman : Menyediakan Peralatan Layanan Makanan dan Minuman
Bermakn untuk tamu dengan baik sesuai prosedur pelayanan Restaurant
a (berkaitan pada hotel bintang 5, sehingga tamu merasa puas
dengan
konsentrasi keahlian
atau produk yang dibuat
atau kehidupan sehari-
hari)
Pertanyaan Pemantik 1 Pernahkah anda makan di restaurant di rumah?
2 Dengan siapa anda datang ke restaurant?
3 Siapa yang melayani makan dan minum di restaurant?
4 Peralatan apa saja yang di gunaan di restaurant?
5 Bagaimana penataan peralatan makan dan minum di restaurant?
6 Bagaimana cara anda memesan makanan dan minuman ?

Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL)


Sintak Model Project
Based Learning Langkah 1 Penentuan pertanyaan mendasar
Mulyasa (2014, hlm. 145) Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan esensial yaitu
dalam GAMAL pertanyaan yang dapat memberi penugasan kepada peserta didik
THABRONI 23-04-2021 dalam melakukan suatu aktivitas. Topik penugasan sesuai
21-09-2022 dengan dunia nyata yang relevan untuk peserta didik. dan
dimulai dengan sebuah investigasi mendalam.

Langkah 2 Mendesain perencanaan project


Perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara guru dan
peserta didik. Dengan demikian peserta didik diharapkan akan
merasa “memiliki” atas proyek tersebut. Perencanaan berisi
tentang aturan main, pemilihan aktivitas yang dapat mendukung
dalam menjawab pertanyaan esensial, dengan cara
mengintegrasikan berbagai subjek yang mungkin, serta
mengetahui alat dan bahan yang dapat diakses untuk membantu
penyelesaian proyek.

Langkah 3 Menyusun jadwal


Guru dan peserta didik secara kolaboratif menyusun jadwal
Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 3
aktivitas dalam menyelesaikan proyek. Aktivitas pada tahap ini
antara lain:

1. 1) membuat timeline (alokasi waktu) untuk menyelesaikan


2. proyek,
3. 2) membuat deadline (batas waktu akhir) penyelesaian proyek,
4. 3) membawa peserta didik agar merencanakan cara yang baru,
5. 4) membimbing peserta didik ketika mereka membuat cara yang
6. tidak
7. berhubungan dengan proyek,
8. 5) meminta peserta didik untuk membuat penjelasan (alasan)
9. tentang pemilihan.
10.

Langkah 4 Monitoring peserta didik dan kemajuan project


Guru bertanggung jawab untuk melakukan monitor terhadap
aktivitas peserta didik selama menyelesaikan proyek. Monitoring
dilakukan dengan cara menfasilitasi peserta didik pada setiap
proses. Dengan kata lain guru berperan menjadi mentor
bagiaktivitas peserta didik. Agar mempermudah proses
monitoring, dibuat sebuah rubrik yang dapat merekam
keseluruhan aktivitas yang penting.

L an gka 5 Menguji hasil


Penilaian dilakukan untuk membantu guru dalam mengukur
ketercapaian standar, berperan dalam mengevaluasi kemajuan
masing- masing peserta didik, memberi umpan balik tentang
tingkat pemahaman yang sudah dicapai peserta didik, membantu
guru dalam menyusun strategi pembelajaran berikutnya.

Langkah 6 Mengevaluasi pengalaman


Pada akhir pembelajaran, guru dan peserta didik melakukan
refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah
dijalankan. Proses refleksi dilakukan baik secara individu maupun
kelompok.

Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 4


Assemen Diagnostik
V Formatif
Sumatif
Pengayaan dan Remideal : -
C. LAMPIRAN
- Lembar Perencanaan Kerja Project
- Jadwal Pelaksanaan Kerja Project
- Kriteria Hasil Project
- Format Penilaian Prosedur Kerja Project
- PPT Project
- Bukti Foto Kegiatan Project

Bahan Bacaan (handout,acuan standarisasi; link video, dll) :


- Buku Food and Beverage
- Link You tube terkait dengan macam macam makanan dan minuman yang biasa di
hidangkan saat pagi hari

Glosarium :
Table set up adalah seperangkat peralatan yang rapi, bersih dan siap pakai
Taking order adalah menerima dan mencatat orderan dari tamu di restaurant

Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 5


Daftar Pustaka :
1. Buku Food and Beverage (Quantum Book) oleh Rina Kuntari Tahun 2020
2. Anonim Psikologi Food and Beverage Hotel
http://wisatadanperhotelan.blogspot.com/2015/01/psikologi-
hotel.html
3. Tata Hidang, Renny Trisnawaty 2013 Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian
Pendidikan dan
Kebudayaan
https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-room-service/

Disahkan Oleh Disahkan Oleh Denpasar, 10 Juli 2023


Dibuat Oleh

Ida Ayu Ketut Warini, S.Pd Theresia Tri Winarsi,


Waka. Kurikulum Ketua Konsentrasi Keahlian Tim Kolaborasi
Perhotelan Praktisi

Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 6


Pertanyaan Pemantik Pertemuan ke 1
Penentuan pertanyaan mendasar
1. Siapa yang pernah menginap di hotel?
2. Siapa yang pernah makan di dalam kamar hotel?
3. Apa bedanya makan di restaurant dengan di tempatl ain
selain seperti di kamar hotel?

Pertemuan ke 2
Mendesain perencanaan project
1. Apa yang dapat anda lakukan untuk membuat
project?
2. Bagaimana anda merancang untuk membuat
project?
3. Apa anda dapat merealisasikan rancangan project
menjadi produk nyata?

Pertemuan ke 3
Menyusun jadwal
1. Kapan jadwal pembuatan project akan dilaksanakan?
2. Kapan batas waktu pembuatan project dapat
diselesaikan?
3. Apa yang anda lakukan untuk merencanakan cara
baru penyelesian project?
4. Apakah anda perlu bantuan guru untuk menyelesikan
project ersebut?
5. Kenapa anda memilih project tersebut untuk di pilih?

Pertemuan ke 4
Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
1. Apakah guru anda membimbing penyelesaian
project yang di buat?
2. Apakah dengan bimbingan guru project kalian
menjadi lebih mudah?

Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 7


Pertemuan ke 5
Menguji hasil
1. Apakah guru melakukan penilaian selama proses
pembuatan project?
2. Apa yang anda rasakan saat membuat proses secara
individu maupun kelompok?

Pertemuan ke 6
Mengevaluasi pengalaman
1. Pengalaman apa yang kamu rasakan setelah
menyelesaikan project?
2. Adakah kendala-kendala yang anda temukan saat proses
project berlangsung?

Modul FB SMK Negeri 5 Denpasar Perhotelan Page 8


PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 1
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)

1. Guru dan peserta didik memulai 1. Guru membentuk kelompok belajar


pembelajaran dengan berdoa bersama, dengan jumlah maksimal 5 peserta
saling menyapa dan guru mengecek didik perkelompoknya
kesiapan siswa sebelum memulai
pembelajaran 2. Guru memberikan pengarahan untuk
2. Guru menyiapkan siswa untuk mencari model rancangan projrct
melakukan hening bersama yang akan dibuat yaitu dan
3. Guru menjelaskan tujuan mengamati video di youtube tentang
pembelajaran. apa itu restaurant dan juga
4. Guru memotivasi Peserta didikdengan bagaimana restaurant dikelola
memberikan cerita pendek tentang dimasa sekarang.
room service 3. Guru meminta peserta didik untuk
5. Guru menyampaikan garis besarcakupan memperhatikan pertanyaan sebagai
materi melalui tanya jawab ringan, berikut:
seperti a. Siapa yang pernah menginap di
a. Siapa yang pernah menginap di hotel?
hotel? b. Siapa yang pernah makan di dalam
b. Siapa yang pernah makan di kamar hotel?
dalam kamar hotel? c. Apa bedanya makan di restaurant
c. Apa bedanya makan di restaurant dengan di tempat l ain selain
dengan di tempat l ain selain seperti di kamar hotel?
seperti di kamar hotel?

6. Guru menjelasan tentang kegiatanyang 4. Guru menyediakan beberapa lembar


akan dilakukan siswa selama proses kertas manila bila dibutuhkan oleh
pembelajaran dengan pembuatan project kelompok danmempersilahkan
Guru menyampaikan lingkup danteknik menggunakan laptop bagi kelompok
penilaian yang akan digunakan yang membawa laptop

5. Guru meminta peserta didik


membuat gambar abstrak sebuah
restaurant dilihat dari segi
fasilitasnya dan restaurant dilihat
dari bidang kerja yang ada
didalamnya serta bagaimana
restaurant bisa dioperasionalkan saat
ini berdasarkan pengamatan video
yang mereka tonton tersebut ataupun
pengalaman dan pencarian pada
sumber informasi yangada. (gambar
boleh di kertasmanila ataupun di
laptop namun pola operasional
restaurant dalam bentuk power point

5. Guru melakukan komunikasi langsung


kepada tiap kelompok secara bergantian
untuk memberikan bimbingan,
kesempatan tanya jawab pada tiap
kelompok termasuk tanya jawab pada saat
peserta didikmelaksanakan presentasi
6. Guru meminta peserta didik
mempresentasikan hasil pekerjaannya
melalui penjelasan dengan dasar “apa”
dan “mengapa” detil gambar dibuat dan
menjelaskan bagaimana room service
tersebut dioperasionalkan kemudian
menyimpulkan tentang bisnisrestaurant
secara umum

7. Guru memberikan pertanyaan-


pertanyaan yangbisa memancing
penalaran peserta didik untuk
memberikan penilaian individu selama
presentasi berlangsung

6. Guru memberikan peserta didik


menyimpulkan kandunganmateri
yang telah dibahas bersama
Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes)
7. Guru memberikan kesempatankepada https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
peserta didik untuk menanyakan apa room-service/
yang belum dimengerti terkait materi
8. Peserta didik menyampaikan
kesulitan yang dialami selama Modul Tahapan Pelayanan
proses pembelajaran Restaurant
9. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru. Dr. Diane Tangian, SH., M.Si.
10. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan melakukan
hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 2
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)

1. Guru dan peserta didik memulai 1. Guru membentuk kelompok belajar


pembelajaran dengan berdoa bersama, dengan jumlah maksimal 5 peserta
saling menyapa dan guru mengecek didik perkelompoknya
kesiapan siswa sebelum memulai
pembelajaran 2. Guru memberikan pengarahan untuk
2. Guru menyiapkan siswa untuk mencari dan mengamati video di you
melakukan hening bersama tube tentang apa itu restaurant dan juga
3. Guru menjelaskan tujuan bagaimana restaurant dikelola dimasa
pembelajaran. sekarang.
4. Guru memotivasi Peserta didikdengan
memberikan cerita pendek tentang 3. Guru meminta peserta didik untuk
room service memperhatikan pertanyaan sebagai
5. Guru menyampaikan garis besarcakupan berikut:
materi melalui tanya jawab ringan, seperti • Apa yang dapat anda lakukan untuk
membuat project?
a. Apa yang dapat anda lakukan untuk
• Bagaimana anda merancang untuk
membuat project?
membuat project?
b. Bagaimana anda merancang untuk
• Apa anda dapat merealisasikan
membuat project?
rancangan project menjadi produk
c. Apa anda dapat merealisasikan nyata?
rancangan project menjadi produk
4. Guru menyediakan beberapa lembar
nyata?
kertas manila bila dibutuhkan oleh
kelompok danmempersilahkan
6. Guru menjelasan tentang kegiatanyang akan menggunakan laptop bagi kelompok yang
dilakukan siswa selama proses membawa laptop
pembelajaran dengan pembuatan project
Guru menyampaikan lingkup danteknik 5. Guru meminta peserta didik membuat
penilaian yang akan digunakan. gambar abstrak penataan makanan di
tray maupun di trolly untuk pelayanan
room service dilihat dari peralatan yang
digunakan. serta bagaimana komunkasi
dengan bahasa inggris bisa di rancang
berdasarkan pengamatan video yang
mereka tonton tersebut ataupun
pengalaman dan pencarian pada sumber
informasi yang ada.

6. Guru melakukan komunikasi langsung


kepada tiap kelompok secara bergantian
untuk memberikan bimbingan,
kesempatan tanya jawab pada tiap
kelompok termasuk tanya jawab pada
saat peserta didikmelaksanakan
presentasi

7. Guru meminta peserta didik


mempresentasikan hasil pekerjaannya
melalui penjelasan dengan dasar
kemudian menyimpulkan secara umum

8. Guru memberikan pertanyaan-


pertanyaan yangbisa memancing
penalaran peserta didik untuk
memberikan penilaian individu selama
presentasi berlangsung

9. Guru memberikan peserta didik


menyimpulkan kandunganmateri yang
telah dibahas bersama

Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes) https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
1. Guru memberikan kesempatankepada room-service/
peserta didik untuk menanyakan apa
yang belum dimengerti terkait materi Modul Tahapan Pelayanan
2. Peserta didik menyampaikankesulitan Restaurant
yang dialami selama proses Dr. Diane Tangian, SH., M.Si
pembelajaran
3. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
4. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan melakukan
hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 3
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)

1. Guru dan peserta didik memulai 1. Guru membentuk kelompok belajar


pembelajaran dengan berdoa bersama, dengan jumlah maksimal 5 peserta didik
saling menyapa dan guru mengecek perkelompoknya
kesiapan siswa sebelum memulai 2. Guru memberikan pengarahan untuk
pembelajaran mencari dan mengamati video di you
2. Guru menyiapkan siswa untuk tube tentang apa itu restaurant dan juga
melakukan hening bersama bagaimana restaurant dikelola dimasa
3. Guru menjelaskan tujuan sekarang.
pembelajaran. 3. Guru meminta peserta didik untuk
4. Guru memotivasi Peserta didikdengan memperhatikan pertanyaan sebagai
memberikan cerita pendek tentang berikut:
room service a. Kapan jadwal pembuatan
5. Guru menyampaikan garis besarcakupan project akan dilaksanakan?
materi melalui tanya jawab ringan, b. Kapan batas waktu
seperti; pembuatan project dapat
diselesaikan?
a. Kapan jadwal pembuatan project c. Apa yang anda lakukan untuk
akan dilaksanakan? merencanakan cara baru
penyelesian project?
b. Kapan batas waktu pembuatan d. Apakah anda perlu bantuan
project dapat diselesaikan? guru untuk menyelesikan
project ersebut?
c. Apa yang anda lakukan untuk e. Kenapa anda memilih project
merencanakan cara baru tersebut untuk di pilih?
penyelesian project? 1. Guru menyediakan beberapa lembar kertas
d. Apakah anda perlu bantuan guru manila bila dibutuhkan oleh kelompok dan
mempersilahkan menggunakan laptop bagi
untuk menyelesikan project
kelompok yang membawa laptop
ersebut?
e. Kenapa anda memilih project 2. Guru meminta peserta didik membuat
tersebut untuk di pilih? jadwal pembuatan project yang sudah
dirancang seperti:

6. Guru menjelasan tentang kegiatanyang a. membuat timeline (alokasi


akan dilakukan siswa selama proses waktu) untuk menyelesaikan
pembelajaran dengan pembuatan project proyek,
7. Guru menyampaikan lingkup danteknik b. membuat deadline (batas waktu
penilaian yang akan digunakan. akhir) penyelesaian proyek,
c. membawa peserta didik agar
merencanakan cara yang baru,
d. membimbing peserta didik ketika
mereka membuat cara yang tidak
berhubungan dengan proyek,
e. meminta peserta didik untuk
membuat penjelasan (alasan)
tentang pemilihan.
3. Guru melakukan komunikasi langsung
kepada tiap kelompok secara bergantian
untuk memberikan bimbingan,
kesempatan tanya jawab pada tiap
kelompok termasuk tanya jawab pada saat
peserta didikmelaksanakan presentasi
4. Guru meminta peserta didik
mempresentasikan hasil pekerjaannya
melalui penjelasan dengan dasar
kemudian menyimpulkan secara umum

5. Guru memberikan pertanyaan-


pertanyaan yangbisa memancing
penalaran peserta didik untuk
memberikan penilaian individu selama
presentasi berlangsung

6. Guru memberikan peserta didik


menyimpulkan kandunganmateri yang
telah dibahas bersama
Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes) https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
1. Guru memberikan kesempatankepada room-service/
peserta didik untuk menanyakan apa
yang belum dimengerti terkait materi Modul Tahapan Pelayanan
2. Peserta didik menyampaikan Restaurant
kesulitan yang dialami selama
Dr. Diane Tangian, SH., M.Si
proses pembelajaran
3. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
4. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan
melakukan hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 4
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)

1. Guru dan peserta didik memulai 1. Guru membentuk kelompok belajar


pembelajaran dengan berdoa bersama, dengan jumlah maksimal 5 peserta
saling menyapa dan guru mengecek didik perkelompoknya
kesiapan siswa sebelum memulai 2. Guru memberikan pengarahan untuk
pembelajaran mengamati proses pembuatan project
2. Guru menyiapkan siswa untuk yang sudah dilakukan. Apa sudah
melakukan hening bersama sesuai dengan rancangan awal
3. Guru menjelaskan tujuan 3. Guru meminta peserta didik untuk
pembelajaran. memperhatikan pertanyaan sebagai
4. Guru memotivasi Peserta didikdengan berikut:
memberikan cerita pendek tentang a. Apakah guru anda membimbing
room service penyelesaian project yang di buat?
5. Guru menyampaikan garis besarcakupan b. Apakah dengan bimbingan guru
materi melalui tanya jawab ringan, project kalian menjadi lebih
seperti mudah?
4. Guru menyediakan rubric untuk
a. Apakah guru anda membimbing memberikan penilaian baik individu
penyelesaian project yang di buat? maupun kelompok
b. Apakah dengan bimbingan guru 5. Guru melakukan komunikasi langsung
project kalian menjadi lebih kepada tiap kelompok secara bergantian
mudah? untuk memberikan bimbingan,
kesempatan tanya jawab pada tiap
6. Guru menjelasan tentang kegiatanyang kelompok termasuk tanya jawab pada saat
akan dilakukan siswa selama proses peserta didikmelaksanakan presentasi
pembelajaran dengan pembuatan project 6. Guru meminta peserta didik
7. Guru menyampaikan lingkup danteknik mempresentasikan hasil pekerjaannya
penilaian yang akan digunakan. melalui penjelasan dengan dasar
kemudian menyimpulkan secara umum
7. Guru memberikan pertanyaan- pertanyaan
yangbisa memancing penalaran peserta
didik untuk memberikan penilaian
individu selama presentasi berlangsung
8. Guru memberikan peserta didik
menyimpulkan kandunganmateri yang
telah dibahas bersama

Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes)
9. Guru memberikan kesempatankepada https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
peserta didik untuk menanyakan apa room-service/
yang belum dimengerti terkait materi
10. Peserta didik menyampaikan Modul Tahapan Pelayanan
kesulitan yang dialami selama Restaurant
proses pembelajaran
Dr. Diane Tangian, SH., M.Si
11. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
12. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan
melakukan hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 5,6,7
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)

1. Guru dan peserta didik memulai 1. Guru membentuk kelompok belajar


pembelajaran dengan berdoa bersama, dengan jumlah maksimal 5 peserta
saling menyapa dan guru mengecek didik perkelompoknya
kesiapan siswa sebelum memulai 2. Guru memberikan pengarahan untuk
pembelajaran mengamati proses pembuatan project
2. Guru menyiapkan siswa untuk yang sudah dilakukan. Apa sudah
melakukan hening bersama sesuai dengan rancangan awal
3. Guru menjelaskan tujuan 3. Guru meminta peserta didik untuk
pembelajaran. memperhatikan pertanyaan sebagai
4. Guru memotivasi Peserta didikdengan berikut:
memberikan cerita pendek tentang a. Apakah guru melakukan penilaian
room service selama proses pembuatan project?
5. Guru menyampaikan garis besarcakupan b. Apa yang anda rasakan saat membuat
materi melalui tanya jawab ringan, proses secara individu maupun
seperti kelompok?
a. Apakah guru melakukan
penilaian selama proses pembuatan 4. Guru menyediakan rubric untuk
project? memberikan penilaian baik individu
b. Apa yang anda rasakan saat membuat maupun kelompok
proses secara individu maupun 5. Guru melakukan komunikasi langsung
kelompok? kepada tiap kelompok secara bergantian
untuk memberikan bimbingan,
6. Guru menjelasan tentang kegiatanyang kesempatan tanya jawab pada tiap
akan dilakukan siswa selama proses kelompok termasuk tanya jawab pada saat
pembelajaran dengan pembuatan project peserta didikmelaksanakan presentasi
Guru menyampaikan lingkup danteknik 6. Guru meminta peserta didik mempraktikan
penilaian yang akan digunakan. hasil pekerjaannya melalui taking order
room service, menyiapkan pesanan dan
delivery ke kamar dan clear up peralata.
kemudian menyimpulkan secara umum
7. Guru memberikan pertanyaan- pertanyaan
yangbisa memancing penalaran peserta
didik untuk memberikan penilaian
individu selama presentasi berlangsung
8. Guru memberikan peserta didik
menyimpulkan kandungan materi yang
telah dibahas bersama
Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes)
1. Guru memberikan kesempatankepada https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
peserta didik untuk menanyakan apa room-service/
yang belum dimengerti terkait materi
2. Peserta didik menyampaikan Modul Tahapan Pelayanan
kesulitan yang dialami selama Restaurant
proses pembelajaran
Dr. Diane Tangian, SH., M.Si
3. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
4. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan
melakukan hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 8
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)

1. Guru dan peserta didik memulai 1. Guru membentuk kelompok belajar


pembelajaran dengan berdoa bersama, dengan jumlah maksimal 5 peserta didik
saling menyapa dan guru mengecek perkelompoknya
kesiapan siswa sebelum memulai 2. Guru memberikan pengarahan untuk
pembelajaran mengevaluasi proses pembuatan project
2. Guru menyiapkan siswa untuk yang sudah dilakukan. Apa sudah sesuai
melakukan hening bersama dengan rancangan awal
3. Guru menjelaskan tujuan 3. Guru meminta peserta didik untuk
pembelajaran. memperhatikan pertanyaan sebagai
4. Guru memotivasi Peserta didikdengan berikut:
memberikan cerita pendek tentang a. Pengalaman apa yang kamu rasakan
room service setelah menyelesaikan project?
5. Guru menyampaikan garis besarcakupan b. Adakah kendala-kendala yang anda
materi melalui tanya jawab ringan, temukan saat proses project berlangsung?
seperti 4. Guru menyediakan rubric untuk memberikan
a. Pengalaman apa yang kamu rasakan penilaian baik individu maupun kelompok
setelah menyelesaikan project? 5. Guru melakukan komunikasi langsung
b. Adakah kendala-kendala yang anda kepada tiap kelompok secara bergantian
temukan saat proses project berlangsung? untuk memberikan bimbingan, kesempatan
tanya jawab pada tiap kelompok termasuk
6. Guru menjelasan tentang kegiatanyang tanya jawab pada saat peserta didik
akan dilakukan siswa selama proses melaksanakan presentasi
pembelajaran dengan pembuatan project 6. Guru meminta peserta didik mempraktikan
7. Guru menyampaikan lingkup danteknik hasil pekerjaannya melalui taking order
penilaian yang akan digunakan. room service, menyiapkan pesanan dan
delivery ke kamar dan clear up peralata.
kemudian menyimpulkan secara umum
7. Guru memberikan pertanyaan- pertanyaan
yangbisa memancing penalaran peserta
didik untuk memberikan penilaian
individu selama presentasi berlangsung
8. Guru memberikan peserta didik
menyimpulkan kandungan materi yang telah
dibahas bersama

Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes) https://fliphtml5.com/irwiw/tmpj/basic
1. Guru memberikan kesempatankepada
peserta didik untuk menanyakan apa
yang belum dimengerti terkait materi
2. Peserta didik menyampaikan
kesulitan yang dialami selama proses
pembelajaran
3. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
4. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan melakukan
hening
ASESMEN

Asesmen Non Kognitif

Masing masing mata pelajaran membuat materi ajar dan asesmen


hyperlink. Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
Beri tanda check list (V) pada kolom yang sesuai dengan perilaku siswa selama proses
pembelajaran berlangsung

No Aspek yang diobservasi Hasil Pengamatan


1 2 3 4
1 Kerjasama antar peserta didik dalam belajar
berkelompok (Gotong royong)
2 Menghargai pendapat peserta didik lain / pendidik
(Berkebhinekaan Global)
3 Bersikap Kritis dalam kelompok maupun secara individual
4 Berpikir Kreatif dalam menyusun rancangan proyek yang
akan dikerjakan
Jumlah
Total
Nilai Total /
4
Kualifikasi Nilai Akhir (NA) Penilaian Sikap
Skor Kualifikasi
1,00 –1,99 Sikap Kurang ( K )
2,00 –2,99 Sikap Cukup
(C )
3,00 –3,99 Sikap Baik ( B)
4,00 Sikap Sangan Baik ( SB )

FORMAT PENILAIAN SIKAP

No Nama Aspek yang dinilai Jml NA


Pesert Gotong Bhineka Berpikir Kreatif
a didik Royong Global Kritis
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
dst
Petunjuk: berilah tanda checklist(√) sesuai skor pada perilaku peserta didik selama
proses pembelajaran

1
8
Asesmen Kognitif / Pengetahuan (Formatif)
C Butir
P Soal
Pada akhir fase F, peserta didik mampu 1 Room Service adalah salah satu bagian
melaksanakan tugas menyediakan di Department Food & Baverage yang memiliki
layanan makanan dan minuman, tugas meliputi .....
menyediakan room service, menerima 2 Persiapan apa yang dilakukan untuk
dan menyimpan persediaan barang pelayanan room service?
3 Jelaskan penataan room service menu?

4 Bagaimana urutan pelaksanaan room service


pada saat pelayanan ke kamar?

5 Bagaimana Penyiapan dan Pengemasan


Peralatan Makan di
atas Tray?

Rubrik Penilaian
Pengetahuan

KUNCI JAWABAN
Skor
No Soal Kunci Jawaban
Maks
1. Room Service adalah salah  Menawarkan makanan dan minuman 20
satu bagian di Department ke kamar hotel
Food & Baverage yang  Mengambil pesanan (taking order)
yang sudah di order oleh tamu via
memiliki tugas meliputi .....
telpon atau door knop menu
 Menyiapkan menu makanan dan
minuman yang telah dipesan
 Menyajikan dan mengantarkan
pesanan ke kamar hotel
 Mengambil kembali peralatan makan
dan minum dari kamar hotel

2. Jelaskan hal-hal yang perlu di 1. Cara mengawalinya dengan ucapan 20


perhatikan untuk menerima selamat pagi, siang atau malam.
pesanan room service 2. Memperkenalkan nama departemen
dan diri sendiri.
3. Mengenali nama dapat memudahkan
dalam pelayanan telepon.

3. Jelaskan peralatan makan Peralatan yang di perlukan adalah sbb: 20


yang di butuhkan utnuk

1
9
penataan room service Butter knife
berikut!
Dessert fork

Tea spoon

Napkin

4 Bagaimana urutan . a. Melakukan ketukan secara perlahan. 20


pelaksanaan room service . b. Ketuklah pintu dengan sopan sambil
pada saat pelayanan ke mengucapkan room service
kamar? a. c.Dengarkan jawaban dengan seksama,
sikap menunggu diluar kamar atau
dilorong. Bila belum ada jawaban dari
tamu, ketuk dan ucapkan kembali hingga
mendapatkan jawaban. Biarkan tamu yang
membukakan pintunya atau anda
dipersilahkan masuk.
b. d.Saat anda masuk kamar, sapalah tamu
dengan mengucapkan namanya ; selamat
pagi, nona tan, ini sarapan anda “ atau
dengan kata-kata lain yang ramah untuk
suatu percakapan.

5 Bagaimana tata cara 1. menerima orderan 20


pelayanan room service?
2. mengirim pesanan terhadap hotel

3. melakukan set up

4. Mengirim pesanan terhadap hotel

5. Service material dari room service


TOTAL SKOR 100

2
0
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Soal Formatif Pilihan Ganda :


1. Kegiatan pelayanan makanan dan minuman di kamar hotel biasa disebut dengan :
a. Room service Service
b. Food and Beverage Product Jawaban :
c. Food and Beverage Departement
d. Food and Beverage Section
e. Food and Beverage
2. Berikut adalah alat yang digunakan menyajikan air es untuk room service:
a. Juice glass
b. Water goblet Jawaban :
c. Coktail glass
d. Wine glass
e. Tumbler glass
3. Alat yang digunakan menyajikan roti disebut dengan :
a. Dessert plate
b. Dinner plate Jawaban :
c. Show plate
d. Bread basket
e. Soup plate
4. Jenis penataan menu breakfast fried rice room service dengan menggunakan tray……
.a. Dinner spoon & fork
b. Dessert spoon & fork
c. Dinnert spoon
d. Dinner fork
e. Soup spoon
5. Orang yang bertugas menerima pesanan room service adalah…..
a. waiter/s Jawaban :
b. Order taker
c. Chef
d. Supervisor
e. Room attendent

2
1
Asesmen Ketrampilan

Nama Peserta Didik : ………………………….


Kelas : ………………………….

No Instrumen Asesmen Nilai


7,0 – 7,9 8,0 – 8,9 9,0 – 10
A Persiapan
1. Persiapan Diri (Grooming) :
a. Kondisi Badan
b. Kerapihan Pakaian
c. Kerapihan Diri
2. Persiapan Alat :
a. Peralatan room service
 Linen
 China ware
 Glass ware
 Cutteleries
 Condiment
 Tray/trolly
3. Persiapan Bahan :
a. Makaman
b. Minuman
c. Teh Kopi
B Proses Kerja
1. menerima orderan
2. mengirim pesanan terhadap hotel
3. melakukan set up
4. Mengirim pesanan terhadap hotel
5. Service material dari room service
C Hasil Kerja
1. Kebersihan
2. Kerapian
3. K e l e n g k a p a n p e r a l a t a n
4. T a m p i l a n
D Sikap Kerja
1. Gotong Royong / Kerjasama
dalam kelompok kerja
2. Sikap Berkebhinekaan Global
3. Berpikir Kritis
4. Kreatif
E Waktu
1. M e n e r i m a o r d e r (30 menit)
2. Mengirim order ke kamar ( 5 x 45 menit)
3. Melakukan set up tray/trolly ( 2 x 45 menit
)
4. Clear up ke kamar ( 20 menit)

2
2
KETERANGAN
Skor / nilai disesuaikan dengan KBM masing-masing

Presentase Bobot Kompenen


Penilaian
Sikap
Persiapan Proses Hasil Waktu Nilai
Kerja
10% 40% 20% 10% Praktik
20%

Bobot
Skor
Komponen
Nilai

MATERI

2
MATERI
PELAYANAN KAMAR (ROOM SERVICE)

9.1 Ruang Lingkup Room Service


Room service adalah sistem pelayanan terhadap tamu hotel yang mana makanan
dan minuman yang di pesan oleh tamu akan diantarkan dan dinikmati di dalam kamar.
Room service adalah pelayanan makanan atau minuman yang dipesan oleh tamu dan
dinikmati di dalam kamar baik di hotel maupun penginapan lainnya seperti motel atau
apartemen. Diseluruh hotel yang memiliki kamar suite, biasanya pelayanan tersebut
lebih dikenal dengan “suite service”. Suite room adalah salah satu jenis penamaan
kamar yang ada di hotel yang mana kamar tersebut dicirikan dengan dua ruangan yang
terpisah dalam satu kamar, yaitu kamar tamu dan kamar tidur. Jenis-jenis penamaan
kamar suite room yang ada di hotel, antara lain: Standard suite, Deluxe suite, Suite
superior, Family suite/room, Presidential suite, dan Penthouse.
Room service adalah satu bagian di bawah food & beverage service yang
mengelola penjualan makanan dan minuman yang diantar langsung ke kamar tamu
yang menginap di hotel. Letak atau area room service adalah dekat main kitchen
(dapur utama) dan dekat service bar. Jenis pelayanan room service biasanya
menggunakan Tray dan disebut Tray service, yaitu menyajikan makanan melalui
sebuah nampan (Baki) besar. Diatas nampan terdapat makanan dan minuman yang
telah di pesan, pelayanan jenis ini merupakan pelayanan informasi (tidak resmi). Di
hotel pelayanan ini disebut Room Service. Sedangkan untuk yang di luar Hotel adalah
pada pelayanan di pesawat terbang, rumah sakit, kafetaria, atau asrama. Makanan
dibawa ke tempat tamu dengan Tray/nampan atau Guerdon Troley. Makanan panas
maupun dingin harus tetap dihidangkan panas atau dingin, dan dihidangkan langsung
dengan memakai Tray (nampan). Adapun ciri-ciri room service sebagai berikut :
1. Biasanya terdapat di large hotel/medium hotel
2. Buka 24 jam
3. Biasanya lewat telepon
4. Mempunyai special menu dari room service

2
5. Letaknya berdekatan dengan kitchen area/bar area
6. Tidak ada direct dan tamu memesan makanan via telepon
7. Untuk memudahkan pemesanan biasanya memakai interphone jadi
8. pemesanannya langsung keluar dari kitchen/bar
9. Biasanya diantar dengan menggunakan rolling table/folding table/room service
electric card
Room service pada umumnya melayani pesanan tamu selama 24 jam sehari.
Harga makanan dan minuman biasanya lebih tinggi dari pada coffee shop atau restoran.
Dengan alasan pengantaran hidangan yang cukup jauh dari dapur (kitchen), dan
memerlukan waktu yang cukup lama yang dipergunakan oleh pramusaji. Perlu
diketahui, bahwa pada umumnya tamu yang memesan hidangan melalui room service
terdapat beberapa kemungkinan antara terdapat beberapa kemungkinan antara lain tamu
malas makan di restoran karena: sakit, tidak mempunyai waktu banyak, dan malas
bertemu dengan orang banyak.

9.2 Kerjasama Room Service dengan Departemen Lain


Opersional Room Service tidak dapat jalan dengan lancar apabila tidak
didukung dengan bagian lainnya, karena tidaklah mungkin segala sesuatu yang
berkaitan dengan Room Service dapat dikerjakan sendiri tanpa adanya kerjasama
dengan bagian lain. Adapun bagian-bagian yang bekerja sama dengan Room Service
adalah sebagai berikut:
1. Hausekeeping
Jika Room Service memerlukan bunga untuk hiasan Trolley, maka Room Service
menghubungi bagian Houskeeping Departement (Tata Graha), atau tamu
memerlukan linen yang bersih Room Service menghubungi bagian Laundry.
2. Front Office
Kerjasama antara Room Service dengan front Office adalah jika ada tamu yang
membayar hidangannya hanya dengan tanda tangan, maka Guest Billnya oleh
Room Service Cashier diberikan dengan segera ke Front Office, untuk ditagihkan
pada waktu tamu Check out. Begitu juga apabila ada tamu Vip, Front Office

2
memberi, informasi kepada bagian Room Service, bahwa ada tamu Vip yang
harus diberikan Compliment seperti Fruit Basket, bunga, dan lain-lain
3. Accounting
Kerjasama antara Room Service dengan Accounting, adalah mengenai
pembayaran tamu yang memesan hidangan melalui Room Service. Room Service
tidak menyimpan Guest Bill atau uang tunai, semua urusan mengenai keuangan
khususnya mengenai pembayaran tamu adalah Cashier.
4. Engineering
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa kerjasama antara Room Service
dengan Engineering adalah apabila Room Service mempunyai kendala, misalnya
dengan air coundition-nya yang rusa, lampu yang mati, kursi atau trolley rusak, dan
lain-lain.
5. Steward
Kerjasama antara Room Service dengan Steward adalah mengenai penyediaan alat
saji atau makan yang dipergunakan untuk operasional sehari-hari untuk alat-alat
saji dan makan yang telah dipergunakan oleh tamu, maka Room Service
mengirimkan alat-alat tersebut ke bagian Steward, dan mengambil alat-alat yang
bersih
6. Pastry
Untuk keperluan pesanan roti dan kue untuk tamu, maka Room Service
menghubungi bagian Pastry untuk menyediakan pesanan tamu tersebut.
7. Store
Apabila persediaan hampir habis seperti Condiment (Chilli Sauce, Tabasco, Salt
& Pepper, Tomato Sauce), Kacang, Paper Tissue dan lain-lain, maka Room
Service menghubungi bagian Store (gudang).
8. Service Bar
Bagi tamu yang memesan minuman beralkohol, maka Room Service memesan
minuman tersebut pada bagian Service Bar. Service Bar tersebut berada diantara
Main Kitchen (Dapur Utama) dengan Room Area. Service Bar dalam
operasionalnya tidak melayani tamu secara langsung.

2
9.3 Menyiapkan Perlengkapan Pelayanan Room Service
Hampir semua hotel yang besar dan modern memilki satu kamar Pantry untuk
Departemen Room Service yang lokasinya dekat dengan Kitchen/dapur dan lift untuk
pelayanan. Pantry ini harus memilki peralatan yang lengkap karena melayani di
kamar dengan cepat dan effisien. Room Service Catering dapat mengirimkan apa saja
(segalanya) mulai dari barang-barang/perlengkapan khusus dan barang-
barang/perlengkapan tersebut tidak di kenal biaya (seperti tempat es dan macam -
macam gelas), minuman atau makanan ringan (snack ringan), sama ke makanan a’la
carte dengan wine. Perlengkapan yang tersedia untuk pelayanan di kamar biasanya
tertera pada menu khusus Room Service, tetapi di Hotel yang mewah seringkali tamu
ingin dilayani secara khusus dengan berbagai alasan.
Persediaan peralatan di pantry harus cukup untuk memastikan bahwa semua
order/pesanan dapat dilayani dengan cepat sekalipun pada saat sibuk. Beberapa hotel
ada yang bangga apabila dapat melayani Room Service kurang dari 30 menit sejak
order/pesanan diterima. Room Service Departemen dalam keadaan sibukpun tetap
memperlihatkan efisiensi pekerjaan dengan cara menganalisa tingkat hunian tamu
dan peristiwa yang istimewa (seperti pendelenggasian/pengalih tugasan harus
dilaksanakan pada hal-hal penting utamanya breakfast/sarapan pagi yang lebih awal
dan harus dikoordinasikan sehari sebelumnya. Perencanaan yang matang mutlak
diperlukan untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kerja serta perhitungan jumlah
trays/nampan dan trolleys/kareta dorong yang disiapkan untuk pelayanan.

9.4 Menyiapkan Peralatan Room Service


Semua perusahaan yang sehat harus mempunyai standard peraturan dan
juklak berdasarkan pada standard Room Service. Pasti semua hal itu harus ditaati oleh
seluruh staf/pegawai. Beragam penataan alat untuk tray dan trolley diatur
berdasarkan pada pesanan yang akan diantar termasuk juga tambahan biaya untuk
pinjaman alat atau barang diluar daftar makanan dan minuman untuk Room Service.
Rincian penataan alat untuk Tray maupun Trolley sangat beragam pada tiap-tiap
perusahaan tetapi pada beberapa instansi ada kesamaan standar penataan untuk :

2
a. Nampan teh dan kopi
b. Termos es
c. Nampan sarapan pagi dan kereta dorong
d. Nampan makanan ringan
e. Nampan makan malam atau kereta dorong
f. Nampan champagne atau wine
g. Nampan keranjang buah
h. Mentega
i. Bumbu-bumbu tambahan
j. Keranjang roti
k. Kotak pemanas

9.5 Menerima Pesanan Room Service


Sebagian besar pesanan makanan dan minuman dilakukan melalui telepon.
Telepon adalah awal dari jalinan hubungan dengan seluruh staf Room Service yakin
dengan teknik bertelepon yang baik sangat penting untuk membuat kesan pertama
menjadi menyenangkan. Petugas yang menjawab telepon harus memiliki
pengetahuan yang baik tentang menu dan cara bertelepon yang professional. Dering
telepon harus dijawab secepatnya. Sebagai tolak ukur yang diterapkan pada hotel
bintang lima adalah tidak membiarkan telepon berbunyi lebih dari tiga kali sebelum
dijawab.Yang perlu diperhatikan adalah :
1. Cara mengawalinya dengan ucapan selamat pagi, siang atau malam.
2. Memperkenalkan nama departemen dan diri sendiri.
3. Mengenali nama dapat memudahkan dalam pelayanan telepon.
Penggunaan nama tamu akan memberikan satu keuntungan untuk meyakinkan
bahwa barang pesanan yang diminta telah diantar pada orang yang tepat dan biaya
yang akurat sehingga tamu merasa dikenal dan dihargai.
Peralatan sistem telepon saat ini telah dilengkapi dengan penampilan nama dan
nomor kamar tamu, namun bila belum tersedia alat tersebut maka perlu dibuatkan
daftar tamu yang dapat dibawa-bawa dengan menggunakan kesempatan di Room

2
Service. Setelah memberi salam, kemudian meyakinkan kembali nama-nama
tamu tersebut.
4. Tuliskan pesanan tamu dengan hati-hati pada kertas pesanan saat berkomunikasi
dengan tamu. Jangan lupa untuk menuliskan juga nomor kamar yang sering
terlupakan.
5. Agar selalu diupayakan untuk meningkatkan penjualan dengan teknik penjualan
yang disarankan untuk meningkatkan nilai pesanan tamu.
6. Bersikaplah fleksibel dan sikap membantu jika permintaan tamu tidak ada dalam
daftar menu.
7. Mengulangi kembali pesanan tamu, dan tanyakan kembali bila ada hal-hal yang
kurang dimengerti.
8. Katakana kepada tamu berapa lama kira-kira waktu yang diperlukan untuk
mengantarkan pesanan. Tidak boleh lebih dari 30 menit.
9. Agar di cek kembali pesanan tamu termasuk nomor kamar yang ada pada kertas
pesanan yang termasuk waktu saat pesanan diterima.
10. Masukkan daftar pesanan dalam laporan penjualan dengan seksama.
11. Berikan pula pada petugas yang ditunjuk untuk menanganinya serta dikirimkan
pada departemen lain dan utamanya bagian dapur.
12. Tidak semua pesanan didapat melalui telepon, contohnya ; pesanan sarapan pagi
biasanya dibentuk dalam bentuk daftar pesanan yang digantung dan diisi oleh
tamu sebelum tidur untuk digantung pada pintu serta akan dikumpulkan oleh
petugas Room Service. Pesanan-pesanan tersebut harus di cek, ditanyakan
kembali bila ada kesalahan dan diantar dengan benar.

9.6 Menyiapkan Tray dan Trolley


Segera setelah kertas pesanan/order diberikan kepada seksi/bagian terkait,
mulailah menyiapkan Tray-tray atau Trolley-trolley yang telah di tata sesuai dengan
jumlah orang, peralatan makan dan minum serta makanan atau snack yang diminta.
Sudah seharusnya ada standar perusahaan untuk persiapan Tray atau Trolley bagi

2
masing-masing jenis waktu makan (sarapan, makan siang, makan malam) dan
menyiapkan untuk pemberian makanan gratis serta permintaan khusus.
Seluruh perlengkapan pelayanan tersebut harus diperiksa kembali untuk
meyakinkan bahwa semua dalam keadaan bersih dan berfungsi. Trolley-trolley harus
diperiksa kembali apakah dapat bergerak dengan baik. Seluruh persiapan penataan
alat makan harus diperiksa kembali untuk meyakinkan bahwa semuanya tampil
semenarik mungkin, seimbang dan aman. Yakinkan pula bahwa bumbu-bumbu
tambahan sudah termasuk dalam penataan tersebut.

9.7 Pengumpulan Order/Pesanan Tamu


Bila tray-tray atau trolley-trolley telah diperiksa kembali mengetahui bahwa
semua berada dalam keadaan layak pakai, juga peralatan makan dan minum (bila ada)
harus dikumpulkan secara seksama dalam keadaan bersih dan rapi juga dengan
tambahan bumbu lainnya. Perlengkapan makanan minum harus diperiksa secara
seksama sampai sekecilnya antara lain :
1. Temperatur makanan dan minuman
2. Ukuran porsi
3. Penampilan makanan sesuai dengan resep standarnya
4. Informasi mengenai Anggur termasuk tahun pembuatannya
5. Suhu makanan harus diperhitungkan sejak waktu makanan diambil dari dapur
sampai dengan waktu pengantaran makanan di depan tamu.
6. Penutup piring, pemanas makanan dan atau kotak pemanas harus digunakan agar
suhu makanan terjaga sebagai mana mestinya.

9.8 Pelayanan ke Kamar Tamu


Memasuki kamar tamu dan menghormati privasi tamu adalah hal yang
menjadi batasan penting saat memasuki kamar tamu. Hal tersebut bisa diterapkan
pada peraturan perusahaan sebagai salah satu aspek penting dalam pelayanan room
service, namun yang lumrah dilakukan adalah :
1. Melakukan ketukan secara perlahan.

3
2. Ketuklah pintu dengan sopan sambil mengucapkan room service dengan jelas dan
tegas, sekedar mengingatkan bahwa suara anda harus bisa terdengar dari balik pintu
yang tertutup.
3. Dengarkan jawaban dengan seksama, sikap menunggu diluar kamar atau
dilorong. Bila belum ada jawaban dari tamu, ketuk dan ucapkan kembali hingga
mendapatkan jawaban. Biarkan tamu yang membukakan pintunya atau anda
dipersilahkan masuk.
4. Saat anda masuk kamar, sapalah tamu dengan mengucapkan namanya ; selamat
pagi, nona tan, ini sarapan anda “ atau dengan kata-kata lain yang ramah untuk
suatu percakapan. Dilanjutkan dengan menggunakan nama kecil tamu diluar
ketentuan prosedur room service.

9.9 Penampilan Makanan dan Minuman Room Service


Tepatnya kapan dan dimana nampan/tray diletakkan atau perangkat makan
trolley diletakkan sangat beragam, tergantung pada kondisi dan situasi dari
perlengkapan yang akan digunakan itu sendiri, tata letak kamar, letak perabotan di
kamar serta permintaan dari tamunya sendiri. Namun pada beberapa perusahaan
terdapat beberapa aturan yang harus dipatuhi, bahwa hal tersebut harus dilakukan
berdasarkan pada permintaan tamu. meliputi;
1. Yakinkan kembali bahwa tray atau trolley ditempatkan pada tempat yang
diinginkan tamu.
2. Siapkan perlengkapan tanpa melupakan keamanan barang-barang tersebut.
Beritahu tamu bila ada beberapa peralatan yang bisa membahayakan tamu seperti
kotak pemanas atau pot kopi yang panas bila disentuh.
3. Tempatkan perabotan secara benar dan tepat.
4. Nyalakan lilin bila memungkinkan.
5. Jelaskan isi tray atau trolley.
6. Layani penyajian makanan dan minuman sesuai dengan peraturan perusahaan.
7. Tanyakan pada tamu kalau masih ada beberapa hal yang perlu dipesan lagi.
8. Serahkan kwitansi untuk ditanda tangani

3
9. Terangkan dengan jelas tata cara pembersihan peralatan. Sebagian tamu mungkin
akan menaruh tray atau trolley keluar kamar bila mereka telah selesai.
10. Ucapkan kata perpisahan dengan sopan dan tinggalkan kamar dengan tenang.
11. Adakan pengecekan barang bekas makanan pada lantai atau lorong luar kamar
dan angkat tray atau trolley yang mungkin telah ditaruh disana.
12. Kirimkan kwitansi yang telah ditanda tangani kepada kasir atau departemen yang
terkait sesuai peraturan perusahaan.

9.10 Pembersihan Ruangan-ruangan Room Service


Sebagai catatan, bahwa tray dan trolley akan selalu ditempatkan diluar kamar
tamu. Hal ini penting karena mereka ingin barang-barang kotor dan berantakan tersebut
segera dibersihkan yang ditinggalkan pada lantai atau lorong sehingga dapat
mengundang hal-hal buruk bagi perusahaan. Kerjasama yang baik dan jalur
komunikasi yang erat antara Housekeeping dan Room Service Departemen harus
dijaga baik sehingga barang-barang kotor yang ada dilantai atau lorong dapat segera
dibersihkan. Hal tersebut merupakan kombinasi antara sistem dan prosedur yang baik
bagi lingkungan kerjanya dan inisiatif dari masing-masing indivicu.
Pada beberapa perusahaan hanya terdapat sedikit perbedaan dalam prosedur
kerja, namun biasanya pada proses pengambilan pesanan tamu yang dicatat dalam
kertas atau lembaran daftar yang tersedia seperti :
1. Tanggal
2. Nomor kamar
3. Tray atau trolley yang akan digunakan (biasanya digunakan kode seperti T untuk
Trolley dan O untuk Tray)
4. Waktu pesanan di terima
5. Waktu pengiriman
6. Orang uang mengantarkan pesanan
7. Jam pengambilan kembali peralatan kotor
Petugas penerima pesanan Room Service adalah petugas yang bertanggung
jawab atas pengawasan prosedur pelayanan dilantai dan untuk memerintahkan staf

3
untuk membersihkan kamar atau lantai. Sebagai tambahan bahwa seharusnya setiap
lantai diperiksa kembali secara reguler paling tidak sejam sekali untuk memastikan
bahwa tray dan trolley bekas serta barang-barang lainnya harus segera diangat dan
bersihkan. Petugas Housekeeping harus memberitahu Room Service bila dan kapan
barang-barang bekas harus diangkat dari kamar-kamar dan lantai-lantai. Jadi koordinasi
yang erat antara Room Service dan Hausekeeping mutlak diperhatikan.
Bila kamar atau lantai telah dibersihkan dan barang bekas, petugas penerima pesanan
harus diinformasikan juga. Lantai harus dibersihkan dengan cepat dan tidak berisik,
tapi sementara itu juga petugas harus memastikan bahwa peralatan dan perlengkapan
diletakkan pada tempat yang aman, sehingga saat diangkat tidak tumpah atau pecah.
Makanan dan minuman yang tidak termakan, peralatan makan, tray dan trolley
sekaligus dibersihkan dari lantai dan dikembalikan ke Room Service dengan bantuan
lift pelayanan.

9.11 Pembersihan dan Penyimpanan


Tray dan trolley harus dibawa ke arena pencucian. Sisa-sisa makanan dibuang
dan peralatan pelayanan makanan harus dicuci. Tray dan trolley harus dicuci dan
ditiriskan di tempat aman dan bersih sesuai dengan peraturan perusahaan. Hal
tersebut juga termasuk prosedur untuk Tray bersih dan trolley yang telah bersih dan
kering harus diganti secara benar dengan trolley yang tidak dapat digunakan
diruangan Pantry Room Service. Persediaan seluruh peralatan harus dicek dengan
persediaan awal dan permintaan tambahan peralatan yang disesuaikan dengan
kebutuhan standar perusahaan.

9.12 Room service sequence


Secara garis besar tata cara pelayanan room service, mempunyai urutan
sebagai berikut;
1. menerima orderan
2. mengirim pesanan terhadap hotel
3. melakukan set up

3
4. Mengirim pesanan terhadap hotel
5. Service material dari room service seperti: (Untuk plate:harus ditutup dengan
menggunakan food cover dan dikasi plate di atasnya dan di tengah-tengah
plate biasanya terdapat napkin yang diatasnya diberikan fork,knife,spoon)
a B&B plate l Tea Saucer
b Dinner Plate m Milk Jug
c Dessert Plate n Menash
d Dinner Knife o Sugar Bowl
e Dessert Knife p Collins Glass
f B&B Knife q Water Goblet
g Dinner Fiork r Table Cloth
h Dessert Fork s Tea Saucer
i Tea Cup t Milk Jug
j Tea Pot u Menash
k B&B plate

3
3

Common questions

Didukung oleh AI

Handling room service orders efficiently in high-end hotels involves a series of detailed steps. Firstly, orders are typically taken by telephone, where the staff should answer promptly, ideally within three rings . The caller must greet the guest warmly, introduce themselves, and then listen carefully to the order, ensuring all details, including the guest's room number, are recorded accurately . After repeating the order to confirm accuracy, the staff provides an estimated delivery time, generally not exceeding 30 minutes . Meanwhile, tray or trolley preparations are done to ensure all utensils are clean, functioning properly, and arranged aesthetically . On delivery, respect for the guest’s privacy is emphasized by knocking gently and announcing room service clearly . Finally, after serving, guests are bid farewell politely, and any used trays or trolleys placed outside are collected in coordination with housekeeping to maintain cleanliness . This systematic approach ensures guest satisfaction and service efficiency.

Adherence to standard procedures in room service is essential to maintain consistency, quality, and safety. These procedures include timely response to orders, accurate order taking, and ensuring the correct delivery to guest rooms . Adherence allows for reliable service, contributing to guest satisfaction and the hotel's reputation. Negligence, such as delayed responses or incorrect orders, can lead to guest dissatisfaction, complaints, and potential loss of business. Furthermore, ignoring safety protocols, like improperly handling hot items, risks guest and staff safety . Thus, strict compliance with procedures ensures operational efficiency, guest satisfaction, and mitigates potential liabilities.

Cultural considerations significantly influence room service execution by affecting menu selections, service styles, and communication protocols. For instance, dietary restrictions and preferences necessitate culturally diverse menu offerings to cater to varied guest backgrounds . Communication styles should be adapted to respect cultural differences in formality and interaction, ensuring comfort and satisfaction in service delivery. Understanding and respecting these variations can prevent misunderstandings and enhance the guest experience by making them feel welcome and valued. Additionally, staff training programs that focus on cultural sensitivity prepare employees to recognize and appropriately meet diverse guest needs, vital for international hotel operations .

Managing room service logistics involves several challenges, including the coordination between order taking, preparation, delivery, and cleanup. To ensure timely service, hotels must streamline the order-processing system with clear communication and coordination among the kitchen, room service, and housekeeping teams . The use of standardized procedures for tracking order status—from preparation to delivery—helps mitigate delays. Ensuring adequate staffing, particularly during peak hours, and maintaining an efficient inventory system to avoid shortages are also critical . Furthermore, using technology to manage and track orders in real-time enhances efficiency and accuracy, helping hotels meet the logistical demands effectively .

Effective communication in room service significantly enhances guest satisfaction by creating a personal and professional interaction experience. Key practices include greeting guests with appropriate salutations and introducing oneself to establish rapport . The use of the guest's name throughout the conversation reinforces a personalized experience, making the guest feel valued . Staff should also repeat orders back to guests to confirm details, demonstrating attentiveness and ensuring order accuracy . Additionally, clearly explaining items on the tray or trolley and any safety precautions enhance transparency and trust . This courteous and attentive communication style contributes to a positive guest experience and encourages repeat business.

Effective upselling strategies in room service include suggesting additional items that complement the guest's initial order, such as recommending a dessert with dinner orders or a specific wine pairing . Staff should be trained to recognize cues from guests and propose options subtly and conversationally . Another strategy is highlighting popular items or promotions, engaging guests’ interest naturally. Upselling is crucial for increasing revenue per order which contributes significantly to the hotel’s bottom line. It also enhances the guest experience by offering them more comprehensive dining solutions, potentially leading to higher guest satisfaction and repeat patronage .

Technological advancements greatly impact room service operations by introducing efficiency, accuracy, and enhanced guest interaction. Technologies such as order management systems facilitate real-time tracking and reduce human errors in order taking and delivery . Automated systems can optimize staff scheduling based on demand forecasts, reducing wait times. Integrating mobile apps allows guests to place orders conveniently, potentially increasing order frequency and value. Furthermore, technology supports personalized service through data collection, allowing hotels to tailor offerings based on guest preferences, enhancing the guest experience. The adoption of these technologies is essential for modern hotels to remain competitive and improve operational efficiencies .

Synergy between room service and housekeeping departments streamlines operations by enhancing efficiency and maintaining cleanliness. Coordinated efforts can ensure seamless collection of used trays and trolleys, preventing backlog and maintaining corridors tidy . Effective communication allows housekeeping to inform room service about guest requests and necessary retrieval of service items promptly . This collaboration helps optimize resource allocation, manage peak times effectively, and prevent service interruptions. Additionally, this synergy supports guest satisfaction by offering a cohesive and uninterrupted service experience, fostering a positive overall impression of the hotel.

The design and maintenance of room service equipment are pivotal to efficient service delivery. Well-designed equipment, such as trays and trolleys, must accommodate various meal types and ensure smooth mobility to ease delivery . Such design facilitates organized layout and efficient use of space, impacting speed and presentation positively. Regular maintenance ensures equipment remains functional and safe to use, preventing service delays and potential accidents. For instance, ensuring trolley wheels operate smoothly can prevent disruptions during delivery . An emphasis on design and upkeep helps maintain service excellence and enhances guest satisfaction.

Staff training is crucial for effective room service delivery, ensuring employees are equipped with the knowledge and skills to deliver high-quality service consistently. Training programs focus on operational procedures, communication skills, cultural awareness, and problem-solving abilities . Well-trained staff can efficiently handle orders, effectively communicate with guests, and seamlessly coordinate with other departments, contributing to smooth operations. Regular training updates ensure staff adapt to new technologies and industry standards, maintaining service excellence. Ultimately, comprehensive training leads to enhanced guest satisfaction, reflects positively on the hotel’s reputation, and provides a competitive advantage in the hospitality industry .

Anda mungkin juga menyukai