Room Service
Room Service
FASE F
ROOM SERVICE
Glosarium :
Table set up adalah seperangkat peralatan yang rapi, bersih dan siap pakai
Taking order adalah menerima dan mencatat orderan dari tamu di restaurant
Pertemuan ke 2
Mendesain perencanaan project
1. Apa yang dapat anda lakukan untuk membuat
project?
2. Bagaimana anda merancang untuk membuat
project?
3. Apa anda dapat merealisasikan rancangan project
menjadi produk nyata?
Pertemuan ke 3
Menyusun jadwal
1. Kapan jadwal pembuatan project akan dilaksanakan?
2. Kapan batas waktu pembuatan project dapat
diselesaikan?
3. Apa yang anda lakukan untuk merencanakan cara
baru penyelesian project?
4. Apakah anda perlu bantuan guru untuk menyelesikan
project ersebut?
5. Kenapa anda memilih project tersebut untuk di pilih?
Pertemuan ke 4
Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
1. Apakah guru anda membimbing penyelesaian
project yang di buat?
2. Apakah dengan bimbingan guru project kalian
menjadi lebih mudah?
Pertemuan ke 6
Mengevaluasi pengalaman
1. Pengalaman apa yang kamu rasakan setelah
menyelesaikan project?
2. Adakah kendala-kendala yang anda temukan saat proses
project berlangsung?
Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes) https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
1. Guru memberikan kesempatankepada room-service/
peserta didik untuk menanyakan apa
yang belum dimengerti terkait materi Modul Tahapan Pelayanan
2. Peserta didik menyampaikankesulitan Restaurant
yang dialami selama proses Dr. Diane Tangian, SH., M.Si
pembelajaran
3. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
4. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan melakukan
hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 3
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)
Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes)
9. Guru memberikan kesempatankepada https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-
peserta didik untuk menanyakan apa room-service/
yang belum dimengerti terkait materi
10. Peserta didik menyampaikan Modul Tahapan Pelayanan
kesulitan yang dialami selama Restaurant
proses pembelajaran
Dr. Diane Tangian, SH., M.Si
11. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
12. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan
melakukan hening
PEMBELAJARAN LURING /DARING (225 Menit)
Pertemuan ke 5,6,7
Pendahuluan ( 30 Minutes) Kegiatan Inti ( 1 6 5 Minutes)
Literatur :
PENUTUPAN (30 Minutes) https://fliphtml5.com/irwiw/tmpj/basic
1. Guru memberikan kesempatankepada
peserta didik untuk menanyakan apa
yang belum dimengerti terkait materi
2. Peserta didik menyampaikan
kesulitan yang dialami selama proses
pembelajaran
3. Peserta didik menerima apresiasidan
motivasi dari guru.
4. Bersama sama menutup proses
pembelajaran dengan melakukan
hening
ASESMEN
1
8
Asesmen Kognitif / Pengetahuan (Formatif)
C Butir
P Soal
Pada akhir fase F, peserta didik mampu 1 Room Service adalah salah satu bagian
melaksanakan tugas menyediakan di Department Food & Baverage yang memiliki
layanan makanan dan minuman, tugas meliputi .....
menyediakan room service, menerima 2 Persiapan apa yang dilakukan untuk
dan menyimpan persediaan barang pelayanan room service?
3 Jelaskan penataan room service menu?
Rubrik Penilaian
Pengetahuan
KUNCI JAWABAN
Skor
No Soal Kunci Jawaban
Maks
1. Room Service adalah salah Menawarkan makanan dan minuman 20
satu bagian di Department ke kamar hotel
Food & Baverage yang Mengambil pesanan (taking order)
yang sudah di order oleh tamu via
memiliki tugas meliputi .....
telpon atau door knop menu
Menyiapkan menu makanan dan
minuman yang telah dipesan
Menyajikan dan mengantarkan
pesanan ke kamar hotel
Mengambil kembali peralatan makan
dan minum dari kamar hotel
1
9
penataan room service Butter knife
berikut!
Dessert fork
Tea spoon
Napkin
3. melakukan set up
2
0
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
2
1
Asesmen Ketrampilan
2
2
KETERANGAN
Skor / nilai disesuaikan dengan KBM masing-masing
Bobot
Skor
Komponen
Nilai
MATERI
2
MATERI
PELAYANAN KAMAR (ROOM SERVICE)
2
5. Letaknya berdekatan dengan kitchen area/bar area
6. Tidak ada direct dan tamu memesan makanan via telepon
7. Untuk memudahkan pemesanan biasanya memakai interphone jadi
8. pemesanannya langsung keluar dari kitchen/bar
9. Biasanya diantar dengan menggunakan rolling table/folding table/room service
electric card
Room service pada umumnya melayani pesanan tamu selama 24 jam sehari.
Harga makanan dan minuman biasanya lebih tinggi dari pada coffee shop atau restoran.
Dengan alasan pengantaran hidangan yang cukup jauh dari dapur (kitchen), dan
memerlukan waktu yang cukup lama yang dipergunakan oleh pramusaji. Perlu
diketahui, bahwa pada umumnya tamu yang memesan hidangan melalui room service
terdapat beberapa kemungkinan antara terdapat beberapa kemungkinan antara lain tamu
malas makan di restoran karena: sakit, tidak mempunyai waktu banyak, dan malas
bertemu dengan orang banyak.
2
memberi, informasi kepada bagian Room Service, bahwa ada tamu Vip yang
harus diberikan Compliment seperti Fruit Basket, bunga, dan lain-lain
3. Accounting
Kerjasama antara Room Service dengan Accounting, adalah mengenai
pembayaran tamu yang memesan hidangan melalui Room Service. Room Service
tidak menyimpan Guest Bill atau uang tunai, semua urusan mengenai keuangan
khususnya mengenai pembayaran tamu adalah Cashier.
4. Engineering
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa kerjasama antara Room Service
dengan Engineering adalah apabila Room Service mempunyai kendala, misalnya
dengan air coundition-nya yang rusa, lampu yang mati, kursi atau trolley rusak, dan
lain-lain.
5. Steward
Kerjasama antara Room Service dengan Steward adalah mengenai penyediaan alat
saji atau makan yang dipergunakan untuk operasional sehari-hari untuk alat-alat
saji dan makan yang telah dipergunakan oleh tamu, maka Room Service
mengirimkan alat-alat tersebut ke bagian Steward, dan mengambil alat-alat yang
bersih
6. Pastry
Untuk keperluan pesanan roti dan kue untuk tamu, maka Room Service
menghubungi bagian Pastry untuk menyediakan pesanan tamu tersebut.
7. Store
Apabila persediaan hampir habis seperti Condiment (Chilli Sauce, Tabasco, Salt
& Pepper, Tomato Sauce), Kacang, Paper Tissue dan lain-lain, maka Room
Service menghubungi bagian Store (gudang).
8. Service Bar
Bagi tamu yang memesan minuman beralkohol, maka Room Service memesan
minuman tersebut pada bagian Service Bar. Service Bar tersebut berada diantara
Main Kitchen (Dapur Utama) dengan Room Area. Service Bar dalam
operasionalnya tidak melayani tamu secara langsung.
2
9.3 Menyiapkan Perlengkapan Pelayanan Room Service
Hampir semua hotel yang besar dan modern memilki satu kamar Pantry untuk
Departemen Room Service yang lokasinya dekat dengan Kitchen/dapur dan lift untuk
pelayanan. Pantry ini harus memilki peralatan yang lengkap karena melayani di
kamar dengan cepat dan effisien. Room Service Catering dapat mengirimkan apa saja
(segalanya) mulai dari barang-barang/perlengkapan khusus dan barang-
barang/perlengkapan tersebut tidak di kenal biaya (seperti tempat es dan macam -
macam gelas), minuman atau makanan ringan (snack ringan), sama ke makanan a’la
carte dengan wine. Perlengkapan yang tersedia untuk pelayanan di kamar biasanya
tertera pada menu khusus Room Service, tetapi di Hotel yang mewah seringkali tamu
ingin dilayani secara khusus dengan berbagai alasan.
Persediaan peralatan di pantry harus cukup untuk memastikan bahwa semua
order/pesanan dapat dilayani dengan cepat sekalipun pada saat sibuk. Beberapa hotel
ada yang bangga apabila dapat melayani Room Service kurang dari 30 menit sejak
order/pesanan diterima. Room Service Departemen dalam keadaan sibukpun tetap
memperlihatkan efisiensi pekerjaan dengan cara menganalisa tingkat hunian tamu
dan peristiwa yang istimewa (seperti pendelenggasian/pengalih tugasan harus
dilaksanakan pada hal-hal penting utamanya breakfast/sarapan pagi yang lebih awal
dan harus dikoordinasikan sehari sebelumnya. Perencanaan yang matang mutlak
diperlukan untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kerja serta perhitungan jumlah
trays/nampan dan trolleys/kareta dorong yang disiapkan untuk pelayanan.
2
a. Nampan teh dan kopi
b. Termos es
c. Nampan sarapan pagi dan kereta dorong
d. Nampan makanan ringan
e. Nampan makan malam atau kereta dorong
f. Nampan champagne atau wine
g. Nampan keranjang buah
h. Mentega
i. Bumbu-bumbu tambahan
j. Keranjang roti
k. Kotak pemanas
2
Service. Setelah memberi salam, kemudian meyakinkan kembali nama-nama
tamu tersebut.
4. Tuliskan pesanan tamu dengan hati-hati pada kertas pesanan saat berkomunikasi
dengan tamu. Jangan lupa untuk menuliskan juga nomor kamar yang sering
terlupakan.
5. Agar selalu diupayakan untuk meningkatkan penjualan dengan teknik penjualan
yang disarankan untuk meningkatkan nilai pesanan tamu.
6. Bersikaplah fleksibel dan sikap membantu jika permintaan tamu tidak ada dalam
daftar menu.
7. Mengulangi kembali pesanan tamu, dan tanyakan kembali bila ada hal-hal yang
kurang dimengerti.
8. Katakana kepada tamu berapa lama kira-kira waktu yang diperlukan untuk
mengantarkan pesanan. Tidak boleh lebih dari 30 menit.
9. Agar di cek kembali pesanan tamu termasuk nomor kamar yang ada pada kertas
pesanan yang termasuk waktu saat pesanan diterima.
10. Masukkan daftar pesanan dalam laporan penjualan dengan seksama.
11. Berikan pula pada petugas yang ditunjuk untuk menanganinya serta dikirimkan
pada departemen lain dan utamanya bagian dapur.
12. Tidak semua pesanan didapat melalui telepon, contohnya ; pesanan sarapan pagi
biasanya dibentuk dalam bentuk daftar pesanan yang digantung dan diisi oleh
tamu sebelum tidur untuk digantung pada pintu serta akan dikumpulkan oleh
petugas Room Service. Pesanan-pesanan tersebut harus di cek, ditanyakan
kembali bila ada kesalahan dan diantar dengan benar.
2
masing-masing jenis waktu makan (sarapan, makan siang, makan malam) dan
menyiapkan untuk pemberian makanan gratis serta permintaan khusus.
Seluruh perlengkapan pelayanan tersebut harus diperiksa kembali untuk
meyakinkan bahwa semua dalam keadaan bersih dan berfungsi. Trolley-trolley harus
diperiksa kembali apakah dapat bergerak dengan baik. Seluruh persiapan penataan
alat makan harus diperiksa kembali untuk meyakinkan bahwa semuanya tampil
semenarik mungkin, seimbang dan aman. Yakinkan pula bahwa bumbu-bumbu
tambahan sudah termasuk dalam penataan tersebut.
3
2. Ketuklah pintu dengan sopan sambil mengucapkan room service dengan jelas dan
tegas, sekedar mengingatkan bahwa suara anda harus bisa terdengar dari balik pintu
yang tertutup.
3. Dengarkan jawaban dengan seksama, sikap menunggu diluar kamar atau
dilorong. Bila belum ada jawaban dari tamu, ketuk dan ucapkan kembali hingga
mendapatkan jawaban. Biarkan tamu yang membukakan pintunya atau anda
dipersilahkan masuk.
4. Saat anda masuk kamar, sapalah tamu dengan mengucapkan namanya ; selamat
pagi, nona tan, ini sarapan anda “ atau dengan kata-kata lain yang ramah untuk
suatu percakapan. Dilanjutkan dengan menggunakan nama kecil tamu diluar
ketentuan prosedur room service.
3
9. Terangkan dengan jelas tata cara pembersihan peralatan. Sebagian tamu mungkin
akan menaruh tray atau trolley keluar kamar bila mereka telah selesai.
10. Ucapkan kata perpisahan dengan sopan dan tinggalkan kamar dengan tenang.
11. Adakan pengecekan barang bekas makanan pada lantai atau lorong luar kamar
dan angkat tray atau trolley yang mungkin telah ditaruh disana.
12. Kirimkan kwitansi yang telah ditanda tangani kepada kasir atau departemen yang
terkait sesuai peraturan perusahaan.
3
untuk membersihkan kamar atau lantai. Sebagai tambahan bahwa seharusnya setiap
lantai diperiksa kembali secara reguler paling tidak sejam sekali untuk memastikan
bahwa tray dan trolley bekas serta barang-barang lainnya harus segera diangat dan
bersihkan. Petugas Housekeeping harus memberitahu Room Service bila dan kapan
barang-barang bekas harus diangkat dari kamar-kamar dan lantai-lantai. Jadi koordinasi
yang erat antara Room Service dan Hausekeeping mutlak diperhatikan.
Bila kamar atau lantai telah dibersihkan dan barang bekas, petugas penerima pesanan
harus diinformasikan juga. Lantai harus dibersihkan dengan cepat dan tidak berisik,
tapi sementara itu juga petugas harus memastikan bahwa peralatan dan perlengkapan
diletakkan pada tempat yang aman, sehingga saat diangkat tidak tumpah atau pecah.
Makanan dan minuman yang tidak termakan, peralatan makan, tray dan trolley
sekaligus dibersihkan dari lantai dan dikembalikan ke Room Service dengan bantuan
lift pelayanan.
3
4. Mengirim pesanan terhadap hotel
5. Service material dari room service seperti: (Untuk plate:harus ditutup dengan
menggunakan food cover dan dikasi plate di atasnya dan di tengah-tengah
plate biasanya terdapat napkin yang diatasnya diberikan fork,knife,spoon)
a B&B plate l Tea Saucer
b Dinner Plate m Milk Jug
c Dessert Plate n Menash
d Dinner Knife o Sugar Bowl
e Dessert Knife p Collins Glass
f B&B Knife q Water Goblet
g Dinner Fiork r Table Cloth
h Dessert Fork s Tea Saucer
i Tea Cup t Milk Jug
j Tea Pot u Menash
k B&B plate
3
3
Handling room service orders efficiently in high-end hotels involves a series of detailed steps. Firstly, orders are typically taken by telephone, where the staff should answer promptly, ideally within three rings . The caller must greet the guest warmly, introduce themselves, and then listen carefully to the order, ensuring all details, including the guest's room number, are recorded accurately . After repeating the order to confirm accuracy, the staff provides an estimated delivery time, generally not exceeding 30 minutes . Meanwhile, tray or trolley preparations are done to ensure all utensils are clean, functioning properly, and arranged aesthetically . On delivery, respect for the guest’s privacy is emphasized by knocking gently and announcing room service clearly . Finally, after serving, guests are bid farewell politely, and any used trays or trolleys placed outside are collected in coordination with housekeeping to maintain cleanliness . This systematic approach ensures guest satisfaction and service efficiency.
Adherence to standard procedures in room service is essential to maintain consistency, quality, and safety. These procedures include timely response to orders, accurate order taking, and ensuring the correct delivery to guest rooms . Adherence allows for reliable service, contributing to guest satisfaction and the hotel's reputation. Negligence, such as delayed responses or incorrect orders, can lead to guest dissatisfaction, complaints, and potential loss of business. Furthermore, ignoring safety protocols, like improperly handling hot items, risks guest and staff safety . Thus, strict compliance with procedures ensures operational efficiency, guest satisfaction, and mitigates potential liabilities.
Cultural considerations significantly influence room service execution by affecting menu selections, service styles, and communication protocols. For instance, dietary restrictions and preferences necessitate culturally diverse menu offerings to cater to varied guest backgrounds . Communication styles should be adapted to respect cultural differences in formality and interaction, ensuring comfort and satisfaction in service delivery. Understanding and respecting these variations can prevent misunderstandings and enhance the guest experience by making them feel welcome and valued. Additionally, staff training programs that focus on cultural sensitivity prepare employees to recognize and appropriately meet diverse guest needs, vital for international hotel operations .
Managing room service logistics involves several challenges, including the coordination between order taking, preparation, delivery, and cleanup. To ensure timely service, hotels must streamline the order-processing system with clear communication and coordination among the kitchen, room service, and housekeeping teams . The use of standardized procedures for tracking order status—from preparation to delivery—helps mitigate delays. Ensuring adequate staffing, particularly during peak hours, and maintaining an efficient inventory system to avoid shortages are also critical . Furthermore, using technology to manage and track orders in real-time enhances efficiency and accuracy, helping hotels meet the logistical demands effectively .
Effective communication in room service significantly enhances guest satisfaction by creating a personal and professional interaction experience. Key practices include greeting guests with appropriate salutations and introducing oneself to establish rapport . The use of the guest's name throughout the conversation reinforces a personalized experience, making the guest feel valued . Staff should also repeat orders back to guests to confirm details, demonstrating attentiveness and ensuring order accuracy . Additionally, clearly explaining items on the tray or trolley and any safety precautions enhance transparency and trust . This courteous and attentive communication style contributes to a positive guest experience and encourages repeat business.
Effective upselling strategies in room service include suggesting additional items that complement the guest's initial order, such as recommending a dessert with dinner orders or a specific wine pairing . Staff should be trained to recognize cues from guests and propose options subtly and conversationally . Another strategy is highlighting popular items or promotions, engaging guests’ interest naturally. Upselling is crucial for increasing revenue per order which contributes significantly to the hotel’s bottom line. It also enhances the guest experience by offering them more comprehensive dining solutions, potentially leading to higher guest satisfaction and repeat patronage .
Technological advancements greatly impact room service operations by introducing efficiency, accuracy, and enhanced guest interaction. Technologies such as order management systems facilitate real-time tracking and reduce human errors in order taking and delivery . Automated systems can optimize staff scheduling based on demand forecasts, reducing wait times. Integrating mobile apps allows guests to place orders conveniently, potentially increasing order frequency and value. Furthermore, technology supports personalized service through data collection, allowing hotels to tailor offerings based on guest preferences, enhancing the guest experience. The adoption of these technologies is essential for modern hotels to remain competitive and improve operational efficiencies .
Synergy between room service and housekeeping departments streamlines operations by enhancing efficiency and maintaining cleanliness. Coordinated efforts can ensure seamless collection of used trays and trolleys, preventing backlog and maintaining corridors tidy . Effective communication allows housekeeping to inform room service about guest requests and necessary retrieval of service items promptly . This collaboration helps optimize resource allocation, manage peak times effectively, and prevent service interruptions. Additionally, this synergy supports guest satisfaction by offering a cohesive and uninterrupted service experience, fostering a positive overall impression of the hotel.
The design and maintenance of room service equipment are pivotal to efficient service delivery. Well-designed equipment, such as trays and trolleys, must accommodate various meal types and ensure smooth mobility to ease delivery . Such design facilitates organized layout and efficient use of space, impacting speed and presentation positively. Regular maintenance ensures equipment remains functional and safe to use, preventing service delays and potential accidents. For instance, ensuring trolley wheels operate smoothly can prevent disruptions during delivery . An emphasis on design and upkeep helps maintain service excellence and enhances guest satisfaction.
Staff training is crucial for effective room service delivery, ensuring employees are equipped with the knowledge and skills to deliver high-quality service consistently. Training programs focus on operational procedures, communication skills, cultural awareness, and problem-solving abilities . Well-trained staff can efficiently handle orders, effectively communicate with guests, and seamlessly coordinate with other departments, contributing to smooth operations. Regular training updates ensure staff adapt to new technologies and industry standards, maintaining service excellence. Ultimately, comprehensive training leads to enhanced guest satisfaction, reflects positively on the hotel’s reputation, and provides a competitive advantage in the hospitality industry .