Sistem Gerak pada Tumbuhan
Gerak pada tumbuhana ada 3 yaitu : gerak Endonom, Higroskopis dan
Eksionom.
A. Gerak endonom adalah gerak yang terjadi dari dalam sel tubuh tumbuhan.
Contohnya, gerak kloroplas pada daun hidrilla (Hydrilla verticillata).
Apabila di lihat dengan mikroskop, sel daun hidrilla berbentuk seperti tembok dan
berair yang disebut sitoplasma. Ditengah sitoplasma terdapat bulat – bulat berwarna
hijau yang disebut kloroplas. Kloroplas inilah yang bergerak mengelilingi sel dan
disebut siklosis. Berikut gambar sel daun hidrilla
Keterangan
: a = daun hidrilla, b = sel daun hidrilla dibawah mikroskop
B. Gerak Higroskopis adalah gerak karena adanya perubahan kadar air dalam sel
secara tidak merata.
Contohnya :
membukanya buah polong – polongan seperti kedelai (Glycine max) dan
membukanya dinding sporangium pada tumbuhan paku.
Ketika kedelai sudah tua, terjadi penurunan kadar air dalam sel yang tidak merata
sehingga membuat kedelai mengkerut. Karena semakin mengkerut, membuat
kulitnya membuka.
C. Gerak eksionom adalah gerak karena adanya rangsangan dari lingkungan.
Gerak eksionom dibagi menjadi 3 yaitu : tropisme, taksis dan nasti.
1. Gerak tropisme adalah gerak yang dipengaruhi oleh arah datangnya
rangsang dari luar.
Gerak tumbuhan yang mendekati arah datangnya rangsang dinamakan tropisme
positif, sedangkan yang menjauhi datangnya rangsang dinamakan tropisme negatif.
Gerak tropisme ada 5 yaitu Fototropisme/Heliotropisme, Geotropisme,
Hidrotropisme, Tigmotropisme dan Kemotropisme.
1.a). Fototropisme adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh cahaya.
Gerak tumbuhan yang mendekati cahaya disebut fototropisme positif, sedang yang
menjauhi cahaya disebut fototropisme negatif.
1.b).Geotropisme adalah gerak tumbuhan karena pengaruh gravitasi bumi.
Contohnya, pada tumbuhan jagung. Akar jagung bergerak menuju ke pusat bumi
(disebut geotropisme positif) sedangkan batang jagung bergerak menjauhi pusat
bumi (disebut geotropisme negatif).
1.c).Hidrotropisme adalah gerak tumbuhan mendekati sumber air.
Contohnya, akar kaktus yang bergerak mendekati sumber air ketika musim
kemarau.
1.d). Tigmotropisme adalah gerak merambatnya sulur pada arah
rambatannya.
Contohnya, sulur kacang panjang, labu siam, mentimun, dan sebagainya.
1.e).Kemotropisme adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh zat kimia.
Contohnya, proses penyerbukan pada tumbuhan. Penyerbukan diawali dengan
menempelnya serbuk sari pada kepala putik. Kemudian serbuk sari berkecambah
dan membentuk buluh serbuk. Selanjutnya buluh serbuk membawa gamet jantan
(spermatozoa) menuju gamet betina (sel telur).
Pergerakan buluh serbuk tersebut dipengaruhi oleh zat gula (zat kimia) yang
dikeluarkan oleh bakal buah. Proses penyerbukan terjadi seperti gambar berikut.
2. Gerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tempat yang arahnya
dipengaruhi sumber rangsangan. Contohnya, organisme uniseluler yaitu Euglena
viridis yang merupakan protista mirip tumbuhan.
Euglena dapat bergerak pindah tempat karena memiliki flagelata dan reseptor
cahaya. Karena membutuhkan cahaya, euglena akan bergerak kearah datangnya
cahaya dan pergerakannya disebut fototaksis.
3. Gerak nasti adalah gerak tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah
datangnya cahaya. Gerak nasti ada 4 yaitu :
1). Seismonasti : gerak yang dipengaruhi oleh getaran atau sentuhan.
Contohnya, menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) ketika disentuh.
2). Niktinasti : gerak yang dipengaruhi oleh kondisi siang dan malam.
Contohnya, daun bunga merak (Caesalpinia pulcherrima) menutup ketika malam
dan membuka ketika siang hari.
3). Fotonasti : gerak yang dipengaruhi karena adanya cahaya sore. Contohnya,
bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) mekar ketika jam 4 sore.
4). Termonasti : gerak yang dipengaruhi karena adanya suhu hangat.
Contohnya, mekarnya bunga tulip di musim semi karena musim semi suhunya
hangat.