Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia (human resources management) adalah rangkaian aktivitas
organisasi yang diarahkan untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja yang
efektif. Manajer memiliki peran besar dalam mengarahkan orang-orang yang berada di organisasi
untuk mencapai tujuan yang diharapkan, termasuk memikirkan bagaimana memiliki manajemen
sumber daya manusia (MSDM) yang mampu bekerja secara efektif dan efisien.Memang sudah
menjadi tujuan umum bagian MSDM untuk mampu memberikan kepuasan kerja yang maksimal
kepada pihak manajemen perusahaan yang lebih jauh mampu membawa pengaruh pada nilai
perusahaan (company value) baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.
Agar pengertian MSDM ini lebih jelas, di bawah ini dirumuskan dan dikutip definisi yang
dikemukakan oleh para ahli :menurut Marwansyah (2014:3- 4) berpendapat bahwa manajemen
sumber daya manusia dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia di dalam
organisasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan
seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian
kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja, dan hubungan industrial.
Selain itu menurut Edy Sutrisno (2016:6) Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
adalah: “Kegiatan perencanaan, pengadaan, pengembangan, pemeliharaan, serta penggunaan SDM
untuk mencapai tujuan baik secara individu maupun organisasi.” Menurut Hasibuan (2016 : 10)
manajemen sumber daya manusia adalah “ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja
agar efektif dan efesien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat”.
Sedangkan menurut Kasmir (2016:25), menyatakan bahwa Manajemen Sumber Daya
Manusia (MSDM) adalah: “Proses pengelolaan manusia, melalui perencanaan, rekrutmen, seleksi,
pelatihan, pengembangan, pemberian kompensasi, karier, keselamatan dan kesehatan serta menjaga
hubungan industrial sampai pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan perusahaan dan
peningkatan kesejahteraan stakeholder.”
Menurut Bintoro dan Daryanto (2017 : 15)menyatakan bahwa “Manajemen sumber daya
manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan
sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat
digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat
menjadi maksimal”.
Sedangkan menurut Sedarmayanti (2017:3-4) MSDM adalah suatu pendekatan dalam
mengelola masalah manusia berdasarkan tiga prinsip dasar, yaitu:
1. Sumber daya manusia adalah harta/aset paling berharga dan penting yang dimiliki
organisasi/perusahaan karena keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh unsur
manusia.
2. Keberhasilan sangat mungkin dicapai, jika kebijakan prosedur dan peraturan yang
berkaitan manusia dari perusahaan saling berhubungan dan menguntungkan semua pihak
yang terlibat dalam perusahaan.
3. Budaya dan nilai organisasi perusahaan serta perilaku manajerial yang berasal dari
budaya tersebut akan memberi pengaruh besar terhadap pencapaian hasil terbaik.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya
manusia memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia mulai dari
perencanaan hingga pemberhentian sumber daya manusia yang bertujuan untuk membantu dalam
pencapaian tujuan organisasi.
Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki tugas atau fungsi untuk mengelola manusia
seefektif mungkin agar diperoleh suatu satuan SDM yang merasa puas dan memuaskan. Menurut
(Veithzal Rivai Zainal 2015, 13) mengatakan bahwa fungsi manajemen sumber daya manusia
merupakan tugas manajemen sumber daya manusia untuk mengelola manusia secara selektif mungkin
agar di peroleh suatu satuan sumber daya manusia yang merasa puas dan memuaskan. Manajemen
sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen umum yang memfokuskan diri pada sumber
daya manusia. Fungsi manajemen. Pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis
bernama Hery Fayol pada abad ke-20.
Adapun fungsi-fungsi manajemen smber daya manusia, yaitu:
a. Perencanaan
Perencanaan SDM (human resources planning) adalah perencanaan tenaga kerja secara efektif
serta efesien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan.
Perencanaan dilakukan dengan menetapkan program kinerja karyawan. Program kinerja
karyawan meliputi pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan,
kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan dan pemberhentian karyawan.
Program kinerja karyawan yang baik akan membantu tercapainya tujuan perusahaan,
karyawan dan masyarakat. 14
b. Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan dengan menetapkan
pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang (organization chary). Organisasi hanya
merupakan alat untuk mencapai tujuan. Dengan organisasi yang baik akan membantu
terwujudnya tujuan secara efektif.
c. Pengarahan
Pengarahan (directing) adalah kegiatan mengarahkan semua karyawan, agar mau bekerja
sama dan bekerja efektif dan efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan,
karyawan dan masyarakat. Pengarahan dilakukan pimpinan dengan menugaskan bawahan
agar mengerjakan semua tugasnya dengan baik.
d. Pengendalian.
Pengendalian (controlling) adalah kegiatan pengendalian semua karyawan agar mentaati
peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja sesuai dengan rencana. Apabila terdapat
penyimpangan atau kesalahan diadakan tindakan perbaikan dan penyempurnaan rencana.
Pengendalian karyawan meliputi kehadiran, kedisiplinan, perilaku, kerja sama, pelaksanaan
pekerjaan dan menjaga situasi lingkungan pekerjaan.
e. Pengadaan
Pengadaan (procurement) memperoleh jumlah dan jenis karyawan yang tepat untuk mencapai
tujuan organisasi, fungsi ini terutama 15 berkaitan dengan penentuan kebutuhan karyawan,
seleksi dan penempatannya.
f. Pengembangan
Pengembangan adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual dan moral
karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.
g. Kompensasi
Kompensasi adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung, uang atau barang
kepada kepada karyawan sebagai balas jasa yang diberikan kepada perusahaan perinsip
kompensasi harus adil dan layak, adil diartikan sesuai prestasinya, layak. Artinya adalah dapat
memenuhi kebutuhan karyawan.
h. Pengintegrasian
Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan
kebutuhan karayawan, agar tercipta kerjasama yang serasi dan saling menguntungkan.
Perusahaan memperoleh laba, karyawan dapat memenuhi kebutuhan dan hasil kinerjanya.
i. Pemeliharaan
Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan
loyalitas karyawan agar mereka tetap mau bekerja sama sampai pensiun, pemeliharaan dapat
dilakukan dengan program kesejahteraan yang berdasarkan kebutuhan karyawan. 16
j. Kedisiplina
Kedisiplinan adalah fungsi manajemen sumber daya manusia yang terpenting dan kunci
tewujudnya tujuan karena tanpa disiplin yang baik sulit terwujud tujuan yang maksimal.
k. Pemberhentian
Pemberhentian adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu perusahaan.
Pemberhentian ini disebabkan oleh keinginan karyawan, dan keinginan perusahaan, kontrak
berakhir, pensiun dan sebab lain-lainnya.
Berdasarkan dari definisi-definisi diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa fungsi manajemen
adalah suatu proses yang harus dilakukan atau dijalankan oleh seorang pemimpin atau pimpinan
perusahaan untuk mendapatkan, mempertahankan, dan mengembangkan tenaga kerja baik dari segi
kualitas maupun kuantitas. Dengan memperhatikan dan menerapkan fungsi manajemen diatas agar
mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menunjang kinerja perusahaan agar terus
meningkat.
Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia
Menurut (Veithzal Rivai Zainal 2015, 8) mengatakan bahwa tujuan manajemen sumber daya
manusia adalah meningkatkan kontribusi produktif orang-orang yang ada dalam perusahaan melalui
sejumlah cara yang bertanggung jawab secara strategis, etis, dan sosial. Tujuan ini menuntut studi dan
praktik manajemen sumber daya manusia yang umumnya juga dikenal sebagai manajemen personalia.
Studi manajemen menguraikan upaya-upaya yang terkait dengan sumber daya manusia kalangan
manajer operasional dan memperlihatkan bagaimana profesional personalia memberikan tujuan atas
upaya-upaya ini. Sumber daya manusia mempengaruhi keberhasilan setiap perusahaan atau
organisasi.
Pengembangan SDM
Menurut (Prasadja Ricardianto 2018, 19) menyatakan bahwa:
a. Kegunaan Pengembangan SDM bagi organisasi Peningkatan
produktivitas kerja organisasi
Terwujudnya hubungan yang serasi antara atasan dan bawahan
Terjadinya proses pengembalian keputusan yang lebih cepat dan tepat
Meningkatkan semangat kerja dan komitmen organisasi
Mendorong sikap keterbukaan manajemen (manajemen partisipatif)
Memperlancar atau mengefektifkan jalannya komunikasi operasional
Penyelesaian konflik secara fungsional
b. Kegunaan Pengembangan SDM bagi Pegawai
Keputusan lebih baik
Kemampuan menyelesaikan masalah
Internalisasi dan operasional faktor motivasional
Dorongan meningkatkan kemampuan kerja
Memperbesar rasa percaya diri
Tersedianya informasi tentang program pengembangan kemampuan
Meningkatkan kepuasan kerja
Meningkatkan pengakuan atas kemampuan individu
Memperbesar tekad untuk mandiri