Kompetensi Sumber Daya Manusia
di PT Telkom
1. Direktori Kompetensi
Pengelolaan SDM berasaskan Competency Based Human
Resources Management (CBHRM) yang merupakan suatu sistem
pengelolaan SDM berbasis kompetensi. CBHRM merupakan
kombinasi dari keterampilan, pengetahuan, sikap, dan perilaku
(skill, knowladge, attitude and behavior) yang dimiliki pegawai agar
dapat melaksanakan tugas dan peran pada posisi yang diduduki
secara produktif dan profesional. Oleh karena esensi CBHRM
adalah value driven strategies, maka aspek personal qualities
mendapat perhatian khusus di dalam pengelolaannya, disamping
perhatian terhadap skill dan knowledge. Sistem CBHRM
menjadikan kompetensi sebagai pijakan yang mampu
mengintegrasikan proses-proses SDM mulai dari proses
perencanaan SDM, rekrutasi dan seleksi, pelatihan dan
pengembangan, manajemen kinerja, iklim organisasi, sistem imbal
jasa dan penghargaan sampai pada proses pengembangan karir.
Bagan 2.3
COMPETENCY BASED HUMAN RESO URCES MANAGEMENT (CBHRM)
Kompetensi terdiri dari Core Competencies (untuk semua
pegawai) dan Specific Competensies. Core Competencies terdiri
atas 9 (sembilan) macam kompetensi, yaitu Customer Orientation,
Information Technology, Telecommunication Knowledge,
Achievement Orientation, Communication, Innovation and Process
Improvement, Teamwork, Adaptability and Diversity
Management, and Self Development. Kesembilan Core
Competencies tersebut disingkat CITA-CITA-S, sedangkan
Specific Competensies terdiri atas Personal Quality dan Skill &
Knowledge.
Definisi dari Customer Orientation adalah memberikan
layanan yang bernilai tambah dan lebih dari yang diharapkan
pelanggan eksternal/internal. Key indicator meliputi : 1)
Memperlihatkan sikap yang cepat tanggap dan empati dalam
melayani dan mengenali kebutuhan pelanggan; 2) Menindaklan-
juti penyelesaian masalah pelanggan sesuai batas
kewenangannya; 3) Menyediakan berbagai sumber daya untuk
memberikan pelayanan yang lebih baik; 4) Membina hubungan
baik dengan pelanggan; 5) Memberikan alternatif pemecahan
masalah yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pelanggan;
6) Mengembangkan cara-cara untuk meningkatkan kualitas
pelayanan.
Definisi dari Information Technology adalah menggunakan
teknologi informasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Key Indicator
meliputi : 1) Menggunakan komputer untuk kelancaran
peyelesaian pekerjaan; 2) Berusaha mengetahui manfaat program
aplikasi komputer yang dibutuhkan dalam pekerjaan; 3)
Memelihara hardware/software tetap berfungsi secara baik.
Definisi dari Telecommunication Knowledge adalah
mengidentifikasi konsep-konsep tentang industri telekomunikasi.
Key Indicator meliputi : 1) Mengetahui jenis -jenis layanan utama
bisnis telekomunikasi/infocom; 2) Memahami proses utama sistem
telekomunikasi seperti proses pengiriman, media/saluran dan
penerimaan; 3) Memahami perkembangan bisnis dan teknologi
telekomunikasi/infokom.
Definisi dari Achievement Orientation adalah mencapai
sasaran kerja yang menantang dan prestasi kerja yang lebih baik.
Key Indicator meliputi :
1) Menetapkan sasaran kerja yang realitis;
2) Meningkatkan prestasi kerja yang lebih baik secara terus
menerus;
3) Mengambil resiko untuk mencapai sasaran yang lebih tinggi;
4) Siap menghadapi lingkungan kerja yag kompetitif;
5) Melakukan berbagai cara untuk mencapai sasaran kerja.
Definisi dari Communication adalah menerima dan
menyampaikan informasi yang benar baik secara lisan maupun
tulisan secara efektif untuk menghindari kesalahpahaman. Key
Indicator meliputi :
1) Menyampaikan informasi dan pendapat secara lisan;
2) Mengembangkan sikap dan gaya penyampaian gagasan sesuai
situasi dan kondisi;
3) Menyampaikan informasi/gagasan/pendapat dalam bentuk
presentasi;
4) Menyimak pembicaraan orang lain;
5) Menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan.
Definisi dari Innovation and Process Improvement adalah
memperbaiki proses bisnis untuk dapat menghasilkan kinerja
yang lebih baik . Key Indicator meliputi :
1) Melakukan analisa dan evaluasi terhadap prosedur kerja yang
ada;
2) Menjadikan kendala yang dihadapi sebagai tantangan;
3) Menemukan halhal baru (ide,metoda, alat/produk, dll) yang
memberikan manfaat bagi perusahaan;
4) Mengembangkan cara/metoda baru dalam melaksanakan
pekerjaan.
Definisi dari Teamwork adalah memberikan kontribusi dalam
pengembangan dan pencapaian tujuan tim . Key Indicator meliputi:
1) Menunjukkan tanggung jawab terhadap tugas tim;
2) Menghargai kemampuan, pendapat atau kontribusi orang
lain;
3) Membagi pengetahuan, pendapat dan gagasan dalam proses
pengambilan keputusan tim;
4) Menyelaraskan tujuan individu dengan tujuan tim;
5) Mendorong anggota lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam
tim;
6) Mendukung keputusan yang disepakati bersama.
Definisi dari Adaptability and Diversity Management adalah
menyesuaikan diri secara cepat dan tepat terhadap berbagai
perubahan dan perbedaan yang ada di lingkungan kerja. Key
Indicator meliputi : 1) Menyesuaikan diri secara cepat saat
menghadapi orang dengan latar belakang yang berbeda; 2)
Menyesuaikan diri secara cepat terhadap tugas yang berbeda dan
atau baru; 3) Mempertahankan produktifitas kerja dalam
lingkungan yang berbeda; 4) Bersikap aktif untuk memahami
perubahan yang terjadi.
Definisi dari Self Development adalah mendorong
pengembangan profesi diri . Key Indicator meliputi : 1) Menyusun
rencana pengembangan diri; 2) Meminta umpan balik dari orang
lain; 3) Belajar secara aktif untuk meningkatkan kemampuan diri;
4) Mengenali kelemahan dan kekuatan diri sendiri; 5) Berusaha
tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Personal Quality terdiri atas 24 (dua puluh empat)
kompetensi, yaitu terdiri dari :
1. Strategic Orientation, yaitu pemahaman komprehensif tentang
berbagai hal yang mempengaruhi arah strategis perusahaan.
Key behavior meliputi : 1) Memiliki visi dalam
mengembangkan perusahaan/ organisasi; 2)
Mengembangkan kebijakan strategis untuk meningkatkan
kapabilitas perusahaan; 3) Memperhitungkan resiko atas
keputusan strategis yang diambil; 4) Menyelaraskan strategi
perusahaan dengan perubahan-perubahan eksternal,
menetapkan kebijakan dengan mempertimbangkan
kepentingan stake holder (pegawai, pelanggan/customer,
pemilik modal).
2. Action Management, yaitu kemampuan mengelola seluruh
sumber daya dalam mencapai tujuan strategik perusahaan
secara optimal. Key behavior meliputi : 1) Memiliki
kemampuan pengelolaan sumber daya secara optimal; 2)
Mengambil manfaat dari teknologi baru dengan mengan-
tisipasi resiko yang mungkin timbul; 3) Mengelola
interdependensi antar unit kerja dalam kewenangannya
untuk pencapaian kinerja perusahaan.
3. Leadership of Change (Transformational), yaitu kemampuan
memimpin perubahan yang berdampak pada penigkatan
kinerja perusahaan. Key behavior meliputi : 1)
Mengkomunikasikan visi, misi dan strategi perusahaan secara
efektif sehingga dapat diterima dengan baik oleh para
pegawai; 2) Menumbuhkan motivasi dan komitmen para
pegawai untuk mendukung perubahan; 3) Mengalokasikan
berbagai sumber daya perusahaan secara optimal untuk
mengimplementasikan perubahan; 4) Menjadi inspirator bagi
terjadinya perubahan yang mendorong kinerja perusahaan.
4. Organization Climate Development, yaitu kemampuan
menciptakan lingkungan kerja yang mendukung
pengembangan individu dan perusahaan. Key behavior
meliputi : 1) Menciptakan lingkungan kerja yang kompetitif;
2) Mengembangkan lingkungan kerja yang mendukung
peluang bekerja dan berfikir kreatif; 3) Menciptakan
lingkungan kerja yang fleksibel terhadap perubahan; 4)
Menciptakan lingkungan kerja yang mendukung bagi
pengembangan diri; 5) Mendorong dan mendukung kegiatan-
kegiatan yang bersifat inovatif.
5. Networking, yaitu kemampuan menciptakan dan mendorong
serta memelihara hubungan yang kuat dengan organisasi dan
key person. Key behavior meliputi : 1) Menjalin hubungan
kerja secara luas dalam meraih peluang bisnis; 2)
Memanfaatkan hubungan informasi dalam meraih sasaran
perusahaan; 3) Melakukan koordinasi dengan pihak eksternal
perusahaan dalam menjalankan bisnis perusahaan.
6. Empowerment, yaitu kemampuan dalam memberdayakan
bawahan melalui pemberian wewenang yang lebih besar
sehingga mereka merasa l ebih‘ mampu’dan termotivasi. Key
behavior meliputi : 1) Mendelegasikan wewenang kepada
bawahan sesuai dengan kemampuannya 2)Memberikan
kepercayaan kepada bawahan; 3) Memberikan kesempatan
pada bawahan untuk mengambil keputusan dalam
penyelesaian tugas tertentu.
7. Managing People and Change, yaitu kemampuan mengelola
bawahan dan perubahan untuk mencapai tujuan sesuai visi,
misi dan strategi perusahaan. Key behavior meliputi : 1)
Membuat program dan sasaran kerja yang jelas untuk
bawahan sesuai visi & misi perusahaan; 2) Mengelola dan
mengembangkan bawahan dalam mencapai sasaran
organisasi; 3) Mengelola perubahan untuk meningkatkan
kinerja yang optimal; 4) Melakukan coaching dan konseling
untuk meningkatkan moral, efektivitas dan produktivitas
kerja; 5) Memonitor pelaksanaan program kerja bawahan
secara tepat.
8. Business Awareness, yaitu kemampuan untuk memahami
perannya dalam pencapaian tujuan bisnis perusahaan. Key
behavior meliputi : 1) Memahami visi, misi, strategi dan
sasaran perusahaan serta kontribusi yang dapat diberikan; 2)
Memahami keterkaitan unit kerja lain dengan unit kerjanya
dalam mencapai tujuan bisnis perusahaan; 3) Memperlihatkan
perannya terhadap peningkatan pendapatan serta efisiensi
dan efektifitas biaya; 4) Mengikuti perkembangan lingkungan
bisnis yang meliputi pasar, pesaing ataupun arah bisnis; 5)
Memperhitungkan resiko bisnis dalam setiap tindakan.
9. Organization Awareness, yaitu kemampuan menggunakan
pengetahuan tentang situasi dan budaya dalam organisasi
untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak
keputusan yang diambil terhadap pihak atau unit lain. Key
behavior meliputi : 1) Melakukan koordinasi dengan unit lain
dalam penyelesaian tugas; 2) Memanfaatkan kebijakan dan
sistem organisasi untuk menyelesaikan masalah; 3)
Memanfaatkan budaya perusahaan dalam memecahkan
permasalahan; 4) Mengantisipasi dampak tindakan yang
diambil terhadap unit organisasi lain; 5) Memahami secara
menyeluruh pengaruh lingkungan eksternal terhadap
kebijakan yang berlaku di perusahaan.
10.Decision Making, yaitu kemampuan mengambil keputusan
dengan cara mengevaluasi informasi dan berbagai pilihan,
analisa resiko guna memilih alternatif terbaik yang
dibutuhkan pada situasi tertentu. Key behavior meliputi : 1)
Menggali informasi yang relevan sebagai dasar dalam
mengambil suatu keputusan; 2) Mengambil keputusan secara
cepat sekaligus tepat, meskipun dengan data/informasi yang
terbatas; Mengambil keputusan berdasarkan analisa ”costdan
benefi
t”;Mengevaluasi keputusan yang lalu untuk menjaga
konsistensi dan kualitas keputusan; 5) Mengambil keputusan
yang didasarkan pada tuntutan bisnis dan kapabilitas
internal.
11. Interpersonal Relationship, yaitu kemampuan
mengembangkan sensitivitas, sikap, minat dan perasaan
dalam berinteraksi dengan pihak lain. Key behavior meliputi :
1) Menjaga harga diri orang lain pada saat berinteraksi; 2)
Menunjukkan antusiasme saat berkomunikasi dengan orang
lain; 3) Menjalin hubungan baik dengan orang lain secara
berkesinambungan.
12. Conceptial Thinking, yaitu kemampuan memahami situasi
atau masalah dengan cara memandangnya sebagai satu
kesatuan yang terintegrasi. Key behavior meliputi : 1)
Menggunakan cara-cara praktis untuk menemukenali
permasalahan; 2) Melihat perbedaan yang penting antara
permasalahan saat ini dengan yang pernah terjadi
sebelumnya; 3) Membuat pola hubungan antar permasalahan
secara komprehensif; 4) Memodifikasi dan menerapkan
konsep-konsep/metoda secara tepat.
13. Analytical Thinking, yaitu kemampuan memahami situasi
atau masalah dengan cara menguraikan masalah menjadi
bagian-bagian yang lebih rinci. Key behavior meliputi : 1)
Mengantisipasi hanbatan-hambatan dalam rangka
menetapkan langkah-langkah yang akan diperlukan; 2)
Menguraikan permasalahan yang kompleks secara sistematis
menjadi bagian yang lebih mudah dipahami; 3) Menggunakan
metoda analisa untuk mencari alternatif silusi; 4) Membuat
kesimpulan yang logis atas permasalahan; 5) Mengenali
dampak dari kesimpulan yang diambil.
14. Self Management, yaitu memiliki kepercayaan diri dan
komitmen untuk mengalokasikan waktu, tenaga dan pikiran
untuk hal-hal yang sangat prioritas. Key behavior meliputi : 1)
Bertanggungjawab terhadap tindakan-tindakan yang diambil; 2)
Membuat rencana kerja secara sistematis; 3) Melaksanakan
rencana kerja secara konsisten; 4) Bersikap tenang dalam
menghadapi situasi yang penuh tekanan; 5) Melakukan evaluasi
diri dan mengupayakan perbaikan guna peningkatan
performansi; 6) Memiliki keyakinan akan kemampuan untuk
menyelesaikan pekerjaan.
15. Information seeking, yaitu kemampuan dan kemauan
mengumpulkan informasi yang berguna dalam penyelesaian
pekerjaan. Key behavior meliputi : 1) Mencari berbagai informasi
pada sumber yang berbeda; 2) Menggali informasi lebih dalam
untuk mendapatkan inti permasalahan; 3) Melakukan upaya
sistematis untuk mendapatkan informasi & umpan balik; 4)
Memiliki cara-cara/teknik tertentu dalam menggali informasi.
16. Fairness to Sub Ordinates, yaitu kemampuan untuk bertindak
proporsional terhadap anak buah. Key behavior meliputi : 1)
Bersikap terbuka dalam berkomunikasi dan berdiskusi dengan
bawahan; 2) Bersikap bijak dalam mengambil keputusan yang
berkaitan dengan bawahan; 3) Tidak berpihak pada orang atau
kelompok tertentu; 4) Objektif dalam melakukan penilaian,
coaching & conselling.
17. Comfort Araund Top Management, yaitu kemampuan untuk
berinteraksi dengan Top Management. Key behavior meliputi :
1) Berinteraksi secara nyaman dalam kelompok/lingkungan
pimpinan; 2) Menyampaikan informasi yang kurang
menyenangkan (bad news) kepada pimpinan tanpa keraguan; 3)
Memahami apa yang dipikirkan oleh pimpinan; 4) Menetapkan
langkah terbaik untuk berbuat sesuatu atau melakukan
tindakan bersama pimpinan.
18.Approachability, yaitu kemampuan untuk mendekati dan
mengajak berbicara, bersikap hangat serta menyenangkan. Key
behavior meliputi : 1) Melakukan pendekatan dan berbicara
dengan orang lain dengan mudah; 2) Membuat orang lain
merasa tenang; 3) Sensitif dan sabar menghadapi kecemasan
orang lain; 4) Membangun hubungan baik dengan orang lain.
19.Learning Ability, yaitu mendapatkan pengetahuan dan
keahlian baru dengan cepat dan mudah. Key behavior
meliputi : 1) Aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar untuk
mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal; 2)
Menerima dan memahami informasi baru dengan cepat; 3)
Menerapkan hal-hal yang telah dipelajari dan menggunakan
keahlian dan pengetahuan baru dengan praktis, tenang dan
mudah; 4) Terbuka untuk menerima pengetahuan dan
keahlian baru.
20.Legal Awareness, yaitu kemauan untuk mencari tahu dan
kemampuan untuk mengantisipasi resiko hukum dari setiap
keputusan-keputusan yang dibuat. Key behavior meliputi : 1)
Senantiasa mencari tahu/ berkonsultasi mengenai resiko
hukum yang mungkin timbul dari setiap keputusan yang akan
dibuat; 2) Mengantisipasi resiko-resiko hukum yang timbul
dari setiap keputusan yang akan dibuat; 3) Konsisten terhadap
kesepakatan-kesepakatan yang pernah dilakukan khususnya
dengan pihak ke tiga; 4) Menunjukkan minat yang tinggi
untuk membaca dan mengetahui regulasi/ketentuan hukum
yang ada.
21.Busines Acumen, yaitu kemampuan untuk menciptakan
peluang dalam memperoleh profit dan mengembangkan
aktifitas bisnis baru. Key behavior meliputi : 1) Mengenali
cara-cara baru untuk memproduksi, mengirim,
mendistribusikan produk/jasa; 2) Mengenali cara-cara baru
untuk lebih memperoleh keuntungan/efisien; 3) Melihat
adanya peluang bisnis dan memahami faktor-faktor yang
menentukan kelangsungan hidup bisnis tersebut; 4) Membuat
rencana dan menentukan tindakan untuk merealisasikan
kemungkinan bisnis yang potensial; 5) Menyusun strategi dan
taktik bisnis dalam rangka memposisikan pasar.
22.Building Partnership, yaitu kemampuan dalam menjalin dan
mengembangkan hubungan kemitraan yang saling
menguntungkan denganclientdan unit kerja sebagai prioritas
utama. Key behavior meliputi : 1) Membangun hubungan baik
dengan “c lientdan unit kerja sebagai prioritas yang utama; 2)
Menunjukkan perhatian dan antusiasme dalam berinteraksi
dengan “c lientdan unit kerja; 3) Berbagai informasi dengan
“client dan unit kerja untuk menciptakan kedudukan yang
setara dan saling menguntungkan.
23.Understanding Others, yaitu kemampuan dan keinginan
untuk mendengar dan memahami dengan tulus apa yang
disampaikan orang lain. Key behavior meliputi : 1) Aktif dan
sabar mendengarkan lawan bicara; 2) Mengemukakan
pendapat secara sopan saat berbeda pendapat; 3) Tidak
memotong pembicaraan orang lain; 4) Mengemukakan
pendapatnya secara jelas meskipun orang lain tidak
menerimanya; 5) Menerima perbedaan pendapat.
24. Tolerance for Stress, yaitu kemampuan seseorang untuk
bertahan dalam situasi dan kondisi yang penuh tekanan. Key
behavior meliputi : 1) Tetap bekerja dengan semangat dalam
kondisi yang penuh tekanan (load, time & oposition); 2) Emosi
terkendali dalam kondisi yang tertekan; 3) Menangani kritik
dengan sikap tenang; 4) Menyelesaikan berbagai jenis
pekerjaan dalam waktu yang bersamaan; 5) Tidak merasa
frustasi ketika menghadapi hambatan.
Specific Competencies untuk kelompok Skill dan Knowledge
difokuskan untuk tugas-tugas yang berkaitan langsung dengan bisnis
utama TELKOM yaitu Phone, Mobile, View, Internet, dan Services
(PMVIS). Specific competencies ini terdiri atas kompetensi yang
menggambarkan stream-stream yang dibutuhkan oleh perusahaan
yaitu (a) Information Technology, (b) Telecommunication
Technology, (c) Marketing dan Business, (c) Finance, (d) Human
Resources, (e) Logictic, (f) Law dan (h) General.
Masing-masing jenis kompetensi tersebut dijelaskan di
bawah ini.
a) Specific competencies dimensi Information Technology terdiri
atas 15 (lima belas) macam kompetensi, yaitu :
(1) System/Platform Operation & Maintenance
(2) System/Platform Administration
(3) System/Platform Planning & Design
(4) Application Design
(5) Application Programming
(6) Application Development Methodology
(7) Data Network Operation Maintenance
(8) Data Network Planning & Design
(9) Database Administration
(10) Database Design
(11) IT Security & Reliability
(12) IT Quality Assurance
(13) IT Sistem Integration
(14) Management of Information System
(15) Multimedia Application Design
b) Specific Competencies dimensi Teknologi Telekomunikasi
terdiri atas 31 (tiga puluh satu) macam kompetensi, yaitu:
1. Fixed Circuit Switch
2. Mobile Cicuit Switch
3. IP Switch
4. ATM/FR Switch
5. Softswitch
6. Radio Teresterial Transmission
7. Optical Terrestrial Transmission
8. Submarine Transmission
9. Satelite Transmission
10. Radio Access Local Network
11. Fiber Access Network
12. Hybrid Fiber Coaxial (HFC)
13. xDSL (x digital subsciber line)
14. Copper Acces Local Network
15. Satalite Access
16. Circuit Signalling, Protocol & Interfacing
17. Packet Signalling, Protocol & Interfacing
18. Access Signalling, Protocol & Interfacing
19. Mechanical & Electrical
20. Technical Support Facilities
21. Network Management System
22. Billing System
23. Reliability & Security
24. Circuit-Based Traffic Management
25. Packet-Based Traffic Management
26. Satelite Control Management
27. Circuit-Based Service
28. IN-Based Service
29. IP-Based Service
30. Broadband Service
31. CPE (Customer Premises Equipment) Based-Service
c) Specific Competencies dimensi Marketing & Business terdiri
atas 26 (dua puluh enam) macam kompetensi yang terdiri atas
21 (dua puluh satu) kompetensi Marketing dan 5 (lima)
kompetensi Business, yaitu:
1. Marketing Management
2. Marketing/Competitive Intelligence
3. Marketing Research
4. Marketing Strategies
5. Product Management
6. Customer Retention
7. Account Planning
8. Customer Handling
9. Pricing Management
10. Channel Management
11. Product Knowledge
12. Selling Skill
13. Market Development
14. Bidding & Negotiation Skill
15. Interoperator Management
16. Joint Marketing Management
17. Marketing Communication Management
18. International Marketing
19. Product Development
20. Sales Management
21. Marketing Audit
22. Business Development
23. Project Management
24. Quality Management
25. Business Security
26. Aliances Management
d) Specific Competencies dimensi Finance terdiri atas 17 (tujuh
belas) kompetensi, yaitu:
1. Treasury & Custodion Management
2. Banking & Financial Institution Product
3. Cash Management
4. Tax & Retribution Management
5. Risk Management
6. Collection Management
7. Capital Market
8. Port Folio Busniess
9. Financial Accounting
10. Accounting System & Procedur
11. Finacial Statement Analysis
12. Budgetting
13. Invesment Management
14. Financial Information System
15. Auditing
16. Costing
17. Fund Management
e) Spesific Competencies dimensi Sumber Daya Manusia (SDM)
terdiri atas 18 (delapan belas) kompetensi, yaitu:
1. Human Resources Management Strategy
2. Workforce Planning
3. Recruitment and Selection
4. Training Management
5. Career Development
6. Remuneration System
7. Exit System
8. Reward & Recognation
9. Job Management
10. Organization Design & Development
11. Coaching & Counseling
12. Performance Management
13. Human Reorsuce Audit
14. Health & Personal Safety Managemant
15. Competency Management
16. Industrial Relationship
17. HR Information System
18. Organization Behaviour and Change
f) Specific Competencies dimensi Logistic terdiri atas 8 (delapan)
kompetensi, yaitu:
1. Logistic Planning
2. Supplier Relationship
3. Logistic Negotiation
4. Price Determination
5. Purchasing
6. Inventory Management
7. Disposal
8. Logistic Inspection
g) Specific Competencies dimensi Law terdiri atas 5 (lima)
kompetensi, yaitu:
1. Telematic Law
2. Business law
3. Drafting
4. Litigation
5. Public Law
h) Specific Competencies dimensi General terdiri atas 13 (tiga belas)
kompetensi, yaitu:
1. Secretary Administration
2. Office Administration
3. Filling System
4. Media Relations
5. Advertising
6. Public Communication
7. Protocoler
8. Public Relations
9. English
10. Security System Management
11. Community Development
12. Intellegent Security
13. Health and Safety System Management
Tingkat penguasaan kompetensi yang dipersyaratkan pada
posisi sesuai dengan tuntutan pekerjaan untuk specific
competencies kelompok skill & knowledge disebut proficiency
level dan untuk core competencies dan specific competencies
untuk kelompok personal quality digunakan istilah key behaviour.
Pemetaan kompetensi dilakukan dengan mempertimbangkan
perbedaan tuntunan kompetensi pada tiap job. Untuk core dan
specific conpetencies kelompok personal quality, perbedaan
tuntunan kompetensi terletak pada perbedaan tuntutan tingkat
kebutuhan kompetensi dari job posisinya. Semakin tinggi posisi
semakin tinggi peran, lingkup, dan tanggung jawab job-nya.
Pemetaan untuk specific competencies kelompok skill &
knowledge, pada prinsipnya mempertimbangkan hal yang serupa
dengan yang diterapkan pada core dan specific competencies
kelompok personal quality, tetapi kompetensi-komprtensi yang
dipersyaratkan akan bersifat spesifik yang menggambarkan skill &
knowledge sehingga kebutuhan kompetensi dan atau proficiency
level yang dipersyaratkan bisa bervariasi antar satu job/posisi
lainnya.