0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
61 tayangan76 halaman

Program BK

Diunggah oleh

Wahyu din
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
61 tayangan76 halaman

Program BK

Diunggah oleh

Wahyu din
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

BIMBINGAN DAN KONSELING

DISUSUN OLEH :

STAF BIMBINGAN DAN KONSELING

SMK DEWI SARTIKA


DINAS PENDIDIKAN
KOTA TANGERANG
Tahun 2019/2020

JL. GATOT SUBROTO KM.5


PROGRAM KERJA
BIMBINGAN DAN KOSELING
SMK DEWI SARTIKA

Tangerang, ........................

Mengetahui :
Kepala, Koordinator BK

SARIPUDIN, SPd.I YATIM SADAR REZEKI,


S.E
............................................ ..................................
NIP ..................... NIP. .......................
DINAS PENDIDIKAN
KOTA TANGERANG

KATA PENGANTAR

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memicu


berkembangnya berbagai disiplin ilmu di Masyarakat maupun
dilembaga-lembaga pendidikan, sejalan dengan hal tersebut maka
sekolah dituntut untuk cepat tanggap dan responsif terhadap berbagai
aspek perkembangan yang dihadapi ditengah-tengah masyarakat.
Dalam hal ini Bimbingan dan Konseling meru[pakan salah satu
perangkat sekolah yang keberadaannya sangat diperlukan untuk
menangani masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa.
Secara khusus Bimbingan dan Konseling merupakan salah satu
perangkat sekolah untuk pembinaan siswa supaya dapat selesai
melakukan studi di sekolah sampai mencapai tujuan, yang dapat
mengantarkan siswa supaya sukses dalam kehidupannya.
Atas pertimbangan dan kesepakatan para petugas Bimbingan
dan Konseling SMA ......................, yang didasari oleh pengalaman
serta arahan dari Kepala Sekolah, maka kami menyususn program kerja
ini.
Program kerja ini berisikan petunjuk layanan Bimbingan dan
Konseling yang disesuaiakan dengan kurikulum yang berlaku, serta
kami lampirkan contoh format yang diperlukan dalam melaksanakan
layanan tersebut.

Demikian, semoga dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

Tangerang, ..................

Penyusun
Lampiran .- 01

DAFTAR PIKET
GURU BIMBINGAN KONSELING
TAHUN 2019-2020

No. Hari Nama Guru Jadwal Masuk Kelas Jam


1. SENIN SITI HENIASIH, SP,d 07.00 – 07,45
2. SELASA FITRI, S.E 07.00 – 07.45
3. RABU LUTVIA, SP.d 07.00 – 07.45
4. KAMIS KUNTO, SP.d 07.00 – 07.45
5. JUMAT JUBAEDAH, SPd 07.00 – 07.45

LAMPIRAN-LAMPIRAN ;
1. Jadwal Piket petugasBimbingan dan Konseling tahun ...................
2. Angket siswa dan Orang tua
3. Daftar Cek Masalah (DCM)
4. Rekapitulasi kehadiran siswa
5. Daftar isian Sosiometri
6. Tabel Isian Sosiometri
7. Rekapitulasi prestasi belajar siswa
8. Grafik Indeks prestasi siswa
9. Quesioner Pengembangan Diri
10. Laporan Konfrensi Kasus.
11. Catatan Kasus bimbingan dan Konseling
12. Agenda Kegiatan Harian BK
13. Laporan Bimbingan Kelompok dan Konseling kelompok
14. Laporan Kunjungan rumah
15. Laporan Bulanan Pelaksanaan BK
16. Analisis pelaksanaan BK
17. Evaluasi Pelaksanaan BK
18. Tindak lanjut pelaksanaan BK
19. Formulir pemilihan Jurusan.
20. Hasil analisis pilihan program / jurusan.
BAB III
RENCANA KEGIATAN
BIMBINGAN KONSELING
TAHUN 2019/2020

DAFTAR ISI

Halaman.

Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
Daftara Lampiran iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Landasan Formal 1.
B. Landasan Konseptual 2.
C. Tujuan Bimbingan Konseling 3.
D. Fungsi Bimbingan Konseling 3.
E. Layanan Bimbingan Konseling 4
F. Visi dan Misi Bimbingan Konseling 4.
G. Prioritas Layanan Bimbingan dan Konseling 5.
H. Kegiatan Pokok Bimbingan dan Konseling 9.

BAB II DATA KEADAAN SISWA DAN PERSONIL BIMBINGAN


DAN KONSELING.

A. Subjek (Pesrta didik sasaran Layanan) Bimbingan


Dan Konseling 16.
B. Organisasi dan Mekanisme Pelaksanaan Bimbingan
Dan Konseling 16.
C. Sarana dan Prasarana 18.

BAB III RENCANA KEGIATAN BIMBINGAN KONSELING 19.

BAB IV EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN


DAN KONSELING 29.
PEMETAAN TUGAS, PERKEMBANGAN, RUMUSAN KOMPETENSI,
MATERI PERKEMBANGAN DAN INDIKATOR BIMBINGAN DAN KONSELING

SEKOLAH : SMK DEWI SARTIKA


KELAS :X
SEMESTER : GANJIL

KELAS SEMESTER TUGAS PENGEMBANGAN RUMUSAN BIDANG MATERI INDIKATOR


KOMPETENSI BIMBINGAN PERKEMBANGAN PENCAPAIAN
1 2 3 4 5 6 7
VII I

1. Mengembangkan pengetahuan dan Mengenal lingkungan Bimbingan Memahami kebiasaan Mampu


keterampilan untuk mengikuti dan sekolah baru pribadi dan dan keterampilan mengembangkan
melanjutkan pelajaran sosial belajar di dalam dan di keterampilan belajar
luar kelas secara optimal

2. Mengembangkan pengetahuan dan Mengenal danberadaftasi Bimbingan Memahami pengaruh Mampu belajar mandiri
keterampilan untuk mengikuti dan atau menyesuaikan diri di pribadi positif kecenderungan dan kelompok
atau mempersiapkan karir serta sekolah baru karir terhadap kegiatan
berperan dalam kehidupan belajar
masyarakat

3. Memantapkan nilai-nilai dan cara Memahami hak dan Bimbingan Memahami tata tertib Mampu menerapkan
bertingkah laku yang dapat diterima kewajiban siswa sosial dan dan pelaksanaannya cara bertingkah laku
dalam kehidupan yang lebih luas pribadi yang baik
1 2 3 4 5 6 7

4. Mengembangkan pengetahuan dan Mampu belajar secara Bimbingan Memahami cara Mampu mengetahui
keterampilan untuk mengikuti dan baik di SMP atau MTS dan belajar menggunakan waktu cara belajar efektif
melanjutkan pelajaran dapat berkembang secara belajar di sekolah
optimal maupun di rumah

5. Mempersiapkan diri menerima dan Memahami cirri-ciri Bimbingan Mengetahui adanya Mampu memahami
bersikap positif serta dinamis kekuatan aatau kelebihan pribadi perubahan fisik yang perbedaan bentuk fisik
terhadap perubahan fisik dan psikis dan kekurangan atau terjadi pada diri siswa setiap siswa di sekolah
yang terjadi pada diri sendiri untuk kelemahan pada diri
kehidupan yang sehat sendiri

6. Memantapkan nilai-nilai dan cara Memahami dan Bimbingan Mengetahui kiat-kiat Mampu memahami dan
bertingkah laku yang dapat diterima menerapkan norma tata pribadi dan bergaul dengan teman menerapkan norma
dalam kehidupan yang lebih luas krama dalam bergaul baik sosial sebaya dalam kehidupan
di lingkungan rumah, sehari-hari
sekolah dan masyarakat
1 2 3 4 5 6 7

7. Mengembangkan pengetahuan dan Memahami cara-cara Bimbingan Orientasi pendidikan di Mampu memiliki
keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dari belajar kelas VII untuk keterampilan dalam
melanjutkan pelajaran tingkat rendah ke tingkat pengembangan diri melanjutkan pelajaran
tinggi dalam belajar

8. Memantapkan nilai-nilai dan cara Menerapkan nilai-nilai Bimbingan Memiliki sopan santun Mampu menerapkan
bertingkah laku yang dapat diterima bertingkah laku yang sosial yang baik sikap sopan terhadap
dalam kehidupan yang lebih luas sopan di lingkungan sesama teman
masyarakat

9. Mempersiapkan diri menerima dan Mengembangkan dirinya Bimbingan Mengetahui Mampu menerapkan
bersikap positif serta dinamis dengan bakat yang dimiliki pribadi kemampuan potensi kompetensi dan
terhadap perubahan fisik dan psikis peserta didik yang ada pada diri kebiasaan dalam
yang terjadi pada diri sendiri untuk peserta didik kehidupan yang sehat
kehidupan yang sehat

Mengetahui, Tangerang,
Kepala Sekolah Guru Mapel,

SARIPUDIN, [Link].I YATIM SADAR REZEKI, S.E


PROGRAM BULANAN
PELAYANAN KONSELING
TAHUN AJARAN 2019-2020

Sekolah : SMK DEWI SARTIKA


Konselor : YATIM SADAR REZEKI, S.E
Materi Bidang Pengembangan
No. Kegiatan Semester I
Bulan Juli Bulan Agustus Bulan September Bulan Oktober Bulan November Bulan Desember
1 2 3 4 5 6 7 8
1. Layanan Orientasi Penggunaan Penggunaan Sarana olahraga dan Lingkungan alam Lingkungan Lingkungan
perpustakaan laboratorium rekreasi sosial budaya
2. Layanan Informasi Informasi kegiatan Informasi karir Informasi kegiatan Informasi karir Informasi Informasi hasil
belajar terkait dengan belajar terkait dengan kegiatan belajar belajar
kegiatan belajar kegiatan belajar
3. Layanan Penempatan/penyalur Penempatan/penyal Penempatan/penya Penempatan/penyal Penempatan/pen Penempatan/peny
Penempatan/Penyaluran an sesuai kebutuhan uran sesuai luran sesuai uran sesuai yaluran sesuai aluran sesuai
siswa kebutuhan siswa kebutuhan siswa kebutuhan siswa kebutuhan siswa kebutuhan siswa
4. Layanan Penguasaan Konten Kompetensi dan Kompetensi dan Kompetensi dan Kompetensi dan Kompetensi dan Kompetensi dan
kebiasaan kehidupan kebiasaan kehidupan kebiasaan kegiatan kebiasaan kehidupan kebiasaan kebiasaan
pribadi sosial belajar karir kehidupan kehidupan sosial
pribadi
5. Layanan Konseling Perorangan Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi
6. Layanan Bimbingan Kelompok Topik tentang: Tahun Topik tentang: Topik tentang: Topik tentang: Topik tentang: Topik tentang:
ajaran baru Kemampuan diri Kemampuan sosial Kegiatan belajar hasil belajar Arah karir
7. Layanan Konseling Kelompok Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi Masalah pribadi
Materi Bidang Pengembangan
No. Kegiatan Semester I
Bulan Juli Bulan Agustus Bulan September Bulan Oktober Bulan November Bulan Desember
1 2 3 4 5 6 7 8
Layanan Konseling Pemberdayaan pihak Pemberdayaan pihak Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan
tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu
8. membantu peserta membantu peserta untuk dapat untuk dapat untuk dapat untuk dapat
didik didik membantu peserta membantu peserta membantu peserta membantu peserta
didik didik didik didik
Layanan Mediasi Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan Upaya Upaya Upaya Upaya
pihak-pihak tertentu pihak-pihak tertentu mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan
(peserta didik) yang (peserta didik) yang pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak
9.
berselisih berselisih tertentu (peserta tertentu (peserta tertentu (peserta tertentu (peserta
didik) yang didik) yang didik) yang didik) yang
berselisih berselisih berselisih berselisih
Aplikasi Instrumentasi Instrument tes dan non Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes dan
tes untuk non tes untuk non tes untuk non tes untuk non tes untuk non tes untuk
mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan
10.
kondisi dan kondisi dan kondisi dan kondisi dan kondisi dan kondisi dan
permasalahan peserta permasalahan peserta permasalahan permasalahan permasalahan permasalahan
didik didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
Komferensi Kasus Instrument tes dan non Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes dan
tes untuk non tes untuk non tes untuk non tes untuk non tes untuk non tes untuk
mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan mengungkapkan
11.
kondisi dan kondisi dan kondisi dan kondisi dan kondisi dan kondisi dan
permasalahan peserta permasalahan peserta permasalahan permasalahan permasalahan permasalahan
didik didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
Kunjungan Rumah Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan dengan
orangtua, keluarga, orangtua, keluarga, orangtua, keluarga, orangtua, keluarga, orangtua, keluarga, orangtua, keluarga,
12. peserta didik yang peserta didik yang peserta didik yang peserta didik yang peserta didik yang peserta didik yang
mengalami masalah mengalami masalah mengalami mengalami mengalami mengalami
masalah masalah masalah masalah

Mengetahui, Tangerang,
Kepala Sekolah Guru Pembimbing

YATIM SADAR REZEKI, S.E


SARIPUDIN, [Link].I
BIMBINGAN & KONSELING
SMK DEWI SARTIKA

PROGRAM HARIAN
PELAYANAN KONSELING

SEKOLAH : SMK DEWI SARTIKA BULAN : JULI - DESEMBER


KELAS : X AKL/0TKP/TKJ MINGGU :
KONSELOR : Yatim Sadar Rezeki. S.E

NO Hari Jam Sasaran Kegiatan


/Tanggal Pemb kegiatan Layanan/ Materi Kegiatan Alat bantu Tempat Pelaksanaan Keterangan
Pendukung

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Mengetahui Tangerang, JulI 2019


Kepala Sekolah, Konselor/Guru BK

Saripudin, SPd.I Yatim Sadar RezekiI. S.E


PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING

SMK DEWI SARTIKA


TAHUN AJARAN 2019/2020
PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING
TAHUN AJARAN 20/2020

BAB : I PENDAHULUAN

A. RASIONAL

Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar
Nasional pendidikan, mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan harus menyusun
kurikulum yang disebut Kurikulum Tingkat Pendidikan atau KTSP.
Pada penerapan KTSP, Guru Bimbingan Konseling di sekolah memberikan
pelayanan Bimbingan dan Konseling dalam memfasilitasi “Pengembangan Diri” pesera
didik sesuai minat , bakat serta mempertimbangkan tahapan tugas perkembangannya.
Mengingat adanya keberagaman individu pesera didik maupun keberagaman kemampuan
Guru Bimbingan Konseling di sekolah maka perlu ditegaskan bahwa pelaksanaan
bimbingan konseling di sekolah harus menyusun program guna mengakomodasi Undang-
undang nomor 20 tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tersebut
beserta peraturan-peraturan yang menyertainya.
Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi yang didalamnya memuat
struktur kurikulum, telah mempertajam perlunya disusun dan dilaksanakannya program
pengembangan diri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat
setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri
difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga pendidikan yang dapat
dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan
melalui kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang berkenaan dengan masalah
diri pribadi, kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
Bimbingan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik baik secara
perorangan maupun kelompok, agar mandiri dan berkembang secara optimal, dalam
bimbingan pribadi, sosial, belajar dan karir, melalui berbagai jenis pelayanan dan
kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Bimbingan dan konseling merupakan upaya proaktif dan sistemik dalam
memfasilitasi individu mencapai perkembangan yang optimal, pengembangan perilaku
efektif, pengembangan lingkungan perkembangan, dan peningkatan keberfungsian
individu dalam lingkungannya. Semua perilaku tersebut merupakan proses
perkembangan yakni proses interaksi antara individu dengan lingkungan. Pengampu
bimbingan dan konseling adalah guru bimbingan dan konseling atau konselor yang
merupakan salah satu kualifikasi pendidik.
Dalam permendiknas Nomor 23 tahun 2006 dirumuskan SKL yang harus dicapai
peserta didik melalui proses pembelajaran bidang studi, maka kompetensi peserta didik
yang harus dikembangkan melalui pelayanan bimbingan dan konseling adalah
kompetensi kemandirian untuk mewujudkan diri (self actualization) dan pengembangan
kapasitasnya (capacity development) yang dapat mendukung pencapaian kompetensi
lulusan. Sebaliknya, kesuksesan peserta didik dalam mencapai SKL akan secara
signifikan menunjang terwujudnya pengembangan kemandirian.

B. LANDASAN
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen, pasal 35 ayat(2)
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19/2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi
Bagi Guru Dalam Jabatan
5. SKB Mendiknas dan Kepala BAKN No. 0433/P/1993 dan No. 25 tahun 1993
bahwa Guru Pembimbing Wajib membimbing 150 orang pesera didik minimal
sampai 225 orang maksimal
6. Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
Departemen Pendidikan Nasioan tentang Pedoman Penghitungan Beban Kerja
Guru.
7. Sistem Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, tentang Pengembangan Diri
diselenggarakan melalui kegiatan Bimbingan dan Konseling serta kegiatan
ekstrakurikuler
C. Visi dan Misi
1. SMK DEWI SARTIKA

a. Visi : Berprestasi, Berbudi pekerti luhur Luhur dan Terampil

Indikator Visi

Menjadikan SMK Dewi Sartika kota Tangerang sebagai Lembaga Pendidikan di Bidang Bisnis
dan Manajemen yang mampu menyiapkan tenaga kerja siap pakai yang menguasai IMTAQ dan
IPTEK Pada tahun 2021”
MISI
1. Melaksanakan Shalat tepat waktu
2. Menghafal surat Yassin
3. Berkepribadian yang baik
4. Meningkatkan kualitas KBM dan dalam mencapai kompetensi siswa.
5. Dapat mengoperasikan perangkat komputer
6. Memiliki Output yang bekerja keras.
b.

2. Bimbingan dan Konseling


a. Visi Layanan Bimbingan dan Konseling
Terwujudnya Catur Sukses, yaitu ; sukses pribadi, sukses sosial, sukses akademis,
dan sukses karir
b. Misi Layanan Bimbingan dan Konseling
1. Mewujudkan keberhasilan pribadi, meliputi; memiliki keimanan dan
ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memahami diri (self
understanding), memiliki sikap positif, memiliki sikap mandiri secara
emosional, sosial dan ekonomis
2. Mewujudkan keberhasilan sosial, meliputi; memiliki rasa empati, kooperatif,
toleransi, demokratis, berkomunikasi, memiliki hubungan sosial yang positif
3. Mewujudkan keberhasilan akademik, meliputi; memiliki kemampuan dan
keterampilan belajar, memiliki kemauan dan dorongan belajar yang tinggi,
mampu berpikir logis, mampu memecahkan masalah (problem solving),
mampu mengambil keputusan (decision making), kreatif, dan memiliki
prestasi belajar yang baik/tinggi
4. Mewujudkan keberhasilan karir, meliputi; mimiliki bersikap positif terhadap
suatu keterampilan dalam mempersiapkan karir, memiliki perencanaan
lanjutkan studi, memiliki perencanaan dan pengembangan karir

D. Tujuan Penyusunan Program Layanan


 Tujuan umum penyusunan program layanan
Secara umum tujuan penyusunan program layanan bimbingan dan konseling di
sekolah tercermin pada diskripsi Kebutuhan Pesera didik SMP (8 Tugas Pokok
Perkembangan Pesera didik) adalah :

1. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa


kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam perannya
sebagai pria dan wanita
3. Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam
kehidupan yang lebih luas
4. Mengenal kemampuan, bakat dan minat serta arah kecenderungan karir dan
aparesiasi seni
5. Mengembangkan pengerahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan
melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan atau berperan dalam
kehidupan di masyarakat
6. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri
secara emosional, sosial dan ekonomi
7. Mengenal system etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai mandiri,
anggota masyarakat, dan warga Negara
8. Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap
peruhan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri

 Tujuan Khusus penyusunan program layanan

1. Sebagai pedoman atau panduan bagi guru pembimbing dalam


melaksanakan layanan BK di Sekolah
2. Untuk memberi arah dalam pelaksanaan layanan BK
3. Untuk membantu pencapaian program sekolah secara umum dalam upaya
peningkatan mutu di sekolah
4. Sebagai acuan evaluasi atas pelaksanaan layananan BK dalam rangka
peningkatan mutu layanan BK di sekolah
BAB : II PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELNG

A. TUGAS PENGEMBANGAN

Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada konseli untuk


mengembangkan dan mengekpresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap
konseli sesuai dengan kondisi sekolah/madrasah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi
dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan
dalam bentuk kegiatan ekstrakulikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui
pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial,
belajar, dan pengembangan karir konseli.

B. BIDANG BIMBINGAN DAN KONSELING

b. Bidang Bimbingan Pribadi adalah bidang bimbingan yang meliputi pemantapan


keimanan, porensi diri, bakat, minat pemahaman kelemahan diri, kemampuan
pengambilan keputusan sehingga dapat merencanakan kehidupan yang sehat

c. Bidang Bimbingan Sosial adalah bidang yang meliputi kemampuan yang


berkomunikasi, berargu mentasi, bertingkah laku sesuai dengan kebiasaan yang
berlaku di rumah dan masyarakat
d. Bidang Bimbingan Belajar adalah bidang bimbingan yang meliputi pemantapan
sikap dan kebiasaan belajar yang efektif, penguasaan materi, program belajar di
sekolah sesuai dengan kondisi psikis, social budaya yang ada dimasyarakat
e. Bidang Bimbingan Karier adalah bidang bimbingan yang meliputi pemantapan
pemahaman diri berkenaan dengan kecenderungan karier yang hendak
dikembangkan dan dipilih

C. KEGIATAN LAYANAN PENDUKUNG PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING

a. Pelayanan Dasar
 Bimbingan Klasikal
 Pelayanan Orientasi
 Pelayanan Informasi
 Bimbingan Kelompok
 Pelayanan Pengumpulan Data/ Aplikasi Instrumentasi
b. Pelayanan Responsip
 Konseling Individu dan Kelompok
 Referal /Alih tangan
 Kolaborasi dengan guru mata pelajar an atau wali kelas.
 Kolaborasi dengan Orang Tua Pesera didik
 Kolaborasi dengan Fihak-pihak terkait diluar sekolah
 Konsultasi
 Konferensi Kasus
 Kunjungan Rumah
c. Pelayanan Perencanaan Individual/Pribadi
 Konseling Individual
 Penempatan Penyaluran
d. Dukungan Sistem
 Manajemen
 Akses Informasi dan Teknologi
 Pengembangan Profesi
 Pengembangan Media Informasi
 Kolaborasi Dengan Guru Mata Pelajaran dan/atau Wali Kelas

D. PENILAIAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


1. Konsep Penilaian
Berdasarkan Permendinas No. 20 tahun 2007, konsep tentang penilaian dijabarkan
sebagai “Proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian
hasil belajar peserta didik”. Dalam pengertian ini, penilaian merupakan suatu kegiatan
yang memiliki tahapan tertentu (berproses : mekanisme, prosedur, dan instrument yang
digunakan), dengan mengetengahkan pengumpulan dan pengolahan akan berbagai
informasi. Lalu, informasi apa sajakah yang akan dikumpulkan dan diolah itu?
Bagaimanakah bentuk atau atribut yang mengindikasikan pencapaian hasil belajar itu?
Informasi yang dimaksud tentu berkaitan dengan objek yang dinilai, baik tentang pesera
didik dengan semua kompetensi yang dimilikinya (sebagai intervensi
pembelajaran/bimbingan), maupun tentang seperangkat unsur yang mendukung untuk
ketercapaian itu (program pembelajaran/program bimbingan konseling). Informasi yang
dikumpulkan untuk diolah itu dapat berkenaan dengan kemampuan
belajar (kognitif), keterampilan yang telah diperoleh (psikomotor), atau kesesuaian sikap
yang diinginkan (efektif).
2. Tujuan Penilaian
Kegiatan penilaian pada hakikatnya bertujuan untuk mengetahui atau memperoleh
gambaran yang bersifat informasi akurat tentang keefektifan dan efisiensi sesuatu yang
telah dilaksanakan. Informasi berkenaan dengan keefektifan dan keefisiensian ini
selanjutnya akan melahirkan suatu keputusan tertentu. Secara khusus tujuan penilaian
akan sangat ditentukan oleh fungsi penilaian (pengambilan keputusan dan penyediaan
informasi) dan aspek-aspek yang akan dinilai itu sendiri. Misalnya penilaian yang
ditujukan untuk program bimbingan konseling, akan memfungsikan kegiatannya pada
penyediaan sejumlah informasi tentang program itu dan seterusnya akan pula melahirkan
keputusan tentang keefektifan atau efisiensi program, begitupun seterusnya.
Adapun Anderson dan Ball (Furqon, 2005 : 3) menyebutkan bahwa tujuan penilaian
program adalah :
a) Memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan tentang instalasi program
b) Memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan tentang keberlanjutan, ekspansi
atau sertifikasi program
c) Memberikan kontrubusi dalam pengambilan keputusan tentang modifikasi program
d) Menyediakan bukti dukungan negatif terhadap suatu program
e) Memberikan kontribusi dalam memahami dasar yang bersifat psikologis, sosial dan
proses lainnya.
3. Asas-Asas Penilaian
Masih merujuk pada lampiran permendiknas nomor 20 point B tentang prinsip penilaian
hasil belajar, maka yang diperhatikan dalam menyusun mekanisme dan prosedur
penilaian bimbingan konseling hendaknya didasarkan pada asas-asas sebagai berikut :
a) Sahih, berarti penilaian didasarkan pada kemampuan yang diukur.
b) Objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas.
c) Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik..
d) Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak
terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
e) Terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan
keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan.
f) Menyeluruh dan berkesimbungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua
aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai.
g) Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan
mengikuti langkah-langkah baku.
h) Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi
yang ditetapkan.
i) Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik,
prosedur, maupun hasilnya.
4. Tahap-tahap dan Jenis Penilaian
Adapun jenis penilaian dalam bimbingan konseling dapat dikategorikan dalam tiga
bentuk yaitu :
a. Penilaian Program Bimbingan Konseling
Penilaian program dimaksudkan untuk memperoleh informasi yang valid dan reliable
tentang keefektifan dan efiesiensi program. Muri (2005 : 162) menyatakan bahwa
evaluasi program berdimensi ganda, yakni tertuju pada program sebagai dokumen tertulis
dan disatu sisi tertuju pada pelaksanaan dan hasil program. Tahap penilaian program
diarahkan pada rencana program, pelaksanaan program, dan hasil yang dicapai.
Karenanya, focus penilaian (sumber informasi) dapat berbentuk evaluasi rencana,
evaluasi pelaksanaan, dan evaluasi hasil [Link] program dapat didekati
dengan pendekatan kualitatif baik menggunakan teknik interview/wawancara dengan tim
pengembang, atau instrument dengan menggunakan kuesioner/angket untuk hal-hal
umum dan spesifik yang dapat didalami melalui pertanyaan “probing”.
b. Penilaian Kegiatan Bimbingan Konseling
Penilaian proses bimbingan konseling dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana
pencapaian rumusan kegiatan yang telah diprogramkan dalam satuan-satuan layanan
dapat diimplementasikan kepada sasaran layanan, sehingga tersedia informasi tentang
kualitas atau mutu layanan. Evaluasi proses dimaksud untuk memberikan umpan balik
secara periodik dalam pelaksanaan program dan untuk mengontrol prosedur dan rencana
yang telah disusun. Dengan cara demikian kita akan dapat mendeteksi atau meramalkan
segala sesuatu yang mungkin terjadi selama program itu dilaksanakan.
Menurut Winkel penilaian dalam konteks ini dapat bersifat formal dan informal.
Penilaian formal mencakup suatu penelitian sistematis dan ilmiah, berdasarkan suatu
desain dan dengan menggunakan metode serta alat tertentu. Evaluasi formal berusaha
menentukan apakah rangkaian kegiatan bimbingan sesuai rencana program yang telah
ditetapkan untuk mencapai tujuan konkret tertentu memang mencapai efek-efek yang
[Link] khasanah kegiatan pengembangan diri, kegiatan penilaian diarahkan
pada pencapaian tujuan yang telah dirumuskan dalam satuan materi layanan bimbingan.
Dalam hal ini, standart penilaian yang digunakan adalah tujuan umum dan tujuan khusus
bimbingan konseling.
Teknik yang dapat dilakukan adalah (Prayitno : 1996 hal 24) dengan :
1) Mengamati partisipasi dan aktivitas pesera didik dalam kegiatan layanan
2) Mengungkapkan pemahaman pesera didik atas bahan-bahan yang disajikan atau
pemahaman/pendalaman pesera didik atas masalah yang dialaminya
3) Mengungkapkan kegunaan layanan bagi pesera didik sebagai hasil dari partisipasi dan
aktifitas dalam kegiatan layanan
4) Mengungkapkan minat pesera didik tentang perlunya layanan tindak lanjut
5) Mengamati perkembangan pesera didik dari waktu ke waktu (butir ini terutama
dilakukaN dalam kegiatan layanan yang berkesinambungan), dan
6) Mengungkapkan kelancaran dan suasana penyelenggaraan kegiatan layanan
E. STRATEGI LAYANAN KONSELING DAN KEGIATAN PENDUKUNG

 Layanan Konseling meliputi :

a. Layanan Orientasi : layanan yang memungkinkan pesera didik memahami


lingkunagan baru, terutama lingkungan sekolah, objek-objek yang
dipelajari untuk mempermudah dan memperlancarkan peran pesera didik
b. Layanan Informasi : Merupakan yang memungkinkan pesera didik
menerima, memahami, berbagai informasi.
c. Layanan Penempatan dan Penyaluran : Merupakan layanan
memungkinkanm pesera didik memper- oleh penempatan yang tepat.
d. Layanan Penguasaan Konten: Merupakan layanan yang memungkinkan
pesera didik mengembangkan sikap dan kebiasaan yang baik dalam
menguasai materi yang cocok dengan kecepatan, dan kemampuan dirinya.
e. Layanan Konseling perorangan : Merupakan layanan yang memungkinkan
pesera didik mendapatkan layanan langsung tatap muka untuk
mengentaskan permasalahan.
f. Layanan Bimbingan Kelompok : Merupakan layanan yang memungkinkan
sejumlah pesera didik secara bersama-sama melalui dinamika kelompok
memperoleh bahan dan membahas topik tertentu.
g. Layanan Konseling Kelompok : Merupakan layanan memungkinkan
pesera didik masing-masing anggota kelompok memperoleh kesempatan
untuk membahas dan pengentasan permasalahan pribadi melalui dinamika
kelompok.
h. Layanan Konsultasi: Merupakan layanan yang memungkinkan seseorang
memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu
dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau permasalahan orang lain
yang menjadi kepeduliannya.
i. Layanan Mediasi:Merupakan layanan yang memungkinkan fihak-fihak
yang sedang dalam keadaan saling tidak menemukan kecocokan
menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan mereka.

 Kegiatan Pendukung meliputi:

a. Aplikasi Instrumentasi: Merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data


dan keterangan pesera didik
b. Himpunan data: Merupakan kegiatan untuk menghimpun seluruh data dan
keterangan yang relevan dengan pengembangan pesera didik.
c. Konferensi kasus: Merupakan kegiatan untuk membahas permasalah
pesera didik dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh pihak-pihak yang
dapat memberi keterangan. Pada kegiatan pendukung ini kasus bersifat
terbatas dan tertutup.
d. Alih Tangan Kasus: Merupakan kegiatan pendukung untuk mendapatkan
penanganan yang lebih tepat dan tuntas masalah yang dialami pesera didik
dengan memindahkan penangan kasus.
e. Kunjungan rumah: Merupakan kegiatan memperoleh data keterangan,
kemudahan dan kemitraan bagi terentaskannya permasalahan pesera didik.
f. Tampilan Kepustakaan: Merupakan kegiatan dengan menyediakan
berbagai media informasi.

F. SARANA DAN PRASARANA BIMBINGAN KONSELING


Sarana dan prasarana bimbingan konseling disesuaikan dengan kondisi sekolah
masing-masing. Untuk keperluan ini perlu diprogramkan sebelum tahun ajaran baru,
agara pelayanan bimbingan dan konseling dapat berjalan dengan lancer. Misalnya
1. alat-alat pengumpulan data yakni test dan non-test.
2. Alat-alat penyimpanan data yakni kartu, buku pribadi, dan map
3. Sarana teknis seperti blanko surat, kartu konsultasi, kartu kasus
4. Sarana tata laksana bimbingan dan konseling seperti alat tulis menulis, blanko dan
agenda, arsip surat dan laporan

G. ANGGARAN DAN BIAYA


Untuk kelancaran program dan bimbingan konseling di sekolah [perlu disediakan biaya
yang memadai. Untuk biaya-biaya dalam pos sebagai berikut:
1. Pembiayaan personil misalnya pembiayaan kunjungan rumah (home visit)
2. Pengadaan dan pengembangan alat-alat teknis (ATK)
3. Biaya biaya operasional misalnya penggantian gorden, papan tulis, cat dinding
dan kursi meja.
BAB: III PENUTUP

Penyusunan Program merupakan strategi alternatif dalam rangka menggali dan


mengembangkan potensi pesera didik seoptimal mungkin, dan merupakan salah satu komponen
sistem dalam rangka meningkatkan mutu pesera didik sebagi subjek belajar, bimbingan dan
konseling perkembangan tidak hanya diberikan kepada pesera didik bermasalah tetapi pada
seluruh pesera didik SMPN 3 Rambang Dangku sesuai dengan fungsi bimbingan dan konseling
itu sendiri, yaitu : fungsi pemahaman dan fungsi pencegahan.
Program Bimbingan dan Konseling yang lakukan secara terencana, integratif,
komprehensif, fleksibel dan adaptif oleh seluruh pihak dapat menunjang potensi yang dimiliki
peserta didik SMPN 3 Rambang Dangku.
PROGRAM MINGGUAN
PELAYANAN KONSELING
TAHUN AJARAN 2019/2020
Sekolah : SMK DEWI SARTIKA
Konselor : YATIM SADAR REZEKI, S.E

Materi Bidang Pengembangan


No. Kagiatan
Pribadi Sosial Belajar Karir
1 2 3 4 5 6
1. Layanan Orientasi - - - -
2. Layanan Informasi - - - Menentukan cita-cita
3. Layanan Penempatan/Penyaluran - - - -
4. Layanan Penguasaan Konten - - - -
5. Layanan Konseling Perorangan Masalah Pribadi Masalah sosial Masalah belajar Masalah karir
6. Layanan Bimbingan Kelompok - Teman baru Memasuki tahun ajaran -
baru
7. Layanan Konseling Kelompok Masalah kehidupan pribadi Maslah hubungan sosial Masalah belajar Masalah karir
8. Layanan Konsultasi - - - -
9. Layanan Mediasi - - - -
10. Aplikasi Instrumentasi Penggungkapan masalah Penggungkapan masalah Penggungkapan Penggungkapan masalah
masalah
11. Konferensi Kasus - - - -
12. Kunjungan Rumah - - - -

Tangerang, Juli 2019


Mengetahui, Guru Pembimbing
Kepala Sekolah

SARIPUDIN, [Link].I YATIM SADAR REZEKI.S.E


PROGRAM SEMESTER I DAN II
PELAYANAN KONSELING
TAHUN AJARAN 2019/2020
Sekolah : SMK DEWI SARTIKA
Konselor : Yatim Sadar Rezeki. S.E

Materi Bidang Pengembangan


No Kegiatan Semester I Semester II
Pribadi Sosial Belajar Karir Pribadi Sosial Belajar Karir
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Layanan Orientasi Orientasi terhadap Orientasi Orientasi Orientasi Orientasi Orientasi Orientasi Orientasi
obyek-obyek terhadap obyek- terhadap obyek- terhadap terhadap obyek- terhadap terhadap terhadap obyek-
pengembangan obyek obyek obyek-obyek obyek obyek-obyek obyek-obyek obyek
pribadi pengembangan pengembangan implementasi pengembangan pengembangan pengembangan implementasi
hubungan sosial kemampuan karir pribadi sosial kemampuan karir
belajar belajar
2. Layanan informasi Informasi tentang Informasi tentang Informasi tentang Informasi Informasi Informasi Informasi Informasi
potensi, potensi, potensi, potensi, tentang, tentang tentang tentang potensi,
kemampuan dan kemampuan dan kemampuan kemampuan kemampuan dan potensi, potensi, kemampuan
kondisi pribadi kondisi kegiatan dan arah dan kondisi pribadi kemampuan kemampuan arah dan
hubungan sosial hasil belajar kondisi karir dan kondisi kegiatan dan kondisi karir
hubungan hasil belajar
sosial
3. Layanan Penempatan dan Penempatan dan Penempatan Penempatan Penempatan dan Penempatan Penempatan Penempatan
Penempatan/Penyalur penyaluran untuk penyaluran dean penyaluran dan penyaluran dan dan dan penyaluran
an pengembangan untuk untuk penyaluran untuk penyaluran penyaluran untuk
kemampuan pengembangan pengembangan untuk pengembangan untuk pengembangan pengembangan
pribadi kemampuan kemampuan pengembangan kemampuan pengembangan kemampuan karir
social belajar kemampuan pribadi kemampuan belajar
karir sosial
Materi Bidang Pengembangan
No Kegiatan Semester I Semester II
Pribadi Sosial Belajar Karir Pribadi Sosial Belajar Karir
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
4. Layanan Penguasaan Kompetensi dan Kompetensi dan Kompetensi Kompetensi Kompetensi dan Kompetensi Kompetensi Komptensi dan
Konten kebiasaan dalam kebiasaan dalam dan kebiasaan dan kebiasaan kebiasaan dalam dan kebiasaan dan kebiasaan kebiasaan dalam
kehidupan pribadi kehidupan sosial dalam kegiatan dalam arah kehidupan dalam dalam kegiatan arah
dan hasil pengembangan pribadi kehidupan dan hasil pengembangan
belajar karir sosial belajar karir
5. Layanan Konseling Masalah pribadi: Masalah pribadi: Masalah Masalah Masalah pribadi: Masalah masalah ribadi: Masalah pribadi:
Perorangan dalam kehidupan dalam kehidupan pribadi: dalam pribadi: dalam dalam kehidupan pribadi: dalam dalam kegiatan dalam kehidupan
pribadi sosial kegiatan belajar kehidupan pribadi kehidupa sosial belajar karir
karir
6. Layanan Bimbingan Topik tentang: Topik tentang: Topik tentang: Topik tengang: Topik tentang: Topik tentang: Topik tentang: Topik tentang:
Kelompok Kemampuan dan Kemampuan dan Kemampuan, Kemampuan Kemampuan dan Kemampuan Kemampuan, Kemampuan
kondisi pribadi kondisi sosial kegiatan hasil kehidupan kondisi pribadi dan kondisi kegiatan hasil kehidupan karir
belajar karir sosial belajar
7. Layanan Konseling Masaah pribadi: Masalah pribadi: Masalah Masalah Masaah pribadi: Masalah Masalah Masalah pribadi:
Kelompok dalam kehidupan dalam kehidupan pribadi: dalam pribadi: dalam dalam kehidupan pribadi: dalam pribadi: dalam dalam kehidupan
pribadi sosial kegiatan belajar kehidupan pribadi kehidupan kegiatan belajar karir
karir sosial
8. Layanan Konsultasi Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan
pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu pihak tertentu
untuk dapat untuk dapat untuk dapat untuk dapat untuk dapat untuk dapat untuk dapat untuk dapat
membantu peserta membantu peserta membantu membantu membantu membantu membantu membantu
didik didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
Materi Bidang Pengembangan
No Kegiatan Semester I Semester II
Pribadi Sosial Belajar Karir Pribadi Sosial Belajar Karir
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
9. Layanan Mediasi Upaya mendamaikan Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya
pihak-pihak tertentu mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan
(peserta didik) yang pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak
berselisih tertentu (peserta tertentu tertentu tertentu (peserta tertentu tertentu tertentu (peserta
didik) yang (peserta didik) (peserta didik) didik) yang (peserta didik) (peserta didik) didik) yang
berselisih yang berselisih yang berselisih berselisih yang berselisih yang berselisih berselisih
10. Aplikasi Instrument tes dan Instrument tes dan Instrument tes Instrument tes Instrument tes Instrument tes Instrument tes Instrument tes
Instrumentasi non tes untuk non tes untuk dan non tes dan non tes dan non tes dan non tes dan non tes dan non tes
mengungkapkan mengungkapkan untuk untuk untuk untuk untuk untuk
kondisi dan kondisi dan mengungkapk mengungkapka mengungkapkan mengungkapka mengungkapka mengungkapkan
permasalahan peserta permasalahan an kondisi dan n kondisi dan kondisi dan n kondisi dan n kondisi dan kondisi dan
didik peserta didik permasalahan permasalahan permasalahan permasalahan permasalahan permasalahan
peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
11. Konferensi Kasus Pembahasan kasus- Pembahasan kasus- Pembahasan Pembahasan Pembahasan Pembahasan Pembahasan Pembahasan
kasus tertentu yang kasus tertentu yang kasus-kasus kasus-kasus kasus-kasus kasus-kasus kasus-kasus kasus-kasus
dialami peserta didik dialami peserta tertentu yang tertentu yang tertentu yang tertentu yang tertentu yang tertentu yang
didik dialami peserta dialami peserta dialami peserta dialami peserta dialami peserta dialami peserta
didik didik didik didik didik didik
12. Kunjungan Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan
Rumah orangtua, keluarga orangtua, keluarga dengan dengan dengan orangtua, dengan dengan dengan orangtua,
peserta didik yang peserta didik yang orangtua, orangtua, keluarga peserta orangtua, orangtua, keluarga peserta
mengalami masalah mengalami keluarga keluarga didik yang keluarga keluarga didik yang
masalah peserta didik peserta didik mengalami peserta didik peserta didik mengalami
yang yang masalah yang yang masalah
mengalami mengalami mengalami mengalami
masalah masalah masalah masalah

Mengetahui, Tangerang, Juli 2019


Kepala Sekolah Guru Pembimbing

Saripudin, SPd.I
Yatim Sadar Rezeki, S.E
PROGRAM TAHUNAN
PELAYANAN KONSELING
TAHUN AJARAN 2019/2020
Sekolah : SMK DEWI SARTIKA
Konselor : Yatim Sadar Rezeki, S.E

Masalah Bidang Pengembangan


No. Kegiatan
Pribadi Sosial Belajar Karir
1. 2 3 4 5 6
1. Layanan Orientasi Orientasi terhadap obyek- Orientasi tehadap obyek- Orientasi terhadap obyek- Orientasi terhadap obyej-
obyek pengembangan obyek pengembangan obyek pengembangan obyek implementasi karir
pribadi hubungan sosial kemampuan belajar
2. Layanan informasi Informasi tentang potensi, Informasi tentang potensi, Informasi tentang potensi, Informasi tentang potensi,
kemampuan dan kondisi kemampuan dan kondisi kemampuan kegaiatan dan kemampuan arah dan
pribadi hubungan sosial hasil belajar kondisi karir
3. Layanan Penempatan/Penyaluran Penempatan dan Penempatan dan Informasi tentang potensi, Informasi tentang potensi,
penyaluran untuk penyaluran pengembangan kemampuan dan hasil kemampuan arah dan
pengembangan kemampuan sosial belajar kondisi karir
kemampuan pribadi
4. Layanan Penguasaan Konten Kompetensi dan kebiasaan Kompetensi dan kebiasaan Kompetensi dan kebiasaan Kompetensi dan kebiasaan
dalam kehidupan pribadi dalam kehiduap sosial dalam kegiatan dan hasil dalam arah pengembangan
belajar karir
5. Layanan Konseling Perorangan Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam
kehidupan pribadi kehidupan sosial kegiatan belajar kegiatan karir
6. Layanan Bimbingan Kelompok Topik tentang: kemampuan Topik tentang: kemampuan Topik tentang: kemampuan Topik tentang: kemampuan
dan kondisi pribadi dan kondisi hubungan kegiatan dan hasil belajar dan arah karir
sosial
7. Layanan Konseling Kelompok Masalah pribadi: dalam Masalah pribadi: dakam Masalah pribadi: dalam Masalah pribadi: dalam
kehidupan pribadi kehidupan sosial kegiatan belajar kehidupan karir
8. Layanan Konsultasi Pemberdayaan pihak Pemberdayaan pihak Pemberdayaan pihak Pemberdayaan pihak
tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat
membantu peserta didik membantu peserta didik membantu peserta didik membantu peserta didik
Masalah Bidang Pengembangan
No. Kegiatan
Pribadi Sosial Belajar Karir
1. 2 3 4 5 6
9. Layanan Mediasi Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan
pihak-pihak tertentu pihak-pihak tertentu pihak-pihak tertentu pihak-pihak tertentu
(peserta didik) yang (peserta didik) yang (peserta didik) yang (peserta didik) yang
berselisih berselisih berselisih berselisih
10. Aplikasi Instrumentasi Instrument tes dan non tes Instrument tes dan non tes Instrument tes dan non tes Instrument tes dan non tes
untuk mengungkapkan untuk mengungkapkan untuk mengungkapkan untuk mengungkapkan
kondisi dan permasalahan kondisi dan permasalahan kondisi dan permasalahan kondisi dan permasalahan
peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
11. Konferensi Kasus Pembahasan kasus-kasus Pembahasan kasus-kasus Pembahasan kasus-kasus Pembahasan kasus-kasus
tertentu yang dialami tertentu yang dialami tertentu yang dialami tertentu yang dialami
peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
12. Kunjungan Rumah Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan dengan Pertemuan dengan
orangtua, keluarga, peserta orangtua, keluarga, peserta orangtua, keluarga, peserta orangtua, keluarga, peserta
didik yang mengalami didik yang mengalami didik yang mengalami didik yang mengalami
masalah masalah masalah masalah

Tangerang, Juli 2019


Mengetahui, Guru Pembimbing
Kepala Sekolahj

Saripudin, SPd,I Yatim Sadar Rezeki, S.E


PEMERINTAH KOTA TANGERANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DEWI SARTIKA
PROGRAM SEMESTER BIMBINGAN DAN KONSELING
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
JL. Gatot Subroto km.5

KELAS : XII JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN (TKJ) 1, 2, DAN 3


BIDANG SASAR WAKTU
KOMPONE
KEGIATA AN DE
N TOPIK STRATEGI PELAKSANA
N KELAS JL AGT SEP OKT NOP S
LAYANAN
P S B K XII 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2
Layanan Orientasi
Dasar 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Cara belajar dalam kurikulum 2013
Informasi Self Regulation - Goal Setting 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Dampak Pernikahan Dini Bagi Remaja
Sekolah 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor

Bahaya HIV/AIDS 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor


Dampak Penyalahgunaan NAPZA 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Bahaya Rokok 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Dampak Aborsi 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Bimbingan Mengenal Undang - Undang
Kelompok Ketenagakerjaan Indonesia 1, 2, dan 3
Bimbingan Kelompok Konselor
Creative Thinking 1, 2, dan 3 Bimbingan Kelompok Konselor
Cara tepat membuat Surat Lamaran
1, 2, dan 3
Kerja Bimbingan Kelompok Konselor
Membuat Biodata Curiculum Vitae 1, 2, dan 3
(CV) Bimbingan Kelompok Konselor
Membentuk Pribadi yang Mandiri 1, 2, dan 3 Bimbingan Kelompok Konselor
Kelengkapan Dalam Mencari 1, 2, dan 3
Pekerjaan Bimbingan Kelompok Konselor
Aplikasi Melancarkan DCM, dan Angket
Instrumentasi Kebutuhan Siswa 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Layanan Konseling Merasa cemas tentang masa depan 1, 2, dan 3 Kons. Individual Konselor
Responsif Indinidual
Kelebihan dan kelemahan diri 1, 2, dan 3 Kons. Individual Konselor
Kiat sukses menghadapi UN 1, 2, dan 3 Kons. Individual Konselor
Membolos dari sekolah 1, 2, dan 3 Kons. Individual Konselor
Konseling Kurang bisa bergaul 1, 2, dan 3 Kons. Kelompok Konselor
Kelompok
Masalah pergaulan bebas (freesex), 1, 2, dan 3 Kons. Kelompok Konselor
Pemanfaatan waktu luang 1, 2, dan 3 Kons. Kelompok Konselor
Referal
Pelanggaran Tata Tertip Sekolah 1, 2, dan 3 Konselor
Kesehatan Secara Fisik Terganggu 1, 2, dan 3 Konselor
Kesehatan Mental Yang Serius 1, 2, dan 3 Konselor
Kolaborasi
dengan Guru
MP, Walas Presensi Kehadiran Siswa di Sekolah 1, 2, dan 3 Klasikal Konselor
Kolaborasi Mengumpulkan data konseli,
dengan menemukan alternatif pemecahan
Orangtua maslah konseli
1, 2, dan 3 Konselor
Peer Guidance Pelatihan Konselor Sebaya 1, 2, dan 3 Bimbingan Kelompok Konselor
Kunjungan Pengumpulan data konseli
Rumah 1, 2, dan 3 Konselor
Perencanaan Assesmen Memanfaatkan keterampilan belajar
1, 2, dan 3 Konselor
Individual Individual
Pemilihan Studi lanjut 1, 2, dan 3 Konselor
Mengeksplorasi peluang-peluang
karier 1, 2, dan 3 Konselor
Assesmen
Memahami nilai belajar sepanjang
Kelompok
hayat 1, 2, dan 3 Konselor
Memahami kebutuhan untuk kebiasaan
bekerja yang positif 1, 2, dan 3 Konselor
Dukungan Tersusunnya Rapat koordinasi bersama Koordinator Konselor, Koordinator
Sistem Program BK BK, dan Guru Pamong tentang BK, dan Guru Pamong
penyusunan Program BK, dan
pelaksanaan teknisnya.
Penyusunan DCM, dan Angket , dan Konselor, Koordinator
konsultasi dengan koordinator BK dan BK, dan Guru Pamong
Guru Pamong

Melancarkan DCM, dan Angket


Konselor dan Guru
Kebutuhan Siswa
Pamong
Analisis Need Assesmen
Konselor
Penyusunan Program BK, Silabus, dan
RPBK
Konselor
Konsultasi dan Pengesahan Perangkat Konselor, Dosen
Pembelajaran Bimbingan Konseling Pembing, Koordinator
oleh Dosen Pembimbing, Koordinator BK, dan Guru Pamong
BK, dan Guru Pamong

Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Konselor


Bimbingan Konseling
Konselor
Lesson Study

Tangerang, Agustus 2019


Konselor Praktikan

Wahyudin, [Link].

Mengetahui :
Koordinator BK SMK DEWI SARTIKA Guru Pamong

Yatim Sadar Rezeki. S.E Yoga Prasetio, S. Pd.

Mengesahkan :
Kepala SMK DEWI SARTIKA

Saripudin, SPd.I
SILABUS MATA PELAJARAN: PAKET PROGRAM PENGOLAH ANGKA/SPREADSHEET

Satuan Pendidikan : SMK DEWI SARTIKA


Mata Pelajaran : Paket Program Pengolah Angka/Spreadsheet
Kelas /Semester :X/1&2
Kompetensi Inti:
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan rasa prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah
KI 4: mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Standar Mengamati Tugas 2 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi Operasional  mempelajari buku teks maupun  diskusi
keuangan entitas. Prosedur(SOP) sumber lain tentang standar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu paket program operasional prosedur paket  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi pengolah angka/ program pengolah angka di notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat perusahaan  Merangkum
spreadsheet
diperbandingkan.  diskusi kelas hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  diskusi kelompok secara
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi Menanya
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  berdiskusi untuk mendapatkan Observasi
akuntansi klarifikasi tentang standar  Ceklist
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam operasional prosedur paket lembar
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan program pengolah angka di pengamatan
keuangan perusahaan perusahaan kegiatan
3.1. Menjelaskan standar operasional prosedur paket program diskusi
pengolah angka di perusahaan Mengeskplorasi kelas dan
mengumpulkan data dan informasi kelompok
4.1 Mengevaluasi standar operasional prosedur paket program tentang standar operasional
pengolah angka di perusahaan prosedur paket program pengolah Portofolio
angka di perusahaan  Laporan
tertulis
Asosiasi kelompok
 menguraikan kembali informasi
yang diperoleh tentang standar Tes
operasional prosedur paket  Tes tertulis
program pengolah angka di bentuk
perusahaan uraian
 menyimpulkan dari keseluruhan dan/atau
materi pilihan
ganda
Komunikasi
 memberikan pendapat, masukan,
tanya jawab selama proses
diskusi
 mejelaskan/mempresentasikan
hasil diskusi kelompok dalam
bentuk tulisan tentang standar
operasional prosedur paket
program pengolah angka di
perusahaan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Pengertian, jenis Mengamati Tugas 2 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi dan fungsi  mempelajari berbagai sumber  diskusi
keuangan entitas. program paket tentang pengertian, jenis dan kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu fungsi program paket pengolah  membuat
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi pengolah angka/ angka/spreadsheet notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat spreadsheet  diskusi kelas  Merangkum
diperbandingkan.  diskusi kelompok hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung secara
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) Menanya kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  berdiskusi untuk mendapatkan
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan klarifikasi tentang pengertian, Observasi
akuntansi jenis dan fungsi program paket  Ceklist
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam pengolah angka/spreadsheet lembar
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi pengamatan
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Mengeskplorasi kegiatan
keuangan  mengumpulkan berbagai diskusi
3.1. Menjelaskan pengertian, jenis dan fungsi program paket informasi tentang pengertian, kelompok
pengolah angka/spreadsheet jenis dan fungsi program paket
pengolah angka/spreadsheet Portofolio
4.1 Mengklasifikasikan jenis-jenis program paket pengolah  Laporan
angka/spreadsheet Asosiasi tertulis
 menguraikan kembali deskripsi, kelompok
jenis dan fungsi program paket
pengolah angka/spreadsheet Tes
 menyimpulkan dari keseluruhan  Tes tertulis
materi bentuk
uraian
Komunikasi dan/atau
 memberikan pendapat, masukan, pilihan
tanya jawab selama proses ganda
diskusi
 menjelaskan/mempresentasikan
hasil diskusi dalam bentuk tulisan
tentang pengertian, jenis dan
fungsi program paket pengolah
angka/spreadsheet
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Sumber data Mengamati Tugas 2 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi  Diberikan ilustrasi / tayangan /  mencari
keuangan entitas. gambar tentang sumber data tulisan/berita
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu  mempelajari berbagai sumber terkait
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi bacaan tentang sumber data sumber data
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  merangkum
diperbandingkan. Menanya hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  berdiskusi untuk mendapatkan kelas
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) klarifikasi tentang sumber data
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi Observasi
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan Mengeskplorasi  Ceklist
akuntansi  mengumpulkan berbagai lembar
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam informasi tentang sumber data pengamatan
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi kegiatan
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Asosiasi diskusi kelas
keuangan  menguraikan kembali informasi
3.1. Menjelaskan sumber data yang diperoleh tentang sumber Portofolio
data  Laporan
4.1. Mengklasifikasikan jenis sumber data  menyimpulkan dari keseluruhan tertulis
materi terkait
contoh
Komunikasi
sumber data
 memberikan pendapat, masukan,
tanya jawab selama proses Tes
diskusi  Tes tertulis
bentuk
uraian
dan/atau
pilihan
ganda
1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Data Mengamati Tugas 2 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi  Diberikan ilustrasi/ tayangan/  merangkum
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
keuangan entitas. gambar tentang data hasil diskusi
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu  mempelajari berbagai sumber kelas
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi bacaan tentang data
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat Observasi
diperbandingkan. Menanya  Ceklist
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  berdiskusi untuk mendapatkan lembar
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) klarifikasi tentang data pengamatan
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi kegiatan
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan Mengeskplorasi diskusi
akuntansi  mengumpulkan berbagai kelas
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam informasi tentang data
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi Portofolio
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Asosiasi  Laporan
keuangan  menguraikan kembali informasi tertulis kelas
3.1. Menjelaskan data yang diperoleh tentang data
 menyimpulkan dari keseluruhan Tes
materi  Tes tertulis
4.1. Mengidentifikasi karakter data
bentuk
Komunikasi uraian
 memberikan pendapat, dan/atau
masukan, tanya jawab selama pilihan
proses diskusi ganda
1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Sel Mengamati Tugas 2 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi  mempelajari berbagai sumber  Diskusi
keuangan entitas. bacaan tentang sel kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu  diskusi kelas  Membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi  diskusi kelompok notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Merangkum
diperbandingkan.
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung Menanya hasil diskusi
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)  berdiskusi untuk mendapatkan kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi klarifikasi tentang karakter sel
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan Observasi
akuntansi Mengeskplorasi  Ceklist
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  mengumpulkan berbagai lembar
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi informasi tentang karakter sel pengamatan
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan kegiatan
keuangan Asosiasi diskusi kelas
3.1 Menjelaskan sel  menguraikan kembali informasi dan
yang diperoleh tentang karakter kelompok
sel
 menyimpulkan dari keseluruhan
materi Portofolio
 Laporan
4.2. Mengidentifikasi karakter sel Komunikasi tertulis
 memberikan pendapat, kelompok
masukan, tanya jawab selama
proses diskusi Tes
 menjelaskan/  Tes tertulis
mempresentasikan hasil diskusi bentuk
dalam bentuk tulisan tentang uraian
karakter sel dan/atau
pilihan
ganda
1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Jenis dan fungsi Mengamati Tugas 4 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi rumus  mempelajari berbagai sumber  mencari
keuangan entitas. matematika bacaan tentang jenis dan fungsi contoh
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu rumus matematika kegiatan
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi  diskusi kelas terkait pemberian bisnis
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat studi kasus perusahaan
diperbandingkan. dan
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  diskusi kelompok untuk membuat
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) menyelesaikan studi kasus penjelasann
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi ya
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan Menanya  membuat
akuntansi  berdiskusi untuk mendapatkan notula
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam klarifikasi tentang jenis dan diskusi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi fungsi rumus matematika kelompok
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan  merangkum
keuangan Mengeskplorasi hasil diskusi
3.1. Menjelaskan jenis dan rumus matematika  mengumpulkan berbagai kelompok
informasi tentang jenis dan
fungsi rumus matematika Observasi
4.1. Mempraktekkan berbagai rumus matematika Ceklist lembar
Asosiasi pengamatan
 menguraikan kembali informasi kegiatan
yang diperoleh tentang jenis diskusi kelas
dan fungsi rumus matematika
dan kelompok
 menyimpulkan dari keseluruhan
materi Portofolio
Laporan tertulis
Komunikasi
kelompok
 memberikan pendapat,
masukan, tanya jawab selama Tes
proses diskusi Tes tertulis
 menjelaskan/mempresentasikan bentuk uraian
hasil diskusi kelompok dalam dan/atau pilihan
bentuk tulisan tentang jenis dan ganda
fungsi rumus matematika

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Jenis dan Mengamati Tugas 16 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi fungsi rumus  diberikan ilustrasi/tayangan dari  diskusi
keuangan entitas. statistik suatu kegiatan transaksi bisnis kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu perusahaan  membuat
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi  mempelajari sumber bacaan lain notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat tentang jenis dan fungsi rumus diskusi
diperbandingkan. statistik kelompok
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  diskusi kelas terkait  merangkum
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) ilustrasi/tayangan hasil diskusi
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  diskusi kelompok untuk  studi kasus
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan menyelesaikan studi kasus individu
akuntansi
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam Menanya Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  berdiskusi untuk mendapatkan  Cek list
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan klarifikasi tentang jenis dan lembar
keuangan fungsi rumus statistik pengamatan
3.1. Menjelaskan jenis dan fungsi rumus statistik kegiatan
Mengeskplorasi diskusi
 mengumpulkan berbagai informasi kelompok
tentang jenis dan fungsi rumus  Cek list
4.1. Mempraktekkan berbagai rumus statistik
statistik lembar
pengamatan
Asosiasi tugas
 menguraikan kembali deskripsi, individu
jenis dan fungsi rumus statistik
Portofolio
Komunikasi  Laporan
 memberikan pendapat, tertulis
masukan, tanya jawab selama kelompok
proses diskusi  Laporan
 menjelaskan/mempresentasikan tertulis
hasil diskusi kelompok dalam individu
bentuk tulisan tentang jenis dan
fungsi rumus statistik Tes
 Tes tertulis
uraian
dan/atau
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
pilihan
ganda

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Jenis dan Mengamati Tugas 24 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi fungsi date-time  mempelajari buku teks maupun  diskusi
keuangan entitas. sumber lain tentang jenis dan kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu fungsi rumus date-time  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi  diskusi kelas terkait pemberian notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat studi kasus  merangkum
diperbandingkan.  diskusi kelompok untuk hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung menyelesaikan studi kasus  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) individu
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi Menanya
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  berdiskusi untuk mendapatkan Observasi
akuntansi klarifikasi tentang jenis dan  Ceklist
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam fungsi rumus date-time lembar
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi pengamatan
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Mengeskplorasi kegiatan
keuangan  mengumpulkan berbagai diskusi
3.1. Menjelaskan jenis dan fungsi date-time informasi tentang jenis dan kelompok
fungsi rumus date-time  cek list
lembar
4.1. Mempraktekkan fungsi date-time Asosiasi pengamatan
 menguraikan kembali informasi tugas
yang diperoleh tentang jenis individu
dan fungsi rumus date-time
 menyimpulkan dari keseluruhan Portofolio
materi  Laporan
tertulis
Komunikasi kelompok
 memberikan pendapat,
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
masukan, tanya jawab selama  Laporan
diskusi tertulis
 menjelaskan / individu
mempresentasikan hasil diskusi
kelompok dalam bentuk tulisan Tes
tentang jenis dan fungsi rumus  Tes tertulis
date-time bentuk
uraian
dan/atau
pilihan
ganda

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Jenis dan Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi fungsi grafik  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang grafik  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi  Mempelajari berbagai sumber notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat bacaan terkait materi jenis dan  merangkum
diperbandingkan. fungsi grafik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  Diskusi kelas dari sebuah studi  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) kasus kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  Diskusi kelompok untuk  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan menyelesaikan studi kasus individu
akuntansi  Mengerjakan tugas individu
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi Menanya  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan  berdiskusi untuk mendapatkan lembar
keuangan
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
3.1. Menjelaskan jenis dan fungsi grafik klarifikasi tentang jenis dan pengamatan
fungsi grafik kegiatan
diskusi
4.1. Mempraktekkan berbagai fungsi grafik Mengeskplorasi kelompok
 mengumpulkan berbagai  Cek list
informasi tentang jenis dan lembar
fungsi grafik pengamatan
tugas
Asosiasi individu
 menguraikan kembali informasi
yang diperoleh tentang jenis dan Portofolio
fungsi grafik  Laporan
 menyimpulkan dari keseluruhan tertulis
materi kelompok
 menganalisis informasi dan  Laporan
data-data yang diperoleh tentang tertulis
jenis dan fungsi grafik individu

Komunikasi Tes
 memberikan pendapat, masukan,  Tes tertulis
tanya jawab selama diskusi bentuk
 menjelaskan / uraian dan
mempresentasikan hasil atau studi
diskusi/praktek dalam bentuk kasus
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Jenis dan fungsi Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi rumus semi  Mempelajari berbagai sumber  diskusi
keuangan entitas. absolut, absolut bacaan terkait materi jenis,fungsi kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu dan logika rumus semi absolut, absolut dan  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi logika notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Diskusi kelas dari sebuah studi  merangkum
diperbandingkan. kasus
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  Diskusi kelompok untuk hasil diskusi
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) menyelesaikan studi kasus  studi kasus
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  Mengerjakan tugas individu kelompok
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  tugas
akuntansi Menanya individu
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  berdiskusi untuk mendapatkan
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi klarifikasi tentang jenis,fungsi Observasi
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan rumus semi absolut, absolut dan  Ceklist
keuangan logika lembar
3.1. Menjelaskan jenis dan fungsi rumus semi absolut, absolut pengamatan
dan logika Mengeskplorasi kegiatan
 mengumpulkan berbagai diskusi
4.1. Mempraktekkan berbagai fungsi rumus semi absolut, informasi tentang jenis,fungsi kelompok
absolut dan logika rumus semi absolut, absolut dan  Cek list
logika lembar
pengamatan
Asosiasi tugas
 menguraikan kembali informasi individu
yang diperoleh tentang
jenis,fungsi rumus semi absolut, Portofolio
absolut dan logika  Laporan
 menyimpulkan dari keseluruhan tertulis
materi kelompok
 menganalisis informasi dan  Laporan
data-data yang diperoleh tentang tertulis
jenis,fungsi rumus semi absolut, individu
absolut dan logika
Tes
Komunikasi  Tes tertulis
 memberikan pendapat, masukan, bentuk
tanya jawab selama diskusi uraian dan
 menjelaskan / atau studi
mempresentasikan hasil kasus
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

KELAS X
SEMETER 2
1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Bagan Alir siklus Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi akuntansi  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang bagan alir siklus  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi akuntansi notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi bagan alir hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung siklus akuntansi  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)  Diskusi kelas dari sebuah studi kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi kasus  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  Diskusi kelompok untuk individu
akuntansi menyelesaikan studi kasus
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  Mengerjakan tugas individu Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Menanya lembar
keuangan  berdiskusi untuk mendapatkan pengamatan
3.1. Menjelaskan bagan alir siklus akuntansi klarifikasi tentang bagan alir kegiatan
siklus akuntansi diskusi
kelompok
4.1. Mengidentifikasi bagan alir siklus akuntansi Mengeskplorasi  Cek list
 mengumpulkan berbagai lembar
informasi tentang bagan alir pengamatan
siklus akuntansi tugas
individu
Asosiasi
 menguraikan kembali informasi Portofolio
yang diperoleh tentang bagan alir  Laporan
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
siklus akuntansi tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
bagan alir siklus akuntansi
Tes
Komunikasi  Tes tertulis
 memberikan pendapat, masukan, bentuk
tanya jawab selama diskusi uraian dan
 menjelaskan / atau studi
mempresentasikan hasil kasus
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi jurnal  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. transaksi ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi jurnal transaksi notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung membuat aplikasi jurnal transaksi  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)  Diskusi kelas dari sebuah studi kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi kasus  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  Diskusi kelompok untuk individu
akuntansi menyelesaikan studi kasus
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  Mengerjakan tugas individu Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Menanya lembar
keuangan
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi jurnal transaksi  berdiskusi untuk mendapatkan pengamatan
klarifikasi tentang teknik kegiatan
membuat aplikasi jurnal transaksi diskusi
4.1. Membuat aplikasi jurnal transaksi kelompok
Mengeskplorasi  Cek list
 mengumpulkan berbagai lembar
informasi tentang teknik pengamatan
membuat aplikasi jurnal transaksi tugas
individu
Asosiasi
 menguraikan kembali informasi Portofolio
yang diperoleh tentang teknik  Laporan
membuat aplikasi jurnal transaksi tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
teknik membuat aplikasi jurnal
transaksi Tes
 Tes tertulis
Komunikasi bentuk
 memberikan pendapat, masukan, uraian dan
tanya jawab selama diskusi atau studi
 menjelaskan / kasus
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi buku  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. besar ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi buku besar notula
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
membuat aplikasi buku besar  studi kasus
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  Diskusi kelas dari sebuah studi kelompok
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) kasus  tugas
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  Diskusi kelompok untuk individu
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan menyelesaikan studi kasus
akuntansi  Mengerjakan tugas individu Observasi
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  Ceklist
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi Menanya lembar
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan  berdiskusi untuk mendapatkan pengamatan
keuangan klarifikasi tentang teknik kegiatan
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi buku besar membuat aplikasi buku besar diskusi
kelompok
Mengeskplorasi  Cek list
4.1. Membuat aplikasi buku besar  mengumpulkan berbagai lembar
informasi tentang teknik pengamatan
membuat aplikasi buku besar tugas
individu
Asosiasi
 menguraikan kembali informasi Portofolio
yang diperoleh tentang teknik  Laporan
membuat aplikasi buku besar tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
teknik membuat aplikasi buku
besar Tes
 Tes tertulis
bentuk
Komunikasi uraian dan
 memberikan pendapat, masukan, atau studi
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
tanya jawab selama diskusi kasus
 menjelaskan /
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi buku  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. besar pembantu ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi buku besar pembantu notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung membuat aplikasi buku besar  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) pembantu kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  Diskusi kelas dari sebuah studi  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan kasus individu
akuntansi  Diskusi kelompok untuk
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam menyelesaikan studi kasus Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Mengerjakan tugas individu  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan lembar
keuangan Menanya pengamatan
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi buku besar  berdiskusi untuk mendapatkan kegiatan
pembantu klarifikasi tentang teknik diskusi
membuat aplikasi buku besar kelompok
4.1. Membuat aplikasi buku besar pembantu pembantu  Cek list
lembar
Mengeskplorasi pengamatan
 mengumpulkan berbagai tugas
informasi tentang teknik individu
membuat aplikasi buku besar
pembantu Portofolio
 Laporan
Asosiasi tertulis
 menguraikan kembali informasi kelompok
yang diperoleh tentang teknik  Laporan
membuat aplikasi buku besar tertulis
pembantu individu
 menyimpulkan dari keseluruhan
materi Tes
 menganalisis informasi dan  Tes tertulis
data-data yang diperoleh tentang bentuk
teknik membuat aplikasi buku uraian dan
besar pembantu atau studi
kasus
Komunikasi
 memberikan pendapat, masukan,
tanya jawab selama diskusi
 menjelaskan /
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi neraca  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. lajur ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi neraca lajur notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung membuat aplikasi neraca lajur  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)  Diskusi kelas dari sebuah studi kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi kasus  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  Diskusi kelompok untuk individu
akuntansi menyelesaikan studi kasus
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Mengerjakan tugas individu Observasi
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan  Ceklist
keuangan Menanya lembar
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi neraca lajur  berdiskusi untuk mendapatkan pengamatan
klarifikasi tentang nilai teknik kegiatan
membuat aplikasi neraca lajur diskusi
kelompok
4.1. Membuat aplikasi neraca lajur Mengeskplorasi  Cek list
 mengumpulkan berbagai lembar
informasi tentang teknik pengamatan
membuat aplikasi neraca lajur tugas
individu
Asosiasi
 menguraikan kembali informasi Portofolio
yang diperoleh tentang teknik  Laporan
membuat aplikasi neraca lajur tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
teknik membuat aplikasi neraca
lajur Tes
 Tes tertulis
Komunikasi bentuk
 memberikan pendapat, masukan, uraian dan
tanya jawab selama diskusi atau studi
 menjelaskan / kasus
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi neraca  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi neraca notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung membuat aplikasi neraca  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)  Diskusi kelas dari sebuah studi kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi kasus  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  Diskusi kelompok untuk individu
akuntansi menyelesaikan studi kasus
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  Mengerjakan tugas individu Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Menanya lembar
keuangan  berdiskusi untuk mendapatkan pengamatan
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi neraca klarifikasi tentang teknik kegiatan
membuat aplikasi neraca diskusi
kelompok
Mengeskplorasi  Cek list
4.1. Membuat aplikasi neraca
 mengumpulkan berbagai lembar
informasi tentang teknik pengamatan
membuat aplikasi neraca tugas
individu
Asosiasi
 menguraikan kembali informasi Portofolio
yang diperoleh tentang teknik  Laporan
membuat aplikasi neraca tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
teknik membuat aplikasi neraca
Tes
 Tes tertulis
Komunikasi bentuk
 memberikan pendapat, masukan, uraian dan
tanya jawab selama diskusi atau studi
 menjelaskan / kasus
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi laba rugi  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi laba rugi notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung membuat aplikasi laba rugi  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)  Diskusi kelas dari sebuah studi kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi kasus  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan  Diskusi kelompok untuk individu
akuntansi menyelesaikan studi kasus
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam  Mengerjakan tugas individu Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan Menanya lembar
keuangan  berdiskusi untuk mendapatkan pengamatan
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi laba rugi klarifikasi tentang teknik kegiatan
membuat aplikasi laba rugi diskusi
kelompok
4.1. Membuat aplikasi laba rugi Mengeskplorasi  Cek list
 mengumpulkan berbagai lembar
informasi tentang teknik pengamatan
membuat aplikasi laba rugi tugas
individu
Asosiasi
 menguraikan kembali informasi Portofolio
yang diperoleh tentang teknik  Laporan
membuat aplikasi laba rugi tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
teknik membuat aplikasi laba rugi
Tes
Komunikasi  Tes tertulis
 memberikan pendapat, masukan, bentuk
tanya jawab selama diskusi uraian dan
 menjelaskan / atau studi
mempresentasikan hasil kasus
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi laporan  Diberikan  diskusi
keuangan entitas. perubahan modal ilustrasi/tayangan/gambar kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu tentang teknik membuat aplikasi  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi laporan perubahan modal notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Mempelajari berbagai sumber  merangkum
diperbandingkan. bacaan terkait materi teknik hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung membuat aplikasi laporan  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) perubahan modal kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  Diskusi kelas dari sebuah studi  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan kasus individu
akuntansi  Diskusi kelompok untuk
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam menyelesaikan studi kasus Observasi
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  Mengerjakan tugas individu  Ceklist
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan lembar
keuangan Menanya pengamatan
3.1. Menjelaskan nilai waktu dari uang  berdiskusi untuk mendapatkan kegiatan
klarifikasi tentang teknik diskusi
membuat aplikasi laporan kelompok
4.1. Menghitung nilai uang sekarang dan nilai uang masa perubahan modal  Cek list
depan lembar
Mengeskplorasi pengamatan
 mengumpulkan berbagai tugas
informasi tentang nilai waktu dari individu
uang
Portofolio
Asosiasi  Laporan
 menguraikan kembali informasi tertulis
yang diperoleh tentang teknik kelompok
membuat aplikasi laporan  Laporan
perubahan modal tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan individu
materi
 menganalisis informasi dan Tes
data-data yang diperoleh tentang  Tes tertulis
teknik membuat aplikasi laporan bentuk
perubahan modal uraian dan
atau studi
Komunikasi kasus
 memberikan pendapat, masukan,
tanya jawab selama diskusi
 menjelaskan /
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan

1.1. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas Teknik membuat Mengamati Tugas 14 Jp
pemberian amanah untuk mengelola administrasi aplikasi laporan  Mempelajari berbagai sumber  diskusi
keuangan entitas. lainnya yang bacaan terkait materi teknik kelompok
1.2. Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu relevan membuat aplikasi laporan lainnya  membuat
pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi yang relevan notula
keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat  Diskusi kelas dari sebuah studi  merangkum
diperbandingkan. kasus hasil diskusi
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung  Diskusi kelompok untuk  studi kasus
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) menyelesaikan studi kasus kelompok
dalam melakukan pembelajaran sehingga menjadi  Mengerjakan tugas individu  tugas
motivasi internal dalam pembelajaran keuangan dan individu
akuntansi Menanya
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam
pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi  berdiskusi untuk mendapatkan Observasi
sikap proaktif dalam melakukan kegiatan pengelolaan klarifikasi tentang teknik  Ceklist
keuangan membuat aplikasi laporan lainnya lembar
3.1. Menjelaskan teknik membuat aplikasi laporan lainnya yang yang relevan pengamatan
relevan kegiatan
Mengeskplorasi diskusi
 mengumpulkan berbagai kelompok
4.1. Membuat aplikasi laporan lainnya yang relevan informasi tentang teknik  Cek list
membuat aplikasi laporan lainnya lembar
yang relevan pengamatan
tugas
Asosiasi individu
 menguraikan kembali informasi
yang diperoleh tentang teknik Portofolio
membuat aplikasi laporan lainnya  Laporan
yang relevan tertulis
 menyimpulkan dari keseluruhan kelompok
materi  Laporan
 menganalisis informasi dan tertulis
data-data yang diperoleh tentang individu
teknik membuat aplikasi laporan
lainnya yang relevan Tes
 Tes tertulis
Komunikasi bentuk
 memberikan pendapat, masukan, uraian dan
tanya jawab selama diskusi atau studi
 menjelaskan / kasus
mempresentasikan hasil
diskusi/praktek dalam bentuk
tulisan
PROGRAM KERJA BIMBINGAN
KONSELING

SMK DEWI SARTIKA


TAHUN AJARAN 2019/2020
BAB I PENDAHULUAN

A. RASIONAL

Bimbingan sebagai salah satu komponen yang terintegral dari keseluruhan


penyelenggaraan pendidikan di sekolah, bimbingan sangat diperlukan keberadaannya dalam
mencapai tujuan pendidikan secara keseluruhan. Bimbingan dan konseling diposisikan oleh
negara sebagai profesi yang terintegrasikan sepenuhnya dalam bidang pendidikan, yaitu
ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional bahwa konselor adalah pendidik profesional, sebagaimana juga guru, dosen dan
pendidik lainnya. Dengan kedudukan demikian itu, konselor sebagai pemegang profesi
bimbingan dan konseling dituntut untuk sepenuhnya menyukseskan upaya pendidikan dalam
berbagai jalur, jenjang, dan jenisnya.
Berkenaan dengan posisi bimbingan dan konseling dalam implementasi kurikulum
2013, ditegaskan adanya daerah garapan yang disebut peminatan peserta didik. Meskipun
demikian, pelayanan bimbingan dan konseling tentulah tidak hanya sekedar menangani
program atau wilayah peminatan saja. Tugas konselor jauh lebih luas daripada bidang
peminatan itu sendiri, yaitu menyangkut pengembangan pribadi peserta didik yang mandiri,
mampu mengendalikan diri dan mengelola lingkungannya. Prayitno, dkk. (2003)
mengemukakan bahwa bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta
didik, baik secara perorangan maupun kelompok agar mandiri dan berkembang secara
optimal, dalam bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar, dan bimbingan
karier, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma
yang berlaku.
Dalam proses pendidikan, peserta didik sebagai subjek pendidikan tidak terlepas dari
berbagai permasalahan, diantaranya:
1. Masalah belajar, seperti motivasi belajar kurang, prestasi belajar rendah, kesulitan dalam
pengaturan belajar, dan sebagainya.
2. Masalah keluarga, seperti masalah keluarga yang tidak harmonis, keluarga retak, orang
tua yang terlalu menuntut, menekan, otoriter, dan sebagainya.
3. Masalah sosial pribadi, seperti konflik dengan sesama siswa maupun konflik dengan diri
sendiri, penolakan diri, rendah diri dan sebagainya.
4. Masalah karier, seperti penjurusan bidng studim pekerjaan yang diminati dan sebagainya.
Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan penyusunan program bimbingan
dan konseling yang mewadahi seluruh kegiatan bimbingan dan konseling yang akan
diberikan kepada peserta didik dalam rangka mengembangkan potensi yang dimilikinya.
Penyusunan program bimbingan dan konseling hendaknya merujuk pada pedoman kurikulum
dan berdasarkan kondisi objektif yang berkaitan dengan kebutuhan nyata di sekolah, yang
disesuaikan dengan tahapan perkembangan peserta didik. Sehingga program yang
dilaksanakan merupakan program yang realistik dan layak untuk diimplementasikan dan
dapat mengembangkan potensi siswa secara optimal.

B. LANDASAN

1. Pelayanan bimbingan dan konseling sebagai salah satu layanan pendidikan yang harus
diperoleh semua peserta didik telah termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 89 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah
Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar dan Nomor 29 Tahun 1990 tentang
Pendidikan Menengah.
2. ”Konselor” sebagai salah satu jenis tenaga kependidikan dalam Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada
Bab I Pasal 1 angka 6 dinyatakan bahwa “pendidik adalah tenaga kependidikan yang
berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor,
instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta
berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan”.
3. Pelayanan konseling yang merupakan bagian dari kegiatan pengembangan diri telah
termuat dalam struktur kurikulum yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan
Pendidikan Dasar Menengah.
4. Beban kerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 54 ayat (6)
Peraturan Pemerintah republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru yang
menyatakan bahwa beban kerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor yang
memperoleh tunjangan profesi dan maslahat tambahan adalah mengampu bimbingan dan
konseling paling sedikit 150 (seratus lima puluh) peserta didik per tahun pada satu atau
lebih satuan pendidikan. Lebih lanjut dalam penjelasan Pasal 54 ayat (6) yang dimaksud
dengan “mengampu layanan bimbingan dan konseling” adalah pemberian perhatian,
pengarahan, pengendalian, dan pengawasan kepada sekurang-kurangnya 150 (seratus
lima puluh) peserta didik, yang dapat dilaksanakan dalam bentuk pelayanan tatap muka
terjadwal di kelas dan layanan perseorangan atau kelompok bagi yang dianggap perlu
dan memerlukan.
5. Penilaian kinerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 22 ayat (5)
Peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara
Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan
Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dinyatakan bahwa penilaian kinerja guru
bimbingan dan konseling atau konselor dihitung secara proporsional berdasarkan beban
kerja wajib paling kurang 150 (seratus lima puluh) orang siswa dan paling banyak 250
dua ratus lima puluh) orang siswa per tahun.
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008
tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor, yang menyatakan
bahwa kualifikasi akademik konselor dalam satuan pendidikan pada jalur pendidikan
formal dan nonformal adalah: (i) sarjana pendidikan (S-1) dalam bidang bimbingan dan
konseling; (ii) berpendidikan profesi konselor. Kompetensi konselor meliputi kompetensi
pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional,
yang berjumlah 17 kompetensi dan 76 sub kompetensi.
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun
2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs, Nomor 69 Tahun
2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA, dan Nomor 70 Tahun
2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK, yang memberikan
kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum
memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan kelompok
peminatan, lintas minat atau pendalaman minat. Disinilah peranan bimbingan dan
konseling penting dalam membantu pemilihan dan penetapan peminatan peserta didik.
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 A Tahun 2013 tentang
Implementasi Kurikulum pada Lampiran IV: Pedoman Pembelajaran, Bagian VII
Konsep dan Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling yang mengamanatkan Kegiatan
Bimbingan dan Konseling diselenggarakan di dalam kelas (sewaktu jam pembelajaran
C. VISI DAN MISI
Visi dan Misi Bimbingan dan Konseling
1. Visi Bimbingan dan Konseling
Visi bimbingan dan konseling perlu dirumuskan dengan fokus terwujudnya kehidupan
kemanusiaan yang membahagiakan sesuai dengan karakter bangsa melalui tersedianya
pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan
masalah agar peserta didik berkembang secara optimal, mandiri dan bahagia.
2. Misi bimbingan dan konseling terdiri dari beberapa hal yakni:
a. Misi Pendidikan, yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui
pembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa
depan.
b. Misi Pengembangan, yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi
peserta didik di dalam lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
c. Misi Pengentasan masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik
mengacu pada kehidupan efektif sehari sehari-hari.

D. TUJUAN

Tujuan penyusunan program tidak lain agar kegiatan BK di sekolah dapat terlaksana
dengan lancar, efektif dan efisien, serta hasil-hasilnya dapat dinilai. Tersusun dan
terlaksananya program BK dengan baik akan lebih menjamin pencapaian tujuan kegiatan
bimbingan dan konseling pada khususnya, tujuan sekolah pada umumnya, juga akan lebih
menegakkan akuntabilitas BK di sekolah. Menurut Juntika (2002:85) tujuan penyusunan
program bimbingan dan konseling adalah adanya kejelasan arah pelaksanaan program,
adanya kemudahan mengontrol dan mengevaluasi kegiatan, dan terlaksananya program
kegiatan secara lancar, efisien, dan efektif.
Program bimbingan dan konseling tersebut hendaknya dibuat secara tertulis dan
selanjutnya dikomunikasikan kepada sesama Guru BK/Konselor, sejawat dan guru, staf
sekolah lainnya, serta pimpinan sekolah, untuk selanjutnya menjadi rambu-rambu bagi kerja
sama antara Guru BK/Konselor dengan semua personil-personil sekolah yang dimaksudkan.
Program bimbingan dan konseling disusun dan dikembangkan didasarkan atas
pertimbangan bahwa program yang disusun dengan baik akan memberikan banyak
keuntungan, baik bagi peserta didik yang mendapat layanan bimbingan dan konseling
maupun bagi petugas yang menyelenggarakan. Di samping itu program bimbingan dan
konseling yang baik, memungkinkan keberhasilan suatu layanan bimbingan dan konseling.
Rochman Natawidjaja (1984) menjelaskan bahwa program bimbingan yang direncanakan
dengan baik dan terinci, akan memberikan banyak keuntungan. Keuntungan-keuntungan
tersebut adalah (1) memungkinkan para petugas bimbingan menghemat waktu, usaha, biaya
dengan menghindarkan kesalahan-kesalahan dan usaha coba-coba yang tidak
menguntungkan; (2) memungkinkan siswa untuk mendapatkan pelayanan bimbingan secara
seimbang dan menyeluruh, baik dalam kesempatan ataupun dalam jenis pelayanan bimbingan
yang diperlukan; (3) memungkinkan setiap petugas mengetahui dan memahami peranannya
dan mengetahui bagaimana dan dimana mereka harus melakukan upaya secara tepat; (4)
memungkinkan para petugas untuk menghayati pengalaman yang berguna untuk kemajuan
sendiri dan untuk kepentingan para siswa yang dibimbingnya.
BAB II PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

A. TUGAS PERKEMBANGAN

Tugas perkembangan yang harus dicapai oleh peserta didik tingkat SMP/MTs adalah:

1. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
2. Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan
fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat.
3. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai
pria atau wanita.
4. Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan
yang lebih luas.
5. Mengenal kemampuan, bakat, dan minat serta arah kecenderungan karir dan apresiasi
seni.
6. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan
pelajaran dan/atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan di masyarakat.
7. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara
emosional, sosial, dan ekonomi.
8. Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota
masyarakat, dan warga negara.

B. BIDANG-BIDANG PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Terdapat empat bidang bimbingan dan konseling yang menjadi ruang lingkup
pelayanan, yaitu :
1. Bidang Pengembangan kehidupan pribadi :

 yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan
mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan
karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik.
2. Bidang Pengembangan kehidupan sosial :

 yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai
serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan
teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas.

3. Bidang Pengembangan kemampuan belajar:

 yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan


belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara
mandiri.

4. Bidang Pengembangan karir :

 yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai
informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.

C. KEGIATAN LAYANAN DAN PENDUKUNG PELAYANAN BIMBINGAN DAN


KONSELING

Jenis layanan Bimbingan dan Konseling meliputi :


1. Layanan Orientasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik
memahami lingkungan baru, seperti lingkungan satuan pendidikan bagi siswa baru, dan
obyek-obyek yang perlu dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan
memperlancar peran di lingkungan baru yang efektif dan berkarakter.
2. Layanan Informasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik
menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/ jabatan, dan
pendidikan lanjutan secara terarah, objektif dan bijak.
3. Layanan Penempatan dan Penyaluran yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam
kelas, kelompok belajar, peminatan/lintas minat/pendalaman minat, program latihan,
magang, dan kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, objektif dan bijak.
4. Layanan Penguasaan Konten yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan dalam
melakukan, berbuat atau mengerjakan sesuatu yang berguna dalam kehidupan di
sekolah/madrasah, keluarga, dan masyarakat sesuai dengan tuntutan kemajuan dan
berkarakter-cerdas yang terpuji, sesuai dengan potensi dan peminatan dirinya.
5. Layanan Konseling Perseorangan yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya melalui prosedur
perseorangan.
6. Layanan Bimbingan Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan
belajar, karir/jabatan, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu
sesuai dengan tuntutan karakter yang terpuji melalui dinamika kelompok.
7. Layanan Konseling Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah yang dialami sesuai dengan
tuntutan karakter-cerdas yang terpuji melalui dinamika kelompok.
8. Layanan Konsultasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik
dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara dan atau
perlakuan yang perlu dilaksanakan kepada pihak ketiga sesuai dengan tuntutan karakter-
cerdas yang terpuji.
9. Layanan Mediasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik
dalam menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan dengan pihak lain sesuai
dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.
10. Layanan Advokasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta
didik untuk memperoleh kembali hak-hak dirinya yang tidak diperhatikan dan/atau
mendapat perlakuan yang salah sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.

Kegiatan Pendukung Layanan meliputi:


1. Aplikasi Instrumentasi yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri siswa dan
lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes.
2. Himpunan Data yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan
peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif,
terpadu, dan bersifat rahasia.
3. Konferensi Kasus yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan
khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data, kemudahan dan
komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan, yang bersifat
terbatas dan tertutup.
4. Kunjungan Rumah yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi
terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau
anggota keluarganya.
5. Tampilan Kepustakaan yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat
digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan sosial, kegiatan
belajar, dan karir/ jabatan.
6. Alih Tangan Kasus yaitu kegiatan untuk memin-dahkan penanganan masalah peserta
didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangan ahli yang dimaksud.

D. PENILAIAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Penilaian kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah adalah segala upaya,
tindakan atau proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan kegiatan yang berkaitan
dengan kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dengan mengacu pada kriteria
atau patokan-patokan tertentu sesuai dengan program yang disusun.
Penilaian bertujuan untuk mengetahui keberhasilan layanan yang dilakukan. Dengan
penilaian ini dapat diketahui apakah layanan tersebut efektif dan membawa dampak positif
terhadap siswa yang mendapatkan layanan. Penilaian ditujukan kepada perolehan peserta
didik yang menjalani layanan. Perolehan ini diorientasikan pada:
1. Pengentasan masalah siswa : sejauh manakah perolehan siswa menunjang bagi
pengentasan masalahnya? Perolehan itu diharapkan dapat lebih menunjang terbinanya
tingkah laku positif, khususnya berkenaan dengan permasalahan dan perkembangan diri
siswa.
2. Perkembangan aspek-aspek kepribadian siswa, seperti sikap, motivasi, kebiasaan,
keterampilan dan keberhasilan belajar, konsep diri, kemam-puan berkomunikasi,
kreatifitas, apresiasi terhadap nilai dan moral.
Secara khusus fokus penilaian diarahkan kepada berkembangnya:
1. Pemahaman baru yang diperoleh melalui layanan, dalam kaitannya dengan masalah
yang dibahas.
2. Perasaan positif sebagai dampak dari proses dan materi yang dibawakan melalui
layanan.
3. Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siswa sesudah pelaksanaan layanan
dalam rangka mewujudkan upaya lebih lanjut pengentasan masalah yang dialaminya.
Semua fokus penilaian itu, khususnya rencana kegiatan secara jelas mengacu kepada
kompetensi yang harus dimiliki peserta didik untuk pengentasan permasalahan yang
dihadapinya dalam rangka kehidupan sehari-hari yang lebih efektif

Dilihat dari rentang waktu pelaksanaan, penilaian hasil dibagi dalam:


1. Penilaian segera (laiseg), merupakan penilaian tahap awal, yang dilakukan segera
setelah atau menjelang diakhirinya layanan yang dimaksud.
2. Penilaian jangka pendek (laijapen), merupakan penilaian lanjutan yang dilakukan
setelah satu (atau lebih) jenis layanan dilaksanakan selang beberapa hari sampai paling
lama satu bulan.
3. Penilaian jangka panjang (laijapang), merupakan penilaian lebih menyeluruh setelah
dilaksanakannya layanan dengan selang satu unit waktu tertentu, seperti satu semester.

E. STRATEGI PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

1. Program Layanan
Dari segi unit waktu sepanjang tahun ajaran pada satuan pendidikan, ada lima jenis
program layanan yang disusun dan diselenggarakan dalam pelayanan bimbingan dan
konseling, yaitu sebagai berikut :
a. Program Tahunan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling meliputi seluruh
kegiatan selama satu tahun ajaran untuk masing-masing kelas rombongan belajar pada
satuan pendidikan.

b. Program Semesteran yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling meliputi seluruh
kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.

c. Program Bulanan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling meliputi seluruh
kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran.

d. Program Mingguan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling meliputi seluruh
kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan.

e. Program Harian yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan
pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. Program harian merupakan jabaran dari
program mingguan dalam bentuk Satuan Layanan atau Rencana Program Layanan
dan/atau Satuan Kegiatan Pendukung atau Rencana Kegiatan Pendukung pelayanan
bimbingan dan konseling.
2. Penyelenggaraan Layanan
Sebagai pelaksana pelayanan bimbingan dan konseling, Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor bertugas dan berkewajiban menyelenggarakan layanan yang
mengarah pada (1) pelayanan dasar, (2) pelayanan pengembangan, (3) pelayanan peminatan
studi, (4) pelayanan teraputik, dan (5) pelayanan diperluas.
a. Pelayanan Dasar, yaitu pelayanan mengarah kepada terpenuhinya kebutuhan siswa yang
paling elementer, yaitu kebutuhan makan dan minum, udara segar, dan kesehatan, serta
kebutuhan hubungan sosio-emosional. Orang tua, guru dan orang-orang yang dekat
(significant persons) memiliki peranan paling dominan dalam pemenuhan kebutuhan dasar
siswa. Dalam hal ini, Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada umumnya
berperan secara tidak langsung dan mendorong para significant persons berperan optimal
dalam memenuhi kebutuhan paling elementer siswa.

b. Pelayanan Pengembangan, yaitu pelayanan untuk mengembangkan potensi peserta didik


sesuai dengan tahap-tahap dan tugas-tugas perkem-bangannya. Dengan pelayanan
pengembangan yang cukup baik siswa akan dapat menjalani kehidupan dan perkembangan
dirinya dengan wajar, tanpa beban yang memberatkan, memperoleh penyaluran bagi
pengembangan potensi yang dimiliki secara optimal, serta menatap masa depan dengan
cerah. Upaya pendidikan pada umumnya merupakan pelaksanaan pelayanan
pengembangan bagi peserta didik. Pada satuan-satuan pendidikan, para pendidik dan
tenaga kependidikan memiliki peran dominan dalam penyelenggaraan pengembangan
terhadap siswa. Dalam hal ini, pelayanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh
Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor selalu diarahkan dan mengacu kepada
tahap dan tugas perkembangan siswa.

c. Pelayanan Arah Peminatan/Lintas Minat/Pendalaman Minat Studi Siswa, yaitu


pelayanan yang secara khusus tertuju kepada peminatan/lintas minat/pendalaman minat
peserta didik sesuai dengan konstruk dan isi kurikulum yang ada. Arah peminatan/lintas
minat/pendalaman minat ini terkait dengan bidang bimbingan pribadi, sosial, belajar, dan
karir dengan menggunakan segenap perangkat (jenis layanan dan kegiatan pendukung)
yang ada dalam pelayanan Bimbingan dan Konseling. Pelayanan peminatan/lintas
minat/pendalaman minat peserta didik ini terkait pula dengan aspek-aspek pelayanan
pengembangan tersebut di atas.
d. Pelayanan Teraputik, yaitu pelayanan untuk menangani pemasalahan yang diakibatkan
oleh gangguan terhadap pelayanan dasar dan pelayanan pengembangan, serta pelayanan
pemi natan. Permasalahan tersebut dapat terkait dengan kehidupan pribadi, kehidupan
sosial, kehidupan keluarga, kegiatan belajar, karir. Dalam upaya menangani permasalahan
peserta didik, Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor memiliki peran dominan.
Peran pelayanan teraputik oleh Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor dapat
menjangkau aspek-aspek pelayanan dasar, pelayanan pengembangan, dan pelayanan
peminatan.
e. Pelayanan Diperluas, yaitu pelayanan dengan sasaran di luar diri siswa pada satuan
pendidikan, seperti personil satuan pendidikan, orang tua, dan warga masyarakat lainnya
yang semuanya itu terkait dengan kehidupan satuan pendidikan dengan arah pokok
terselenggaranya dan suskesnya tugas utama satuan pendidikan, proses pembelajaran,
optimalisasi pengembangan potensi peserta didik. Pelayanan diperluas ini dapat terkait
secara langsung ataupun tidak langsung dengan kegiatan pelayanan dasar, pengembangan
peminatan, dan pelayanan teraputik tersebut di atas.

3. Waktu dan Posisi Pelaksanaan Layanan

a. Semua kegiatan mingguan (kegitan layanan dan/ atau pendukung bimbingan dan
konseling) diselenggarakan di dalam kelas (sewaktu jam pembelajaran berlangsung)
dan/atau di luar kelas (di luar jam pembelajaran)
1) Di dalam jam pembelajaran:
a) Kegiatan tatap muka dilaksanakan secara klasikal dengan rombongan belajar siswa
dalam tiap kelas untuk menyelenggarakan layanan informasi, penempatan dan
penyaluran, penguasaan konten, kegiatan instrumentasi, serta layanan/kegiatan lain
yang dapat dilakukan di dalam kelas.

b) Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas (rombongan
belajar per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal.

c) Kegiatan tatap muka nonklasikal diselenggarakan dalam bentuk layanan konsultasi,


kegiatan konferensi kasus, himpunan data, kunjungan rumah, tampilan kepustakaan,
dan alih tangan kasus.
2) Di luar jam pembelajaran:
a) Kegiatan tatap muka nonklasikal dengan siswa dilaksanakan untuk layanan
orientasi, konseling perorangan, bimbingan kelompok, konseling kelompok, mediasi,
dan advokasi serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksana-kan di luar kelas.

b) Satu kali kegiatan layanan/pendukung bimbingan dan konseling di luar kelas/di


luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka
dalam kelas.

c) Kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling di luar jam pembelajaran satuan


pendidikan maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan bimbingan dan
konseling, diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan satuan pendidikan.

b. Program pelayanan bimbingan dan konseling pada masing-masing satuan pendidikan


dikelola oleh Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor dengan memperhatikan
keseimbangan dan kesi-nambungan program antarkelas dan antarjenjang kelas, dan
mensinkronisasikan program pelayanan bimbingan dan konseling dengan kegiatan
pembelajaran mata pelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler dengan mengefektifkan dan
mengefisienkan penggunaan fasilitas satuan pendidikan.

F. SARANA DAN PRASARANA BIMBINGAN DAN KONSELING


sarana yang diperlukan untuk menunjang layanan bimbingan adalah:
1. Sarana fisik
Sarana fisik terdiri ialah ruang bimbingan. Ruangan konseling/Konsultasi. Yang terdiri
dari lemari untuk menyimpan data siswa, satu set kursi tamu, satu set kursi dan meja
konseling, papan informasi, satu set komputer dll.
2. Sarana teknis
a. Alat pengumpul data seperti: Sosiometri. Legger, buku data siswa, buku
pedoman kegiatan BK, angket dan quesioner ( sesuai dengan materi layanan yang
akan diberikan
b. Alat Penyimpanan data, Seperti: komputer, internet, dll.
c. Perlengkapan teknis, Seperti: Buku pedoman atau petunjuk, buku informasi
(pribadi sosial, pendidikan dan karier). Paket bimbingan (pribadi/sosial belajar dan
karier)
d. Perlengkapan administrasi, Seperti: Alat tulis kantor (ATK), diantaranya :
bolpoin, kertas, spidol, clipt,dan keperluan lainnya.
G. ANGGARAN DAN BIAYA
Untuk kelancaran program dan bimbingan konseling di sekolah [perlu disediakan
biaya yang memadai. Untuk biaya-biaya dalam pos sebagai berikut:
1. Pembiayaan personil misalnya pembiayaan kunjungan rumah (home visit)
2. Pengadaan dan pengembangan alat-alat teknis (ATK)
3. Biaya biaya operasional misalnya penggantian gorden, papan tulis, cat dinding
dan kursi meja.
BAB III PENUTUP

Penyusunan Program merupakan strategi alternatif dalam rangka menggali dan


mengembangkan potensi siswa seoptimal mungkin, dan merupakan salah satu komponen
sistem dalam rangka meningkatkan mutu siswa sebagi subjek belajar, bimbingan dan
konseling perkembangan tidak hanya diberikan kepada siswa bermasalah tetapi pada seluruh
siswa SMK sesuai dengan fungsi bimbingan dan konseling itu sendiri, yaitu : fungsi
pemahaman dan fungsi pencegahan.
Program Bimbingan dan Konseling yang lakukan secara terencana, integratif,
komprehensif, fleksibel dan adaptif oleh seluruh pihak dapat menunjang potensi yang
dimiliki siswa SMK.
LAMPIRAN:

-SK

-DAFTAR SISWA ASUH

-JADWAL KEGIATAN

Anda mungkin juga menyukai