0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan19 halaman

3P Kelompok 1

3 p pidana

Diunggah oleh

Galang Saragih
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan19 halaman

3P Kelompok 1

3 p pidana

Diunggah oleh

Galang Saragih
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMBERAT, PERINGAN & PENGHAPUS PIDANA

AMAR PUTUSAN PIDANA PENCURIAN


ARIFIN SIANTURI als ARIFIN

Dosen Pembimbing : Suriadi Bangun, SH.,MH

NAMA KELOMPOK :

 Nala Nurjanah (21400028)


 Hifzullah (21400008)
 Galang Ramadhan Saragih` (21400012)
 Taufan Mardiansyah (21400060)
 Muhammad Fajri Husain (21400010)
 Muhamad Arya Adiatma (21400009)

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

JAKARTA

TAHUN AJARAN 2023


PUTUSAN
Nomor : 74/Pid.B/2013/[Link]

“DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”


Pengadilan Negeri Bangkinang yang mengadili perkara pidana pada tingkat

pertama dengan acara pemeriksaan biasa telah memutuskan sebagai berikut dalam

perkara Terdakwa:

Nama : ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN

Tempat Lahir : Pematang Siantar

Umur / Tanggal lahir : 24 Tahun / 10 Maret 1989

Jenis Kelamin : Laki-laki

Kebangsaan : Indonesia

Tempat Tinggal : Dusun II Lubuk Siam Jaya Kecamatan Siak Hulu

Kabupaten Kampar

Agama : Islam

Pekerjaan : Buruh Bangunan

Terdakwa dipersidangan tidak didampingi Penasehat Hukum;

Terdakwa ditahan :

1. Penyidik sejak tanggal 17 Januari 2013 s/d tanggal 05 Februari 2013;

2. Perpanjangan penahanan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangkinang sejak tanggal 06

Februari 2013 s/d tanggal 06 Maret 2013;

3. Penuntut Umum sejak tanggal 07 Maret 2013 s./d tanggal 17 Maret 2013;

4. Hakim Pengadilan Negeri Bangkinang sejak tanggal 18 Maret 2013 s/d tanggal 16

April 2013;

5. Perpanjangan penahanan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang sejak tanggal 17

April 2013 s/d tanggal 15 Juni 2013;

Pengadilan Negeri tersebut;


- Telah membaca surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang tentang

penunjukan Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara ini;

- Telah membaca surat Penetapan Majelis Hakim tentang penentuan hari sidang

pertama;

- Telah membaca berkas perkara dan surat-surat lainnya yang berkaitan;

- Telah mendengar keterangan saksi-saksi dan Terdakwa serta memperhatikan barang

bukti yang diajukan di persidangan;

- Telah mendengar tuntutan Penuntut Umum tanggal 16 April 2013 yang pada

pokoknya agar Majelis Hakim memutus :

1. Menyatakan Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARlFlN, telah terbukti secara

sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Pencurian Dalam Keadaan Yang

Memberatkan, sebagaimana diatur dalam Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5

KUHP, sesuai dakwaan primair kami;

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARlFlN,

dengan pidana penjara selama 1 (SATU) TAHUN, Pidana tersebut dikurangi

selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah terdakwa

tetap ditahan;

3. Menetapkan agar barang bukti berupa :

- 1 (satu) buah buku BPKB sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam No.

Pol. BM 3435 ZC.

dikembalikan kepada yang berhak melalui saksi SAMSER Bin RASAL.

4. Menetapkan supaya Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARlFlN, dibebani untuk

membayar biaya perkara sebesar Rp 1.000,00 (seribu rupiah).

Menimbang, bahwa atas tuntutan pidana Penuntut Umum tersebut, Terdakwa

tidak mengajukan pembelaan secara tertulis akan tetapi hanya mohon keringanan

hukuman ;

2
Menimbang bahwa Terdakwa dihadapkan ke persidangan karena didakwa dengan

dakwaan sebagai berikut:

Primair :

Bahwa ia Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN, bersama-sama dengan

IJUL Als BUYUNG OCIK (Masuk Dalam Daftar Pencarian Orang/DPO) pada hari

Minggu tanggal 18 Maret 2013 sekira pukul 10.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu

waktu dalam bulan Maret 2013 atau setidak tidaknya masih termasuk dalam tahun 2013

bertempat di Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar atau setidak-

tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan

Negeri Bangkinang, telah mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian

kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, dilakukan

oleh dua orang atau lebih secara bersekutu, yang antuk masuk ke tempat barang yang

diambil atau untuk sampai ketempat barang yang diambil, dilakukan dengan merusak,

memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau

pakaian jabatan palsu perbuatan tersebut dilalarkan oleh terdakwa dengan cara-cara

antara lain sebagai berikut :

Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana diuraikan diatas, Berawal ketika

Saksi SAMSER dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No. Polisi BM

3435 ZC pergi ke kebun untuk menyadap karet ketika sampai di kebun karet milik saksi

yang terletak di Desa Lubuk Siam, saksi SAMSER memarkirkan Sepeda motornya

dibawah pohon rambai yang berjarak tidak jauh dari tempat terdakwa memuat pasir.

Kemudian ketika saksi meninggalkan sepeda motornya ke kebun, Sdr. IJUL Als

BUYUNG OCIK mengajak terdakwa yang pada saat itu sedang bekerja memuat pasir

untuk mengambil sepeda Motor Milik Saksi SAMSER yang tidak lain merupakan paman

dari terdakwa sendiri. Selanjutnya Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK Memberikan Kunci

Sepeda Motor Palsu kepada terdakwa, yang mana kunci tersebut bukan merupakan kunci

3
asli yang biasa digunakan oleh pemiliknya untuk menghidupkan sepeda motor tersebut.

Selanjutnya terdakwa mendekati sepeda motor yang diparkir tersebut lalu memasukan

kunci kontak serta memutarnya kearah kanan serah jarum jam selanjutnya terdakwa

menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dan tanpa meminta izin dari pemiliknya serta

tanpa menghiraukan panggilan dari Saksi SAMSER yang pada saat itu telah selesai

menyadap karet dan melihat sepeda motor miliknya telah dibawa oleh terdakwa, sepeda

motor tersebut terdakwa bawa pergi kearah keluar dari Desa Lubuk Siam menuju desa

teratak buluh dan diujung jalan sudah menunggu Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK untuk

selanjutnya terdakwa menyerahkan Sepeda motor tersebut kepada Sdr. IJUL Als

BUYUNG OCIK;

Bahwa akibat perbuatan terdaklia ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN, Saksi

SAMSIR Bin ROSAL mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 7.000.000.,- (tujuh

juta rupiah) atau setidak-tidaknya lebih dari Rp.250,- (dua ratus lima puluh rupiah);

Perbuatan terdakwa sebagaimana diratur dan diancam pidana menurut Pasal 363

Ayat (1) ke-4, ke-5 KUHP;

Subsidair :

Bahwa ia Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN, bersama-sama dengan

IJUL Als BUYUNG OCIK (Masuk Dalam Daftar Pencarian Orang/DPO) pada hari

Minggu tanggal 18 Maret 2013 sekira pukul 10.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu

waktu dalam bulan Maret 2013 atau setidak tidaknya masih termasuk dalam tahun 2013

bertempat di Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar atau setidak-

tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan

Negeri Bangkinang, telah mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian

kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, dilakukan

oleh dua orang atau lebih secara bersekutu,perbuatan tersebut dilalarkan oleh terdakwa

dengan cara-cara antara lain sebagai berikut :

4
Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana diuraikan diatas, Berawal ketika

Saksi SAMSER dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No. Polisi BM

3435 ZC pergi ke kebun untuk menyadap karet ketika sampai di kebun karet milik saksi

yang terletak di Desa Lubuk Siam, saksi SAMSER memarkirkan Sepeda motornya

dibawah pohon rambai yang berjarak tidak jauh dari tempat terdakwa memuat pasir.

Kemudian ketika saksi meninggalkan sepeda motornya ke kebun, Sdr. IJUL Als

BUYUNG OCIK mengajak terdakwa yang pada saat itu sedang bekerja memuat pasir

untuk mengambil sepeda Motor Milik Saksi SAMSER yang tidak lain merupakan paman

dari terdakwa sendiri. Selanjutnya Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK Memberikan Kunci

Sepeda Motor Palsu kepada terdakwa, yang mana kunci tersebut bukan merupakan kunci

asli yang biasa digunakan oleh pemiliknya untuk menghidupkan sepeda motor tersebut.

Selanjutnya terdakwa mendekati sepeda motor yang diparkir tersebut lalu memasukan

kunci kontak serta memutarnya kearah kanan serah jarum jam selanjutnya terdakwa

menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dan tanpa meminta izin dari pemiliknya serta

tanpa menghiraukan panggilan dari Saksi SAMSER yang pada saat itu telah selesai

menyadap karet dan melihat sepeda motor miliknya telah dibawa oleh terdakwa, sepeda

motor tersebut terdakwa bawa pergi kearah keluar dari Desa Lubuk Siam menuju desa

teratak buluh dan diujung jalan sudah menunggu Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK untuk

selanjutnya terdakwa menyerahkan Sepeda motor tersebut kepada Sdr. IJUL Als

BUYUNG OCIK;

Bahwa akibat perbuatan terdaklia ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN, Saksi

SAMSIR Bin ROSAL mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 7.000.000.,- (tujuh

juta rupiah) atau setidak-tidaknya lebih dari Rp.250,- (dua ratus lima puluh rupiah);

Perbuatan terdakwa sebagaimana diratur dan diancam pidana menurut Pasal 363

Ayat (1) ke-4 KUHP;

Menimbang bahwa atas dakwaan tersebut Terdakwa tidak mengajukan keberatan;

5
Menimbang bahwa di persidangan telah didengar keterangan saksi-saksi yang

telah disumpah menurut agamanya yang pada pokoknya berisi sebagai berikut:

1. Samser Bin Rosal (Alm) :

- Bahwa saksi pernah memberikan keterangan di penyidikan dan keterangan yang

diberikan adalah benar;

- Bahwa menjelaskan telah terjadi pencurian sepeda motor pada hari Minggu

tanggal 18 Maret 2012 sekira pukul 10.00 Wib diJalan Desa Lubuk Siam Kec.

Siak Hulu Kab. Kampar.

- Bahwa sepeda motor diambil oleh terdakwa adalah sepeda motor Yamaha Jupiter

Z warna hitam No. Pol. BM 3435 ZC milik saksi.

- Bahwa saksi mengetahui sepeda motor tersebut telah diambil oleh terdakwa karena

saksi melihat terdakwa membawa sepeda motor tersebut ke arah Teratak Buluh;

- Bahwa pada saat pulang menyadap karet, lalu saksi pergi ketempat saksi

memarkirkan sepeda motor, pada saat itu saksi melihat terdakwa ada didekat

sepeda motor milik saksi tersebut;

- Bahwa setelah mengetahui sepeda motor milik saksi tersebut hilang, lalu saksi

memberitahukan kepada isteri saksi.

- Bahwa semenjak sepeda motor tersebut hilang, saksi tidak pernah melihat

terdakwa lagi dikampung.

- Bahwa saksi mendengar Sdr. ADI menelpon terdakwa, dimana pada saat itu

terdakwa mengatakan bahwa terdakwa telah mengambil sepeda motor milik saksi

yang selanjutnya sepeda motor tersebut terdakwa serahkan kepada Sdr. BUYUNG

OCIK untuk dijual.

- Bahwa sepeda motor saksi parkirkan dalam keadaan terkunci dan kunci kontaknya

saksi simpan.

6
- Bahwa akibat perbuatan terdakwa, saksi mengalami kerugian kurang lebih sebesar

Rp.7.000.000,00 (tujuh juta rupiah)

Atas keterangan saksi tersebut Terdakwa membenarkannya dan tidak keberatan;

2. Mariyu Binti Tangun (Alm) :

- Bahwa saksi pernah memberikan keterangan di penyidikan dan keterangan yang

diberikan adalah benar;

- Bahwa saksi menjelaskan telah terjadi pencurian sepeda motor pada hari Minggu

tanggal 18 Maret 2012 sekira pukul 10.00 Wib diJalan Desa Lubuk Siam Kec.

Siak Hulu Kab. Kampar.

- Bahwa sepeda motor diambil oleh terdakwa adalah sepeda motor Yamaha Jupiter

Z warna hitam No. Pol. BM 3435 ZC milik saksi.

- Bahwa saksi mengetahui sepeda motor tersebut telah diambil oleh terdakwa karena

suami saksi memberitahukan kepada sbksi bahwa sepeda motor yang dibawa

olehnya untuk menyadap karet telah hilang diambil oleh terdakwa.

- Bahwa Sdr. ITAS ada melihat Sdr. BUYUNG OCIK membawa sepeda motor

milik saksi ke arah Teratak Buluh.

- Bahwa semenjak sepeda motor tersebut hilang, saksi tidak pernah melihat

terdakwa lagi dikampung.

- Bahwa akibat perbuatan terdakwa, saksi mengalami kerugian kurang lebih sebesar

Rp.7.000.000,00 (tujuh juta rupiah).

Atas keterangan saksi tersebut Terdakwa membenarkannya dan tidak keberatan;

3. Tamser Als Itas Bin Samser :

- Bahwa saksi pernah memberikan keterangan di penyidikan dan keterangan yang

diberikan adalah benar;

7
- Bahwa saksi menjelaskan telah terjadi pencurian sepeda motor pada hari Minggu

tanggal 18 Maret 2012 sekira pukul 10.00 Wib diJalan Desa Lubuk Siam Kec.

Siak Hulu Kab. Kampar.

- Bahwa sepeda motor diambil oleh terdakwa adalah sepeda motor Yamaha Jupiter

Z warna hitam No. Pol. BM 3435 ZC milik saksi SAMSER.

- Bahwa saksi mengetahui sepeda motor tersebut telah diambil oleh terdakwa karena

saksi SAMSER memberitahukan kepada saksi bahwa sepeda motor yang dibawa

olehnya untuk menyadap karet telah hilang diambil oleh terdakwa..

- Bahwa saksi ada melihat Sdr. BUYUNG OCIK membawa sepeda motor milik

saksi SAMSER ke arah Teratak Buluh.

- Bahwa semenjak sepeda motor tersebut hilang, saksi tidak pernah melihat

terdakwa lagi dikampung.

- Bahwa akibat perbuatan terdakwa, saksi SAMSER mengalami kerugian kurang

lebih sebesar Rp 7.000.000,00 (tujuh juta rupiah).

Atas keterangan saksi tersebut Terdakwa membenarkannya dan tidak keberatan;

Menimbang bahwa di persidangan telah didengar keterangan Terdakwa yang pada

pokoknya berisi sebagai berikut :

- Bahwa Terdakwa pernah memberikan keterangan di penyidikan dan keterangan yang

diberikan adalah benar;

- Bahwa terdakwa menjelaskan telah mengambil sepeda motor milik saksi SAMSER

tersebut pada hari Minggu tanggal 18 Maret 2012 sekira pukul 10.00 Wib, diialan

Desa Lubuk Siam Kec. Siak Hulu Kab. Kampar.

- Bahwa sepeda motor yang terdakwa ambil adalah sepeda motor Yamaha Jupiter Z

warna hitam No. Pol. BM 3435 ZC milik saksi Samser;

- Bahwa ketika terdakwa bekerja memuat pasir pada hari hari Minggu tanggal 18 Maret

2012 sekira pukul 10.00 Wib, Terdakwa didatangi oleh Sdr. IJUL Als BUYUNG

8
OCIK sambil berkata “ambil motor itu ini kuncinya” lalu terdakwa menjawab “tunggu

dulu saya masih kerja" setelah selesai bekerja, lalu terdakwa mengambil kunci sepeda

motordari [Link] Als BUYUNG OCI lalu berjalan ke ujung jalan dan mendekati

sepeda motor milik saksi Samser, kemudian mengambil sepeda motor tersebut dan

membawanya ke arah keluar dari Desa Lubuk Siam. Diujung jalan tidak jauh dari

tepat sepeda motor diparkirkan sudah menunggu Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK, lalu

sepeda motor tersebut terdakwa berikan kepada Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK dan

Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK memberikan uang sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus

ribu rupiah) kepada saksi sebagai upah membawa dan mengambil sepeda motor.

- Bahwa terdakwa mengambil sepeda motor tersebut karena disuruh oleh Sdr. UUL Als

BUYUNG OCIK.

- Bahwa terdakwa tidak berada di kampung karena bekerja selama beberapa bulan di

Pranap.

- Bahwa ketika baru pulang kekampung kurang lebih 2 (dua) hari, lalu terdakwa

ditangkap oleh kepolisian.

- Bahwa terdakwa tidak tahu dari mana Sdr. IJUL Als BUYUNG OCIK mendapatkan

kunci sepeda motor milik saksi Samser tersebut;

Menimbang, bahwa di persidangan Penuntut Umum telah mengajukan pula

barang bukti berupa :

- 1 (satu) buah buku BPKB sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam No. Pol. BM

3435 ZC;

Barang bukti tersebut telah disita secara sah menurut hukum, sehingga dapat diterima

sebagai barang bukti dalam perkara ini, yang mana atas barang bukti tersebut saksi-saksi

serta Terdakwa sendiri mengetahui dan membenarkannya;

Menimbang bahwa dari hasil pemeriksaan persidangan diperoleh fakta-fakta

sebagai berikut :

9
- Bahwa pada hari Minggu tanggal 18 Maret 2013 sekitar pukul 10 Wib saksi Samser

dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No. Polisi BM 3435 ZC pergi

ke kebun untuk menyadap karet ketika sampai di kebun karet milik saksi yang terletak

di Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, saksi Samser

memarkirkan sepeda motornya dibawah pohon rambai yang berjarak tidak jauh dari

tempat terdakwa memuat pasir;

- Bahwa ketika saksi Samser meninggalkan sepeda motornya ke kebun, [Link] Als

Buyung Ocik mengajak terdakwa yang pada saat itu sedang bekerja memuat pasir

untuk mengambil sepeda Motor Milik saksi Samser yang tidak lain merupakan paman

dari terdakwa sendiri dan selanjutnya [Link] Als Buyung Ocik memberikan kunci

sepeda Motor Palsu kepada terdakwa, yang mana kunci tersebut bukan merupakan

kunci asli yang biasa digunakan oleh pemiliknya untuk menghidupkan sepeda motor

tersebut;

- Bahwa selanjutnya terdakwa mendekati sepeda motor yang diparkir tersebut lalu

memasukan kunci kontak serta memutarnya kearah kanan serah jarum jam selanjutnya

terdakwa menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dan tanpa menghiraukan

panggilan dari saksi Samser yang pada saat itu telah selesai menyadap karet dan

melihat sepeda motor miliknya telah dibawa oleh terdakwa;

- Bahwa sepeda motor tersebut terdakwa bawa pergi kearah keluar dari Desa Lubuk

Siam menuju desa teratak buluh dan diujung jalan sudah menunggu [Link] Als

Buyung Ocik untuk selanjutnya terdakwa menyerahkan Sepeda motor tersebut kepada

[Link] Als Buyung Ocik;

- Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, saksi Samser mengalami kerugian kurang lebih

sebesar Rp. 7.000.000.,- (tujuh juta rupiah) ;

10
Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis akan mempertimbangkan apakah

berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut diatas, Terdakwa dapat dinyatakan telah

melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya;

Menimbang, bahwa Dakwaan Penuntut Umum disusun secara Subsidaritas,

dengan arti kata, Majelis Hakim terlebih dahulu akan mempertimbangkan dakwaan

Primair. Apabila dakwaan Primair terbukti, maka dakwaan selanjutnya tidak perlu

dipertimbangkan lagi. Tetapi, apabila dakwaan Primair tidak terbukti, maka Majelis

Hakim akan mempertimbangkan dakwaan selanjutnya;

Menimbang, bahwa Terdakwa didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dalam

dakwaan Primair melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, yang unsur-

unsurnya sebagai berikut:

1. Barang siapa;

2. Mengambil suatu benda yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang

lain dengan maksud untuk dimiliki dengan melawan hukum;

3. Yang dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih;

4. Yang untuk masuk ketempat kejahatan atau untuk sampai pada barang yang

diambilnya, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat atau dengan

memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu;

Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis akan

mempertimbangkan sebagai berikut :

1. Unsur Barang siapa;

Menimbang, bahwa yang dimaksud unsur barang siapa disini adalah setiap orang

sebagai pendukung hak dan kewajiban serta didakwa melakukan suatu tindak pidana;

Menimbang, bahwa Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN membenarkan,

bahwa identitas yang termuat dan termaksud dalam surat dakwaan adalah dirinya;

11
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas Majelis

berpendapat unsur ini telah terpenuhi;

2. Unsur mengambil mengambil suatu benda yang sama sekali atau sebagian

termasuk kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki dengan melawan

hukum;

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan “mengambil” yaitu membawa/

meletakkan sesuatu di bawah kekuasaannya, atau melepaskan sesuatu dari kekuasaan

pemiliknya, sedangkan yang dimaksud dengan “benda” yaitu, baik benda berwujud

maupun benda tidak berwujud, baik benda yang bernilai ekonomis maupun benda yang

tidak bernilai ekonomis;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan para saksi maupun keterangan

Terdakwa dan dihubungkan dengan barang bukti dan fakta-fakta yang diperoleh

dipersidangan terungkap bahwa pada hari Minggu tanggal 18 Maret 2013 sekitar pukul

10 Wib saksi Samser dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No. Polisi

BM 3435 ZC pergi ke kebun untuk menyadap karet ketika sampai di kebun karet milik

saksi yang terletak di Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, saksi

Samser memarkirkan sepeda motornya dibawah pohon rambai yang berjarak tidak jauh

dari tempat terdakwa memuat pasir dan ketika saksi Samser meninggalkan sepeda

motornya ke kebun, [Link] Als Buyung Ocik mengajak terdakwa yang pada saat itu

sedang bekerja memuat pasir untuk mengambil sepeda Motor Milik saksi Samser yang

tidak lain merupakan paman dari terdakwa sendiri dan selanjutnya [Link] Als Buyung

Ocik memberikan kunci sepeda Motor Palsu kepada terdakwa, yang mana kunci tersebut

bukan merupakan kunci asli yang biasa digunakan oleh pemiliknya untuk menghidupkan

sepeda motor tersebut;

Menimbang, bahwa selanjutnya terdakwa mendekati sepeda motor yang diparkir

tersebut lalu memasukan kunci kontak serta memutarnya kearah kanan serah jarum jam

12
selanjutnya terdakwa menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dan tanpa

menghiraukan panggilan dari saksi Samser yang pada saat itu telah selesai menyadap

karet dan melihat sepeda motor miliknya telah dibawa oleh terdakwa dan sepeda motor

tersebut terdakwa bawa pergi kearah keluar dari Desa Lubuk Siam menuju desa teratak

buluh dan diujung jalan sudah menunggu [Link] Als Buyung Ocik untuk selanjutnya

terdakwa menyerahkan Sepeda motor tersebut kepada [Link] Als Buyung Ocik;

Menimbang, bahwa akibat perbuatan Terdakwa, saksi Samser mengalami

kerugian kurang lebih sebesar Rp. 7.000.000.,- (tujuh juta rupiah);

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan unsur “yang sama sekali atau sebagian

termasuk kepunyaan orang lain” yakni, menunjuk kepada kepemilikan benda yang

diambil tersebut. Benda yang diambil tersebut, keseluruhan ataupun sebagiannya haruslah

milik orang lain. Dengan arti kata, barang yang diambil tersebut ada bagian yang bukan

merupakan miliknya;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan para saksi maupun keterangan

Terdakwa dan dihubungkan dengan barang bukti yang diajukan ke persidangan, diperoleh

fakta hukum bahwa barang-barang yang telah diambil oleh Terdakwa bersama teman

Terdakwa bernama Arnol berupa 1 (satu) unit Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No.

Polisi BM 3435 ZC merupakan milik saksi Samser Bin Rosal;

Menimbang, bahwa yang dimaksud unsur “dengan maksud untuk dimiliki

dengan melawan hukum”, yakni “dengan maksud” sebagai terjemahan dari kata “met het

oogmerk”, yang mempunyai arti secara sempit, yaitu maksud semata-mata untuk dapat

menguasai/ memiliki benda tersebut secara melawan hukum. Kata “ dimiliki” menurut

Memorie van Toelichting, berasal dari terjemahan “zich toeeinenen”, yang berarti

menguasai suatu benda seolah-olah ia adalah pemiliknya, yang merupakan tujuan dari

tindakan mengambil di atas. Sedangkan kata “melawan hukum” merupakan terjemahan

13
dari “wederrechtelijk”, yang berarti bertentangan dengan hukum, atau bertentangan

dengan hak orang lain, atau tanpa hak/izin dari orang lain yang merupakan pemiliknya.

Berdasarkan keterangan para saksi maupun keterangan Terdakwa dan

dihubungkan dengan barang bukti yang diajukan ke persidangan, diperoleh fakta hukum

bahwa perbuatan Terdakwa bersama teman Terdakwa bernama Ijul Als Buyung Ocik

mengambil Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No. Polisi BM 3435 ZC tersebut, tanpa

seizin saksi Samser Bin Rosal;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas Majelis

berpendapat unsur ini telah terpenuhi;

3. Unsur Yang dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih;

Menimbang, bahwa unsur ini mempunyai pengertian sebagai dua orang atau lebih

yang melakukan pencurian dalam hubungan “keturutsertaan” atau “mededaderschap”

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 KUHP;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan para saksi maupun keterangan

Terdakwa dan dihubungkan dengan barang bukti yang diajukan ke persidangan, diperoleh

fakta hukum bahwa Terdakwa mengambil 1 (satu) unit Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z

No. Polisi BM 3435 ZC dilakukan dengan cara ketika saksi Samser meninggalkan sepeda

motornya ke kebun, [Link] Als Buyung Ocik mengajak terdakwa yang pada saat itu

sedang bekerja memuat pasir untuk mengambil sepeda Motor Milik saksi Samser yang

tidak lain merupakan paman dari terdakwa sendiri dan selanjutnya [Link] Als Buyung

Ocik memberikan kunci sepeda Motor Palsu kepada terdakwa, yang mana kunci tersebut

bukan merupakan kunci asli yang biasa digunakan oleh pemiliknya untuk menghidupkan

sepeda motor tersebut;

Menimbang, bahwa selanjutnya terdakwa mendekati sepeda motor yang diparkir

tersebut lalu memasukan kunci kontak serta memutarnya kearah kanan serah jarum jam

selanjutnya terdakwa menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dan tanpa

14
menghiraukan panggilan dari saksi Samser yang pada saat itu telah selesai menyadap

karet dan melihat sepeda motor miliknya telah dibawa oleh terdakwa dan sepeda motor

tersebut terdakwa bawa pergi kearah keluar dari Desa Lubuk Siam menuju desa teratak

buluh dan diujung jalan sudah menunggu [Link] Als Buyung Ocik untuk selanjutnya

terdakwa menyerahkan Sepeda motor tersebut kepada [Link] Als Buyung Ocik

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas Majelis

berpendapat unsur ini telah terpenuhi;

4. Unsur Yang untuk masuk ketempat kejahatan atau untuk sampai pada barang

yang diambilnya, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat atau

dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan para saksi maupun keterangan

Terdakwa dan dihubungkan dengan barang bukti yang diajukan ke persidangan, diperoleh

fakta hukum bahwa Terdakwa bersama teman Terdakwa bernama Ijul Als Buyung Ocik

mengambil Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z No. Polisi BM 3435 ZC dilakukan dengan

menggunakan kunci sepeda Motor Palsu yang diberikan oleh Ijul Als Buyung Ocik, yang

mana kunci tersebut bukan merupakan kunci asli yang biasa digunakan oleh pemiliknya

untuk menghidupkan sepeda motor tersebut;

Menimbang, bahwa selanjutnya terdakwa mendekati sepeda motor yang diparkir

tersebut lalu memasukan kunci kontak serta memutarnya kearah kanan serah jarum jam

selanjutnya terdakwa menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dan tanpa

menghiraukan panggilan dari saksi Samser yang pada saat itu telah selesai menyadap

karet dan melihat sepeda motor miliknya telah dibawa oleh terdakwa dan sepeda motor

tersebut terdakwa bawa pergi kearah keluar dari Desa Lubuk Siam menuju desa teratak

buluh dan diujung jalan sudah menunggu [Link] Als Buyung Ocik untuk selanjutnya

terdakwa menyerahkan Sepeda motor tersebut kepada [Link] Als Buyung Ocik;

15
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas Majelis

berpendapat unsur ini telah terpenuhi;

Menimbang, bahwa karena semua unsur pasal yang didakwakan kepada Terdakwa

telah terpenuhi, maka Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak

pidana kejahatan seperti dalam dakwaan Primair tersebut;

Menimbang, bahwa selama di persidangan tidak ditemukan adanya alasan yang

dapat menghapuskan kesalahan dan pemidanaan Terdakwa, maka Terdakwa harus

dinyatakan bersalah dan oleh karenanya harus dipidana;

Menimbang, bahwa oleh karena selama pemeriksaan persidangan Terdakwa

ditahan maka Terdakwa agar tetap berada dalam tahanan;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa ditahan, maka masa penahanan

tersebut harus dikurangkan dari pidana yang dijatuhkan;

Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis akan mempertimbangkan barang bukti

yang diajukan dipersidangan berupa 1 (satu) buah buku BPKB sepeda motor Yamaha

Jupiter Z warna hitam No. Pol. BM 3435 ZC, statusnya akan ditentukan dalam amar

putusan di bawah ini;

Menimbang, bahwa karena Terdakwa dipidana, maka harus dibebani membayar

biaya perkara;

Menimbang, bahwa sebelum menjatuhkan pidana, Majelis Hakim terlebih dahulu

akan mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan yang memberatkan;

Yang meringankan :

- Terdakwa belum pernah dihukum;

- Terdakwa menyesal dan tidak akan mengulangi

perbuatannya; Yang memberatkan :

- Perbuatan Terdakwa meresahkan masyarakat sekitarnya;

16
Mengingat ketentuan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, Undang-undang

Nomor 8 Tahun 1981, Undang-undang No.2 Tahun 1986 Jo Undang-undang Nomor 8

Tahun 2004 tentang Peradilan Umum dan pasal-pasal lain dari peraturan perundang-

undangan yang berhubungan dengan perkara ini;

MENGADILI :

1. Menyatakan Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN telah terbukti secara sah

dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Pencurian dalam keadaan

memberatkan”;

2. Menjatuhkan pidana terhadap diri Terdakwa ARIFIN SIANTURI Als ARIFIN oleh

karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 10 (sepuluh) bulan;

3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya

dari pidana yang telah dijatuhkan;

4. Memerintahkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan;

5. Memerintahkan barang bukti berupa :

- 1 (satu) buah buku BPKB sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam [Link] BM

3435 ZC;

dikembalikan kepada yang berhak melalui saksi Samser Bin Rosal ;

6. Membebani Terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah );

Demikian diputus dalam rapat musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Negeri

Bangkinang pada hari SELASA tanggal 16 APRIL 2013 oleh YUNTO SAFARILLO,

H.T,S.H, selaku Ketua Majelis, JOHN PAUL MANGUNSONG,SH dan

FAUSI,SH,MH masing-masing selaku Hakim Anggota, dan diucapkan dalam sidang

terbuka untuk umum pada hari itu juga, oleh Ketua Majelis didampingingi oleh Hakim-

Hakim Anggota, dibantu oleh HASRUL selaku Panitera Pengganti, dengan dihadiri oleh

[Link] ADHI,SH sebagai Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Bangkinang dan

dihadapan Terdakwa;

17
HAKIM-HAKIM ANGGOTA, KETUA MAJELIS,

JOHN PAUL MANGUNSONG,SH YUNTO SAFARILLO,H.T, SH

FAUSI,SH,MH
PANITERA PENGGANTI,

HASRUL

18

Anda mungkin juga menyukai