Rangkaian Otomatis Lampu lalu lintas (Traffic
Light)
Bagaimana cara membuat Rangkaian Otomatis Lampu Lalu Lintas (Traffic Light)
menggunakan tiga buah Timer?
"Cara Membuat Rangkaian Otomatis Lampu Lalu Lintas menggunakan Timer".
Saat sedang berkendara di Jalan Raya, khususnya di jalan-jalan perkotaan, pada
umumnya di setiap persimpangan atau tempat penyeberangan pejalan kaki (Zebra
Cross) kita akan menemukan Lampu Lalu Lintas (Traffic Light), yang terdiri dari 3 Buah
Lampu dengan warna yang berbeda-beda, yakni Lampu Merah, Kuning dan Hijau. Saat
Lampu merah menyala, maka para pengendara wajib untuk berhenti, hingga lampu
hijau menyala maka pengendara boleh lanjut perjalanannya kembali.
Lampu Lalu Lintas atau biasa juga disebut orang "Lampu Merah" padahal lampu lalu lintas
ada tiga warna)
Lampu Lalu Lintas ini Menyala secara Bergantian secara Otomatis, sesuai dengan
settingan Waktu yang telah diatur sebelumnya. Bagaimana Cara Membuat Rangkaian
Lampu Lalu Lintas agar Menyala Bergantian secara Otomatis?
Mungkin anda pernah bertanya-tanya bagaimana sebenarnya rangkaian untuk
membuat lampu lalu lintas yang dapat menyala secara bergantian, mulai dari Lampu
berwarna Hijau, kemudian berganti lampu kuning yang menyala, lalu lampu merah
menyala, dan kembali lagi ke lampu hijau.
Terdapat beberapa Jenis Rangkaian untuk Membuat Lampu Lalu Lintas, dan jika kita
telah memahami bagaimana prinsip kerja Timer relay, tentunya membuat rangkaian
lampu yang dapat menyala secara bergantian merupakan hal yang cukup mudah,
apalagi jika rangkaian yang akan dibuat hanya untuk satu lampu lalu lintas.
Rangkaian Otomatis Lampu Lalu Lintas (Traffic
Light)
Rangkaian sederhana Lampu Lalu Lintas dengan Timer Otomatis
Membuat Rangkaian Sederhana Lampu Lalu Lintas Otomatis
Material yang dibutuhkan
Box Panel
Timer On Delay 220 Volt (3 buah)
MCB (1 buah)
Kabel wiring
Kabel dari Panel ke Lampu
Lampu Lalu Lintas (Merah, Kuning, Hijau)
Penjelasan
Susun dan pasang Material yang dibutuhkan di dalam sebuah Panel Box, lalu buat
rangkaian wiring sesuai dengan diagram yang ada pada Gambar diatas.
Lalu Atur settingan waktu pada masing-masing Timer sesuai dengan yang diinginkan.
(misalnya 10 Detik).
Setelah semuanya dipasang dan timer sudah di setting, lalu nyalakan MCB, maka Timer
1 akan menyala dan mengalirkan Arus listrik ke Lampu merah, sehingga lampu merah akan
menyala
Setelah waktu tercapai sesuai settingan pada Timer-1, maka timer akan bekerja lalu Arus
listrik ke Lampu merah akan terputus, dan selanjutnya arus listrik akan berpindah ke Coil Timer-
2 dan Timer-2 akan menyala, disaat bersamaan Arus listrik juga akan mengalir ke Lampu
Kuning, sehingga lampu kuning akan menyala.
Setelah waktu tercapai sesuai settingan pada Timer-2, maka timer akan bekerja lalu Arus
listrik ke Lampu kuning akan terputus, dan selanjutnya arus listrik akan berpindah ke Coil
Timer-3 dan Timer-3 akan menyala, disaat bersamaan Arus listrik juga akan mengalir ke Lampu
Hijau, sehingga lampu Hijau akan menyala.
Setelah waktu tercapai sesuai settingan pada Timer-3, maka timer akan bekerja lalu Arus
listrik ke Lampu Hijau akan terputus, dan disaat bersamaan Timer-3 akan memutuskan sumber
listrik sehingga semua Timer Padam, lalu kembali ke posisi awal, Timer-1 akan menyala dan
arus listrik akan mengalir ke Lampu merah, begitu seterusnya lampu akan menyala secara
bergantian.
Prinsip Kerja Timer On Delay:
Timer akan Menyala saat Coil (terminal no.2 dan 7), namun posisi Terminal NO masih
terbuka, dan Terminal NC posisi terhubung, kemudian jika waktu sudah tercapai, maka
barulah Timer akan Bekerja sehingga terminal NO akan terhubung sebaliknya terminal
NC akan terputus.
Tempat kita berbagi ilmu