Nama saya Imam Muchyidin dengan NIM (857995688), salah satu mahasiswa UT
semester 8. Saat ini saya mengajar di SD Negeri 1 Karangtengah, Kecamatan Batur,
Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Atau tepatnya di Dataran Tinggi Dieng.
Lalu apakah SD dimana tempat saya mengajar ini sudah mengaplikasikan Pendidikan
Lingkungan Hidup dengan baik?
Tempat dimana saya mengajar sangat dekat dengan tempat wisata (dieng) dan di
sekitar sekolahan juga terdapat wisata alam alami (Telaga Merdada), di mana tempat tersebut
sering kami (guru) gunakan untuk tempat pembelajaran sebagai ajang untuk memperkenalkan
bagaimana kita sebagai manusia harus menghargai ALAM. Dalam lingkup sekolahan cara
menghargai alam sudah kami terapkan kepada anak didik dengan cara menerapkan
lingkungan bersih dan memberi pengertian tentang pengolahan sampah yang baik. Dari pihak
sekolah sendiri sudah menyiapkan tempat sampah di setiap kelas dengan berbeda warna,
dimana siswa harus membuang sampah sesuai dengan jenis sampah Organik, anorganik.
Setiap hari jumat juga di laksanakan agenda wajib (Jumat Bersih) yang dilakukan oleh
seluruh siswa mulai dari kelas satu sampai kelas enam beserta guru. Dengan berjalanya
kegiatan ini secara konsisten diharapkan mampu membentuk Pendidikan karakter sejak dini
tentang peduli terhadap lingkungan.
1. Jelaskan lima dari manfaat Pendidikan Berwawasan Lingkungan
Jawab:
a. Menanamkan rasa hormat kepada alam
Pendidikan lingkungan memungkinkan anak-anak untuk memahami mengapa
perlu menghormati Ibu Pertiwi, dan akibatnya bagaimana menuai dari manfaat
dan keajaiban yang disediakan alam. Misalnya, kelas populer di
Australia mengajarkan anak-anak belajar bahaya
membuang sampah sembarangan, dan menjadi individu yang lebih bertanggung
jawab.
b. Mengajarkan anak tentang tantangan lingkungan
PLH juga mengajarkan anak-anak tentang beberapa tantangan terkait yang
cenderung mempengaruhi lingkungan. Hal ini kemudian memberi mereka
kesempatan untuk berkontribusi pada upaya global untuk melindungi
lingkungan. Pengajaran lingkungan juga mempersiapkan anak-anak untuk karir
masa depan, dan membekali mereka dengan keterampilan prasyarat untuk menjadi
profesional di masa depan.
c. Melatih pentingnya bersikap baik terhadap alam
Ini termasuk bersikap baik kepada hewan dan sesama manusia. PLH mengajarkan
mereka tentang mengapa penting untuk memperlakukan satu sama lain dengan
baik. Anak-anak belajar bahwa penting untuk menjaga bukan hanya lingkungan,
tetapi juga apa yang ada di lingkungan. Itu termasuk orang-orang di sekitar
mereka serta hewan peliharaan dan liar juga.
d. Memungkinkan pengembangan keterampilan berpikir kritis
Diskusi, dan pengajaran tentang pendidikan lingkungan memungkinkan anak-anak
untuk membuat analisis dan evaluasi keadaan yang mempengaruhi
lingkungan. Hal ini pada gilirannya mendorong mereka untuk membuat penilaian
dan keputusan berdasarkan penilaian mereka terhadap situasi dalam kaitannya
dengan lingkungan. Proses tersebut menghasilkan anak-anak mengembangkan
keterampilan berpikir kritis yang bermanfaat bagi mereka dalam kehidupan.
e. Mengajarkan untuk menjadi manusia yang bertanggung jawab
Program pendidikan lingkungan menunjukkan kepada anak-anak tentang
pentingnya menjadi manusia yang bertanggung jawab. Ini baik pada tingkat
individu maupun secara kolektif sebagai generasi.
2. Jelaskan enam keuntungan menjadi sekolah berwawasan lingkungan
Jawab:
a. Mendukung pencapaian kompetensi dasar atau standar kompetensi lulusan
pendidikan dasar maupun menengah.
b. Meningkatkan efesiensi penggunaan dan operasional sekolah melalui
penghematan atau pengurangan konsumsi sumber daya dan energi.
c. Menciptakan kondisi belajar mengajar yang nyaman dan kondusif.
d. Menjadi tempat pembelajaran tentang nilai- nilai pemeliharaan dan pengelolaan
lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah.
e. Membantu anak didik untuk menambah pemahaman tentang lingkungan hidup
agar peserta didik dapat peduli, menjaga, melestarikan, serta bertanggung jawab
dengan lingkungan hidup.
f. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui
kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan, dan pelestarian
fungsi lingkungan di sekolah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kemendikbud
(2011:4).
3. Jelaskan langkah yang dilakukan sekolah untuk mengembangkan Pendidikan
Berwawasan Lingkungan
Jawab:
Dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2013 tentang
Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata, telah ditetapkan 4 (empat) komponen
yang harus dilakukan untuk mengembangkan sekolah Adiwiyata, yaitu:
a. Pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan meliputi: 1)
Visi dan misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan; 2) Kebijakan
sekolah dalam mengembangkan pembelajaran materi lingkungan hidup (monolitik
& integrasi); 3) Kebijakan sekolah dalam melaksanakan kegiatan rutin tahunan
lingkungan hidup dan kegiatan rutin sekolah lainnya dengan mengangkat tema
lingkungan hidup; 4) Kebijakan peningkatan sumber daya manusia (tenaga
kependidikan dan non kependidikan) di bidang pendidikan lingkungan hidup; 24
5) Kebijakan sekolah dalam upaya peningkatan kegiatan sosialisasi dalam
penerapan pendidikan lingkungan hidup bagi warga sekolah; 6) Kebijakan sekolah
dalam upaya penghematan sumber daya alam; 7) Kebijakan sekolah yang
mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat; dan 8)
Kebijakan sekolah untuk pengalokasian dan penggunaan dana bagi kegiatan yang
terkait dengan masalah lingkungan hidup.
b. Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan meliputi: 1) Pengembangan model
pembelajaran (monolitik/integrasi); 2) Penggalian dan pengembangan materi serta
persoalan lingkungan hidup yang ada di mayarakat sekitar (isu lokal); 3)
Pengembangan metode belajar berbasis lingkungan dan budaya; 4) Pemanfaatan
media sumber belajar; 5) Pengembangan kegiatan kurikuler untuk peningkatan
pengetahuan dan kesadaran siswa tentang lingkungan hidup; dan 6)
Pengembangan materi pembelajaran pendidikan lingkungan hidup dengan
memasukkan isu global.
c. Pengembangan kegiatan berbasis partisipatif meliputi: 1) Menciptakan kegiatan
ekstrakurikuler/kokurikuler di bidang lingkungan hidup berbasis partisipatif di
sekolah; 2) Menciptakan kegiatan aksi lingkungan dengan mengikutsertakan pihak
luar; 3) Mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan oleh pihak luar;
dan; 4) Membangun kegiatan kemitraan dalam pengembangan pendidikan
lingkungan hidup di sekolah.
d. Pengelolaan dan atau pengembangan sarana pendukung sekolah meliputi: 1)
Pengembangan fungsi sarana pendukung sekolah yang ada untuk pembelajaran
pendidikan dan kesehatan lingkungan hidup; 2) Peningkatan kualitas sarana
pendukung dan fasilitas sekolah; 3) Penghematan sumber daya alam (air, listrik)
dan alat tulis; 4) Peningkatan kualitas pelayanan dan pemeliharaan sanitasi; dan 5)
Peningkata kualitas layanan kantin sekolah yang sehat dan ramah lingkungan.
4. Jelaskan lima sarana, dan prasarana untuk mendukung Pendidikan Berwawasan
Lingkungan
Jawab:
a. Tersedianya pasokan air bersih. Pasokan air bersih di sekolah bersumber dari
sumur bor dan juga PDAM
b. Tersedianya tempat sampah terpisah bentuknya dalam satu wadah terdapat tiga
keranjang sampah yang bertuliskan organik, anorganik dan plastik. Hampir
disetiap depan ruangan
c. Tersedianya RTH (Ruang Terbuka Hijau)
d. Penyediaan pembuangan limbah disediakan oleh pihak sekolah
e. Penyediaan sarana mengatasi kebisingan dan getaran diwujudkan pihak sekolah
dengaN menyediakan fasilitas karpet dibeberapa ruangan seperti, ruang Kepala
sekolah,
perpustakaan, laboratorium komputer. Kedua, Penyediaan sarana prasarana untuk
mendukung pembelajaran lingkungan hidup