TUGAS TUTORIAL KE-3 PROGRAM STUDI
EKONOMI PEMBANGUNAN
Nama Mata Kuliah : Statistika Ekonomi
Kode Mata Kuliah : ESPA4123
Jumlah sks : 3 sks
Status Pengembangan : Baru
Tahun Pengembangan : 2023.1
Edisi Ke- : 1
Sumber
Skor
No Tugas Tutorial Tugas
Maksimal
Tutorial
1 Perhatikan data jual beli saham di beberapa Bank berikut! 30 Modul 7
KB 1
Perusahaan
Kegiatan Jumlah
BCA (D) BRI (E) BNI (F)
Jual 30 50 40 120
Beli 40 30 10 80
Jumlah 70 80 50 200
a. Berapa probabilitas kejadian jual saham BCA?
b. Berapa probabilitas kejadian beli saham BNI?
c. Berapa probabilitas kejadian jual saham BRI?
2 a. Setelah mempelajari tentang permutasi, 20 Modul 7
selesaikanlah soal berikut! KB 2
Apabila ada 20 perusahaan yang memberikan
dividen tahun 2022 dan disusun berdasarkan kinerja
perusahaan dimana tiap kelompok terdiri dari 5
perusahaan. Ada berapa cara susunan perusahaan
tersebut?
b. Setelah mempelajari tentang kombinasi,
selesaikanlah soal berikut!
Ada 5 bank yang mengajukan kredit portofolio ke
Bank Indonesia. Sementara itu Bank Indonesia
hanya akan memilih 2 bank saja. Ada berapa
kombinasi bank yang dapat dipilih oleh BI?
3 Sebanyak 20 perusahaan termasuk dalam harga saham 20 Modul 8
pilihan bulan Agustus 2022. Harga saham ke 20 KB 1,
perusahaan berkisar antara Rp 160-870 per lembarnya. KB2
Berapa probabilitas harga saham antara 490 sampai 600 per
lembar. Apabila diketahui X=490 sebagai nilai rata-rata
hitung dan standar deviasinya 144,7.
4 a. Rata-rata waktu tempuh Jakarta Bandung jika 30 Modul 9
menggunakan kereta api adalah 120 menit dengan KB1 KB2
simpangan baku 16 menit. Jika pemerintah
mengklaim kereta api cepat dapat meringkas waktu
tempuh menjadi 36 menit. Uji tempuh dilakukan
pada kereta cepat yang dinaiki 64 penumpang.
Apakah penerapan kereta api cepat dapat
menyingkat waktu tempuh? Gunakan α=0,05 untuk
memecahkan kasus ini.
b. Tentukan nilai t tabel dari n dan α berikut;
n = 11 dan α = 0,01 untuk uji sisi kiri
n = 25 dan α = 0,1 untuk uji sisi kanan
n = 15 dan α = 0,05 untuk uji dua sisi
Total Skor 100
* coret yang tidak sesuai
NAMA : SRI REZKI
NIM : 050075145
KODE MATKUL : ESPA4123
KELAS TUTON : STATISTIKA EKONOMI
TUGAS KE- : 3 (KETIGA)
PRODI : MANAJEMEN
1. Diketahui :
Perusahaan
Kegiatan Jumlah
BCA (D) BRI (E) BNI (F)
Jual (A) 30 50 40 120
Beli (B) 40 30 10 80
Jumlah 70 80 50 200
Ditanya :
a. Berapa probabilitas kejadian jual saham BCA (P(AD))?
b. Berapa probabilitas kejadian beli saham BNI (P(BF))?
c. Berapa probabilitas kejadian jual saham BRI (P(AE))?
Jawab :
Untuk menghitung probabilitas kejadian jual atau beli saham pada setiap perusahaan,
kita perlu membagi jumlah kejadian tersebut dengan jumlah total kejadian (200).
a. Probabilitas kejadian jual saham BCA (P(AD))
Jumlah jual saham BCA (AD) = 30
Jumlah total kejadian (n) = 200
Probabilitas jual saham BCA = (Jumlah jual saham BCA) / (Jumlah total
kejadian)
= 30 / 200
= 0.15 atau 15%
Jadi, probabilitas kejadian jual saham BCA adalah 0.15 atau 15%.
b. Probabilitas kejadian beli saham BNI (P(BF))
Jumlah beli saham BNI (BF) = 10
Jumlah total kejadian (n) = 200
Probabilitas beli saham BNI = (Jumlah beli saham BNI) / (Jumlah total
kejadian)
= 10 / 200
= 0.05 atau 5%
Jadi, probabilitas kejadian beli saham BNI adalah 0.05 atau 5%.
c. Probabilitas kejadian jual saham BRI (P(AE))
Jumlah jual saham BRI (AE) = 50
Jumlah total kejadian (n) = 200
Probabilitas jual saham BRI = (Jumlah jual saham BRI) / (Jumlah total
kejadian)
= 50 / 200
= 0.25 atau 25%
Jadi, probabilitas kejadian jual saham BRI adalah 0.25 atau 25%.
2.
a. Setelah mempelajari tentang permutasi, selesaikanlah soal berikut! Apabila
ada 20 perusahaan yang memberikan dividen tahun 2022 dan disusun
berdasarkan kinerja perusahaan dimana tiap kelompok terdiri dari 5
perusahaan. Ada berapa cara susunan perusahaan tersebut?
Diketahui :
Jumlah perusahaan (n) = 20 perusahaan
Jumlah tiap kelompok (r) = 5 perusahaan
Ditanya : Permutasi perusahaan (P) …… ?
Jawab :
Untuk menghitung permutasi dalam kasus tersebut, maka perlu menggunakan
rumus :
𝑃𝑛,𝑟 = n!
(n − r)!
20!
P20,5 =
(20 − 5)!
20!
P20,5 =
15!
20 x 19 x 18 x 17 x 16 x 15!
P20,5 =
15!
P20,5 = 20 x 19 x 18 x 17 x 16
P20,5 = 1.860.480
Jadi, ada 1.860.480 kemungkinan atau cara untuk menyusun susunan
perusahaan tersebut.
b. Setelah mempelajari tentang kombinasi, selesaikanlah soal berikut!
Ada 5 bank yang mengajukan kredit portofolio ke Bank Indonesia. Sementara
itu Bank Indonesia hanya akan memilih 2 bank saja. Ada berapa kombinasi
bank yang dapat dipilih oleh BI?
Diketahui :
Jumlah bank (n) = 5 bank
Jumlah bank yang dipilih (r) = 2 bank
Ditanya : Kombinasi bank yang dapat dipilih oleh BI (C)................?
Jawab :
Untuk menghitung kombinasi dalam kasus tersebut, maka perlu menggunakan
rumus :
n!
Cn,r =
r! (n − r)!
5!
C5,2 =
2! (5 − 2)!
5!
C5,2 =
2! 3!
( 5 x 4 x 3 x 2 x 1)
C5,2 =
(2 x 1) (3 x 2 x 1)
120
C5,2 =
2 (6)
120
C5,2 =
12
C5,2 = 10
Jadi, ada 10 kemungkinan atau cara BI memilih 2 bank untuk mengajukan
kredit portofoli
3. Sebanyak 20 perusahaan termasuk dalam harga saham pilihan bulan Agustus 2022.
Harga saham ke 20 perusahaan berkisar antara Rp 160-870 per lembarnya. Berapa
probabilitas harga saham antara 490 sampai 600 per lembar. Apabila diketahui X=490
sebagai nilai rata-rata hitung dan standar deviasinya 144,7.
Diketahui :
X1 = 490 per lembar
X2 = 600 per lembar
µ = 490
σ = 144,7
Ditanya : Berapa probabilitas harga saham antara 490 sampai 600 per lembar …?
Jawab :
Distribusi probabilitas normal untuk harga saham 490 per lembar
𝑋1 − 𝜇
𝑍1 =
𝜎
490 − 490
𝑍1 =
144,7
𝑍1 = 0
Distribusi probabilitas normal untuk harga saham 600 per lembar
𝑋2 − 𝜇
Z2 =
𝜎
600 − 490
Z2 =
144,7
Z2 = 0,76
Luas di bawah kurva normal
Luas daerah antara nilai Z (-1 < Z < 1) sebesar 68,26% atau 0,6826 dari
jumlah data. Probabilitas yang akan didapat apabila menggunakan tabel luas
kurva normal, yaitu P (Z1 < Z < Z2) = P (0 < Z < 0,76) = 0,2764
Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa, probabilitas harga saham antara
490 sampai 600 per lembarnya adalah 0,2764.
4.
a. Rata-rata waktu tempuh Jakarta Bandung jika menggunakan kereta api adalah
120 menit dengan simpangan baku 16 menit. Jika pemerintah mengklaim
kereta api cepat dapat meringkas waktu tempuh menjadi 36 menit. Uji tempuh
dilakukan pada kereta cepat yang dinaiki 64 penumpang. Apakah penerapan
kereta api cepat dapat menyingkat waktu tempuh? Gunakan α=0,05 untuk
memecahkan kasus ini.
Jawab :
Hipotesis yang disusun sebagai berikut:
H0 : µ = 120 menit
H1 : µ < 120 menit
Karena lambang yang dipakai adalah <, maka uji yang kita lakukan adalah uji
sisi kiri.
Nilai kritis uji sisi kiri untuk α = 0,05 adalah -1645.
𝑥̅ − 𝜇
𝑧=
𝜎
( √𝑛 )
di mana: µ = 120 menit,
𝑥̅ = 36 menit,
𝜎 = 16 menit, dan
n = 64
penumpang
z = 36 − 120
16
( )
√64
𝑧 = −84
2
𝑧 = −42
Nilai z yang dihitung menunjukkan angka -42, dengan pengujian hipotesis
yang menggunakan α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan
kereta api cepat dapat mempersingkat waktu tempuh seperti yang telah
diklaim oleh pemerintah tersebut, karena z = -42 berada di luar daerah kritis,
maka H0 kita tolak dan H1 kita terima.
b. Tentukan nilai t tabel dari n dan α berikut;
n = 11 dan α = 0,01 untuk uji sisi kiri
d.k = n – 1 = 11 – 1 = 10, nilai ttabel = -2,764
n = 25 dan α = 0,1 untuk uji sisi kanan
d.k = n – 1 = 25 – 1 = 24, nilai ttabel = 1,317
n = 15 dan α = 0,05 untuk uji dua sisi
d.k = n – 1 = 15 – 1 = 14, nilai ttabel = ± 2,145
Sumber referensi :
Priyati, Rini Yayuk. (2022). Statistika Ekonomi (ESPA4123). Tangerang Selatan :
Penerbit Universitas Terbuka. Modul 7 – 9