0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan4 halaman

Pemidanaan Pencurian Kekerasan di Demak

Putusan menyatakan terdakwa bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan dan dihukum penjara 2 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan sementara. Terdakwa diperintahkan tetap ditahan.

Diunggah oleh

akundownload071
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan4 halaman

Pemidanaan Pencurian Kekerasan di Demak

Putusan menyatakan terdakwa bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan dan dihukum penjara 2 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan sementara. Terdakwa diperintahkan tetap ditahan.

Diunggah oleh

akundownload071
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencuriandengan Kekerasan

1. Putusan Nomor 218/Pid.B/ 2021/Pn Dmk)

a. Posisi Kasus

Bahwa terdakwa Muhammad Affan Erlangga bersama saksi Naufal Rheza

Maulana (dilakukan penuntutan terpisah) dan saksi M. Muzakki (dilakukan penuntutan

terpisah) pada hari Kamis tanggal 30 Januari 2020 sekitar pukul 04.54 Wib atau

setidak-tidaknya pada waktu lain yang masih termasuk pada bulan Januari 2020

bertempat di Jalan Raya Semarang- Purwodadi, tepatnya di depan MTs Negeri 2

Demak, Desa Karangawen, Kec. Karangawen, Kab. Demak atau setidak-tidaknya pada

suatu tempat yang masih merupakan daerah hukum Pengadilan Negeri Demak yang

berwenang memeriksa dan mengadili perkara telah “mengambil sesuatu barang yang

seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara

melawan hukum yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman

kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah

pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri

sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri, yang di

jalan umum yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu “ Perbuatan

tersebut dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut:

Berawal pada hari Rabu tanggal 29 Januari 2020 sekitar pukul 22.00 Wib,

Terdakwa berkumpul minum miras (arak) bersama dengan teman - teman Terdakwa

diantaranya adalah saksi Naufal, saksi Muzakki, saksi Adam alias Bajing, dan Sdr Rifky

alias Kopok. Setelah selesai minum kemudian Terdakwa meminjam sepeda motor

Honda Beat milik saksi Adam alias Bajing. Setelah itu Terdakwa bersama saksi Naufal

dan saksi Muzakki berboncengan (bertiga) naik sepeda motor, Terdakwa didepan, saksi
Muzakki alias Turki ditengah dan saksi Naufal alias Plentung membonceng dibelakang.

Setelah itu Terdakwa bersama saksi Muzakki alias Turki dan saksi Naufal alias

Plentung berboncengan bertiga menuju ke arah timur sampai di Desa Kuripan lalu

Terdakwa bersama saksi Muzakki alias Turki dan saksi Naufal alias Plentung berhenti

dipinggir jalan sampai sekitar pukul 04.30 Wib (hari kamis tanggal 30 Januari 2020)

Kemudian saksi Naufal alias Plentung memberitahu Terdakwa dengan mengatakan “kae

yoh” (itu ayo). Saat itu Terdakwa melihat ada 2 (dua) orang (saksi Ahmad Sujadi dan

Slamet Miharyanto) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam ke

arah Karangawen, kemudian saksi Naufal alias Plentung mengajak Terdakwa dan saksi

Muzakki alias Turki untuk mengejar orang tersebut “ayo kejar”. Kemudian Terdakwa

menyalakan sepeda motor langsung mengejar orang tersebut (korban). Setelah itu

Terdakwa, saksi Naufal dan saksi Muzaki mengikuti dari belakang 2 (dua) orang korban

yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 tersebut sampai di depan

MTs Negeri 2 Karangawen Demak lalu Terdakwa tancap gas dan memepetkan sepeda

motor disebelah kanan korban (saksi Ahmad Sujadi dan Slamet Miharyanto ).

Kemudian saksi Naufal alias Plentung yang duduk dibelakang menyuruh berhenti kedua

korban (saksi Ahmad Sujadi dan Slamet Miharyanto) dengan mengatakan “woi” (woi)

sambil mengacungkan parang ke arah kedua korban (saksi Ahmad Sujadi dan saksi

Slamet Miharyanto) yang sedang mengendarai sepeda motor, setelah itu saksi Naufal

alias Plentung langsung menyabetkan parang mengenai saksi Slamet Miharyanto yang

duduk didepan hingga kedua korban (saksi Ahmad Sujadi dan saksi Slamet Miharyanto)

terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu Terdakwa menghentikan sepeda motor kemudian

saksi Naufal alias Plentung turun dari sepeda motor lalu mengambil sepeda motor

Honda Vario150 milik saksi Slamet Miharyanto yang posisinya terjatuh dipinggir jalan

sedangkan Terdakwa dan saksi Muzakki alias Turki masih menunggu di atas sepeda
motor. Setelah saksi Naufal Alias Plentung menaiki dan menyalakan sepeda motor

milik saksi Slamet Miharyanto, kemudian Terdakwa dan saksi Muzakki alias Turki

jalan ke arah perempatan karangawen dan saksi Naufal alias Plentung mengikuti

dibelakang dengan menaiki sepeda motor milik saksi Slamet Miharyanto. Kemudian

pada malam harinya saksi Naufal alias Plentung memberikan uang bagian hasil

penjualan sepeda motor milik saksi Slamet Miharyanto kepada Terdakwa sebesar Rp

500.000,- ( lima ratus ribu rupiah), kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2020

Terdakwa mendengar bahwa teman-teman Terdakwa sudah tertangkap, setelah itu

keesokan harinya Terdakwa berangkat ke Jakarta, hingga kemudian Terdakwa berhasil

ditangkap dan diperiksa saat ini.

Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, saksi Naufal Rheza Maulana (dilakukan

penuntutan terpisah) dan saksi M. Muzakki (dilakukan penuntutan terpisah) saksi

korban Slamet Miharyanto mengalami kerugian + Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta

rupiah).

b. Dakwaan

Dakwaan yang di berikan kepada Penuntut Umum terhadap Terdakwa adalah

Dakwaan Alternatif, Maka majelis akan mempertimbangkan dakwaan mana yang tepat

yang dapat dikenakan pada diri terdakwa sesuai dengan fakta-fakta dipersidangan.

Dakwaan Pertama Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai

dengan Pasal 365 Ayat (1) dan (2) ke-1 dan ke-2 KUHP Dakwaan Kedua Perbuatan

terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai dengan Pasal 368 Ayat (1) dan

Ayat (2) KUHP.

c. Tuntutan

Adapun tuntutan yang diajukan oleh Penuntut Umum yang pada pokoknya

sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa Muhammad Affan Erlangga Alias Wa Bin (Alm)

Muhammad Sodiq telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah

melakukan Tindak Pidana “Pencurian dengan kekerasan” sebagaimana

diatur dan diancam pidana Pasal 365 Ayat (2) ke-1 dan ke- 2 KUHP

sebagaimana dalam Dakwaan Penuntut Umum;

2. Menjatuhkan Pidana kepada Terdakwa Muhammad Affan Erlangga Alias

Wa Bin (Alm) Muhammad Sodiq Pidana Penjara selama 2 (dua) Tahun

dan 6 (enam) bulan dikurangi masa penangkapan dan penahanan

sementara dengan perintah Terdakwa tetap ditahan;

3. Menetapkan agar kepada Terdakwa Muhammad Affan Erlangga Alias Wa

Bin (Alm) Muhammad Sodiq dibebani untuk membayar biaya perkara

sebesar Rp.5.000,-(lima ribu rupiah).

Anda mungkin juga menyukai