0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan3 halaman

Prosedur Audit Internal Puskesmas Gayaman

Dokumen ini menjelaskan tentang audit internal di Puskesmas Gayaman. Audit internal dilakukan untuk memastikan keefektifan penerapan sistem manajemen mutu dan mengidentifikasi ketidaksesuaian. Prosedur audit internal mencakup persiapan, pelaksanaan, tindakan perbaikan, dan verifikasi.

Diunggah oleh

Nisaul Afifah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan3 halaman

Prosedur Audit Internal Puskesmas Gayaman

Dokumen ini menjelaskan tentang audit internal di Puskesmas Gayaman. Audit internal dilakukan untuk memastikan keefektifan penerapan sistem manajemen mutu dan mengidentifikasi ketidaksesuaian. Prosedur audit internal mencakup persiapan, pelaksanaan, tindakan perbaikan, dan verifikasi.

Diunggah oleh

Nisaul Afifah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

AUDIT INTERNAL

No. Dok :

No. Revisi :
SOP
:
Tanggal Terbit
Halaman :
UPT dr. Sandra Eka Ardhiany
PUSKESMAS NIP:19781029 200901 2 002
GAYAMAN
1.Pengertian  Audit internal adalah: Suatu kegiatan audit yang sistimatis, mandiri dan
terdokumentasi untuk mendapatkan bukti audit dan mengevaluasi dengan
obyektif untuk menentukan tingkat pemenuhan kriteria audit Puskesmas yang
disepakati.

 Audit internal dilakukan oleh tim auditor Puskesmas yang telah memperoleh
pelatihan sebagai auditor

 Audit internal dilakukan untuk memastikan keefektifan penerapan Sistem


Manajemen Mutu dan mengidentifikasi serta memperbaiki ketidaksesuaian
yang timbul dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu.

 Audit internal dilaksanakan secara periodik minimal setiap enam bulan sekali

 Audit internal tidak terjadual dapat dilakukan bila dibutuhkan sesuai kebijakan
pimpinan.

 Audit internal dilakukan juga dengan melihat hasil audit internal sebelumnya.

 Lead Auditor adalah seorang yang ditunjuk untuk memimpin audit internal
dengan kualifikasi: telah mengikuti pelatihan audit internal, dengan
mendapatpakan surat keputusan (SK) kepala Puskesmas, dan sudah bekerja di
Puskesmas Gayaman minimum tiga tahun.

 Auditor adalah seorang yang ditunjuk untuk melaksanakan audit internal


dengan kualifikasi: sudah bekerja di Puskesmas Gayaman minimum tiga tahun
dan atau telah mengikuti pelatihan dan penerapan Audit Internal.

 Auditee adalah: seorang yang menjadi sasaran audit, koordinator maupun


pelaksana pelayanan klinis, administrasi dan manajemen maupun upaya
Puskesmas,

2.Tujuan Sebagai bahan acuan petugas dalam menerangkan sistem audit internal supaya
setiap audit dapat dilakukan secara efektif, berkala dan memberi peluang untuk
melakukan perbaikan.
3.Kebijakan

4.Referensi

5.Prosedur A. Persiapan Audit:

1. Ketua Tim audit Puskesmas Lead Auditor (LA) menetapkan tim auditor, yang
utamanya sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan.
2. Ketua Tim audit Puskesmas Lead Auditor (LA) menyusun jadwal audit
internal

3. Ketua Tim audit Puskesmas Lead Auditor (LA) mengajukan jadwal kepada
Kepala Puskesmas

4. Ketua Tim audit Puskesmas Lead Auditor (LA) menerima usulan tim serta
jadwal audit internal yang telah dibuat oleh Ketua Tim Mutu Puskesmas

5. Jika setuju, memberikan pengesahan dengan menandatangani jadwal audit


internal

6. Memberikan pengarahan kepada tim auditor sebelum audit dilaksanakan.

7. Auditor Membuat checklist audit pada formulir checklist audit.

8. Menyerahkan checklist audit kepada Lead Auditor untuk diketahui.

B. Proses Audit
1. Audite koordinasi dengan Tim audit tentang rencana Audit

2. Audite Menjamin kehadiran personel yang relevan

3. Audite menyediakan fasilitas yang diperlukan

4. Auditor melaksanakan audit dengan standart dan ruang lingkup yang


ditetapkan

5. Auditor menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi yang penting

6. Mencatat hasil temuan audit ke dalam form Laporan Ketidaksesuaian dan


Penyelesaiannya,

7. Ketua tim audit memimpin pelaksanaan

8. Ketua tim audit membuat laporan hasil audit yang berupa LKP dari Auditor.

9. Ketua tim audit menandatangani form LKP tersebut, serta mendistribusikan


LKP asli ke auditee serta copy ke auditor.

10. Ketua tim audit mempresentasikan hasil audit kepada Tim mutu Puskesmas,

11. Ketua Tim Mutu Puskesmas memonitor dan memastikan pelaksanaan audit
internal,

12. Tim audit melaporkan hasil audit pada saat tinjauan manajemen

C. Tindakan Perbaikan
1. Auditee menerima LKP dari Lead Auditor

2. Auditee menindaklanjuti hasil audit dengan tindakan perbaikan

3. Auditee melaksanakan tindakan perbaikan sesuai dengan rekomendasi


perbaikan yang telah ditetapkan bersama-sama.

4. Jika sudah selesai, meminta Auditor dan ketua tim mutu, lead auditor untuk
memverifikasi.

2/4
5. Auditor dan auditee mendokumentasikan hasil audit serta tindakan
perbaikan yang diperlukan.

D. Verifikasi
1. Auditor dan ketua auditor memverifikasi hasil tindakan perbaikan temuan
audit.

2. Jika efektif, maka ketua auditor menutup permintaan tindak perbaikan


dengan menandatangani form LKP.

3. Ketua audit dan anggota audit membuat resume hasil audit internal untuk
dibawa ke rapat tinjauan manajemen, termasuk status tindakan
perbaikannya.

6.Unit Terkait  Tim mutu Puskesmas,


 Koordinator pelayanan klinis,
 Koordinator administrasi dan manajemen,
 Koordinator upaya Puskesmas,
 Kepala Puskesmas,
7. Distribusi  Tim mutu Puskesmas,
 Koordinator pelayanan klinis,
 Koordinator administrasi dan manajemen,
 Koordinator upaya Puskesmas,
 Kepala Puskesmas,

8. Rekaman Historis

No Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl.

3/4

Anda mungkin juga menyukai