100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan6 halaman

Tugas 1 - Teori Organisasi - Alfian Mutaqin

Tugas 1 membahas struktur organisasi perusahaan secara fungsional dan fungsi setiap bagiannya. Juga membahas sejarah teori organisasi dari klasik hingga modern serta contoh organisasi WALHI dan SCO Foundation dengan menganalisis input, proses, dan outputnya menggunakan perspektif sistem. Terakhir membahas kelebihan dan kekurangan struktur organisasi fungsional.

Diunggah oleh

alfianmtqn01
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan6 halaman

Tugas 1 - Teori Organisasi - Alfian Mutaqin

Tugas 1 membahas struktur organisasi perusahaan secara fungsional dan fungsi setiap bagiannya. Juga membahas sejarah teori organisasi dari klasik hingga modern serta contoh organisasi WALHI dan SCO Foundation dengan menganalisis input, proses, dan outputnya menggunakan perspektif sistem. Terakhir membahas kelebihan dan kekurangan struktur organisasi fungsional.

Diunggah oleh

alfianmtqn01
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas 1

Nama : Alfian Mutaqin


NIM : 043904677

Berikut terdapat 3 nomor pertanyaan. Pilih salah satu dari tiga nomor pertanyaan berikut.
Kerjakan dengan jumlah halaman antara 5-8 halaman. Huruf Times New Romans, ukuran huruf
12 pitch. Lebar spasi 1,5.
1. Buatlah struktur organisasi yang anda ketahui dan fungsi setiap bagan yang ada dalam struktur
tersebut.
2. Sejarah teori organisasi.
a. Jelaskan alir pikir teori oragnisasi yang dimulai dari aliran klasik hingga saat ini, berdasarkan
teori para ahli.
b. Amatilah sebuah organisasi yang anda kenal, gunkan perspektif sistem untuk menganalisisnya.
Setelah iti susunlah dimana inputnya, boundary spanning unit dan dimana prosesnya serta
dimana ouputnya.
3. Analisislah struktur organisasi yang anda buat di pertanyaan 1 tadi. Apa kelebihan dan
kekurangnnya?
Jawaban
1. Struktur Organisasi di suatu perusahaan

Organisasi fungsional suatu bentuk departementasi.


Setiap orang terlibat dalam sebuah kegiatan fungsional,
seperti kegiatan pemasaran atau keuangan, yang dikelompokkan ke dalam satu unit.
setiap bagian kepala proyek akan saling berhubungan dengan unit- unit lain.
Secara umum direktur adalah seseorang yang memimpin atau mengawasi bidang tertentu dari
sebuah perusahaan. Tugas direktur utama adalah menjadi koordinator, komunikator, pengambil
keputusan pemimpin, pengelola, sekaligus eksekutor dalam sebuah perusahaan.
Organisasi ini merupakan bentuk organisasi yang disusun berdasarkan fungsi yang telah dibuat
sesuai dengan kepentingan organisasi.

2. A. Sejarah

Teori organisasi klasik bisa disebut juga sebagai ‘teori tradisional’ atau bisa juga disebut
sebagai ‘teori mesin’. Teori ini berkembang sejak tahun 1800-an Masehi atau abad ke-19.

1. 1900 – 1930
Pelopor Teori Organisai Klasik adalah Henry Fayol, James D. Mooney, Mary Parker Follet,
Herberd Simon, Chester I Banard. Teori Organisasi Klasik muncul karena adanya kebutuhan
adanya acuan dalam mengelola sebuah organisasi yang kompleks, pabrik contohnya.

2. Henry Fayol (1841 – 1925)


Fayol seorang industrialis yang lahir di Istanbul dan pindah ke Perancis. Perlu diketahui
bahwa Fayol hidup di satu zaman dengan Taylor. Kemudian, dia dipisahkan dengan Taylor
ke para pemikir manajemen ilmiah karena dia berbeda pemikiran dengan Taylor. Perbedaan
itu terletak pada:
Taylor lebih menekankan pada manajemen dalam tingkatan terendah taitu individu dan
menggunakan metode ilmiah, Sedangkan Fayol lebih fokus pada semua kegiatan dari
berbagai departemen. Fayol sendiri berpendapat bahwa manajemen sangat membutuhkan
proses pengarahan yang sistematis antara pekerja dengan manajer, jadi tidak pad
individunya saja.

3. Definisi Organisasi menurut Teori Klasik


Dalam teori klasik, organisasi adalah struktur hubungan, kekuasan-kekuasaan, tujuan-tujuan,
peraturan-peraturan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain ketika beberapa
orang sedang bekerja sama.

[Link] Modern

Seiring berkembangnya zaman, mulai muncul teori baru yang disebut sebagai ‘Teori
Modern’ teori ini muncul pada tahun 1950-an karena adanya ketidakpuasan dari kedua teori
sebelumnya. Sehingga teori ini disebut sebagai teori ‘Analisa Sistem’ atau ‘Teori Terbuka’.

Dalam teori ini telah memadukan antara teori klasik dengan teori neoklasik dengan melihat
bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan yang saling ketergantungan sehingga
tidak dapat dipisahkan. Sehingga, dengan kata lain lain bahwa organisasi merupakan sistem
terbuka yang pasti akan berhubungan dengan lingkungan sekitar. Sehingga, jika organisasi
itu ingin tetap berjalan, maka diperlukan adanya hubungan dan adaptasi terhadap lingkungan
sekitar.

B. Organisasi WALHI.
Input nya: Menjadi pelopor / penengah / penjaga lingkungan hidup di Indonesia, agar
kekayaan alam indonesia berada di tangan indonesia dan tidak merugikan rakyat
Boundary spanning: memperjuangkan hak-hak rakyat atas sumber-sumber kehidupan dan
lingkungan hidup, menjamin hak-hak rakyat atas sumber-sumber kehidupan dan lingkungan
hidup yang sehat dalam mewujudkan suatu tatanan sosial, ekonomi dan politik yang adil dan
demokratis. Outputnya: penyelamatan lingkungan hidup di Indonesia.

SCO Foundation (dikenal sebagai Yayasan ISCO di Indonesia)


Inputnya :membantu anak-anak miskin kota dalam upaya peningkatan taraf hidup
boundary spanning : membantu anak-anak miskin kota dalam memperoleh pendidikan dan
memaksimalkan potensi mereka sebagai pribadi yang peduli, produktif, dan bertanggung
jawab.
outputnya :ISCO telah membantu lebih dari 2200 anak di 28 wilayah- 16 di Jakarta-Depok,
8 di Surabaya dan 4 di Medan. Hampir semua anak-anak ini berusia 5-17 tahun dan tinggal
di daerah kumuh perkotaan.
3. Kelebihan Organisasi Fungsional Beserta Kekurangan Lengkap

Organisasi merupakan wadah bagi sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama.
Sedangkan orang yang bertanggung jawab dalam pengawasa dan pengarahan adalah
pemimpin dari organisasi tersebut, misalnya CEO atau pun manajer. Dalam
pengelolaannya, organisasi akan memiliki hingga 9 bentuk organisasi yang berfungsi
untuk memudahkan dalam pengawasan dan pengarahan kepada tujuan organisasi.
Umumnya yang paling kita sering jumpai adalah bentuk organisasi fungsional yang
diciptakan oleh [Link]. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang apa kelebihan
organisasi fungsional sehingga banyak digunakan.

Kelebihan Organisasi Fungsional


Bentuk organisasi fungsional merupakan bentuk paling umum yang kita jumpai, yang
mana struktur dari organisasi ini tersusun berdasarkan fungsinya. Sederhananya, para
pemasar akan berada pada divisi yang sama. Berikut struktur organisasi fungsional.

-Tiap staff akan memiliki seorang manajer sebagai tim pengawas dan pengarah. -
-sifat organisasi jenis struktur organisasi fungsional dan kelebihan struktur organisasi
fungsional
Kelebihan dari struktur fungsional ini terdiri dari:

-Adanya spesialisasi tinggi, sehingga pertumbuhan organisasi mudah terukur. Hal ini
karena anggota akan bekerja sesuai latar belakang kemampuannya.
-Anggota organisasi akan bekerja sesuai dengan keterampilannya karena berada pada
divisi yang searah.
-Lebih tertib karena lebih mudah untuk melakukan koordinasi. Manajer pemasar tentunya
akan paham dengan semua aspek pemasaran yang anggotanya lakukan.
-Efisiensi tinggi.
-Produktifitas tinggi karena tiap anggota sudah berpengalaman pada bidang tersebut.
-Solidaritas dan loyalitas tinggi.
-Pembagian peran lebih jelas.
Kekurangan dari struktur fungsional ini terdiri dari:

-Terciptanya penghalang antara fungsi yang berbeda.


- Kurang efisien jika memiliki produk yang sangat beragam.
- Membatasi pengetahuan dan komunikasi antar departemen lain.

Oleh karena itu, dalam pengelolaan sebuah organisasi kita perlu menentukan bentuk dan
struktur apa yang paling cocok organisasi kita gunakan. Hal ini bisa kita lihat dari
beberapa faktor, misalnya melihat dari kuantitas anggota, ragam produk, lokasi
organisasi, dan kualitas anggota organisasi itu sendiri.

Semakin cocok kita memilih struktur organisasi yang sesuai, maka akan semakin tinggi
tingkat efisiensi dan efektifitas kerja tiap anggotanya. Hal ini tentunya akan
meningkatkan nilai produktifitas dan organisasi akan lebih terarah dalam mencapai
tujuannya.

Anda mungkin juga menyukai