LKPD-KIM.XI/2/BAB.
5/2023
TERMOKIMIA
BAB 5. Termokimia
5.1.Energi dan kalor
5.2.Persamaan termokimia
5.3.Penentuan entalpi reaksi
Tujuan Pembelajaran :
1.Menjelaskan perubahan entalpi reaksi sebagai kalor reaksi pada tekanan tetap
dalam persamaan termokimia.
2.Menjelaskan perubahan entalpi standar berdasarkan jenis reaksinya.
3.Menghubungkan persamaan termokimia ,jumlah reaktan,dan jumlah produk dengan
perubahan energi.
4.Menentukan perubahan entalpi reaksi berdasarkan calorimeter,entalpi
pembentukan,Hukum hess, dan energi ikatan rata-rata.
Termokimia adalah cabang Ilmu yang mempelajari kalor reaksi dan merupakan salah satu
bagian pembahasan Termodinamika.
Energi adalah sesuatu yang dimiliki materi sehingga dapat melakukan sesuatu atau kapasitas
melakukan kerja.
Em = Ek + Ep dimana Ek = Energi kinetik
Em = Energi mekanik
Ep = Energi potensial
Energi kinetik adalah…………………. Contoh:………
Energi potensial adalah ……………….. contoh :………
Hukum kekekalan energi “Energi tidakdapat diciptakan dan dimusnahkan,hanya dapat diubah
bentuknya dari satu jenis ke jenis yang lain”.Hukum kekekalan energi merupakan Hukum
Termodinamika I yang berbunyi “Pada saat gas dalam ruang tertutup diberi kalor maka kalor
tersebut akan dimanfaatkan untuk melakukan usaha dan merubah energi dalamnya”.
ΔE = q + w dimana, ΔE = perubahan energi dalam
q = perubahan kalor
w = kerja yang dilakukan
Contoh soal
Kedalam sejumlah gas dialirkan kalor sebanyak 300 joule.Kemudian gas dikenai kerja sebesar
120 joule.Berapakah perubahan energi dalam gas ?
Penyelesaian:
Dik: q = 300 joule ( menyerap )
w = - 120 joule (melakukan kerja)
Dit : ΔE= ….?
300 j = -120 j + ΔE
ΔE = 420 j
Soal latihan
Suatu gas dimampatkan dengan kerja 450 j.Selama proses pemampatan,terjadi perpindahan
kalor sebesar 112j.ke lingkungan .Tentukan perubahan energi dalam untuk proses tersebut.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………..
A.SISTEM DAN LINGKUNGAN
Sistem adalah Bagian alam semesta yang sedang dibicarakan ( yang menjadi pusat perhatian ) .
Lingkungan adalah yang terdapat diluar sistem.
Berdasarkan gambar disamping,yang merupakan
Sistem adalah ….
Lingkungan adalah …….
Larutan HCl Persamaan reaksinya ……
Logam Mg
Sistem dibedakan menjadi 3 jenis yaitu:
1. Sistem terbuka adalah ….
2. Sistem tertutup adalah ….
3. Sistem terisolasi adalah ….
Jika terjadi perubahan sistem,dikatakan bahwa sistem itu telah berubah dari satu keadaan ke
keadaan lain.Jika disekap terhadap sekitar sehingga kalor tidak mengalir antara sistem dengan
lingkungan,maka perubahan yang terjadi dalam sistem disebut adiabatik.Selama perubahan
adiabatik, suhu sistem akan bertambah jika sistem melepaskan panas yang disebut reaksi
eksoterem.Suhu sistem akan berkurang jika sistem menyerap panas disebut reaksi endoterem.
B.REAKSI EKSOTEREM DAN REAKSI ENDOTEREM
Sebagian besar reaksi kimia tidak tersekat dengan lingkungan.Jika campuran reaksi
membebaskan energi maka akan melepas panas, setiap perubahan yang membebaskan energi
ke lingkungan disebut Reaksi Eksoterem.
Jika terjadi reaksi eksoterem, suhu campuran reaksi akan naik dan energi potensial bahan kimia
yang terlibat berkurang.
25℃ 30℃ 25 ℃
Pada reaksi Eksoterem harga ΔH = ( - ) , sebab Hproduk ¿ Hreaktan
H produk - Hrektan ¿ 0
Contoh reaksi : C(s) + O2(g) CO2(g) + 393,5 kj ΔH = -393,5 kj
ΔH
Reaktan
Produk
Reaksi Eksoterem
Kadang- kadang perubahan kimia terjadi dengan menaikkan energi potensial zat yang
terlibat,berarti terjadi penurunan energi kinetik atau penurunan suhu.Jika campuran reaksi
tidak tersekat maka kalor dari lingkungan masuk ke dalam sistem.Reaksi ini disebut Reaksi
Endoterem.
25℃ 200℃ 25 ℃
Pada reaksi Endoterem harga ΔH = ( + ) , sebab Hproduk ¿ Hreaktan
H produk - Hrektan ¿ 0
Contoh reaksi : CaCO3 (S) CaO(S) + CO2(g) - 178,5 kj ΔH = + 178,5 kj
ΔH
produk
e
n
t
a
l
p
i
Reaktan
Reaksi Endoterem
C.ENTALPI (H) DAN PERUBAHAN ENTALPI (ΔH )
Entalpi (ΔH) adalah energi yang terkandung didalam suatu sistem.Entalpi suatu sistem tidak
dapat diukur, yang diukur adalah perubahan entalpi.Perubahan energi pada suatu reaksi yang
berlansung pada tekanan tetap disebut Perubahan Entalpi (ΔH ) dengan satuan joule ( j ) atau
kilo joule ( kj ).
H=E+W dimana : H = entalpi
W = P ΔV E = energi
W = kerja sistem
Pada tekanan tetap : ΔH = ΔE + P ΔV ΔE = q + W dan W = - P ΔV
ΔH = (q + W ) + P ΔV
ΔH = ( q - P ΔV ) + P ΔV
ΔH = q
Perubahan entalpi (ΔH ) merupaka selisih antara entalpi produk ( akhir )dengan entalpi reaktan
( awal)
ΔH = H akhir - H awal
1.Jenis-jenis perubahan entalpi
a.Perubahan Entalpi Pembentukan Standar (ΔHf◦)
Perubahan entalpi (ΔH ) untuk 1 mol persenyawaan pada 298 ⁰K.Tekanan 1 Atmosfir
Contoh:
1
H2(g) + O2(g) H2O(g) ΔHf◦ = - 285,85 kj mol-1
2
Soal latihan:
Tuliskan persamaan reaksi pembentukan 1mol AgCl , jika ΔHf◦ = 127 kj
……..
Tuliskan persamaan reaksi pembentukan 1mol KMnO4 , jika ΔHf◦ = 813 kj
……..
ΔHf◦ bergantung pada wujud zat yang dihasilkan ,misalnya:
1
H2(g) + O2(g) H2O(g) ΔHf◦ = - 285,85 kj mol-1
2
1
H2(g) + O2(g) H2O(l) ΔHf◦ = - 241,8 kj mol-1
2
ΔHf air dalam wujud cair berbeda dengan ΔHf air dalam wujud gas.
b. Perubahan entalpi Penguraian Standar (ΔHd◦)
Perubahan entalpi (ΔH ) 1 mol persenyawaan langsung menjadi unsur-unsurnya pada
keadaan standar.
Contoh:
1
H2O(g) H2(g) + O2(g) ΔHd◦ = + 285,85 kj mol-1
2
Soal latihan:
Tuliskan persamaan reaksi penguraian 1mol CO2, jika ΔHd◦ = 393,5 kj
…….
Tuliskan persamaan reaksi penguraian 1mol NH3, jika ΔHd◦ = 46,11 kj
……
Hukum Laplance menyatakan jumlah kalor yang dibebaskan pada pembentukan senyawa
dari unsur-unsurnya sama dengan jumlah kalor yang diperlukan pada penguraian senyawa
tersebut menjadi unsu-unsurnya.
1 3
Contoh: N2(g) + H2(g) NH3(g) ΔH = - 46,11 kj
2 2
1 3
NH3(g) N2(g) + H2(g) ΔH = + 46,11 kj
2 2
c.Perubahan entalpi pembakaran Standar (ΔHc° )
Perubahan entalpi (ΔH ) 1 mol persenyawaan dengan O2 dari udara , diukur pada 298° K
dengan 1 Atmosfir.
Contoh:
CH4(g) + 2O2(g) CO2(g) + 2H2O(l) ΔHc° = - 889,5 kj mol-1
Soal latihan:
Tuliskan persamaan reaksi pembakaran 1mol gas C2H2 , jika ΔHc° = 129,9 kj
……
Tuliskan persamaan reaksi pembakaran 1mol gas C3H8 , jika ΔHc° = 2400 kj
…….
d. Perubahan entalpi penetralan Standar (ΔHn° )
Perubahan entalpi netralisasi adalah perubahan entalpi yang terjadi pada saat reaksi antara
asam dengan basa baik tiap molasam maupun tiap mol basa.
Contoh:
NaOH(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O(l) ΔHn° = -57,1 kj mol-1
SOAL UJI KOMPETENSI
1.Jika kamu pegang gelas berisi air es akan terasa dingin ditangan
a.Pada peristiwa tersebut mana yang berperan sebagai sistem dan lingkungan
b.Sebutkan jenis reaksi yang terjadi selama reaksi ! Jelaskan
2. Diketahui: ΔHf◦ NH3(g) = - 45,9 kj mol-1
a.Hitung ΔH pembentukan 2 mol gas NH3
b. Hitung ΔH penguraian 1 mol gas NH3
c.Tuliskan masing-masing persamaan termokimianya
3.Pada pembentukan 22 gram C3H8 ( Ar C = 12 ; H = 1) dibebaskan kalor sebesar 75 kj.
Tuliskan persamaan reaksi pembentukan 1 mol C3H8.
4.Hitung besarnya kalor yang dibebaskan pada pembentukan 45 gram C5H12O6 (
Mr=180g/mol),jika ΔHf◦ = -124 kj/mol.
5.Bila diketahui ΔHf◦ NH3 = -46 kj/mol ,Tentukan besarnya kalor yang diperlukan untuk
mengurai 4,48 L NH3 pada STP.
6.Pada pembakaran 570 gram isooktana (C8H18.) salah satu komponennya yang ada dalam
bensin,pada STP dibebasakan kalor sebanyak 27.500 kj.Hitung besarnya ΔHc° 1mol C8H18.
dan tuliskan persamaan termokimianya.
D.PENENTUAN PERUBAHAN ENTALPI (ΔH) REAKSI
Perubahan entalpi (ΔH) suatu reaksi dapat ditentukan melalui berbagai cara yaitu:
Melalui eksprimen
Berdasarkan data perubahan entalpi pembentukan standar (ΔHf◦)
Berdasarkan Hukum Hess
Berdasarkan data energi ikatan.
1.Penentuan ΔH melalui eksprimen
Perubahan entalpi reaksi dapat ditentukan dengan menggunakan suatu alat yang
disebut Kalorimeter ( alat pengukur kalor ).Untuk lebih jelas lakukan eksprimen berikut:
Judul : Penentuan perubahan entalpi reaksi dengan kalorimeter sederhana
Tujua : Menentukan perubahan entalpi reaksi netralisasi dari reaksi larutan
HCl dan larutan NaOH.
Alat / Bahan :- Kalorimeter - Larutan HCl 1 M
-Termometer -Larutan NaOH 1 M
Langkah kerja:
Isi gelas ukur dengan 50 ml NaOH 1 M dan gelas yang lain diisi 50 ml HCl 1 M
Ukur suhu masing-masing larutan dan hitung suhu rata-ratanya sebagai suhu
awal.
Campur kedua larutan tersebut ,amati suhunya sambil diaduk
Catat suhu maksimum sebagai suhu akhir
Hitung kenaikan suhunya ( suhu akhir – suhu awal )
Pertanyaan :
Hitung ΔH reaksi antara larutan HCl dan Larutan NaOH
( diketahui : kalor jenis larutan = kalor jenis air = 4,2 j g-1 Kapasitas kalor = 0 , dan
massa jenis = 1 g ml-1 )
Tuliskan persamaan reaksi termokimianya
Informasi !
Hubungan antara kapasitas panas dan kalor jenis dapat dinyatakan dalam rumus :
C=mxc
Jumlah kalor yang terserap kedalam air dihitung dengan menggunakan rumus sbb:
q = m x c x Δt atau q = C x Δt Dimana:
q = ΔH q = jumlah kalor ( joule atau kilo joule )
m = massa campura ( gram )
c = kalor jenis larutan ( j g-1 K-1 / j g ℃ -1)
C = kapsitas kalor ( j.K-1 / j. ℃ -1 )
Δt = perubahan suhu (℃ / ◦K )
Contoh soal
50 cm3 larutan HCl 1M yang suhunya 22 ℃ dicampur dengan 50 cm3 larutan NaOH 1 M yang s
uhunya 22 ℃ .Pada reaksi tersebut terjadi kenaikan suhu sampai 28,87 ℃ . Tentukan ΔH dan
Tuliskan persamaan reaksi termokimianya.
Penyelesaian : Dik: mol(n) HCl = 50 ml x 1M = 50 mmol = 0,05 mol
Mol ( n ) NaOH = 50 ml x 1M = 50 mmol = 0,05 mol
Volume larutan = volume air = 50 ml + 50 ml =100 ml
Massa larutan = 100 ml x 1 gr/ml = 100 gr
Δt = 28,87 ℃ . - 22 ℃ = 6,8 ℃
Dit : q = ….?
Q = m x c x Δt
= 100 gr x 4,2 j g ℃ -1 x 6,8 ℃
= 2885,4 j
= 2,8854 kj
HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l)
Mol HCl = mol NaOH = mol H2O = 0,05 mol
Dalam 0,05 mol terdapat 2,8854 kj
Jadi dalam 1 mol terdapat 57,708 kj
Reaksi termokimia : HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l ΔHn = - 57,708 kj
Soal latihan :
1. 100 ml larutan Kalium Hidroksida 1M direaksikan dengan 100 ml Asam Klorida 1 M.
Suhu awal masing-masing berturut-turut 24℃ dan 23,4℃ .Setelah bereaksi suhu
maksimum 32,2℃ , Tentukan :
a.ΔH netralisasi dari reaksi tersebut
b. Tuliskan persamaan reaksi termokimianya
c. Tentukan ΔH reaksi jika 2 mol air terbentuk berdasarkan data reaksi ini.
2. Diketahui kapasitas kalor sepotong Platina 1,4 j/K.Untuk menaikkan suhu 15 ◦K menjadi
65◦K ,berapakah kalor yang dibutuhkan oleh Platina tersebut.
2.Penentuan ΔH berdasarkan Perubahan entalpi pembentukan Standar (ΔHf ° )
Berdasarkan perubahan entalpi standar zat- zat yang ada dalam reaksi ,perubahan
entalpi dapat dihitung dengan rumus :
ΔHr = ∑ ΔHf° hasil reaksi - ∑ ΔHf° pereaksi
Contoh soal
Tentukan ΔH reaksi pada pembakaran C2H6
Peny: ΔHf° C2H6 = - 84,7 kj/mol
ΔHf° CO2 = - 393,5 kj/mol
ΔHf° H2O = - 825,5 kj/mol
1
Reaksi : C2H6(g) + 3 O2(g) 2CO(g) + 3 H2O(l)
2
1
ΔHr C2H6 = [2x ΔHf° CO2 + 3x ΔHf° H2O ] – [ΔHf° C2H6 + 3 O2 ]
2
= [2 (- 393,5) + 3 (825,5) ] – [ - 84,7 + 0 ]
= - 1643,5 + 84,7 = - 1558,8 kj
Soal latihan
1.Tentukan ΔH reaksi pada pembakaran gas etena menghasilkan gas karbondioksida dan air,jika
diketahui : ΔHf° C2H4 = - 52,5 kj/mol
ΔHf° CO2 = - 393,5 kj/mol
ΔHf° H2O = - 825,5 kj/mol
2. Diketahui : ΔHf° CH4O = - 238,6 kj/mol
ΔHf° CO2 = - 393,5 kj/mol
ΔHf° H2O = - 825,5 kj/mol
a.Tentukan ΔH reaksi pada pembakaran CH4O sesuai reaksi :
3
CH4O(g) + O2(g) CO2(g) + 2H2O(l)
2
b. Tentukan jumlah kalor yang dibebaskan pada pembakaran 8 gram Metanol (CH 4O)
3.Diketahui reaksi 4 NH3 + 7O2 4NO2 + 6H2O ΔH = - 4c kj/mol
Jika kalor pembentukan H2O dan NH3 berturut-turut – a dan -b kj , Tentukan kalor
pembentukan NO2.
3.Penentuan ΔH berdasarkan Hukum Hess
Perubahan entalpi reaksi kadang – kadang tidak dapat ditentukan secara langsung tetapi harus
melalui tahap-tahap reaksi.
Contoh :
Untuk menentukan perubahan entalpi pembentukan CO2 dapat dilakukan dengan berbagai cara
Cara I : C(s) + O2(g) CO2(g) ΔH = - 394 kj
ΔH3
Cara II : C(s) + O2(g) CO2
ΔH1= - 111kj ΔH2= - 283 kj
1
C(s) + O
2 2(g)
ΔH3 = ΔH1 - ΔH2
ΔH3 = - 111 kj + - 283 kj
ΔH3 = - 394 kj
1
Cara III : O C(s) +
CO(g) ΔH1= - 111kj
2 2(g)
1
CO(s) + O2(g) CO2(g) ΔH2= - 283 kj +
2
C(s) + O2(g) CO2(g) ΔH3 = - 394 kj
Pada cara I terbentuk satu tahap , dedangkan pada cara ke II dan III berlansung dua
tahap ,ternyata perubahan entalpinya sama hasilnya - 394 kj.
Hukum Hess menyatakan “Perubahan entalpi hanya bergantung pada keadaan awal dan
keadaan akhir bukan pada jalannya reaksi “
Contoh soal
Tentukan perubahan entalpi pembentukan SO3 , jika diketahuim:
S(s) + O2(g) SO2(g) ΔH = - 296 , 8 kj
1
SO2(g) + O2(g) SO3 ΔH = - 99 , 2 kj
2
Penyelesaian:
S(s) + O2(g) SO2(g) ΔH = - 296 , 8 kj
1
SO2(g) + O2(g) SO3 ΔH = - 99 , 2 kj +
2
1
S(g) + 1 O2(g) SO3 ΔH = - 396 kj
2
1 1
S(g) + 1 O S(g) + 1 O
2 2(g) 2 2(g)
ΔH = - 296 , 8 kj
ΔH = - 396 kj ΔH = - 296 , 8 kj
1 1
SO2(g) + O SO2(g) + O
2 2(g) 2 2(g) ΔH = - 396 kj
ΔH = - 99 , 2 kj SO3(g) ΔH = - 99 , 2 kj
SO3(g)
Soal Latihan
1
1.Dik: H2O2(g) H2O(l) + O ΔH= -98,0 kj
2 2(g)
2H2(g) + O2(g) 2H2O(l) ΔH= -571,6 kj
Tentukan ΔH reaksi : H2(g) + O2(g) H2O2(g) ,dengan menggunakan data diatas.
2. Dik: C(s) + O2(g) CO2(g) ΔH = -393,5 kj
1
H2(g) + O H2O(l) ΔH = -285,8 kj
2 2(g)
1
C2H6(g) + 3 O2(g) 2CO2(g) + 3H2O(l) ΔH = -1559,7 kj
2
Tentukan ΔH reaksi : 2C(s) + 3H2(g) C2H6(g)
4.Penentuan ΔH berdasarkan Energi Ikatan
Suatu reaksi kimia terjadi akibat pemutusan ikatan –ikatan kimia dan pembentukan
ikatan-ikatan kimia yang baru. Pada pembentukan ikatan terjadi pembebasan energi,sedangkan
pada pemutusan ikatan diperlukan energi.Jumlah energi yang diperlukan untuk memutuskan
ikatan antar atom dalam 1 molekul berwujud gas disebut Energi Ikatan.
Energi ikatan untuk molekul dwiatom ( dua atom ) ialah perubahan entalpi pada pemutusan 1
mol ikatan dalam molekul-molekul berwujud gas menjadi atom-atom gas.Energi ikatan ini juga
disebut energi disosiasi ikatan yang disimbolkan sebagai ΔHD.
Diketahui energi ikatan :
C ─ H = 415 kj/mol C ─ Cl = 330 kj/mol
Cl ─ Cl = 243 kj/mol H ─ Cl = 432 kj/mol
Hitung ΔH reaksi : CH4 + 4Cl2 CCl4 + 4HCl
Penyelesaian :
H Cl
H C H + 4 Cl ─ Cl Cl C Cl + 4 H ─ Cl
H Cl
Energi ikatan yang diputuskan Energi ikatan yang dibentuk
4 ( C─ H ) = 4 ( 415 )kj = 1660 kj 4 ( C ─ Cl ) = 4 (330 ) = 1320 kj
4 ( Cl ─ Cl ) = 4 ( 243 )kj = 972 kj + 4 ( H ─ Cl ) = 4 ( 432 ) = 1728 kj +
= 2632 kj = 3048 kj
ΔH reaksi = 2632 kj - 3048 kj
= - 416 kj
Soal Lat2ihan:
1.Hitung energi ikatan HCl , HBr , dan HI jika diketahui :
ΔHf◦ HCl = - 92, 5 kj/mol ΔHD◦ H2 = 435 kj/mol ΔHD◦ I2 = 151 kj/mol
ΔHf◦ HBr = - 36 kj/mol ΔHD◦ Cl2 = 242 kj/mol
ΔHf◦ HI = + 26 kj/mol ΔHD◦ Br2 = 193 kj/mol
2. Diketahui energi ikatan : C ─ H = 415 kj/mol C ─ C = 342 kj/mol
C C = 607 kj/mol H ─ Cl = 436 kj/mol
Hitung ΔH reaksi C2H4(g) + H2(g) C2H6(g)
3.Hitung energi ikatan rata- rata N ─ H dalam molekul NH3 jika diketahui ΔHf◦ NH3 = - 43,3 kj
Energi ikata H ─ H = 436 kj , dan N ≡ N = 946 kj.