0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
363 tayangan7 halaman

Tugas1 Adpu4442

Teks tersebut membahas tentang sistem informasi manajemen (SIM) nikah yang dikembangkan Kementerian Agama untuk mengelola proses pernikahan secara digital. SIM nikah memungkinkan pengumpulan, penyimpanan, dan pemrosesan data pernikahan secara elektronik untuk mendukung pengambilan keputusan.

Diunggah oleh

Retno Arum
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Aplikasi Mobile,
  • Efisiensi Proses,
  • Analisis Data,
  • Aplikasi Sistem,
  • Transparansi,
  • Pengumpulan Data,
  • Fungsi Transaksi,
  • Penyebaran Informasi,
  • Strategi Pengelolaan,
  • Pengelolaan Sumber Daya
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
363 tayangan7 halaman

Tugas1 Adpu4442

Teks tersebut membahas tentang sistem informasi manajemen (SIM) nikah yang dikembangkan Kementerian Agama untuk mengelola proses pernikahan secara digital. SIM nikah memungkinkan pengumpulan, penyimpanan, dan pemrosesan data pernikahan secara elektronik untuk mendukung pengambilan keputusan.

Diunggah oleh

Retno Arum
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Aplikasi Mobile,
  • Efisiensi Proses,
  • Analisis Data,
  • Aplikasi Sistem,
  • Transparansi,
  • Pengumpulan Data,
  • Fungsi Transaksi,
  • Penyebaran Informasi,
  • Strategi Pengelolaan,
  • Pengelolaan Sumber Daya

NIM : 043387265

Nama : Retno Arum Puspitasari

Prodi : Ilmu Administrasi Negara

UPBJJ : Surakarta

TUGAS 1 ADPU4442/SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Dilansir dari: [Link]

1. Dalam konsep Sistem Informasi Manajemen menurut Davis (1985), mengapa


artitekel di atas masuk pada kategori Sistem Informasi Manajemen ?
Jawab:
Menurut konsep system informasi manajemen (SIM) yang dikemukakakn oleh
Gordon B. davis (1985), artikel diatas tentang kartu nikah digital dan aplikasi system
informasi manajemen nikah (SIM Nikah) dari kementerian agama masuk ke dalam
kategori SIM karena memenuhi beberapa karakteristik utama SIM, yaitu:
a. Berfokus pada pengambilan keputusan :
- Kartu nikah digital dan SIM nikah dirancang untuk membantu pengambilan
keputusan terkait pernikahan, seperti verifikasi dan akses informasi
pernikahan.
- System ini menyediakan informasi yang akurat dan terkini kepada pihak-pihak
yang berkepentingan, seperti passangan yang menikah, pencatat nikah dan
instansi terkait.
- Informasi ini dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan
efisien dalam mengelola proses pernikahan dan administrasi terkait.
b. Berbasis computer:
- Kartu nikah digital dan SIM nikah memanfaatkan teknologi computer untuk
menyimpan, memproses dan mengelola data pernikahan.
- Penggunaan aplikasi mobile dan website memungkinkan akses informasi
pernikahan secara mudah dan cepat dari mana saja.
- System ini mengotomatiskan banyak tugas manual yang sebelumnya
dilakukan secara offline, sehingga meningkatkan efisiens dan efektivitas
pengelolaan data pernikahan.
c. Mengelola sumber daya:
- SIM nikah mengelola sumber daya terkait pernikahan, seperti data pasangan
nikah, data pencatat nikah dan informasi pernikahan lainnya.
- System ini membantu mengalokasiskan sumber daya secara optimal untuk
emmenuhi kebutuhan proses pernikahan dan administrative terkait.
- Penggunaan system ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan
efektivitas penggunaan sumber daya dalam pengelolaan pernikahan.
d. Menghassilkan informasi:
- Kartu nikah digital dan SIM nikah menghasilkan informasi yang dibutuhkanm
oleh pihak-pihak yang berkepentingan terkait pernikahan.
- System ini menyediakan berbagai laporan dan analisis data pernikahan yang
dapat digunakan untuk memantau kinerja dan membuat keputusan strategis.
- Informasi yang dihasilkan oleh system ini dapat membantu meningkatkan
transparansi dan akuntabilotas dalam pengelolaan pernikahan.
e. Terintegrasi dengan irganisasi:
- SIM nikah terintegrasi dengan system informasi lain di kementerian agama
seperti system informasi manajemen data kependudukan (SIMDUK) dan
system informasi manajemen haji (SIM Haaji).
- Integrasi ini memungkinkan pertukaran data secara otomatis dan
meningkatkan efisiensi proses pernikahan.
- System ini juga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih
terkoordinasi dan strategis di seluruh organisasi kementerian agama.

Berdasarkan karakteristik-karakteristik tersebut, artikel tentang kartu nikah digital


dan SIM nikah dari kementerian agama dapat dikategorikan sebagai system
informasi manajeman (SIM) karena memenuhi tujuan utama SIM untuk
menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan,
mengelola sumber dyaa, menghasilkan informasi dan terintegrasi dengan
organisasi.
Selain itu, artikel ditas juga menunjukkan bagaimana SIM dapat digunakan untuk
meningkatkan efisiensi, efektivitas dan transparansi dalam pengelolaan proses
pernikahan di indonesia.

2. Selanjutnya bagaimana analisis saudara/i terkait dengan artikel berita di atas


jika dikaitkan dengan definisi Sistem Informasi Manajemen menurut Davis
(1985) ?
Jawab:
Analisis artikel berita kartu nikah digital dan SIM nnikah berdasarkan definisi system
informasi manajemen (SIM) davis (1985):
a. Focus pada pengambilan keputusan
b. Berbasis computer
c. Mengelola sumber daya
d. Menghasilkan informasi
e. Terintegrasi dengan organisasi

Berdasarkan analisis data, artikel berita tentang kartu nikah digital dan SIM nikah dari
kementerian agama dapat dikategorikan segai system informasi manakeman (SIM)
karena memenuhi definisi SIM yang dikemukakan oleh Davis (1985). System ini
membantu pengembilan keputusan, berbasis computer, mengelola sumber daya,
menghasilkan informasi dan terintegrasi dengen organisassi.

Dampak positif:

- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan proses oernikahan dan


administrai terkait.
- Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pernikahan.
- Mempermudah akses informasi pernikahan bagi pasangan yang menikah,
pencatat nikah dan instansi terkait.
- Membantu pengembilan keputusan yang lebih tepat dan strategis dalam
pengelolaan pernikahan.

Tantangan :

- Memastikan keamanan dak keberhasilan data pernikahan.


- Meningkatkan literasi digital masyraat terkait penggunaan kartu nikah digital
dan SIM nikah.
- Memastikan akses yang merata ke kartu nikah digital dan SIM nikah bagi
seluruh masyarakat indoensia.

Peluncuran kartu nikah digital dan SIM nikah adalah Langkah yang positif untuk
meningkatkan pengelolaan proses pernikahan di Indonesia. System ini memiliki
banyak manfaat nagi pihak-pihak yang berkepentingan, seperti pasangan yang
menikah, pencatat nikah, dan instansi terkait. Namun, perlu diperhatikan juga
beberapa tantangan yang harus diahadapi untuk memastikan keberhasilan
implementasi system ini.

3. Goyal (2003) mengemukakan bahwa terdapat lima fungsi pengolahan utama


dari Sistem Informasi Manajemen, termasuk pada fungsi pengolahan mana
artikel berita di atas?
Jawab:
Berdasarkan artikel berita tentang kartu nikah digital dan aplikasi system informassi
manajemen nikah (SIM nikah) dari kementerian agama, system tersebut dapat
dikategorikan ke dalam dua fungsi pengelolaan utama system informasi manajemen
menurut Giyal (2003), yaitu:
a. Fungsi pengelolaan transaksi (process transaction):
- SIM nikah mengelola transaksi pernikahan, seperti penadfatran pernikahan,
verifikasi data pernikahan dan pencatatan pernikahan.
- System ini mengotomatiskan banyak tugas manual yang sebelumnya
dilakukan secara offline, seperti pencatatan data pernikahan di buku nikah dan
verifikasi data pasangan nikah.
- Otomatisasi ini meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pernikahan, serta
meminimalisir risiko kesalahan manusia.
b. Fungsi pemeliaraan file induk (maintain master file):
- SIM nikah memelihara file induk data pernikahan, seperti data pasangan
nikah, data pencatat nikah dan informasi pernikahan lainnya.
- System ini memastikan bahwa data pernikahan selalu akurat, terkini dan
konsisten.
- Data yang akurat dan terkini ini penting untuk berbagai keperluan, seperti
pembuatan laporan statistic pernikahan, pencetakan kartu nikah digital dan
verifikasi data pernikahan.

Selain dua fungsi pengelolaan utama tersebut, SIM nikah juga dapat dikategorikan ke
dalam fungsi pengelolaan lainnya, seperti:

- Fungsi menghasilkan laporan (produce reports):


SIM nikah mengahsilkan berbagai laporan terkait dengan pernikahan, seperti
laporan statistic pernikahan, laporan data pasangan nikah, dan laporan data
pencatat nikah.
- Fungsi memproses pernintaan (procese inquiries):
SIM nikah memungkinkan penggunaan untuk mencari informasi pernikahan,
seperti data pasangan nikah, data pencatat nikah dan informasi pernikahan
lainnya.

Kartu nikah digital dan SIM nikah dari kementerian agama merupakan contoh
penerapan system informasi manajeman yang efektif untuk meningkatkan
pengelolaan proses pernikahan di Indonesia. System ini memenuhi beberapa fungsi
pengelolaan transaksi, fungsi pemeliharaan file induk, fungsi menghasilkan laporan
dan fungsi memproses permintaan. Penerapan SIM nikah diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaann
pernikahan di Indonesia.

4. Bagaimana analisis saudara/i melihat artikel berita di atas jika dikaitkan dengan
lima fungsi pengolahan utama dari Sistem Informasi Manajemen menurut
Goyal (2003)?
Jawab:
a. Fungsi pengumpulan data (data collection);
- SIM nikah mengumpulkan data pernikahan dari berbagai sumber, seperti
pasangan yang menikah, pencatat nikah dan instansi terkait.
- Data ini dikumpulakn melalui berbagai cara, seperti formular inline, aplikasi
mobile, dan integrasi dengan system informasi lainnya.
- Pengumpulan data yang akurat dan lengkap ini penting untuk berbagai
keperluan, seperti verifikasi data pernikahan, pembuatan kartu nikah digital
dan penyususnan statistic pernikahan.
b. Penyimpanan data (data storage):
- SIM nikah menyimpan data pernikahan dalam database yang terpusat dan
aman.
- Penggunaan database memungkinkan penyimpanan data yang terstruktur dan
mudah diakses.
- Keamanan database sangat penting untuk menjaga privasi dsata penikahan dan
mencegah kebocoran data.
c. Pemrosesan data (data processing):
- SIM nikah memproses data pernikahan untuk berbagai keperluan, seperti
verifikasi data pernikahan, pembuatan kartu nikah digital, dan penyusunan
statistic pernikahan.
- System ini menggunakan berbagai algoritma dan Teknik pemrosesan data
untuk memastikan data pernikahn yang diolah akurat, konsisten dan uo-to
date.
d. Penyebaran informasi (information distribution):
- SIM nikak menyebabkan informasi pernikahan kepada pihak-pihak yang
berkepentingan, seperti pasangan yang menikah, pencatat nikah instansi terkait
dan masyarakat umum.
- Informasi ini disebarkan melalui berbagai saluran, seperti aplikasi mobile,
website, dan media sosial.
- Penyebaran informasi yang akurat dan tepat waktu penting untuk
menibgkatkan transaransi dan akuntabilitas dalam oengelolaan pernikahan.
e. Pengambilan keputusan (decision support):
- SIM nikah menyediakan informasi dan analisis data pernikahan yang dapat
digunakan untuk mengambil keputusan yang lebih tepat dan strategis.
- Informasi ini dapat digunakan untuk berbagai pihak, sepertiu kementerian
agama, kantor urusan agama dan Lembaga penelitian.
- Oengambila keputusan yang berbasis dta dapat membantu meningkatkan
efisiensi dan efektivitas pengelolaan pernikahan.

Kartu nikah digital dan SIM nikah dari kementerian agama merupakan contoh
penerapa system informasi manajemen yang komprehensif dan terintegrasi.
System ini memenuhi lima fungsi pengelolaan utama SIM, yaiti fungsi
pengumpulan data, fungsi penyimpanan data, fungsi pemrosesan data, fungsi
penyebaran informasi dan fungsi pengambilan keputusa. Penerapan SIM nikah
diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pernikahan di Indonesia dan
mendukung kebijakan-kebijakan terkait pernikahan yang lebih efektif.

Sumebr referensi;

Buku materi pokok ADPU4442/Sistem informasi manajemen. Eva andayani.


Universitas terbuka.

[Link]

Anda mungkin juga menyukai