0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan8 halaman

Jenis-Jenis Alat Berat untuk Konstruksi

1. Beberapa alat berat yang digunakan dalam konstruksi bangunan dan infrastruktur dijelaskan, seperti tower crane, ekskavator, scraper, truk, motor grader, compactor, vibro roller, asphalt paver, diesel hammer, dan mobile crane.

Diunggah oleh

Imam Tantowi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan8 halaman

Jenis-Jenis Alat Berat untuk Konstruksi

1. Beberapa alat berat yang digunakan dalam konstruksi bangunan dan infrastruktur dijelaskan, seperti tower crane, ekskavator, scraper, truk, motor grader, compactor, vibro roller, asphalt paver, diesel hammer, dan mobile crane.

Diunggah oleh

Imam Tantowi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

TOWER CRANE

Tower crane adalah alat pengangkat beban yang fungsi untuk mempermudah pekerjaan
kontruksi pada gedung-gedung tinggi. Sebagai alat yang memiliki jangkauan luas dan tinggi
yang dapat disesuaikan dengan bangunan yang sedang dibangun , tower crane dapat
mengangkat atau memidahkan alat-alat matrial dengan lebih mudah.
Tower crane dapat menyesuaikan tinggi hingga mencapai lebih dari 100 meter sehingga tidak
heran jika alat berat yang satu ini sangat berperan penting dalam pembangunan gedung-gedung
tinggi. Jika tidak ada alat ini, munkin proses kontruksi gedung tinggi akan sulit dilakukan
karena untuk memidahkan matrial ke atas bagunan tinggi diperlukan alat yang tinggi di
sesuaikan dengan tinggi gedung. Jadi, sudah tahukan apa itu tower crane? Intinya tower crane
merupakan alat berat yang berfungsi untuk memidahkan dan mengangkat matrial atau alat
lainnya dengan jangkauan luas dan tinggi hingga 100 mete

Jenis-jenis Tower Crane


1. Rail Mounted Tower Crane
Jenis tower crane yang pertama adalah Rail Mounted Tower Crane. Yang mana Rail
Mounted Tower Crane dibagian bawahnya di pasangkan pada rel.
Untuk bagian mast section hingga top bentuknya sama dengan jenis tower crane lainnya,
namun pada bagian dasarnya terdapat roda yang bisa bergerak pada rail dengan
menggunakan mesin.
2. Tied-in Tower Crane
Untuk pembangunan bangunan tinggi lebih dari 100 meter mungkin biasanya menggunakan
jenis tower crane ini. Tied-in Tower Crane memiliki tinggi mencapai 200 meter yang
memiliki ciri khas pasa mast sectionnya.
3. Free Standing Tower Crane
Free Standing Tower Crane adalah jenis tower crane yang paling sering digunakan dalam
pembangunan gedung. Jenis tower crane ini memiliki kelebihan dalam penggunaannya yaitu
pemasangan dan pembongkarannya lebih cepat.
2. EXCAVATOR
Ekskavator atau mesin pengeruk adalah alat berat yang terdiri dari batang,
tongkat, keranjang dan rumah rumah dalam sebuah wahana putar dan digunakan untuk
penggalian (akskavasi) Rumah rumah diletakan di atas kereta bawah yang dilengkapi Roda
rantai atau Roda. Ekskavator kabel menggunakan Winch dan Tali besi untuk bergerak.
Ekskavator kabel adalah perkembangan alami dari Penggaruk Uap dan sering disebut Power
shovel. Semua gerakan dan fungsi dari ekskavator hidraulis menggunakan aksi cairan hidrolik,
dengan silinder hidrolik dan motor hidrolik. Dikarenakan pengaktifan secara linear oleh silinder
hidraulis, maka mode operasi mereka berbeda dengan ekskavator kabel.
3. SCRAPER

Scraper merupakan alat berat yang umumnya digunakan untuk membantu pekerjaan manusia
seperti halnya mengeruk tanah, mengangkut tanah dan juga memindahkan tanah ke lokasi yang
diinginkan.
Alat berat Scraper ini dapat digunakan untuk menempuh jarak hingga 2000 meter pada tanah
datar menggunakan alat khusus berupa penggerak yang berbentuk roda. Selain itu Scraper juga
dapat menggali tanah hingga kedalaman 2,2 mm lalu menimbun lapisan tanah hingga tebalnya
2,5 mm.
Scraper punya ukuran yang cukup besar dan beratnya mencapai 550 hp setiap satunya. Pada alat
berat tersebut terdapat dua mesin yang dapat menggerakkan roda depan dan juga roda belakang.
Scraper sendiri tidak hanya dikenal mempunyai mesin namun ada yang tanpa mesin.
Pada umumnya, fungsi alat berat Scraper digunakan dalam rangka mengeruk tanah, mengangkut
tanah dan juga menaburkannya pada suatu tempat yang akan digarap agar nantinya tercipta
pemerataan secara berlapis-lapis.
Ketika menggunakan scraper ini, perlu menyesuaikan antara motor dari scraper dengan sifat
material yang nantinya dikerjakan. Seperti halnya panjang jarak tempuh, kondisi jalan dan juga
alat bantu yang diperlukan.
Bisa dikatakan jika scraper ini cukup efektif apabila digunakan untuk melakukan pengerjaan
tanah seperti halnya:
a. Perataan contour tanah sekeliling dengan menggunakan teknik building site.
b. Pengupasan permukaan tanah atau stripping top soil
c. Penggalian dan juga pengurugan atau cut and fill carthwork untuk badan jalan
d. Menggali saluran drainase dan juga menggali saluran irigasi
4. Alat Pengangkut (Truk)

Fungsi dari alat pengangkut adalah untuk mengangkut material seperti tanah, pasir,
batuan untuk proyek konstruksi. Pemilihan truk tergantung pada kondisi lapangan, volume
material, waktu dan biaya. Besarnya kapasitas truk bergantung pada waktu yang dibutuhkan
untuk memuat material ke dalam truk berbanding waktu angkut truk. Pada umumnya besar
kapasitas truk yang dipilih adalah empat sampai lima kali kapasitas alat gali yang memasukkan
material ke dalam truk. Penggunaan truk yang terlalu besar sangat tidak ekonomis, kecuali jika
sebanding dengan volume material yang akan diangkut.
5. Motor Grader

Motor grader merupakan alat yang digunakan untuk meratakan tanah dan permukaan yang
dikehendaki. Selain itu kegunaan motor grader juga adalah sebagai berikut :
 Grading (perataan permukaan tanah)
 Shaping (pemotongan untuk mendapatkan bentuk/profil tanah)
 Bank shaping (pemotongan untuk mendapatkan bentuk/ profil tanah)
 Scarifiying (pengerukan untuk pembuatan saluran)
 Ditching (pemotongan untuk pembuatan saluran)
 Mixing and spreading (mencampur dan menghampar material di lapangan)
6. Compactor

Compactor sering disebut sebagai alat pemadat. Compactor adalah alat digunakan untuk
memadatkan tanah yang sebenarnya merupakan upaya mengatur kembali susunan butiran tanah
agar menjadi lebih rapat dan lebih padat.

Adapun jenis-jenis alat pemadat mekanis sebagai berikut:

 Three wheel roller (mesin gilas tiga roda)


 Tandem roller (mesin gilas roda dua atau tandem)
 Sheepfoot type roller (mesin gilas tiga roda besi dengan permukaan seperti kaki kambing)
 Pneumatic tire roller (mesin gilas dengan roda ban karet bertekanan angin)
 Soil compactor (pemadat aspal)
 Landfill compactor

7. Wales Stump/ Vibro Roller


Stump (Vibro Roller) atau juga disebut dengan wales adalah alat yang digunakan untuk
memadatkan permukaan tanah atau aspal. Stump sering digunakan ketika membuat sebuah jalan
[Link] ini sebetulnya bernama Vibro Roller, namun orang Indonesia sering menyebutnya
dengan stum, mesin galindong atau mesin [Link] alat tersebut di pasaran cukup
beragam, ada yang ukurannya kecil, sedang hingga besar. Membuat alat tersebut dapat digunakan
di berbagai macam lahan, mulai dari lahan yang ukurannya kecil hingga yang ukurannya besar.

Berkaitan dengan fungsi vibro roller, berikut ini beberapa fungsi dari vibro roller yang harus
kamu ketahui:

 Digunakan untuk memadatkan dan juga meratakan struktur permukaan tanah agar lebih
kuat menyangga beban yang ada di atasnya.
 Digunakan sebagai pencegah terhadap berbagai tumpukan kotoran yang berasal dari
kerikil maupun debu yang ada di permukaan tanah.
 Alat ini juga digunakan sebagai pembasah terhadap medan agar debu-debu tidak
berterbangan. Alat ini juga sudah dilengkapi dengan tangki air yang kapasitasnya
mencapai 25 liter.
 Vibro roller juga berfungsi sebagai media penggilas aspal beton untuk pembangunan
jalan raya. Dengan begitu, jalan rata tersebut permukaannya akan lebih rata dan juga kuat
sehingga mampu dilewati berbagai jenis kendaraan, terutama kendaraan besar.

8. Asphalt Paver

Asphalt paver atau yang sering disebut dengan asphalt finisher merupakan suatu alat yang bisa
menghamparkan campuran aspal yang sebelumnya telah dibuat dengan alat produksi aspal.
Kelemahan dari asphalt paver ini adalah manuver perputaran roda kelabang yang tampak lebih
lama. Sebab roda karet yang digunakan dengan daya ambang yang terasa lebih kasar.
9. Diesel Hammer

Diesel hammer ini sendiri merupakan suatu alat yang digunakan dalam memukul atau
memancang tiang pancang ke dalam tanah. Umumnya alat ini akan digunakan dalam
membangun pondasi untuk bangunan bertingkat, jembatan tower, dermaga, dan bangunan
lainnya. Alat ini bekerja dengan memakai mesin uap, dalam menggerakan hammer atau
pemukul, di bagian single ataupun double acting steam hammer yang dipakai. Hammer yang
dipakai dalam memukul tiang pancang ini sendiri cukup bervariasi, ada yang memiliki model
tetap, gantung, dan ada pula yang berputar di bidang vertikal.

10. Mobile Crane

Mobile crane (derek bergerak) adalah salah satu alat yang berfungsi untuk mengangkat atau
menurunkan material dengan beban berat dan memindahkannya secara horizontal. Fungsi mobile
crane dapat menjadi pilihan efektif bagi perusahaan konstruksi karena prinsip dasar alat gerak
yang dapat memudahkan proses perpindahan material dengan jarak pendek serta juga dapat
menjadi komponen pendukung dalam membuat tower crane atau derek jangkung. Jenis derek ini
juga dinilai efisien dikarenakan tidak memerlukan terlalu banyak biaya untuk tambahan alat
khusus.

Bagian mobile crane dibagi menjadi dua, yaitu bagian atas dan bagian bawah. Kedua
bagian dihubungkan oleh turntable atau lempeng putar yang dapat membuat alat ini bergerak
secara vertikal. Tiang utama ditopang oleh bagian lempeng dasar dengan spesifikasi kuat dan
berat. Hal tersebut bertujuan untuk membantu menyeimbangkan dengan beban yang diangkat. Di
bagian atas tiang derek, terdapat roda gigi dan motor penggerak terletak di unit slewing yang
memungkinkan derek untuk berputar. Unit slewing juga terdiri dari jib (derek lengan horisontal)
yang menggunakan troli untuk membantu mengangkut beban. Terdapat juga motor penggerak
derek terletak di lengan mesin yang lebih pendek. Sistem katrol yang digunakan sebagai prinsip
dasar derek bergerak dapat membantu mengangkat beban berat dengan tekanan yang minimal.

Secara umum, mobile crane dapat diklasifikasikan menjadi lima jenis.

Mobile Crane Hydraulic


Derek ini menggunakan sistem internal hidrolik dan memungkinkan untuk mengangkut beban
yang lebih berat. Biasanya, jenis derek ini digunakan untuk memindahkan trailer traktor atau peti
kemas dengan beban yang berat. Derek ini bekerja dengan memanfaatkan kekuatan yang
diberikan cairan di bawah tekanan. Cairan ini biasanya berbentuk oli ringan atau air.

All-terrain Mobile Crane


Jenis mobile crane ini dirancang untuk beroperasi dalam berbagai situasi dan kondisi tempat serta
cuaca. Derek jenis ini dapat bergerak dengan mudah melalui permukaan pasir maupun bebatuan
sama seperti permukaan aspal dan jalan raya. Jenis ini dapat mengangkat variasi beban dari 40
hingga 1000 ton dan dapat mencapai ketinggian hingga 500 kaki.

Mobile crane Rough-terrain


Jenis derek ini digunakan untuk mengakses dan melakukan pemindahan di area pengangkatan
yang terbatas. Jenis ini dapat menjangkau area tanah yang tidak rata dan di medan sulit.
Penopang berfungsi sebagai stabilisator pada saat pengangkatan material. Hydraulic boom and
hoist yang diterapkan pada alat ini juga memungkinkan untuk mengangkat beban berat ke
ketinggian yang luar biasa.

Crawler
Jenis crawler dilengkapi dengan roda rantai pada bagian undercarriage yang berfungsi sebagai
stabilisator dan mobilisator. Jenis ini biasanya digunakan untuk kepentingan konstruksi
bangunan. Crane ini juga tersedia dalam berbagai kapasitas pengangkatan termasuk konstruksi
pondasi bangunan dengan kategori berat.

Carry-deck
Jenis carry-deck adalah derek kecil dengan empat roda dian dilengkapi dengan rotating boom
yang mampu berputar 360 derajat. Terdapat pelat geladak datar diatas roda yang ideal digunakan
untuk memindahkan material. Jenis ini dapat menjadi opsi utama untuk berbagai macam
pekerjaan. Derek ini dilengkapi dengan kontrol hydraulic penuh untuk pengoperasian yang mulus
dan akurat.

Anda mungkin juga menyukai