PROPOSAL
PENGAJUAN BANTUAN PERALATAN
USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
KERIPIK TELOR CUMI RASALINA
ALAMAT : JL. ADYAKSA NO. 180 RT.06 RW. 06
KEL. KACANG PEDANG KEC. GERUNGGANG
KOTA PANGKALPINANG
PROV. KEP. BANGKA BELITUNG
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah. Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT,
Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkah, rahmat dan hidayah-Nya jua lah
sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan Proposal Bantuan Peralatan
UMKM melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Pangkalpinang.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas segala
usaha dan kesempatan yang telah diberikan kepada UMKM Kritcu Rasalina untuk
mengajukan proposal ini guna kelancaran dan meningkatkan kapasitas produksi
kritcu rasalina.
Demikian uraian singkat yang dapat kami sampaikan, besar harapan kami
agar proposal ini dapat dipertimbangkan dan dapat ditindaklanjuti.
Dalam penyusunan Proposal ini kami menyadari tentunya masih banyak
terdapat kekurangan, untuk itu kami mengharapkan saran dan kritik demi
kesempurnaan Proposal ini.
PROFIL PERUSAHAAN
1. Identifikasi Perusahaan
Nama Perusahaan : KRITCU RASALINA
Jenis Perusahaan : Makanan
Bentuk Usaha : Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM)
Nama Produk : Keripik Telor Cumi ( Kritcu ) cap Rasalina
Alamat : Jl. Adyaksa No. 180 RT. 06 RT. 02 Kel. Kacang
Pedang Kec. Gerunggang Pangkalpinang
No. IUMK : 222/IUMK/Kec.GRG/XI/2019
No. Halal : 31100009381218
NIB : 3008210015116
E-Mail : [email protected]
2. Identitas Pimpinan
Nama : Salpita Komalasari
Alamat : Jl. Adyaksa No. 180 RT. 06 RT. 02 Kel. Kacang
Pedang Kec. Gerunggang Pangkalpinang
HP : 081311323381
WA : 085268041675
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sektor industri merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi suatu
negara oleh karena sektor usaha mikro kecil dan menengah ini adalah sektor yang
dapat memberikan nilai tambah (added value) terbesar dan dapat memberikan
kesempatan kerja yang luas sehingga memiliki kontribusi yang signifikan dalam
menyelesaikan permasalahan dasar di Indonesia yaitu pengentasan kemiskinan dan
penurunan tingkat pengangguran.
Perekonomian Indonesia akan memiliki fundamental yang kuat jika ekonomi
kerakyatan telah menjadi pelaku utama yang produktif dan berdaya saing tinggi.
Salah satu sektor pembangunan ekonomi kerakyatan yang memegang peranan
penting dan strategis adalah pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
Pengalaman menunjukkan bahwa usaha mikro kecil dan menengah memiliki
ketangguhan terhadap goncangan perekonomian global. Disamping itu usaha mikro
kecil dan menengah juga memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja yang besar,
membuka peluang berusaha dan dapat mewujudkan peningkatan dan pemerataan
pendapatan masyarakat. Dengan UMKM yang kuat maka struktur ekonomi akan
menjadi kokoh, yang berperan besar dalam peningkatan ekspor dan pengendalian
impor, serta tumbuh dan berkembangnya pada basis kemampuan diri sendiri.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka pengembangan UMKM dilakukan
secara terus menerus dengan selalu memperhatikan aspek pendidikan, permodalan,
produktivitas, sarana/prasarana, pemasaran dan pemanfaatan lembaga pemerintah
dan swasta secara maksimal, menuju kepada terwujudnya UMKM yang modern.
Salah satu usaha mikro kecil dan menengah di Kota Pangklapinang yang
jumlahnya relatif banyak yaitu usaha snack makanan ringan, khususnya keripik telor
cumi ( kritcu ). Keripik telor cumi merupakan makanan camilan khas Provinsi
Bangka Belitung, dimana bahan baku utama yang digunakan adalah telor cumi.
Untuk memproduksi keripik telor cumi dengan kualitas baik dan kapasitas yang
besar, maka diperlukan sarana prasarana/mesin produksi yang memadai seperti
mesin pembentuk keripik telor cumi. Sekaligus hal ini untuk menjaga konsistensi
pengusaha dalam memproduksi keripik telor cumi (kritcu) di Kota Pangkalpinang.
Untuk itulah dibuat Proposal Pengajuan Bantuan Peralatan Usaha Kripik Telor
Cumi di Kota Pangkalpinang dalam rangka peningkatan hasil produksi sehingga
pengusaha keripik telor cumi dapat maju dan berkembang.
B. Tujuan
Tujuan dari Proposal Pengajuan Bantuan Peralatan Usaha Keripik Telor Cumi
adalah untuk mendapatkan bantuan peralatan produksi melalui Dinas Kopeasi
UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang Tahun 2022 dalam rangka
meningkatkan hasil produksi keripik telor cumi. Dengan pembuatan keripik telor
cumi menggunakan alat yang modern diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi
di atas 100kg/hari.
BAB II
ASPEK PRODUKSI
A. Gambaran Keadaan
Keripik telor cumi merupakan makanan ringan yang berbahan baku utama
terbuat dari telor cumi. Keripik telor cumi cap RASLINA merupakan pelopor
pertama di Bangka Belitung dalam produksi keripik yang berbahan baku utama telor
cumi dimana pertama kali produksi tahun 1998 dan dapat tetap produksi sampai
sekarang. Pada masa itu telor cumi belum banyak yang mengenal telor cumi bisa di
gunakan untuk pembuatan keripik.
Usaha keripik terror cumi (KRITCU) di kota Pangkalpinang berkembang
dengan baik. Terbukti jumlah pengusaha keripik telor cumi semakin banyak dengan
berbagai macam macam merk yang berbeda di pasaran. Kripik telor cumi cap
rasalina berlokasi di jalan adyaksa no. 180 rt. 06 rw. 02 kacang pedang
pangkalpinang.
Perkembangan usaha keripik telor cumi yang semakin pesat dengan didukung
kemudahan dalam memperoleh bahan baku telor cumi dan memudahkan pengusaha
dalam melakukan proses produksi dalam kapasitas yang besar. Namun hal ini
terkendala dengan penggunaan peralatan produksi yang minim dan tradisional,
sehingga hasil produksi tidak maksimal.
Saat ini, produksi pembuatan telor cumi masih menggunakan cara yang
tradisional dan manual. Adapun peralatan produksi yang digunakan pengusaha
adalah papan untuk membentuk keripik, sedangkan untuk meningkatan hasil
produksi, harus menambah jumlah tanaga kerja. Untuk memperoleh tenaga kerja
yang terampil dalam membentuk keripik telor cumi dengan bentuk yang rumit
tidaklah mudah dan diperlukan latihan yang cukup lama untuk memperoleh skil yang
baik dan kecepatan dalam membentuk sesuai dengan bentuk yang di inginkan.
Dengan kendala tersebut, , tidak memungkinkan memproduksi dalam jumlah yang
besar. Padahal permintaan di pasaran cukup besar. Hal ini perlu ditunjang peralatan
produksi yang lebih modern untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut dan dapat
bersaing dipasaran baik rasa dan harga. Berikut ini adalah gambar cara pembentukan
keripik telor cumi yang masih tradisional dan masih digunakan oleh para pengusaha
keripik telor cumi cap rasalina.
Gambar. Pembentukan Keripik Telor Cumi Sebelum Proses Penggorengan
Saat ini, untuk memproduksi keripik telor cumi dengan hasil produksi 50 kg /
hari diperlukan tenaga kerja sebanyak 6 orang pekerja dengan rincian 4 orang yang
membentuk dan 2 orang proses penggorengan. Banyaknya hasil yang diperoleh
tergantung dari keahlian proses pembentukan keripik telor cumi. Sehingga sangat
ketergantungan dengan tenaga manusia. Selain itu, dengan bertambah jumlah pekerja
akan menaikkan ongkos produksi.
B. Gambaran Sarana dan Prasarana
Produksi Keripik telor cumi cap rasalina yang lebih di kenal kritcu rasalina
berlokasi di jalan Adyaksa No. 180 RT. 06 RW. 02 Kel. Kacang Pedang Kec.
Gerunggang Kota Pangkalpinang. Tempat produksi keripik telor cumi cap rasalina
memiliki akses jalan yang baik dan memiliki daya listrik sebesar 7700 watt.
Ruang Penjualan
Ruang Packing
Ruang Pembuatan
Ruang Pengadonan
Toilet
Ruang Penggorengan
Denah Bangunan Pembuatan Kritcu Rasalina
BAB III
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
Usaha keripik telor cumi cap RASALINA merupakan usaha perorangan.
Usaha ini sudah turun temurun semenjak tahun 1998. Untuk meningkatkan
kompetensi dalam pengelolaan usaha keripik telor cumi cap rasalina agar bisa
bersaing di pasaran, pengusaha mengikuti pelatihan pelatihan yang di selenggarakan
oleh pemerintah maupun swasta. Mengikuti pelatihan ini bertujuan agas pengusaha
dapat bersaing dan menghasilkan produk yang HALAL sehingga aman dikonsumsi
oleh masyarakat. Sebagai bahan pertimbangan dalam permohonan bantuan mesin
dan peralatan ini, kami lampirkan bebeapa sertifikat di halaman lampiran.
Selain mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi, pengusaha juga
mempunyai rencana jangka panjang diantaranya menambah jenis produksi yang
dihasilkan seperti membuat getas, ampiang dan makanan khas Bangka lainnya yang
berbahan baku ikan, cumi-cumi dan udang . Maka dari itu, peralatan yang di ajukan
dalam proposal ini tidak saja mampu membuat bentuk kritcu tetapi juga dapat
membuat bentuk getas dan ampiang.
Untuk tenaga kerja saat ini berjumlah 6 orang dengan rincian sebagai berikut :
No Nama Jenis Kelamin Status
1 Parlina Perempuan Tenaga tidak tetap
2 Putri Lestari Perempuan Tenaga tidak tetap
3 Tina Supartinah Perempuan Tenaga tidak tetap
4 Siti Perempuan Tenaga tidak tetap
5 Alus Hasnah Perempuan Tenaga tidak tetap
6 Eri Ramadhan Laki-laki Tenaga tidak tetap
BAB IV
SPESIFIKASI KEGIATAN
Spesifikasi usulan peralatan yang di ajukan yaitu mesin yang mampu mecetak
pembuatan keripik telor cumi dan getas. Adapun bentuk mesin yang di butuhkan
dapat dilihat pada link berikut ini :
https://www.youtube.com/watch?v=xUHpEA9DEms
Gambar Mesin
Spesifikasi Mesin
Kapasitas : 60 - 100 kg / jam
Bahan :
- Silinder : Stainless Steel
Daya : 2200 Watt, 220V
Dinamo : 2 hp dan 0,5 hp
Menggunakan Inverter untuk mengatur panjang pendek hasil
RPM : dapat di atur
Jumlah cetakan/matras : 2 buah
Harga : Rp 50.000.000,-
Keterangan utnuk cetakan / matras :
Untuk diameter lubang cetak kritcu : 5 mm ( hasil jadi yang di cetak 5
mm)
Untuk diameter lubang cetak Getas : 8 mm ( hasil jadi yang di cetak 8
mm)
Bentuk bulat dengan Jumlah mata pisau ada 6 atau
diameter 8mm menyesuaikan karena hasil
potongan sepanjang 20 mm
BAB V
PENUTUP
Bantuan peralatan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) keripik
telor cumi rasalina ( Kritcu Rasalina ) melalui Dinas Koperasi UMKM dan
Perdagangan Kota Pangkalpinang diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi
dan kualitas dari keripik telor cumi (kritcu) rasalina untuk masa yang akan datang.
Selain itu juga, dengan adanya bantuan peralatan ini dapat menekan ongkos
produksi sehingga dapat bersaing dipasaran dan harga keripik telor cumi lebih
terjangkau bagi masyarakat.
Demikian proposal ini disusun dan disampaikan, dengan harapan dapat
direalisasikan sehingga usaha keripik telor cumi (kritcu) rasalina lebih berkembang.
Atas perhatian dan kerjasmanya, Kami katurkan terima kasih.