32 Sop
32 Sop
PROCEDURE
(SOP)
Training Department
Of
PT. SINERGI Integra Services
Arti sop
Arti dari SOP (Standart Operation Procedure) adalah :
Serangkaian instruksi kerja tertulis yang dibakukan
(terdokumentasi) mengenai proses pekerjaan.
1. Untuk standarisasi penyelesaian pekerjaan agar hasil yang dicapai pun sesuai
dengan yang sudah ditentukan.
2. Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh
karyawan
3. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
individual
4. Membantu karyawan menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang
lain
5. Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas yang
bersangkutan
6. Sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas rutin sehingga tidak ada yang
tertinggal
7. Merupakan parameter atau cara menilai suatu mutu pelayanan
8. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja baik yang ringan ataupun yang berat
karena sudah dilengkapi dengan petunjuk keselamatan
9. Untuk membiasakan setiap karyawan dapat bekerja sama dengan orang lain
dalam organisasi
PEMBAGIAN WAKTU SOP
Tidak semua pekerjaan yang ada di SOP harus dikerjakan setiap hari, karena akan
terbentur dengan jam kerja, tenaga, alat dan biaya.
Oleh karena itu SOP dibagi menjadi 3 waktu berdasarkan periode pekerjaan.
rutin (daily)
1. Pengelapan (Dusting)
2. Penyapuan Dengan Lobby Duster (Sweeping Lobby Duster)
3. Penyapuan Dengan Sapu Nilon (Sweeping Nilon Broom)
4. Penyapuan Dengan Sapu Lidi (Sweeping Broom Stick)
5. Penyapuan Dengan Flatmop (Sweeping Flatmop)
6. Pengepelan Dengan Flatmop (Damp Mopping Flatmop)
7. Pengepelan (Damp Mopping)
8. Pembersihan Kaca (Glass Cleaning)
9. Pembersihan Toilet (Toilet Cleaning)
10. Pemolesan Kering (Dry Buffing)
11. Penghisapan Debu Pada Karpet (Dry Vacuuming)
12. Pembuangan Sampah (Garbage Disposal)
13. Penanganan Toilet Bau (Handling Smelly Toilets)
PEMBAGIAN WAKTU SOP
berkala (mingguan) Weekly
14. Penyikatan Lantai Dengan Mesin Floor Polisher (Brushing)
15. Pencucian Lantai Dengan Mesin Floor Polisher (Washing)
16. Penghisapan Air Pada Lantai (Wet Vacuuming)
17. Pembersihan Langit – Langit (Plafond Cleaning)
18. Penyikatan Lantai Dengan Mesin Automatic Scrubber (Scrubbing)
19. Pengkilapan Steinless (Polishing Steinless)
20. Pembersihan Dinding (Wall Cleaning)
berkala (bulanan)Monthly
21. Pengangkatan Lapisan Lama Pada Lantai Vinyl (Stripping Vinyl)
22. Pengangkatan Lapisan Laman Pada Lantai Marmer (Marble Stripping)
23. Pengkilapan Lantai Marmer (Kristalisasi)
24. Pelapisan Lantai Vinyl (Coating Vinyl)
25. Pencucian Lantai Karpet (Shampoing Carpet)
26. Pembersihan Noda Pada Karpet (Spooting Carpet)
27. Pengkilapan lantai Granit (Spray Buff)
28. Penyemprotan Air Dengan Tekanan Tinggi (High Pressure)
29. Pencucian Kursi (Chair Washing)
PEMBAGIAN WAKTU SOP
Tambahan (sewaktu – waktu)
30.Penanganan Tumpahan Air (Handling Of
Water Spills)
31.Penanganan Tumpahan Minyak / cairan
(Handling Oil / Liquid Spills)
32.Penanganan Muntahan (Handling Vomit)
Sop daily (rutin)
1. PENGELAPAN ( DUSTING )
TUJUAN
Untuk membersihkan debu dan kotoran pada permukaan rata
PERALATAN
Cleaning Botol Sprayer Bucket Tangga Alumunium
Cloth
CHEMICAL
Glass Cleaner
Sop daily (rutin)
Lanjutan Dusting
TATA CARA KERJA
1. Siapkan peralatan
2. Lipat cleaning cloth seukuran telapak tangan
3. Semprotkan chemical ke cleaning cloth secukupnya
4. Jika menggunakan bucket, celupkan cleaning cloth, peras
hingga lembab dan lipat seukuran telapak tangan
5. Lakukan dusting dengan gerakan dari kiri ke kanan, dari atas
ke bawah, dan dari dalam ke luar
PETUNJUK KESELAMATAN KERJA
1. Dusting merupakan pekerjaan harian / daily
2. Hati – hati melakukan dusting di sekitar alat – alat listrik
3. Jangan menaiki meja atau kursi saat melakukan dusting
4. Jika diatas meja terdapat file jangan dirapikan tanpa seijin
pemilik / informasikan ke pengawas
PERAWATAN PERALATAN
1. Buang sisa air dalam bucket dan simpan terbalik
2. Cuci cleaning cloth dan kembalikan peralatan ke gudang
Sop daily (rutin)
2. PENYAPUAN DENGAN LOBY DUSTER ( SWEEPING LOBY DUSTER )
TUJUAN
Untuk membersihkan debu dan kotoran pada permukaan lantai yang
luas dan kering
PERALATAN
Loby Duster Nilon Broom Dustpan Plastik Sampah
CHEMICAL
Floor Clean
Sop daily (rutin)
Lanjutan Damp Mopping Flatmop
TATA CARA KERJA
1. Pasang warning sign ditempat yang terlihat oleh umum
2. Buatlah larutan chemical dalam tabung yang sudah tersedia
pada stick flatmop
3. Mulai mopping dari bagian pinggir dengan gerakan maju
mendorong, dilanjutkan ketengah dengan gerakan kanan
kiri mundur tumpang tindih dari area terjauh menuju pintu
keluar
4. Lakukan terus menerus sampai semua area menjadi bersih
PETUNJUK KESELAMATAN KERJA
1. Mopping merupakan pekerjaan yang dilakukan setiap hari
2. Buat larutan chemical yang baru apabila larutan yang ada
sudah habis
3. Selalu gunakan warning sign
PERAWATAN PERALATAN
1. Cuci mop dan keringkan
2. Buang sisa air dalam bucket dan simpan terbalik
3. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang
Sop daily (rutin)
7. PENGEPELAN ( DAMP MOPPING )
TUJUAN
Untuk membersihkan debu dan kotoran yang melekat pada permukaan
lantai
PERALATAN
Mop Set Double Bucket Warning Sign Scrapper
CHEMICAL
Floor Clean
Sop daily (rutin)
Lanjutan Damp Mopping
TATA CARA KERJA
1. Siapkan peralatan
2. Pasang warning sign ditempat yang terlihat oleh umum
3. Celupkan kain mop pada larutan chemical di dalam bucket
warna biru, peras sampai lembab
4. Mulai mopping dari bagian pinggir dengan gerakan maju
mendorong, dilanjutkan ketengah dengan gerakan kanan kiri
mundur tumpang tindih dari area terjauh menuju pintu keluar
5. Lakukan terus menerus sampai semua area menjadi bersih
PETUNJUK KESELAMATAN KERJA
1. Mopping merupakan pekerjaan yang dilakukan setiap hari
2. Ganti air apabila sudah kotor
3. Pemerasan harus dilakukan hingga kain mop lembab
PERAWATAN PERALATAN
1. Cuci mop dan keringkan
2. Buang sisa air dalam bucket dan simpan terbalik
3. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang
Sop daily (rutin)
8. PEMBERSIHAN KACA ( GLASS CLEANING )
TUJUAN
Untuk membersihkan debu dan kotoran yang melekat pada permukaan
kaca
PERALATAN
Window Washer Window Standart Bucket Teleskopic
Squegee Pole
Glass Clean
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pasang warning sign ditempat yang terlihat oleh umum
3. Tutup permukaan lantai bawah kaca dengan floor cloth
4. Buat larutan chemical dengan air bersih dalam bucket
5. Celupkan kain window washer kedalam bucket lalu peras
6. Basahi permukaan kaca dengan window washer dari atas ke
bawah
7. Keringkan permukaan kaca dengan window squegee dari atas
ke bawah dan berkesinambungan
8. Keringkan bingkai kaca dengan menggunakan kanebo
Sop daily (rutin)
Lanjutan Glass Cleaning
TATA CARA MENGGUNAKAN WINDOW SQUEGEE
Gerakan membentuk angka 1
Note **
Toilet cleaning diatas dapat dilakukan pada saat area beroperasi, jika area
belum beroperasi/pada pagi hari dapat dilakukan pembersihan toilet
secara keseluruhan dan menggunakan air untuk menyiram semua bagian
yang dibersihkan.
Perawatan peralatan
1. Cuci dan bersihkan semua peralatan yang sudah digunakan
2. Kumpulkan semua peralatan dan kembalikan ke gudang
Sop daily (rutin)
10. PEMOLESAN KERING ( DRY BUFFING )
TUJUAN
Menjaga lantai agar tetap mengkilap
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor 1 Unit Pad Holder 1 Buah Pad Putih
Polisher
2. Sampah Kering
Meliputi sampah kertas, sampah dedaunan, sampah taman / tanaman
3. Sampah Puing
Meliputi pecahan batu – batuan, pembongkaran lantai semen dan pasir
Sop daily (rutin)
Lanjutan Garbage Disposal
FASILITAS TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH SEMENTARA (TPS)
Area B1 / Dekat pintu keluar
KETENTUAN TENTANG PENANGANAN SAMPAH
1. Sampah Basah
a. Sampah harus dimasukkan ke dalam kantong plastik yang kedap air (tidak bocor)
b. Kantong plastik sampah diikat erat agar tidak tumpah
c. Kantong plastik sampah basah dibawa ke TPS basah dengan diangkat dan tidak
diseret di atas lantai (bila terjadi kebocoran atau ada ceceran sampah basah
dalam perjalanan ke TPS maka pihak pembawa / pembuang harus membersihkan
nya)
d. Letakkan sampah pada tempat sampah yang sudah di sediakan di area parkir B1
e. Pengawas wajib menegur pembawa sampah apabila ada sampah yang tercecer
dari kantong sampah
f. Meletakkan kantong plastik sampah basah berdiri di atas lantai, ikatan kantong
sampah di atas (tidak tergeletak di lantai)
g. Tangani sampah basah dengan tepat , benar dan tidak tercecer kemana – mana
agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap serta merusak keindahan maupun
kenyamanan lingkungan
h. Ruangan TPS sampah basah harus selalu dalam keadaan bersih , rapi setiap hari
Sop daily (rutin)
Lanjutan Garbage Disposal
KETENTUAN TENTANG PENANGANAN SAMPAH
2. Sampah Kering
a. Sampah kering harus dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diikat
b. Kantong sampah kering harus di angkat dan tidak diseret di atas lantai
c. Pengawas wajib menegur pembawa sampah apabila tidak
menjalankan ketentuan yang berlaku
d. Meletakkan kantong plastik sampah kering berdiri di atas lantai,
ikatan kantong sampah di atas (tidak tergeletak di lantai)
e. Tangani sampah kering dengan tepat, benar dan tidak tercecer
kemana – mana agar tidak merusak keindahan maupun kenyamanan
lingkungan
K3 (KESEHATAN KESELAMATAN KERJA)
1. Selalu menggunakan sarung tangan karet
2. Selalu menggunakan masker
3. Selalu menggunakan appron
4. Cuci tangan setelah membuang sampah
Sop daily (rutin)
13. PENANGANAN TOILET BAU ( HANDLING SMELLY TOILETS )
TUJUAN
Untuk menjaga agar toilet tetap bersih, kering, higienis dan tidak berbau
Sumber bau toilet
1. Floor Drain
2. Lantai
3. Lubang Closet
4. Lubang Urinal
5. Tempat Sampah
6. Exhaustfan
Penanganan toilet bau
1. Floor Drain
a. Siram floor drain dengan banyak air
b. Bersihkan tutup floor drain dari lumut atau lendir
c. Gosok mangkokan floor drain yang tergenang air dengan menggunakan tapas
dan sarung tangan karet
d. Beri chemical primasol pine / karbol untuk mencegah bau datang lagi
e. Setelahnya siram dengan air secara berkala (semakin tinggi pemakaian toilet,
floor drain harus lebih sering di siram)
Sop daily (rutin)
Lanjutan Handling Smelly Toilets
PENANGANAN TOILET BAU
2. Lantai
a. Lakukan penyikatan pada lantai untuk menghilangkan kotoran yang
melekat pada nat – nat lantai dan sudut lantai
b. Bilas dengan menggunakan air bersih, lalu tarik air menggunakan
floor squegee, arahkan ke floor drain
c. Mopping lantai dimulai dari titik terjauh menuju pintu keluar
d. Bilas kain mop, dan ulangi mopping (semakin tinggi pemakaian toilet,
mop set harus lebih sering dibilas untuk menghilangkan bau)
e. Semprotkan chemical primasol pine pada floor drain untuk mencegah
bau
f. Semprotkan chemical air freshner ke udara untuk mengharumkan
ruangan
Sop daily (rutin)
Lanjutan Handling Smelly Toilets
PENANGANAN TOILET BAU
3. Lubang Closet
a. Flush / Siram closet
b. Sikat lubang closet dengan menggunakan toilet bowl brush
c. Semprotkan chemical primasol pine / karbol, tunggu 3 – 5 menit agar
chemical bereaksi
d. Sambil menunggu, gosok cover, seat cover, sela – sela closet, body
closet, kaki closet dengan menggunakan tapas dan sarung tangan
karet
e. Kembali lagi ke lubang closet, gosok dengan menggunakan tapas dan
sarung tangan karet
f. Flush / siram closet
g. Bilas dengan air bersih dan keringkan dengan menggunakan cleaning
cloth warna merah
Sop daily (rutin)
Lanjutan Handling Smelly Toilets
PENANGANAN TOILET BAU
4. Lubang Urinal
a. Flush / siram urinal
b. Sikat lubang urinal dengan menggunakan tooth brush / sikat gigi
c. Semprotkan chemical primasol pine / karbol, tunggu 3 – 5 menit agar
chemical bereaksi
d. Sambil menunggu, gosok urinal bagian luar dari atas sampai ke
bagian paling bawah, kemudian bagian dalam urinal sampai ke bagian
lubang urinal dengan menggunakan tapas dan sarung tangan karet
e. Flush / siram urinal
f. Bilas dengan air bersih dan keringkan dengan menggunakan cleaning
cloth warna merah
Sop daily (rutin)
Lanjutan Handling Smelly Toilets
PENANGANAN TOILET BAU
5. Tempat Sampah
a. Kosongkan tempat sampah
b. Kemudian cuci tempat sampah tersebut lalu keringkan dengan menggunakan
cleaning cloth warna merah
c. Ganti plastik sampah dengan yang baru secara berkala untuk mencegah bau
datang lagi
6. Exhaustfan
a. Bersihkan grill exhaustfan dari debu dan jamur secara berkala
b. Pastikan exhaustfan berfungsi dengan baik
c. Jika ditemukan, exhaustfan tidak berfungsi dengan baik, segera infokan kepada
atasan / pengawas
K3 (KESEHATAN KESELAMATAN KERJA)
1. Selalu menggunakan sarung tangan karet
2. Selalu menggunakan masker
3. Selalu kerjakan dari bagian atas ke bawah, dan dari area tidak berbau ke area
yang berbau
4. Selalu mencuci mop ketika selesai digunakan
SOP BERKALA (MINGGUAN)
14. PENYIKATAN LANTAI DENGAN MESIN FLOOR POLISHER ( BRUSHING )
TUJUAN
Untuk mengangkat kotoran dari permukaan lantai yang tidak rata
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor 1 Unit Mesin Wet & Dry 1 Unit Pad Brush
Polisher Vacuum Cleaner
chemical
Floor Cleaner
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Brushing
Tata cara kerja
1. Pasang warning sign di area yang terlihat oleh umum
2. Pasang pad brush pada dudukan mesin dan atur ketinggian tangkai mesin
sesuai dengan kebutuhan
3. Masukkan kabel ke stecker power
4. Buat larutan chemical dalam tabung mesin floor polisher sesuai kebutuhan
5. Basahi lantai secara merata dan gosok bagian pinggir dengan tapas
6. Lakukan penyikatan dimulai dari area pinggir terlebih dahulu, kemudian
lanjutkan ke area tengah dari titik terjauh menuju pintu keluar dengan gerakan
kanan kiri mundur tumpang tindih
7. Kumpulkan sisa kotoran menggunakan floor squegee, lalu hisap dengan
menggunakan mesin wet & dry vacuum cleaner (pastikan lantai yang
dibersihkan selalu basah)
8. Bilas dengan air bersih menggunakan mesin floor polisher sampai tidak ada
sisa chemical pada lantai
9. Hisap kembali sisa air pembilasan dengan mesin wet & dry vacuum cleaner
untuk menghilangkan sisa air pada nat-nat lantai
10. Lakukan terus menerus sampai area menjadi bersih
11. Kembalikan furniture yang dipindahkan ke posisi semula
12. Tinggalkan lantai dalam keadaan kering
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Brushing
K3 (kesehatan keselamatan kerja)
1. Brushing dengan mesin floor polisher merupakan pekerjaan berkala
(mingguan)
2. Posisi stecker power harus selalu berada di belakang operator
3. Kabel mesin harus selalu berada di pundak operator
4. Pastikan kabel tidak ada yang terkelupas
5. Karena kegiatan ini dapat mengganggu kenyamanan klien, maka
tanyakan terlebih dahulu kepada pengawas sebelum pekerjaan di
mulai
Perawatan peralatan
1. Buang sisa air chemical dalam tabung mesin floor polisher
2. Buang air kotor dalam tabung mesin wet & dry vacuum cleaner
3. Cuci semua peralatan yang telah digunakan
4. Kembalikan peralatan ke gudang
SOP BERKALA (MINGGUAN)
15. PENCUCIAN LANTAI DENGAN MESIN FLOOR POLISHER ( WASHING )
TUJUAN
Untuk mengangkat kotoran dari permukaan lantai yang rata
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor 1 Unit Mesin Wet & Dry 1 Unit Pad Holder
Polisher Vacuum Cleaner
chemical
Floor Cleaner
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Washing
Tata cara kerja
1. Pasang warning sign di area yang terlihat oleh umum
2. Pasang pad holder dan pad merah pada dudukan mesin dan atur ketinggian
tangkai mesin sesuai dengan kebutuhan
3. Masukkan kabel ke stecker power
4. Buat larutan chemical dalam tabung mesin floor polisher sesuai kebutuhan
5. Basahi lantai secara merata dan gosok bagian pinggir dengan tapas
6. Lakukan pencucian dimulai dari area pinggir terlebih dahulu, kemudian
lanjutkan ke area tengah dari titik terjauh
7. Kumpulkan sisa kotoran dengan floor squegee, lalu hisap dengan
menggunakan mesin wet & dry vacuum cleaner (pastikan lantai yang
dibersihkan selalu basah)
8. Bilas dengan air bersih menggunakan mesin floor polisher sampai tidak ada
sisa chemical pada lantai
9. Hisap kembali sisa air pembilasan dengan mesin wet & dry vacuum cleaner
untuk menghilangkan sisa air pada nat-nat lantai
10. Lakukan terus menerus sampai area menjadi bersih
11. Kembalikan furniture yang dipindahkan ke posisi semula
12. Tinggalkan lantai dalam keadaan kering
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Washing
K3 (kesehatan keselamatan kerja)
1. Washing dengan mesin floor polisher merupakan pekerjaan berkala
(mingguan)
2. Washing harus selalu menggunakan pad merah
3. Posisi stecker power harus selalu berada di belakang operator
4. Kabel mesin harus selalu berada di pundak operator
5. Pastikan kabel tidak ada yang terkelupas
6. Karena kegiatan ini dapat mengganggu kenyamanan klien, maka
tanyakan terlebih dahulu kepada pengawas sebelum pekerjaan di
mulai
Perawatan peralatan
1. Buang sisa air chemical dalam tabung mesin floor polisher
2. Buang air kotor dalam tabung mesin wet & dry vacuum cleaner
3. Cuci semua peralatan yang telah digunakan
4. Kembalikan peralatan ke gudang
SOP BERKALA (MINGGUAN)
16. PENGHISAPAN AIR PADA PERMUKAAN LANTAI ( WET VACUUMING )
TUJUAN
Untuk mengeringkan air pada permukaan lantai
PERALATAN
1 Unit Mesin Wet & Dry Hose / Selang Extention Tube / Pegangan
Vacuum Cleaner operator
Glass Cleaner
Tata cara kerja
1. Rakit tangga alumunium dan pastikan kondisinya layak untuk
digunakan
2. Bersihkan plafond beserta aksesoris (cup lampu, AC Grill, exhaustfan,
smoke detector, Water sprinkler, speaker, repeater)
3. Jika menggunakan larutan chemical, jangan menimbulkan percikan
pada lantai
4. Pastikan bahwa palfond benar-benar bersih dan kering
5. Lepas tangga alumunium jika pekerjaan telah selesai
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Plafond Cleaning
K3 ( kesehatan,keselamatan kerja )
1. Pastikan tangga alumunium layak untuk digunakan
2. Selalu gunakan warning sign
3. Selalu gunakan masker
Perawatan peralatan
Floor Cleaner
Tata cara kerja
1. Pasang warning sign di tempat yang terlihat oleh umum
2. Buat larutan chemical sesuai petunjuk dan masukkan ke dalam solution
tank (tangki untuk larutan chemical)
3. Gosok bagian pinggir lantai dengan menggunakan tapas merah
4. Lakukan pencucian lantai dengan mesin automatic scrubber dengan
gerakan maju mendorong dari sudut terjauh menuju pintu keluar
secara tumpang tindih
5. Lakukan mopping untuk menghilangkan sisa-sisa air pada nat lantai
(jika diperlukan)
6. Lakukan terus menerus sampai semua area selesai
7. Tinggalkan lantai dalam keadaan bersih dan kering
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Scrubbing
K3 ( kesehatan,keselamatan kerja )
1. Mesin automatic scrubber dapat melakukan proses membasahi,
menyikat dan menghisap air
2. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas
3. Posisi stecker power harus selalu dibelakang operator
4. Posisi kabel mesin harus selalu berada di pundak operator
5. Solution tank hanya boleh di isi dengan kimia cair agar tidak ada
endapan yang dapat menyumbat kran mesin
6. Sebelum mengisi solution tank kosongkan penampung cairan kotor
(Recovery Tank) terlebih dahulu
7. Selalu bersihkan squegee mesin agar hasil pengeringan maksimal
Perawatan peralatan
1. Buang sisa air pada solution tank dan air kotor pada recovery tank
2. Gosok dengan menggunakan tapas untuk membersihkan endapan
3. Cuci peralatan yang sudah digunakan
4. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang
SOP BERKALA (MINGGUAN)
19. PEMOLESAN STAINLESS ( POLISHING STEINLESS )
TUJUAN
Untuk menjaga agar stainless tetap mengkilap
PERALATAN
Cleaning Cloth Tapas Lap Majun Bucket
CHEMICAL
Metal Shine
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Polishing Stainless
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Siapkan larutan chemical dalam wadah sesuai dengan
kebutuhan
3. Gosok stainless dengan menggunakan tapas dengan
chemical mengikuti serat
4. Tunggu 3-5 menit lalu bersihkan sisa chemical dengan
menggunakan lap majun lembab
5. Bilas lap majun dalam bucket, peras sampai lembab
6. Ulangi pembersihan dengan menggunakan cleaning cloth
kering
7. Ulangi pekerjaan sampai semua area menjadi bersih
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Polishing Stainless
K3 (kesehatan keselamatan kerja)
1. Polishing stainless adalah pekerjaan berkala (mingguan)
2. Penggunaan metal shine tidak boleh dicampur dengan air
3. Pastikan cleaning cloth yang digunakan dalam keadaan
bersih
Perawatan peralatan
1. Cuci cleaning cloth, keringkan dan kembalikan seluruh
peralatan ke gudang
SOP BERKALA (MINGGUAN)
20. PEMBERSIHAN DINDING ( WALL CLEANING )
TUJUAN
Untuk membersihkan debu dan noda yang melekat pada dinding
PERALATAN
Mop Set Tapas Double Bucket
CHEMICAL
Glass Cleaner
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Wall Cleaning
Tata cara kerja
1. Pasang warning sign di tempat yang terlihat oleh umum
2. Tutup outlet listrik, saklar dan alat-alat listrik yang menempel
pada dinding dengan masking tape
3. Turunkan dan bersihkan aksesoris yang menempel di dinding
4. Buat larutan chemical dalam bucket warna merah, dan air
bersih dalam bucket warna biru
5. Tutup lantai bawah dinding dengan floor cloth
6. Gosok dinding dengan tapas yang telah di celupkan ke dalam
larutan chemical
7. Bilas dinding dengan air bersih, dimulai dari atas ke bawah
menggunakan window washer, kemudian keringkan dengan
menggunakan window squegee
8. Keringkan lantai disekitarnya dengan menggunakan floor cloth
9. Tinggalkan dinding dan lantai dalam keadaan bersih dan kering
SOP BERKALA (MINGGUAN)
Lanjutan Wall Cleaning
K3 (kesehatan keselamatan kerja
1. Periksa apakah pelapis dinding mudah luntur sebelum
pekerjaan dimulai
2. Sebelum memulai pekerjaan selalu tutup outlet listrik disekitar
area yang akan dibersihkan
3. Selalu gunakan warning sign
4. Kembalikan furniture yang dipindahkan ke tempat semula
Perawatan peralatan
1. Buang sisa air dalam bucket, cuci lalu keringkan dalam keadaan
terbalik
2. Cuci peralatan yang sudah digunakan
3. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang
SOP BERKALA (bulanan)
21. PENGANGKATAN LAPISAN LAMA DARI PERMUKAAN LANTAI ( STRIPPING ) VINYL
TUJUAN
Untuk mengangkat lapisan lama dari permukaan lantai vynil
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor 1 Unit Mesin Wet Cleaning Cloth Pad Holder
Polisher & Dry Vacuum
Wax Stripp
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pindahkan furniture agar lebih leluasa bekerja
3. Pasang warning sign ditempat yang terlihat oleh umum
4. Pasang pad holder dan pad coklat pada dudukan mesin floor polisher
5. Posisikan tangkai mesin sesuai kebutuhan
6. Masukkan kabel ke stecker power
7. Buat larutan chemical sesuai dengan petunjuk dalam bucket
8. Basahi lantai dengan larutan chemical menggunakan mop secara
merata tunggu 3-5, sambil menunggu gosok bagian pinggir lantai
menggunakan tapas
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Stripping Vinyl
Tata cara kerja
9. Poles lantai dengan mesin floor polisher secara perlahan dari
sudut ke sudut dengan merata mulai dari sisi terjauh menuju
pintu keluar dengan gerakan mundur tumpang tindih
10. Kumpulkan sisa air kotor di lantai dengan menggunakan floor
squegee dan hisap menggunakan mesin wet & dry vacuum
cleaner
11. Lakukan pembilasan dengan air bersih sampai tidak ada sisa
chemical pada lantai (max. 3x pembilasan)
12. Lalu hisap air menggunakan mesin wet & dry vacuum cleaner
13. Mopping lantai secara lembab dengan menggunakan kain mop
yang lain
14. Tinggalkan lantai dalam keadaan bersih dan kering
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Stripping Vinyl
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Stripping Vinyl adalah pekerjaan berkala (Bulanan)
2. Selalu gunakan warning sign
3. Selalu gunakan sepatu boot dan sarung tangan karet
4. Lantai jangan di injak sebelum benar-benar kering
5. Posisi kabel harus selalu di pundak operator
6. Posisi stecker power harus selalu di belakang operator
7. Stripping vinyl harus selalu menggunakan pad coklat
PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan mesin floor polisher dan mesin wet & dry vacuum
cleaner dari atas sampai bawah dengan cleaning cloth lembab
2. Gulung kabel dan rapikan seperti semula
3. Buang air kotor dalam tangki mesin vacuum
4. Kembalikan seluruh peralatan yang telah digunakan ke gudang
SOP BERKALA (bulanan)
22. PENGANGKATAN LAPISAN LAMA DARI PERMUKAAN LANTAI MARMER ( MARBLE STRIPPING )
TUJUAN
Untuk mengangkat lapisan lama dari permukaan lantai Marmer
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor 1 Unit Mesin Wet Cleaning Cloth Pad Holder
Polisher & Dry Vacuum
Wax Stripp
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pindahkan furniture agar lebih leluasa bekerja
3. Pasang warning sign ditempat yang terlihat oleh umum
4. Pasang pad holder dan pad coklat pada dudukan mesin floor polisher
5. Posisikan tangkai mesin sesuai kebutuhan
6. Masukkan kabel ke stecker power
7. Buat larutan chemical sesuai dengan petunjuk dalam bucket
8. Basahi lantai dengan larutan chemical menggunakan mop secara
merata tunggu 3-5, sambil menunggu gosok bagian pinggir lantai
menggunakan tapas
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Marble Stripping
Tata cara kerja
9. Poles lantai dengan mesin floor polisher secara perlahan dari
sudut ke sudut dengan merata mulai dari sisi terjauh menuju
pintu keluar dengan gerakan mundur tumpang tindih
10. Kumpulkan sisa air kotor di lantai dengan menggunakan floor
squegee dan hisap menggunakan mesin wet & dry vacuum
cleaner
11. Lakukan pembilasan dengan air bersih sampai tidak ada sisa
chemical pada lantai (max. 3x pembilasan)
12. Lalu hisap air menggunakan mesin wet & dry vacuum cleaner
13. Mopping lantai secara lembab dengan menggunakan kain mop
yang lain
14. Tinggalkan lantai dalam keadaan bersih dan kering
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Marble Stripping
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Marble Stripping adalah pekerjaan berkala (Bulanan)
2. Selalu gunakan warning sign
3. Selalu gunakan sepatu boot dan sarung tangan karet
4. Lantai jangan di injak sebelum benar-benar kering
5. Posisi kabel harus selalu di pundak operator
6. Posisi stecker power harus selalu di belakang operator
7. Marble Stripping harus selalu menggunakan pad coklat
PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan mesin floor polisher dan mesin wet & dry vacuum
cleaner dari atas sampai bawah dengan cleaning cloth lembab
2. Gulung kabel dan rapikan seperti semula
3. Buang air kotor dalam tangki mesin vacuum
4. Kembalikan seluruh peralatan yang telah digunakan ke gudang
SOP BERKALA (bulanan)
23. PENGKILAPAN LANTAI MARMER ( KRISTALISASI)
TUJUAN
Untuk mengkilapkan permukaan lantai marmer
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor 1 Unit Mesin Wet Warning Sign Pad Holder
Polisher & Dry Vacuum
Masker
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Coating Vinyl
chemical
New Complete
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pasang warning sign di tempat yang terlihat oleh umum
3. Gunakan sarung tangan karet dan masker
4. Tuang larutan chemical ke dalam bucket
5. Celupkan mop set khusus coating ke dalam bucket lalu peras hingga
lembab.
Note** : jika area yang akan di coating tidak terlalu luas, maka dapat
menggunakan window washer atau kuas.
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Coating Vinyl
TATA CARA KERJA
6. Mulai coating dari bagian pinggir terlebih dahulu, kemudian
dilanjutkan ke area tengah dengan gerakan kanan kiri mundur
tumpang tindih secara berkesinambungan dimulai dari titik
terjauh menuju pintu keluar
7. Tunggu 10-15 menit, sampai lapisan pertama benar-benar
kering
8. Ulangi pekerjaan untuk lapisan kedua dengan gerakan dari atas
ke bawah
9. Kembalikan furniture yang dipindahkan ke tempat semula
10. Tinggalkan lantai dalam keadaan kering
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Coating Vinyl
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Coating vinyl merupakan pekerjaan berkala (bulanan)
2. Selalu gunakan mop set khusus coating
3. Selalu gunakan warning sign dan sarung tangan karet
4. Lantai jangan di injak sebelum benar-benar kering
Perawatan peralatan
1. Cuci bucket, keringkan dan simpan dalam keadaan terbalik
2. Cuci mop set, keringkan
3. Kembalikan peralatan yang sudah di gunakan ke gudang dalam
keadaan bersih
SOP BERKALA (bulanan)
25. PENCUCIAN LANTAI KARPET ( SHAMPOING CARPET )
TUJUAN
Untuk membersihkan debu dan noda yang melekat pada permukaan
lantai karpet
PERALATAN
1 Unit Mesin 1 Unit Mesin Kabel Roll Jika Warning Sign
Carpet Extractor Blower Dibutuhkan
Carpet Shampo
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pasang warning sign di tempat yang terlihat oleh umum
3. Buat larutan chemical sesuai petunjuk ke dalam solution tank (tangki untuk
larutan kimia)
4. Bersihkan bagian pinggir dengan menggunakan hand brush (jangan terlalu
basah)
5. Mulai pencucian menggunakan mesin carpet extractor dari sudut terjauh
menuju pintu keluar dengan cara ditarik mundur tumpang tindih secara terus
menerus sampai semua area menjadi bersih
6. Jangan membasahi lantai karpet secara berlebihan agar proses pengeringan
bisa maksimal dan tidak menimbulkan bau
7. Untuk pengeringan gunakan blower yang diletakkan di sudut ruangan
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Shampoing Carpet
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Shampoing carpet merupakan pekerjaan berkala (bulanan)
2. Pastikan kabel tidak ada yang terkelupas
3. Pastikan posisi stecker power berada di belakang operator
4. Selalu gunakan warning sign
5. Jangan tinggalkan blower dalam keadaan menyala tanpa pengawasan
6. Jika ruangan yang dibersihkan ber AC, maka besarkan AC nya atau buka
semua jendela untuk mempercepat proses pengeringan
7. Jangan menambah cairan chemical pada solution tank sebelum
membuang terlebih dahulu air kotor pada recovery tank
8. Mesin carpet extractor mempunyai 3 fungsi yaitu : membasahi lantai
karpet, menyikat dan menghisap air pada lantai karpet
9. Kembalikan furniture yang dipindahkan ke tempat semula
Perawatan peralatan
1. Buang air kotor pada recovery tank dan buang sisa chemical pada
solution tank
2. Dusting mesin dari atas sampai bawah dengan menggunakan cleaning
cloth lembab
3. Gulung dan rapikan kabel mesin, cuci peralatan yang sudah digunakan
lalu kembalikan ke gudang
SOP BERKALA (bulanan)
26. PEMBERSIHAN NODA PADA LANTAI KARPET ( SPOOTING CARPET )
TUJUAN
Untuk membersihkan bercak atau noda pada permukaan lantai karpet
PERALATAN
1 Unit Mesin Carpet Kabel Roll Jika Warning Sign
Spotter Dibutuhkan
Carpet Shampo
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pasang warning sign ditempat yang terlihat oleh umum
3. Buat larutan chemical sesuai petunjuk ke dalam solution tank (tangki
untuk larutan kimia)
4. Hidupkan mesin pada posisi spray & vacuum
5. Semprotkan chemical ke sekeliling noda pada permukaan karpet
dengan mengarahkan “spray gun” hingga jenuh lakukan penghisapan
sambil menggosokkan nozzle
6. Lakukan berulang sampai noda hilang
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Spooting Carpet
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Spotting carpet merupakan pekerjaan berkala (bulanan)
2. Pastikan kabel tidak ada yang terkelupas
3. Pastikan posisi stecker power berada di belakang operator
4. Selalu gunakan warning sign
5. Jangan tinggalkan blower dalam keadaan menyala tanpa pengawasan
6. Jika ruangan yang dibersihkan ber AC, maka besarkan AC nya atau buka
semua jendela untuk mempercepat proses pengeringan
7. Jangan menambah cairan chemical pada solution tank sebelum
membuang terlebih dahulu air kotor pada recovery tank
8. Mesin carpet spotter mempunyai 3 fungsi yaitu : membasahi lantai
karpet, menyikat dan menghisap air pada lantai karpet
9. Kembalikan furniture yang dipindahkan ke tempat semula
Perawatan peralatan
1. Buang air kotor pada recovery tank dan buang sisa chemical pada
solution tank
2. Dusting mesin dari atas sampai bawah dengan menggunakan cleaning
cloth lembab
3. Gulung dan rapikan kabel mesin, cuci peralatan yang sudah digunakan
lalu kembalikan ke gudang
SOP BERKALA (bulanan)
27. PENGKILAPAN LANTAI GRANIT ( SPRAY BUFF )
TUJUAN
Untuk mengkilapkan permukaan lantai granit
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor Kabel Roll Jika Warning Sign Pad Stell Woll
Polisher Dibutuhkan
One Step
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pasang warning sign di area yang terlihat oleh umum
3. Pasang pad holder dan pad stell woll pada dudukan mesin floor polisher
4. Posisikan tangkai mesin sesuai dengan kebutuhan
5. Masukan kabel ke stecker power dan pastikan kabel selalu berada di pundak
operator
6. Semprotkan chemical yang sudah disiapkan dalam bottle sprayer ke permukaan
lantai, jangan terlalu banyak.
7. Mulailah memoles lantai dimulai dari bagian pinggir terlebih dahulu kemudian
dilanjutkan ke tengah dengan gerakan kanan kiri mundur tumpang tindih
8. Setelah selesai lakukan dry buffing dengan pad putih pada permukaan lantai
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Spray Buff
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Spray buff adalah pekerjaan berkala
2. Selalu gunakan warning sign
3. Selalu gunakan masker
4. Jangan biarkan lantai di injak sebelum benar-benar kering
5. Spray buff harus selalu menggunakan pad stell woll
Perawatan peralatan
1. Bersihkan mesin dari atas sampai bawah dengan menggunakan
cleaning cloth lembab
2. Gulung dan rapikan kabel seperti semula
3. Lepaskan pad holder dan pad dari dudukan mesin
4. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang dalam keadaan bersih
SOP BERKALA (bulanan)
28. PENYEMPROTAN AIR BERTEKANAN TINGGI ( HIGH PRESSURE )
TUJUAN
Untuk membersihkan lumut, kerak dan pasir pada permukaan tidak
rata
PERALATAN
1 Unit Mesin Floor Kabel Roll Jika Warning Sign Floor Squegee
Jet Sprayer Dibutuhkan
Chairs Shampo
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Pasang warning sign di area yang terlihat oleh umum
3. Buat larutan kimia sesuai dengan kebutuhan dalam bucket
4. Aduk larutan kimia tersebut sampai berbusa
5. Gunakan busa yang ada pada bucket untuk mencuci kursi
6. Mulailah menyikat kursi dari bagian pinggir terlebih dahulu kemudian ke bagian
tengah
7. Dilanjutkan ke bagian sandaran kursi
8. Hisap sisa busa yang ada pada kursi dengan menggunakan mesin vaccum
9. Dusting bagian kaki kursi dan pinggiran kursi dengan menggunakan cleaning
cloth lembab
SOP BERKALA (bulanan)
Lanjutan Chair Washing
K3 ( kesehatan keselamatan kerja )
1. Pencucian kursi adalah pekerjaan berkala
2. Selalu gunakan warning sign
3. Jangan terlalu keras saat menyikat kursi, karena dapat
membuat kursi menjadi rusak
4. Pastikan tidak ada kabel mesin yang terkelupas
5. Ganti larutan kimia dalam bucket jika sudah kotor
Perawatan peralatan
1. Cuci cleaning cloth dan keringkan
2. Buang sisa air dalam tabung mesin dan bersihkan
3. Buang sisa chemical dalam bucket dan keringkan
4. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang
Tambahan (sewaktu – waktu
30. PENANGANAN TUMPAHAN AIR ( HANDLING OF WATER SPILLS )
TUJUAN
Untuk menjaga lantai agar tetap bersih dan kering
PERALATAN
1 Unit Mesin Wet & Dry Warning Sign Floor Squegee
Vaccum Cleaner
Mop Set
Lanjutan Handling Of Water Spills
Tata cara kerja
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan untuk mengeringkan air
2. Pasang warning sign di tempat yang terlihat oleh umum
3. Jika tumpahan air di lantai banyak, maka tarik air menggunakan floor
squegee dan hisap menggunakan mesin wet & dry vacuum untuk
mempercepat pengeringan
4. Jika tumpahan air di lantai tidak terlalu banyak, maka keringkan lantai
dengan cara mopping
5. Tinggalkan lantai dalam keadaan kering dan bersih
PRIMASOL PINE
Tata cara kerja
1. Pasang warning sign di tempat yang terlihat oleh umum
2. Gunakan sarung tangan karet dan masker
3. Taburkan pasir pada muntahan tersebut, untuk menyerap cairan agar tidak menyebar
4. Jika tidak ada pasir, maka bisa menggunakan tissue atau kain majun, jika tidak
adapun maka dapat menggunakan koran bekas
5. Kumpulkan muntahan yang telah di serap dengan menggunakan floor squegee dan
masukkan ke dalam dustpan
6. Lakukan mopping dengan menggunakan primasol pine untuk menghilangkan bau
amis
7. Bilas kain mop dan peras hingga lembab, ulangi mopping sampai benar – benar
bersih
8. Semprotkan air freshner ke udara untuk mengharumkan ruangan
Lanjutan Handling Vomit
K3 (KESEHATAN KESELAMATAN KERJA
1. Selalu gunakan warning sign
2. Selalu gunakan sarung tangan karet dan masker
3. Selalu gunakan primasol pine / karbol untuk menghilangkan
bau amis
4. Bersihkan dengan segera jika ada muntahan, untuk
menghindari penyebaran kotoran karena di injak
PERAWATAN PERALATAN
1. Cuci kain mop dengan segera untuk menghindari bau
2. Kumpulkan peralatan yang sudah dipakai, dan simpan dalam
gudang
KESIMPULAN
SOP merupakan suatu hal yang penting dikarenakan sebagai
standarisasi karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya,
selain itu SOP juga memiliki manfaat yang lain diantaranya :
Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang
mungkin dilakukan oleh seorang karyawan dalam
melaksanakan tugasnya
Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin
SOP juga bisa dipergunakan sebagai salah satu alat
training dan bisa digunakan untuk mengukur kinerja
karyawan