0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
494 tayangan15 halaman

BJU Umum

Teks tersebut merupakan contoh kasus tentang kegiatan makan bersama anak-anak di PAUD Irhamna. Kasus tersebut mencakup beberapa poin seperti pengaturan tempat duduk anak, jenis bekal makanan yang dibawa anak, pertolongan terhadap anak yang kesulitan membuka bekal makanannya, serta permintaan izin mengantar anak ke kamar mandi. Teks tersebut kemudian diminta untuk dianalisis berdasarkan aspek-

Diunggah oleh

fahmawati67
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
494 tayangan15 halaman

BJU Umum

Teks tersebut merupakan contoh kasus tentang kegiatan makan bersama anak-anak di PAUD Irhamna. Kasus tersebut mencakup beberapa poin seperti pengaturan tempat duduk anak, jenis bekal makanan yang dibawa anak, pertolongan terhadap anak yang kesulitan membuka bekal makanannya, serta permintaan izin mengantar anak ke kamar mandi. Teks tersebut kemudian diminta untuk dianalisis berdasarkan aspek-

Diunggah oleh

fahmawati67
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUKUJAWABANUJIAN(BJU)U

ASTAKE HOMEEXAM (THE)


SEMESTER2023/2024 Ganjil(2023.2)

Nama Mahasiswa : Pahmawati

NomorIndukMahasiswa/NIM :856258768

Tanggal Lahir :7 Juni 199

Kode/NamaMataKuliah : Metode pengembangan fisik

Kode/NamaProgramStudi : PGPAUD

Kode/NamaUT-Daerah : universitas terbuka Padang

Hari/TanggalUASTHE :23 Desember 2023

TandaTanganPesertaUjian

Petunjuk

1. Andawajibmengisisecaralengkap danbenar identitas padacoverBJUpada halamanini.


2. Anda wajibmengisidanmenandatangani surat pernyataankejujuranakademik.
3. Jawabanbisadikerjakandengandiketikatautulistangan.
4. JawabandiunggahdisertaidengancoverBJUdansuratpernyataankejujuranakademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN,
KEBUDAYAANRISET, DAN
TEKNOLOGIUNIVERSITASTERBUK
A
BUKUJAWABANUJIANUNIVERSITASTERBUKA

Surat Pernyataan
MahasiswaKejujuranAkade
mik

Yangbertandatangandibawahini:

Nama : Pahma wati


MahasiswaNIM :856258768
Kode/Nama Mata : metode pengembangan fisik
KuliahFakultas : universitas terbuka Padang
ProgramStudi : PGPAUD
UT-Daerah : universitas terbuka Padang

1. Saya tidak menerima naskah UAS THEdari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada
lamanhttps://the.ut.ac.id.
2. SayatidakmemberikannaskahUASTHEkepadasiapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal
ujianUASTHE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai
pekerjaansaya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan
aturanakademikyangberlakudiUniversitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjungtinggiketertiban,kedisiplinan,danintegritasakademikdengantidakmelakukan
kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media apapun,
sertatindakantidakterpujilainnyayangbertentangandenganperaturanakademik UniversitasTerbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila dikemudian hari terdapat pelanggaranatas
pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik yang ditetapkan
olehUniversitas Terbuka.

Pahma wati
BUKUJAWABANUJIANUNIVERSITASTERBUKA

1.Di sebuah lembaga PAUD Irhamna, Ibu Guru Fia yang merupakan sarjana bidang PAUD dan Ibu Guru Asri
yang merupakan sarjana bidang pendidikan teknik mesin, mengajak anak-anak untuk makan bersama setiap
jam 10 pagi. Terdapat 25 anak kelompok A berusia antara 4-5 tahun. Sebelum memulai kegiatan, ibu guru
mengajak anak untuk mencuci tangan, berdoa sebelum makan, kemudian makan bersama. Pada saat
kegiatan makan bersama, tiba-tiba Ibu Guru Fia dipanggil oleh kepala sekolah untuk mengurus beberapa
hal, kemudian terjadilah hal- hal sebagai berikut :
A. ibu guru Asri kemudian mengatur tempat duduk ketika kegiatan makan bersama berlangsung, Satria
tidak boleh berdekatan dengan Haifa, Zahra bisa berdekatan dengan Haifa dan Sarah,
tetapi Sarah tidak boleh berdekatan dengan seluruh anak laki-laki. Dona harus duduk di sebelah ibu guru
setiap kali kegiatan makan bersama berlangsung

B. 17 orang anak rata-rata membawa bekal makanan berupa mie instan, es krim, coklat, dan permen. Hanya
terdapat 8 orang anak yang membawa bekal sayur dan buah

C.Seorang anak bernama Haifa tiba-tiba menangis karena tidak bisa membuka bungkus makanannya.
Kemudian Haifa ditolong temannya bernama Zahra untuk membuka bungkus makanan menggunakan
gunting.

D. isaat yang bersamaan seorang anak bernama Dona ingin meminjam gunting yang sedang digunakan
Zahra, tetapi Zahra tidak mau memberikannya.

e. 10 menit setelah kegiatan makan bersama berlangsung, 2 orang anak meminta untuk diantarkan ke
kamar mandi padahal usianya sudah 5 tahun, untuk kemudian ditunggu dan dibersihkan ketika selesai dari
kamar mandi.

F.Ibu Guru Asri kemudian meminta ijin kepada kepala sekolah untuk meminta ibu guru Fia mengawasi anak-
anak ketika ibu guru Asri sedang mengantar anak ke kamar mandi. Ber
dasarkan contoh kasus diatas, uraikan analisis Saudara berdasarkan aspek-aspek berikut ini : 1.Deskripsikan
oleh Anda lima bentuk kesesuaian kegiatan tersebut dikaitkan dengan prisnip pelaksanaan DAP berkenaan
dengan perencanaan kurikulum ?
a.memberikan arahan mengajak anak untuk saling berteman menyarankan kepada anak duduk
bersebelahan
b memberikan pemahaman kepada anak angar makan makanan yang gizi supaya tidak sering sakit dan
menjadi anak yang pintar makanan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna sagat baik untuk
pertumbuhan anak-anak
c.memberikan pujian kepada anak pandai dalam melakukan hal baik untuk menjadi contoh kepada teman
temannya
d.megajarkan anak untuk saling berbagi alat permainan tidak saling rebutan supaya Allah sayang kepada
kita agar kita tidak masuk api neraka dan dimasukkan ke dalam surga ya Allah yang begitu indah dan seba
adapun yang kita minta
e. Memberikan pemahaman kepada anak kalau mau masuk SD tidak harus bisa kemarmandi sendiri karena
kalau mau jadi anak pintar harus bisa sendiri supaya anak mau pergi sendiri ke kamar mandi dan tidak
ditemani lagi
f.jadi seorang guru harus bisa memberikan pemahaman kepada anak supaya lebih aktif semangat lebih
mandiri jangan membiasakan anak untuk ditemani hanya kekamarmandi membiasakan anak lebih mandiri
karena umumnya anak sudah mulai bisa kekamarmandi sendiri sudah berumur 3tahun

2.Berdasarkan ilustrasi diatas, mengapa anak-anak membutuhkan rutinitas kegiatan makan dikaitkan
dengan prinsip pelaksanaan DAP pada aspek interaksi anak dengan pendidik ?
Karena supaya lebih saling mengenal saling berbagi makanan

3.Berdasarkan ilustrasi diatas, deskripsikan implementasi prinsip pelaksanaan DAP pada aspek interaksi
hubungan antara keluarga dan penyelenggara program untuk memperbaiki pelaksanaan program kegiatan
tersebut !

Perkembangan berlangsung sebagai suatu keseluruhan ranah fisik, sosial, emosional dan kognitif yang
saling terjalin menjelaskan bahwa perkembangan itu terjadi secara
menyeluruh dalam seluruh aspek perkembangan dan sekaligus ada keterjalinan erat
antara satu ranah dengan ranah lainnya erkembangan terjadi dalam urutan yang relatif dapat keterampilan
dan pengetahuan selanjutnya dibangun berdasarkan apa yang sudah diperoleh

4.Berikan pendapat Anda dua bentuk ketidaksesuaian dalam aspek evaluasi perkembangan anak sesuai
dengan ilustrasi kasus diatas dikaitkan dengan prinsip pelaksanaan DAP !

Terfokus pada aspek perkembangan anak yang terbatas mengharapkan semua anak memiliki pengalaman
yang sama dan dengan cara yang sama aktivitas yang berpusat pada guru lingkungan dan suasana kelas
yang kaku kurikulum yang terpecah-pecah dalam hak muatan dan area perkembangan anak belajar melalui
mendengar pasif.
idak ada kesempatan bagi anak-anak untuk secara aktif membuat pilihan dan keputusan.
Penilaian terhadap anak dilakukan secara sporadis orang tua dianggap sebagai pihak
yang tidak penting.

2.Seorang anak laki-laki bernama Didi 4 tahun memiliki kebiasaan makan tergesa-gesa, bekal makan yang
dibawa setiap harinya adalah sosis dan kentang serta mie instan, serta seringkali memilih makanan yang
hanya dia sukai (picky eater). Tinggi badan yang dimiliki Didi adalah 90 cm dengan berat badan 15 kg.
Kondisi fisiknya bibir tampak kering, mata menguning dan rambut nampak kotor serta beraroma tidak
sedap. Di sekolah senang sekali dengan kegiatan yang banyak menggunakan fisik seperti bermain bola,
berlari, melompat, dan senam irama. Setiap kali diberikan kegiatan belajar yang menuntut ketekunan
seperti menulis, membaca, menempel dan menggunting seringkali menolak. Didi merupakan anak yang
senang bersosialisasi, tidak jarang teman-teman senang berada di dekatnya. Kebiasaan dirumah
menghabiskan rata-rata lebih dari 4 jam di depan televisi untuk menonton bahkan seringkali diselingi
dengan menonton handphone. Anak tersebut tidak pernah tidur siang, dan seringkali tidur malam setiap
harinya pada pukul 8 malam.

1.Berdasarkan ilustrasi kasus diatas bagaimana seharusnya perkembangan fisik- motorik anak ditinjau dari
kesesuaian tinggi dan berat badan, kebiasaan tidur, keterampilan motorik kasar dan motorik halus pada
anak laki-laki berusia 4 tahun ! motorik halus anak usia dini meliputi

perkembangan otot halus dan fungsinya, dimana otot berfungsi untuk melakukan gerakan-gerakan
bagian-bagian tubuh yang lebih 12,7-21,2 kilogram berat badan ideal anak laki laki membutuhkan waktu
untuk istirahat tidur 11-13 jam, termasuk tidur siang.
Motik kasar pada anak sudah bisa menyusun balok sampai 6 tingkat, menyusun benda secara vertikal, dan
membuka lembaran buku. Motorik halusnya gerakan-gerakan jalan, lari, lompat, menempel, menggunting,
melipat dan sebagainya. Perkembangan mototrik halus anak dilakukan menggunakan tangan dalam
berbagai alat dan media kreatif, misalnya pensil, gunting, tanah liat, plastisin, dan lain-lain

2.Berdasarkan ilustrasi kasus diatas deskripsikan 5 bentuk kegiatan belajar dikaitkan dengan urutan
perkembangan motorik anak usia 4 tahun !

a. Menggunting Kertas Origami atau Warna-Warni

Salah satu latihan untuk meningkatkan kualitas fisik motorik adalah dengan menggunting kertas. Kegiatan
tersebut dapat memberikan sejumlah manfaat untuk si kecil. Contohnya melatih untuk sabar, ketelitian,
membangun rasa percaya diri, melatih koordinasi jari tangan, dan masih banyak lainnya mengawalinya
dengan menggunting kertas secara bebas. Cara membuat anak agar lebih tertarik, gunakan kertas
berwarna-warni. Jika anak sudah bisa menggunting secara bebas, Anda bisa memberikannya gambar di
kertas. Contoh gambar lingkaran, persegi, segitiga, dan lain sebagainya.

b. Melakukan Lompatan di Atas Trampolin

Trampolin menjadi salah satu mainan kesukaan anak-anak yang juga memiliki dampak positif dalam
meningkatkan kualitas motorik mereka. Melompat di trampolin bisa membantu anak dalam meningkatkan
keseimbangan. Bahkan, aktivitas untuk melatih fisik motorik anak ini menjadi bagian dari diet sensorik.

Anda bisa membeli trampolin mini untuk anak atau mengajaknya ke taman yang ada fasilitas tersebut.
Selain itu, pastikan untuk memberitahukan anak beberapa aturan keselamatan agar anak tidak terluka.

c. Melatih Perkembangan Motorik Anak dengan Bermain Puzzle

Kegiatan motorik halus anak usia 5-6 tahun bisa dilatih dengan bermain puzzle. Jika anak sudah bisa
memainkan puzzle biasa, cobalah untuk memainkan puzzle tiga dimensi. Anda bisa memberikannya puzzle
yang mudah lebih dulu. Jika dia berhasil menyelesaikan tantangannya, cobalah untuk memberikan puzzle
yang mulai sulit.

Bermain puzzle dapat melatih anak untuk fokus, teliti, berpikir mencari solusi, dan meningkatkan kreativitas
anak. Jadi, tidak ada salahnya memberikan anak hadiah berupa permainan puzzle yang bagus untuk tumbuh
kembangnya.

d. Memegang Pistol Air untuk Menyemprot

Salah satu aktivitas untuk melatih fisik motorik anak bisa dilakukan melalui bermain semprot air. Bagi
beberapa orang tua, aktivitas tersebut terasa mengganggu dan menciptakan masalah. Nyatanya, aktivitas
ini bisa membantu untuk melatih perkembangan motorik pada anak.

Menggunakan pistol air untuk menyemprotkan air bisa membantu anak untuk melatih gerakan jemarinya
agar tidak kaku. Melalui benda tersebut, anak bisa menekan benda dan memegangnya dengan satu atau
dua tangan.

3. Di suatu lembaga PAUD, seorang anak berusia 5 tahun sedang mengikuti kegiatan seperti yang terekam
dalam gambar tersebut. Anda diminta untuk menganalisis hal-hal berikut ini ! 1.Deskripsikan lima bentuk
perkembangan kognitif yang dapat distimulasi melalui kegiatan tersebut!
2.Deskripsikan kegiatan pengembangan yang dapat distimulasi melalui
ilustrasi gambar tersebut dikaitkan dengan ciri-ciri perilaku tahapan perkembangan praoperasional pada
anak usia 5 tahun !

4.Seorang anak perempuan berusia 5 tahun memiliki karakteristik perkembangan moral sebagai berikut :
1.Baru pertama kali memasuki lembaga PAUD di usia 5 tahun, dan belum pernah sama sekali mengikuti
kegiatan belajar lainnya 2.Saat tahun ajaran baru, tidak mau berpisah dari ibu ketika berada di lembaga
PAUD ditandai dengan menangis dan berteriak ketika ditinggal oleh ibunya. 3.Seringkali ditemui bahwa
anak tersebut tidak mau berbagi makan, tidak mau bermain Bersama teman, serta belum mampu
mengendalikan emosi Ketika sedang marah. Suatu hari, guru di sekolah memberikan kegiatan belajar
memasak Bersama teman-teman. Anak tersebut menyambutnya dengan gembira, bahkan salah seorang
temannya tidak sengaja menumpahkan terigu sampai mengotori bajunya, tetapi anak tersebut tidak marah
malah tertawa dan terlibat aktif dalam kegiatan memasak tersebut. Setelah kegiatan belajar disekolah
selesai, guru kemudian memanggil orangtua anak tersebut, kemudian menyarankan untuk melibatkannya
dalam kegiatan memasak di rumah Bersama keluarga, agar perkembangan moralnya dapat terstimuluasi
secara berkesinambungan antara di rumah dan di sekolah.

1.Berdasarkan ilustrasi diatas, deskripsikanlah bentuk pengembangan moral melalui kegiatan memasak
yang dapat dilakukan di rumah bersama orangtua dikaitkan dengan 10 ide-ide besar dari Thomas Lickona
dalam membentuk karakter baik dalam keluarga!

Moralitas penghormatan.
Perkembangan moralitas penghormatan berjalan dengan bertahap mengajarkan prinsip saling
menghormati mengajarkan lewat contoh mengajarkan lewat kata kata mendorong anak merefleksikan
tindakannya mengajarkan anak mengemban tanggung jawab.
mengajarkan keseimbangan antara kebebasan serta kontrol cintai kepada anak.
Mengajarkan moral sekaligus menciptakan keluarga bahagia.
Pembahasan
Secara umum, bisa kita deskripsikan bahwa bentuk pengembangan moral yang terlaksana lewat kegiatan
memasak yang dilakukan di rumah bersama dengan orangtua adalah cara membentuk karakter baik anak
lewat refleksi nilai-nilai yang dajarkan lewat tindakan. Saat melakukan kegiatan masak bersama maka anak-
anak akan belajar secara tidak langsung tentang prinsip kebersamaan, semangat kerja sama dan tolong
menolong, bagaimana berperilaku kooperatif dalam sebuah tim, bagaimana menjalankan kewajiban diri
dalam situasi tersebut dan lain sebagainya.

2.Dalam menstimulasi perkembangan moral anak perlu mengevaluasi setiap kegiatan yang telah disusun
pada bagian perencanaan program. Berdasarkan hal tersebut, Saudara diminta untuk menyusun kegiatan
dalam satu pekan dan mengevaluasinya berdasarkan tiga bentuk karakter moral Thomas Lickona melalui ?

kegiatan bersama Membacacerita Makan Bersama


Bermain teman bola bersama teman Melukis Bersama teman Bersih-bersih belakangan kelas bersama
teman
Deskripsi kegiatan bentuk tiga Karakter moral hubungan kegiatan dengan
karakter moral
BUKUJAWABANUJIANUNIVERSITASTERBUKA
BUKUJAWABANUJIANUNIVERSITASTERBUKA
BUKUJAWABANUJIANUNIVERSITASTERBUKA

Anda mungkin juga menyukai