0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan11 halaman

RPL Bimbingan Klasikal: Sikap Bersyukur

SMK Negeri 4 Semarang merencanakan layanan bimbingan klasikal untuk siswa kelas XI TE 2 dengan topik "Tidak Semua Bisa Dimiliki, Tapi Semua Bisa Disyukuri". Layanan ini bertujuan membantu siswa meningkatkan keterampilan bersyukur melalui diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis film pendek tentang bersyukur. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 2 pertemuan dengan menggunakan metode project based learning.

Diunggah oleh

stkhoirunnisa9
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan11 halaman

RPL Bimbingan Klasikal: Sikap Bersyukur

SMK Negeri 4 Semarang merencanakan layanan bimbingan klasikal untuk siswa kelas XI TE 2 dengan topik "Tidak Semua Bisa Dimiliki, Tapi Semua Bisa Disyukuri". Layanan ini bertujuan membantu siswa meningkatkan keterampilan bersyukur melalui diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis film pendek tentang bersyukur. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 2 pertemuan dengan menggunakan metode project based learning.

Diunggah oleh

stkhoirunnisa9
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SMK NEGERI 4 SEMARANG
Jl. Pandanaran 2 No.7, Mugassari, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50241
E-mail: [email protected]

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)


BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024

Nama Satuan Pendidikan : SMK N 4 Semarang


Kelas / Fase / Semester : XI TE 2/ F / Ganjil
Komponen : Layanan Dasar
Jenis Layanan : Bimbingan Klasikal
Materi Layanan : Tidak Semua Bisa Dimiliki, Tapi Semua Bisa Disyukuri
Profil Pelajar Pancasila : Beriman, Bertakwa kepada TYME dan Berakhlak
Mulia (Akhlak Pribadi)
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit

Rasional:
Berdasarkan hasil Angket Kebutuhan Peserta Didik (AKPD) ditemukan bahwa sebanyak
26 (2.92%) peserta didik merasa belum memiliki keterampilan bersyukur atas nikmat dan
karunia Tuhan YME. Diperkuat oleh hasil wawancara kepada peserta didik secara acak
diperoleh data bahwa dalam kehidupan sehari-hari mereka terkadang lupa bersyukur seperti
sering mengeluh akan tugas sekolah dan merasa insecure. Standar Kompetensi Kemandirian
Peserta Didik (SKKPD) SMK menyatakan bahwa keterampilan bersyukur merupakan aspek
perkembangan siswa pada landasan hidup religius. Hal tersebut juga didukung berdasarkan
tugas perkembangan peserta didik sesuai panduan operasional pelaksanaan Bimbingan dan
Konseling di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan. Sikap syukur menjadi salah satu faktor yang
membantu terbentuknya budi pekerti yang baik, karena dalam konsep syukur sendiri setiap
manusia akan belajar bagaimana menghargai segala pemberian yang telah diberikan
kepadanya, sehingga bermula dari itu manusia akan lebih menghargai lingkungan dan
sesamanya (Widyaningsih, Rusliana, & Naan, 2022).
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Nurjaman (2018) menunjukkan bahwa
terdapat hasil yang signifikan antara strategi bimbingan klasikal terhadap munculnya sikap
syukur pada remaja yaitu sebesar 82.1%. Oleh karena itu untuk membantu peserta didik agar
memiliki pemahaman mengenai keutamaan sikap bersyukur perlu diadakan layanan bimbingan
klasikal dengan topik “Tidak Semua Bisa Dimiliki, Tapi Semua Bisa Disyukuri”, sehingga
diharapkan peserta didik dapat memahami makna dan keutamaan bersukur yang dapat
dijadikan bekal dalam hidup sebagai diri sendiri maupun bermasyarakat.
A. STANDAR Aspek Intenalisasi Tujuan :
KOMPETENSI Perkembangan : 1.1 Mempelajari hal ihwal ibadah
KEMANDIRIAN 1. Landasan Hidup 1.3 Melaksanakan ibadah atas keyakinan
(SKK) PESERTA Religius sendiri disertai sikap toleransi
DIDIK
B. CAPAIAN Mencapai perkembangan diri remaja yang beriman dan bertaqwa pada
LAYANAN Tuhan YME
C. TUJUAN UMUM Peserta didik/konseli mampu menampilkan keterampilan bersyukur
dalam kehidupan sehari-hari (C6)
D. TUJUAN KHUSUS 1. Peserta didik mampu menganalisis tentang pemahamannya
mengenai pengertian dan pentingnya bersyukur (C4)
2. Peserta didik mampu memadukan materi yang telah
disampaikan guru dengan kehidupan pribadinya terkait
bersyukur (A4)
3. Peserta didik mampu menerapkan perilakunya agar dapat
semua aspek dirinya dapat terkembang (P5)
E. METODE, ALAT Metode : PBL (Project Based Learning)
DAN MEDIA Alat dan Media : Mind mapping, LKPD, Film Pendek
F. MATERI LAYANAN 1. Pengertian & pentingnya bersyukur
2. Ciri-ciri Orang Bersyukur
3. Tujuan dan Manfaat bersyukur
4. Cara meningkatkan rasa bersyukur
G. PROSES TAHAPAN KEGIATAN
PELAYANAN PENDAHULUAN:
BIMMBINGAN 1. Guru BK membuka kegiatan dengan mengucap salam
2. Guru BK mengajak peserta peserta didik untuk berdoa sebelum
memulai kegiatan
3. Guru BK menanyakan kabar peserta didik
4. Guru BK melakukan presensi untuk meastikan apakah semua
peserta didik telah hadir
5. Guru BK melakukan pengkondisian peserta didik misalnya
membangun hubungan dengan topic netral
6. Guru BK menjelaskan kegiatan dan tujuan layanan bimbingan
klasikal sesuai topic

TAHAP PERALIHAN/TRANSISI:
1. Guru BK menjelaskan tatacara/ground rules berpartisipasi dalam
kelas
2. Guru BK memberikan Ice Breaking “UP DOWN AND BOOM”
untuk mencairkan suasana dan melatih peserta didik untuk
berkonsentrasi
3. Guru BK menanyakan kesiapan peserta didik untuk mengikuti
langkah selanjutnya

TAHAP INTI:
1. Orientasi peserta didik pada masalah
a. Guru BK memberikan apersepsi kepada peserta didik melalui
menanyangkan film pendek tentang bersyukur
Link:
https://youtu.be/gTlK_ar0coM?si=Vue012bsMTwqjNXS
b. Peserta didik menyimak dan memperhatikan film yang
ditanyangkan
c. Peserta didik dan guru BK melakukan brain storming
berkaitan dengan tayangan tersebut
d. Membagi kelas menjadi 6 kelompok
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
a. Meminta peserta didik berdiskusi secara kelompok
untuk menganalisis film pendek yang ditayangkan
berkaitan tentang bersyukur
b. Peserta didik diberikan LKPD yang memuat pertanyaan
pemantik untuk menganalisis film pendek
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
a. Guru BK memantau keterlibatan peserta didik dalam
pengumpulan data/bahan selama proses penyelidikan
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
a. Guru BK memantau diskusi dan membimbing pembuatan
laporan hasil analisis sehingga karya setiap kelompok siap
untuk di presentasikan
b. Guru BK memilih secara acak kelompok untuk presentasi
c. Guru BK membimbing presentasi dan mendorong kelompok
lain untuk memberikan penghargaan seta masukan kepada
kelompok lain
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
a. Guru BK memberi kesimpulan hasil diskusi peserta didik
b. Guru BK memberi penguatan materi

PENUTUP:
1. Guru BK mengajak peserta didik membuat kesimpulan yang
terkait dengan materi layanan dan menanyakan kesan atau pesan.
2. Guru BK menyampaikan kelompok yang belum maju dapat
mempresentasikan hasil diskusinya di pertemuan minggu depan
secara acak.
3. Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan salam.
H. EVALUASI 1. Evaluasi Proses :
Evaluasi proses ini dilakukan oleh Guru Bimbingan dan
Konseling dengan melihat proses yang terjadi dalam kegiatan
bimbingan klasikal, meliputi keterampilan Communication,
Colaboration, Critical thinking, dan Creativity.

2. Evaluasi Hasil :
a. Pengetahuan dan penahaman tentang layanan dengan materi
bersyukur
b. Perasaan/ sikap setelah mengetahui pentingnya bersyukur
c. Rencana kegiatan peserta didik dalam meningkatkan rasa
syukur dalam kehidupan sehari-hari
I. CATATAN -
LAYANAN
J. TINDAK LANJUT Melanjutkan presentasi hasil diskusi

LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Uraian materi
2. LKPD
3. Instrumen Evaluasi Proses
4. Instrumen Evaluasi Hasil
Semarang, November 2023
Guru BK Guru Praktikan

Drs. Hartoto Sutopo, M.Si Indah Tasdiqul Amelia


NIP. 196404201998022003 NPM. 23530516
Lampiran 1. Materi Layanan

TIDAK SEMUA BISA DIMILIKI


TAPI SEMUA BISA DISYUKURI

A. Pengertian dan Pentingnya Sikap Bersyukur


Terdapat beberapa definisi bersyukur yang diungkapkan oleh beberapa tokoh. Berikut
definisi-definisi tersebut:
1. Peterson & Seligman (2004) mendefinisikan bersyukur sebagai perasaan berterima kasih
dan bahagia sebagai respon atas suatu pemberian, baik pemberian tersebut merupakan
keuntungan yang nyata dari orang tertentu ataupun saat kedamaian yang diperoleh dari
keindahan alamiah.
2. Emmons & Shelton (Snyder & Lopez, 2005) bersyukur merupakan suatu rasa takjub,
berterima kasih, dan apresiasi terhadap kehidupan yang dirasakan individu. Selain itu,
bersyukur dapat diekspresikan kepada orang lain dan obyek impersonal (Tuhan, alam,
hewan, dan sebagainya).
3. McCullough, Kilpatrick, Emmons, dan Larson (Bono, Emmons, & McCullough, 2004)
menyatakan bahwa bersyukur merupakan afek moral karena berasal dari dan mendorong
tingkah laku yang dimotivasi oleh kepedulian terhadap kesejahteraan orang lain. Afek
moral disini adalah sesuatu yang subjektif dan bukan sesuatu yang mutlak karena
penerima dapat mempersepsi sebuah pemberian sebagai sesuatu yang bisa meningkatkan
kesejahteraannya walaupun hal tersebut belum tentu menjadi sesuatu yang
menguntungkan bagi orang lain.
Berdasarkan definisi-definisi di atas, maka definisi bersyukur yang digunakan peneliti
adalah perasaan berterima kasih, bahagia, serta apresiasi atas hal-hal yang diperoleh selama
hidup, baik dari Tuhan, manusia, makhluk lain, dan alam semesta, yang kemudian
mendorong seseorang untuk melakukan hal yang sama seperti yang ia dapatkan.
B. Ciri-ciri Orang yang Bersyukur
Menurut Watkins, dkk (2003), individu yang bersyukur memiliki ciri:
1. tidak merasa kekurangan dalam hidupnya
2. mengapresiasi adanya kontribusi pihak lain terhadap kesejahteraan (well-being) dirinya
3. memiliki kecenderungan untuk menghargai dan merasakan kesenangan yang sederhana
(simple pleasure), yaitu kesenangan-kesenangan dalam hidup yang sudah tersedia pada
kebanyakan orang, seperti udara untuk bernafas, air untuk hidup sehari-hari, dan
sebagainya
4. menyadari akan pentingnya mengalami dan mengekspresikan bersyukur
C. Tujuan dan Manfaat Bersyukur
1. Memberikan perasaan nyaman
2. Menciptakan emosi yang positif
3. Dapat membentuk pola piker sukses
4. Menjauhkan diri dari penyakit hati
5. Hidup lebih berkah
6. Ditambahkan nikmat oleh Yang Maha Kuasa
7. Merasakan kesejahteraan hidup
D. Cara Meningkatkan Sikap Bersyukur
Cara meningkatkan sikap bersyukur adalah:
1. Ubah Mindset
Agar bisa selalu bersyukur, cara pertama adalah ubah mindset (pola pikir). Kenapa?
Karena pola pikir berdampak besar kesehatan fisik dan mental.
2. Tulis Hal-hal yang Disyukuri Setiap Hari
Adakalanya tidak bersyukur itu karena lupa. Agar tidak lupa lagi, Anda bisa menulis
rasa syukur setiap hari. Baik itu di buku saku, telepon seluler, atau laptop Anda.
Sebagai contoh, Anda menulis tiga hingga lima hal setiap harinya. Jika masih
merepotkan, tulis saja satu hal yang Anda syukuri.
Intinya, tulis saja hal-hal baik yang Anda rasakan setiap harinya. Contohnya adalah:
punya teman kerja yang baik, bisa tidur nyenyak, menghirup udara segar di pagi hari,
anak-anak sehat, dll.
3. Yakin dengan Rezeki Masing-masing
Meyakini bahwa setiap orang sudah memiliki rezeki masing-masing adalah cara agar
selalu bersyukur dalam hidup. Hal ini penting untuk menghindari rasa iri terhadap
orang lain.
4. Jangan Terlalu Sering Berandai-andai
Tidak sering mengandaikan segala sesuatu yang tidak dimiliki atau kejadian yang
tidak dialami dapat membuat Anda menjadi sosok yang rajin bersyukur. Mengapa?
Karena Anda tidak punya kendali akan hal-hal yang diinginkan.
5. Terima Setiap Peristiwa dengan Positif
Menerima setiap momen yang terjadi, baik pahit ataupun bahagia adalah sifat qonaah
yang penting untuk kehidupan. Proses penerimaan ini tentu diiringi dengan
pembelajaran memaknai kembali peristiwa tersebut. Dengan kata lain, menjadikan
setiap peristiwa sebagai pelajaran.
6. Kurangi Mengeluh
Hal lain yang perlu dilakukan sebagai cara agar selalu bersyukur adalah dengan
mengurangi mengeluh. Keluhan tersebut hanya akan membuat Anda kerdil, merasa
tidak berkemampuan, dan mendatangkan banyak pikiran negatif. Sebagai penangkal
dari mengeluh, biasakan untuk berterima kasih atas kehidupan ini. Selain berterima
kasih pada kehidupan dan Tuhan atas semua berkat, berterima kasih kepada diri
sendiri juga merupakan hal yang penting. Diri sendiri adalah teman seperjuangan
sehingga Anda dapat kuat melangkah sejauh ini. Kemudian berterima kasihlah
kepada keluarga, sahabat ataupun kolega untuk menyebarkan lingkungan yang lebih
positif.
7. Tidak Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Melihat orang yang lebih sukses atas pencapaian mereka memang dapat membuat
Anda termotivasi untuk dapat melakukan sukses yang serupa. Jangan terlalu sering
membandingkan diri dengan orang lain dengan cara yang tidak tepat. Selain
menjauhkan syukur, hal ini dapat membuat kondisi mental menjadi tidak sehat dan
berujung depresi.
8. Lakukan Kegiatan Sosial
Menjadi seorang relawan atau volunteer untuk kegiatan sosial akan membuka banyak
pintu sebagai jalan masuk rasa syukur. Banyak melakukan kegiatan sosial akan
membantu Anda bertemu banyak orang, bersosialisasi dan membuka wawasan
mengenai kehidupan. Memiliki keterhubungan dengan banyak orang dapat
mengurangi stress, rasa cemas serta kemarahan. Selain itu, Anda dapat menemukan
kembali makna hidup, motivasi yang baru serta ide kreativitas lain.
9. Sesekali Melihat ke Bawah
Berbagi kebahagiaan dengan sering melihat ke orang lain yang membutuhkan juga
merupakan cara agar selalu bersyukur dan lebih menerima kehidupan kita.
Kebahagiaan dan rasa syukur orang yang kita bantu ini secara tidak langsung akan
menular pada kita. Selain itu amati juga orang-orang yang tetap bekerja dan berjuang
untuk hidup dalam keterbatasan. Apalagi yang akan membuat kita –semisal dengan
kelengkapan anggota tubuh, kesehatan dan materi yang dimiliki– masih merasa
kurang da tidak mensyukuri nikmat ini?
10. Lakukan Me Time
Melakukan me time secara berkala juga dapat menjadi momen untuk refreshing,
refleksi dan evaluasi.
11. Tingkatkan Iman
Beribadah dan menjalin kedekatan hubungan dengan Tuhan Sang Pemilik Rezeki dan
Maha Menenangkan Hati adalah salah satu solusi untuk tetap bersyukur. Sering-sering
berterimakasih kepada-Nya akan membiasakan Anda untuk bersyukur.

REFERENSI:
Listiyandini, R.A., dkk. (2015). Mengukur Rasa Syukur: Pengembangan Model Awal Skala
Bersyukur Versi Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 473-496.
Nurjaman, A. (2018). Studi Komparatif Sikap Syukur Siswa yang Mendapatkan Bimbingan
Klasikal di SMA Plus Babussalam Ciburial dan SMA Al-Falah Dago. Tesis. Bandung:
UIN Sunan Gunung Djati.
Widyaningsih, W., Rusliana, L., & Naan. (2022). SIKAP SYUKUR SEBAGAI PROSES
PEMBENTUKAN BUDI PEKERTI PADA REMAJA. Jurnal Penelitian Umum
Ushulludin, 2(3), 666-686.
Lampiran 2. LKPD
Lampiran 3. Instrumen Evaluasi Proses Layanan

INSTRUMEN EVALUASI PROSES LAYANAN


BIMBINGAN KLASIKAL

A. IDENTITAS
Kelas/Semester : ………………………………………..
Topik Layanan : ………………………………………..
Hari/Tanggal : ………………………………………..

B. PETUNJUK PENGISIAN
1. Berilah tanda centang (V) pada kolom jawaban yang tersedia sesuai dengan yang terjadi
selama proses layanan bimbingan klasikal yang anda berikan.
2. Skor angka 1 = kurang baik, 2 = cukup baik, 3 = baik, dan 4= sangat baik
SKOR
NO PROSES YANG
1 2 3 4
DINILAI
Communication
1 Peserta didik aktif menyampaikan pendapatnya terkait dengan
materi layanan
2 Peserta didik aktif bertanya/menanggapi saat pelaksanaan
layanan
Colaboration
1 Peserta didik melakukan aktivitas ice breaking dengan semangat

2 Peserta didik melakukan diskusi kelompok dan saling


menghargai saat ada yang berpendapat
Critical Thinking
1 Peserta didik mampu mengidentifikasi pentingnya memiliki
syukur (fokus)
2 Peserta didik menyampaikan hasil diskusi terkait pentingnya rasa
syukur (reason)
3 Peserta didik menyimpulkan hasil dari materi layanan (inference)
4 Peserta didik membandingkan hasil diskusi dengan pengalaman
di kehidupan sehari-hari (clarity)
Creativity
1 Peserta didik mengidentifikasi pentingna rasa bersyukur

2 Peserta didik melakukan analisis dari pemahaman diri terkait


pentingnya rasa bersyukur
3 Peserta didik menunjukan hasil diskusi berupa karya video vlog,
mind mapping, dan hasil karya pengamatan lainnya
4 Peserta didik mengunggah hasil karya kelompok mereka
dimasing-masing sosial media
TOTAL SKOR

Kriteria Penentuan Skor: Kriteria hasil:


Skor Akhir = Jumlah Skor X 100 76-100 Sangat Baik
Jumlah Siswa 51-75 Baik
26-50 Cukup Baik
1-25 Kurang Baik
Lampiran 4. Instrumen Evaluasi Hasil Layanan

INSTRUMEN EVALUASI HASIL LAYANAN


BIMBINGAN KLASIKAL

A. IDENTITAS
Nama Peserta didik : ………………………………………..
Kelas/Semester : ………………………………………..
Topik Layanan : ………………………………………..
Hari/Tanggal : ………………………………………..

B. PETUNJUK PENGISIAN
Berilah tanda cek () pada kolom YA jika pernyataan sesuai dengan kondisi anda dan
berilah tanda cek () pada kolom TIDAK jika pernyataan tidak sesuai dengan kondisi
anda!

NO PERNYATAAN
YA TIDAK
Understanding
1 Saya berusaha mendalami terkait pentingnya rasa bersyukur
2 Saya mendapatkan pemahaman baru terkait pentingnya rasa
bersyukur
Comfortable
1 Saya memiliki pengetahuan tentang pentingnya rasa bersyukur
2 Saya dan kelompok membuat dan mempresentasikan hasil karya
tentang pentingnya bersyukur
Action
1 Saya membuat karya yang sudah ditentuan sesuai gaya belajar
bersama kelompok
2 Saya memberikan informasi kepada peserta didik terkait pentingnya
rasa syukur
Kriteria hasil:
Prosentase Tingkat Ketercapaian
69-100% Tinggi
34-68% Sedang
0-33% Rendah

Semarang, 2023
Peserta Didik

( )

Anda mungkin juga menyukai