0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
382 tayangan3 halaman

Instrumen Hukum Keperdataan: Ridwan HR, Op Cit., Hlm. 226

Dokumen ini membahas tentang instrumen hukum keperdataan yang digunakan pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah dapat bertindak sebagai pelaku hukum keperdataan dengan mengikat perjanjian jual beli, sewa, dan lainnya. Namun penggunaan instrumen hukum keperdataan oleh pemerintah harus dibatasi.

Diunggah oleh

fitrianimulkan3006
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
382 tayangan3 halaman

Instrumen Hukum Keperdataan: Ridwan HR, Op Cit., Hlm. 226

Dokumen ini membahas tentang instrumen hukum keperdataan yang digunakan pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah dapat bertindak sebagai pelaku hukum keperdataan dengan mengikat perjanjian jual beli, sewa, dan lainnya. Namun penggunaan instrumen hukum keperdataan oleh pemerintah harus dibatasi.

Diunggah oleh

fitrianimulkan3006
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

4.

INSTRUMEN HUKUM KEPERDATAAN

Instrumen pemerintah adalah alat atau sarana yang digunakan oleh pemerintah
dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pejabat administrasi negara. Pemerintah
dalam melaksanakan kegiatannya sehari-hari tampil dengan dua kedudukan, yaitu sebagai
wakil dari badan hukum (pelaku hukum keperdataan) dan wakil dari jabatan pemerintah
(pelaku hukum publik). Alur ideal tindak pemerintahan yang absah dalam rangka
mewujudkan tujuan negara yang membahagiakan pertama yaitu adanya peran aktif negara
yang terbagi dalam instrumen hukum privat atau perdata dan instrumen hukum publik yang
mana didalamnya mencakup perundang-undangan, hukum tidak tertulis, wewenang
pemerintahan terikat dan diskresi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan tertib
pemerintahan kemakmuran kesejahteraan sosial.

Dikatakan oleh Ridwan HR, penggunaan instumen hukum privat merupakan


konsekuensi paham negara kesejahteraan yang menuntut pemerintah untuk mengusahakan
kesejahteraan masyarakat1. Sebagai pelaku hukum keperdataan yang melakukan berbagai
perbuatan hukum privat atau hukum keperdataan seperti mengikatkan perjanjian jual beli,
sewa menyewa, pemborongan dan lain sebagainya yang dijelmakan dalam kualitas badan
hukum. Dalam posisi ini kedudukan pemerintah tidak ada bedanya dengan seseorang atau
badan hukum perdata pada umumnya, yaitu diatur dan tunduk pada ketentuan-ketentuan
hukum keperdataan. Penggunaan instrumen hukum keperdataan ini adalah untuk
mengusahakan kesejahteraan, dimana pemerintah terlibat dengan kegiatan
kemasyarakatan dalam berbagai dimensi sejalan dengan tuntutan perkembangan
kemasyarakatan.

Namun demikian, penggunaan instrumen hukum keperdataan oleh pemerintah ini


perlu dibatasi, yaitu:

1. Pemerintah tidak bisa melakukan hubungan keperdataan yang berhubungan dengan


hukum kekeluargaan,
2. Pemerintah tidak boleh membeli tanah untuk dijadikan hak milik,

1
Ridwan HR, Op cit., hlm. 226
3. Pemerintah tidak dibenarkan melakukan perbuatan hukum keperdataan yang
bertentangan dengan kepentingan umum atau dilarang oleh peraturan perundang-
undangan.

Hubungan hukum dalam bidang keperdataan bersifat dua pihak atau lebih,
bersandar pada prinsip otonomi dan kebebasan berkontrak dalam arti kemerdekaan atau
kemandirian penuh bagi subjek hukum untuk melakukan atau tidak melakukan perbuatan
hukum, serta itikad baik dalam berbagai persetujuan, yang menunjukkan kesetaraan
antarpihak tanpa salah satunya memiliki kedudukan khusus dan kekuatan memaksa
terhadap pihak lain. Atas dasar ini pemerintahmemiliki posisi sejajar dengan seseorang atau
badan hukum privat dalam kapasitasnya sebagai wakil dari badan hukum publik, bukan
dalam kapasitasnya selaku wakil jabatan pemerintahan yang memiliki kedudukan istimewa.
Interaksi tindak pemerintahan pemerintahan dalam tatanan masyarakat yang makin
kompleks, menunjukkan makin intensifnya penggunaan instrumen hukum keperdataan
untuk memperlancarkan pelaksanaan fungsi pemerintahan secara efektif.

Bentuk-bentuk perjanjian yang bisa dijalankan pemerintah dengan pihak lain


adalah2:

1. Perjanjian perdata biasa


Contohnya seperti jual beli, sewa menyewa, dan lain sebagainya. Perbuatan
keperdataan ini dilakukan karena pemerintah memerlukan berbagai sarana dan
prasarana untuk menjalankan administrasi pemerintahan, seperti kebutuhan alat
tulis menulis yang harus dibeli, menyewa fasilitas, dan lain sebagainya.
2. Perjanian perdata dengan syarat-syarat standar
Contohnya kontrak adhesie. Pemerintah bisa juga menggunakan instrumen hukum
keperdataan untuk membuat perjanjian dengan pihak swasta dalam rangka
melakukan tugas-tugas tertentu, misalnya tugas-tugas atau pekerjaan yang tidak
sepenuhnya dapat diselenggarakan sendiri oleh pemerintah. Bentuk dari perjanjian
ini dapat berupa kontrak adhesie, yaitusuatu perjanjian yang seluruhnya telah
disiapkan secara sepihak hingga pihak lawan berkontraknya tidak ada pilihan lain,
kecuali menerima atau menolaknya.

2
I Nyoman Gede Remaja, Diktat HAN., hlm. 61-62
3. Perjanjian mengenai kewenangan publik
Adalah perjanjian antara badan atau pejabat tata usaha negara dengan warga
masyarakat dan yang diperjanjikan adalah mengenai cara badan atau pejabat tata
usaha negara tersebut menggunakan wewenang pemerintahannya.
4. Perjanjian mengenai kebijaksanaan pemerintahan.
Kewenangan luas yang dimilki pemerintah atas dasar freies ermessen, yang
kemudian melahirkan kebijaksanaan dimungkinkan pula dijalankan dengan
menggunakan perjanjian. Dengan kata lain, pemerintah dapat menjadikan
kewenangan luas atau kebijaksanaan yang dimilikinya sebagai objek dalam
perjanjian. Perjanjian seperti ini dikenal dengan perjanjian kebijaksanaan, yaitu
perbuatan hukum yang menjadikan kebijaksanaan publik sebagai objek perjanjian.

Anda mungkin juga menyukai