0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
482 tayangan70 halaman

Arsip Terjaga

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang program diklat fungsional arsiparis tingkat ahli angkatan VII yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia. Program diklat ini membahas pengelolaan arsip terjaga melalui metode ceramah interaktif dan diskusi dengan tujuan agar peserta memahami pengelolaan arsip terjaga. [/ringkasan]

Diunggah oleh

Retno Purwandari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
482 tayangan70 halaman

Arsip Terjaga

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang program diklat fungsional arsiparis tingkat ahli angkatan VII yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia. Program diklat ini membahas pengelolaan arsip terjaga melalui metode ceramah interaktif dan diskusi dengan tujuan agar peserta memahami pengelolaan arsip terjaga. [/ringkasan]

Diunggah oleh

Retno Purwandari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Program Arsip DESY NATALIA

Terjaga 29 Maret 2023

DIKLAT FUNGSIONAL ARSIPARIS


TINGKAT AHLI ANGKATAN VII

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEARSIPAN


ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
Hello!
Nama : Desy Natalia
Nama Panggilan : Desy
Jabatan : Widyaiswara Ahli Pertama
E-mail : [email protected]
HP : 0811 1741 290
Pendidikan : S1-UPH, S2-UNM
Experience :
⬡ Tahun 2019-2020 → Magang: Central File Kepegawaian, Arsip Bag.
Keuangan, Unit Kearsipan, Dir. Akuisisi, Dir. Pengolahan, Bag. Restorasi,
Bag. Preservasi, Bag. Reproduksi dan Digitalisasi Arsip, Bag. Laboratorium;
⬡ Widyaiswara di Pusdiklat Kearsipan Tahun 2020-Sekarang;
⬡ Tim Penyusun Soal & Bahan Tuton Universitas Terbuka Tahun 2020-
Sekarang.

2
DESKRIPSI SINGKAT
Mata diklat ini membahas teori tentang pengelolaan arsip
terjaga melalui metode ceramah interaktif, dan diskusi,
dengan tujuan agar peserta dapat memahami
pengelolaan arsip terjaga dan melaksanakannya.

3
HASIL BELAJAR:

Setelah mengikuti diklat ini, peserta dapat melaksanakan


pengelolaan arsip terjaga.

INDIKATOR DALAM BELAJAR:

1. Menjelaskan latar belakang arsip terjaga


2. Menjelaskan jenis-jenis arsip terjaga
3. Menjelaskan langka-langka pengelolaan arsip terjaga

4
⬡ 1 Dasar Hukum Arsip Terjaga
Dasar Hukum Peraturan Kepala ANRI
Nomor 18 Tahun 2011
tentang Tata Cara
Pembuatan Daftar,
Pemberkasan, dan
Pelaporan Arsip Terjaga
PERATURAN PEMERINTAH
NO 28/2012TENTANG
PELAKSANAAN UNDANG-
UNDANG 43/2009 Peraturan Kepala ANRI
UNDANG-
TENTANG KEARSIPAN Nomor 41 Tahun 2015
UNDANG 43/2009
TENTANG Tentang Pengelolaan
KEARSIPAN Arsip Terjaga
SLIDE
SANKSI

UU 43/2009 Pasal 83

Setiap orang yang dengan sengaja tidak menjaga


keutuhan, keamanan dan keselamatan arsip negara
yang terjaga untuk kepentingan negara sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 42 ayat (3) dipidana dengan pidana
penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling
banyak Rp25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah).

7
SANKSI

UU 43/2009 Pasal 84

Pejabat yang dengan sengaja tidak melaksanakan


pemberkasan dan pelaporan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 43 ayat (1) di pidana
dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh)
tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00
(lima ratus juta rupiah).

8
⬡ 2
LATAR BELAKANG ARSIP TERJAGA
Pulau Sipadan
dan Ligitan

Gerakan Separatisme

Data Kependudukan
Arsip Kontrak Karya

10
12 PULAU KECIL TERLUAR
YANG MEMERLUKAN PERHATIAN KHUSUS

P. RONDO
06 04 30 N
095 06 45 E P. SEKATUNG P. MIANGAS
P. BERHALA 04 47 38 N P. MARORE 05 34 02 N
108 80 39 E 04 44 14 N 126 24 54 E P. BRAS
03 46 30 N 00 56 57 N
094 30 03 E
125 25 42 E
134 20 30 E

JAKARTA

P. NIPAH
01 09 13 N P. FANILDO
103 39 11E 00 56 22 N
P. FANI 134 17 04 E
01 05 20 N
131 15 35 E
P. DANA II
10 50 00 S
12 116 50 E P. BATEK
P. DANA I 09 15 00 S
10 59 57 S 123 59 00 E
122 51 20 E

11
Mengapa butuh
perhatian khusus?

12
• Dukungan Arsip sangat diperlukan untuk
mempertahankan kepemilikan suatu wilayah
tertentu.
• Pendataan jumlah dan penamaan pulau yang ada
di Indonesia perlu didukung oleh bukti autentik.
• Bukti perjanjian antara Indonesia dengan negara
lain mengenai batas wilayah, landas kontinental,
batas laut dan batas lainnya tetap dijaga
keberadaannya, jangan sampai bukti tersebut
hilang atau dihilangkan.

13
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=T6jegTQzSYQ-
YouTube 14
Dukungan Arsip
Sebagai Bahan Bukti AUtentik

Pertimbangan Malaysia memenangkan Pulau


Sipadan dan Ligitan
→Pemerintah Inggris melakukan tindakan
administratif secara nyata dalam bentuk penerbitan
ordonansi perlindungan satwa burung dan
pungutan pajak terhadap pengumpulan telur penyu
sejak tahun 1930.

15
Masalah Kontemporer

• Konflik wilayah perbatasan bukan hanya terjadi antar negara,


namun juga antar daerah di Indonesia.
• Demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, masing-masing
daerah berusaha menguasai dan mengklaim wilayah lain.

16
Dukungan Arsip Sebagai Bahan Bukti AUtentik

Adanya UU No. 34 Tahun 1999 tentang Provinsi DKI Jakarta yang


menyatakan Kepulauan Seribu merupakan wilayah administratif
Pemprov DKI. Hal tersebut merupakan bukti bahwa arsip autentik yang
lengkap dapat mempertahankan kepemilikan suatu wilayah.

17
Dukungan Arsip Sebagai Bahan Bukti AUtentik

Sekalipun Pulau Berhala telah ditetapkan sebagai wilayah Jambi


berdasarkan surat keterangan Kemendagri No 49/2011 namun dengan
bukti autentik kewilayahan kembali menjadi wilayah Kepulauan Riau.

18
Contoh kasus lain tentang arsip terjaga

• Ketidaksinkronan data kependudukan di beberapa


instansi pemerintah (Kemendagri, BPS, BKKBN,
Kemsos);
• Sengketa Pulau Lereklerekan (Pulau Lari-Lariang)
antara Pemprov Kalimantan Selatan dengan Pemprov
Sulawesi Barat;
• Sengketa gugusan Pulau Tujuh antara Pemprov
Bangka Belitung dan Pemprov Kepulauan Riau.

19
Arsip Sebagai Suatu Aset

• Kepemilikan suatu pulau atau wilayah tertentu


merupakan aset yang dimiliki oleh suatu daerah atau
Negara. Oleh sebab itu keberadaan informasi arsip
tentang hal tersebut perlu untuk tetap dijaga
keberadaannya.

20
⬡ 3 ARSIP TERJAGA
DEFINISI ARSIP TERJAGA

Negara secara khusus memberikan


perlindungan dan penyelamatan arsip
sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
yang berkaitan dengan kependudukan,
kewilayahan, kepulauan, perbatasan,
perjanjian internasional, kontrak karya
dan masalah-masalah pemerintahan
yang strategis.
(Pasal 34 ayat (2) UU 43/ 2009)
DEFINISI ARSIP TERJAGA

Arsip terjaga: arsip negara yang


berkaitan dengan kependudukan,
kewilayahan, kepulauan, perbatasan,
perjanjian internasional, kontrak karya,
dan masalah-masalah pemerintahan
yang strategis, yang berkaitan dengan
keberadaan dan kelangsungan hidup
bangsa dan negara, yang harus dijaga
keutuhan, keamanan dan
keselamatannya.
CONTOH ARSIP TERJAGA
Kenapa Harus Dijaga?

25
Alasan Arsip Terjaga Perlu Dilakukan

1.
2. Kedaulatan
Menimbulkan
Negara
Kerugian
Terganggu
Negara

4.
3. Keamanan
Terhambatnya
Negara
Program
Terancam
Pemerintah

26
Jenis ARSIP TERJAGA
KEPENDUDUKAN
KEWILAYAHAN
KEPULAUAN
PERBATASAN
PERJANJIAN INTERNASIONAL
KONTRAK KARYA
MASALAH-MASALAH PEMERINTAHAN
YANG STRATEGIS
Pasal 34,UU 43/2009, Rincian jenis arsip terjag
27
(Perka ANRI 41/2015)
1. Arsip Kependudukan
Contoh arsip kependudukan yang harus diberkaskan
dengan memperhatikan analisis hukum dan risiko:
• Database kependudukan dan Sistem Informasi
Administrasi Kependudukan (SIAK);
• Penetapan parameter pengendalian penduduk;
• Administrasi dan demografi kependudukan di wilayah
perbatasan dan kepulauan terdepan;
• Status kewarganegaraan (naturalisasi)

28
2. Arsip Kewilayahan

Contoh arsip kewilayahan yang harus diberkaskan:


• Dasar penetapan wilayah NKRI;
• Pengakuan dunia internasional mengenai batas
wilayah NKRI;
• Batas perairan Indonesia;
• Tata ruang laut nasional dan perairan yuridiksi.

29
3. Arsip Kepulauan
Contoh arsip kepulauan yang diberkaskan
adalah arsip yang menyangkut:
• Potensi SDA yang terkandung dalam
suatu pulau;
• Luas dan besarnya kepulauan;
• Jumlah pulau-pulau terdepan Indonesia;
• Pulau-pulau yang berbatasan langsung
antara wilayah NKRI dengan negara lain.

30
4. Arsip perbatasan
Contoh pemberkasan arsip perbatasan adalah semua proses yang mendukung
terciptanya penentuan batas wilayah negara baik batas darat dan laut antara lain:

• Kawasan perbatasan dari sudut pandang pertahanan dan keamanan;


• Batas wilayah negara;

• Batas darat dengan 3 negara (Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini), batas laut
territorial dengan 4 negara (Malaysia, Papua Nugini, Singapura dan Timor Leste;
• Batas laut yurisdiksi (Zone Economic Exclusive/ZEE);
• Landasan kontinen dengan 9 negara (Malaysia, Thailand, Vietnam, Philipina,
India, Republik Palau, Australia, Timur Leste, dan Papua Nugini).

31
5. Perjanjian internasional
Contoh pemberkasan dari proses terciptanya perjanjian
internasional adalah:
• Proses penyusunan perjanjian internasional dari Lembaga
pemrakarsa atau Memorandum of Understanding (MoU).
• Proses konsultasi dan koordinasi perjanjian;
• Proses pembuatan perjanjian internasional;
• Pertukaran nota diplomasi;
• Ratifikasi perjanjian internasional;

32
6. Arsip Kontrak Karya
Contoh arsip kontrak karya yang harus diberkaskan
karena termasuk ke dalam arsip terjaga:
• Perjanjian usaha pertambangan panas bumi;
• Perjanjian usaha ketenagalistrikan untuk
kepentingan umum;
• Perjanjian kontrak bagi hasil pengusahaan minyak
dan gas bumi;
• Perjanjian izin usaha pemanfaatan hutan;
• Penetapan wilayah kerja gas metana batubara.
33
7. Masalah Pemerintahan yang Strategis
• Hasil dan penetapan pemilu presiden;
• Kebijakan strategis yang dikeluarkan Presiden;
• Kebijakan dan keputusan strategis yang ditetapkan oleh pimpinan
Lembaga tinggi negara;
• Kebijakan pengembangan pertahanan negara;
• Operasi militer;
• Intelijen dan pengamanan;
• Pengembangan sarana alat utama system pertahanan ( alutsista);
• Ketersediaan ketahanan dan kerawanan pangan nasional
• Hak Kekayaan Intelektual khususnya hak cipta;
• Investasi pembangunan infrastruktur;
• Regulasi dan deregulasi penanaman modal dan investasi.

34
BATASAN STRATEGIS ARSIP TERJAGA
• Program Prioritas Pemerintah;
• Pembentukan Perundang-
undangan;
• Kebijakan Organisasi;
• Menunjukan eksistensi dan
Kedaulatan Negara;
• Mengenai Sumber Daya dan
Kekayaan Alam;
35
⬡ 4 PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA
Pengelolaan ARSIP TERJAGA
Pengelolaan Arsip Terjaga adalah
kegiatan identifikasi, pemberkasan,
pelaporan dan penyerahan arsip terjaga
yang dilaksanakan oleh pencipta arsip.

(Perka ANRI 41/2015, Pasal 1)

37
Pencipta arsip sebagaimana dimaksud p a d a
ayat ( 2 ) wajib menjaga keutuhan, keamanan,
dan keselamatan arsip dinamis yang masuk
dalam kategori arsip terjaga.
( P a s a l 42 Ayat 3, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009)

38
Kategori Arsip Terjaga
Kategori Kriteria Sarana Pengelola Peraturan/
Penyimpanan Ketentuan
Arsip • Arsip dinamis negara yang • Central File; • Unit Pengolah • Pasal 1 angka
Terjaga essensial; • Records Centre; dan/ atau Unit 8;
• Berkaitan dengan • Sarana Kearsipan pada • Pasal 34 ayat
keberadaan & penyimpanan Lembaga 2;
kelangsungan hidup sesuai dengan Negara, Pemda, • Pasal 42 ayat
bangsa dan negara; medianya, PTN, BUMN, 2,3,4;
• Dilindungi secara khusus seperti : filling dan/atau • Pasal 43 ayat
oleh Negara, karena cabinet, rak, BUMD; 1,2,3,4,5;
terkait 7 jenis arsip lemari tahan • Lembaga • Pasal 83;
terjaga; api, dll. Kearsipan • Pasal 84 UU No
• Informasinya mendukung Nasional/ ANRI 43 Tahun 2009;
hak-hak hukum Negara & (salinan • Pasal 45 PP 28
Warga Negara; autentikasi Tahun 2012
• Wajib dilaporkan & naskah asli). • Perka ANRI No
diserahkan salinan 41 Tahun 2015
autentikasinya ke ANRI
sebelum retensi dinamis
selesai.
39
Mengapa ARSIP TERJAGA perlu dikelola ?
• Memungkinkan proses kerja pengelolaan Negara berjalan
efektif dan efisien;
• Memberikan konsistensi, kontinuitas, dan produktivitas dalam
pengelolaan Negara;
• Memenuhi ketentuan-ketentuan peraturan per-UU-an;
• Melindungi kepentingan Negara dan/atau daerah pada saat
ini dan yang akan datang;
• Melindungi dan mendukung litigasi yang berkaitan dgn
sengketa di pengadilan;
• Memelihara dan menyelamatkan memori kolektif bangsa.
40
Pengelolaan ARSIP TERJAGA
Dilakukan oleh pencipta arsip meliputi:

1. Identifikasi Arsip Terjaga


2. Pemberkasan Arsip Terjaga
3. Pelaporan Arsip Terjaga
4. Penyerahan Salinan autentik dari
naskah asli Arsip Terjaga.

41
Penyimpanan
Dokumentasi
Penyerahan
Salinan
Autentik Arsip
Identifikasi Arsip

Penyerahan Salinan
Pemberkasan
Autentik Arsip ke ANRI

7
No. Kode Klasifika si Arsip Uraian Kurun
Inform asi Waktu
berkas

Pelaporan Arsip Pelindungan dan


ke ANRI Pengamanan Pembuatan Daftar

42
1. IDENTIFIKASI ARSIP TERJAGA

Analisis Fungsi Organisasi 7 Bidang Arsip


Terjaga

Pendataan Arsip Formulir


Pendataan

Analisis Hukum
Pengolahan Data

Analisis Risiko
43
Cara Identifikasi Arsip Terjaga
No Unit Kerja Fungsi Kegiatan Arsip Terjaga Yang
Tercipta

No Jenis Arsip Dasar Klasifikasi Unit Penanggung Keterangan


Pertimbangan Keamanan Pengolah Jawab
dan Akses
Arsip

44
45
Pengolahan Data
• Hasil pendataan arsip terjaga pada unit-unit
kerja di lingkungan pencipta arsip dianalisis
untuk ditentukan sebagai arsip terjaga .
• Analisis arsip terjaga dilakukan berdasarkan :
1. Kriteria arsip terjaga
2. Analisis hukum dan analisis risiko.

46
Analisis Hukum:
• Melakukan identifikasi peraturan perundang-undangan terkait 7 bidang arsip terjaga;
• Melakukan analisa terkait potensi tuntutan hukum yang akan timbul dikemudian hari.

No Jenis Analisis Ya Tidak

1. Analisis Hukum:
a) Apakah arsip ini secara legal mengandung hak dan kewajiban
kepemilikan wilayah perbatasan?
b) Apakah hilangnya arsip ini dapat menimbulkan tuntutan hukum
terhadap negara?
c) Apakah hilangnya arsip ini dapat menimbulkan hilangnya
dukungan kebuktian riwayat atau sejarah kedaulatan negara,
pertahanan, keamanan, sosial ekonomi, budaya dan
pemerintahan?
47
Analisis RIsiko:
• Kerugian Materiil meliputi jumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh negara untuk
mempertahankan kedaulatan NKRI dan hak-hak negara, kehilangan aset negara,
hilangnya sumber daya dan kekayaan alam;
• Kerugian immaterial meliputi kerugian terhadap eksistensi sebagai sebuah negara,
punahnya warisan budaya bangsa, hilangnya jati diri bangsa, dan hilangnya karya
intelektual bangsa.
No Jenis Analisis Ya Tidak
2. Analisis Risiko:
a) Jika arsip ini tidak diketemukan, Apakah lama waktu yang dibutuhkan
untuk merekonstruksi informasi dan biaya yang dibutuhkan oleh negara?
b) Berapa lama waktu yang tidak produktif dengan tidak adanya arsip yang
bersangkutan dan berapa lama besarkah biaya yang harus dikeluarkan
negara?
c) Apakah banyak kesempatan negara yang hilang untuk memperoleh
keuntungan dengan tidak adanya arsip ini?
d) Besarkah kerugian yang dialami oleh negara dengan tidak adanya arsip
ini? 48
Pencipta Arsip

Identifikasi Arsip Terjaga

Analisis Fungsi Unit Kerja

Pendataan Arsip Terjaga Fisik Arsip


Daftar
Arsip
Analisis Hukum & Risiko Ya Terjaga

Pengkategorian Arsip
Terjaga

Tidak Daftar Arsip Umum Fisik Arsip

49
2. Pemberkasan Arsip Terjaga
Pasal 43 UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
• Pejabat yang bertanggung jawab dalam kegiatan
kependudukan, kewilayahan, kepulauan, perbatasan,
perjanjian internasional, kontrak karya, dan masalah
pemerintahan yang strategis wajib memberkaskan dan
melaporkan arsipnya kepada ANRI;
• Pemberkasan dan pelaporan wajib dilakukan paling lama 1
(satu) tahun sejak terjadinya kegiatan.

50
• Prosedur pemberkasan arsip terjaga sama
hal dengan pemberkasan arsip dinamis
lainnya berdasarkan klasifikasi arsip, meliputi:
• Pemeriksaan
• Indexing;
• Pengkodean;
• Tunjuk silang;
• Penyortiran;
• Pelabelan berkas; dan
• Penataan.
51
Daftar Berkas Arsip Terjaga
Daftar berkas paling sedikit memuat informasi tentang:

Unit Pengolah :
Nomor Kode Uraian Informasi Kurun Klasifikasi Jumlah Keterangan
Berkas Klasifikasi Berkas Waktu Keamanan

52
Daftar ISI Berkas Arsip Terjaga
Daftar berkas paling sedikit memuat informasi tentang:

Unit Pengolah :
Nomor Nomor Kode Uraian Informasi Tanggal Jumlah Keterangan
Berkas Item Klasifikasi Arsip
Arsip

53
3. Pelaporan Arsip Terjaga
Hal yang dilaporkan:
Informasi mengenai arsip terjaga yang diberkaskan.
Pelaporan disampaikan dalam bentuk daftar arsip
terjaga yang sekurang- kurangnya memuat: nama
pencipta, nomor, kode klasifikasi, uraian informasi
berkas, kurun waktu, jumlah, tingkat keaslian,

Penyampaian laporan:
Penyampaian laporan dilakukan oleh unit kearsipan
kepada ANRI atas nama pencipta arsip dapat dilakukan
secara off line atau on line.

54
Pelaporan
• Disampaikan dengan secara konvensional maupun secara
elektronik;
• Pelaporan secara konvensional dilakukan secara tertulis kepada
kepala ANRI dengan dilampiri daftar berkas arsip dan daftar isi
berkas arsip terjaga. Pelaporan secara elektronik dilakukan dengan
menginput daftar berkas arsip dan daftar isi berkas arsip terjaga
melalui Jaringan Informasi Kearsipan Nasional ke ANRI;
• Pelaporan arsip terjaga secara tertulis maupun elektronik diterima
oleh ANRI dan menjadi tanggung jawab Kedeputian Pembinaan.

55
Pejabat Yang melaporkan
• adalah pejabat yang bertanggung jawab dalam
kegiatan kependudukan, kewilayahan, kepulauan,
perbatasan, perjanjian internasional, kontrak karya,
dan masalah pemerintahan yang strategis yaitu
menteri atau pimpinan lembaga pencipta arsip yang
membawahi kegiatan bidang kependudukan,
kewilayahan, kepulauan, perbatasan, perjanjian
internasional, kontrak karya, dan masalah
pemerintahan yang strategis.
• Pejabat yang bersangkutan dapat melimpahkan
kewenangan pelaporan kepada pejabat dibawahnya
yang diberi kuasa untuk itu.
56
PELAPORAN ARSIP TERJAGA LEMBAGA NEGARA KEPADA ANRI

Menteri/Kepala Lembaga
UNIT KEARSIPAN
Unit Pengolah Unit Pengolah Unit Pengolah Tembusan :
Daftar arsip yang diberkaskan

Pelaporan:
Daftar arsip yang diberkaskan

ANRI

57
PELAPORAN ARSIP TERJAGA PROVINSI KEPADA ANRI

Kepala Daerah Provinsi


Lembaga Kearsipan Daerah
Provinsi
SKPD SKPD SKPD Tembusan :
Daftar arsip yang diberkaskan

Pelaporan:
Daftar arsip yang diberkaskan

ANRI

58
PELAPORAN ARSIP TERJAGA KABUPATEN/KOTA KEPADA ANRI

Kepala Daerah Kabupaten/Kota


Lembaga Kearsipan Daerah
Kabupaten/ Kota
SKPD SKPD SKPD Tembusan :
Daftar arsip yang diberkaskan

Pelaporan:
Daftar arsip yang diberkaskan

ANRI

59
PELAPORAN ARSIP TERJAGA PTN KEPADA ANRI

Rektor
Unit Kearsipan Universitas
Unit Pengolah Unit Pengolah Unit Pengolah Tembusan :
Daftar arsip yang diberkaskan

Pelaporan:
Daftar arsip yang diberkaskan

ANRI

60
4. Penyerahan Salinan autentik naskah asli
Arsip Terjaga
Yang diserahkan:
• Arsip terjaga dalam bentuk Salinan autentik dari naskah asli yang
telah diautentifikasi pimpinan Lembaga;
• Berita Acara serah terima;
• Daftar arsip terjaga beserta daftar isi berkas.

Prosedur penyerahan:
• Seleksi arsip;
• Pembuatan daftar arsip;
• Koordinasi dengan ANRI;
• Pembuatan Berita Acara serah terima arsip;
• Pelaksanaan serah terima arsip.

61
Pasal 43
3) Arsip yang tercipta pada lembaga negara, pemerintah daerah,
dan perguruan tinggi negeri yang berkaitan dengan kegiatan
sebagaimana dimaksud dalam pasal 34 ayat (2) wajib
diserahkan kepada ANRI dalam bentuk salinan autentik dari
naskah asli paling lama 1 (satu) tahun setelah dilakukan
pelaporan kepada ANRI;
4) Pejabat yang bertanggungjawab sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) yang kegiatannya berlangsung sebelum berlakunya
Undang-Undang ini, tanggungjawabnya menjadi tanggung jawab
pimpinan instansi yang bersangkutan;

62
PENYIMPANAN DOKUMENTASI PENYERAHAN
SALINAN ARSIP TERJAGA
• Lembaga Negara, Pemda, dan PTN menyimpan dokumentasi
penyerahan arsip terjaga;
• Dokumentasi penyerahan arsip terjaga merupakan arsip vital
bagi Lembaga Negara, Pemda, dan PTN;
• Dokumentasi penyerahan arsip terjaga terdiri atas: Daftar
arsip, Berita Acara serah terima arsip, SK pimpinan pencipta
arsip tentang Pelaksanaan Penyerahan Arsip Terjaga.

63
PELNYERAHAN SALINAN ARSIP AUTENTIK NASKAH ARSIP TERJAGA
LEMBAGA NEGARA KEPADA ANRI

Menteri/Kepala Lembaga
UNIT KEARSIPAN
Unit Pengolah Unit Pengolah Unit Pengolah
Tembusan:
Salinan autententik naskah asli arsip
yang telah dilegalisir dan daftar arsip, BA

Penyerahan :
ANRI Salinan autententik arsip yang telah dilegalisir dan daftar
arsip , BA

64
PENYERAHAN SALINAN AUTENTIK NASKAH ASLI ARSIP TERJAGA
PROVINSI KEPADA ANRI

Kepala Daerah Provinsi


Lembaga Kearsipan Daerah
Provinsi
SKPD SKPD SKPD
Tembusan:
Salinan autententik naskah asli arsip
yang telah dilegalisir dan daftar arsip, BA

Penyerahan :
ANRI Salinan autententik arsip yang telah dilegalisir dan daftar
arsip , BA

65
PENYERAHAN SALINAN AUTENTIK NASKAH ASLI ARSIP TERJAGA
KABUPATEN/KOTA KEPADA ANRI

Kepala Daerah
Kabupaten/Kota Lembaga Kearsipan Daerah
Kabupaten/Kota
SKPD SKPD SKPD
Tembusan:
Salinan autententik naskah asli arsip
yang telah dilegalisir dan daftar arsip, BA

Penyerahan :
ANRI Salinan autententik arsip yang telah dilegalisir dan daftar
arsip , BA

66
PENYERAHAN SALINAN AUTENTIK NASKAH ASLI ARSIP TERJAGA
PTN KEPADA ANRI

Rektor
UK Universitas

UP UP UP
Tembusan:
Salinan autententik naskah asli arsip
yang telah dilegalisir dan daftar arsip, BA

Penyerahan :
ANRI Salinan autententik arsip yang telah dilegalisir dan daftar
arsip , BA

67
Bentuk Berita Acara Penyerahan

68
Terima Kasih

69
70

Anda mungkin juga menyukai