0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
60 tayangan16 halaman

Suci B.ing

Makalah ini membahas tentang delapan bagian utama dari tata bahasa bahasa Inggris yaitu kata benda, kata ganti, kata sifat, kata kerja, kata keterangan, kata depan, kata penghubung, dan kata seru beserta penjelasan mengenai masing-masing bagian. Makalah ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami struktur kalimat dalam bahasa Inggris.

Diunggah oleh

Syifa Safira
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
60 tayangan16 halaman

Suci B.ing

Makalah ini membahas tentang delapan bagian utama dari tata bahasa bahasa Inggris yaitu kata benda, kata ganti, kata sifat, kata kerja, kata keterangan, kata depan, kata penghubung, dan kata seru beserta penjelasan mengenai masing-masing bagian. Makalah ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami struktur kalimat dalam bahasa Inggris.

Diunggah oleh

Syifa Safira
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH TENTANG ENGLISH GRAMMAR

Guna memenuhi tugas:

Mata Kuliah Bahasa Inggris

Dosen Pengampuh

Ms. Mayka Morina, S.Pd.,M.Pd

Disusun Oleh:

Suci Ramadhani L. (230106197)

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM FAKULTAS SYARIAH DAN


HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY

TAHUN 2023/2024

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa karena atas
berkat rahmat dan Karunia Nya kami dapat menyelesaikan Makalah “ENGLISH
GRAMMAR” ini dengan baik.

Adapun tujuan kami menulis makalah ini yaitu untuk memenuhi salah
satu tugas di dalam mata kuliah Ilmu Hukum. Kami menyadari masih terdapat
banyak sekali kesalahan yang tanpa sengaja saya perbuat , baik dari segi kata
maupun tata bahasa. Oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah saya selanjutnya. semoga
makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

Banda Aceh, 1 Desember 2023

Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................II

DAFTAR ISI...............................................................................................III

Bab I Pendahuluan........................................................................................4

A. Latar belakang.....................................................................................4

Bab II Tinjauan Teori...................................................................................6

A. Part of speech......................................................................................6

Daftar Pustaka.............................................................................................15

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Grammar in general memuat penjelasan (explanation) tentang Parts
of Speech yang terdiri dari delapan bagian yakni Nouns, Pronouns,
Adjectives, Verbs, Adverbs, Prepositons, Interjections, dan Conjunctions;
Parts of Sentence yang terdiri dari lima bagian yakni Subject, Verbs,
Object, Complement dan Adjunct); Sentence and Phrases; dan Subject-
Verbs Agreement. Penjelasan tentang keempat pokok grammar in general
ini diharapkan dapat memberikan konstruksi berbahasa Inggris yang baik
sesuai dengan aturan tata bahasa yang berlaku dalam bahasa Inggris.
Pemahaman dan pengertian yang baik dari seorang penutur bahasa Inggris
yang bukan penutur asli (non-native speaker) terhadap Parts of Speech dan
Parts of Sentence akan membuatnya mampu berkomunikasi dengan baik
apakah secara lisan (spoken language) atau pun secara tulisan (written
language). Setiap bagian Parts of Speech dan Parts of Sentence adalah
bagian-bagian yang dapat membentuk kalimat dalam bahasa Inggris baik
Simple sentence, Compound sentence, Complex sentence), maupun
Compund-complex sentence.
Dalam The American Heritage College Dictionary dituliskan: (1)
"Grammar is the study of words and their componen parts combine to
form sentences;" (2) "Grammar is the study of structural relationship in
language or in a language." Dari dua pengertian tata bahasa ini dapat
disintesiskan bahwa grammar atau tata bahasa adalah kajian tentang kata-
kata dan bagian-bagiannya digabungkan untuk membentuk kalimat-
kalimat atau struktur kalimat dalam bahasa atau suatu bahasa. Grammar
adalah tata bahasa atau struktur susunan kalimat yang harus dipelajari
dengan baik agar kalimat yang diucapkan atau kalimat dituliskan benar
adanya sesuai dengan kaidah-kaidah dalam bahasa Inggris. Secara

4
sederhana grammar adalah sejumlah aturan dan konvensi yang
mengendalikan atau mengatur penggunaan bahasa Inggris mutakhir atau
terbaru (Hill-Miller, 1983). Sebagai sejumlah aturan, grammar
memberitahukan penggunanya apa yang salah dan apa yang benar terkait
dengan penggunaan kata-kata tertentu. Sebagai sekumpulan konvensi,
grammar mengendalikan arti (meaning). Dengan demikian dapat dikatakan
bahwa grammar menyediakan aturan-aturan yang berlaku bagi setiap
orang untuk diikuti dan memastikan bahwa para pengguna bahasa Inggris
akan memahami satu sama lain.

Hill-Miller (1983) menyatakan bahwa seseorang yang mengalami


peningkatan kemampuan grammar akan dapat memastikan sahabat-
sahabat, rekan-rekan pelajar atau mahasiswa, rekan kerja dan rekan bisnis
(client) akan menerima komunikasi lisan sebagaimana direncanakan
pembicara

5
BAB II

TINJAUAN TEORI

1. PART OF SPEECH
Parts of speech dalam Bahasa Inggris adalah bagian dari tata bahasa
(grammar). Part of speech merupakan bagian dari klasifikasi kata-kata yang
dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan peran serta fungsi dalam struktur
sebuah kalimat. Dengan mengetahui bagian-bagian dari part of speech seseorang
dapat mengetahui fungsi kata pada suatu kalimat.
Parts of speech adalah jenis-jenis kata yang digunakan untuk merangkai
suatu kalimat menjadi padu dan memberikan pengertian bagi pembaca atau
pendengarnya. Pemahaman yang baik ini akan membantu seseorang untuk
meningkatkan kemahirannya menggunakan bahasa Inggris.
Pengetahuan tentang parts of speech merupakan langkah awal yang perlu
dipelajari dan dikuasai oleh pengguna Bahasa Inggris. Kegunaan penguasaan
yang baik tentang parts of speech adalah untuk memahami bentuk kalimat yang
baik dan benar dalam Bahasa Inggris.
Part of speech terdiri dari delapan kategori, yakni: Nouns (kata benda),
Pronouns (kata ganti genda), Adjectives (kata sifat), Verbs (kata kerja), Adverbs
(kata keterangan), Prepositions (kata depan), Conjunction (kata penghubung), dan
Interjections (kata seru). Untuk lebih jelasnya, uraian dapat dilihat pada sub
bagian berikut ini.

A. Nouns (Kata Benda).


Kata benda adalah kata yang menamai orang, tempat, benda, atau
kualitas (Hill-Miller, 1983; Bing, 1989), yang dikelompokkan ke dalam empat
klasifikasi.
1. Kata benda yang menamai orang. Contoh Rudy Hartono, Aji Santoso,
Bambang Supriono, Siti Martina, Nia Permadani, dan lain-lain.
2. Kata benda yang menamai tempat. Contoh Jakarta, Bandung, Surabaya,
Semarang, Medan, dan lain-lain.

6
3. Kata benda yang menamai benda. Contoh pensil (pencil), kursi (chair),
meja (table), lemari (cupboard), buku (book), sepatu (shoes), jam tangan
(watch), dan lain-lain,
4. Kata benda yang berkaitan dengan kualitas. Contoh kebenaran (truth),
kekuatan (strength), kebebasan (freedom), kepuasan (satisfaction),
kelelahan (fatigue), dan lain-lain. Kata benda terdiri dari tujuh tipe,
yakni:
a. Common-general: man, city.
b. Proper-specific names (capitalized): Mr. Hartono, Surabaya,
Jakarta.
c. Collective-group of something: May family lives in Bogor.
d. Concrete (tangible): an egg, the bus, his car.
e. Abstract-ideas: ambition, jealously.
f. Countable-numerable names: two dollars, three boxes.
g. Mass-uncountable: some money, the information.

B. Pronouns (Kata Gati Benda)


Pronouns atau Kata ganti benda adalah kata yang digunakan sebagai
pengganti kata benda (Hill-Miller, 1983; Bing, 1989). Penggunaan Pronuns
adalah untuk menghindari pengulangan kata benda atau frasa kata benda dalam
suatu kalimat (Bing, 1989) agar tidak membosankan. Pronouns dikelompokkan
ke dalam enam klasifikasi, yaitu:
a. Personal Pronoun, contoh: I, we, you, she, him, it.
b. Relative Pronoun, contoh: who, which. that.
c. Interrogative Pronoun, contoh: who, which, that.
d. Demonstrative Pronoun, contoh: this, that, these, those.
e. Indefinite Pronoun, contoh: one, any, each, somebody.
f. Intensive and Reflexive Pronoun, contoh: myself, yourself, himself.

C. Adjectives (Kata Sifat)


Kata sifat adalah kata yang menjelaskan atau membatasi arti dari kata benda
atau kata ganti benda (Hill-Miller, 1983; Bing, 1989). Adjective mengubah kata
benda atau kata ganti benda. Adjective menceritakan sesuatu tentang kata benda
atau kata ganti benda. Menurut Bing (1989), frasa kata sifat adalah sekelompok

7
kata yang termasuk kata sifat sebagai kata utama. Contoh kalimat : The car is
very expensive (kata-kata yang dicetak miring merupakan frasa kata sifat).
Adjective terdiri dari dua tipe:
a. Descriptive adjective atau pure adjective atau kata sifat yang
sesungguhnya. Contoh: new (baru); old (tua); good (baik); bad (buruk);
strong (kuat); weak (lemah); beautiful (cantik); ugly (buruk atau jelek).
b. Noun-adjunct (adjectives that take the form of noun) atau kata sifat yang
mengambil bentuk kata benda. Contoh: kitchen clock (jam dapur); bus
driver (pengemudi bis).
1. I play football (Saya bermain sepak bola). Play (bermain)
adalah Verbs.
2. The rains stopped (Hujan berhenti). Stopped (berhenti) adalah
Verbs.
3. I am right (Saya benar). am adalah Verbs to be.

D. Verbs (Kata kerja) terdiri dari dua tipe, yakni :


a. Transitive verbs adalah kata kerja that require an object. Contoh kalimat:
I play the piano (Saya bermain piano). Kalau tidak diikuti dengn object
maka I play menjadi tidak memilik makna. kata kerja transitif adalah
jenis kata kerja yang memerlukan objek dalam kalimat karena jika kata
kerja tersebut tidak diikuti oleh objek maka kalimat tidak memiliki
makna.
b. Intransitive verbs adalah verbs that do not need an object. kata kerja
intransitif adalah kata kerja utama yang tidak membutuhkan objek dalam
kalimat karena kata kerja tersebut dapat memberikan informasi lengkap
tanpa kehadiran objek.

Contoh kalimat:
a. Baby cries (Seorang bayi menangis).
b. I jump (Saya melompat).

8
E. Adverbs (Kata Keterangan).
Kata keterangan adalah kata yang menceritakan sesuatu tentang Verbs,
Adjectives, kata keterangan yang lainnya atau keseluruhan kalimat (Bing, 1989).
Adverbs terdiri dari enam tipe, yakni :
1. Adverbs of place (keterangan tempat). Contoh kalimat: Tono lives in Bogor
(Tono tinggal di Bogor).
2. Adverbs of manner (keterangan keadaan). Contoh kalimat: Lionel Messi runs
quickly (Lionel Messi berlari dengan cepat).
3. Adverbs of time (keterangan waktu). Contoh kalimat: I always wake up at six
o'clock in the morning (Saya selalu bangun pada pukul enam di pagi hari).
4. Adverbs of purpose (keterangan maksud), dan menjawab pertanyaan Why.
Contoh kalimat: Why did Tini go to store? Tini went to store in order to buy
books (Tini pergi ke toko untuk membeli buku).
5. Adverbs of means (keterangan tentang sarana). Contoh kalimat: My friend
came to Jakarta by plane (Teman saya datang ke Jakarta dengan pesawat
terbang).
6. Adverbs of instrument (keterangan tentang alat). Contoh kalimat: He writes
the letter with pen (Dia menulis surat dengan pena).

F. Prepositons (Kata Depan).


Kata depan adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan suatu
kata benda atau kata ganti benda ke beberapa kata yang lain dalam kalimat (Hill-
Miller, 1983; Bing, 1989). Preposition adalah kata yg menunjukkan jenis-jenis
hubungan, seperti: Waktu (time); Tempat (place). Arah (directions). Contoh kata
depan adalah: at, in, by, from, toward.
Contoh kalimat :
1. Put the book on the table. Terjemahan kalimatnya adalah Letakkan buku itu
di atas meja.
2. Put the book under tha table. Letakkan buku itu di bawah meja. Terjemahan
kalimatnya adalah Letakkan buku itu di bawah meja.
3. Let us move the sofa before dinner. Terjemahan kalimatnya adalah Mari kita
pindahkan sofa sebelum makan malam.

9
4. Let us move the sofa after dinner. Terjemahan kalimatnya adalah Mari kita
pindahkan sofa sesudah makan malam.

G. Conjunctions (Kata Penghubung).


Kata penghubung adalah kata yang digunakan untuk menggabungkan kata,
frase (phrases) atau klause (Hill-Miller, 1983; Bing, 1989). Conjunction adalah
kata yang digunakan utk menyambung dua kata atau kalimat. Contoh kata
penghubung adalah: and, but, or.

Conjunction terdiri dari dua jenis, yakni coordinating conjunction dan


subordinating conjunction sebagaimana dapat dilihat berikut ini:
1. Coordinating conjunctions.
a. Kalimat dengan kalimat: John went to school and he met his friend.
John pergi ke sekolah dan dia bertemu temannya.
b. Kata sifat dengan kata sifat: Tini is clever and diligent. Tini pintar
dan rajin
c. Kata benda dengan kata benda: John and Mary are friends. John dan
Mery adalah bersahabat,
d. Kata keterangan dengan kata keterangan: I wrote the letter slowly
and carefully. Saya menulis lambat dan hati-hati, Slowly dan
carefully adalah kata keterangan (Adverb).
e. Kata kerja dengan kata kerja: Hartono sang and danced. Hartono
menari dan berdansa. Sang dan danced adalah kata kerja (Verb)
dalam bentuk lampau (past tense).

2. Subordinating conjunctions.
a. Kalimat yang satu bergantung pada kalimat yang lain.
1. I will buy this book if I have enough money. Saya akan beli
buku ini kalau saya mempunyai cukup uang. Dengan
perkataan lain, kalau uang saya tidak cukup maka saya tidak
jadi membeli buku itu.

2. Tuti was not allowed to go home though she had asked for it
several times. Tuti tidak diijinkan kembali ke rumah

10
walaupun dia telah mengajukan permohonan untuk kembali
ke rumah beberapa kali.

b. Kalimat yang berpasangan.


1. either..... or (baik...maupun): Either this book or that are mine.
Baik buku ini maupun buku itu adalah milik saya.
2. neither ....nor (tidak....ataupun): Neither this pen nor that pen is
yours.
3. both....and (keduanya dari.....dan): I bring both my book and my
pen. Saya membawa keduanya buku dan pena saya.
4. not only...but also (tidak hanya...tetapi juga): She is not only
beautiful but also smart. Dia tidak hanya cantik Tetapi juga
pintar.

H. Interjections (Kata Seru).


Kata seru adalah kata yang menyatakan kegirangan, kekaguman,
kesedihan, dan amarah. Contoh kata seru:
1. Kegirangan: Hurra! (Horre); Bravo, that is what I want (Bagus,
itu yg saya mau!).
2. Kekaguman: Wow, the Qeen is so beautiful (Wow, sang Ratu
cantik sekali).
3. Kesedihan: Oh, that is a pity, (Oh, kasihan!).
4. Keterkejutan: Wow, is it really? (Wow, apakah itu benar?)
5. Amarah: Go away! (Pergi jauh!)

I. Parts of Sentence
There are five-sentence elements. They are subject, verb, object,
complement, and adjunct. The subject is the performer of an action or the agent
of the verb. It is usually at the beginning of a sentence, and it is generated by a
noun or any of its equivalents, such as a pronoun, a noun phrase, or a noun
clause. In order to have good understanding of sentence it is a must to know well
about phrase, clause and sentence itself, as shown below.

11
J. Phrase
A phrase (frase) is a group of related words without a subject or predicate
used as a noun, adjective, verb or predicate (Hill-Miller, 1983). A phrase is a
sequence of words arranged in grammatical construction and acting as a unit in
the sentence. Perhatikan contoh kalimat berikut ini.
a. My brother is taller than I am
Keterangan: My brother adalah Noun Phrase (NP) dan brother adalah
Noun Head (NH) atau kata benda yang sebenarnya (real verb); Is taller
than I am adalah Verb Phrase (VP) dan is adalah Verb

b. Many students in the United State of America don't go to school in the


same states.
Keterangan: Many students in the United State of America adalah Noun
Phrase (NP) dan students adalah Noun Head (NH) atau kata benda yang
sebenarnya (real verb); don't go to school in the same states adalah Verb
Phrase (VP), dan don't go adalah verb (V)

Phrase (frase) dikelompokkan menjadi empat jenis (Hill-Miller, 1983),


yaitu:

1. Prepositional. Contoh kalimat: Put the finished letter on my desk


(Simpanlah surat yang sudah selesai di atas meja saya).
2. Participal. Contoh kalimat: The man giving the speech works in
my office (Orang yang berpidato itu bekerja di kantor saya).
3. Gerund. Contoh kalimat: Writing this report has been a long and
difficult job (Menuliskan laporan ini telah menjadi pekerjaan
yang lama dan sulit).
4. Invinitive. Contoh kalimat: Our purpose is to make the
instructions as useful as possible (Tujuan kami adalah membuat
instruksi seberguna mungkin).

K. Clause (klausa)
A clause is a group of related words containing a subject and a predicate
(Hill-Miller, 1983). Terjemahannya adalah Suatu klausa adalah sekelompok kata
terkait yang mempunyai satu pokok kalimat dan satu predikat. Menurut Hill-

12
Miller (1983), clause terdiri dari independent clause (main clause) dan dependent
clause (subordinate clause).
Untuk independent clause, kalau kalimatnya berdiri sendiri maka itu
adalah suatu kalimat sederhana (Simple Sentence). Contoh kalimat: We shall
print and distribute the book by the end of the month.
Dependent clause adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai
suatu kalimat lengkap (Hill-Miller, 1983). Klausa dimaksud tergantung pada
beberapa kata pada independent clause untuk melengkapi artinya. Dependent
clause dikelompokkan menjadi tiga bagian, yakni:
1. Adjective clause. Contoh kalimat: This is the man who wrote to us
for information.
2. Adverb clause. Contoh kalimat: As soon as you have finished the
letter, bring it to my office.
3. Noun clause. Contoh kalimat: Whoever conducts the meeting will be
able to answer your questions.

L. Sentence
A sentence is a sequence of gramatically linked words expressing an
independent statement and the like. Terjemahannya adalah Suatu kalimat adalah
suatu urutan kata-kata yang terkait secara tata bahasa menjelaskan suatu
pernyataan yang berdiri sendiri atau sejenisnya. A sentence is Noun Phrase
ditambah dengan Verb Phrase. Menurut Hill-Miller (1983), sentence
diklasifikasikan ke dalam empat jenis, yakni:
1. Simple Sentence (Kalimat sederhana). Kalimat sederhana adalah kalimat
yang hanya memiliki satu klausa yaitu klausa utama yang dapat berdiri
sendiri. Contoh kalimat: The book was returned (Buku sudah dikembalikan).
2. Compound Sentence (Kalimat majemuk). Kalimat majemuk adalah kalimat
yang menggabungkan dua klausa yang dapat berdiri sendiri, yang
dihubungkan dengan sebuah kata penghubung (conjunctions). Contoh
kalimat: You may discuss this problem with your teacher, or you may speak
to the principal.
3. Complex Sentence (Kalimat kompleks). Kalimat kompkes adalah kalimat
yang di dalamnya terdapat satu klausa induk atau klausa bebas, dan
setidaknya terdapat satu buah klausa terikat. Contoh kalimat: When we were

13
reviewing the attendance reports for October and November, we noted a
number of inconsistencies.
4. Compound-Complekx Sentence (Kalimat majemuk- kompleks). Kalimat
majemuk-kompleks aadalah kalimat memiliki dua atau lebih kalimat induk
atau klausa independen dan satu atau lebih anak kalimat. Contoh kalimat:
Since the letter appears to answer your needs, we are enclosing a copy; we
hope that it will answer your questions fully.

M. Subject-Verb Agreement.
Subject-verb agreement is the grammatical rule that the verb or verbs
in a sentence must match the number, person, and gender of the subject.
Subject-Verb Agreement adalah sesuainya pokok kalimat dengan Predikat
atau kata kerja yang mengikutinya.
Subject-verb agreement is the grammatical rule that the verb or verbs
in a sentence must match the number, person, and gender of the subject; in
English, the verb needs to match just the number and sometimes the person.
Perhaps the most common error among non-native writer is lack of
agreement between subject and verbs (Mungkin kesalahan yang paling umum
di antara penulis yang bukan penutur asli bahasa Inggris adalah kurangnya
kesesuaian antara pokok kalimat dengan kata kerja.
Kunci penting untuk kesesuaian yang baik antara pokok kalimat
(subject) dan kata kerja (verbs) adalah mengenal betul pokok kalimat yang
sebenarnya dari suatu kalimat). Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini.
a. A book about Eastern languages is on the table.
singular subject singular verb

As a book is singular subject so it needs singular berbs. Verb to be is


singular verb. Jangan terpengaruh oleh languages yang dalam bentuk jamak
(plural).

b. The final reports, including bibliografi, are due today.


plural subject plural verb

As reports are plural so verb must be plural which is are. Jangan


terpengaruh oleh kata bibliografi yang dalam bentuk singular tunggal.

14
Dalam Subject-Verb Agreement ada aturan yang harus diperhatikan
agar ketentuan dalam Grammar yang baik dan benar terpenuhi sesuai dengan
kaidah tata bahasa uang berlaku. Pokok kalimat (subject) dan kata kerja
(verb) pertama dalam predikat harus sesuai (must agree). Dengan perkataan
lain, kata-kata benda tunggal (singular nouns) digunakan dengan bentuk-
bentuk kata kerja tunggal (singular verb forms), dan kata-kata benda jamak
(plural nouns) digunakan dengan bentuk-bentuk kata kerja jamak (plural verb
forms). Aturan dalam Subject-Verb Agreement terdiri dari:

15
DAFTAR PUSTAKA

Sinurat, James. Dkk. 2022. Grammar: The Sentence. Sumatera Barat: PT Global
Eksekutif Teknologi

16

Anda mungkin juga menyukai