Diskusi 7
Hukum Administrasi Negara ( Agus Adhari ) ADPU4332.193
MARNIATI
043502087
Soal
Indonesia sebagai negara demokratis menjunjung tinggi pendapat masyarakat yang
ingin menyuarakan pendapatnya dan memperoleh informasi yang sebanyak-
banyaknya, akan tetapi apakah pendapat yang disampaikan serta informasi yang
diperoleh layak atau tidak di jadikan konsumsi publik sehingga pemerintah mengatur
hal tersebut. sehinga pemerintah memberikan ketentuan dalam proses keterbukaan
informasi publik tersebut berdasarkan pada pasal 3 UU Keterbukaan Informasi
Publik. setujukah anda terhadap tujuan utama dalam keterbukaan Informasi yang
telah diatur tersebut silahkan diskusikan
Jawaban
Assalamulaikum Warahmatullahi wabarakatuh………..
Salam hormat Dosen Tuton….
Keterbukaan informasi publik adalah prinsip dasar dalam sistem demokrasi yang
mendukung hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang relevan dan
penting. Prinsip ini memainkan peran penting dalam memastikan akuntabilitas
pemerintah, mencegah korupsi, dan membangun partisipasi aktif dari masyarakat
dalam proses pengambilan keputusan.
Indonesia, sebagai negara demokratis, mengatur keterbukaan informasi publik
melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi
Publik. Pasal 3 UU tersebut menetapkan tujuan utama keterbukaan informasi, yang
melibatkan memberikan hak kepada setiap orang untuk memperoleh informasi,
memberikan informasi kepada masyarakat secara benar, tepat waktu, dan jelas,
serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.
Ada beberapa alasan mengapa keterbukaan informasi diatur oleh pemerintah:
Transparansi: Keterbukaan informasi membantu menciptakan transparansi dalam
tindakan pemerintah, memungkinkan masyarakat untuk memahami lebih baik
bagaimana keputusan dibuat dan sumber daya digunakan.
Akuntabilitas: Dengan memberikan akses informasi kepada masyarakat, pemerintah
menjadi lebih akuntabel terhadap tindakan dan keputusan mereka.
Partisipasi Masyarakat: Keterbukaan informasi mendorong partisipasi aktif dari
masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Masyarakat yang terinformasi
memiliki kemampuan untuk berpartisipasi secara lebih efektif dalam pembentukan
kebijakan.
Meskipun tujuan keterbukaan informasi sangat penting, ada beberapa pertimbangan
yang harus diperhatikan, seperti privasi individu, keamanan nasional, dan
perlindungan informasi rahasia. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengatur dan
menyeimbangkan akses terhadap informasi agar tetap sesuai dengan kebutuhan
demokrasi dan tetap menjaga kepentingan yang mendasar.
Referensi :
1. BMP ADPU4332 – Hukum Administrasi Negara (Edisi 2). Yos Johan Utama,
Tangerang Selatan: Universitas Terbuka, 2014.
2. https://eppid.kominfo.go.id/storage/uploads/1_9_2-
Undang_Undang_Nomor_14_Tahun_2008.pdf