LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
KEGIATAN LAIN YANG MENDUKUNG PENGEMBANGAN PROFESI
DI BIDANG PENYULUHAN KEHUTANAN
Lokakarya Pengembangan Agroforestry
Di Wilayah Kerja Proyek Penguatan Perhutanan Sosial di Indonesia
(Strengthening of Social Forestry in Indonesia)
DISUSUN OLEH :
LAVIYANTI AGUSTIANA, S. Hut
NIP.19840807 201001 2 106
UPTD KPHK TAHURA WAN ABDUL RACHMAN
2023
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Perhutanan sosial merupakan aksi korektif atas kebijakan pengelolaan sumber
daya hutan pada masa lalu yang menegasikan kepentingan masyarakat, yang
sekaligus sebagai upaya pemerataan ekonomi. Pemerintah telah menyadari bahwa
untuk mewujudkannya, masyarakat adat dan lokal yang tinggal di dalam dan
sekitar kawasan hutan perlu diberi hak akses untuk mengelola kawasan hutan
secara lestari melalui skema-skema perhutanan sosial. Secara spesifik,
pemerataan ekonomi melalui perhutanan sosial ditempuh melalui tiga upaya,
yaitu: pemberian akses legal pengelolaan kawasan hutan, perluasan kesempatan
usaha dan akses permodalan serta pengembangan sumber daya manusia. Atas
dasar itu, program perhutanan sosial telah menjadi program prioritas nasional
untuk mengurangi ketimpangan ekonomi, sosial, penguatan budaya dan akses
terhadap hutan yang dijalankan melalui lima skema, yaitu Hutan Desa, Hutan
Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan.
Pemberian hak akses persetujuan Perhutanan Sosial hingga bulan Juli 2023 telah
mencapai 5,6 juta ha. Capaian akses legal tersebut tentunya perlu diikuti dengan
peningkatan kapasitas kelompok masyarakat dalam mengelola kawasan hutan,
menguatkan kelembagaan kelompok, dan mengembangkan usahanya. Dalam
mendukung upaya tersebut, Proyek Penguatan Perhutanan Sosial di Indonesia
(Strengthening of Social Forestry in Indonesia/SSF) berkomitmen untuk
mendampingi kelompok perhutanan social, khsususnya di lokus proyek, yaitu di
Kabupaten Lima Puluh Kota-Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Lampung
Selatan-Provinsi Lampung, Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima-Provinsi Nusa
Tenggara Barat dan di Kabupaten Halmahera Barat-Provinsi Maluku Utara.
Agroforestry merupakan bentuk pengelolaan kawasan perhutanan sosial yang
dianjurkan di dalam Permen LHK No. 9 tahun 2021. Berdasarkan kajian ilmiah,
agroforestry telah diakui sebagai bentuk pengelolaan hutan yang mampu
menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus manfaat ekologi (Octavia, et al. 2022).
Secara ekonomi, agroforestry mampu menjadi sumber pendapatan masyarakat
dan memiliki potensi dalam mendukung keberlanjutan produksi pangan. Adapun
secara ekologi, agroforestry mampu menyediakan berbagai manfaat jasa
lingkungan, termasuk mitigasi perubahan iklim.
Pola tanam agroforestry telah banyak dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia dari
wilayah Indonesia Bagian Barat hingga ke Timur. Agroforestry umumnya dikenal
dengan istilah lokal yang beragam. Sebagai contoh, di Sumatera Utara pola
agroforestry dikenal dengan istilah Reba Juma. Ada juga Kebun ghepang yang
merupakan sebutan untuk pola agroforestry khas di dataran tinggi Sumatera
Selatan. Selain itu, di Lampung juga dikenal Repong yang juga merujuk pada pola
agroforestry, Tembawang di Kalimantan, Dusung di Maluku dan Kobong di
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
Halmahera Barat. Model agroforestry lokal yang telah dipraktikkan oleh
masyarakat dapat diperluas pada areal perhutanan sosial yang masih berupa
lahan kosong, semak belukar ataupun yang saat ini masih digunakan untuk
pertanian monokultur. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan manfaat
ekonomi lahan serta meningkatkan serapan karbon dari atmosfir sebagai upaya
mitigasi perubahan iklim. Agar pola-pola agroforestry yang telah ada tersebut
dapat memberikan nilai manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat, dipandang
perlu untuk didukung dengan suntikan permodalan, investasi dan konektifitas
dengan industri yang dapat menampung produksi dari agroforestry.
Tujuan mengikuti kegiatan lokakarya
1. Memperdalam pengetahuan dan keterampilan Penyuluh Kehutanan,
khususnya dalam pengembangan agroforestry
2. Meningkatkan kompetensi sebagai penyuluh kehutanan
3. Mendapatkan pengalaman dari pendamping dan pelaku yang berasal dari daerah
lain.
4. Memperluas jaringan kerja
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB II
PELAKSANAAN
A. WAKTU PELAKSANAAN
a. Waktu : Lokakarya dilakukan selama 1 (satu) hari yaitu
Tanggal 7 September 2023
b. Tempat : diawali dari melihat pengelaan penangkaran Rusa Tahura
WAR lalu dilanjutkan dengan melihat pengembangan
Agroforestry di Desa Bogorejo
B. MATERI
Materi pada loka karya Agrofoestry di Desa Bogorejo adalah sebagai berikut:
1. Pengelolaan dan tantangan pengelolaan lahan di Kawasan konservasi
2. Pendampingan, fungsi dan perannya
3. Profil KTH Wana Karya N
4. Succes Story Koperasi Wana Karya
C. PEMATERI
Pemateri lokakarya adalah Kepala UPTD KPHK Tahura WAR, ketua KTH Wana Karya Peneliti
ICRAF (Endri Martini, Shut., MSc.), NTA SSF Project (Bu Erna Rosdiana).
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB III
METODE
Kegiatan lokakarya ini akan dilaksanakan melalui:
1. Diskusi dalam menggali dan memadukan pemikiran bersama melalui kunjungan
lapang, presentasi para pakar agroforestry dan diskusi di antara peserta lokakarya.
Kegiatan kunjungan lapang dilakukan sebelum pelaksanaan paparan para pakar dan
diskusi. Hal tersebut dimaksudkan agar para peserta mendapatkan gambaran yang
lebih nyata tentang praktik agroforestry yang saat ini sedang diterapkan oleh
kelompok masyarakat, termasuk berbagai kelebihan dan kekurangan yang dijumpai
pada praktik-praktik tersebut.
2. Diskusi dengan para KKPH (SPMU) dan para pihak dalam menetapkan target lokasi
dan luas areal untuk kegiatan pembangunan agroforestry di masing-masing KPH yang
akan dilakukan oleh Kelompok Perhutanan Sosial dengan dana block grant.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
Loka karya Agroforestry diikuti oleh 40 peserta.
Kegiatan LOKAKARYA dibuka oleh kepala UPTD KPHK Tahura WAR.
Kegiatan tersebut berlangsung selama 1 (satu) hari yaitu tanggal 7 September
2023, dilakukan melalui diskusi untuk menggali dan memadukan pemikiran
bersama melalui kunjungan lapang, presentasi para pakar agroforestry dan
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
diskusi di antara peserta lokakarya. Kegiatan kunjungan lapang dilakukan
sebelum pelaksanaan paparan para pakar dan diskusi. Hal tersebut
dimaksudkan agar para peserta mendapatkan gambaran yang lebih nyata
tentang praktik agroforestry yang saat ini sedang diterapkan oleh kelompok
masyarakat, termasuk berbagai kelebihan dan kekurangan yang dijumpai pada
praktik-praktik tersebut.
Selanjutnya melihat pengembangan agroforestry yang telah berhasil memulihkan
fungsi hutan dan tutupan lahan di Desa Bogorejo, untuk dapat diamati, ditiru
ataupun dimodifikasi sesuai dengan wilayah masing-masing
BAB
KESIMPULAN DAN SARAN
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
Hasil Kegiatan Lokakarya adalah untuk menggali dan memadukan pemikiran
bersama melalui kunjungan lapang, presentasi para pakar agroforestry dan
diskusi di antara peserta lokakarya
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda LAMPIRAN
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 september
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok sebagai Penyaji
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi Bersama anggota KTH
yang tergabung dalam Gapoktanhut Wana Raya
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 11 September 2023
b. Tempat : Desa Talang Mulya Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten
Pesawaran
c. Sasaran Pengurus dan anggota KTH yang tergabung dalam
Gapoktanhut Wana Raya
6. Materi : Kelola Kelembagaan dan Kelola kawasan
7 Permasalahan : KTH yang tergabung dalam Gapoktanhut Wana Raya
belum mendapatkan SK registrasi dari Dinas Kehutanan
Provinsi Lampung
Untuk memperoleh SK tersebut salah satu syarat yang
harus dipenuhi adalah peta rincik garapan
8. Solusi permasalahan : Diberikan Sosialisasi tentang kelola kelembagaan dan
Kelola kawasan
Diberikan pemahaman terkait tahapan dalam
pengajuan nomor register ke Dinas Kehutanan
Provinsi Lampung
Harus ada kesepakatan untuk segera dilakukan
pengukuran arel garap
Kegiatan pada hari ini adalah mendiskusikan
kelanjutan proses yang telah berjalan, dari perwakilan
yang hadir akan meneruskan informasi kepada
anggotanya kemudian disepakati akan dilakukan
pertemuan Kembali bulan depan.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
DOKUMENTASI
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId LAMPIRAN
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 september
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi dalam rapat koordinasi
Lingkup UPTD KPHK Tahura WAR
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 11 September 2023
b. Tempat : Kantor UPTD KPHK Tahura WAR
c. Sasaran Visi Misi Tahura WAR
6. Materi : Realisasi kinerja seluruh resort di Tahura WAR
7 Permasalahan : Visi Misi Tahura merupakan tujuan Bersama yang hanya
bisa dicapai melalui Kerjasama seluruh sub bagian, seksi
dan Fungsional Penyuluh bahkan seluruh ASN di Tahura
WAR
8. Solusi permasalahan : Diberikan pengarahan oleh Kepala UPTD KPHK
Tahura WAR
Penyampaian realisasi kinerja masing-masing resort
serta kendala yang dihadapi
Identifikasi masalah yang dihadapi tiap-tiap resort akan
menjadi target kinerja Bersama.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
DOKUMENTASI
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
KEPADA SASARAN PENYULUHAN SECARA PERORANGAN
MELALUI METODE ANJANGSANA
1. Penyuluh Kehutanan
a. Nama dan NIP : Laviyanti Agustiana, S. Hut
b. Pangkat/Golongan : Penata tk I / III d
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit Kerja : UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas dari Kepala UPTD KPHK Tahura Wan
Abdul Rahman Nomor: 090/125/V.24/T.1/2023 tanggal
4 September 2023
3. Nama Kegiatan : anjangsana
4. Tujuan Kegiatan : melakukan anjangsana ke ketua KTH karya Mukti I
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu Pelaksanaan : 13 September 2023
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
b. Tempat Pelaksanaan : Desa hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran
6. Hasil Kegiatan :
a. Dalam rangka identifikasi potensi karet pada ketua KTH karya Mukti I dilakukan anjangsana
b. Melalui data tanam tumbuh yang telah terhimpun pada profil KTH dan proposal Kemitraan
Konservasi terlihat bahwa terdapat potensi karet pada KTH Karya Mukti I
c. Terkait hal tersebut di atas dilakukan anjangsana untuk menggali data dan informasi apakah
karet yang terdapat di KTH Karya Mukti I masih produktif atau tidak.
d. Selanjutnya bagi petani penggarap yang menanam karet dan masih berproduksi akan diberikan
sosialisasi di Tahura dati Tani Yuk, esok hari.
DOKUMENTASI
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
KEPADA SASARAN PENYULUHAN SECARA PERORANGAN
MELALUI METODE ANJANGSANA
2. Penyuluh Kehutanan
a. Nama dan NIP : Laviyanti Agustiana, S. Hut
b. Pangkat/Golongan : Penata tk I / III d
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit Kerja : UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman
7. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas dari Kepala UPTD KPHK Tahura Wan
Abdul Rahman Nomor: 090/125/V.24/T.1/2023 tanggal
4 September 2023
8. Nama Kegiatan : anjangsana
9. Tujuan Kegiatan : melakukan anjangsana ke ketua KTH karya Mukti II
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
10. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu Pelaksanaan : 13 September 2023
b. Tempat Pelaksanaan : Desa hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran
11. Hasil Kegiatan :
a. Dalam rangka identifikasi potensi karet pada ketua KTH karya Mukti II dilakukan anjangsana
b. Melalui data tanam tumbuh yang telah terhimpun pada profil KTH dan proposal Kemitraan
Konservasi terlihat bahwa terdapat potensi karet pada KTH Karya Mukti II
c. Terkait hal tersebut di atas dilakukan anjangsana untuk menggali data dan informasi apakah
karet yang terdapat di KTH Karya Mukti II masih produktif atau tidak.
d. Selanjutnya bagi petani penggarap yang menanam karet dan masih berproduksi akan diberikan
sosialisasi di Tahura dati Tani Yuk, esok hari.
DOKUMENTASI
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
KEPADA SASARAN PENYULUHAN SECARA PERORANGAN
MELALUI METODE ANJANGSANA
3. Penyuluh Kehutanan
a. Nama dan NIP : Laviyanti Agustiana, S. Hut
b. Pangkat/Golongan : Penata tk I / III d
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit Kerja : UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman
12. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas dari Kepala UPTD KPHK Tahura Wan
Abdul Rahman Nomor: 090/125/V.24/T.1/2023 tanggal
4 September 2023
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
13. Nama Kegiatan : anjangsana
14. Tujuan Kegiatan : melakukan anjangsana ke Pengurus Gapoktanhut SHK
Lestari
15. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu Pelaksanaan : 4 Agustus 2023
b. Tempat Pelaksanaan : Desa hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran
16. Hasil Kegiatan :
a. Dalam rangka identifikasi potensi karet pada anggota KTH yang tergabung dalam Gapoktanhut
SHK Lestari dilakukan anjangsana
b. Melalui data tanam tumbuh yang telah terhimpun pada profil KTH dan proposal Kemitraan
Konservasi terlihat bahwa terdapat potensi karet pada Gapoktanhut SHK Lestari
c. Terkait hal tersebut di atas dilakukan anjangsana untuk menggali data dan informasi apakah
karet yang terdapat di SHK Lestari masih produktif atau tidak.
d. Selanjutnya bagi petani penggarap yang menanam karet dan masih berproduksi akan diberikan
sosialisasi di Tahura dati Tani Yuk, esok hari.
DOKUMENTASI
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
.
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
LAMPIRAN
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 September
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok sebagai Penyaji
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi Bersama anggota KTH
yang tergabung dalam Gapoktanhut Sinar Banten
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 13 September 2023
b. Tempat : Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten
Pesawaran
c. Sasaran Pengurus dan anggota KWT Desa Cilimus
6. Materi : Persiapan pelaksanaan H2M di Desa Cilimus
7 Permasalahan : Perlunya diskusi Bersama pelaksana, aparatur Desa dan
pihak terkait terkait rencana pelaksanaan H2N
8. Solusi permasalahan : Diberikan Sosialisasi tentang program dan sasaran
kegiatan H2N
Bahwa Desa Cilimus mendapatkan bantuan kegiatan
melalui program H2N, yaitu Hunian Hijau Masyarakat
dari Dinas PUPR Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut diatas akan dilaksanakan melalui
pembuatan taman bermain, paving blok, instalasi
pembibitan untuk KWT.
Selain kegiatan fisik, terdapat alokasi untuk
pemberdayaan Masyarakat juga.
Terkait hal tersebut diatas, KWT turut dilibatkan untuk
mengisi instalasi pembibitan dan pembuatan tanaman
hias.
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
LAMPIRAN
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 September
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok sebagai Penyaji
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi Bersama anggota KTH
yang tergabung dalam Gapoktanhut Sinar Banten
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 13 September 2023
b. Tempat : Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten
Pesawaran
c. Sasaran Pengurus dan anggota KTH yang tergabung dalam
Gapoktanhut Sinar Banten
6. Materi : Kelola Kelembagaan dan Kelola kawasan
7 Permasalahan : KTH yang tergabung dalam Gapoktanhut Sinar Banten
belum mendapatkan SK registrasi dari Dinas Kehutanan
Provinsi Lampung
Untuk memperoleh SK tersebut salah satu syarat yang
harus dipenuhi adalah peta rincik garapan
Terkait hal tersebut beberapa KTH telah melakukan
pengukuran persil Garapan
Hasil pengukuran persil telah tertuang dalam peta persil
akan tetapi belum diperoleh hasil final.
8. Solusi permasalahan : Diberikan Sosialisasi tentang kelola kelembagaan dan
Kelola kawasan
Diberikan pemahaman terkait tahapan dalam
pengajuan nomor register ke Dinas Kehutanan
Provinsi Lampung
Sebagai pemenuhan salah satu syarat pengajuan SK
Registrasi dari Dinas Kehutanan, perlu terus
melakukan koreksi guna perbaikan peta hasil rincikan
untuk memperoleh peta yang fix.
Kegiatan pada hari ini adalah melanjutkan koreksi
yang sebelumnya telah dilakukan karena masih ada
Laporan
penggarap yang belum Peserta
hadir untukKegiatan
dimintaiPeningkatan kapasitas SDM
keterangan terkait hasil pengukuran pada lahan
garapannya.
DOKUMENTASI
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN SASARAN KELOMPOK
PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA
DISUSUN OLEH :
LAVIYANTI AGUSTIANA, S. Hut
NIP.19840807 201001 2 016
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah atas karunia Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa sehingga
Peningkatan Kapasitas SDM melalui Pembinaan KTH ini dapat terlaksana.
Peningkatan Kapasitas SDM merupakan salah satu bagian dalam tugas
penyuluh kehutanan yang harus merubah seseorang dari yang tidak tahu
menjadi tahu, yang tidak mau menjadi mau dan yang tidak mampu menjadi
mampu.
Laporan Peningkatan Kapasitas SDM memuat informasi dan dokumentasi
pelaksanaan kegiatan tersebut untuk menjadi pertanggungjawaban bagi
penyuluh selalu peserta kegiatan, sebagai bahan masukan dan informasi
bagi pimpinan.
Harapannya kegiatan Bimtek ini dapat memberikan pemahaman dan arahan
bagi petani dalam menggarap lahannya sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Dokumen Laporan ini masih jauh dari sempurna, saran perbaikan dari pihak
lain sangat diharapkan dalam rangka peningkatan kualitas pelaporan
selanjutnya.
Bandar Lampung, September 2023
Penyusun,
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB I
A. PENDAHULUAN
[Link] BELAKANG
Keberhasilan pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan sangat
ditentukan oleh peran serta masyarakat dan kualitas sumberdaya
manusia (SDM) yang mendukungnya. Sehubungan dengan hal tersebut,
upaya pengembangan kualitas masyarakat merupakan langkah penting
yang harus ditempuh. Masyarakat harus mandiri dan berdaya saing
untuk dapat menjadi objek sasaran sekaligus pelaku dari pembangunan
di berbagai bidang. Berangkat dari hal ini, penyuluhan memiliki peran
yang sangat strategis dan tidak terpisahkan dari pembangunan itu
sendiri karena melalui penyuluhanlah masyarakat dapat dibentuk sesuai
dengan tujuan pembangunan.
Hasil hutan bukan kayu yang merupakan salah satu tujuan
Pembangunan yaitu mensejahterakan Masyarakat melalui budidaya dan
Upaya pelestariannya. Karet adalah komoditi yang dapat dikatakan
kontinu berproduksi, dapat menjadi tumpuan penghasilan harian
Masyarakat (petani penggarap).
2. TUJUAN
Melakukaan identifikasi potensi karet dan pembinaan terhadap
masyarat (petani) yang menanam karet pada lahan garapnya.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB II
PELAKSANAAN
a. Waktu dan tempat
Kegiatan peningkatan kapasitas SDM melalui Bimbingan Teknis untuk
menghubungkan petani langsung dengan pabrik karet, untuk mendapatkan
harga jual karet yang tinggi.
Dilaksanakan di kantor UPTD KPHK Tahura WAR, Kamis 14 September 2023
dan diikuti sekira 35 peserta (petani).
b. Panitia Pelaksana
Panita pelaksana kegiatan peningkatan kapasitas SDM melalui
Bimbingan Teknis Kegiatan Fasilitasi KTH Mandiri adalah
Staff/JFU pada UPTD KPHK Tahura WAR dan Penyuluh
Kehutanan Tahura WAR.
c. Pemateri
Pemateri kegiatan pembinaan KTH adalah:
1. Kepala UPTD KPHK Tahura WAR
2. Pimpinan PT Hevea Eka Asia (Tani Yuk)
d. Hasil dan Pembahasan
Peserta pembinaan KTH adalah 35 (tiga puluh lima) anggota
KTH binaan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung yang
menanam karet produktif pada areal garapnya.
TaniYuk berdiri tahun 2021 untuk memecahkan atau memberi solusi petani
terhadap karet
- Indonesia memiliki potensi luas dan produktivitas karet yang tinggi
- Kendala banyak pabrik yang kekurangan bahan baku sehingga harus import
dari Luar Negeri
- TaniYuk adalah Penghubung Langsung Petani Karet dan Industri yang
sudah berbasis aplikasi agar petani dan pabril bisa berkomunikasi langsung
- Karet dari petani yang dijual kepada pengumpul/pengepul biasanya masih
banyak kadar airnya sehingga pengepul harus mengira berat keringnya hal ini
menyebabkan harga jual rendah
- Akan ada stasiun pengumpulan yang didampingi oleh TaniYuk
- Pembayaran langsung ke aplikasi dan dapat ditarik melalui BRILink dan
MandiriLink atau Bank yang bekerjasama
- Produk TaniYuk
1. Lateks Premium
2. Bokar Merah Putih
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
PENUTUP
KESIMPULAN
Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini dapat diketahui dari seluruh
peserta yang terlihat fokus dan antusias selama kegiatan berlangsung.
SARAN TINDAK LANJUT
Tindak Lanjut dari pelaksanaan kegiatan peningkatan
kapasitas SDM melalui pembinaan terhadap petani terkait
pembuatan akun dan penggunaan aplikasi TaniYuk.
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 September
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok sebagai Penyaji
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi Bersama anggota KTH
yang tergabung dalam Gapoktanhut Jaya Makmur II
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 19 September 2023
b. Tempat : Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan
Kabupaten Pesawaran
c. Sasaran Pengurus dan anggota KTH yang tergabung dalam
Gapoktanhut Jaya Makmur II
6. Materi : Kelola Kelembagaan dan Kelola kawasan
7 Permasalahan : KTH yang tergabung dalam Gapoktanhut Jaya Makmur II
belum mendapatkan SK registrasi dari Dinas Kehutanan
Provinsi Lampung
Terkait hal tersebut di atas, KTH dimaksud terkendala
kelengkapan administrasi serta pembenahan peta hasil
rincik yang belum final.
8. Solusi permasalahan : Diberikan Sosialisasi tentang kelola kelembagaan dan
Kelola kawasan
Diberikan pemahaman terkait tahapan dalam
pengajuan nomor register ke Dinas Kehutanan
Provinsi Lampung
Kegiatan pada hari ini adalah untuk merencanakan
kegiatan pertemuan seluruh anggota KTH untuk
mencari solusi Bersama terhadap kendala pada KTH
tersebut.
LAMPIRAN
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI
LANGSUNG
KEPADA SASARAN PENYULUHAN SECARA PERORANGAN
MELALUI METODE ANJANGSANA
4. Penyuluh Kehutanan
a. Nama dan NIP : Laviyanti Agustiana, S. Hut
b. Pangkat/Golongan : Penata tk I / III d
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit Kerja : UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman
17. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas dari Kepala UPTD KPHK Tahura Wan
Abdul Rahman Nomor: 090/125/V.24/T.1/2023
tanggal
4 September 2023
18. Nama Kegiatan : anjangsana
19. Tujuan Kegiatan : melakukan anjangsana ke ketua KTH Sinar Banten I
20. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu Pelaksanaan : 20 September 2023
b. Tempat Pelaksanaan : Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran
21. Hasil Kegiatan :
a. Dalam rangka rencana kegiatan praktek lapangan Penyuluhan dan Pemberdayaan
Masyarakat Mahasiwa Jurusan kehutanan Fakultas Pertanian dilakukan anjangsana
b. Sebelumnya telah dilakukan koordinasi dengan Kepala Desa Cilimus terkait rencana
kegiatan tersebut diatas.
c. Sasaran kegiatan praktik adalah Masyarakat petani hutan yang tergabung dalam
Gapoktanhut SHK Lestari dan Gapoktanhut Sinar Banten di Desa Cilimus.
d. Terdapat ketua KTH yaitu KTH Sinar Banten I yang juga sebagai Ketua RT 01
e. Terkait hal tersebut diatas, penyuluh menyampaikan agar Ketua KTH Sinar Banten I
membantu mengkoordinir kiegiatan dimaksud, untuk Masyarakat petani hutan yang
berada di lingkungan RT 01.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
KONSULTASI PENYULUHAN DENGAN INSTANSI PEMERINTAH
DISUSUN OLEH :
LAVIYANTI AGUSTIANA, S. Hut
NIP.19840807 201001 2 106
UPTD KPHK TAHURA WAN ABDUL RACHMAN
2023
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan efektivitas kinerja Penyuluh Kehutanan melakukan
konsultasi dan koordinasi dengan Instansi Pemerintah (Kepala Desa Cilimus Kecamatan
Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran). Hutan dengan begitu banyak manfaatnya baik dari segi
ekologi maupun ekonomi, yang telah terlanjur terdapat aktivitas manusia di dalamnya yang
menggarap kawasan hutan.
B. TUJUAN
Tujuan konsultasi dan koordinasi dengan akademisi ini adalah
5. Memenuhi kewajiban dalam pelaksanaan penyuluhan kehutanan di wilayah kerjanya
6. Membangun sinergi dan kolaborasi dengan Kepala Desa Cilimus Kecamatan Teluk
Pandan Kabupaten Pesawaran
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB II
PELAKSANAAN
D. TUJUAN KONSULTASI
Tujuan konsultasi adalah Instansi pemerintah, yaitu Kepala Desa Cilimus Kecamatan Teluk
Pandan Kabupaten Pesawaran
E. WAKTU PELAKSANAAN
c. Waktu : 20 September 2023
d. Tempat : Kantor Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran
F. Materi konsultasi
Materi yang dikonsultasikan adalah sinergi dalam pemberdayaan masyarakat Pemanfaat
kawasan hutan yang secara administratif merupakan Warga Desa Cilimus Kecamatan Teluk
Pandan Kabupaten Pesawaran, serta rencana kegiatan praktik lapang Mahasiswa Jurusan
Kehutanan Fakultas Pertanian Unila.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
Objek atau sasaran kegiatan ini adalah masyarakat pemanfaat kawasan hutan di Tahura
WAR, secara administratif merupakan Warga Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan
Kabupaten Pesawaran.
Masyarakat sebagaimana tersebut diatas terbagi dalam 2 (dua) Gapoktanhut yaitu
Gapoktanhut SHK Lestari dan Gapoktanhut Sinar Banten.
Dalam hal praktik mahasiswa Jurusann Kehutanan Fakultas Pertanian Unila akan digali data
dan informasi melalui berbagai metode penyuluhan terhadap anggota KTH pada kedua
Gapoktanhut.
Perlunya kerjasama, kolaborasi dan sinergi antara dengan Dinas Kehutanan dengan
Pemerintah Desa Cilimus serta akademisi dalam kegiatan pemberdayaan masyarat, untuk
menambah kekuatan dalam mewujudkan tujuan Bersama, yaitu membina dan
memberdayakan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan hutan lestari.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN DAN SARAN
Hasil Kegiatan konsultasi dan koordinasi ini adalah Kepala Desa Cilimus Kecamatan Teluk
Pandan Kabupaten Pesawaran menyambut baik, dan menyatakan bahwa siap mendukung
dan bekerjasama dalam memberdayakan masyarakatnya, serta bersedia memfasilitasi
kegiatan praktik lapang mahasiswa Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unila
Kepala Desa Cilimus juga menyampaikan harapannya bila pkegiatan masiswa tersebut dapat
membawa peningkatan kapasitas SDM Masyarakat Desa Cilimus dan sekitarnya, serta
dampak ekonomi pula bagi masyarakat
B. TINDAK LANJUT
Akan dilakukan konsultasi dan koordinasi lanjutan untuk mendata masyarakat yang tergabung
dalam Kelompok Tani Hutan teridentifikasi akan tetapi belum terbina oleh Tahura WAR.
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 September
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok sebagai Penyaji
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi Bersama anggota KTH
Bus
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 20 September 2023
b. Tempat : Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan
Kabupaten Pesawaran
c. Sasaran Pengurus dan anggota KTH Bus yang tergabung dalam
KUPS Kemiri Kemari
6. Materi : Diversifikasi produk olahan HHBK
7 Permasalahan : Perlunya membaca peluang untuk penambahan jumlah
produk turunan kemiri
8. Solusi permasalahan : Diberikan penjelasan terkait tujuan pengembangan
usaha kelompok
Bahwa selain untuk meningkatkan pendapatan juga
untuk mengembangkan inovasi produk turunan kemiri
yang belum beragam macamnya
Sebelumnya telah dilakukan pembuatan kerupuk
kemiri, praktik membuat minyak kemiri Bersama KUPS
Kemiri Super, kedepan akan direncanakan
pengembangan usaha melalui pengolahan kemiri
menjadi produk konsumsi yaitu, sambal kemiri dan
produk herbal yaitu minyak kemiri bakar
Pada prinsipnya kemauan anggota KUPS yang
menjadi peran penting berkembangnya usaha
kelompok, karena sumberdaya tersedia sangat
melimpah
LAMPIRAN
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI SECARA LANGSUNG
DENGAN SASARAN KELOMPOK
KARYAWISATA
1. a Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
.
b Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
.
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
.
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.23/T.1/2023 tanggal 4 September 2023
3. Nama Kegiatan : Karyawisata
4. Objek Kegiatan : Tahura WAR
5. Peserta : Peserta Sarapan Bersama Rusa
6. Materi : Konservasi Rusa Timor dan Budidaya Lebah madu
7. Waktu : 23 September 2023
8. Tempat : Penangkaran Rusa Tahura WAR
7 Simpulan dan saran : Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan
pemahaman/edukasi dan pengalaman berkesan kepada
peserta melalui Sarapan Bersama Rusa
Diawali dengan penyambutan dan perkenalan, lalu
peserta diajak untuk belajar tentang budidaya lebah madu
sekaligus mencicip madu dari sarangnya.
Para siswa terlihat sangat antusias dan gembira selama
proses kegiatan berlangsung. Peserta dengan sebaran
umur tidak membedakan antusiasme dalam menyimak
dan mencicip madu yang menurut mereka berbeda dari
yang sebelumnya pernah dicoba.
Kemudian dilanjutkan dengan mengajak peserta untuk
ikut serta meramu silase (pakan tambahan) sembari
dijelaskan tentang edukasi konservasi rusa timor.
Terakhir, saatnya untuk sarapan Bersama dengan
disediakan minuman hasil usaha KUPS Binaan Tahura
WAR yaitu sirup pala, yang hangat dan menyehatkan
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PENUNJANG KEGIATAN
MENGAJAR YANG BERKAITAN DENGAN BIDANG KEHUTANAN
1. a Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
.
b Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
.
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
.
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.23/T.1/2023 tanggal 4 September 2023
3. Nama Kegiatan : Karyawisata
4. Objek Kegiatan : Tahura WAR
5. Peserta : Peserta Sarapan Bersama Rusa
6. Materi : Konservasi Rusa Timor dan Budidaya Lebah madu
7. Waktu : 23 September 2023
8. Tempat : Kantor Desa Cilimus
7 Hasil Kegiatan : Mata kuliah Penyuluhan Kehutanan dan Pemberdayaan
Masyarakat (PKPM) adalah salah satu mata kuliah wajib
di Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas
Lampung yang berbasis project. Salah satu kompetensi
yang ingin dicapai dari mata kuliah ini adalah
mahasiswa mampu merencanakan, mengorganisasikan,
melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan penyuluhan
kehutanan. Untuk mencapai hal terseut, pada hari
Sabtu, 23 September 2023 di Desa Cilimus, Kecamatan
Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran telah dilakukan
kegiatan pra-survey untuk menggali kebutuhan dan
permasalahan masyarakat yang akan menjadi khalayak
sasaran pada praktik penyuluhan. Kegiatan ini
terselenggara dengan baik berkat dukungan dan
kerjasama dari UPTD KPHK Taman Hutan Raya Wan
Abdul Rahman (Tahura WAR), Pemerintah Desa
Cilimus, Gapoktan SHK Lestari, dan Gapoktan Sinar
Banten. Kegiatan pra-survey ini diikuti oleh 82
mahasiswa dan dipandu oleh dosen pengampu
praktikum PKPM yaitu Ibu Rommy Qurniati, S.P., [Link].
dan Bapak Duryat, [Link]., [Link]., serta dua asisten
dosen yaitu Cindy Aprillia dan Andre Habinsaran
Manurung.
Kegiatan pra-survey dilaksanakan di Balai Desa
Cilimus. Kegiatan diawali dengan perkenalan dengan
Tim Penyuluh Tahura WAR yaitu Ibu Rini Nurindarwati,
S. Hut., MP., Laviyanti Agustiana, S. Hut dan Listiana
Putri Wajarwati, Amd
Laporan serta
Peserta Yayang
Kegiatan Astriyanto
Peningkatan sebagai
kapasitas SDM
perwakilan dari Youth Camp Tahura WAR. Kegiatan
dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Cilimus,
Ibu Nurul Listiana, [Link], yang sekaligus
memperkenalkan aparat desa setempat, yaitu Sekretaris
Desa Bapak Yoga Pratama,S. Kom, dan ketua-ketua RT
yang juga merupakan pengurus Gapoktan yaitu Ketua
RT 01 Way Tabuh Bapak Apip, RT 02 Way Tabuh
Bapak M. Arifin, RT 03 Way Tabuh Bapak Hendi, RT 01
Cilimus Bapak Agus, RT 02 Bapak Dulhadi, RT
Sembung 01 Bapak Umbara, RT Sembung 02 Bapak
Efendi, dan RT Sembung 03 Bapak Herman. Setelah itu
kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian progress
pendampingan KTH oleh penyuluh pendamping lalu
pengarahan dari Tim Dosen pengampu mata kuliah.
Untuk menggali informasi terkait permasalahan yang
dihadapi petani, mahasiswa melaksanakan anjangsana
dengan berkunjung dari rumah ke rumah untuk bertemu
dan berdiskusi dengan para petani penggarap lahan di
Tahura WAR. Anjangsana dilakukan untuk
mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk
menentukan tema dan inovasi, metode, alat bantu, serta
desain rencana penyuluhan yang tepat.
LAMPIRAN
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI
LANGSUNG
KEPADA SASARAN PENYULUHAN SECARA PERORANGAN
MELALUI METODE ANJANGSANA
5. Penyuluh Kehutanan
a. Nama dan NIP : Laviyanti Agustiana, S. Hut
b. Pangkat/Golongan : Penata tk I / III d
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit Kerja : UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman
22. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas dari Kepala UPTD KPHK Tahura Wan
Abdul Rahman Nomor: 090/125/V.24/T.1/2023 tanggal
4 September 2023
23. Nama Kegiatan : Diskusi
24. Tujuan Kegiatan : melakukan diskusi bersama KTH Karya Mukti II
25. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu Pelaksanaan : 27 September 2023
b. Tempat Pelaksanaan : Rumah ketua KTH Karya Mukti II
26. Hasil Kegiatan :
a. Setelah usulan kegiatan fasilitasi KTH Mandiri pada KTH Karya Mukti II diterima,
selanjutnya Bersama penyuluh kehutanan pendamping melakukan persiapan rencana
pelaksanaan kegiatan tersebut.
b. Berdasarkan informasi bahwa dana bantuan kegiatan fasilitasi KTH Mandiri telah
masuk ke rekening KTH penerima.
c. Pertemuan pada hari ini adalah dalam rangka pendampingan pelaksanaan kegiatan
kegiatan tersebur sesuai RAB yang telah diusulkan.
d. Bahwa alat yang akan diadakan melalui fasilitasi ini adalah alat pengering kemiri.
e. Terkait hal tersebut diatas, berdasarkan RUKK dan RAB yang telah diusulkan, maka
KTH Karya Mukti II sudah bisa memulai kegiatan pembuatan alat pengering kemiri.
f. Selanjutnya, penyuluh membantu memfasilitasi pembuatan dokumen akta notaris
KTH dan mempersiapkan segala persyaratannya.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI SECARA LANGSUNG
DENGAN SASARAN KELOMPOK
KARYAWISATA
1. a Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
.
b Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
.
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
.
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.23/T.1/2023 tanggal 4 September 2023
3. Nama Kegiatan : Karyawisata
4. Objek Kegiatan : Tahura WAR
5. Peserta : Komunitas Jendela Lampung dan Mahasiswa dari Jepang
6. Materi : Konservasi Rusa Timor dan Budidaya Lebah madu dan
Healing Forest ke Hutan Kemiri
7. Waktu : 28September 2023
8. Tempat : Penangkaran Rusa Tahura WAR
7 Simpulan dan saran : Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan
pemahaman/edukasi dan pengalaman berkesan kepada
peserta melalui Sarapan Bersama Rusa
Diawali dengan penyambutan dan perkenalan, lalu
peserta diajak untuk belajar tentang budidaya lebah madu
sekaligus mencicip madu dari sarangnya.
Para siswa terlihat sangat antusias dan gembira selama
proses kegiatan berlangsung. Peserta dengan sebaran
umur tidak membedakan antusiasme dalam menyimak
dan mencicip madu yang menurut mereka berbeda dari
yang sebelumnya pernah dicoba.
Kemudian dilanjutkan dengan mengajak peserta untuk
ikut serta meramu silase (pakan tambahan) sembari
dijelaskan tentang edukasi konservasi rusa timor.
Terakhir, saatnya untuk sarapan Bersama dengan
disediakan minuman hasil usaha KUPS Binaan Tahura
WAR yaitu sirup pala, yang hangat dan menyehatkan.
Setelah seluruh rangkaian sarapan selesai, dilanjutkan
dengan healing forest ke hutan kemiri, menikmati
kesejukanLaporan Peserta Kegiatanyang
dan pemandangan Peningkatan
sangat kapasitas SDM
indah serta
memanjakan mata.
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENYEBARLUASAN INFORMASI DENGAN METODE KOMUNIKASI LANGSUNG
SASARAN KELOMPOK
DISKUSI KELOMPOK SEBAGAI PENYAJI
1. a. Nama dan NIP L
: aviyanti Agustiana, S. Hut / 19840807 201001 2 016
b. Pangkat/Gol : Penata tk I/IIId
c. Jabatan : Penyuluh Kehutanan Muda
d. Unit kerja : UPTD KPHK TAHURA WAR
2. Dasar Pelaksanaan : Surat Perintah Tugas Kepala UPTD KPHK TAHURA WAR
Nomor: 090/125/V.24/T.3/SPT/2023 tanggal 4 September
2023
3. Nama Kegiatan : Diskusi Kelompok sebagai Penyaji
4. Tujuan Kegiatan : Melaksanakan kegiatan diskusi Bersama anggota KTH
yang tergabung dalam Gapoktanhut SHK PBL
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Waktu : 29 September 2023
b. Tempat : Desa Padang Cermin Kecamatan Padang
Cermin Kabupaten Pesawaran
c. Sasaran Pengurus dan anggota KTH yang tergabung dalam
Gapoktanhut SHK PBL
6. Materi : Bussines Canvas Model
7 Permasalahan : Perlunya Menyusun kanvas model pada usaha yang
mulai dikembangkan oleh KUPS lingkup Gapoktanhut
SHK PBL
8. Solusi permasalahan : Diberikan penjelasan terkait pengertian kanvas model
serta tujuannya.
Terhadap penyusunan kanvas model tersebut terdapat
poin-poin yang harus diketahui sebagai data.
Dilkukan diskusi terkait sumberdaya, modal, mitra,
kendala serta jaringan, juga Upaya-upaya yang akan
dilakukan dalam pengembangan usaha
Pada kegiatan ini kanvas model merujuk pada contoh
yang penyuluh peroleh melalui loda pencarian digital
tapi telah dikembangkan dan disesuaikan dengan
komoditi dan kondisi pada lokasi masing-masing
KUPS
Untuk mencapai
Laporantarget
Pesertapengembangan usaha kapasitas
Kegiatan Peningkatan maka SDM
poin-poin yang telah disusun Bersama dalam kanvas
model harus benar-benar dijalankan.
LAMPIRAN
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
EVALUASI PELAKSANAAN RPP DAN RKT PASCA IZIN
KEMITRAAN KONSERVASI PADA KTH SEJAHTERA 4
OLEH
Laviyanti Agustiana, S. Hut
NIP 19840807 201001 2 016
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
UPTD KPHK TAHURA WAN ABDUL RACHMAN
DINAS KEHUTANAN PROVINSI LAMPUNG
2023
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii
BAB I. PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A. Latar Balakang...................................................................................................... 1
B. Tujuan…………................................................................................................... 2
[Link] Pelaksanaan Evaluasi……………………………………….…………… 2
BAB II. Hasil Evaluasi.............................................................................................. 3
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup).................................................................. 4
LAMPIRAN
Dokumentasi
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT,akhirnya Laporan Evaluasi Pelaksanaan
Kemitraan Konservasi pasca izin pada KTH SEJAHTERA 4 tahun 2023 dapat
terlaksanakan,merupakan suatu penilaian dan pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan
pemanfaatan lahan Garapan berdasarkan perencanaan yang tertuang pada RPP (Rencana
Pelaksanaan Program) dan RKT (Rencana Kerja Tahunan). Supaya kegiatan pemanfaatan areal
garap tersebut dapat tercapai sebagaimana yang di harapkan maka selayaknya tidak terlepas dari
langkah langkah kegiatan sebagaimana yang telah direncanakan.
Kepada semua pihak yang telah membantu terlaksana Evaluasi Pelaksanaan Kemitraan
Konservasi pasca izin pada KTH SEJAHTERA 4 ini,kami ucapkan Terima [Link] usaha dan
kegiatan yang telah dilaksanakan dapat bermamfaat bagi lajunya pertumbuhan sector Kehutanan
dimasa yang akan datang.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Balakang
Penyuluh Kehutanan adalah Pengawai Negeri Sipil yang diberikan tugas,tanggung
jawab,wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan
kegiatan penyuluhan kehutanan sesuai dengan peraturan perundang undangan.
Tugas pokok penyuluh kehutanan adalah melakukan kegiatan
persiapan,pelaksanaan,pengembangan,pemantauan,evaluasi dan pelaporan penyuluhan
Kehutanan. Dalam melaksanakan tugasnya Penyuluh kehutanan tidak hanya di tuntut untuk
profesional,tetapi kariernya pun harus berkembang.
Dengan Pelaksanaan sistem penyuluhan yang baik dan terpola tersusun,dan tepat serta dapat
memberikan kontribusi yang produktif berupa peningkatan pengetahuan petani hutan dan berubah
sikap dalam menjaga lingkungan disekitar [Link] menjalankan fungsinya penyuluh
kehutanan di tuntut untuk melakukan pendampingan terhadap kegiatan- kegiatan Pembagunan
kehutanan.
KTH SEJAHTERA 4 telah melakukan penyusunan RPP dan RKT yang harus di evaluasi dan
di ukur pencapaianya. Oleh karena itu dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa hasil yang telah
di capai oleh KTH SEJAHTERA 4.
B. Tujuan
Mengukur Pelaksanaan seluruh kegiatan pemanfaatan hutan yang sesuai dengan perencanaan
yang telah disusun.
Mengindentifikasikan proses perubahan perilaku dan karateristik anggota KTH SEJAHTERA
4 setelah dilakukan pendampingan berkesinambungan
Memberikan umpan balik (Feed Back) mengenai tingkat keberhasilan pelaksanaan RPP dan
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
RKT yang di capai selama kurun waktu dua tahun,sehingga dapat dilakukan evaluasi secara
menyeluruh maupun secara parsial terhadap RPP dan RKT yang telah disusun.
C. Metode Pelaksanaan Evaluasi
Pelaksanaan Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin Kemitraan Konservasi pada
KTH SEJAHTERA 4 di laksanakan dengan Pendekatan Partisifatif yaitu Participatory Rural
Aprassial (PRA).
BAB II. Hasil Evaluasi
Dari hasil evaluasi, sebagian besar kegiatan teknis telah dilaksanakan, hanya untuk pemanenan dan
produksi belum dapat dicapai karena pasca Pandemi Covid 19, produksi Hasil Hutan Bukan Kayu
(HHBK) banyak mengalami penurunan. Ditambah cuaca ekstrim (kemarau Panjang) pada tahun ini
yang memang menjadi salah satu factor pemicu utama menurunnya produksi HHBK.
Kelola kelembagaan masih menjadi poin yang perlu menjadi perhatian karena kesadaran anggota
akan fungsi KTH dan peran serta/partisipasinya masih kurang.
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup)
Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin kemitraan konservasi pada KTH
SEJAHTERA 4 adalah suatu Penilaian dan Pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan
pelaksanaan RPP dan Izin selama masa izin (lima tahun) yang di laksanakan pada tahun 2023.
Evaluasi ini disusun dengan cara partisifatif ,Pokok Pokok Permasalahan ,Potensi,peluang dan
tantangannya yang harus di evaluasi pada saat ini dan di perbaharui untuk masa yang akan dating.
Perlu dukungan dan Kerjasama parapihak guna percepatan pencapaian sesuai RPP dan RKT serta
perubahan karakter Masyarakat sesuai yang diharapkan.
DOKUMENTASI
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
EVALUASI PELAKSANAAN RPP DAN RKT PASCA IZIN
KEMITRAAN KONSERVASI PADA KTH SEJAHTERA 5
OLEH
Laviyanti Agustiana, S. Hut
NIP 19840807 201001 2 016
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
UPTD KPHK TAHURA WAN ABDUL RACHMAN
DINAS KEHUTANAN PROVINSI LAMPUNG
2023
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii
BAB I. PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A. Latar Balakang...................................................................................................... 1
B. Tujuan…………................................................................................................... 2
[Link] Pelaksanaan Evaluasi……………………………………….…………… 2
BAB II. Hasil Evaluasi.............................................................................................. 3
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup).................................................................. 5
LAMPIRAN
Dokumentasi
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT,akhirnya Laporan Evaluasi Pelaksanaan
Kemitraan Konservasi pasca izin pada KTH SEJAHTERA 5 tahun 2023 dapat
terlaksanakan,merupakan suatu penilaian dan pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan
pemanfaatan lahan Garapan berdasarkan perencanaan yang tertuang pada RPP (Rencana
Pelaksanaan Program) dan RKT (Rencana Kerja Tahunan). Supaya kegiatan pemanfaatan areal
garap tersebut dapat tercapai sebagaimana yang di harapkan maka selayaknya tidak terlepas dari
langkah langkah kegiatan sebagaimana yang telah direncanakan.
Kepada semua pihak yang telah membantu terlaksana Evaluasi Pelaksanaan Kemitraan
Konservasi pasca izin pada KTH SEJAHTERA 5 ini,kami ucapkan Terima [Link] usaha dan
kegiatan yang telah dilaksanakan dapat bermamfaat bagi lajunya pertumbuhan sector Kehutanan
dimasa yang akan datang.
BAB I. PENDAHULUAN
B. Latar Balakang
Penyuluh Kehutanan adalah Pengawai Negeri Sipil yang diberikan tugas,tanggung
jawab,wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan
kegiatan penyuluhan kehutanan sesuai dengan peraturan perundang undangan.
Tugas pokok penyuluh kehutanan adalah melakukan kegiatan
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
persiapan,pelaksanaan,pengembangan,pemantauan,evaluasi dan pelaporan penyuluhan
Kehutanan. Dalam melaksanakan tugasnya Penyuluh kehutanan tidak hanya di tuntut untuk
profesional,tetapi kariernya pun harus berkembang.
Dengan Pelaksanaan sistem penyuluhan yang baik dan terpola tersusun,dan tepat serta dapat
memberikan kontribusi yang produktif berupa peningkatan pengetahuan petani hutan dan berubah
sikap dalam menjaga lingkungan disekitar [Link] menjalankan fungsinya penyuluh
kehutanan di tuntut untuk melakukan pendampingan terhadap kegiatan- kegiatan Pembagunan
kehutanan.
KTH SEJAHTERA 5 telah melakukan penyusunan RPP dan RKT yang harus di evaluasi dan
di ukur pencapaianya. Oleh karena itu dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa hasil yang telah
di capai oleh KTH SEJAHTERA 5.
B. Tujuan
Mengukur Pelaksanaan seluruh kegiatan pemanfaatan hutan yang sesuai dengan perencanaan
yang telah disusun.
Mengindentifikasikan proses perubahan perilaku dan karateristik anggota KTH SEJAHTERA
5 setelah dilakukan pendampingan berkesinambungan
Memberikan umpan balik (Feed Back) mengenai tingkat keberhasilan pelaksanaan RPP dan
RKT yang di capai selama kurun waktu dua tahun,sehingga dapat dilakukan evaluasi secara
menyeluruh maupun secara parsial terhadap RPP dan RKT yang telah disusun.
C. Metode Pelaksanaan Evaluasi
Pelaksanaan Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin Kemitraan Konservasi pada
KTH SEJAHTERA 5 di laksanakan dengan Pendekatan Partisifatif yaitu Participatory Rural
Aprassial (PRA).
BAB II. Hasil Evaluasi
Dari hasil evaluasi, sebagian besar kegiatan teknis telah dilaksanakan, hanya untuk pemanenan dan
produksi belum dapat dicapai karena pasca Pandemi Covid 19, produksi Hasil Hutan Bukan Kayu
(HHBK) banyak mengalami penurunan. Ditambah cuaca ekstrim (kemarau Panjang) pada tahun ini
yang memang menjadi salah satu factor pemicu utama menurunnya produksi HHBK.
Kelola kelembagaan masih menjadi poin yang perlu menjadi perhatian karena kesadaran anggota
akan fungsi KTH dan peran serta/partisipasinya masih kurang.
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup)
Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin kemitraan konservasi pada KTH
SEJAHTERA 5 adalah suatu Penilaian dan Pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan
pelaksanaan RPP dan Izin selama masa izin (lima tahun) yang di laksanakan pada tahun 2023.
Evaluasi ini disusun dengan cara partisifatif ,Pokok Pokok Permasalahan ,Potensi,peluang dan
tantangannya yang harus di evaluasi pada saat ini dan di perbaharui untuk masa yang akan dating.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
Perlu dukungan dan Kerjasama parapihak guna percepatan pencapaian sesuai RPP dan RKT serta
perubahan karakter Masyarakat sesuai yang diharapkan.
EVALUASI PELAKSANAAN RPP DAN RKT PASCA IZIN
KEMITRAAN KONSERVASI PADA KTH TEGAL SARI
OLEH
Laviyanti Agustiana, S. Hut
NIP 19840807 201001 2 016
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
UPTD KPHK TAHURA WAN ABDUL RACHMAN
DINAS KEHUTANAN PROVINSI LAMPUNG
2023
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii
BAB I. PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A. Latar Balakang...................................................................................................... 1
B. Tujuan…………................................................................................................... 2
[Link] Pelaksanaan Evaluasi……………………………………….…………… 2
BAB II. Hasil Evaluasi.............................................................................................. 3
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup).................................................................. 5
LAMPIRAN
Dokumentasi
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT,akhirnya Laporan Evaluasi Pelaksanaan
Kemitraan Konservasi pasca izin pada KTH TEGAL SARI tahun 2023 dapat terlaksanakan,merupakan
suatu penilaian dan pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan pemanfaatan lahan Garapan
berdasarkan perencanaan yang tertuang pada RPP (Rencana Pelaksanaan Program) dan RKT
(Rencana Kerja Tahunan). Supaya kegiatan pemanfaatan areal garap tersebut dapat tercapai
sebagaimana yang di harapkan maka selayaknya tidak terlepas dari langkah langkah kegiatan
sebagaimana yang telah direncanakan.
Kepada semua pihak yang telah membantu terlaksana Evaluasi Pelaksanaan Kemitraan
Konservasi pasca izin pada KTH TEGAL SARI ini,kami ucapkan Terima [Link] usaha dan
kegiatan yang telah dilaksanakan dapat bermamfaat bagi lajunya pertumbuhan sector Kehutanan
dimasa yang akan datang.
BAB I. PENDAHULUAN
C. Latar Balakang
Penyuluh Kehutanan adalah Pengawai Laporan
Negeri Peserta
Sipil Kegiatan
yang diberikan tugas,tanggung
Peningkatan kapasitas SDM
jawab,wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan
kegiatan penyuluhan kehutanan sesuai dengan peraturan perundang undangan.
Tugas pokok penyuluh kehutanan adalah melakukan kegiatan
persiapan,pelaksanaan,pengembangan,pemantauan,evaluasi dan pelaporan penyuluhan
Kehutanan. Dalam melaksanakan tugasnya Penyuluh kehutanan tidak hanya di tuntut untuk
profesional,tetapi kariernya pun harus berkembang.
Dengan Pelaksanaan sistem penyuluhan yang baik dan terpola tersusun,dan tepat serta dapat
memberikan kontribusi yang produktif berupa peningkatan pengetahuan petani hutan dan berubah
sikap dalam menjaga lingkungan disekitar [Link] menjalankan fungsinya penyuluh
kehutanan di tuntut untuk melakukan pendampingan terhadap kegiatan- kegiatan Pembagunan
kehutanan.
KTH TEGAL SARI telah melakukan penyusunan RPP dan RKT yang harus di evaluasi dan di
ukur pencapaianya. Oleh karena itu dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa hasil yang telah di
capai oleh KTH TEGAL SARI.
B. Tujuan
Mengukur Pelaksanaan seluruh kegiatan pemanfaatan hutan yang sesuai dengan perencanaan
yang telah disusun.
Mengindentifikasikan proses perubahan perilaku dan karateristik anggota KTH TEGAL SARI
setelah dilakukan pendampingan berkesinambungan
Memberikan umpan balik (Feed Back) mengenai tingkat keberhasilan pelaksanaan RPP dan
RKT yang di capai selama kurun waktu dua tahun,sehingga dapat dilakukan evaluasi secara
menyeluruh maupun secara parsial terhadap RPP dan RKT yang telah disusun.
C. Metode Pelaksanaan Evaluasi
Pelaksanaan Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin Kemitraan Konservasi pada
KTH TEGAL SARI di laksanakan dengan Pendekatan Partisifatif yaitu Participatory Rural
Aprassial (PRA).
BAB II. Hasil Evaluasi
Dari hasil evaluasi, sebagian besar kegiatan teknis telah dilaksanakan, hanya untuk pemanenan dan
produksi belum dapat dicapai karena pasca Pandemi Covid 19, produksi Hasil Hutan Bukan Kayu
(HHBK) banyak mengalami penurunan. Ditambah cuaca ekstrim (kemarau Panjang) pada tahun ini
yang memang menjadi salah satu factor pemicu utama menurunnya produksi HHBK.
Kelola kelembagaan masih menjadi poin yang perlu menjadi perhatian karena kesadaran anggota
akan fungsi KTH dan peran serta/partisipasinya masih kurang.
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup)
Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca Laporan Peserta Kegiatan
izin kemitraan Peningkatan
konservasi kapasitas
pada KTH TEGAL SDM
SARI adalah suatu Penilaian dan Pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan pelaksanaan
RPP dan Izin selama masa izin (lima tahun) yang di laksanakan pada tahun 2023.
Evaluasi ini disusun dengan cara partisifatif ,Pokok Pokok Permasalahan ,Potensi,peluang dan
tantangannya yang harus di evaluasi pada saat ini dan di perbaharui untuk masa yang akan dating.
DOKUMENTASI
EVALUASI PELAKSANAAN RPP DAN RKT PASCA IZIN
KEMITRAAN KONSERVASI PADA KTH TALANG BUS
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
OLEH
Laviyanti Agustiana, S. Hut
NIP 19840807 201001 2 016
UPTD KPHK TAHURA WAN ABDUL RACHMAN
DINAS KEHUTANAN PROVINSI LAMPUNG
2023
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii
BAB I. PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A. Latar Balakang...................................................................................................... 1
B. Tujuan…………................................................................................................... 2
[Link] Pelaksanaan Evaluasi……………………………………….…………… 2
BAB II. Hasil Evaluasi.............................................................................................. 3
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup).................................................................. 5
LAMPIRAN
Intrumen Evaluasi
Dokumentasi
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT,akhirnya Laporan Evaluasi Pelaksanaan
Kemitraan Konservasi pasca izin pada KTH Talang Bus tahun 2023 dapat terlaksanakan,merupakan
suatu penilaian dan pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan pemanfaatan lahan Garapan
berdasarkan perencanaan yang tertuang pada RPP (Rencana Pelaksanaan Program) dan RKT
(Rencana Kerja Tahunan). Supaya kegiatan pemanfaatan areal garap tersebut dapat tercapai
sebagaimana yang di harapkan maka selayaknya tidak terlepas dari langkah langkah kegiatan
sebagaimana yang telah direncanakan.
Kepada semua pihak yang telah membantu terlaksana Evaluasi Pelaksanaan Kemitraan
Konservasi pasca izin pada KTH Talang Bus ini,kami ucapkan Terima [Link] usaha dan
kegiatan yang telah dilaksanakan dapat bermamfaat bagi lajunya pertumbuhan sector Kehutanan
dimasa yang akan datang.
BAB I. PENDAHULUAN
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
D. Latar Balakang
Penyuluh Kehutanan adalah Pengawai Negeri Sipil yang diberikan tugas,tanggung
jawab,wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan
kegiatan penyuluhan kehutanan sesuai dengan peraturan perundang undangan.
Tugas pokok penyuluh kehutanan adalah melakukan kegiatan
persiapan,pelaksanaan,pengembangan,pemantauan,evaluasi dan pelaporan penyuluhan
Kehutanan. Dalam melaksanakan tugasnya Penyuluh kehutanan tidak hanya di tuntut untuk
profesional,tetapi kariernya pun harus berkembang.
Dengan Pelaksanaan sistem penyuluhan yang baik dan terpola tersusun,dan tepat serta dapat
memberikan kontribusi yang produktif berupa peningkatan pengetahuan petani hutan dan berubah
sikap dalam menjaga lingkungan disekitar [Link] menjalankan fungsinya penyuluh
kehutanan di tuntut untuk melakukan pendampingan terhadap kegiatan- kegiatan Pembagunan
kehutanan.
KTH Talang Bus telah melakukan penyusunan RPP dan RKT yang harus di evaluasi dan di
ukur pencapaianya. Oleh karena itu dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa hasil yang telah di
capai oleh KTH Talang Bus.
B. Tujuan
Mengukur Pelaksanaan seluruh kegiatan pemanfaatan hutan yang sesuai dengan perencanaan
yang telah disusun.
Mengindentifikasikan proses perubahan perilaku dan karateristik anggota KTH Talang Bus
setelah dilakukan pendampingan berkesinambungan
Memberikan umpan balik (Feed Back) mengenai tingkat keberhasilan pelaksanaan RPP dan
RKT yang di capai selama kurun waktu dua tahun,sehingga dapat dilakukan evaluasi secara
menyeluruh maupun secara parsial terhadap RPP dan RKT yang telah disusun.
C. Metode Pelaksanaan Evaluasi
Pelaksanaan Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin Kemitraan Konservasi pada
KTH Talang Bus di laksanakan dengan Pendekatan Partisifatif yaitu Participatory Rural
Aprassial (PRA).
BAB II. Hasil Evaluasi
No. Kegiatan Tahun I Tahun II
1. Penandaan Batas
2. Konservasi Pengkayaan dan pemeliharaan Pengkayaan dan pemeliharaan
bambu yang sudah ada; menanam bambu yang sudah ada;
pakan satwa menanam pakan satwa
Laporan PesertaPatroli
Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
(kebakaran,
3. Perlindungan dan Patroli (kebakaran,
perambahan dan pencurian
pengamanan perambahan dan pencurian hasil hutan kayu dan bukan
hasil hutan kayu dan bukan kayu, serta flora dan fauna)
kayu, serta flora dan fauna) sebanyak 2 kali
sebanyak 2 kali
4 Pembibitan (H-1) Membuat bibit tanaman di Desa Membuat bibit tanaman di
Padang Cermin dengan rincian Desa Padang Cermin dengan
sbb: rincian sbb:
Pala : 1480 btg Pala : 1480 btg
Pinang : 296 btg Pinang : 296 btg
Kemiri 148 btg Kemiri 148 btg
Durian : 296 btg Durian : 296 btg
5 Penanaman (H) Penanaman di blok
tradisional dengan rincian
sbb:
Pala : 1480 btg
Pinang : 296 btg
Kemiri 148 btg
Durian : 296 btg
6 Pemeliharaan (H+1) s/d
(H+10)
7 Pemanenan Pemanenan HHBK pada Blok Pemanenan HHBK pada Blok
Tradisional dengan rincian Tradisional dengan rincian
sebagai berikut : sebagai berikut :
Kopi : 10 kg Kopi : 10 kg
Pala : 0,05 ton Pala : 0,05 ton
Kakao : 29 ton Kakao : 29 ton
Durian : 700 gandeng Durian : 700 gandeng
Kemiri : 0,7 ton Kemiri : 0,7 ton
8 Pengolahan Pengolahan HHBK secara Pengolahan HHBK secara
mandiri dengan rincian sebagai mandiri dengan rincian
berikut: sebagai berikut:
Kopi : 10 kg Kopi : 10 kg
Pala : 0,05 ton Pala : 0,05 ton
Kakao : 29 ton Kakao : 29 ton
Kemiri : 0,7 ton Kemiri : 0,7 ton
9 Pemasaran Membangun jejaring melalui Membangun jejaring melalui
PeSoNa atau bermitra dengan PeSoNa atau bermitra
investor/pabrik pengolahan dengan investor/pabrik
HHBK pengolahan HHBK
10Tanaman Obat - -
11Tanaman Hias - -
12Jamur - -
13Lebah Madu - -
14Perlindungan satwa liar Penanaman dan
pemeliharaan tanaman
pakan satwa sebanyak 250
btg pada areal garap KTH
Talang Bus
15Budidaya hijauan pakan ternak - -
16Agroforestry
17Silvopasture - -
18Silvofishery - -
19Agrosilvopasture - -
20 Ekowisata - -
21 Jasa Tata Air - -
22 Penyimpanan dan Penyerapan - -
Karbon
23 Pembentukan KUPS Pembentukan KUPS dan
pengesahan KUPS
24 Sekolah lapang
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM
25 Studi berbanding
Penyusunan dan pengesahan
26 Penyusunan AD/ART
AD/ART
Pelatihan teknis pengolahan
27 Pelatihan teknis
kemiri
- Melengkapi administrasi surat
28 Penyusunan administrasi
menyurat, buku
tamu,notulensi;
- Pencetakan banner struktur
kepengurusan KTH dan Peta
kelompok
No. Jenis Volume Bentuk Produk Pemasaran Harga
Komoditas (bahan baku, produk
turunan)
1. Kemiri 7 ton Produk setengah jadi (kemiri 6000-8000/kg (belum
kupas kering) kupas)
25.000-30.000/kg (kupas)
2. Pala 0,5 ton Produk setengah jadi (biji pala 30.000/kg
kering)
3. Durian 7000 Buah 15.000-45.000/gandeng
gandeng
No. Kegiatan Tahun I Tahun II
1. Sertifikasi
- -
produk
Kemiri kupas
2. Pengemasan
- Nama Produk :
produk
Kemiri Premium Talang Bus
Kemiri kupas
3. Labeling produk
- Nama Produk :
Kemiri Premium Talang Bus
Kemiri kupas
4. Branding produk
- Nama Produk :
Kemiri Premium Talang Bus
5. Indikasi
- -
geografis produk
Melakukan promosi secara offline Melakukan promosi secara
6. Promosi produk
offline dan online
Temu Bisnis Penghasil dan Pengusaha HHBK
7. Temu usaha
Mengikuti pameran produk pada acara bazar Mengikuti pameran produk
8. Pameran produk
dll minimal 1 kali/tahun pada acara bazar dll minimal
1 kali/tahun
9. Pembentukan
Koperasi/BUMD
ES
Kemiri kupas
10. Akses
- Nama Produk :
permodalan
Kemiri Premium Talang Bus
11 Gotong royong 4 kali 4 kali
Yang tertera pada table di atas adalah RPP dan RKT pada Tahun I dan II. Adapun pelaksanannya
Sebagian besar kegiatan teknis telah dilaksanakan, hanya
Laporan untukKegiatan
Peserta pemanenan dan produksi
Peningkatan belum
kapasitas SDM
dapat dicapai karena pasca Pandemi Covid 19, produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) banyak
mengalami penurunan. Ditambah cuaca ekstrim (kemarau Panjang) pada tahun ini yang memang
menjadi salah satu factor pemicu utama menurunnya produksi HHBK.
Selain itu masalah yang belum terpecahkan hingga kini adalah harga HHBK yang kurang stabil.
Fluktuasinya banyak merugikan petani. Contoh harga pinang sangat jatuh, hal ini akhirnya membuat
pinang tidak dipanen, atau Sebagian besar membusuk karena biaya akomodasi jauh lebih besar dari
nilai jual barang.
BAB III. Kesimpulan /Saran (Penutup)
Evaluasi Pelaksanaan RPP dan RKT pasca izin kemitraan konservasi pada KTH Talang Bus
adalah suatu Penilaian dan Pengukuran terhadap rangkaian rencana kegiatan pelaksanaan RPP dan
Izin selama masa izin (lima tahun) yang di laksanakan pada tahun 2023.
Evaluasi ini disusun dengan cara partisifatif ,Pokok Pokok Permasalahan ,Potensi,peluang dan
tantangannya yang harus di evaluasi pada saat ini dan di perbaharui untuk masa yang akan dating.
Laporan Peserta Kegiatan Peningkatan kapasitas SDM