JUMANTAKA Vol 02 No 01 (2018) PISSN : 2613-9146 | EISSN : 2613-9138
JURNAL MANAJEMEN DAN TEKNIK INFORMATIKA
Halaman Jurnal: http://jurnal.stmik-dci.ac.id/index.php/jumika/
Halaman LPPM STMIK DCI: http://lppm.stmik-dci.ac.id
SISTEM PEMILIHAN KEPALA DESA BERBASIS WEB
MENGGUNAKAN BARCODE
Sri Yuningsih1,Akik Hidayat, Drs., M.Kom.2
1
STMIK DCI,
[email protected] Teknik Informatika
2
STMIK DCI,
[email protected], Teknik Informatika
ABSTRAK
Pemilihan Kepala Desa berbasis web menggunakan barcode adalah pelaksanaan
kedaulatan rakyat di desa dalam rangka memilih kepala desa yang bersifat langsung,
umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dengan menggunakan barcode sebagai alat agar
dapat terhubung ke sebuah web untuk melakukan voting. Sistem Pemilihan Kepala Desa
pada Desa Sukahurip sampai saat ini masih menggunakan sistem manual, mulai dari proses
pemilihan, perhitungan hasil suara sampai pengelolaan data-data lainnya yang
berhubungan dengan Pemilihan Kepala Desa sehingga waktu pelaksanaan pemilihan dan
kinerja panitia kurang efektif dan lambatnya perolehan hasil suara serta pada saat
perhitungan suara banyak ditemukan kertas suara yang rusak sehingga dianggap suara
tersebut tidak sah.
Menanggapi permasalahan yang terjadi, penulis berinisiatif untuk membuat
sebuah karya Tugas Akhir dengan menggunakan metode waterfall mulai dengan analisis
sampai ke pemeliharaan sistem. Sistem Pemilihan Kepala Desa Berbasis Web
Menggunakan Barcode untuk dapat membantu permasalahan yang terjadi dan
mempermudah dalam pengelolaan data, proses pemilihan maupun pada saat perhitungan
suara sehingga dapat berjalan dengan efektif sesuai dengan harapan dan kebutuhan
masyarakat Desa Sukahurip.
Kata Kunci : Pemilihan Kepala Desa, Berbasis Web, Barcode
201
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
I. PENDAHULUAN dapat meminimalisir hak suara yang
tidak sah dan memudahkan panitia
1.1 Latar Belakang Masalah
dalam pengelolaan data maupun proses
Pada umumnya pemilihan berlangsungnya pemilihan itu sendiri.
kepala desa dilakukan dengan cara
II. LANDASAN TEORI
manual yaitu panitia pemilihan akan
memberikan surat undangan kepada 2.1 Pengertian Desa
warga yang memiliki hak pilih suara yang
Menurut Undang – Undang
nantinya akan dijadikan bukti hak pilih
Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014
pada saat pemilihan, setiap pemilih akan
Tentang Desa di definisikan Desa adalah
diberi lembar surat suara yang berisikan
desa dan desa adat atau yang disebut
calon-calon kepala desa, lalu pemilih
dengan nama lain, selanjutnya disebut
akan mencoblos calon pilihannya pada
Desa, adalah kesatuan masyarakat
kertas tersebut, kemudian dilakukan
hukum yang memiliki batas wilayah yang
perhitungan surat suara secara terbuka
berwenang untuk mengatur dan
dihadapan para saksi dan pemilih sampai
mengurus urusan pemerintahan,
perhitungan surat suara terakhir.
kepentingan masyarakat setempat
Namun yang menjadi berdasarkan prakarsa masyarakat, hak
permasalahan pemilihan kepala desa asal usul, dan/atau hak tradisional yang
dengan sistem yang berjalan pada desa diakui dan dihormati dalam sistem
sukahurip saat ini adalah lambatnya pemerintahan Negara Kesatuan Republik
proses perhitungan suara, kurang Indonesia.
akuratnya hasil perhitungan suara, 2.2 Pengertian Kepala Desa
kinerja panitia dan waktu pemilihan
Dalam Undang – Undang
kurang efektif, bahkan permasalahan
Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014
yang sering terjadi dilapangan adalah
pada bab V pasal 26 disebutkan bahwa
banyaknya hak suara yang tidak sah atau
Kepala Desa bertugas
goalput.
menyelenggarakan Pemerintahan Desa,
Untuk menanggulangi melaksanakan Pembangunan Desa,
permasalahan tersebut pemerintah desa pembinaan kemasyarakatan Desa, dan
dapat memperbaiki sistem yang berjalan pemberdayaan masyarakat Desa.
dengan dibuatnya sebuah aplikasi
2.3 Pemilihan Kepala Desa
pemilihan kepala desa dengan barcode
berbasis web sehingga pemilih tidak Pemilihan kepala desa diatur
perlu lagi mencoblos melalui kertas dalam di atur dalam Undang-Undang
suara melainkan melalui website yang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014
tersedia dikomputer Tempat tentang desa yakni : Pemilihan Kepala
Pemungutan Suara, perolehan hasil Desa dilaksanakan secara serentak di
suara lebih cepat dan akurat, hasil suara seluruh wilayah Kabupaten/Kota.
dapat dilihat secara langsung pada saat Pemilihan Kepala Desa bersifat langsung,
pemilihan sehingga waktu pemilihan umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
lebih efektif dan mudah dilakukan oleh Pemilihan Kepala Desa dilaksanakan
semua kalangan masyarakat. Selain itu melalui tahap pencalonan, pemungutan
202
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
suara, dan penetapan. Dalam sinyal.Di sini, tinggi dari barcode tidaklah
melaksanakan pemilihan Kepala Desa memuat informasi. Semakin tinggi
dibentuk panitia pemilihan Kepala Desa. simbol barcode akan mempermudah
Panitia pemilihan bertugas mengadakan scanning dan pengamatan yang lebih
penjaringan dan penyaringan bakal calon baik.
berdasarkan persyaratan yang
1. Barcode 1 Demensi (Linier barcode)
ditentukan, melaksanakan pemungutan
terdiri dari :
suara, menetapkan calon Kepala Desa
terpilih, dan melaporkan pelaksanaan a. Code 39 (code 3 of 9),
pemilihan Kepala Desa.
2.4 Barcode
Barcode atau kode batang adalah
suatu kumpulan data optik yang dibaca
mesin. Sebenarnya, kode batang ini Gambar 1 Contoh Barcode 39
mengumpulkan data dalam lebar (garis) b. Code 128
dan jarak garis paralel dan dapat disebut
sebagai kode batang atau simbologi
linear atau 1D (1 dimensi). Tetapi juga
memiliki bentuk persegi, titik, heksagon
dan bentuk geometri lainnya di dalam Gambar 2 Contoh Barcode 128
gambar yang disebut kode matriks atau c. Interleaved 2 of 5,
simbologi 2D (2 dimensi). Selain tak ada
garis, sistem 2D sering juga disebut
sebagai kode batang. (Youllia &
Indrawaty, 2001) Penggunaan awal kode
batang adalah untuk mengotomatiskan
sistem pemeriksaan di swalayan, tugas Gambar 3 Contoh Barcode Interleaved 2
dimana mereka semua menjadi universal of 5
saat ini. d. UPC (Universal Prouct
Code),
Alat pembaca barcode
menerjemah-kan kode dengan cara
scanning dan decoding urutan garis.
Scanner memancar-kan sinar yang
mencakup seluruh barcode (baik secara
Gambar 4 Contoh Barcode UPC
manual maupun otomatis) dan pantulan
sinar tersebut digunakan untuk 2. Barcode 2 Dimensi
membedakan antara garis dan spasi.
Pantul-an sinar ditangkap oleh sebuah
photodetector yang mengubah spasi
menjadi sinyal listrik dan garis menjadi
tidak ada sinyal listrik. Lebar garis dan
spasi diindikasikan sebagai durasi Gambar 5 Contoh Barcode 2 Dimensi
203
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
2.5 Konsep Dasar Web menggunakan sistem manual, baik dalam
melakukan voting, pengolahan data
Menurut Yuhefizar dkk
maupun proses perhitungan suara
(2009:2) mengemukakakan bahwa
dilakukan secara otomatis oleh sistem
“website adalah keseluruhan
komputer. Rancangan sistem yang
halaman-halaman web yang
diusulkan akan digambarkan dengan
terdapat dalam sebuah domain
menggunakan beberapa alat bantu
yang mengandung informasi.”
deskripsi seperti diagram alir data (Data
Ada beberapa hal yang berhubungan Flow Diagram) yang meliputi diagram
dengan website diantaranya: konteks dan diagram rinci. Sedangkan
mengenai struktur data digambarkan
1. Web Browser dengan memakai rancangan file dan
Contoh web browser : Mozilla diagram hubungan entitas (Entity
Firefox, Google Chrome, Internet Relationship Diagram ) dan LRS ( Logical
Explorer dan lain sebagainya. Record Structure )
2. Web Server Kemampuan dari rancangan
program yang akan dibuat diantaranya
3. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dapat menangani beberapa permasalahan
4. URL (Uniform Resource Locator) sebagai berikut :
5. Internet 1. Proses pemilihan kepala desa
meliputi cetak surat undangan, scan
6. Web Hosting barcode dan voting pemilihan kepala
desa.
III. PERANCANGAN SISTEM
3.1 Kebutuhan Sistem Yang Akan 2. Pengelolaan data master meliputi
Dirancang data admin, data warga, data calon
Perancangan Sistem merupakan kepala desa, slide, prosedur
bagian dari metodologi pengembangan pemilihan, buku tamu, pengaturan
suatu perangkat lunak yang dilakukan waktu.
setelah melalui tahapan analisis. Tujuan 3. Cetak laporan meliputi laporan hasil
dari perancangan sistem ini diharapkan perolehan suara dan laporan data
dapat menciptakan sebuah sistem yang pemilih.
bermanfaat bagi Pemilihan Kepala Desa 4. Menampilkan prosedur pemilihan,
Pada Desa Sukahurip serta dapat profil calon kepala desa dan hasil
meningkatkan kinerja sistem yang ada dan voting.
dapat mengatasi permasalahan yang
terjadi selama ini. 3.2 Tahap-Tahap Perancangan
Rancangan sistem pemilihan kepala Perancangan sistem ini
desa dengan menggunakan barcode bertujuan untuk mendefinisikan
berbasis web merupakan sistem baru yang kebutuhankebutuhan fungsional,
penyusun rancang dengan menggunakan menggambarkan aliran data dan alur
layanan web dimana tidak lagi sistem, dan sebagai tahap persiapan
204
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
sebelum implementasi sistem. Gambar 8 DFD Level 1
Perancangan sistem ini diharapkan dapat
3. Diagram 1.0 Data Warga
merancang dan mendesain sistem
dengan baik, yang isinya meliputi
langkah-langkah operasi dalam proses
pengolahan data. Langkah-langkah
operasi dalam perancangan sistem
modern adalah sebagai berikut:
1. Flow map Sistem Usulan Gambar 9 Diagram 1.0 Data
Warga
2. Data Flow Diagram ( DFD )
4. Diagram 2.0 Data Kandidat
3. Entity Relationship Diagram ( ERD)
4. Logical record Structure ( LRS)
3.2.1 Flow Map Pemilihan Kepala Desa
Gambar 10 Diagram 2.0 Data Kandidat
Gambar 6 Flow Map Pemilihan Kepala 5. Diagram 3.0 Data Pemilihan
Desa
3.2.2 Rancangan Data Flow Diagram
1. Diagram Konteks
Gambar 11 Diagram 3.0 Data
Pemilihan
6. Diagram 4.0 Data Buku Tamu
Gambar 7 Diagram Konteks
2. DFD Level 1
Gambar 12 Diagram 4.0 Data Buku
Tamu
205
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
IV. IMPLEMENTASI PROGRAM Gambar 15 Implementasi
4.1 Implementasi Rancangan Antar Halaman Antar Muka Prosedur
Muka Pemilihan
1. Implementasi Halaman Antar
d. Implementasi Halaman Antar
Muka Pengunjung
Muka Hasil Voting
a. Implementasi Halaman Antar
Muka Beranda
Gambar 16 Implementasi Halaman
Antar Muka Hasil Voting
Gambar 13 Implementasi Halaman e. Implementasi Halaman Antar
Antar Muka Beranda Muka Tambah Buku Tamu
b. Implementasi Halaman Antar
Muka Visi Misi
Gambar 17 Implementasi Halaman
Antar Muka Tambah Buku
Tamu
Gambar 14 Implementasi Halaman
Antar Muka Visi Misi f. Implementasi Halaman Antar
Muka Scan Barcode
c. Implementasi Halaman Antar
Muka Prosedur Pemilihan
Gambar 18 Implementasi Halaman
Antar Muka Scan Barcode
g. Implementasi Halaman Antar
Muka Vote
206
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
Gambar 19 Implementasi Halaman
Antar Muka Vote
Gambar 22 Implementasi
2. Implementasi Halaman Antar Muka Halaman Antar Muka Tambah
Admin Warga
a. Implementasi Halaman Antar d. Implementasi Halaman Antar
Muka Login Muka Ubah Warga
Gambar 20 Implementasi Halaman
Antar Muka Login Gambar 23 Implementasi
b. Implementasi Halaman Antar Halaman Antar Muka Ubah
Muka Data Warga Warga
e. Implementasi Halaman Antar
Muka Data Kandidat
Gambar 21 Implementasi Halaman
Antar Muka Data Warga
c. Implementasi Halaman Antar Gambar 24 Implementasi
Muka Tambah Warga Halaman Antar Muka Data
Kandida
f. Implementasi Halaman Antar
Muka Tambah Kandidat
207
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
Gambar 28 Implementasi Halaman
Antar Muka Tambah Prosedur
j. Implementasi Halaman Antar
Muka Buku Tamu
Gambar 25 Implementasi Halaman
Antar Muka Tambah Kandidat
g. Implementasi Halaman Antar
Muka Ubah Kandidat
Gambar 29 Implementasi Halaman
Antar Muka Buku Tamu
k. Implementasi Halaman Antar
Muka Tambah Buku Tamu
Gambar 26 Implementasi Halaman
Antar Muka Ubah Kandidat
h. Implementasi Halaman Antar
Muka Data Prosedur
Gambar 30 Implementasi Halaman
Antar Muka Tambah Buku Tamu
l. Implementasi Halaman Antar
Muka Pengaturan Waktu
Gambar 27 Implementasi
Halaman Antar Muka Data
Prosedur
i. Implementasi Halaman Antar
Muka Tambah Prosedur
Gambar 31 Implementasi Halaman
Antar Muka Pengaturan Waktu
m. Implementasi Halaman Antar
Muka Laporan Data Pemilu
208
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
Gambar 32 Implementasi Halaman
Antar Muka Laporan Data Pemilu
n. Implementasi Halaman Antar
Muka Laporan Perolehan Suara
Gambar 36 Implementasi Halaman
Antar Muka Edit Admin
d. Implementasi Halaman Antar Muka
Slide
Gambar 33 Implementasi Halaman
Antar Muka Laporan Perolehan Suara
3. Implementasi Halaman Antar Muka
Super Admin
a. Implementasi Halaman Antar
Muka Data Admin
Gambar 37 Implementasi Halaman
Antar Muka Slide
e. Implementasi Halaman Antar
Muka Buku Tamu
Gambar 34 Implementasi Halaman
Antar Muka Data Admin
b. Implementasi Halaman Antar Muka
Tambah Admin
Gambar 38 Implementasi Halaman
Antar Muka Buku Tamu
V. SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Gambar 35 Implementasi Halaman
1. Alat proses pemungutan suara
Antar Muka Tambah Admin
dengan memanfaatkan jaringan
c. Implementasi Halaman Antar Muka teknologi informasi.
Edit Admin
2. Dapat memberikan kemudahan
kepada pihak panitia dalam proses
perhitungan suara sehingga dapat
menghasilkan hasil suara dengan
cepat, tepat, dan akurat.
209
Sri Yuningsih, Akik Hidayat / Jurnal Manajemen Dan Teknik Informatika Vol 2. No. 1 (2018) 201 - 210
3. Proses pemilihan kepala desa dapat Sibero, Alexander F.K. 2011. Kitab Suci
dengan mudah dilakukan dan waktu Web Programming.
pemilihan lebih efektif jika Yogyakarta: Mediakom.
dibandingkan dengan sistem Sibero, Alexander F.K. 2013. Web
sebelumnya. Programming Power Pack.
Yogyakarta: MediaKom.
4. Memudahkan warga dalam Simaramata, Janner. 2010. Rekayasa
memperoleh informasi mengenai Web. Yogyakarta: Andi.
hal-hal yang berhubungan dengan
pemilihan kepala desa. Sutanta, Edhy. 2011. Basis Data dalam
TinjauanKonseptual. Yogyakarta:
5.2 Saran C.V ANDI OFFSET.
1. Kelemahan sistem pemilihan Sya’ban, Wahyu. 2010. Build Your
kepala desa berbasis web ini tingkat Blogger XML Template.
keamanannya masih lemah terutama Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.
pada barcode untuk scan undangan WAHANA KOMPUTER. 2012. Belajar
perlu di enkripsi agar data pemilih JavaScript Menggunakan JQuery.
terjaga dengan baik. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.
Widodo, S., Chomsin dan Jasmadi. 2008.
2. Pengembangan aplikasi Panduan Menyusun Bahan Ajaran
selanjutnya yaitu perlu ditambah Berbasis Kompetensi. Jakarta: Elex
sistem keamanan menggunakan scan Media Komputindo.
wajah dan retina mata agar data-data
pada aplikasi pemilihan kepala desa
ini tidak dapat dimanipulasi.
DAFTAR PUSTAKA
Anhar. 2010. Panduan Menguasai PHP &
MySQL Secara Otodidak. Jakarta
Selatan: mediakita.
Rosa, A. S., dan M. Shalahuddin.
2014. Rekayasa Perangkat
Lunak Terstruktur dan
Berorientasi Objek.
Bandung: Informatika
Rusadi, Wildan Agissa. 2013. Testing dan
Implementasi Sistem. Diambil dari:
http://bangwildan.web.id/berita-
176-white-box-testing-black-box
testing.html.
Sadeli, Muhammad. 2014. Aplikasi Bisnis
dengan php dan
Mysql.Palembang: Maxikom
210