0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan3 halaman

Evaluasi Efektivitas Sekolah SMPN Jurang Jero

(1) Dokumen tersebut membahas pengelolaan manajemen kesiswaan dan evaluasi program sekolah berdasarkan standar. Kepala sekolah dinilai mampu menerapkan standar operasional proses penerimaan siswa baru sesuai peraturan pemerintah sehingga sekolah makin maju. (2) Dokumen juga menganalisis kesesuaian program-program sekolah terhadap standar meliputi les tambahan, penggantian pengelola, pelatihan kompetensi, dan l

Diunggah oleh

Irna Lasar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan3 halaman

Evaluasi Efektivitas Sekolah SMPN Jurang Jero

(1) Dokumen tersebut membahas pengelolaan manajemen kesiswaan dan evaluasi program sekolah berdasarkan standar. Kepala sekolah dinilai mampu menerapkan standar operasional proses penerimaan siswa baru sesuai peraturan pemerintah sehingga sekolah makin maju. (2) Dokumen juga menganalisis kesesuaian program-program sekolah terhadap standar meliputi les tambahan, penggantian pengelola, pelatihan kompetensi, dan l

Diunggah oleh

Irna Lasar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 2

KODE / MATA KULIAH : IDIK4012 / MANAJEMEN


BERBASIS SEKOLAH

NAMA : FIRMINA MARIA ERO


NIM : 859271425
PRODI : S1 – PGSD
UPBJJ : UT – KUPANG
1. Beberapa hal yang harus mendapat perhatian serius untuk menilai efektifitas sekolah
dengan pendekatan Goal – attainment approach adalah sebagai berikut :
 Pertama , tujuan sekolah ( hasil yang ingin dicapai oleh sekolah ) baik yang
berupa output ( langsung ) maupun outcome ( dampak lebih lanjud ) harus jelas
dan dapat diterima ( disepakati ) oleh berbagai stakeholders utama ( kepala
sekolah , guru , birokrat diatasnya, dan orangtua )
 Kedua , proses perumusan tujuan melibatkan stakeholders dimaksud.
 Ketiga , upayakan perumusan tujuan yang mudah diukur , bukan sesuatu yang
abstrak ( contoh rumusan yang sulit diukur menghasilkan lulusan yang
bertanggung jawab kepada masyarakat ) .
 Keempat , perjelas mana tujuan jangka pendek , dan mana jangka Panjang , dan
perjelas prioritasnya.

2. Analisis penerapan kriteria sekolah efektif ditinjau dari prespektif transparansi, efisiensi,
akuntabilitas, objektivitas , dan keadilan !
a. Akuntabilitas merupakan tindakan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan
kekuasaan dan tindakan ini memastikan bahwa jabatan yang dipegangnya
mengarahkan kearah tindakan untuk mencapai tujuan nasional.
b. Transparansi merupakan tindakan yang adil terbuka yakni semua kebijakan yang
ditetapakan dapat dilihat secara langsung , dapat dikritik secara langsung , dan
tindakan diambil dapat dipertanggungjawabkan
c. Efisiensi merupakan tindakan pemimpin yang mencarikan alternatif penyelesaian
masalah yang dihadapi , alternatif penyelesaiannya lebih muda diterapakan dan
hasilnya lebih maksimal.
d. Objektivitas merupakan tindakan jujur sesuai keadaan tidak berpihak dan
terpengaruh oleh orang lain
e. Keadilan adalah sikap yang tidak mebeda – bedakan seseorang yang bersifat
proposional dan tidak memihak pada satu pendapat.
Berdasarkan uraian dapat terlihat bahwa penerapan sekolah efektif di SMPN Jurang Jero
sudah sesuai , yakni Tindakan kepala sekolah sudah memenuhi kriteria transparansi ,
efisiensi, akuntabilitas , objektivitas dan keadilan.
Hal ini dilihat dari beberapa Tindakannya :
 Tindakan 1 menggambarkan tindakan efisiensi dan objektivitas
 Tindakan 2 menggambarkan tindakan efisiensi objektivitas
 Tindakan 3 menggambarkan tindakan akuntabilitas dan transparansi
 Tindakan 4 menggambarkan tindakan akuntabilitas dan keadilan

3. Pengelolaan manajemen kesiswaan yang dilakukan Pak Ngatijan selaku kepala sekolah
sangat baik. Karena Pak Ngatijan menggunakan metode Standar Operasional Proses
Penerimaan Peserta Bidik Baru yang mengacu pada pada Permendikbud, yang memba
sekolah semakin maju dan berkembang setiap tahunnya.

4. Kesesuaian program yang sudah dilakukan Ibu Margaretha adalah sbb :

No STANDAR PROGRAM PERTIMBANGAN KESESUAIAN


1 SKL Melaksanakan les Les tambahan Sesuai
tambahan belajar untuk bertujuan untuk
siswa kelas XII mempersiapkan
siswa mengikuti
ujian agar lulus
100%
2 Pembiayaan Penggantian pengelola Mencegah Tidak sesuai
setiap semester penyelewengan karena dengan
dana BOS melakukan
pergantian
setiap
semester , maka
guru yang
mendapat tugas
tidak akan bisa
menguasai
tugasnya.
Pergantian
minimal 1
tahun

3 Pengelolaan Melakukan pelatihan Meningkatkan Sesuai


kompetensi pengelola. kompetensi
pengelola
4 Penilaian Menerapan penilaian Memperoleh Sesuai
portfolio hasil karya penilaian yang
peserra didik menyeluruh
5 Sarana dan Peremajaan peralatan Peralatan praktik Sesuai
prasarana praktik mengacu pada yang sudah usang
standar industry tidak mengacu
pada standar
industry
6 Isi Pembuatan kurikulum Saat ini perlu ada Sesuai
implementasi bersama kolaborasi antar
DUDI sekolah bersama
dunia industry
7 Proses Pembuatan perangkat Sesuai dengan Sesuai
pembelajaran berupa edaran terbaru
RPP 1 lembar
8 Pendidik dan Mengirimkan tenaga Untuk Sesuai
tenaga kependidikan magang ke menungkatkan
kependidikan industry yang relevan kompetensi
pendidik

Anda mungkin juga menyukai