100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan1 halaman

TAP Diskusi 4

Dokumen tersebut membahas tentang penangkapan anggota sindikat penipuan jual beli kertas online oleh tim Cyber Crime Bareskrim Polri. Anggota bernama Christianto alias Craig ditangkap di Medan, sementara dua pelaku utama yaitu Muhammad Redha dan Tunggalika Nusandra masih buron. Mereka dituduh menipu warga Qatar bernama Alqawani senilai Rp200 juta lewat toko online mereka dengan janji pengiriman kertas yang tak pernah terwuju

Diunggah oleh

Cok Novy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan1 halaman

TAP Diskusi 4

Dokumen tersebut membahas tentang penangkapan anggota sindikat penipuan jual beli kertas online oleh tim Cyber Crime Bareskrim Polri. Anggota bernama Christianto alias Craig ditangkap di Medan, sementara dua pelaku utama yaitu Muhammad Redha dan Tunggalika Nusandra masih buron. Mereka dituduh menipu warga Qatar bernama Alqawani senilai Rp200 juta lewat toko online mereka dengan janji pengiriman kertas yang tak pernah terwuju

Diunggah oleh

Cok Novy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Anda diminta menjelaskan persamaan dan perbedaan antara sifat dan unsur-unsur melawan

hukum formil dan materiel  dalam konteks lapangan hukum cyber-crime  dengan sifat dan
unsur-unsur melawan hukum formil dan materiel dalam lapangan hukum pidana umum!

Hasil diskusi tuangkan dalam tulisan dengan batasan maksimun 1000 kata.

Selamat belajar.

Tutor

[Link], JAKARTA –

Tim Cyber Bareskrim Mabes Polri menangkap Christianto alias Craig, seorang anggota
komplotan penipuan jual beli kertas online, di Medan.

Menurut Kanit Cyber Crime Bareskrim Polri Kombes Pol Sulistyo, anggotanya memang terus
memburu komplotan penipu tersebut sejak mendapat laporan dari korban seorang
warga Qatar, Alqawani, pada 2010. "Rabu dua minggu lalu di Medan sudah tertangkap satu
orang anggotanya oleh tim kita sendiri, tim Cyber sini (Mabes). Namanya yang ditangkap,
Christianto alias Craig," ujar Sulistyo saat dihubungi, Selasa (1/3/2011).

Sementara, dua pelaku utama yang menjadi otak kejahatan dunia maya ini masuk dalam Daftar
Pencarian Orang (DOP) alias buronan kepolisian. Keduanya adalah Muhammad Redha dan
Tunggalika Nusandra alias Dodi. "Dua itu pelaku utamanya. Alat bukti berupa buku tabungan
BCA sudah disita dari para pelaku. Waktu itu kita sudah geledah rumah dari 2 DPO itu," jelasnya.

Alqawani, seorang warga Qatar yang tertarik membeli kertas di toko online milik Craig dan Dodi,
[Link] nusandra dan nexianexpres pada Maret 2010.

Setelah memesan, Craig sempat mengirim sampel kertas sebanyak satu rim ke Qatar. Alqawani
yang puas kemudian memesan lebih banyak. Ia kemudian mentransfer Rp 200 juta ke nomor
rekening toko tersebut. Setelah itu, Craig menghilang bersama uang Alqawani tanpa bisa
dihubungi kembali.

Polri telah membidik sindikat toko palsu ini sejak akhir 2010 setelah korban melaporkan toko
tersebut ke KBRI di Qatar. "Sementara korbannya kebanyakan warga di Qatar. Satu orang ada
yang tertipu Rp 200 juta untuk DP pembelian kertas. Itu baru sementara. Seperti penipuan yang
di Bali. Kalau pelaku utamanya tertangkap, biasanya banyak korban yang melapor. Jadi bisa saja
jumlah kerugiannya banyak," tuntasnya.

Anda mungkin juga menyukai