0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan61 halaman

Materi BK Kelas 9

Dokumen tersebut membahas tentang peranan keluarga dan agama dalam membentuk karakter anak, di mana keluarga yang mencontohkan nilai-nilai agama dapat membentuk anak menjadi pribadi yang baik. Dokumen juga menjelaskan kaidah-kaidah dalam berbagai agama yang dianut di Indonesia.

Diunggah oleh

Zidan Ongiz
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan61 halaman

Materi BK Kelas 9

Dokumen tersebut membahas tentang peranan keluarga dan agama dalam membentuk karakter anak, di mana keluarga yang mencontohkan nilai-nilai agama dapat membentuk anak menjadi pribadi yang baik. Dokumen juga menjelaskan kaidah-kaidah dalam berbagai agama yang dianut di Indonesia.

Diunggah oleh

Zidan Ongiz
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

SMP IT AZ ZAHRA SRAGEN


KELAS 9
Peranan Keluarga Dalam Bersikap Dan Berperilaku

Berlandaskan Nilai-Nilai Agama

A. Pengantar.
Keluarga merupakan lingkungan yang terkecil dalam masyarakat tempat
seseorang dilahirkan dan dibesarkan. Tempat pendidikan pertama dan utama. Keluarga
sangatlah berperan dalam membentuk karakter anak, karena itulah dalam ajaran agama
anak yang masih dalam kandungan harus sudah diajarkan kepada hal-hal yang baik
melalui sikap dan tindakan orang tuanya. Misalnya:banyak bersedekah, banyak
beribadah, melantunkan ayat-ayat suci dan lain sebagainya.

Orang tua hendaknya menyadari bahwa sikap dan tindakannya nanti akan ditiru
dan dianut oleh anaknya. Orang tua hendaknya menjadikan agama sebagai landasan
dalam bertindak dan berprilaku dalam kehidupan sehari-hari, sehingga yang diharapkan
menjadi keluarga yang sakinah atau keluarga yang bahagia itu dapat terwujud. Dengan
itu menjadikan anak yang Sholehyang berguna bagi keluarga, masyarakat, nusa dan
bangsa.

B. Peranan Keluarga dan Agama dalam kehidupan.


Keluarga mengajarkan kita bagaimana menjadi orang yang baik. Melalui
perilaku mereka, keluarga mengajarkan kita cara berperilaku. Pada umumnya, apabila
keluarga kita bersikap baik kepada kita, maka kita juga akan belajar untuk bersikap

baik pada diri kita sendiri serta orang lain. Kalau mereka bersikap jahat, maka kita akan
belajar begitu juga. Beberapa ikatan terkuat dalam hidup kita adalah ikatan keluarga.
Bahkan disinilah tempat kita belajar tentang hakikat hubungan itu sendiri. Sebuah
keluarga yang baik adalah keluarga yang masing-masing anggotanya tau bagaimana cara
mengungkapkan rasa cinta, menetapkan batas, serta senang berada bersama-sama,
merupakan sebuah awal yang baik dalam memulai kehidupan. Keluarga adalah panutan
dan contoh bagi kita. Dalam setiap keluarga ada masa senang dan ada masa susah, hari
menyenangkan dan hari menyebalkan, kekuatan sekaligus kelemahan. Keluarga adalah
salah satu kekayaan hidup. Sebuah keluarga yang baik tidak perlu sempurna.

Ajaran agama memberikan pengetahuan dan mengajarkan agar kita


mematuhi serta menjalankan perintah Tuhan dan menjahui laranganNya. Ketaqwaan kita
sebagai manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat menumbuhkan rasa kasih
sayang,rasa mencintai terhadap sesama saling mengasihi dan menyanyangi sesama
manusia merupakan kodrat suatu karunia yang tinggi nilainya. Adanya saling mengasihi
dan menyayangi antar sesama bisa mencegah manusia untuk tidak berbuat semena-
mena terhadap orang lain, mempunyai sikap tenggang rasa dan menjunjung tinggi nilai
kemanusiaan. Manusia yang saling mencintai sesamanya akan mengembangkan perilaku
yang luhur, mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan serta gotong-royong.
Memahami dan melaksanakan antara hak dan kewajiban, menghormati hak-hak orang
lain dan tidak melakukan kegiatan yang merugikan kepentingan umum.

Contoh:

1. Di lingkungan keluarga:
 Menciptakan suasana keluarga yang tentram dan damai
 Saling menghormati antara anggota keluarga
2. Di lingkungan sekolah:
 Membiasakan menyampaikan masalah
 Bersikap ramah dan tenggang rasa
3. Di lingkungan masyarakat :
 Bersikap tenggang rasa
 Salingmembantu dengan tetangga atau lingkungan
Dampak positif maupun negatif yang sangat berpengaruh pada diri siswa SMP
kelasVIII yang sudah memasuki masa puber/remaja awal.Pada masa-masa ini terdapat
gejolak-gejolak, yang kadang bisa membuat remaja terombang-ambing.Halini
disebabkan adanya perubahanfisik maupun psikis pada diri remaja awal, sehingga
pijakan iman (agama) yang kuatdapat membantu mencegah pengaruh-pengaruh negatif
yang bisa menghancurkan masa depannya.

Iman mengandung arti kepercayaan yang berkenaan dengan keagamaan. Iman


dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, melalui sholatJum’at,
sholatDzuhur berjamaah di musholah sekolah, peringatan hari besar bahkan bisa juga
dengan melatih siswa mengucapkansalam pada waktu ketemu bapak/ibu guru, teman,
masuk ruangan dan lainsebagainya.

Apabila remaja pada umumnya sudah memiliki pijakan iman yang kuat, dan
mempunyai pemahaman tentang peribadatan (tata cara hal beribadat) untuk
meningkatkan kualitas keagaan dirinya, maka siswadapat mengerti yang mana
perbuatan baik dan yang diwajibkan oleh agamabisa dipahami dan mengerti hal-halyang
dilarang agama.Oleh karena itu, hendaknya iman betul-betul ditanamkan sejak dini,
sehingga jika menemui situasi apapun siswa dapat melaluinya dengan baik,tentunya
dengan meningkatkan ibadahnya dan selalu mendekatkan diri padaTuhan Yang Maha
Esa.

C. Kaidah-Kaidah Dalam Agama


Matahari, bulan, bintang dan benda-benda langit itu berjalan dengan teratur,
masing-masing mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh TuhanYang Maha Esa.
Begitu pula manusia dalam kehidupannya, ada yang mengatur baik selama dalam
kandungan dan setelah lahir hingga kematian.Aturan-aturan atau kaidah itu semua
untuk mengatur kehidupan manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan
sebagainya. Contoh : Aturan dari Tuhan berupa agama, aturan atau peraturan dari
negara (pemerintahan) berupa hukum, ada Undang-Undang, sedang aturandalam
masyarakat berupa norma, nilai-nilai, adat-istiadat dan masih banyak lagi.

Yang terpenting kalian ketahui peraturan-peraturan dalam agama yang kalian


anut sesuai keyakinan masing-masing baik agama Islam,kristen, Katolik, Budha,
HinduKong HuCu dan aliran kepercayaan. Ini semua untuk kebaikan manusia agarbisa
hidup berbahagia dan berdampingan dengan alam, dan seisinya, makaaturan atau
kaidah ini harus kita taati dan patuhi sebagaimana kita memilikiagama.

Adapun contoh lain dalam kaidah agama-agama yang ada di Indonesia seperti
dibawah ini:

1. Kaidah dalam agama Islam


a. Kaidah dalam hal Sholat, berpuasa, zakat.
b. Kaidah dalam berdo'a dan berzikir
c. Kaidah dalam berhubugan dengan sesama manusia.
d. Kaidah dalam membaca Al-Qur'an dan Hadits dan sebagainya.
2. Kaidah dalam ajaran agama Kristen
a. Persekutuan ( berkumpul untuk bersatu) membahas firman, Tuhan
b. Berkasi (menjadi surat Kritus yang terbaik) semua orang bisa membaca surat
c. itu (cinta kasih)
c. Melayani (Kristen harus wajib melayani sesama tanpa memandang latar
belakang seseorang ) dan sebagainya
3. Kaidah dalam ajaran Katolik
a. Tobat mendamaikan dan memperbaiki hubungan manusia dengan Allah dan
sesama.
b. Allah Bapak yang baik
c. Dosa berat menutupi diri terhadap Tuhan dan sesama
d. Pekembangan sakramen tobat, dan tobat sebagai sakramen
e. Perayaan tobat, dan sebagainya.
4. Kaidah dalam ajaran Hindu.
a. Ahimsa: Tidak menyakiti, melakukan kekerasan
b. Hukum Karma : setiap aksi akan menimbulkan reaksi
c. Moksha
d. Sekala dan niskala, dan sebagainya
5. Kaidah dalam ajaran Budha.
a. Sutra, Vinaya, dan Abidharma
b. Triratna
c. Dukkha, Samudaya, Nirodha, Marga
d. Dharma, Sangha, Saddha dan sebagainya
6. Begitu juga dalam ajaran Kong HuCu dan Aliran kepercayaanmemiliki kaidah atau
aturan masing-masing.
Untuk itu kalian perlu pengamalan atau menjalankan aturan kaidah-kaidah
agama dan menjauhkan dari larangan-larangan yang diatur dalam ajaran agama,
yang bisa disebut taqwa. Kita setiap manusia yang taat dandisiplin menjalankan
kaidah agama niscaya akan selalu mendapatkan nilaipositif misalnya, kesenangan,
ketentraman hati, damai tidak gegabah dalammenyikapi kehidupan yang keras.
Cerita

Amir berasal dari keluarga yang Agamis. Dia anak nomer dua daritiga
bersaudara. Kakaknya masih kuliah semester 3 sedangkan adiknya masih kelas 3 SD.
Sejak kecil ia diajari tentang keagamaan, karena itu ia taat menjalankan perintah
agamanya dan menjauhi larangannya. Selalu mematuhi tata tertib sekolah taat dan
patuh pada guru dan orang tua.

Akan tetapi sejak menginjak kelas VIII dia berubah hampir tiap minggu ada saja
tata tertib yang dilanggar mulai dari datang terlambat kesekolah, merokok dan
membolos. Sebagai akibatnya nilainya mulai merosot dibawah nilai ketuntasan sering
remidi. Ini disebabkanwafatnya / meninggalnya ayahnya yang sebagai panutan sejak
kecil yang begitu cepat di panggil yang kuasa.

Ibunya sebagai pengganti kepala keluarga sering pulang malam karena sibuk
mencari nafkah keluarga. Sedangkan adiknya biasanya pulang ke rumah kakeknya yang
bersebelahan dengan rumah ibunya. Karena itu dia kurang perhatian dari keluarganya,
karena itu dia jarang pulang sekolah tepat waktu.

Refleksi

1. Apa yang harus dilakukan Amir agar kembali seperti waktu ada ayahnya?
………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………

KomentarAnda

………………………………………………………………………………………

2. Bagaimana jika kamu mengalami situasi yang dialami Amir (ayahnya wafa
………………………………………………………………………………………

KomentarAnda
………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………

3. Apakah dia perlu berkonsultasi atau curhat ke guru BK?


…………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………

Alasannya:

………………………………………………………………………………………

4. Apakah kamu pernah diajari oleh ayahmu tentang agama?


………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………..

Alasannya (dalam halapa?)

………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………

5. Apakah kamu pernah diajak beribadah bersama oleh keluargamu? Oleh siapa?
………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………

Alasan(dalam hal apa?)

………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

SMP IT AZAHRA SRAGEN

KELAS 9

=====================================================

Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Kehidupan Sosial

A. Pengantar.

Keberhasilan manusia menaklukkan alam adalah bukti nyata bahwa mereka telah mencapai
tingkat kebudayaan yang lebih tinggi. Manusia pada dasarnya selalu melakukan adaptasi
terhadap perubahan disekelilingnya. Teknologi yang diperlukan adalah teknologi yang mampu
membuat penyesuaian terhadap lingkungan baik secara biologis maupun social budaya.

Tehnologi Informasi memudahkan kita menjelajah ke seluruh dunia untuk mendapatkan


berbagai pengetahuan dan teman baru Koneksi Internet membuat kita dengan mudah mencari
berbagai informasi untuk memenuhi rasa keingintahuan kita. Dunia serasa dalam genggaman!
Untuk itu, kita harus memaksimalkan manfaat Tehnologi Informasi ini untuk meningkatkan
pengetahuan kita agar kelak kita dapat memenangkan persaingan dalam meraih cita-cita kita

B. Potensi Teknologi.

Teknologi perkembangannya begitu cepat, memiliki potensi yang dapat digunakan untuk
memperbaiki kehidupan manusia, namun juga memiliki potensi negative bila kita tidak memiliki
sikap bijak dalam pemanfaatnnya.

1. Potensi positif teknologi, dapat dikembangkan diberbagai bidang, seperti:


a. Adanya teknologi memperluas lapangan pekerjaan yang dapat menyerap banyak
tenaga kerja.
b. Pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
c. Persebaran informasi cepat dan luas, seperti penggunaan satelit dan internet.
d. Teknologi mendukung dan mempermudah peneltian diberbagai bidang.
e. Meningkatkan kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, misalnya listrik, televise,
telepon
2. Potensi negative teknologi terhadap kehidupan masyarakat, diantaranya:
a. Masyarakat Indonesia kecenderungan dalam menanggapi teknologi dengan cara
meniru tanpa syarat pengaruh budaya asing, misalnya gaya hidup bebas, mengaruh
narkoba dsb.
b. Ketidak adilan di bidang ekonomi membuat masyarakat miskin menjadi semakin
miskin dan akhirnya menimbulkan konflik.
c. Pembangunan disegala bidang, kehidupan semakin modern menimbulkan nilai-nilai
tradisi yang sudah ada sejak dahulu menjadi memudar.
d. Menimbulkan ketergantungan terhadap teknologi dalam berbagai hal.

Karena itulah kita juga harus bijaksana dalam memanfaatkan kemudahan-kemudahan Tehnologi
Informasi ini, karena selain punya banyak manfaat, tetapi juga ada hal-hal yang harus kita
waspadai, apalagi terhadap pengaruh jejaring social.

C. Pengaruh Perkembangan Teknologi.

Dalam kehidupan manusia tidak pernah lepas dari perkembangan teknologi diberbagai
bidang. Bahkan sejak dalam kandunganpun manusia menggunakan perkembangan tekologi
untuk melihat kondisi bayi dalam kandungan. Pengaruruh perkembangan teknologi menyentuh
diberbagai bidang, yaitu:

1. Bidang kesehatan.
Adanya teknologi membuat dunia kedokteran semakin maju. Penemuan berbagai
macam vaksinasi untuk mengobati penyakit, membuat penyakit yang dahulu sulit
disembuhkan menjadi memungkinkan untuk disembuhkan. Misalnya adanya
pencangkokan organ tubuh manusia. Kemungkinan manusia yang sakit untuk tetap
hidup menjadi lebih besar setelah adalah perkembangan teknologi yang mendukung
pencangkokan organ tubuh.
2. Bidang Komunikasi.
Jarak tidak lagi menjadi masalah untuk berkomunikasi. Jaringan telepon yang luan
dan media internet memungkinkan untuk mengetahui peristiwa dibelahan bumi
dengan lebih cepat. Kita bisa mengakses secara langsung begitu terjadinya perubahan.
3. Bidang ekonomi.
Salah satu pengaruh perkembangan teknologi di bidang ekonomi adalah
berkembangnya berbagai macam industryiyang dapat memproduksi kebutuhan
manusia secara lebih mudah. Adanya industri yang beraneka ragam, kita dapat
bersaing dengan Negara-negara lain.
4. Bidang pendidikan.
Perkembangan teknologi dapat digunakan sebagai sarana penunjang pendidikan di
sekolah. Pengajaran di sekolah dapat dilakukan senyata mungkin, dan lebih menarik
tidak hanya penjelasan oleh guru, tetapi bisa diakses langsung oleh peserta didik dari
internet.
Disamping kelebihan-kelebihan yang kita dapatkan dari perkembangan teknologi,
kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh negatif.

Pengaruh-penngaruh negative perkembangan teknologi, yaitu:

1. Mahalnya harga pengobatan dengan teknologi, membuat masyarakat kalangan bawah


tidak dapat merasakan, sehingga hanya dapat dirasakan oleh orang-orang dari
kalangan tertentu.
2. Sering kita melihat tren pengaruh dunia maya tanpa berfikir panjang kita meniru dan
hal itu tidak sesuai dengan budaya kita yang masih mementingkan tata krama dan
sopan santun.
3. Kemajuan teknologi bidang industri menghasilkan pencemaran lingkungan, yang
akhirnya masyarakat dirugikan kalau tidak memperhatikan kelestarian alam.
4. Pendidikan yang terlalu bebas menerima pengaruh dari luar negeri akan membuat kita
kehilangan identitas sebagai sebuah bangsa.

Pengaruh perkembangan teknologi pada jejaring social juga berpengaruh negative dan harus
diwaspadai karena sering berpengaruh dalam kehidupan sociali, khususnya remaja, yaitu:
1. Hati-hati jika diajak bertemu oleh seseorang yang dikenal dari facebook.
Dunia Maya beda dengan Dunia Nyata – seseorang bisa bertutur kata serta
berpenampilan baik dan santun di dunia maya – tetapi bisa jadi berbeda
dengan kenyataannya. Banyak kasus penculikan dan trafficking terjadi
gara-gara ketemuan dengan teman yang baru saja dikenal dari FACEBOOK!
2. Jangan mudah percaya dengan teman baru yang dikenal dari Facebook. Hati-
hati karena kita bisa menjadi korban penculikan.
3. Kecanduan melihat pornografi bisa membuat seseorang akan tampak lelah,
lesu, sulit konsentrasi, tidak melakukan percakapan yang lama, dan perhatian
terpecah (penelitian Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan Depkes RI dr.
Jofizal Jannis, Sp.S(K)) , dapat berakibat kesulitan belajar, tinggal kelas
ataupun DO (Drop Out).
4. Orang yang kecanduan pornografi berakibat pada terjadinya perilaku mudah
melecehkan dan perilaku agresi. Orang-orang tersebut menjadi tidak bisa
konsentrasi, tidak mudah memahami sesuatu, tidak kreatif, mudah lupa, otak
merasa “penuh”, sakit-sakitan karena menurunnya daya tahan tubuh, serta
berpikiran negative.(dari makalah: Pusat Pemeliharaan, Peningkatan dan
Penanggulangan Intelegensia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI)
5. PORNOGRAFI efeknya seperti narkoba, membuat kecanduan dan merusak
diri-sendiri.

Bagaimana upaya menghindari pengaruh negatif dari perkembangan teknologi, semua


kembali kepada pengguna teknologi untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar tidak
terjebak dengan kemajuan, menghindari pergaulan bebas yang menyesatkan dan pengaruh-
pengaruh lain yang negatif. Media teknologi yang makin berkembang kita manfaankan sebagai
wadah untuk membantu memberikan informasi dan memajukan pengetahuan.
Cerita

Hampir setiap hari Ami up date status di FB, yang dituliskan bermacam-macam mulai
masalah pertemanannya, masalah belajar di sekolahnya, bahkan masalah pribadi dan
keluarganya. Kalau dibaca baik tata bahasa, sopan santunnya sangat bagus dan menarik,
sebagaimana kondisi dia keseharian.

Tidaklah heran banyak sahabat di dunia maya ini sangat mengagumi, baik dari dalam
negeri maupun luar negeri. Beberapa hari terakhir dia sibuk dan merasa resah. Kondisi itupun
dibuatnya sebagai status. Rani sebagai teman dekat yang kebetulan sebagai teman sebangku
mengamati kegalauan Ami.

Dari ceritanya ternyata teman FB yang bernama Lily dari Singapore saat chatting
menyampaikan kalau telah mengirimkan paket sebagai hadiah pertemanan, yang berisi lap top
dan smartfhon type terbaru dan beberapa barang accesoris lain dengan nilai total 200 DS atau
setara 22 juta Rupiah.

Ami merasa senang dengan hal tersebut, tetapi dia juga resah. Bukan masalah hadiah itu
yang menjadi kegalauannya, tetapi Ami dapat sms dari jasa pengiriman barang bahwa untuk
mendapat barang itu Ami harus mengirim uang atau transfer sebesar 5juta ke suatu nomor
rekeneing.

Dia diberi batasan waktu 2 hari. Oleh Lily dalam chattingnya juga menyuruh transfer saja,
karena dalam paket itu dia juga mengirimkan sejumlah uang tunai yang nanti bisa ditukarkan di
money changer untuk menggantikan uang yang ditransfer. Dari situlah akhirnya Rani tahu
permasalahan Ami. Akhirnya diingatkan agar Ami hati-hati, bisa saja itu sebagai penipuan. Lily
adalah sahabat di FB, jangankan mengenal kesehariannya, bertemu saja tidak pernah, Kita harus
hati-hati dalam bersikap, apalagi kepada orang yang baru dikenal, dan mengenalnya di dunia
maya.
Refleksi
1. Dari cerita disebutkan bagaimana Ami saat up date status?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
Komentar Anda ………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
2. Bagaimana kalau Anda up date status, tentang apa saja?
………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………..
3. Apakah status yang Anda buat juga memperhatikan bahasa dan sopan santun
pergaulan? …………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
Alasannya:
…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………
4. Bila Anda sebagai Ami, yang mendapat kiriman paket dari sahabat FB seperti dalam
cerita, apa yang akan Anda lakukan?
…………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
Alasannya ………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
5. Mengapa kita harus hati-hati dalam menjalin persahabatan di dunia maya?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
Alasan …………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

SMP IT AZZAHRA SRAGEN

KELAS 9

PENAMPILAN CERMIN KEPRIBADIAN REMAJA

1. Penampilan

Sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari bahwa kesan pertama pada diri seseorang
adalah penampilannya. Pakaian yang anda kenakan bukan lagi sekedar alat penutup tubuh, melainkan
perpanjangandari kepribadian Anda. Jika anda merasa diri keren, Anda pasti akan bersedia
mengekspresikan diri itu dalam bentuk yang lebih visual. Bila anda menyayangi diri Anda, tentu tidak
ingin diri Anda tampil berantakan. Bila Anda cuekdengan penampilan yang asal-asalan berarti Anda
merasa masa bodoh, tidak merasa diri Anda pantas menjadi sorotan mata bagi semua orang. Anda
merasa takut untuk tampil menawan dan bersembunyi dibalik alasan, "Saya lebih suka jadi be my self,
dan inilah diri sayaapaadanya." Jangan biarkan gambaran karakter itu menjadi penghambat kesuksesan
Anda ketika berinteraksi dengan orang lain. Apalagi dalam lingkungan formal, ketika sekolah, ketika
bersama teman, di lingkungan pekerjaan dsb. Dimana Anda diwajibkan untuk tampil profesional. Bila
Anda menyadari pentingnya kepribadian pasti akan memilih penampilan dan dandanan yang
berkualitas.Penampilan dan dandanan yang berkualitas bukan berarti penampilan yang mewah dan
menor, tetapi adalah penampilan yang santun dan dandanan yang sesuai karakter dan situasinya.
Semakin banyak energi, yang anda berikan pada diri Anda, semakin Anda merasa puas atau bangga
terhadap diri Anda sendiri,karenanyajanganabaikanpenampilan.

2. Pribadi Menarik & Menyenangkan    

Semua orang ingin disebut menarik, dikenal dan dikagumi banyak orang. Menjadi menarik dan
menyenangkan merupakan obsesi kebanyakan orang. Menarik dan menyenangkan mencakup aspek fisik
(lahiriah) dan non-fisik (meliputi: emosional, personalitas dan integritas pribadi). Banyak orang yang
cantik, tampan, pandai dan kaya namun belum dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang menarik
dan menyenangkan dikarenakan adanya sesuatuyang kurang dalam diri mereka.
Orang yang menarik dan menyenangkan membuat orang suka padanya dan selalu ingin dekat
dan ingin melihatnya serta ingin berinteraksi dengannya. Orang yang memiliki daya tarikndan
menyenangkan ibarat memiliki kekayaan yang tak ternilai harganya.

Berbeda dengan kecantikan dan kepintaran yang pada hakekatnya merupakan  sesuatu  yang 
diberikan  oleh  Tuhan (given),   menarik dan menyenangkan merupakan sesuatu yang dapat dipelajari
dan distimulasikan dalam setiap aktifitas kehidupan kita sehari-hari (daily activity). Beberapa kiat yang
perlu diikuti dan dilakukan agar memiliki kepribadian yang menarik dan menyenangkan adalah:

1. Sopan santun (POLITENESS)

Selalu sopan dan baik terhadap orang lain menyebabkan kita menjadi menarik dan
menyenangkan bagi orang lain. Bila bertemu dengan siapapun kita hendaknya "hangat" dan ramah
kepadanya. Tegur sapa yang manis dan hangat, seperti : Halo...apa khabar, Selamat Pagi..., Selamat
Siang..., dsb harus selalu kita ucapkan lengkap dengan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tulus yang
mencerminkan dan mewakili itu semua. Pada orang yang baru pertama kali kita kenal sebaiknya kita
ucapkan : "Saya senang sekali bertemu dengan Anda...,Kapan-kapan kita bincang-bincang lagi... dsb.

Orang yang ingin tampil menarik, menyenangkan dan diperhatikan adalah orang tidak pernah
menyakitkan dan melukai hati dan perasaan orang lain. Bila hati orang sudah terluka maka akan sulit
sekali untuk dapat sembuh dalam waktu yang singkat mungkin saja berubah menjadi api dendam yang
membara yang sewaktu-waktu dapat meledak.

2. Keramah tamahan (HOSPITALITY)  

Prinsip "Sentuhlah hatinya", haruslah dipegang dan difahami guna menimbulkan kesan menarik
dan menyenangkan pada diri kita. Beberapa hal yang perlu dipraktekkan sehubungandengan sopan
santun dan keramah-tamahan

 Sambutlah tegur sapa orang lain : "Tiada hal yang senyaman kata-kata sambutan yang diberikan
oleh orang lain dengan nada yang tulus dan riang".

 Senyumlah kepada orang lain disekitar anda: "Ada 72 otot yang diperlukan untuk mengerutkan
dahi, namun hanya dibutuhkan 14 buah otot untuk tersenyum".
 Panggillah orang yang anda kenal dengan menyebut namanya : "Musik yang paling merdu dan
syahdu di telinga siapapun adalah bunyi namanya sendiri...".
-Bersikaplah bersahabat : "Bila anda ingin bersahabat, bersikaplah bersahabat..."

3. Rasa hormat (RESPECTFUlL)     

Perlakukanlah orang lainsebagaimana mereka ingin diperlakukan, dengan cara seperti itu
hakekatnya kita telah menangkap inti dari fleksibiltas diri kita yang sebenarnya , sebaliknya jangan
perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin perlakukan, sebab orang lain mungkin tidak menyukai
cara-cara kita tersebut. Menghormati orang lain, berarti belajar memperlakukan orang lain secara
berbeda menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan mereka bukannya menurut kadar kebutuhan dan
kepercayaan diri kita sendiri. Hal ini bisa mengarah kepada pengertian Moral dan penerimaan diantara
individu-individu dan kelompok-kelompok. Hal ini juga menunjukkan INTEGRITAS PRIBADI seseorang.

4. Penuh perhatian (ATTENTIVE)

Sikap penuh perhatian berarti menyadari "apa saja yang sedang berlangsung di lingkungan kita".
Sikap penuh perhatian berhubungan dengan kemampuan membaca situasi yang tersirat (implicit). Ini
bisa dimulai dari hal sederhana dengan memperhatikan  ketika  seseorang merasa bosan dan
merasakan bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyampaikan gagasan-gagasan kita.

Bersikap penuh perhatian berarti mengosongkan diri dari pemikiran-pemikiran diri kita sendiri
secara subyektif (mampu melihat dari kaca mata orang lain) dan membuka wawasan dan pikiran untuk
mau melihat segala hal di luar diri kita. Orang yang penuh perhatian akan tahu kapan ia harus bertindak
dan kapan ia tidak boleh bertindak.

Orang yang tergolong penuh perhatian akan bermain dalam hal : kecenderungan, pola-pola,
variasi dan kesempatan. Orang yang penuh perhatian akan memiliki sikap terbuka baik terhadap
informasi yang masuk, gagasan ataupun saran-saran dari orang lain.
CERITA

Lucy adalah siswa kelas VIII SMP, dia berpenampilan seperti seorang artislain dari pada teman-
temannya, dia mempunyai sifat yang glamor yang tidak seimbang dengan keadaan rumahnya atau orang
tuanya. namun banyak siswa yang takut dan segan terhadapnya karena dia punya power disekolahnya.

Keadaan orang tua yang tidak mendukung namun punya tuntutan yang melebihi kemampuannya
hal tersebut membuat orang tuanya sangat sedih dan merasa bingung bagaimana bisa menjadikan Lucy
pribadi yang baik dan bisa bergaul dengan teman-temannya tanpa ada rasa malu karena keadaan orang
tuanya.

REFLEKSI DIRI

B. Apa yang akan kamu lakukan seandainya kamu mempunyai teman seperti Lucy?

.......................................................................................................................................

Alasannya .....................................................................................................................

....................................................................................................................................

C. Apa yang akan kamu lakukan jika kamu jadi Lucy?

.......................................................................................................................................

Alasannya .....................................................................................................................

....................................................................................................................................

D. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua Lucy ketika mengetahui perilaku anaknya?

.......................................................................................................................................

.......................................................................................................................................

Alasannya .....................................................................................................................

.....................................................................................................................................
TAGIHAN SISWA

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan cermin penampilan kepribadian remaja!

.................................................................................................................................... ...................................
..............................................................................................

4. Jelaskan tentang pentingnya penampilan untuk remaja!

....................................................................................................................................

....................................................................................................................................

5. Sebutkan faktor – faktor yang mempengaruhi penampilan remaja !

....................................................................................................................................

....................................................................................................................................
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING
SMP IT AZ ZAHRA SRAGEN
KELAS 9

HIDUP SEHAT FISIK & PSIKIS

Pengertian hidup sehat fisik psikhis biasa disebut dengan sehat secara jasmani dan rohani.Yang
dimaksud kesehatan fisik / jasmani adalah keadaan badan yang baik artinya bebas dari sakit seluruh
badan serta bagian–bagiannya. Siswa yang fisiknya sehat dan kuat lebih beruntung daripada siswa yang
sakit – sakitan, kurus, dan lemah.

Siswa yang sehat dapat mengikuti semua aktifitas di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Aktifitas yang diikuti akan memberikan pengalaman- pengalaman baru yang merupakan modal bagi
perkembangan selanjutnya.

Yang dimaksud kesehatan psikhis atau rohani adalah kemampuan siswa menyesuaikan diri
terhadap berbagai tuntutan perkembangan sesuai usianya, baik tuntutan dalam diri sendiri maupun dari
luar dirinya, seperti menyesuaikan diri dengan lingkungan rumah, lingkungan sekolah, lingkungan
masyarakat serta teman sebaya.

Siswa yang sehat secara psikhis akan lebih merasa aman, bahagia, serta rasa diterima oleh
teman-temannya. Maka dengan demikian siswa akan dapat mengikuti pelajaran dengan baik, namun
sebFianknya siswa yang mengalami gangguan secara psikhis dia akan mengalami hambatan dalam
belajar ia merasakan ada rasa cemas, sedih, marah, kuatir, rendah diri, kurang percaya diri dll.

Cara-cara menjaga kesehatan fisik antara lain :

1. Memakan makanan sehat yang mengandung kalori, karbohidrat, protein, mineral, Vitamin, susu ( 4
sehat 5 sempurna )

2. Menjaga kebersihan badan, antara lain :


 Mandi secara teratur dengan sabun mandi.
 Menggosok gigi setelah makan & sebelum tidur.
 Membersihkan kuku, hidung, telinga.
 Mencuci kaki sebelum tidur.
 Rutin memeriksakan diri ke dokter gigi, dokter mata, dan lain-lain.

3. Menjaga kebersihan lingkungan.


 Selalu merapikan & membersihkan kamar tidur.
 Memberikan ruang belajar di rumah & di sekolah.
 Membersihkan kamar, rumah, halaman dsb.

Cara-cara menjaga kesehatan psikhis :

1. Menerima & mengakui dirinya sebagaimana adanya.


2. Tekun beribadah & berakhlak mulia.
3. Bersikap sportif dalam segala kegiatan.
4. Percaya diri
5. Tidak takut tantangan & berusaha terus untuk mengatasinya
6. Bersifat terbuka
7. Banyak bergaul yang positif
8. Membina komunikasi yang baik dengan teman, guru & orang tua.
9. Banyak latihan mengendFiankan diri, seperti tidak pemarah, tidak cemas, selalu berpikir positif dan
mudah memaafkan orang lain.
10. Membiasakan diri untuk selalu peduli terhadap lingkungan.
CERITA

Roy adalah siswa yang baik di sepanjang masa SMA-nya. Ia anggota tim futbol,
mempertahankan ranking yang bagus dan mendapatkan pujian pada tiap semesternya.
Ia ramah dan populer. Menjelang akhir semester pertama di universitasnya, semuanya mulai
berubah. Roy tak lagi makan bersama dengan kawan-kawannya, pada kenyataannya ia mulai
berkurung diri di dalam kamarnya. Ia mulai mengebaikan kesehatan pribadinya dan berhenti
menghadiri kuliah. Roy mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi dan harus membaca kalimat
yang sama secara berulang-ulang. Ia mulai percaya bahwa kata-kata dalam naskah bukunya
memiliki makna yang khusus baginya dan dengan sesuatu cara memberitahukannya sebuah
pesan untuk menjalankan sebuah misi rahasia. Joe mulai menyangka bahwa kawan sekamarnya
bersekongkol dengan telepon dan komputernya untuk mengawasi kegiatannya. Roy menjadi
takut jika kawan sekamarnya tahu akan pesan dalam naskah bukunya dan kini mencoba untuk
menipunya. Roy mulai percaya teman sekamarnya dapat membaca pikirannya, pada
kenyataannya siapapun yang ia lewati di aula atau di jalanan dapat mengatakan apapun yang ia
pikirkan. Saat Roy sedang sendirian di kamarnya, ia dapat mendengar bisikan mereka yang ia
percayai sedang mengawasinya. Ia tak dapat memastikan apa yang mereka katakan tapi ia yakin
bahwa mereka membicarakannya.

REFLEKSI

1. Dari cerita tersebut, apa menurutmu yang terjadi pada Roy?


………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
Komentar Anda
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
2. Bagaimana Roy mulai berubah?
………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………..
3. Menurutmu bagaimana cara supaya Roy bisa berubah lagi seperti semula?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
Alasannya:
…………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING
SMP IT AZ ZAHRA SRAGEN
KELAS 9

ETIKA PERGAULAN : SOPAN SANTUN DALAM KELUARGA

A. Ruang Lingkup Pendidikan

Manusia selain sebagai makhluk individu juga sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk
sosial manusia dalam berinteraksi sosial akan selalu dihadapkan aturan-aturan, norma-norma
dan lain-lain. Ruang lingkup interaksi sosial dari manusia (peserta didik) pada dasarnya ada 3
(tiga) tempat yaitu:

E. Ruang lingkup Pendidikan In formal (keluarga);

F. Ruang lingkup Pendikan Formal (sekolah);

G. Ruang lingkup Peendidikan Non Formal (masyarakat/ pergaulan)

Ruang lingkup keluarga yang dikenal dengan ruang lingkup pendidikan in formal

sebenarnya adalah ruang lingkup pendidikan yang sifatnya sangat fundamental. Fundamental
dalam arti bahwa pendidikan yang diterima oleh manusia pada awalnya berasal dari keluarga.
Selain tempat di mana manusia mendapatkan pendidikan awal, lingkungan keluarga juga
waktunya sangat panjang dibanding dengan pendidikan Formal dan Non Formal.

Seperti yang kita ketahui, pada lingkungan keluarga sejak kecil sudah ditanamkan
norma-norma, aturan dan lain-lain yang kita kenal dengan istilah tata krama. Tata krama pada
dasarnya adalah kebiasaan adat sopan santun yang telah disepakati bersama. Kita sebagai
orang timur sopan santun merupakan suatu hal yang perlu sekali kita pegang teguh dalam
berinteraksi sosial baik dalam keluarga maupun masyarakat secara luas. Sikap, tingkah laku,
tutur ucapan atau sopan santun seseorang dalam pergaulan adalah merupakan cermin dari
bagaimana keluarga menanamkan sopan santun dalam keluarga orang tersebut. Dengan kata
lain baik buruknya peringai seseorang adalah cermin dari didikan keluarganya.

Berdasarkan hal tersebut di atas maka para peserta didik dalam bersikap, bertingkah
laku dan bertutur kata harusnya selalu memegang teguh nilai-nilai sopan santun. Karena
peserta didik yang sopan santun merupakan perwujudan budi pekerti luhur yang diperoleh
melalui pendidikan dan latihan dari keluarganya dan juga orang-orang di sekitarnya misalnya
antara lain: Bapak/ ibu guru, para pemuka agama dan masyarakat umum serta mungkin tulisan-
tulisan dan hasil karya orang-orang bijak.

C. Sopan santun dalam keluarga

Ruang lingkup keluarga merupakan ruang lingkup pendidikan yang sifatnya sangat

mendasar, hal yang sangat perlu kita perhatikan adalah kita harus selalu senantiasa berbakti
pada kedua orang tua.

Sebagai umat beragama, kita semua wajib untuk menghormati kedua orang tua, yaitu
dengan berbakti, mentaati perintahnya dan berbuat baik kepada keluarga. Bentuk bakti kita
pada kedua orang tua antara lain: menyayangi dan mencintai orang tua, bertutur kata sopan
dan lemah lembut, mentaati perintah, meringankan beban orang tua, serta menyantuni mereka
jika sudah tua dan tidak mampu lagi berusaha.

Pada dasarnya berbakti pada orang tua adalah suatu sikap atau tindakan yang berusaha
memenuhi harapan orang tua. Peserta didik selaku anak haruslah berusaha berbakti kepada
kedua orang tua. Karena dengan berbakti kepada orang secara tidak langsung akan
mengarahkan peserta didik ke arah kesuksesan. Jika kita selaku anak berbakti pada orang tua
maka orang tua akan semakin senang dan bangga dengan kita, dan rasa senang tersebut akan
membuat orangtua kita mendoakan secara ikhlas. Dengan doa yang ikhlas dari orang tua
kemungkinan besar segala keinginan dan harapan kita akan tercapai.

Bentuk bakti kita pada orang tua dapat kita wujudkan dengan sikap dan tingkah lalu yang
sopan dan santun antara lain:

4. Berusahakan semua yang kita lakukan membuat mereka senang dan gembira.

5. Menghadapi kedua orang tua dengan ramah dan ceria.

6. Berbicaralah pada kedua oarng tua dengan lemah lembut.

7. Jika dipanggil, memenuhi panggilan orang tua dengan senang hati.

8. Memperlakukan kedua orang tua dengan penuh rasa hormat.

9. Jika sedang makan bersama, biarlah orang tua makan atau minum terlebih dahulu

10. Jika kedua orang tua memerlukan bantuan, segerah membantu dengan senang hati

11. Jika kedua orang tua melakukan kesalahan atau kekhilafan maka ingatkanlah dengan
cara-cara yang santun, jangan membuat mereka sakit hati atau tersinggung
12. Dan lain-lain

Selain sikap dan tingkah laku yang sopan dan santun sebagai cerminan anak yang berbakti pada
orang tua ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh anak sehubungan dengan posisinya
dalam herarkhi keluarga. Sikap dan tingkah laku tersebut sesuai dengan posisi anak dalam
herarkhi keluarga antara lain sebagai berikut:

1. Jika anda sebagai anak yang pertama (sulung):

a. Menyayangi adik-adiknya

b. Memberi teladan yang baik pada adik-adiknya


c. Memberikan peringatan atau nasehat pada adiknya yang melakukan kesalahan
dengan cara yang baik
d. Memberi bantuan atau menolong adiknya jika diperlukan atau dipandang perlu

e. Dan lain-lain

2. Jika anda sebagai anak bungsu:

a. Menghormati kakak-kakaknya

b. Taat pada nasehat kakaknya selama nasehat tersebut demi kebaikan

c. Tidak tersinggung diperingatkan kakaknya jika melakukan suatu kesalahan

d. Minta bantuan pada hal-hal tertentu pada kakaknya

e. Dan lain-lain

Peserta didik sebagai seorang anak jika dalam lingkungan keluarga dididik dengan baik
maka dapat dipastikan anak tersebut juga akan memiliki sikap dan perilaku yang baik dalam
pergaulan. Sebaliknya jika dalam didikan yang kurang bagus maka anak tersebut kadang sering
melakukan suatu tindakan yang kurang bagus pula dalam pergaulannya Tindakan-tindakan yang
kurang bagus tersebut sebenarnya dapat dihindari jika orang tua selaku pemegang kendali
pendidikan informal mendidik anaknya dengan baik, didukung oleh peserta didik selaku anak.
Beberapa contoh fenomena hasil didikan orang tua misalnya sebagai berikut:

a. Ali seorang anak bungsu yang sudah terbiasa menghargai dan menghormati kakaknya
dalam lingkungan keluarga maka kemungkinan kecil anak tersebut dalam berinteraksi
sosial akan menunjukkan sikap meremehkan orang lain.

b. Iwan seorang anak satu-satunya anak laki-laki dari 4 (empat) bersaudara sehingga

cenderung mendapatkan perlakuan istimewa dalam lingkungan keluarga, maka tidak

menutup kemungkinan pada diri Iwan tersebut akan muncul sifat atau perilaku yang
kurang baik dalam berinteraksi sosial misalnya Iwan akan menjadi sosok yang egois,

ingin menang sendiri, mudah tersinggung, usil dan lain-lain

D. Sopan santun dalam Masyarakat (sekolah)

Pola didik anak dalam keluarga biasanya akan tercermin dalam pola-pola interaksi sorang
anak. Seseorang yang mendapatkan pola didik yang bagus biasanya dalam berinteraksi
sosialpun juga akan bagus, akan terlihat sopan, santun dan memiliki tata krama yang baik.
Sehingga dipandang pentingnya akhlak tidak terbatas pada perorangan saja, tetapi penting
untuk bertetangga, masyarakat, umat dan kemanusiaan seluruhnya. Di antaranya akhlak
terhadap tetangga dan masyarakat adalah saling tolong menolong, saling menghormati,
persaudaraan, pemurah, penyantun, menepati janji, berkata sopan dan berlaku adil.

Khusus untuk seorang peserta didik maka dalam berinteraksi sosial di sekolah secara
umum dan lingkungan kelas secara khusus haruslah memegang teguh norma-norma yang
sudah ditanamkan dari keluarga masing-masing selain juga harus patuh dan taat pada aturan
atau tata tertib sekolah. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal pastilah memiliki aturan-
aturan yang dicanangkan dalam bentuk tata tertib. Sekolah akan mengatur semua kegiatan dari
awal masuk sampai pulang sekolah. Seorang siswa yang baik akan selalu memahami dan
menerapkan tata tertib sekolah. Dengan selalu mengindahkan tata tertib maka seorang peserta
didik akan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas maupun kegiatan pendidikan di
sekolah dengan perasaan aman dan nyaman. Dengan perasaan aman dan nyaman tersebut
maka peserta didik dapat fokus atau konsenterasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Sebaliknya jika seorang peserta didik jika sering melanggar tata tertib maka akan sangat
mempengaruhi daya konsenterasi dalam mengikuti pembelajaran. Karena perasaannya akan
tidak tenang, tidak nyaman, selalu was-was dll.
Cerita

Mela lahir di lingkungan keluarga berpendidikan dan religius. Ayahnya selain seorang
guru juga mengelola pondok pesantren yang didirikan oleh nenek Mela. Sementara ibunya
adalah guru mengaji (ustadzah) di pondok pesantren yang dikelola oleh ayah Mela. Sejak kecil
Mela sudah terbiasa hidup dalam didikan keluarga yang sangat disiplin baik dalam hal tata
krama maupun dalam hal ibadah. Dalam keluarga Mela yang lahir sebagai anak ke dua dari tiga
bersaudara terlihat sangat sopan, santun, taat dan patuh pada orang tua. Mela juga sangat
menghargai dan menghormati kakaknya satu sisi sangat menyayangi adiknya.

Di sekolah Mela termasuk anak yang disenangi teman-temannya dalam pergaulan. Mela
sangat disenangi teman-temannya karena selain pandai dalam bidang akademis juga memiliki
pribadi yang menyenangkan. Sebagai orang yang pandai dalam akademis, Mela tidak sombong.
Tetapi sebaliknya dia dengan senang hati untuk berbagi ilmu atau membantu teman-temannya
yang secara akademis kurang mampu. Mela sering membantu memberi penjelasan atau
menerangkan materi pelajaran yang kurang bisa dipahami oleh teman-temannya dalam kelas
pada jam kosong atau waktu istirahat.

Sebagai seorang ketua kelas mela kategori sukses dalam mengkondisikan kelas baik
pada saat kegiatan pembelajaran maupun pada saat yang lain. Pada saat kegiatan
pembelajaran kelas Mela sangat kondusif, yang artinya semua teman-teman Mela mengikuti
pembelajaran dengan baik dan sungguh-sungguh. Demikian juga kalau ada jam kosong tidak
seperti kelas lain yang cenderung ramai, tapi kelas Mela tidak ramai karena biasanya mela
membantu menerangkan materi pelajaran yang sekiranya teman-temannya belum faham.
Refleksi Diri

4. Mela adalah figur yang baik. Bagaimanakah komentar anda

………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………

5. Mela kategori peserta didik yang berhasil dalam berinteraksi sosial di kelas khususnya
dan di sekolah umumnya. Berilah penjelasan kenapa Mela menjadi seorang peserta
didik yang sukses dalam pergaulannya.

………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………

6. Dari cerita di atas, apa sajakah yang dapat anda ambil sebagai teladan atau contoh.

………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………
Tagihan

2 Sebutkan 3 (tiga) macam ranah pendidikan yang dilakukan manusia selama hidupnya
dan berilah penjelasan masing-masing
………………………………………………………………………………………………
3 Ranah pendidikan In Formal (keluarga) adalah ranah pendidikan yang sifatnya sangat
fundamental (mendasar). Berilah penjelasan
………………………………………………………………………………………………

7. Sikap, perilaku dan tutur ucapan seseorang (peserta didik) dalam pergaulan dapat
dipakai sebagai cermin bagaimana hasil didikan orangtuanya. Berilah penjelasan
………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

SMP IT AZ ZAHRA SRAGEN

KELAS 9

ETIKA BERKENDARA: KESELAMATAN BERLALU LINTAS

A. Pengantar
Kebiasaan berlalu lintas semakin hari semakin memprihatinkan. Tingkat kesadaran para
pengguna jalan raya terhadap pentingnya keselamatan sangat minim, ini terlihat dari tingginya
angka kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar dialami anak sekolah/remaja. Remaja sekarang
ini sebagian besar belum mengerti etika berlalu lintas, tentang berkendara di jalan raya yang
mampu mendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara di jalan raya. Para pelajar atau
remaja lebih suka mengendarai dengan kecepatan tinggi dan mengendarainya secara ugal –
ugalan. Perilaku inilah yang menyebabkan banyaknya kecelakaan lalu lintas.

Melihat fenomena tersebut perlu adanya pendidikan etika berlalu lintas terutama bagi kaum
muda atau remaja agar mereka mengerti aturan dan etika berlalu lintas dan supaya angka
kecelakaan di jalan raya tidak semakin meningkat.

 1. Penyebab Berkendara Ugal - Ugalan


Banyak anak muda sekarang ini yang tidak mengerti tentang etika berlalu lintas. Etika adalah
ajaran tentang yang baik dan yang buruk dalam pikiran, perkataan, perbuatan manusia dan
masyarakat (Panggabean,2008:118). Jadi Etika berlalu lintas itu ajaran tentang yang baik dan
buruk berlalu lintas di Jalan. Etika berlalu lintas sangat penting untuk terciptanya kondisi jalan
raya yang kondusif, yang menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Tetapi
sekarang ini justru yang terjadi banyak anak muda yang tidak memperhatikan berkendara yang
benar, tidak memperhatikan aturan lalu lintas.
Anak – anak sekolah sekarang ini lebih suka mengendarai motor dengan kecepatan tinggi karena
kebiasaaan yang sudah membudaya di masyarakat mengendarai motor dengan kecepatan tinggi
secara ugal– ugalan agar sampai tujuan dengan cepat, agar mereka terlihat seperti pembalap dan
untuk gaya – gayaan saja. Tingkat kesadaran mereka akan keselamatan dirinya tergolong masih
rendah, mereka maunya menguasai jalan raya, tidak memiliki rasa mengalah. Padahal kesadaran
berlalu lintas adalah indikator cermin dari budaya bangsa seperti yang diungkapkan oleh Cannon
bahwa

 2. Dampak Berkendara Ugal - Ugalan


Sikap para pengguna jalan yang tidak memiliki rasa menghargai  dan saling menghormati
sesama pengguna jalan lainnya, para pengguna jalan yang ingin menang sendiri terutama anak
muda, tidak mengerti etika berlalu lintas menyebabkan kecelakaan di jalan raya yang akan
merugikan diri sendiri dan orang lain apalagi jika sampai menghilangkan nyawa orang karena
sikap yang ugal – ugalan dalam berkendara, bisa terjerat hukuman dan pertanggungjawabannya
juga pada Tuhan sebab sudah menghilangkan nyawa orang lain karena kelalaiannya.
Dan jika itu terus menerus terjadi angka kecelakaan di jalan raya akan semakin
meningkat. Apalagi sebagian besar kecelakaan kendaraan bermotor terkhusus di Yogyakarta
justru dialami anak sekolah atau remaja usia 10 – 24 tahun.
Ada beberapa penyebab kecelakaan lalu lintas yaitu :
1. Belum terampilnya dalam menjalankan kendaraan bermotor. Seperti sekarang ini semakin
banyak anak – anak atau remaja yang belum cukup umur (min. 17 thn) dan belum mempunyai
SIM sudah berkendara di jalan raya.
2.  Kondisi badan yang tidak fit dan mengantuk
3.  Mabuk – mabukan
selain faktor manusianya sendiri juga karena faktor keadaan kendaraannya dan lingkungan/ jalan
yang dilalui pengendara. Seperti kondisi kendaraan yang sudah butut, minimnya perawatan,
kendaraan bermotor yang dianeh – aneh seperti ban nya kecil, spionnya kecil, atau justru tidak
ada spionnya. Kondisi jalanan yang berlubang, minimnya rambu-rambu jalan yang dipasang,
sampai pohon yang tumbang atau lainnya juga menjadi faktor tambahan yang bisa menyebabkan
keselamatan pengendara terancam. Namun tetap faktor yang disebabkan oleh manusialah yang
paling banyak menimbulkan tingkat kecelakaan di jalan raya.
3.  Solusi
      Perlu juga penanaman etika berlalu lintas sejak dini , agar nantinya dapat menjadi generasi
berkendara yang lebih baik dan berperan sebagai agen perubahan. Penanaman sejak dini sangat
penting karena anak usia dini memiliki potensi yang luar biasa ,daya rekam anak usia dini itu
sangat tinggi dan peka. Penanaman etika tersebut bisa dengan memberitahu kalau lampu merah
berhenti, lampu hijau jalan, menyebarang jalan harus di zebracross. Dalam pengajarannya bisa
menggunakan alat – alat peraga,gambar rambu – rambu lalu lintas. Dengan begitu anak mudah
menerima ilmu/materi tersebut.
      Selain itu perlunya juga pengecekan kendaraan sebelum bepergian,pastikan bahwa kondisi
kendaraan motor dalam keadaan baik sehingga ketika akan bepergian akan aman dan jika
kendaraan sudah tidak layak jalan sebaiknya tidak dipaksakan untuk dibawa bepergian.
Pemerintah juga perlu menghimbau pada masyarakat untuk memperbaiki jalan – jalan yang
rusak, yang berlubang. Karena sekarang ini banyak jalan – jalan yang berlubang yang
menimbulkan resiko kecelakaan. Serta menghimbau agar ketika malam hari kendaraan bermotor
lampunya wajib dinyalakan sebab masih ada yang tidak menyalakan lampu entah pengendara
tersebut lupa ,sengaja ataupun karena lampu pada kendaraam bermotor rusak atau dimatikan. Hal
semacam itu dilakukan supaya tidak terjadi kecelakaan.
Perlu juga adanya sosialisasi bahwa anak yang belum cukup umur atau yang belum mempunyai
SIM tidak boleh membawa kendaraan bermotor mengingat kondisi psikologis dan mental
mereka yang belum stabil untuk menghadapi kejadian di jalanan serta belum terampilnya dalam
menjalankan kendaraannya.

Faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas ada 3 faktor :


1.   Faktor pengemudi / faktor manusia
2.   Faktor kendaraan
3.   Faktor  jalan

Persiapan sebelum berangkat :


Sepeda motor :
Periksa kondisi kendaraan (rem, ban, lampu besar atau lampu isyarat, kaca spion dll) pastikan
dalam kondisi baik.
Mobil :
Periksa kondisi kendaraan (rem, ban, lampu besar/ lampu utama, lampu isyarat/ lampu sen,
minyak rem,  kaca spion, air accu, air radiator, cek oli) pastikan dalam kondisi baik

Perlengkapan kedaraan bermotor :


Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan
kendaraan bermotor, perlengkapan roda 4 atau lebih sekurang- kurangnya terdiri atas
a.   Sabuk keselamatan/ sabuk pengaman
b.   Ban cadangan
c.   Segitiga pengaman
d.   Dongkrak
e.   Pembuka roda
f.    Pertolongan pertama pada kecelakaan/kotak P3K
g.   Helm atau rompi bagi pengemudi roda 4 atau lebih yang tidak memiliki rumah-rumah.

Kesiapan pengemudi :
 Kondisi fisik yang prima
 Identitas diri berupa sim sesuai dengan kendaraan yang dikemudikan
 Stnk sesuai jenis kendaraan
 Serta surat lainnya

Khusus sepeda motor/R2 atau kendaraan R4 terbuka atau tanpa rumah-rumah, agar
menggunakan helm standar (SNI) yang baik dan benar, pastikan tali sudah terpasang atau bunyi
klik.

Manfaat helm :
a.   Melindungi kepala bila terjadi laka lantas
b.   Melindungikepala dari debu dan kotoran
c.   Mengurangi fatalitas bila terjadi laka
d.   Membantu konsentrasi bila terjadi laka.
Penggunaan lampu utama :
Mengemudi sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari (pasal 107 ayat 2)
Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kesiapan dalam mentaati aturan lalu lintas :


1.   Setiap orang yang menggunakan jalan harus berperilaku tertib.
2.   Setiap pengemudi kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan :
a.   Rambu- rambu lantas
b.   Marka jalan
c.   Alat  pengatur lalu lintas
d.   Berhenti dan parkir
e.   Gerakan lalulintas
f.    Pengaturan bunyi dan suara
g.   Kecepatan maksimal

3.  Pada saat diadakan pereriksaan di jalan, pengemudi kendaraan bermotor wajib menunjukan:
a.  STNK atau STCK
b.  Surat izin mengemudi (sim)
c.  Bukti lulus uji berkala (untuk kendaraan umum)
d.  Tanda bukti lainnya.
4.  Setiap pengemudi kendaraan roda empat atau lebih tidak dilengkapi rumah-rumah berikut
penumpangnya wajib menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

5.  Setiap pengemudi sepeda motor dan penumpangnya wajib menggunakan helm SNI
menggunakan helm pengaman yang baik dan benar dapat :
 Melindungi kepala bila terjadi Laka Lantas
 Melindungikepala dari debu dan kotoran
 Mengurangi fatalitas bila terjadi Laka
 Membantu konsentrasi bila terjadi Laka.
Pengguna jalur:
1.  Dalam berlalu lintas pengguna jalan harus menggunakan jalur jalan sebelah kiri.
2.  Pengguna jalan selain jalur sebelah kiri dapat dilakukan apabila :
a.  Pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya.
b.  Atau di perintahkan oleh petugas kepolisian RI untuk digunakan sementara sebagai jalur kiri.
3.  Sepeda motor, kendaraan yang kecepatan lebih rendah atau bawa barang.
4. Jalur kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecepatan lebih tinggi atau, kendaraan yang
akan mendahului  atau merubah arah

Sabuk keselamatan / safety belt

Setiap  pengemudi dan penumpang R4 atau lebihyang duduk di sebelah wajib menggunakan
sabuk keselamatan.

Manfaat sabuk keselamatan :


 mengurangi resiko kecelakaan
 mencegah kepala pengemudi terbentur kaca depan
 mencegah bandan terbentur ke stir
 mengurangi resiko terlempar atau terbentur di pasbor.

Tata cara melewati :

1.  Mengemudi kendaraan bermotor yang akan melewati kendaraan lain harus menggunakan lajur/
jalur sebelah kanan dari kendaraan yang akan dilewati/ mempunyai jarak pandangyang bebas dan
tersedia ruas yang cukup bagi kendaraan yang akan di lewati.
2.   Dalam keadaan tertentu pengemudi dapat menggunakan lajur jalan sebelah kiri yang tetap
memperhatikan keamanan dan keselamatan lalu lintas.
3.   Apabila kendaraan yang dilewati telah memberi isyaratakan menggunakan lajur atau jalur
kanan,pengemudi yang dimaksud dilarang melewati kendaraan tersebut.
Berpaspasan:

1.   pengemudi yang berpapasan dengan kendaraan lain dari    arah yang berlawanan pada jalan dua
arah yang tidak dipisahkan secara jelas, wajib ruang gerak yang cukup disebelah kanan
kendaraan.
2.  pengemudi sebagaimana  dimaksud jika terhalang oleh suatu rombongan atau pengguna jalan
lain di depannya wajib mendahulukan kendaraan yang dari arah yang berlawanan.

Tanjakan dan turunan :


Pada jalan yang menanjak atau menurun yang tidak memungkinkan bagi kendaraan untuk saling
berpapasan pengemudi yang arahnya menurun wajib memberikan kesempatan jalan kepada
kendaraan yang mendaki.

Belokan atau simpangan :


1.   Pengemudi kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi lalu lintas
di depan, di simpang dan di belakang. Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu
petunjuk arah atau isyarat tangan.
2.   Pengemudi kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak kesamping wajib mengamati
situasi lalu lintas di depan di samping dan dibelakang kendaraan serta memberikan isyarat.

Persimpangan :
Pada persimpangan sebidang dengan alat pemberi isyarat lalu lintas, pengemudi wajib
memberikan hak utama kepada:
a.  Kendaraan yang datang dari arah depan dan atau dari arah cabang persimpangan yang lain,
jika hal itu dinyatakan dengan rambu lalin dan marka jalan.
b.   Kendaraan dari jalan utama jika pengemudi tersebut datang dari cabang persimpangan yang
lebih kecil.
c.   Kendaraan yang datang dari persimpangan sebelah kiri jika cabang persimpangan empat.
d.   Kendaraan yang atang dari arah cabang sebelah kiri dipersimpangan 3 (tiga) yeng tegak
lurus.
e.  Jika persimpangan dilengkapi dengan alat pengendali yang terbentuk bundaran, pengemudi
harus memberikan hak utama kepada kendaraan lain yang datang arah kanan.

Perlintasan kereta api :


Pada perlintasan antara jalur kereta api dan jalan pengemudikendaraan wajib :
1.   Berhenti kalau sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup atau ada
isyarat lain.
2.   Mendahulukan kereta api, dan
3.   Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.

Kecepatan pengemudi  kendaraan di jalan dilarang :

1.  Mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang di tetapkan secara
nasional atau berdasarkan kawasan perkampungan, perkotaan, jalur antar kota dan jalan bebas
hambatan.
2.   Berbalapan dengan kendaraan lain
3.   Batas kecepatan paling rendah pada jalan bebasditetapkan dengan batas absolut.

Memperlambat kendaraan :
1.   Pengemudi harus memperhatikan kendaraan sesuai dengan rambu-rambu lalu lintas.
2.   Pengemudi harus memperlambat kendaraan jika :
a.   Akan melewati kendaraan umum yang sedang  menurunkan/ menaikan penumpang.
b.   b.Akan melewati kendaraan tidak bermotor yang di tarik oleh hewan.
c.   Cuaca hujan/ genangan air
d.   Memasuki kegiatan masyarakat yang belum dinyatakan dengan rambu lalu lintas.
e.   Mendekati persimpangan atau perluasan kereta api
f.    Melihat atau mengetahui ada pejalan kaki yang akan menyeberang.
g.   Pengemudi yang akan memperlambat kendaraan harus mengatur situasi lantas di simpang
dibelakang kendaraan dengan cara tidak membahayakan kendaraan lain.
Hak pejalan kaki dalam berlalu lintas :

1. Pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan
dan fasilitas lain.
2.   Pejalan kaki berhak mendapat prioritas pada saat menyeberang jalan ditempat penyeberang.
3.   Dalam hal tersedia fasilitas sebagaimana di maksud dengan pejalan kaki berhak menyeberang di
tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatannya.

Kewajiban pejalan kaki :

1.   Menggunakan jalan yang ditentukan bagi pejalan kaki atau jalan yang paling tepi.
2.   Menyeberang ditempat yang ditentukan.
3.   Pejalan kaki wajib memperhatikan keselamatan dan keamanan lalu lintas.
4.   Pejalan kaki penyandang cacat harus menggunakan tanda khusus yang jelas dan mudah.

Berhenti:

Selain kendaraan bermotor umum dalam trayek setiap kendaraan brmotor dapat 
berhenti di setiap jalan kecuali :

a.   Terdapat rambu larangan berhenti dan atau marka jalan yang bergaris utuh.
b. Pada tempat tertentu yang dapat membahayakan keselamatan serta mengganggu ketertiban dan
kelancaran lalu lintas.
c.   Di jalan tol

Pengguna lampu isyarat/ rotator dan bireng Untuk kepentingan tertentu kendaraan


bermotor dapat dilengkapi dengan lampu isyarat atau sirene ;
Lampu isyarat terdiri dari :
a.   Merah
b.   Biru
c.   Kuning

Pengguna lampu isyarat dan sirine :

a.   Lampu isyarat warna biru dan sirine : untuk  petugas kepolisian negara Republik Indonesia.
b.   Lampu isyarat warna merah dan sirine : untuk mobil pengawalan TNI, Damkar, ambulance,
mobil jenazah.
c.   Lampu isyarat warna kuning tanpa sirine digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan
sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan dan angkutan barang khusus.

Hak utama pengguna jalan untuk kelancaran Pengguna jalan yang memperoleh hak


utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan sebagai berikut :

a.   Kendaraan pemadam kendaraan yang sedang   melaksanakan tugas.


b.   Ambulance yang mengantar orang sakit
c.   Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
d.   Kendaraan pimpinan lembaga negara RI
e.   Iring-iringan mengantar jenazah
f.    Konvoi dan atau kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian.
Cerita

Satrio mengendarai sepeda motor melintasi jalan raya tanpa menggunakan helm
pengaman. Di tengah jalan ia tersenggol mobil dan terjatuh, kepalanya luka parah. Ia pngsan dan
harus di bawa ke rumah sakit, seminggu ia tak sadar. Baru harti ke- 8 bisa sadar. Keadaannya
sangat mengkhawatirkan. Kakinya ternyata patah, tangannya terkilir hebat.
Yang lebih menyakitkan adalah si penabraknya tak mau bertanggung jawab, karena ia
merasa benar, sudah berjalan di lajurnya, dan realitasnya saat tertabrak Satrio tak membawa SIM
karena memang belum punya 15 tahun, saat ini duduk di kelas 9 SMP .
Orang tuanya bingung menghadapi masalah ini , apalagi sebentar lagi Satrio sudah harus
menghhadapi ujian akhir.

Refleksi

1. Bagamaina pendapatmu tentang Satrio? Jelaskan


................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
Alasannya ..............................................................................................................................
....
................................................................................................................................................
2. Apakah Satrio secara aturan sudah benar ? Jelaskan!
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
Alasannya
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
3. Bagaimana seharusnya Satrio bersepeda motor agar tidak mengalami seperti ini ?
Jelaskan !
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
Alasannya
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
4. Di masa akan datang jika Satrio sudah sembuh apa yang seharusnya dilakukan ?J
Jelaskan !
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
...........................................................................................................................
Alasannya
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................

Tagihan

1. Apa yang dimaksud etika beerlalu lintas itu . Jelaskan!


................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
2. Apa yang dimaksud dengan kecelakaan lalu lintas itu? Jelaskan!
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
3. Ada berapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan ? jelaskan!
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
4. Jelaskan hak dan kewajiban pejalan kaki!
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
.......................................................................................................................
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

SMP IT AZ ZAHRA SRAGEN

KELAS 9

NIKMATNYA BERSYUKUR

A. Pengantar

Kehidupan saat ini terasa teramat keras, padahal generasi saat ini segalanya tersedia dengan
lebih mudah. Setiap orang tua berlomba menjadikan anaknya rangking di kelas, menuntut
anaknya les ini-les itu yang mungkin tidak menjadi gambaran jiwanya si anak. Orang berlomba-
lomba mengumpulkan materi, uang, harta dan properti. Seolah-olah dengan memiliki semuanya
dipastikan akan hidup bahagia. Tidak ada yang menyalahkan, tetapi apakah materi dapat
menjamin 100% kebahagiaan? Kita yakin jawabannya tidak. Berapa banyak kehidupan  dengan
status ekonomi yang lebih ternyata juga memiliki masalah yang bertumpuk.banyak anak-anak
mereka menjadi korban akan adanya situasi yang sekarang ini, para remaja kadang juga perlu
menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh orang tuanya hanya untuk kebaikan dan masa
depannya. Disadari atau tidak ternyata situasi seperti ini tidak dianggap beban oleh para orang
tua maupun remaja Lalu apa sebetulnya yang dicari dalam kehidupan ini?

B. Nikmatnya Bersyukur

Syukur, sebuah kata yang yang berarti terimakasih. Lalu adakah yang istimewa? Syukur
lebih dari sekedar ucapan terimakasih kepada Tuhan atas nikmat yang sudah kita peroleh. Syukur
lebih dari sekedar menerima apa yang sudah ada. Syukur adalah aksi nyata dengan menggunakan
seluruh potensi diri yang sudah diberikan Tuhan kepada kita untuk berbuat banyak hal positif
yang membawa manfaat bagi orang banyak dan alam semesta sebagai tanda terimakasih kita
kepada Tuhan.

Bersyukur dan berpikir positif adalah ketrampilan yang di ajarkan untuk menjadi sebuah
kebiasaan. Ketrampilan ini harus dimiliki oleh setiap orang pada semua umur. Pada anak-anak
remaja, gejolak yang dirasakan sangat kompleks biasanya muncul banyak masalah sebagai cara
merespon sesuatu yang kurang efektif. Nah, ketrampilan bersyukur dan selalu berpikir bisa di
ajarkan kepada remaja agar terampil memilih perasaan bahagia dalam setiap peristiwa keseharian
mereka.

Syukur

Akbar Zainudin dalam bukunya Man Jadda Wajada (2010) menjelaskan kata syukur berasal
dari bahasa arab syakara yang berarti fataha yaitu membuka diri, membuka hati, membuka
pikiran untuk mendapat pencerahan dari berbagai sumber. Rasa syukur harus dimulai dari
membuka diri terhadap apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita.

Bersyukur didefinisikan sebagai rasa berterima kasih dan bahagia sebagai respon
penerimaan karunia, baik karunia tersebut merupakan keuntungan yang terlihat dari orang lain
atau pun momen kedamaian yang ditimbulkan oleh keindahan alamiah (Peterson & Seligman,
2004 dalam Arbiyah, 2008).

Secara singkat, orang yang bersyukur adalah seseorang yang menerima sebuah karunia dan
sebuah penghargaan, dan mengenali nilai dari karunia tersebut. Orang yang bersyukur mampu
mengidentifikasikan diri mereka sebagai seorang yang sadar dan berterima kasih atas anugerah
Tuhan, pemberian orang lain, dan menyediakan waktu untuk mengekspresikan rasa terima kasih
mereka (Peterson & Seligman, 2004 dalam Arbiyah, 2008).

Bersyukur bisa diasumsikan sebagai keutamaan yang mengarahkan individu dalam meraih
kehidupan yang lebih baik (Peterson & Seligman, 2004 dalam Arbiyah, 2008).Dalam buku
Quantum Ikhlas, Erbe Sentanu menjelaskan syukur sebagai sense of acceptance,langkah
pamungkas hati yang kekuatannya sangat dahsyat namun sering diabaikan karena agak sulit
ditangkap logika. Bersyukur dengan membayangkan hal yang kita doakan sudah terkabul.
Dengan kata lain, kita seolah-olah benar-benar melihat, mendengar, dan merasakan sepenuh hati
bahwa doa kita sudah terwujud, karena itu kita bersyukur. Ini seperti kita sudah melunasi
pembayaran (syukur) di depan, meskipun pesanan (doa) kita belum kita terima.

Benarkah syukur begitu dahsyat ? Dalam buku Happiness Inside yang ditulis oleh Gobind
Vashdev mengutip penelitian Dr. Masaru Emoto bahwa ribuan kata yang “dibaca” dan
“didengar” oleh air, kata “cinta” dan “terimakasih” adalah kata yang membentuk kristal yang
paling indah dan sempurna. Dan bukankah 70% dari tubuh kita adalah air ? kalau kita bekata
“cinta” kepada benda diluar tubuh kita dan benda itu membentuk gaung yang positif, pernbahkan
kita berkata “cinta” dan “terimakasih” kepada tubuh kita sendiri?.

Jika ilmu pengetahuan membuktikan dahsyatnya kata cinta dan kata terimakasih, ini
sangatlah wajar karena Tuhan memerintahkan kita untuk menjadi Rahmatan Lil Alamin, menjadi
penyebar cinta kasih sesuai firman Nya “Kami tidak mengutus engkau, melainkan sebagai
rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107). Rahmah berarti kasih sayang atau cinta
kasih. Cinta kasih adalah perintah Tuhan yang harus menjadi bagian dari kehidupan, didengung-
dengungkan sebagai kata-kata yang membahagiakan, dan diwujudkan dalam setiap tindakan kita
sebagai bukti rasa syukur.

Implementasi dari rasa syukur yang paling mudah adalah ucapan terimakasih, untuk melatih
ketrampilan bersyukur bisa dimulai sejak bangun tidur, sampai menjelang tidur lagi, contoh :

1. Terimakasih Tuhan, masih diperkenankan untuk membuka mata kembali.

2. Terimakasih Tuhan, kakiku masih dapat aku gerakkan.

3. Terimakasih Tuhan atas oksigen gratis yang setiap saat aku hirup.

4. Terimakasih Tuhan, hari ini tangan dan hatiku masih Engkau gerakkan untuk bersedekah.

5. Terimakasih, hari ini hujan sehingga bunga2 segar.

6. Terimakasih hari ini panas, jemuranku bisa kering.


Ucapan terimakasih tidak hanya kepada manusia, dalam sehari kita seharusnya menghujani
jiwa dan raga kita dengan ribuan ucapan terimakasih agar mejadi lebih sehat. Coba dihitung dan
di ingat-ingat dalam sehari mulai bangun tidur sampai menjelang tidur berapa banyak kalimat
menggerutu, gosip, mangkel, marah dan kalimat-kalimat berisi energi negatif lainnya,
bandingkan dengan berapa banyak kalimat syukur kita.

Rasa syukur selalu digabungkan dengan emosi positif, dengan kebahagiaan, hubungan sosial
yang lebih baik dan berefek membuat lebih sehat. Rasanya akan lebih lengkap jika kami uraikan
juga tentang bahagia.

Bahagia

Setiap kita dilahirkan sebagai pemenang. Coba kita tengok kembali pada awal konsepsi, 100
juta sperma berkompetisi membuahi sel telur, dan hanya kita yang menjadi pemenang. Jadi
sudah selayaknya setiap manusia merasa bahagia, dan bukankah bumi ini dikuasakan
pengelolaannya kepada manusia saja. Manusia diciptakan hanya untuk bahagia.

Asri Mutiara menuliskan: kebahagiaan didefinisikan sebagai keadaan psikologis positif yang
ditandai dengan tingginya derajat kepuasan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek
negatif (Carr, 2004). Definisi lain yang serupa juga diungkapkan oleh Diener et al (2003) yang
menggunakan istilah kesejahteraan subjektif sebagai sinonim dari kebahagiaan, yaitu:

“subjective well-being emphasizes an individual‟s own assessment of his or her own life – not
the judgment of „„experts‟‟ – and includes satisfaction (both in general and satisfaction with
specific domains), pleasant affect, and low negative affect.” (Diener et al. 2003)

  Dari definisi tersebut diketahui bahwa kebahagiaan menekankan pada penilaian individu
terhadap kehidupannya (bukan penilaian ahli). Selain itu, kebahagiaan juga melibatkan kepuasan
(kepuasan secara umum dan kepuasan pada ranah kehidupan yang spesifik), afek yang
menyenangkan, dan rendahnya efek negatif.
Sebuah studi yang dilakukan pada individu dengan luka, subyek yang lebih puas dengan
kehidupan sembuh lebih cepat. (Kiecolt-Glaser, McGuire, Robles dan Glaser, 2002). Temuan
dari penelitian neuroscience juga memberikan dukungan  bahwa kebahagiaan berkaitan dengan
kondisi emosional individu.

Berpikir Positif

Menurut Rhonda Byrne dalam bukunya The Secret diungkapkan tentang hukum tarik


menarik, yang intinya adalah apapun yang kita pikirkan dan kita rasakan dengan sepenuh
penghayatan akan menjadi nyata dalam kehidupan kita.

Hal tersebut dapat dijelaskan dengan teori fisika, pada dasarnya yang ada didunia ini adalah
energi. Apapun yang kita pikirkan hanyalah sebuah energi. Menurut Newton “energi tidak dapat
di ciptakan juga tidak dapat dimusnahkan, energi hanya berubah bent uk”. Setiap benda
memiliki energi.

Hakikatnya setiap benda yang memiliki energi tersebut tersusun dari zat yang paling kecil
yang disebut atom atau sel. Pada kenyataannya atom masih terdiri atas unsur yang lain yang
diuraikan oleh Albert Einstein, bahwa semua benda tersusun atas energi, jadi struktur terkecil
dari setiap benda adalah energi quark. Jadi apapun yang kita pikirkan pada dasarnya hanyalah
sebuah energi.

Sebagai contoh, saat berangkat sekolah dalam keadaan tergesa-gesa karena dikejar waktu,
tiba-tiba ban sepeda bocor. Reaksi apa yang kita pilih. Apakah kita akan mengumpat, mengerutu
dan secala keluhan yang lain. Jika kita memilih untuk merasakan itu sama dengan memberi
energi negativ dalam baterai kehidupan kita. Tetapi sangat menjadi berbeda jika kita menerima
kejadiaan tersebut sebagai sesuatu yang harus terjadi, kita nikmati kejadian yang tidak kita
harapkan tersebut dengan mengucapkan terimakasih kepada Tuhan dan berpikir positif, semisal
Terimakasih Tuhan, Engkau berhentikan aku disini, mungkin Engkau punya maksud untuk
menyelamatkan aku dengan memberhentikan aku disini. Sekolah telat ya what ever will be will
be. Maka kejadian ban bocor menjadi indah, karena kita mengisi baterai kehidupan kita dengan
pikiran positif.

Dengan cara kerja otak yang seperti itu dan apapun yang kita pikirkan hanyalah sebuah
energi, maka menjadi teranglah bagaiman the law of attraction terjadi. Maka kita perlu membuat
program berpikir positif.

Ada pendapat lain yang mengajarkan cara berpikir yang baik yang akan menuntun pada
pengambilan tindakan yang baik adalah dengan cara SMART, yaitu :

1. Spesifik / jelas

2. Measurable : dapat diukur

3. Achievement : bisa dicapai

4. Realistis : masuk akal

5. Time : waktu

Contoh :

1. a.        Nak kamu jangan nakal.

Kalimat diatas ditangkap oleh otak kita sebagai kata “nakal” karena otak kita seperti komputer,
jika kita ketik kata “nakal” maka perilaku yang muncul adalah nakal. Kata “tidak” dan kata
“jangan” sebaiknya dihindari karena sulit diterjemahkan oleh otak kita.

1. b.        Aku langsing


Kata langsing masih sulit dicerna oleh otak, karena kriteria langsing tiap orang berbeda.
Langsing bisa bermakna 55kg, 45kg atau 25kg. Jadi sebutkan ukuran langsing bagi anda yang
masuk akal bagi pencapaian maksimal diri anda.

1. c.         Aku juara kelas

Kalimat di atas juga masih sulit untuk diterjemahkan menjadi perilaku yang spesifik. Seharusnya
bisa ditulis lebih konstruktif seperti “Aku menerima raport semester I tahun 2012 dan menjadi
pemegang nilai terbaik di kelas dengan nilai rata-rata 8,8 tiap mata pelajaran”.

1. Aku tidak senang kalau kalian ribut saja, bertengkar saja.

Kita sering sekali sulit mengutarakan maksud baik dengan bahasa yang baik. Kalimat diatas
justru akan ditangkap menjadi sebuah perintah untuk selalu ribut dan bertengkar.

Coba kita bandingkan rasa energi dari kalimat berikut “ Saya lebih senang jika kalian rukun,
akur, yang tua menyayangi yang muda, yang muda menghormati  yang tua”.

Berpikir positif harus melibatkan 2 belahan otak kanan dan otak kiri. Otak kiri yang lebih
dominan terhadap fungsi analitis, matematis yang juga disebut alam sadar ternyata hanya
memiliki kapasitas 20% saja. Otak kanan yang sifatnya meloncat-loncat, yang disebut juga alam
bawah sadar, intuisi atau perasaan memiliki kapasitas 80%.

Berpikir positif maknanya bukan hanya beripikir secara sadar, tetapi perasaan juga harus
positif. Saat pikiran sadar dan bawah sadar se-ide untuk memikirkan sesuatu maka energinya
menjadi luar biasa.

Itulah kiranya jika kita membiasakan bersyukur dan berpikir yang konstruktif sesuai kaidah
Neuro Linguistik Program, maka kondisi bahagia akan sangat mudah kita hadirkan dengan
sengaja dalam kehidupan. Ketrampilan bersyukur harus dilatih dalam tulisan, karena efek tulisan
lebih besar daripada hanya sekedar mendengar. Maka dalam tulisan ini tindakan yang akan
dilakukan ke konseli adalah mengajari dia terampil bersyukur dalam sebuah jurnal/tulisan untuk
memperoleh rasa bahagia.
CERITA

Sebuah pengendara mobil mewah dalam perjalanan dia memandang helikopter yang ada di
seitarnya, kemudian dia berpikir, “Pasti enak mengendarai itu”.
Kemudian,  ada seorang pengendara mobil yang modelnya sederhana, memandang /pengendara
yang mobilnya mewah tadi, dia berpikir  “Pasti enak punya mobil mewah”.

Kemudian pengendara mobil sederhana ini lewat didepan pengendara bermotor, dan pengendara
bermotor berpandangan, “Enak yah punya mobil kalau hujan tidak kehujanan, kalau panas tidak
kepanasan”.

Selanjutnya pengendara motor ini melewati seorang pejalan kaki,  pejalan kaki ini pun
memandang pengendara bermotor seraya berbicara “Andaikata saya punya motor pasti enak,
cepat sampai di tujuan”.

Seterusnya pejalan kaki ini  berpapasan dengan orang yang berada di kursi roda, saling pandang
kemudian orang yang berkursi roda itu berkata “Enak yah punya kaki yang bisa berjalan tidak
perlu kemana-mana pake kursi roda”. Pejalan kaki tadi sentak malu atas apa yang telah ia
sebutkan sebelumnya. Dia lalu berujar “Maafkan saya, saya tidak menjaga ucapan saya”. Lalu
sepanjang jalan dia berpikir “Terima Kasih Ya Allah telah mengingatkan pentingnya bersyukur
padaku”.

REFLEKSI

1. Hikmah apa yang bisa kamu ambil dalam cerita tersebut?

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

Komentar Anda

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..
2. Bagaimana kamu mempraktikan hikmah tersebut dalam kehidupan sehari-hari?

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

Komentar Anda

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

3. Bagaimana bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa?

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..

Komentar Anda

….…………………………………………………………………………………..

….…………………………………………………………………………………..
MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

SMP IT AZ ZAHRA SRAGEN

KELAS 9

KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

A. Ringkasan Materi

Pengertian kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan kesehatan yang sempurna baik
secara fisik, mental, dan sosial dan bukan semata-mata terbebas dari penyakit atau kecacatan
dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta
prosesnya.Sedangkan kesehatan reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental
dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang
berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya.

Definisi kesehatan reproduksi menurut hasil ICPD 1994 di Kairo adalah keadaan


sempurna fisik, mental dan kesejahteraan sosial dan tidak semata-mata ketiadaan penyakit atau
kelemahan, dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi dan fungsi dan
proses. Pengertian kesehatan reproduksi ini mencakup tentang hal-hal sebagai berikut: 1) Hak
seseorang untuk dapat memperoleh kehidupan seksual yang aman dan memuaskan serta
mempunyai kapasitas untuk bereproduksi; 2) Kebebasan untuk memutuskan bilamana atau
seberapa banyak melakukannya; 3) Hak dari laki-laki dan perempuan untuk memperoleh
informasi serta memperoleh aksebilitas yang aman, efektif, terjangkau baik secara ekonomi
maupun kultural; 4) Hak untuk mendapatkan tingkat pelayanan kesehatan yang memadai
sehingga perempuan mempunyai kesempatan untuk menjalani proses kehamilan secara aman.

Kesehatan reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan
hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem
reproduksi, fungsi serta prosesnya. Atau Suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan
seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman.
Kesehatan Reproduksi Remaja

Secara garis besar dapat dikelompokkan empat golongan faktor yang dapat berdampak buruk
bagi kesehatan repoduksi yaitu :

1. Faktor sosial-ekonomi dan demografi (terutama kemiskinan, tingkat pendidikan yang rendah,
dan ketidaktahuan tentang perkembangan seksual dan proses reproduksi, serta lokasi tempat
tinggal yang terpencil).
2. Faktor budaya dan lingkungan (misalnya, praktek tradisional yang berdampak buruk pada
kesehatan reproduksi, kepercayaan banyak anak banyak rejeki, informasi tentang fungsi
reproduksi yang membingungkan anak dan remaja karena saling berlawanan satu dengan yang
lain, dsb).
3. Faktor psikologis (dampak pada keretakan orang tua pada remaja, depresi karena
ketidakseimbangan hormonal, rasa tidak berharga wanita pada pria yang membeli
kebebasannya secara materi, dsb).
4. Faktor biologis (cacat sejak lahir, cacat pada saluran reproduksi pasca penyakit menular seksual,
dsb).

TUMBUH KEMBANG REMAJA.

Masa remaja dibedakan dalam :

1. Masa remaja awal, 10 – 13 tahun.


2. Masa remaja tengah, 14 – 16 tahun.
3. Masa remaja akhir, 17 – 19 tahun.
Pertumbuhan fisik pada remaja perempuan :

1. Mulai menstruasi.
2. Payudara dan pantat membesar.
3. Indung telur membesar.
4. Kulit dan rambut berminyak dan tumbuh jerawat.
5. Vagina mengeluarkan cairan.
6. Mulai tumbuh bulu di ketiak dan sekitar vagina.
7. Tubuh bertambah tinggi.
Perubahan fisik yang terjadi pada remaja laki-laki :

1. Terjadi perubahan suara mejadi besar dan mantap.


2. Tumbuh bulu disekitar ketiak dan alat kelamin.
3. Tumbuh kumis.
4. Mengalami mimpi basah.
5. Tumbuh jakun.
6. Pundak dan dada bertambah besar dan bidang.
7. Penis dan buah zakar membesar.

Perubahan psikis juga terjadi baik pada remaja perempuan maupun remaja laki-laki, mengalami
perubahan emosi, pikiran, perasaan, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab, yaitu :

1. Remaja lebih senang berkumpul diluar rumah dengan kelompoknya.


2. Remaja lebih sering membantah atau melanggar aturan orang tua.
3. Remaja ingin menonjolkan diri atau bahkan menutup diri.
4. Remaja kurang mempertimbangkan maupun menjadi sangat tergantung pada kelompoknya.

Hal tersebut diatas menyebabkan remaja menjadi lebih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif
dari lingkungan barunya.

MENSTRUASI ATAU HAID.

Bila menstruasi baru mulai periodenya mungkin tidak teratur dan dapat terjadi sebulan dua kali
menstruasi kemudian beberapa bulan tidak menstruasi lagi. Hal ini memakan waktu kira-kira 3 tahun
sampai menstruasi mempunyai pola yang teratur dan akan berjalan terus secara teratur sampai usia 50
tahun. Bila seorang wanita berhenti menstruasi disebut menopause. Siklus menstruasi meliputi :

1. Indung telur mengeluarkan telur (ovulasi) kurang lebih 14 hari sebelum menstruasi yang akan
datang.
2. Telur berada dalam saluran telur, selaput lendir rahim menebal.
3. Telur berada dalam rahim, selaput lendir rahim menebal dan siap menerima hasil pembuahan.
4. Bila tidak ada pembuahan, selaput rahim akan lepas dari dinding rahim dan terjadi perdarahan.
Telur akan keluar dari rahim bersama darah.
Panjang siklus menstruasi berbeda-beda setiap perempuan. Ada yang 26 hari, 28 hari, 30 hari, atau
bahkan ada yang 40 hari. Lama menstruasi pada umumnya 5 hari, namun kadang-kadang ada yang lebih
cepat 2 hari atau bahkan sampai 5 hari. Jumlah seluruh darah yang dikeluarkan biasanya antara 30 – 80
ml. Selama masa haid, yang perlu diperhatikan adalah kebersihan daerah kewanitaan dengan mengganti
pembalut sesering mungkin.

MIMPI BASAH, BAGAIMANA BISA TERJADI ?

Ketika seseorang laki-laki memasuki masa pubertas, terjadi pematangan sperma didalam testis. Sperma
yang telah diproduksi ini akan dikeluarkan melalui Vas Deferens kemudian berada dalam cairang mani
yang diproduksi oleh kelenjar prostat. Air mani yang telah mengandung sperma ini akan keluar yang
disebut ejakulasi. Ejakulasi yang tanpa rangsangan yang nyata disebut mimpi basah. Masturbasi adalah
memberikan rangsangan pada penis dengan gerakan tangan sendiri sehingga timbul ereksi yang disusul
dengan ejakulasi, atau disebut juga onani.

KEHAMILAN.

Merupakan akibat utama dari hubungan seksual. Kehamilan dapat terjadi bila dalam berhubungan
seksual terjadi pertemuan antara sel telur (ovum) dengan sel sperma. Proses kehamilan dapat
diilustrasikan sebagai berikut :

1. Sel telur yang keluar dari indung telur pada saat ovulasi akan masuk kedalam sel telur.
2. Sperma yang tumpah didalam saluran vagina waktu senggama akan bergerak masuk kedalam
rahim dan selanjutnya ke saluran telur.
3. Di saluran telur ini, sperma akan bertemu dengan sel telur dan langsung membuahi.

Tanda-tanda kehamilan :

1. Sering mual-mual, muntah dan pusing pada saat bangun tidur (morning sickness) atau sepanjang
hari.
2. Mengantuk, lemas, letih dan lesu.
3. Amenorhea (tidak mengalami haid).
4. Nafsu makan menurun, namun pada saat tertentu menghendaki makanan tertentu (nyidam).
5. Dibuktikan melalui tes laboratorium yaitu HCG Test dan USG.
6. Perubahan fisik seperti payudara membesar dan sering mengeras, daerah sekitar Aerola
Mammae (sekitar puting) membesar.

Kehamilan dibawah usia 20 tahun Organ reproduksi belum sempurna sehingga pada saat persalinan
akan mengalami kesulitan.Belum siap mental sebagai ibu.Bila tidak diinginkan akan. Dilakukan abortus :
suatu kejadian keluarnya hasil kehamilan sebelum janin dapat hidup diluar kandungan.

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PENYAKIT KELAMIN).

Adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Akan beresiko tinggi apabila dilakukan dengan
berganti-ganti pasangan. Baik laki-laki maupun perempuan bisa beresiko tertular penyakit kelamin.
Perempuan beresiko lebih besar tertular karena bentuk alat reproduksinya lebih rentan terhadap PMS.
Sayangnya, 50% dari perempuan yang tertular PMS tidak tahu bahwa ia sudah tertular. PMS tidak dapat
dicegah hanya dengan :

1. Membersihkan alat kelamin setelah berhubungan seksual.


2. Minum jamu tradisional.
3. Minum obat antibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seksual.

PMS yang umum terdapat di Indonesia adalah :

1. Gonorrea.
2. Clamidia.
3. Sifilis.
4. Herpes genital.
5. Trikonomiasis.
6. Ulkul mole (chancroid).
7. Kutil kelamin.
8. HIV-AIDS.
GONORREA (GO)

Kuman penyebabnya : Neisseria gonnorrhoeae.Masa inkubasi atau penyebaran kuman : 2 – 10


hari setelah hubungan seks.Tanda-tanda nyeri pada saat kencing, merah, bengkak dan
bernanah pada alat kelamin.Komplikasi yang timbul : infeksi radang panggul, mandul,
menimbulkan kebutaan pada bayi yang dilahirkan.Pemeriksaan : pewarnaan gram dan biakan
agar.

SIFILIS (RAJA SINGA)

Kuman penyebab : Trepanema palidum.Masa inkubasi : tanpa gejala berlangsung 3 – 13 minggu, lalu
timbul benjolan sekitar alat kelamin, disertai pusing, nyeri tulang, akan hilang sementara. 6 – 12
minggu setelah hubungan seks muncul bercak merah pada tubuh yang dapat hilang sendiri
tanpa disadari. 5 – 10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah
dan jantung.Komplikasi pada wanita hamil : dapat melahirkan dengan kecacatan fisik seperti
kerusakan kulit, limpa, hati dan keterbelakangan mental.Pemeriksaan : tes laboratorium untuk
mendeteksi RPR (Rapid Plasma Reagent) dan TPHA (Trepanema Palidum Hemagglutination
Assay).

TRIKONOMIASIS

Disebabkan oleh protozoa Trichomonas vaginalis. Gejala-gejala yang mungkin


ditimbulkan antara lain : Keluar cairan vagina encer berwarna kuning kehijauan, berbusa dan
berbau busuk; Sekitar kemaluan bengkak, kemerahan, gatal dan terasa tidak nyaman.Komplikasi
yang bisa terjadi : lecet sekitar kemaluan, bayi lahir prematur, memudahkan penularan infeksi
HIV.Tes laboratorium untuk mendeteksi sediaan basah KOH.

ULKUS MOLE (Chancroid)

Disebabkan oleh bakteri Hemophilus ducreyi. Gejala-gejala yang mungkin ditimbulkan antara
lain : Luka lebih dari diameter 2 cm, cekung, pinggirnya tidak teratur, keluar nanah dan rasa
nyeri; Biasanya hanya pada salah satu sisi alat kelamin. Sering (50%) disertai pembengkakan
kelenjar getah bening di lipat paha berwarna kemerahan (bubo) yang bila pecah akan bernanah
dan nyeri.Komplikasi yang mungkin terjadi : kematian janin pada ibu hamil yang tertular,
memudahkan penularan infeksi HIV.Tes laboratorium untuk mendeteksinya dengan pewarnaag
Gram dan Biakan agar selama seminggu

KLAMIDIA

Disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi ini biasanya kronis, karena sebanyak
70% perempuan pada awalnya tidak merasakan gejala apapun sehingga tidak memeriksakan
diri. Gejala yang ditimbulkan : Cairan vagina encer berwarna putih kekuningan; Nyeri di rongga
panggul; Perdarahan setelah hubungan seksual.Komplikasi yang mungkin terjadi : Biasanya
menyertai gonore; Penyakit radang panggul; Kemandulan akibat perlekatan pada saluran
falopian; Infeksi mata pada bayi baru lahir; Memudahkan penularan infeksi HIV.Tes
laboratorium yang dilakukan untuk mendeteksi adalah Elisa, Rapid Test dan Giemsa.

KUTIL KELAMIN

Disebabkan oleh Human Papiloma Virus. Gejala yang ditimbulkan : tonjolan kulit seperti kutil
besar disekitar alat kelamin (seperti jengger ayam).Komplikasi yang mungkin terjadi : kutil dapat
membesar seperti tumor; bisa berubah menjadi kanker mulut rahim; meningkatkan resiko
tertular HIV-AIDS.Tidak perlu mendeteksi laboratorium karena langsung dapat terlihat oleh mata
biasa.

HIV-AIDS

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menyebabkan AIDS. Virus ini
menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian paling penting dalam system kekebalan
tubuh AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejala-gejala akibat
menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Seseorang yang terinfeksi HIV secara fisik tidak ada bedanya dengan orang yang tidak terinfeksi. Hampir
tidak ada gejala yang muncul pada awal terinfeksi HIV. Tetapi ketika berkembang menjadi AIDS, maka
orang tersebut perlahan-lahan akan kehilangan kekebalan tubuhnya sehingga mudah terserang penyakit
dan tubuh akan melemah.Obat-obatan yang ada pada saat ini, belum mampu untuk menjanjikan suatu
kesembuhan yang pasti.Tes HIV (ELISA dua kali) perlu disertai konseling sebelum dan sesudah tes
dilakukan.Setiap orang beresiko tertular HIV-AIDS, baik tua maupun muda, kaya atau miskin,
heteroseksual maupun homoseksual, terkenal maupun tidak terkenal. Resiko tertular HIV tidak
berkaitan dengan siapa kita, tetapi apa yang kita lakukan.

HIV dapat ditularkan dengan cara :

1. Hubungan seksual tanpa pelindung dengan Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA).


2. Menggunakan benda tajam yang terkontaminasi oleh virus HIV, misalnya jarum suntik pada
pengguna dan pecandu narkoba, alat pembuat tatto dan alat tindik.
3. Mendapatkan transfusi darah yang mengandung virus HIV.
4. Dari ibu ODHA kepada bayi yang dikandung dan disusuinya.

HIV tidak dapat ditularkan kepada orang lain melalui :

1. Bersalaman atau berpelukan.


2. Makanan dari piring yang pernah digunakan ODHA.
3. Batuk atau bersin ODHA.
4. Gigitan nyamuk.
5. Berenang ditempat berenang yang sama dengan ODHA.
6. Mengunjungi ODHA dirumah atau dirumah sakit.

ASPEK KESEHATAN YANG PERLU DIPERHATIKAN OLEH REMAJA PUTRI.

ANEMIA.

Anemia terjadi karena kurangnya zat besi dan asam folat dalam tubuh. Penderita anemia berpotensi
melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah serta kematian pada proses persalinan.

Tanda-tanda anemia :

1. Mudah lelah, mengantuk.


2. Pusing, muka pucat.
3. Tidak bersemangat.
Mengapa perempuan lebih rentan anemia dibandingkan laki-laki?

Kebutuhan zat besi perempuan 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan laki-laki. Perempuan setiap bulan
mengalami haid, jadi perlu zat besi untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. Demikian pula pada saat
hamil, butuh zat besi untuk kebutuhan perkembangan janin.

Apa yang perlu dilakukan agar terhindar dari anemia?

1. Mengkonsumsi makanan bergizi.


2. Mengkonsumsi tablet penambah darah.

A.Tugas 1

1.Jelaskan pengertian kesehatan reproduksi remaja !

.........................................................................................................................................................

2.Sebutkan 4 faktor yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi !

.........................................................................................................................................................

3.Sebutkan perubahan fisik dan psikis remaja putra dan putri !

.........................................................................................................................................................

4.Apa akibatnya apabila remaja tidak memahami tentang kesehatan reproduksi remaja?

.........................................................................................................................................................

5.Sebutkan penyakit menular seksual dan cara mengatasinya?

.........................................................................................................................................................

Anda mungkin juga menyukai