Nama : ANGGI SETIAWAN
NIM : 042036808
Program Studi : Ilmu Administrasi Negara
Mata Kuliah : Sistem Sosial Budaya Indonesia
Tugas 2
1. Dalam kehidupan bermasyarakat, pada dasarnya kita masuk dalam berbagai
kelompok. jelaskan jenis kelompok yang Anda termasuk di dalamnya. Jelaskan
masing-masing konsep kelompok dan sifat kelompok yang Anda ikuti tersebut.
Bagaimana hubungan antaranggota dalam kelompok tersebut, apakah pernah terjadi
pertentangan?
2. Terdapat beberapa pola dalam kelompok sosial di antaranya pola hubungan kelompok
yang mengarah pada dominasi dan paternalisme serta yang kedua pola hubungan yang
mengarah pada integrasi dan pluralisme. Jelaskan kedua pola hubungan sosial
kelompok tersebut dan kembangkan jawaban Anda dengan memberikan satu contoh
pola hubungan sosial antarkelompok, baik yang mengarah pada dominasi, konflik,
ataupun integrasi.
Jawaban
1. Penjelasan mengenai kelompok dalam suatu masyarakat ada beberapa macam yakni :
- Kelompok Sosial Dibandingkan dari Sudut Individu
Kelompok sosial adalah atas dasar kekerabatan usia, seks dan kadang-kadang
atas dasar perbedaan pekerjaan atau kedudukan. Namun yang penting adalah
bahwa keanggotaan pada kelompok sosial tidak terlalu bersifat sukarela.
- In-Group dan Out-Group
Kelompok sosial merupakan tempat dimana individu mengindentifikasi
dirinya sebagai in-groupnya. Out-group diartikan oleh individu sebgai
kelompok yang menjadi lawan in-groupnya. Sikap out-group selalu ditandai
dengan suatu kelainan yang berwujud antipasti. In-group dan out-group atau
perasaan dalam serta luar kelompok dapat merupakan dasar suatu sikap yang
dinamakan etnosentrisme. In-group adalah kelompok sosial dimana individu
mengindentifikasikan dirinya. Out-group adalah kelompok yang oleh individu
diartikan sebagai lawan in-groupnya.
- Kelompok Primer (Primery Group) dan Kelompok Sekunder (Secondary
Group)
Di dalam klasifikasi kelompok sosial, pembedaan yang luas dan furdamental
merupakan pembedaan kelompok-kelompok kecil dimana diantara anggotanya
rapat sekali dengan kelompok yang lebih besar dari pada pihak lain. Charles
Horton Cooley mengemukakan perbedaan antara kelompok primer dengan
kelompok sekunder yang ditulis dalam Social Organization pada 1909.
- Formal Group dan Informal Group
Max Weber yang mengembangakan teori Birokrasi, mempunyai ciri sebagai
berikut :
Tugas-tugas organisasi didistribusikan dalam beberapa posisi yang
merupakan tugas-tugas jabatan
Posisi-posisi dalam organisasi terdiri dari hierarki struktur wewenang
Suatu sistem peraturan menguasai keputusan-keputusan dan
pelaksanaan
Unsure staf yang merupakan pejabat bertugas memelihara organisasi
dan khususnya keteraturan komunikasi
Para pejabat berharap bahwa hubungan dengan bawah dan pihak lain
bersifat orientasi impersonal
Penyelenggaraan kepegawaian didasarkan pada karir
Formal group adalah kelompok yang mempunyai peraturan tegas untuk
mengatur antar sesame, contohnya organisasi.
- Paguyuban (Gemeinschaft) dan patembayan (Gesekkschaft)
Hubungan-hubungan positif antara manusia gemeinschaftlich atau
gesellschaftlich. Dasar hubungan tersebut adalah rasa cinta dan rasa kesatuan
batin yang memang telah dikodratkan. Patembayan (Gesellschaft) merupakan
ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek. Tonnies
menyesuaikan kedua bentuk kehidupan bersama manusia yang pokok tersebut
di atas, dengan dua bentuk kemauan asasi manusia, yaitu Wesenwille dan
Kurwille. Wesenwille merupakan bentuk kemauan yang dikodratkan. Kurwille
merupakan bentuk kemauan yang dipimpin oleh secara berfikir yang
didasarkan pada akal sehat. Wesenwille selalu menimbulkan paguyuban
sedangkan kurwille selalu menjelmakan patembayan.
Lalu untuk sifat kelompok yang saya ikuti adalah tipe kelompok masyarakat
Paguyuban, dalam kelompok yang saya ikuti ini dikarenakan lingkungan
sekitar lebih cenderung hubungan kedekatan batin antara masyarakat satu
dengan yang lainnya dan memiliki tujuan dan kepedulian yang tinggi bersama.
Dalam hubungan antar anggota kelompok ini tidak pernah terjadi pertentangan
antara satu dengan yang lainnya, melainkan kami semua dapat hidup rukun
secara bersama.
2. Berbagai macam pola hubungan kelompok sosial. Pola Hubungan Antar Kelompok,
Banton mengemukakan bahwa terdapat berbagai kemungkinan pola hubungan antar
kelompok ras. Diantaranya adalah proses akulturasi, dominasi, paternalisme,
pluralisme, dan integrasi.
a. Akulturasi
Terjadi ketika kebudayaan kedua kelompok ras yang bertemu mulai berbaur
dan berpadu. Contohnya hilangnya kebudayaan asli daerah akibat interaksi
paksa dengan pemerintah colonial Belanda.
b. Dominasi
Terjadinya suatu kelompok ras menguasai kelompok lain. Dalam kaitannya
dengan dominasi, Kornblum menyatakan bahwa terdapat empat macam
kemungkinan proses yang dapat terjadi dalam suatu hubungan antar
kelompok, yaitu :
Genosida, Adalah pembunuhan secara sengaja dan sistematis terhadap anggota
kelompok tertentu. Contohnya: pembunuhan orang Yahudi oleh pemerintah
Nazi Jarman
Pengusiran, Contohnya: pengusiran warga Palestina oleh pemerintah Israel
dari tepi Barat Sungai Jordan
Perbudakan, Contoh: system kerja rodi yang dilakukan pada penjajahan
Jepang di Indonesia
Segregasi, Yaitu suatu pemisahan antara kulit putih dan kulit hitam di Afrika
Selatan pada masa politik apartheid
Aslimilasi
Paternalisme, adalah suatu bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok
ras pribumi
Terbagi atas 3 macam masyarakat yakni :
Masyarakat metropolitan (di daerah asal pendatang), Masyarakat klonial yang teridiri
atas para pendatang dan sebagian masyarakat pribumi, Masyarakat pribumi yang
dijajah.
Integrasi, adalah suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam
masyarakat, tetapi tidak memberikan perhatian khusus pada perbedaan ras tersebut.
Pluralisme, adalah suatu pola hubungan yang mengakui adanya persamaan hak politik
dan hak perdata masyarakat, masyarakat majemuk adalah suatu masyarakat yang di
dalamnya terdapat berbagai kelompok berbeda. Pengklasifikasian terbagi menjadi 2
dalam pluralisme ini yaitu :
- Pola dominasi kelompok pendatang atas pribumi
Contohnya adalah kedatangan bangsa Eropa ke Asia, Afrika, dan Amerika
- Pola dominasi kelompok pribumi atas kelompok pendatang
Contohnya adalah dominasi kelompok kulit putih Prancis atas kelompok
pendatang dari Aljazair, Cina, ataupun Turki