Nama : Akbar Ramadhan Nugroho
Nim : 201910110311487
ANALISIS KASUS
PT. HOLCIM INDONESIA
Dalam Kasus perselisihan PT. Holcim Indonesia setelah dilakukannya proses mediasi yang
dilakukan oleh mediator ternyata dari kedua belah pihak tetap tidak tercapai kesepakatan,
sehingga mediator memberikan saran tertulis, yang mana para pihak boleh menyetujui saran
atau anjuran tertulis tersebut boleh juga tidak. Namun dalam kasus ini dari kedua belah pihak
tidak menyetujui isi dari anjuran tersebut, sehingga dalam hal ini pekerja/buruh melanjutkan
proses penyelesaian dengan cara mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial
dalam menyelesaikan perkara tersebut melalui beberapa tahapan guna mencapai kesimpulan.
Pertama, memanggil para pihak yang terlibat pada kasus ini. Kedua, usaha mediasi kedua
belah pihak guna mencapai kata damai, akan tetapi jalur mediasi tidak berhasil. Maka
selanjutnya dilakukan pembacaan gugatan sekaligus jawaban dari gugatan penggugat oleh
tergugat. Ketiga, perihal jawaban Replik dan Duplik. Keempat, melakukan pemnbuktian baik
alat tulis berupa surat maupun keterangan / alat bukti saksi. Kelima, Putusan, dalam
menentukan putusannya hakim terlebih dahulu melihat gugatan dari para penggugat yang
mana antara posita dan petitum yang tidak nyambung antara satu dengan lainnya,
menyebabkan gugatan menjadi tidak jelas dan kabur (Obscuurlibel). Sehingga gugatan tidak
memenuhi syarat formal gugatan, oleh karena itu gugatan para penggugat tersebut harus
dinyatakan tidak dapat diterima (NO). Maka pihak majelis hakim berkesimpulan mengenai
pokok perkara tidak perlu dipertimbangkan lagi.