1
Belakangan ini sedang hangat isu yang berkaitan dengan pembunuhan
berencana yang dilakukan oleh seorang anggota kepolisian di Indonesia .
awalnya mereka menyebutkan bahwa korban dengan inisial J melakukan
perilaku asusila dengan melecehkan istri atasannya. Namun , setelah
dilakukannya pemeriksaan terus-menerus terbongkarlah bahwa sebenarnya
korban sengaja dibunuh dengan cara ditembak hingga tewas ditempat ,
setelah itu ditemukan juga bahwa atasannya kemudian memberikan cerita
palsu untuk menutupi kesalahannya.
1. Berikan analisis anda berkaitan dengan kode etik yang telah
dilanggar atasan korban sebagai aparatur negara
Jawaban :
Dari analisis yang saya lakukan atasan yang melakukan pembunuhan
berencana terhadap anggotanya , ada tujuh kode etik yang dilanggar dalam
perkara kasus pembunuhan berencana terhadap (J). Ketujuh kode etik itu
merujuk pada :
- Aturan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun
2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian RI dan Peraturan
Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan
Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah
sebagai berikut:
a. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf B Perpol 7/2022
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika
kelembagaan wajib menjaga dan meningkatkan citra, soliditas,
kredibilitas, reputasi, dan kehormatan.
b. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 8 huruf C Perpol 7/2022
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Oolri dalam etika
2
kepbribadian wajib jujur, bertanggung jawab, disiplin, adil, peduli, tegas,
dan humanis.
c. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 8 huruf C angka 1 Perpol 7/2002
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika
kepribadian wajib mentaati dan menghormati norma hukum.
d. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 10 ayat 1 huruf F Perpol 7/2022
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika
kelembagaan dilarang melakukan permufakatan pelanggaran kepp, atau
disiplin atau tindak pidana.
e. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 11 ayat 1 huruf A Perpol 7/2022
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat polri sebagai atasan
dilarang berikan perintah yg bertentangan dgn norma hukum, agamam dan
kesusilaan.
f. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 11 ayat 1 huruf B Perpol 7/2022
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri yang
berkekedudukan sebagai atasan dilarang menggunakan wewenangnya
secara tidak bertanggung jawab.
g. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 13 huruf M Perpol 7/2022
3
Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas
Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji
jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri, dalam etika
kepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berperilaku kasar,
dan tidak patut.
Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2022/08/26/02545251/7-
pelanggaran-etik-yang-buat-ferdy-sambo-dipecat-dari-polri
2. Bagaimana penegakan hukum yang pantas diberlakukan untuk
pelaku
Jawaban :
- Pembunuhan berencana
Atas ulahnya, atasan tersebut dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338
KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal 340 mengatur soal
pembunuhan berencana dengan ancaman pidana penjara 20 tahun,
seumur hidup, atau hukuman mati , dimana
ancaman pidana bagi pelaku tindak pidana pembunuhan berencana ini
diancam dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau selama
waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.
- Obstruction of Justice
1. Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau
pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.
(1) Barangsiapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang
melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan, atau
barangsiapa memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari
penyidikan atau penahanan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian,
atau oleh orang lain menurut ketentuan undang-undang terus-menerus
atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian.
4
(2) Barangsiapa setelah dilakukan suatu kejahatan dan dengan maksud
untuk menutupinya, atau untuk menghalang-halangi atau mempersukar
penyidikan atau penuntutannya, menghancurkan, menghilangkan,
menyembunyikan benda-benda terhadap mana atau dengan mana
kejahatan dilakukan atau bekas-bekas kejahatan lainnya, atau
menariknya dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat kehakiman
atau kepolisian maupun oleh orang lain, yang menurut ketentuan
undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi
menjalankan jabatan kepolisian.
(3) Aturan di atas tidak berlalu bagi orang yang melakukan perbuatan
tersebut dengan maksud untuk menghindarkan atau menghalaukan
bahaya penuntutan terhadap seorang keluarga sedarah atau semenda
garis lurus atau dalam garis menyimpang derajat kedua atau ketiga,
atau terhadap suami/istrinya atau bekas suami/istrinya.
Sumber :
https://nasional.tempo.co/read/1622626/apa-itu-obstruction-of-justice-dalam-
kasus-ferdy-sambo