0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
774 tayangan26 halaman

Laporan Study Tour

Laporan ini meringkas perjalanan study tour siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang ke Bali. Kegiatan dimulai dengan pembekalan di sekolah sebelum berangkat ke Bali pada 31 Oktober 2022. Siswa dibagi menaiki 6 bus besar menuju tujuan. Mereka mengunjungi berbagai objek wisata seperti pantai, pura, dan pusat kerajinan di Bali.

Diunggah oleh

WAFA AULIA
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
774 tayangan26 halaman

Laporan Study Tour

Laporan ini meringkas perjalanan study tour siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang ke Bali. Kegiatan dimulai dengan pembekalan di sekolah sebelum berangkat ke Bali pada 31 Oktober 2022. Siswa dibagi menaiki 6 bus besar menuju tujuan. Mereka mengunjungi berbagai objek wisata seperti pantai, pura, dan pusat kerajinan di Bali.

Diunggah oleh

WAFA AULIA
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PERJALANAN

STUDY TOUR KE BALI

Nama : Kisfa Sabila Rosyada


NIS : 21.2546
Kelas : X1
Kompetensi Keahlian : Farmasi

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


YAYASAN PHARMASI SEMARAN
Jl. Satrio Wibowo I Tlogosari Semarang
Telp (024) 76581515 Fax : (024) 76581516

i
KATA PENGANTAR

Kami panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah membei rahmat
hidayah-Nya kepada kami. Sehingga kami dapat menyelesaikan laporan perjalanan
study tour ke Bali dengan baik.

Tujuan penulis membuat laporan ini untuk memenuhi tugas study tour ke
Bali. Laporan ini penulis buat berdasarkan data yang telah diperoleh melalui
observasi secara langsung dan rujukan dari sumber ketika penulis melaksanakan
study tour ke Bali.

Penulis sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bu Rahayu Wahananingtyas, S. Pd, M. Pd sebagai kepala sekolah


SMK Yayasan Pharmasi Semarang sekaligus pembimbing.
2. Bu Dra. Aloysia Sri Winaryanti sebagai Wali Kelas.
3. Semua warga besar SMK Yayasan Pharmasi Semarang,

Penulis menyadari bahwa karya tulis yang telah dibuat belum sempurna, penulis
menerima saran dan kritikan.

Semarang, 18 November 2022

Penulis

Kisfa Sabila Rosyada

NIS : 21.2546

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................................... i


KATA PENGANTAR ....................................................................................................... ii
DAFTAR ISI..................................................................................................................... iii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................ iv
LEMBAR PERSETUJUAN ............................................................................................. v
BAB 1 PENDAHULUAN ................................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang ................................................................................................1
1.2 Tujuan .............................................................................................................2
BAB II ISI LAPORAN ..................................................................................................... 3
2.1 Laporan Perjalanan .........................................................................................3
2.2 Objek yang Dikunjungi ...................................................................................6
BAB III PENUTUP ......................................................................................................... 16
3.1 Simpulan ....................................................................................................... 16
3.2 Saran ............................................................................................................. 16
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................... 17
LAMPIRAN..................................................................................................................... 18

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Tanjung Benoa .............................................................................................. 18


Gambar 2 Jogger............................................................................................................. 18
Gambar 3 Pantai kuta .................................................................................................... 18
Gambar 4 Danau Barathan Bedugul ............................................................................ 19
Gambar 5 Pertunjukan Tari Barong ............................................................................ 19
Gambar 6 Puja Mandala ................................................................................................ 19
Gambar 7 Tanah Lot ...................................................................................................... 20
Gambar 8 Pusat oleh - oleh Krishna ............................................................................. 20
Gambar 9 Pantai Pandhawa .......................................................................................... 21
Gambar 10 Pusat oleh - oleh Karang Kurnia............................................................... 21

iv
LEMBAR PERSETUJUAN

Laporan perjalanan ini dilaporkan dan disetujui oleh :

Semarang, 14 November 2022

Pembimbing Penyusun

Rahayu Wahananingtyas, S. Pd, M. Pd Kisfa Sabila Rasyada

NIY : YP. 051003002 NIS : 21.2546

Kepala SMK Yayasan Pharmasi Ketua Kompetensi

Rahayu Wahananingtyas, S. Pd, M. Pd Apt. Desi Rahayu Suwarganingurip S.Farm


NIY : YP. 051003002 NIY : YP. 010705001

v
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kegiatan study tour yang telah dilaksanakan ini merupakan agenda tahunan
yang diadakan di sekolah SMK Yayasan Pharmasi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk
membuka wawasan seluruh siswa–siswi sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga
bertujuan untuk mempelajari hal-hal baru, seperti tempat-tempat bersejarah, tempat
penting, dan sebagai studi banding di sekolah lain. Kegiatan perjalanan tahun ini
dilaksanakan selama 5 hari, yaitu mulai tanggal 31 Oktober sampai dengan 4
November 2022, dengan tujuan mengunjungi pulau Bali.

Pulau Bali merupakan salah satu pulau terindah di Indonesia dan dijuluki
sebagai Pulau Dewata, disana banyak destinasi yang menarik dan sangat indah
sehingga memikat warga negara asing untuk berwisata ke Bali. Pulau Bali Terkenal
secara Internasional, memiliki budaya peninggalan nenek moyang yang masih
dilestarikan sampai sekarang, dan memiliki usaha kewirausahaan yang maju. Jadi,
sebagai siswa SMK, seyogyanya bisa menambah pengetahuan mengenai budaya,
dan kegiatan tersebut berkaitan dengan pelajaran seni budaya dan kewirausahaan
sekaligus program sekolah. Bali ini terletak di antara Pulau Jawa dan Lombok
yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, oleh sebab itu Bali dikenal sebagai
pulau seribu pura. Ritual keagamaan yang kental memengaruhi hampir setiap unsur
dan gerak kehidupan masyarakat Bali. Hal ini menjadikan Bali tidak hanya
memiliki pemandangan yang indah tetapi juga kebudayaan yang unik, eksotis, dan
terjaga. Sampai-sampai Bali tujuan wisata internasional yang sering kali lebih
dikenal daripada Indonesia. Di Pulau Bali juga terdapat gunung berapi, sungai-
sungai, dan danau. Gunung berapi di Pulau Bali adalah Gunung Batur dan Gunung
Agung. Titik tertinggi di Bali adalah Gunung Agung setinggi 3.148 m. Gunung
Berapi ini memberikan kesuburan tanah untuk usaha pertanian. Perekonomian Bali
sebagian besar ditopang oleh sektor pariwisata. Denpasar merupakan pusat
pemerintahan dan perekonomian hingga saat ini. Beberapa kegiatan ekonomi dan
kawasan baru telah dan sedang dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata,

1
seperti ekonomi kreatif, pariwisata maritim, dan ekonomi wisata di Ubud, Nusa
Dua, Seminyak, Jimbaran, dan beberapa tempat lainnya.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis menyusun laporan kegiatan


perjalanan wisata ini sebagai laporan tentang hal–hal yang telah didapat selama
mengikuti kegiatan ini. Selain itu dengan laporan kegiatan wisata ini, penulis dapat
membagikan pengalaman–pengalaman dan ilmu yang telah didapatkan selama
mengikuti kegiatan tersebut. Serta mendapatkan cara pandang yang berbeda.

1.2 Tujuan
Tujuan penyusunan kegiatan laporan perjalanan ini adalah :

1. Memberikan informasi kepada pembaca tentang seni budaya, keindahan


alam,kegiatan kewirausahaan yang maju di Bali

2. Menyelesaikan tugas study tour SMK Yayasan Pharmasi Semarang tahun


pelajaran 2022/2023.

2
BAB II
ISI LAPORAN

2.1 Laporan Perjalanan


Pada tanggal 31 Oktober 2022, seluruh siswa siswi berkumpul di sekolah pukul
07.00 WIB untuk mendapatkan pembekalan terakhir sebelum keberangkatan ke Bali yang
dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB. Pembekalan tersebut diisi oleh Kepala Sekolah yang
menyampaikan hal–hal yang harus dilakukan dan hal yang tidak boleh dilakukan, serta
pesan - pesan kepada siswa-siswi yang akan berangkat. Dilanjut dengan doa bersama.
Kemudian seluruh siswa-siswi berangkat dari sekolah menuju ke depan USM (tempat
parkiran bus) pada pukul 08.30. Siswa–siswi dipersilahkan masuk ke bus masing - masing
yang telah ditentukan. Ada 6 bus besar yang menampung kurang lebih 40 siswa dan 12
orang guru sebagai pendamping. Setelah semua hal teknis selesai, bus diberangkat kan
menuju ke Bali pukul 09.00 WIB. Kemudian makan siang di Local Resto di Jawa Timur
dengan lauk pauk prasmanan yaitu terdapat soup, ayam bakar, urap, mie, dengan
pelengkap minuman teh, setelah itu dipersilahkan ibadah untuk dhuhur dan asar,
kemudian kami meneruskan perjalanan, di perjalanan ini kita karokean bersama–sama
agar suasana seru dan menyenangkan, selama perjalanan diiringi dengan nyanyian, canda
tawa dan pemandangan yang indah. Malamnya kami singgah di salah satu Rumah Makan
Lokal Resto tepatnya di Banyuwangi, Jawa Timur. Makanan yang disajikan pun hampir
sama dengan makan siang tadi, kami disana kurang lebih 1,5 jam. Lalu melanjutkan
perjalanan ke Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk, perjalanan memakan waktu 4 jam,
setelah sampai di Pelabuhan Ketapang, kami bergegas untuk naik ke kapal, angin malam
yang menusuk kulit, pemandangan laut yang gelap dan posisi sudah larut malam dan
disuguhi grimis hujan, sekaligus badan sudah tidak bertenaga.

Untuk menyeberang ke Pulau Bali memerlukan waktu 30 menit, sampailah kami


di Pelabuhan Gilimanuk pada pukul 03.00 WITA. Kami tiba di Lokal Resto di Bali,
disana kami mandi dan makan pagi di rumah makan tersebut. Suasananya sudah berbeda,
culture di Bali masih dipertahankan dan nuansanya sangat berbeda, lalu kami melanjutkan
perjalanan menuju destinasi pertama yaitu ke Pantai Tanah Lot, sesampainya disana kami
semua foto, lalu menuju ke pantainya. Disetiap lorong perjalanan terdapat orang berjualan

3
pernak - pernik dan makanan. Pemandangan di Tanah Lot sangat indah dan tertata di sana
juga terdapat pura tapi sayangnya kami tidak diperbolehkan kesana. Saya dan teman-
teman hanya berfoto saja. Lanjut ke destinasi ke 2 yaitu Kunjungan Industri di PT.
ANGGA CAHAYA DEWATA. Kunjungan industri kami di salah satu pusat oleh – oleh
terbesar di Bali. Pertama sampai disana kami di arahkan untuk membeli oleh–olehnya
terlebih dahulu, di Dewata tersebut banyak sekali oleh-oleh khas bali seperti : pie susu
yang beranekaragam rasa, lalu banyak baju khas bali yang unik dan lucu, tas rotan, kaos
dengan tulisan bali, dll. Saya disana hanya membeli 6 pie susu dengan jenis yang sama,
setelah berbelanja kami diarahkan naik ke lantai 2 di pusat oleh–oleh tersebut untuk
makan siang dan mendengarkan cerita tentang perjalanan pengusaha tersebut
membangun Dewata bisa sebesar ini. Setelah semua selesai kami melanjutkan ke
Destinasi selanjutnya di Joger, Joger merupakan pusat oleh oleh yang ketat penjagaanya
dan banyak pernak-pernik yang aestetic dan menarik. Saya disana membeli sandal dan
melihat barang-barang yang ada disana, Joger ini menjual oleh – oleh Bali yang
berinovasi dengan kata – katanya yang limited edition, setiap mata memandang di Joger
bisa memikat orang untuk menguras isi dompetnya, disana saya dengan teman dekat saya
membeli scruncy, gelang couple, dan jeday rambut. Setelah dari Joger kami melanjutkan
perjalanan menuju Pantai Kuta. Akses jalan menuju ke Pantai Kuta kita harus
mengendarai Bajaj kita sebutnya, yang berisi 15 orang, perjalan menuju destinasi tersebut
melewati pasar di Bali dan Beachwalk Mall dan orang berlalu - lalang setiap
perjalanannya.

Sesampainya disana kami langsung bermain air dan berseru-seruan, sampai


Sunset tiba kami pulang dan menuju Rumah Makan di dalam Pusat Oleh-Oleh Krisna .
Kami makan terlebih dahulu dengan diiringi lagu, lalu kita belanja lagi, di Krisna juga
tidak kalah besarnya dengan Dewata, di Krisna barangnya lebih lengkap dan lebih
menarik, saya disana membeli tote bag khas bali yang aestetic. Kemudian kami pulang
menuju hotel. Kami menginap di Hotel Bery Biz, setelah check in hotel kami pun
bergegas menuju kamar yang sudah dibagi, lalu menata tempat tidur dan beberes mandi
dan tidur karena badan sudah terasa lelah dan letih.

Keesokan harinya kami bangun tidur pukul 06.00 WITA, lalu bergantian mandi
dan lanjut turun kebawah untuk sarapan dilanjutkan ke destinasi berikutnya. Hari kedua

4
ini kami ke Pantai semua. Saat menuju destinasi pertama kami diceritakan tentang budaya
Bali oleh tour guide. Setelah sampai di pertunjukan Tari Barong, kami bergegas untuk
cari tempat duduk dan menonton pertunjukanya dan sebelumnya kami diberi brosur
ceritanya, selama pertunjukan tersebut sangat menyentuh dan kagum atas budaya yang
ada di Indonesia dan berkesempatan bisa melihatnya. Lalu kami pun foto bersama-sama
lagi. Lanjut ke destinasi selanjutnya di Tanjung Benoa, di Tanjung Benoa banyak sekali
spot permainan air, disana saya naik kapal untuk melihat Pantai Penyu, Di Pantai Penyu
tersebut kita melihat berbagai penyu yang berumur puluhan tahun. Perjalanan ke Pantai
Penyu kami bisa melihat keindahan laut. Lalu setelah di Pantai Penyu kami makan siang
dan melanjutkan ke destinasi berikunya ke Puja Mandala. Di sana terdapat tempat
Sembahyang 5 Agama, disana kami diajarkan adanya toleransi sesama umat beragama.
Lanjut ke Pantai Pandhawa, di Pantai Pandhawa itu pasirnya berbeda dan indah sekali
pemandanganya, warna airnya yang jernih dan nyaman, saya disana bermain pasir.
Perjalanan di hari itu pun telah usai. Kami kembali pulang ke hotel, sesampainya di hotel,
kami istirahat sebentar lalu makan malam di hotel sambil nyanyi bersama-sama, lalu
setelah itu kami mandi dan packing untuk pulang di hari esoknya.

Keesokan harinya, merupakan hari - hari terakhir kami di Bali, makan pagi lalu
check out hotel dan menuju ke Pusat Oleh – Oleh Kurnia, disana harganya murah-murah,
saya hanya membeli gelang kerang dan baju untuk saudara saya. Hari terakhir di Bali
kami melanjutkan perjalanan ke Bedhugul, daerahnya dingin dan disana rumah adat Bali
terpampang jelas, pemandangan jalan yang tidak akan membuat bosan, pemandanganya
asri dan indah seperti biasanya. Sesampainya di Bedhugul makan siang dengan view
tebing yang indah tapi sayangnya grimis mulai berjatuhan, kami bergegas ke Danau
Beratan dengan menggunakan Speet Boat yang viewnya sangat memanjakan mata, saya
dan teman–teman naik seperti kapal untuk mengelilingi danau nya dengan view Gunung.
Di danau tersebut saya merasa seperti di Swiss dengan cuaca yang adem dan keindahan
pura-nya. Setelah dari Bedhugul kami menuju ke Pelabuan Gilimanuk dengan melewati
jalan yang berkelok–kelok, tetapi dengan pemandangan yang menakjubkan. Di
perjalanan kami tidur lalu sesampainya di pelabuhan sekitar pukul 05.00 WITA, kami
naik kapal kembali menuju ke Pulau Jawa sampai pukul 06.00 WIB, lalu meneruskan
perjalanan ke rumah makan di Banyuwangi. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan

5
pulang ke Semarang, di pagi hari kami singgah di Rest Area Ngawi untuk sholat dan
membeli cemilan di sana. Lalu pukul 06.00 WIB menuju ke Semarang, dan kami
semua tiba di Semarang dengan selamat pada pukul 07.30 WIB.

2.2 Objek yang Dikunjungi


Objek–objek yang dikunjungi pada perjalanan wisata kali ini beraneka ragam, baik
merupakan tempat wisata Pendidikan, sejarah, maupun hiburan. Di bawah ini adalah
deskripsi objek–objek.

A. Kunjungan Industri

Kunjungan industi sekolah kami di pusat oleh–oleh Dewata yaitu PT. Angga
Cahaya Dewata. Setelah kami sampek di sana, kami diarahkan untuk belanja oleh-
oleh terlebih dahulu dilanjutkan dengan makan siang dan mendengarkan kisah
perjuangan membuat pusat oleh-oleh Dewata bisa sebesar sekarang.

Kami dijelaskan langsung oleh pemiliknya yaitu Kadek Imawati tentang sejarah
berdirinya pusat oleh–oleh Dewata tersebut. Dewata Oleh-Oleh khas Bali,
diresmikan pada tanggal 30 Maret 2010. Dewata souvenir bergerak dibidang usaha
jual oleh-oleh khas Bali, berupa kerajinan Bali, kaos bali, pernak-pernik bali,
lukisan bali, patung bali, sandal yang berlogo Dewata. Perusahaan ini didirikan oleh
seorang pegawai negeri sipil Bapak Agung Darmayuda dan Ibu Jero Puspitawati.
Berawal dari cinta diantara keduanya, kemudian berlanjut ke usaha yang telah
dijalaninya selama 20 tahun. Awal berdirinya, setamatnya Ibu Jero bersekolah di
SMA di daerah Singaraja (Denpasar) ia melanjutkan pendidikannya ke Universitas
dan bertemulah dengan Agung Darmayudha. Tahun 1992 mereka mulai bekerja di
Garment (Garment Bali Ayu) dan Ibu Jero Puspitawati menjadi seorang desain quin
dan bisa mengekspor ke luar negeri. Dari pengalaman kerja di sana, ibu
memutuskan untuk resign dan membuka usaha sendiri. Dari metode squin
berkembang menjadi mesin jahit seiring dengan majunya usaha mereka . Dewata
oleh-oleh khas Bali, diresmikan pada tanggal 30 Maret 2010. Dewata souvenir
bergerak dibidang usaha jual oleh-oleh khas Bali, berupa kerajinan Bali, kaos bali,
pernak - pernik bali, lukisan bali, patung bali, sandal yang berlogokan Dewata.
Perusahaan ini didirikan oleh seorang pegawai negeri sipil Bapak Agung

6
Darmayuda dan Ibu Jero Puspitawati. Berawal dari cinta diantara keduanya,
kemudian berlanjut ke usaha yang telah dijalaninya selama 20 tahun. Awal
berdirinya, setamatnya Ibu Jero bersekolah di SMA di daerah Singaraja (Denpasar)
ia melanjutkan pendidikannya ke Universitas dan bertemulah dengan Agung
Darmayudha. Tahun 1992 mereka mulai bekerja di Garment (Garment Bali Ayu)
dan Ibu Jero Puspitawati menjadi seorang desain quin dan bisa mengekspor ke luar
negeri. Dari pengalaman kerja di sana, ibunya memutuskan untuk resign dan
membuka usaha sendiri. Dari metode squin berkembang menjadi mesin jahit seiring
dengan majunya usaha mereka. Promosi pertama dilakukan melalui sistem kredit.
Dan pada akhirnya pada tahun 1997 usaha Dewata Konveksi berhasil sukses.
Kemudian pada tahun 2002, mereka mulai merintis usaha Dewata Kaos sebagai
pusat souvenir & oleh-oleh khas Bali, Dewata kaos selalu memberikan pelayanan
terbaik dan kepuasan dalam berbelanja kepada seluruh pengunjung maupun
pelanggan. Dewata Kaos memberikan beraneka pilihan produk-produk yang selalu
mencitrakan unsur dan nuansa etnik Bali di setiap produk. Ditunjang dengan
kualitas yang terjamin dan harga yang sangat terjangkau bagi semua lapisan
masyarakat. Dewata Kaos mempunyai motto untuk menunjak pendapatanya yaitu
Pusat Souvenir dan oleh-oleh Khas Bali yang terlengkap, terbesar dan berkualitas.

a. Produk dan omset penjualan

Macam-macam produknya antara lain kaos khas Bali sebagai unggulan


utama yang bermerekkan Dewata Kaos Bali. Juga menjual kaos barong, sarung
pantai, baju adat Bali, aksesories/pernak-pernik, bedcover, sandal Bali dan berbagai
makanan khas Bali. Selain ini Dewata konveksi juga menyediakan bahan kain kaos
dan kaos setengah jadi yang bisa di order oleh pengusaha lain untuk dijadikan
model kaos yang lain.

1. Kekuatan Perusahaan

Ada beberapa hal yang menjadi kekuatan dalam berjalannya usaha Dewata
Konveksi ini yaitu identifikasi lingkungan internal Perusahaan Dewata Koveksi.
Faktor internal merupakan lingkungan internal yang terdiri dari kekuatan dan
kelemahan yang ada didalam organisasi tetapi biasanya tidak dalam pengendalian

7
jangka pendek dari manajemen puncak. Lingkungan internal terdiri dari keuangan
(modal), SDM, Pemasaran, Operasi.

2. Keuangan / Modal

Modal pertama yang digunakan oleh usaha ini tidak terlalu besar. Tidak ada
modal khusus yang digunakan oleh pemilik untuk mendirikan usaha ini, Karena
usaha ini berawal dari pemilik yang mengambil orderan dari tempat usaha dulu dia
bekerja dan akhirnya lama kelamaan berkembang dengan sendirinya. Dari situ
mulai terkumpul modal modal selanjutnya untuk perkembangan usaha ini. Dari
sistem keuangannya pemilik selalu rutin dalam pembayaran gaji bagi para
karyawannya. Selain itu ada perhitungan penambahan pembayaran gaji bagi para
karyawan yang memberikan waktu lebih bagi perusahaan (seperti lembur). SDM
yang dimiliki oleh perusahaan ini bermula hanya terdiri dari 10 orang karyawan
yang tidak lain adalah tetangga/ibu-ibu pkk di sekitar rumah pemlik yang
dikerahkan untuk menjalankan usaha ini. Hal ini dikarenakan dulunya perusahaan
Dewata Konveksi ini adalah usaha rumah/home industry kecil. Namun seiring
berjalannya waktu usaha yang awalnya hanya usaha rumahan ini mampu
menghasilkan omset yang cukup besar sehingga dari karyawan yang hanya 10
orang tersebut akhirya berkembang mencapai 200 orang. Perusahaan Dewata
Konveksi ini tidak mencari para karyawan yang ahli maupun berpendidikan tinggi,
akan tetapi menciptakan lapangan kerja baru bagi mereka yang mau bekerja keras
meski tidak memiliki beground pendidikan tinggi. Dewata Konveksi akan melatih
dan mendidik para karyawannya menjadi karyawan yang terampil sehingga bias
mengerjakan dengan baik pekerjaan yng diinginkan oleh perusahaan. Tidak seperti
pada usaha-usaha dagang lainnya yang memiliki stuktur organisasi yang
terorganisir, di Dewata Kaos tidak memiliki struktur organisasinya. Disini
diterapkan pendekatan secara kekeluargaan. Semua pegawai dianggap sebagai satu
keluarga. Mereka selalu memberikan kepercayaan penuh kepada pegawainya tanpa
ada yang dibanding-bandingkan. Di Dewata Kaos tidak memiliki manager disetiap
usaha.

3. Pemasaran

8
Untuk system pemasaran yang dilakukan belum sempurna. Iklan dan
promosi yang dilakukan belum rutin. Bahkan disini owner atau pemilik usaha turun
langsung untuk menjadi pemasar yakni denga melakukan pendektan ke instansi –
instansi maupun rekan kerja di kantornya.

4. System Operasi

Operasional dalam perusahaan ini dilakukan dengan baik. Peralatan yang


digunakan mampu berkembang dari yang awalnya hanya peralatan tradisional
berkembang menjadi peralatan yang canggih seperi mesin sablon atau mesin jahit.
Dari segi kain bahan yang digunakan pemilk menggunakan kain yang berkualitas
tinggi hal ini dikarenakan pemilik perusahaan ini memiliki pengetahuan yang baik
tenteng berbagai jenis kain. Pemberian sablon juga digunakan sablon yang bagus
yakni tidak lengket dan tidak pecah.

b. Kesempatan / Peluang Perusahaan

Bali yang merupakan kota pariwisata dan kebudayaan menjadi peluang


yang sangat potensial bagi industry kaos dan pusat oleh oleh Dewata Konveksi
untuk mengembangkan usahanya. Selain itu Bisnis konveksi sangat populer di
Indonesia karena produk yang dihasilkan adalah bermacam-macam pakaian (kaos,
jaket, baju, dan sebagainya) yang merupakan kebutuhan dasar manusia sehingga
peluang pasar selalu ada. Pelaku bisnis ini dengan cepat menambah jenis
produksinya seperti topi, tas dan sepatu, mulai dari bahan baku batik sampai kulit.
Ada beberapa peluang lain yaitu pertumbuhan penduduk yang cepat dengan gaya
hidupnya yang semakin maju. Memiliki hubungan baik dengan pemasok dan
berbagai macam instansi juga merupakan peluang yang baik untuk
mengembangkan usaha dewata konveks ini.

c. Ancaman Perusahaan

Dalam pengembangan suatu usaha pasti ada ancaman yang akan dihadapi,
begitu pula dengan perusahaan Dewata Konveksi ini semakin berkembangnya
industry di dunia akan ada ancaman yang akan berpengaruh terhadap
berkembangnya usaha ini. Adapun ancaman tersebut antara lain :

1. Munculnya para perusahaan-perusahaan pesaing

9
2. Perekonomian yang kurang stabil sehingga mengakibatkan harga yang
tidak stabil
3. Semakin lama semakin langka persediaan bahan baku
4. Kinerja karyawan yang perlu ditingkatkan

d. Pemasok

Hubungan perusahaan dewata konveksi ini dengan pemasok bahan bahan


pokok maupun barang jadi yang siap dijual sangat baik, selain menerima pasokan
kain kaos didewata konveksi juga menjual barang barang jadi yang dipasok dari
perusahaan lain. Dewata konveksi menggunakan bahan kaos terbaik dalam
produksinya.

e. Pelanggan / konsumen

Dewata konsumen memiliki pelanggan dari berbagai sector. Karena bali


merupakan pusat kota pariwisata kebanyakan para pelanggan merupakan para
wisatawan yang sedang mengunjungi pulai Bali baik itu wisatawan domestik
maupun wisatawan asing.

f. Kelompok kepentingan khusus

Dalam hal ini dewata konveksi juga menerima kunjungan dari berbagai
instansi seperti perguruan tinggi yang dijadikan sebagai obyek penelitian atau
observasi. Selain itu pemilik dewata konveksi ini juga memiliki hubungan baik dari
berbagai instansi pemerintahan yang tidak lain karena Agung Darmayuda
merupakan soerang kepala dari sebuah instansi pemerintah, yang akhirnya sering
menggunakan bahkan membeli produk-produk Dewata konveksi dalam suatu
kegiatan.

g. Pesaing

Usaha ini bisa dibilang baru dan berdiri ditengah banyaknnya usaha yang sudah
maju dan berkembang lebih dulu. Namun perusahaan ini memiliki cara sendiri
untuk bersaing dengan usaha-usaha lain yakni dengan memberikan hasil produksi
yang berkualitas dengan menjual kaos dengan pilihan kain yang bagus dan
penyablonan yang berkualitas baik serta pengerjaan jahitan yang baik pula. Selain

10
itu perusahaan ini tidak menjual barang di tempat lain sehingga para wisatawan
hanya bisa membelinya ditempat ini sehingga akhirnya banyak para wisatawan
yang mencarinya. Selain itu diperusahaan ini mengedepankan pelayanan yang
sopan dan ramah sehingga pengunjung tidak bosan untuk mengunnjunginya.

B. Destinasi Wisata
Destinasi wisata di Bali ini menjadi kebanggan dari Indonesia karena cukup
populer dengan keindahan di dalamnya yang cukup mempesona yang membuatnya
banyak dikunjungi, baik wisatawan domestic hingga wisatawan asing. Bali selalu
menjadi wisata yang direkomendasikan untuk menghabiskan waktu liburan dan
membangun momen-momen indah yang tidak akan terlupakan.
Berikut destinasi wisata yang kami kunjungi :
a. Jogger

Joger adaah oleh-oleh khas Bali yang yang terkenal akan kata-katanya yang
unik. Kata-kata yang tercantum bukan kata-kata biasa melainkan kata-kata yang
berisi motivasi dan prinsip hidup. Oleh-oleh khas Joger ini berupa kaos, sandal,
gelang, jedai, patung, ikat rambut, jam tangan, dan gantungan kunci, dst.

b. Pantai Kuta

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak kecamatan Kuta,
sebelah selatan Kota Denpasar, Bali, Indonesia. Daerah ini merupakan sebuah
tujuan wisata turis mancanegara dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali
sejak awal tahun 1970-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari
terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur. Selain itu, Lapangan
Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta. Sebelum menjadi objek
wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang tempat produk lokal
diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. Pada abad ke-19, Mads Lange,
seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di
Kuta. Ia ahli bernegosiasi sehingga dirinya terkenal di antara raja-raja Bali dan
Belanda.Selanjutnya, Hugh Mahbett menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to
Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas
akomodasi wisata. Tujuannya untuk mengantisipasi ledakan wisatawan yang
berkunjung ke Bali. Buku itu kemudian menginspirasi banyak orang untuk

11
membangun fasilitas wisata seperti penginapan, restoran dan tempat hiburan.Pantai
Kuta terkenal memiliki ombak yang bagus untuk olahraga selancar (surfing),
terutama bagi peselancar pemula. Selain keindahan pantai, wisata pantai Kuta juga
menawarkan berbagai jenis hiburan seperti bar, restoran, pertokoan, restoran, hotel,
dan toko-toko kelontong, serta pedagang kaki lima di sepanjang pantai menuju
pantai Legian. Akses Pantai Kuta menggunakan angkot untuk 15 orang setiap
pemandanganya disuguhi dengan pemandangan yang sangat nyaman dan indah,
sepanjanng jalan banyak ruko yang menjual pernak – pernik Bali dan di Pantai Kuta
kita bisa melihat keindahan pantai dan melihat sunset.

C. Pusat oleh – oleh Krisna

Krisna merupakan pusat oleh–oleh khas Bali yang terkenal, bangunanya bisa
dibilang besar dapat menyediakan oleh–oleh khas Bali yang lengkap seperti pie
susu, kacang disko, coklat, aroma terapi, selendang, tote bag khas Bali, kerajinan
tangan, dst. Disana juga menyediakan tempat makan yang dapat dinikmati oleh
pengunjung. Krisna terletak di Jalan Raya Tuban, Kuta, Bali. Dan didirikan oleh
Gusti Ngurah Anom pada tahun 2007 di jalan Nusa Indah Denpasar. Sekarang ini
Krisna memiliki 10 cabang di Bali dan di kota lainya.

D. Pertunjukan Tari Barong

Tari Barong adalah salah satu kesenian tari yang banyak diminati oleh
wisatawan ketika berkunjung ke Bali. Tarian ini menggambar pertemuan antara
kebaikan dan kejjahatan. Barong dianggap sebagai raja roh kebijakan atau dikenal
sebagai sosok malaikat pelindung. Dalam tarian ini digambarkan bahwa Barong
memiliki musuh yang bernama Rangda yang dikenal sebagai ratu iblis dan berusaha
untuk melenyapkan Rangda. Tarian ini memiliki makanan untuk menjaga
keseimbangan antara dua hal yang saling bertentangan, yaitu kebaikan dan
kejahatan. Setiap wilayah di Bali menggambarkan sosok Barong secara berbeda,
seperti Barong Keket, Barong Bangkai, Barong Asu, Barong Macan, dan
sebagainnya.
E. Tanjung Benoa

12
Tanjung Benoa adalah destinasi yang menyediakann banyak permainan watersport
seperti Banana boat, single parasailing, jetski, seawalker, Rouling donut, Flaying Fish,
Pulau penyu. Disana kita bisa Pulu Penyu, kita dapat melihat berbagai jenis penyu, dan
berbagai hewan lainya. Sepanjang jalan ke Pulau Penyu kita dapat melihat biota laut
menggunakan kaca yang ada di kapal. Tanjung Benoa terletak di Kecamatan Kuta
Kabupaten Bandung.

F. Puja Mandala
Puja Mandala merupakan tempat ibadah bagi 5 agama yaitu Masjid, Gereja
Protestan, Gereja Katolik, Wihara dan Pura. Tempat-tempat peribadatan tersebut
merupakan wujud kebersamaan unik, kehidupan beragama yang berdampingan, akan
menjadi contoh yang sangat baik, bagi wilayah lainya di Indonesia, bahkan di dunia.
Alangkah indahnya wilayah-wilayah lainnya di Indonesia bisa mengadopsi Puja Mandala
di Nusa Dua ini sebagai simbol toleransi dan pemersatu umat beragama. Puja Mandala
Bali bisa menjadi cermin dari Bhineka Tunggal Ika seperti pada genggaman kaki burung
Garuda, lambang negara RI. Bagaimana indahnya sebelum adzan bergema, suara lonceng
gereja umat Kristen berdentang kemudian disusul puja Tri Sandya, sebuah tampilan
kedamaian dalam keragaman.

G. Pantai Pandhawa

Pantai Pandawa adalah salah satu kawasan wisata di area Kuta selatan, Kabupaten
Badung, Bali. Pantai ini terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai
Rahasia (Secret Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang
pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut
secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunthi, Dharma
Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Pantai Pandawa atau kalau orang bule
menyebutnya Pandawa beach ini terletak di Desa Kutuh, Kabupaten Badung. Satu hal
yang menarik mengenai letak dari lokasi pantai pandawa ini adalah pantai ini berada di
balik tebing. Inilah salah satu alasan mengapa pantai ini di sebut dengan secret beach,
atau pantai tersembunyi. Nama pantai pandawa megandung makna tersendiri terkait
sejarah pantai ini. Sebelum menjadi buah bibir seperti saat ini, pantai pandawa merupakan

13
pantai yang indah dan alami, namun tersembunyi. Julukan secret beach sangat sesuai
untuk pantai ini kala itu. Wisatawan yang datang ke pantai ini biasanya hanya tahu
mengenai pantai ini dari mulut ke mulut. Ditambah, akses masuk ke pantai ini terbilang
sulit. Nama asli dari pantai pendawa ini adalah pantai melasti. Dahulunya di pantai
pandawa ini sering diadakan upacara Melasti, yang merupakan bagian dari upacara hari
raya Nyepi bagi umat Hindu. Pada upacara ini, umat Hindu akan bersembahyang di tepi
pantai dengan tujuan untuk mensucikan diri dari segala perbuatan buruk di masa lalu.

H. Pusat oleh – oleh Karang Kurnia

Karang kurnia merupakan pusat oleh-oleh dengan harga yang murah dan didirikan
oleh I Gede Wireyasa, disana bisa ditemukan berbagai baju khas bali, selendang, gelang,
patung, tote bag, dan masih banyak lagi.

I. Danau Bratan, Bedugul

Danau Bratan adalah sebuah danau yang terletak di kawasan Bedugul, Desa
Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Danau yang terletak
paling timur di antara dua danau lainnya yaitu Danau Tamblingan dan Danau Buyan,
yang merupakan gugusan danau kembar di dalam sebuah kaldera besar, Danau Bratan
terbilang cukup istimewa.

Ada beberapa cerita yang menyebutkan mengenai sejarah asal usul nama tempat
wisata ini sehingga disebut Bedugul. Cerita yang pertama yaitu, Bedugul di ambil dari
kata dua kata yaitu "Bedug" karena adanya kelompok masyarakat Muslim di sekitar
bedugul dan “Kul” dari Kul-kul yang merupakan alat komuniksi tradisional masyarakat
Bali yang fungsinya hampir sama seperti kentongan. Penggabungan kedua kata itulah
yang kemudian menjadikan nama daerah ini disebut Bedugul. Disepanjang jalan menuju
Bedhugul kita dapat menikmati pemandangan yang indah, di kiri kanan jalan terdapat
lading yang ditanami strawberry dan banyak sayuran, dan kita bisa melihat rumah adat
Bali lebih banyak disana dari pada di daerah lain. Cuaca disana sejuk karena daerah
pegunungan. Danau ini termasuk danau terbesar kedua di Bali setelah Danau Batur dan
juga termasuk danau terindah di antara 20 danau terbaik di dunia.

J. Tanah Lot

14
Tanah Lot salah satu pura penting bagi umat Hindu Bali dan lokasi pura terletak
di atas batu besar yang berada di lepas pantai. Selain itu, Pura Tanah Lot merupakan
ikon pariwisata pulau Bali dan telah menjadi salah satu obyek wisata terkenal di
pulau Bali yang wajib di kunjungi. Karena saking terkenalnya tempat wisata di Bali
ini, maka hampir setiap hari, objek wisata ini selalu ramai dengan kunjungan
wisatawan.
Aktivitas wisatawan yang saat berada di kawasan Pura, sebagian besar akan
jalan-jalan, foto-foto,. Beberapa wisatawan ada yang duduk santai, sambil
menikmati jagung rebus sambil menunggu keindahan pemandangan sunset Tanah
Lot.
K. Pusat oleh – oleh Dewata

Merupakan toko oleh-oleh khas Kota Denpasar. Toko ini menyediakan berbagai
jenis oleh-oleh khas dari Kota Denpasar dan provinsi Bali. Terdapat oleh-oleh
berupa makanan, cemilan, baju, souvenir hingga kain khas. Dewata Oleh-Oleh Bali
menawarkan produk-produknya dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik.

15
BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Dengan melihat uraian yang telah disampaikan dapat disimpulkan bahwa Bali
merupakan salah satu daerah di Indonesia yang menyajikan objek-objek wisata
yang berskala nasional maupun internasional. Selain itu, budaya yang ada di Bali
masih kental dan dilestarikan sampai sekarang, seperti Tari Barong yang telah kami
kunjungi, lalu saat bersekolah hari tertentu menggunakan baju adat Bali, rumah adat
yang sampai sekarang masih dipertahankan. Dan keindahan alam di Bali yang luar
biasa cantiknya, seperti pantai dewata yang terkenal di mancanegara hal tersebut
dapat menyongsong perekonomian Bali.

3.2 Saran

Siswa - siswi seharusnya bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan tepat waktu
saat disuruh berkumpul. Agar bisa menikmati suasana di Bali alias waktunya tidak
terbuang sia – sia.

16
DAFTAR PUSTAKA

Zackaria Soetedjo, Susi Gustina, Milasari, Agus Supriatna, Purwatiningsih, Yuni

Pratiwi, Hartono, dan Dyah Masita Rini, 2014. Seni Budaya: Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dody Kusmana, 2019. Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Bogor: PT. Yudihistira.

17
LAMPIRAN

Gambar 1 Tanjung Benoa

Gambar 2 Jogger

Gambar 3 Pantai kuta 18


Gambar 4 Danau Barathan Bedugul

Gambar 5 Pertunjukan Tari Barong

Gambar 6 Puja Mandala

19
Gambar 7 Tanah Lot

Gambar 8 Pusat oleh - oleh Krishna

20
Gambar 9 Pantai Pandhawa

Gambar 10 Pusat oleh - oleh Karang Kurnia

21

Anda mungkin juga menyukai