0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
246 tayangan25 halaman

Elektrolisis

Dokumen ini membahas tentang elektrolisis dan reaksi redoks yang terjadi pada sel elektrolisis. Dokumen ini menjelaskan konsep dasar elektrolisis, skema reaksi, contoh reaksi, dan penggunaannya dalam industri.

Diunggah oleh

Luciana Tiera
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
246 tayangan25 halaman

Elektrolisis

Dokumen ini membahas tentang elektrolisis dan reaksi redoks yang terjadi pada sel elektrolisis. Dokumen ini menjelaskan konsep dasar elektrolisis, skema reaksi, contoh reaksi, dan penggunaannya dalam industri.

Diunggah oleh

Luciana Tiera
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

“Dan Kami ciptakan besi yang padanya

terdapat kekuatan yang hebat dan


berbagai manfaat bagi manusia,
(supaya mereka menggunakan besi itu)
dan supaya Allah mengetahui siapa
yang menolong (agama) Nya dan
rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak
dilihatnya” (QS. Al-Hadid : 25)
SEL ELEKTROLISIS

“Sel yang menggunakan arus listrik untuk


melangsungkan reaksi tidak spontan”

• Energi Listrik ⇨ Reaksi Redoks

• Terdiri dari:
✓ Elektroda (+/-) : KN(-) AP(+) (E)
Katoda (-) ⇨ Reaksi Reduksi
Anoda (+) ⇨ Reaksi Oksidasi
✓ Power suplai/ baterai
✓ Elektrolit
ANODA (+) KATODA (-)
R. Oksidasi R. Reduksi
Skema Reaksi yang terjadi pada Elektrolisis
1. Leburan (tanpa H2O) : Langsung mengalami Redoks
2. Larutan (ada H2O): Berlaku kaedah
Contoh :
Elektrolisis leburan NaCl dengan
elektroda grafit.
Lihat Katoda : Na+(l) + e → Na(s) x2
Tereduksi Anoda : 2Cl-(l) → Cl2(g) + 2e x1

Redoks : 2Na+ (l)+ 2Cl(l) → 2Na(s) + Cl2(g)

Contoh :
Elektrolisis larutan NaCl dengan
elektroda grafit.
Lihat

Tereduksi
Penggunaan Elektrolisis dalam Industri

zh.wikipedia.org/©Jkwchui Dokumen penerbit

Pemurnian logam
Produksi Klor-Alkali
tembaga
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis

(l) (l)
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis

(l) (l)
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Contoh-contoh Reaksi Elektrolisis
Soal Pelatihan
1. Larutan yang menghasilkan larutan dengan C. Elektrolisis AgNO3
pH lebih dari 7 adalah…. AgNO3 → Ag+ + NO3-
A. CuSO4 Katoda : Ag+ + e → Ag x4
B. Na2SO4 Anoda : 2H2O → 4H+ + O2 + 4e x1
C. AgNO3 4Ag+ + 2H2O → 4Ag + 4H+ + O2
D. NaCl Karena menghasilkan H+ maka bersifat asam pH < 7
E. Ca(NO3)2
A. Elektrolisis CuSO4 D. Elektrolisis NaCl
CuSO4 → Cu2+ + SO42- NaCl → Na+ + Cl-
Katoda : Cu2+ + 2e → Cu x2 Katoda : 2H2O + 2e → 2OH- + H2
Anoda : 2H2O → 4H+ + O2 + 4e x1 Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e
2Cu2+ + 2H2O → 2Cu + 4H+ + O2 2H2O + 2Cl- → 2OH- + H2 + Cl2
Karena menghasilkan H+ maka bersifat asam pH < 7 Karena menghasilkan OH- maka bersifat basa pH > 7

B. Elektrolisis Na2SO4 E. Elektrolisis Na2(NO3)2


Na2SO4 → 2Na+ + SO42- Ca(NO3)2 → Ca2+ + 2NO3-
Katoda : 2H2O + 2e → 2OH- + H2 x2 Katoda : 2H2O + 2e → 2OH- + H2 x2
Anoda : 2H2O → 4H+ + O2 + 4e x1 Anoda : 2H2O → 4H+ + O2 + 4e x1
4H2O → H2 + O2 4H2O → H2 + O2
Karena menghasilkan H2 dan O2 maka pH = 7 Karena menghasilkan H2 dan O2 maka pH = 7
Soal Pelatihan
2. Pada elektrolisis larutan NaCl 1M dengan Elektrolisis NaCl dengan elektrode Pt
menggunakan elektrode-elektrode Pt maka…. NaCl → Na+ + Cl-
A. Terbentuk ion hidroksida di katode (Pt) Katoda : 2H2O + 2e → 2OH- + H2
B. Terbentuk logam natrium di katode (Pt) Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e
C. ion natrium bergerak ke anode 2H2O + 2Cl- → 2OH- + H2 + Cl2
D. Terbentuk ion hidrogen di anode Karena menghasilkan OH- maka bersifat basa pH > 7
E. Terbentuk gas oksigen di anode

3. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode Cu di Elektrolisis CuSO4 dengan Katode (-) Fe, Anode(+) Cu
kutup positif dan elektrode Fe di kutub negatif, akan CuSO4 → Cu2+ + SO42-
menyebabkan …. (Fe) Katoda : Cu2+ + 2e → Cu
A. Katode akan bentambah ringan (Cu) Anoda : Cu → Cu2+ + 2e
B. Anode bertambah berat Dengan kejadian seperti ini maksudnya adalah
C. Besi dilapisi tembaga katode Fe dilapisi Cu dan anode Cu larut
D. Pada anode terbentuk gas oksigen (bertambah ringan)
E. Di katode terbentuk gas H2
Hitungan Sel Elektrolisis
Hukum Faraday I
” Massa Zat yg dibebaskan dan dihasilkan didalam Elektroda
Contoh Soal:
selama Elektrolisis berbanding lurus dengan Jumlah (Muatan)
Pada elektrolisis 1 liter Au(NO3)3 1 M selama
Listrik yang ditransfer pada Elektroda tersebut. Maka Jumlah
1 jam dengan arus 1,93 A akan diperoleh Au
Listrik tersebut adalah Muatan Listrik yang memiliki satuan
(Ar = 197, 1F = 96500, 1 jam = 3600 detik) ,
Coulomb (C) ”.
sebanyak….
w=exF Jawaban:
Au(NO3)3 → Au3+ + 3NO3-
𝑄 𝑒.𝐼.𝑡 e = Ar/muatan
F= w= e = 197/3
96.500
96.500 𝑒.𝐼.𝑡
w = 96.500

𝐼𝑥𝑡 Keterangan: 197


𝑥 1,93 𝑥 3600
3
F= e = Ar/muatan = Ar/perubahan elektron w= 96500
96.500 Q = muatan listrik (Coulomb) w = 4,73 gram
I = arus listrik (Amper)
t = waktu (detik)
Catatan : 1F = 1 mol e = 1 x 96.500 C
Hitungan Sel Elektrolisis
Hukum Faraday II
” Jika jumlah muatan Listrik yg sama diberikan kepada Contoh Soal:
Dua Elektroda atau Lebih maka Massa Zat yang Arus listrik tertentu mengendapkan 0,54 gram perak (Ar
dibebaskan (Dihasilkan) didalam Elektroda tersebut = 108) dari larutan AgNO3 . Jika arus tersebut
berbanding Lurus dengan Berat Ekivalen (e) Unsur.” dilewatkan melalui larutan ZnSO4 , maka logam Zn (Ar =
65) yang mengendap adalah:
AgNO3 → Ag+ + NO3- muatan Ag = +1 = 1
ZnSO4 → Zn2+ + SO42- muatan Zn = +2 = 2
Jawaban:
𝑤𝐴𝑔 𝑤𝑍𝑛
=
𝑒𝐴𝑔 𝑒𝑍𝑛
0,54 𝑤𝑍𝑛
108Τ = 65Τ
1 2

𝑊𝑍𝑛 = 0,163 gram

𝑤1 𝑤2
=
𝑒1 𝑒2
INGATLAH KONSEP MOL

𝒈𝒓 𝒈𝒓 𝑽𝑺𝑻𝑷 𝑸 𝑰.𝒕
mol = = = = M.𝑽𝒍𝒂𝒓 = = = F = mol e
𝑨𝒓 𝑴𝒓 𝟐𝟐,𝟒 𝟗𝟓𝟔𝟎𝟎 𝟗𝟔𝟓𝟎𝟎
Keterangan :
gr = massa zat
Ar = massa Atom relatif
Mr = massa Molekul relatif
VSTP = Volume standar (0℃, 1 atm)
M = Molaritas larutan
Vlar = Volume larutan
Q = Coloumb
I = Arus listrik (Amper)
t = waktu (detik)
F = Faraday
Soal Pelatihan
4. Pada elektrolisis 1 liter Au(NO3)3 1 M selama 1 jam Au(NO3)3 → Au3+ + 3NO3-
dengan arus 1,93 A akan diperoleh Au (Ar = 197, 1F =
e = Ar/muatan
96500, 1 jam = 3600 detik) , sebanyak….
A. 2,36 g e = 197/3
B. 4,73 g 𝑒.𝐼.𝑡
w = 96.500
C. 7,09 g
197
D. 14,2 g 𝑥 1,93 𝑥 3600
3
w=
E. 28,4 g 96500
w = 4,73 gram
5. Menurut hukum Faraday
1) Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik
2) Banyaknya zat yang melarut atau yang mengendap Hukum Faraday 1 : ” Massa Zat yg dibebaskan dan dihasilkan
didalam Elektroda selama Elektrolisis berbanding lurus
pada suatu elektrode sebanding dengan jumlah
dengan Jumlah (Muatan) Listrik yang ditransfer pada
arus listrik yang melaluinya Elektroda tersebut. Maka Jumlah Listrik tersebut adalah
3) Jumlah listrik yang mengalir melalui larutan Muatan Listrik yang memiliki satuan Coulomb (C) ”.
elektrolit sesuai dengan hasil kali tegangan dan kuat
arus listrik Hukum Faraday 2 : ” Jika jumlah muatan Listrik yg sama
diberikan kepada Dua Elektroda atau Lebih maka Massa Zat
4) Jika sejumlah listrik mengalir melalui berbagai
yang dibebaskan (Dihasilkan) didalam Elektroda tersebut
larutan elektrolit maka zat yang mengendap adalah berbanding Lurus dengan Berat Ekivalen (e) Unsur”
ekivalen
Soal Pelatihan
6. Jumlah Faraday yang dibutuhkan untuk dapat mereduksi Reaksi :
1 mol ion klorat, ClO3- menjadi klor, Cl2 dalam larutan 2ClO3- + 12H+ + 6e → Cl2 + 6H2O
asam adalah…. 1 mol 3 mol e
A. 1
B. 2 1 F = 1 mol e
C. 3
D. 4 Maka 3 mol e = 3 F
E. 5

7. Pada elektrolisis larutan NiSO4 ternyata di katode Elektrolisis larutan NiSO4 :


diperoleh 12,7 g logam Ni (Ar Ni = 63,5) Volume gas yang NiSO4 → Ni2+ + SO42-
dihasilkan di anode (STP) adalah…. Katode : Ni2+ + 2e → Ni x2
A. 0,56 L Anode : 2H2O → 4H+ + O2 + 4e x1
B. 1,12 L 2Ni2+ + 2H2O → 2Ni + 4H+ + O2
C. 2,24 L Gas yang dihasilkan pada anode = O2
D. 4,48 L mol O2 = ½ mol Ni
E. 11,2 L 12,7
= ½ 63,5 mol = 0,1 mol
V O2 STP = mol x 22,4
= 0,1 x 22,4 = 2,24 L
Soal Pelatihan
8. Arus listrik tertentu dapat mengendapakan 5,4 g logam Ag+ + e → Ag muatan Ag = +1
Ag (Ar = 108) dikatode. Jika arus yang sama dilewatkan M(NO3)3 → M3+ + 3NO3- muatan M = +3
pada larutan M(NO3)3 diperoleh 1,6 g logam M. Maka Ar 𝑤𝐴𝑔 𝑤𝑀
Logam M adalah…. =
𝑒𝐴𝑔 𝑒𝑀
A. 27 5,4 1,6
B. 45 108Τ = 𝐴𝑟𝑀
1 ൗ3
C. 64
𝐴𝑟𝑀 = 96
D. 96
E. 197
Soal Pelatihan
9. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan Elektrolisis larutan NiSO4 :
elektrode platina, ternyata menghasilkan 1,08 g logam L. LSO4 → L2+ + SO42-
Larutan hasil elektrolisis dapat dinetralkan oleh 50 ml Katode : L2+ + 2e → L x2
larutan Ca(OH)2 0,1 M, Massa atom relatif logam L Anode : 2H2O → 4H+ + O2 + 4e x1
adalah…. 2L2+ + 2H2O → 2L + 4H+ + O2
A. 32 Penetralan mol H+ = mol OH- = 2 mol Ca(OH)2
B. 64 = 2 x 0,1 M x 50 ml
C. 108 = 10 mmol = 0,01 mol
D. 156 2
mol L = 4 mol H+
E. 216 2
= 4 x 0,01 mol = 0,005 mol
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐿
Ar L = 𝑚𝑜𝑙 𝐿
1,08
Ar L = 0,005
Ar L = 216

Anda mungkin juga menyukai