0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
103 tayangan25 halaman

Pengaruh Komunikasi dan Kreativitas Karyawan

Makalah ini membahas pengaruh komunikasi, kerjasama kelompok, dan kreativitas terhadap kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketiga faktor tersebut secara individual maupun bersama-sama terhadap kinerja karyawan."

Diunggah oleh

Angga Pradana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
103 tayangan25 halaman

Pengaruh Komunikasi dan Kreativitas Karyawan

Makalah ini membahas pengaruh komunikasi, kerjasama kelompok, dan kreativitas terhadap kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketiga faktor tersebut secara individual maupun bersama-sama terhadap kinerja karyawan."

Diunggah oleh

Angga Pradana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH KOMUNIKASI, KERJASAMA KELOMPOK, DAN

KREATIVITAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA HOTEL


ARYADUTA MANADO

Diajukan Guna Melengkapi Tugas Mata Kuliah


Perilaku Keorganisasian
Dosen Pengampu : Samsuji S.E., [Link]

Disusun Oleh :
Gangga Yudhana
Ayu Ningsih
Ilham Saputra
Idah Rosidah
Siti Nuraeni
Zulfa Ulya Sholeha

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


STIE LA TANSA MASHIRO
2022 M./1443 H
KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT


yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini guna memenuhi tugas kelompok untuk mata kuliah
Perilaku Organisasi dengan judul: "Pengaruh Komunikasi, Kerjasama
Kelompok dan Kreativitas terhadap Kinerja Karyawan".
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini tidak terlepas dari
bantuan banyak pihak yang dengan tulus memberikan doa, saran dan kritik
sehingga Makalah ini dapat terselesaikan.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari
sempurna dikarenakan terbatasnya pengalaman dan pengetahuan yang kami
miliki. Oleh karena itu, kami mengharapkan segala bentuk saran serta masukan
bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak. Akhirnya kami berharap
semoga Makalah ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan dunia
pendidikan.

Rangkasbitung, November 2022

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................i


DAFTAR ISI ..................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................1
1.1 Latar Belakang .................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................2
1.3 Tujuan Penelitian ..............................................................................2
BAB II LANDASAN TEORI ........................................................................3
2.1 Komunikasi ......................................................................................3
2.2 Kerjasama Kelompok .......................................................................3
2.3 Kreativitas ........................................................................................3
2.4 Penelitian Terdahulu ........................................................................4
2.5 Kerangka Konseptual .......................................................................5
2.6 Hipotesis ...........................................................................................5
BAB III METODE PENELITIAN ...............................................................6
3.1 Jenis dan Waktu Penelitian ..............................................................6
3.2 Sumber Data .....................................................................................6
3.3 Teknik Pengumpulan Data ...............................................................6
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .............................11
4.1 Hasil Penelitian Uji Asumsi Klasik ..................................................11
4.2 Pembahasan ......................................................................................15
4.2.1 Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan ................................15
4.2.2 Kerjasama Kelompok Terhadap Kinerja Karyawan .................16
4.2.3 Kreativitas Terhadap Kinerja Karyawan ..................................16
BAB V PENUTUP .........................................................................................17
5.1 Kesimpulan .......................................................................................17
5.2 Saran .................................................................................................17
DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................19

ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manusia merupakan sumber daya terpenting dalam mencapai
keberhasilan organisasi. Sumber daya manusia akan terwujud dalam karya,
bakat, kreativitas, dan efektivitas kinerja sebuah organisasi/perusahaan. Sumber
daya manusia mempengaruhi kinerja dalam organisasi dimana peran sumber
daya manusia yang berkualitas dalam rangka kinerja karyawan merupakan
faktor yang sangat penting. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan tinggi
rendahnya kinerja karyawan, terutama sangat dipengaruhi oleh komunikasi,
kerjasama kelompok dan kreativitas yang diberikan oleh karyawan.
Komunikasi diperlukan untuk menjalin hubungan saling menghargai,
hormat-menghormati sesamanya, dalam rangka satu tujuan untuk
mensukseskan pekerjaan dengan baik (sesuai harapan bagi kemajuan
organisasi). Kegagalan dalam organisasi banyak yang disebabkan oleh kurang
tertatanya komunikasi yang dilakukan para pelaku di organisasi tersebut.
Komunikasi yang efektif antara pimpinan dan anggota menjadi faktor penting
dalam pencapaian tujuan suatu organisasi. Masalah-masalah yang terdapat yaitu
karena kurangnya interaksi/komunikasi karyawan dan pimpinan.
Kerja sama kelompok sangat diperlukan guna meningkatkan efiseinsi
kerja baik itu di dalam perusahaan, swasta maupun pemerintahan. Jika
perusahaan tidak memiliki kerja sama yang kuat antara divisi satu dengan divisi
lainnya, maka hasil dari kerjanya tidak akan memuaskan dan tidak efisien (tepat
waktu). Dalam perusahaan terdiri dari berbagai macam individu yang dituntut
untuk bekerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Kerjasama kelompok
adalah mengidentifikasikan berbagai masalah, mendiskusikan bagaimana
memecahkan masalah tersebut dan melakukan tindakan untuk memperbaiki.
Adapun masalah- masalah yang terjadi dalam kerjasama kelompok yang
mempengaruhi efisiensi kerja dan lingkungan kerja, yaitu kurangnya interaksi
di dalam kelompok, perbedaan pendapat, kekurang kompakan antar anggota
kelompok dapat disebabkan oleh berbagai hal.

1
2

Kreativitas merupakan investasi berharga bagi kelangsungan hidup


perusahaan untuk bertahan dan sukses maka perusahaan harus mampu
menjadikan kreativitas menjadi inovasi melalui kegiatan-kegiatan penelitian
dan pengembangan, sebab inovasi tidak terjadi dengan sendirinya tetapi harus
didukung dan dikelola agar berkembang sehingga dibutuhkan orang-orang yang
kreatif. Meskipun kreativitas dan inovasi sangat dihargai dibanyak perusahaan,
namun hal tersebut tidak selalu dikomunikasi kepada para karyawannya.
Perusahaan bahkan seringkali tidak memberikan ruang gerak bagi para
pekerjanya untuk berkreasi dan berinovasi.

1.2 Rumusan Masalah

1. apakah komunikasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan


2. apakah Kerjasama kelompok berpengaruh terhadap kinerja karyawan
3. apakah kreatifitas berpengaruh terhadap kinerja karyawan
4. apakah komunikasi, Kerjasama kelompok, dan kreatifitas berpengaruh terhadap
kinerja karyawan

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh:


1. Komunikasi, Kerjasama Kelompok, dan Kreativitas terhadap Kinerja
Karyawan pada Hotel Aryaduta Manado
2. Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Aryaduta Manado.
3. Kerjasama Kelompok terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Aryaduta
Manado.
4. Kreativitas terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Aryaduta Manado.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Komunikasi

Salah satu prinsip dalam manajemen dan organisasi adalah kerja sama.
Kerjasama dapat dilaksanakan dengan baik apabila terjadi komunikasi dialogis
antara manajer dan bawahan dan diantara seluruh pekerja yang melaksanakan
kegiatan organisasi (Athoillah, 2010). Dengan adanya respons, anggapan atau
umpan balik yang diberikan oleh komunikan berarti pesan yang dikirim itu sudah
sampai sehingga terjadi komunikasi dua arah (Athoillah, 2010).

2.2 Kerjasama Kelompok

Sarwono (2011:139) kerjasama merupakan bentuk kelompok yang


terdiri dari lebih dari seseorang yang melakukan tugas dengan sejumlah
peraturan dan prosedur. Bowo dan Andy menjelaskan bahwa dalam
pelaksanaan kerjasama harus tercapai keuntungan bersama (2007:50-51),
Pelaksanaan kerjasama hanya dapat tercapai apabila diperoleh manfaat bersama
bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya(win-win). Apabila satu pihak
dirugikan dalam proses kerjasama, maka kerjasama tidak lagi terpenuhi. Dalam
upaya mencapai keuntungan atau manfaat bersama dari kerjasama, perlu
komunikasi yang baik antara semua pihak dan pemahaman sama terhadap
tujuan bersama.

2.3 Kreativitas

Kreativitas merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, yaitu


kebutuhan akan perwujudan diri (aktualisasi diri) dan merupakan kebutuhan
paling tinggi bagi manusia (Maslow, dalam Munandar, 2009). Pada dasarnya,
setiap orang dilahirkan di dunia dengan memiliki potensi kreatif. Kreativitas
dapat diidentifikasi (ditemukenali) dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat
(Munandar, 2009).

3
4

2.4 Penelitian Terdahulu

Tambingon (2014) melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh


kepemimpinan Tranformasional Efktivitas Komunikasi dan motivasi terhadap
kinerja karyawan pada Wilayah V PT. Pegadaian (Persero) Manado”. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional,
efektivitas komunikasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada Wilayah V
PT. Pegadaian (Persero) Manado. Metode analisis yang digunakan adalah
Analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan
transformasional, efektivitas komunikasi dan motivasi secara bersama-sama
berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan pada
Wilayah V PT. Pegadaian (Persero) Manado. Menggunakan variabel
komunikasi dan kinerja karyawan dan sama-sama menggunakan analisis regresi
linear berganda. Judul berbeda sedikit dengan penelitian yang sekarang berbeda
variabelnnya yaitu komunikasi, kerja sama kelompok dan kreativitas serta objek
penelitian berbeda.
Putri (2012) melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh
Kreativitas dan Perilaku Inovatif terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus: PT
Trias Sena Bhakti)” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
kreativitas dan perilaku inovatif terhadap kinerja karyawan pada PT Trias Sena
Bhakti. Penelitian ini mengunakan metode analisis regresi sederhana dan
regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kreativitas
dan variabel perilaku inovatif masing-masing berpengaruh secara signifikan
terhadap kinerja karyawan. Menggunakan Variabel Kretivitas dan Variable (Y)
yaitu variabel Kinerja karyawan. Penelitian sebelumnya menggunakan metode
regresi linear sederhana sedangkan penelitian yang sekarang hanya
menggunakan metode regresi berganda variabel yang digunakan penelitian
sebelumnya variabel X ada 2 variabel dan sekarang ada 3 variabel untuk
variabel X objek penelitian berbeda.
Kadafi (2010) melakukan penelitian berjudul “Pentingnya Kerjasama
5

tim dan Orientasi Hasil terhadap Kinerja Karyawan”. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pentingnya kerjasama tim dan orientasi hasil terhadap
kinerja karyawan pada lembaga keuangan mikro (LKM) XYZ Samarinda.
Menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian juga
menunjukkan pentingnya peranan orientasi hasil terhadap kinerja diterjemahkan
sebagai budaya kuat dibandingkan dengan kerjasama tim. Menggunakan
Variabel Kerjasama dan Kinerja Karyawan. Judul berbeda sedikit dengan
penelitian yang sekarang. Perbedaan penelitian terdahulu menggunakan dua
variabel sedangkan penelitian yang sekarang menggunakan tiga variabel dan
objek penelitian berbeda.

2.5 Kerangka Konseptual

Komunikasi (X1) H2

Kerjasama Kinerja
Kelompok H3 Karyawan
(X2) (Y)

H4

Kreativitas (X3)

H1

Gambar 1. Kerangka Konseptual

2.6 Hipotesis

Hipotesis penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut:


H1 : Komunikasi, Kerjasama Kelompok, dan Kreativitas diduga secara
6

bersama-sama berpengaruh Positif terhadap Kinerja Karyawan.


H2 : Komunikasi diduga berpengaruh Positif terhadap Kinerja Karyawan .
H3 : Kerjasama Kelompok diduga berpengaruh Positif terhadap Kinerja
Karyawan
H4 : Kreativitas diduga berpengaruh Positif terhadap Kinerja Karyawan
BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Jenis dan Waktu Penelitian


Jenis penelitian ini menggunakan metode assosiatif yaitu untuk
menganalisis pengaruh komunikasi, kerjasama kelompok, dan kreativitas
terhadap kinerja karyawan dengan menggunakan analisis kuantitatif. Waktu
penelitian pada bulan Maret 2017.

3.2 Sumber Data


Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari responden, dalam hal ini
karyawan Hotel Aryaduta Manado melalui kuesioner.
Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung baik lewat
dokumen, buku – buku, literatur, penelitian terdahulu, internet, dan instansi yang
berkaitan dengan penelitian ini.

3.3 Teknik Pengumpulan Data


Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Studi Lapangan (Field Research), pengumpulan data dengan cara melakukan
pengamatan langsung pada perusahaan yang bersangkutan, baik melalui
observasi, penyebaran kuesioner kepada para pegawai, dan wawancara.
Wawancara adalah metode untuk mendapatkan data dengan cara
melakukan tanya jawab secara langsung dengan pihak-pihak yang bersangkutan
guna mendapatkan data dan keterangan yang menunjang analisis dalam
penelitian.
Studi kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan data sekunder dari
perusahaan, landasan teori dan informasi yang berkaitan dengan penelitian ini
Kuesioner, adalah pengumpulan data dengan cara menyebarkan daftar
pertanyaan kepada responden yang dijadikan sebagai sampel penelitian.

7
8

Definisi dan Pengukuran Variabel


Komunikasi (X1) Komunikasi merupakan unsur pertama dalam berbisnis.
Dalam menyoroti masalah komunikasi, menegaskan bahwa komunikasi
merupakan darah sebagai suatu sumber kehidupan bagi setiap organisasi dan
merupakan suatu kunci sukses dalam karir bisnis dan kehidupan pribadi.
Kerjasama Kelompok (X2) Kerjasama di antara rekan kerja merupakan
kondisi yang diinginkan oleh manajemen perusahaan, agar setiap pekerjaan dapat
diselesaikan dengan baik. motivasi kerja seorang pegawai tidak bisa lepas dari
lingkungan kerja seorang pegawai atau kehidupan pribadinya.
Kreativitas (X3) Kreativitas merupakan inisiatif terhadap suatu proses atau
ide yang bermanfaat, tepat, dan bernilai terhadap suatu tugas yang sesuai dengan
pedoman atau petunjuk yang tidak lengkap sehingga menuntun kita untuk
mengerti atau menemukan sesuatu yang baru.
Kinerja Karyawan (Y) hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang
dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Metode Analisis Uji Validitas


Validitas adalah tingkat kemampuan instrument penelitian untuk
mengungkapkan data sesuai dengan masalah yang hendak diungkapkan. Uji
validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner.
Suatu kuesioner dianggap valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk
mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali
2005:49).

Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang
merupakan indikator dari suatu variabel. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau
handal jika jawaban sesorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil
dari waktu ke waktu (Ghozali 2005:50).
9

Uji Asumsi Klasik


Uji asumsi klasik digunakan untuk mengetahui apakah hasil analisis yang
digunakan terbebas dari penyimpangan asumsi klasik yang meliputi uji
multikolinieritas, heterokedastisitas, autokorelasi dan normalitas.

Regresi Berganda
Regresi Berganda adalah Regresi Linear di mana sebuah variabel terikat
atau dependen (Y) dihubungkan dengan dua atau lebih variabel bebas atau
independen (X1, X2, ...Xn). Formulasi umum untuk menggambarkan Garis
Regresi Berganda yang mengandung lebih dari 2 variabel sebagai berikut :

Y = a + b1 X1 + b2 X2 + b3 X3
Di mana dalam penelitian ini :
Y = variabel terikat yaitu kinerja karyawan
a = konstanta yang menggambarkan pengaruh rata-rata variabel yang
tidak dimasukkan ke dalam model terhadap variabel terikat atau kinerja karyawan
(Y).
b1- b3 = merupakan nilai koefisien regresi parsial masing-masing variabel
bebas atau independen (antara X1 - X3).
X1 = variabel bebas 1 yaitu komunikasi

X2 = variabel bebas 2 yaitu kerjasama kelompok.


X3 = variabel bebas 3 yaitu kretivitas.

Pengujian Hipotesis Uji F


Priyatno (2011:258) mengemukakan uji F digunakan untuk menguji pengaruh
variabel bebas secara
bersama-sama terhadap variabel terikat dengan membandingkan nilai F hitung
degan F tabel.
10

Uji t
Priyatno (2011:252) mengemukakan uji T digunakan untuk mengetahui pengaruh
variabel independen
secara parsial terhadap variabel dependen dengan membandingkan nilai T hitung
dengan T tabel.

Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Tabel 1. Uji Validitas dan Reliabilitas

Variabel Indikator R Sig Ket. Alpha Ket.


Cronbach
X1.1 0,889 0,000 Valid Reliabe
l
X1.2 0,924 0,000 Valid Reliabe
l
Komunikasi (X1) X1.3 0,918 0,000 Valid 0,935 Reliabe
l
X1.4 0,845 0,000 Valid Reliabe
l
X1.5 0,882 0,000 Valid

X2.1 0,720 0,000 Valid Reliabe


l
Kerjasama KelompokX2.2 0,913 0,000 Valid Reliabe
(X2) l
X2.3 0,875 0,000 Valid 0,823 Reliabe
l
X2.4 0,663 0,000 Valid Reliabe
l
X2.5 0,683 0,000 Valid
11

X3.1 0,898 0,000 Valid Reliabe


l
X3.2 0,974 0,000 Valid Reliabe
l
Kreativitas (X3) X3.3 0,874 0,000 Valid 0,955 Reliabe
l
X3.4 0,910 0,000 Valid Reliabe
l
X3.5 0,951 0,000 Valid

Y1.1 0,917 0,000 Valid Reliabe


l
Y1.2 0,963 0,000 Valid Reliabe
l
Kinerja (Y) Y1.3 0,974 0,000 Valid 0,974 Reliabe
l
Y1.4 0,947 0,000 Valid Reliabe
l
Y1.5 0,962 0,000 Valid Reliabe
l
Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Tabel sebelumnya dapat dilihat bahwa nilai signifikan untuk setiap


pernyataan adalah nilai R adalah lebih dari nilai cut off yaitu lebih dari 0,3 (>
0,3) maka dapat disimpulkan bahwa setiap pernyataan dikatanan valid. Nilai
alpha cronbach untuk setiap pernyataan > 0,6 maka dapat disimpulkan bahwa
setiap pernyataan dikatakan reliable.

4.1 Hasil Penelitian Uji Asumsi Klasik

Gambar 1. Uji Asumsi Klasik Normalitas


Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017

Gambar diatas menunjukkan bahwa grafik Normal P-P of Regression


Standardized Residual menggambarkan penyebaran data di sekitar garis diagonal
dan penyebarannya mengikuti arah garis diagonal grafik tersebut, maka model
regresi yang digunakan dalam penelitian ini memenuhi asumsi normalitas.
13

Uji Asumsi Klasik Heteroskesdastis

Gambar 2 Uji Heteroskesdastis


Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017

Gambar diatas grafik Scatterplot yang ditampilkan untuk uji


heterokesdastisitas menampakkan titik-titik yang menyebar secara acak dan
tidak ada pola yang jelas terbentuk serta dalam penyebaran titik-titik tersebut
menyebar dibawah dan diatas angka 0 pada sumbu Y. Hal tersebut
mengidentifikasikan tidak terjadinya heterokesdastisitas pada model regresi,
sehingga model regresi layak dipakai untuk memprediksi variabel Keputusan
Pembelian Jasa Asuransi (Y).

Uji Asumsi Klasik Multikolinearitas Tabel 3 Uji Multikolineraritas

Model Collinearity Statistics


Tolerance VIF
(Constant)
Komunikasi .961 1.040
Kerjasama Kelompok .918 1.089
Kreativitas .938 1.066
14

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017


15

Hasil Collinearity Statistics dapat dilihat pada output coefficient model, dikatakan
tidak terjadi gejala multikolinearitas jika nilai VIF < 10. Hasil perhitungan
menghasilkan nilai VIF untuk Komunikasi (X1), Kerjasama Kelompok (X2) dan
Kreativitas (X3) dibawah angka 1, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi
gejala multikolinearitas dalam model regresi tersebut.

Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 4. Regresi Linier Berganda

Model Unstandardized Coefficients

B Std. Error
1 (Constant) 7,099 4.124
Komunikasi .369 .137
Kerjasama Kelompok .362 .131
Kreativitas -.060 .102
Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017

Dari hasil tabel di atas, maka didapat persamaan regresi linier berganda sebagai
berikut : Model regresi Y = 7,099 + 0,369 X1 + 0,362 X2 - 0,060 X3 + e

Menggambarkan bahwa variabel bebas (independen) yaitu Komunikasi


(X1), Kerjasama Kelompok (X2) dan Kreativitas (X3) dalam model regresi
tersebut dapat dinyatakan jika satu variabel independen berubah sebesar 1 (satu)
dan lainnya konstan, maka perubahan variabel terikat (dependen) Kinerja(Y)
adalah sebesar nilai koefisien (b) dari nilai variabel independen tersebut.
Pengujian Hipotesis Uji Simultan
Uji F
Pada tabel dibawah ini dapat dilihat uji F untuk menguji semua variabel bebas
pengaruh Komunikasi (X1), Kerjasama Kelompok (X2) dan Kreativitas (X3) yang
akan mempengaruhi variabel Kinerja (Y)
Tabel 5 Uji F
16

F Sig.
6,058 .001b

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017


Hasil analisis regresi menggunakan SPSS 20.0 didapatkan dengan tingkat
signifikan p-value = 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak atau
Ha diterima yang berarti bahwa Komunikasi (X1), Kerjasama Kelompok (X2) dan
Kreativitas (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja
(Y).
Uji Parsial Uji T
Tabel 6 Uji t

Model T Sig.
1 (Constant) 2,721 .001
Komunikasi 2,686 .009
Kerjasama Kelompok 2,756 .008
Kreativitas -0,594 .555
Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017

Hasil dari uji t pada tabel di atas dapat dilihat bahwa Komunikasi (X1)
signifikansi p-value = 0,009 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima
dan menolak H0. Hal ini berarti bahwa Komunikasi (X1) berpengaruh signifikan
terhadap Kinerja (Y) diterima atau terb

Koefisien Determinasi (R2)


Tabel 7 Koefisien Determinasi (R2) Model
Summaryb
Adjusted RStd. Error of the
ModelRR SquareSquare EstimateDurbin-Watson
1.467a.219.182 2.440132.189
Predictors: (Constant), X3, X1, X2
Dependent Variable: Y
Sumber: Hasil Olahan Data SPSS 20, 2017
17

Hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS 20 seperti


yang ada pada tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai (R) yang dihasilkan adalah
sebesar 0.467 artinya mempunyai hubungan cukup kuat. Nilai R square adalah
0,219 atau 21,9% Artinya pengaruh semua variable bebas : Komunikasi (X1),
Kerjasama Kelompok (X2) dan Kreativitas (X3) terhadap variable independent
Kinerja adalah sebesar 21,9% dan sisanya sebesar 0,781 atau 78,1% (100%-
21,9%=78,1%; 1,00 – 0,219=0,781) di pengaruhi variabel lain di luar model
penelitian ini.

4.2 Pembahasan

Komunikasi, Kerjasama Kelompok dan Kreativitas Terhadap Kinerja


Hasil uji statistic ditemukan bahwa secara simultan Komunikasi (X1), Kerjasama
Kelompok (X2) dan Kreativitas (X3) berpengaruh terhadap kinerja pegawai di
Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara. Hasil ini berarti bahwa model
penelitian ini cocok atau fit untuk karena hasil uji F dan uji signifikan untuk uji F
menunjukkan bahwa secara simultan komptesnsi, dan stress kerja berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado.

4.2.1 Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan

Komunikasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja karyawan di


Hotel Aryaduta Manado. Hal ini terbukti dari uji hipotesis uji t dan juga arah
hubungan yang positif dari kompetensi terhadap kinerja. Hal ini berarti bahwa
komunikasi merupakan salah satu factor atau variable yang bisa mempengaruhi
dan meningkatkan kinerja karyawan yang bekerja di Hotel Aryaduta Manado.
Hasil ini sesuai dengan temuan dari penelitian sebelumnya yaitu temuan
penelitian dari Tambingon (2014) dimana persamaan penelitian tersebut dengan
penelitian ini sama-sama menemukan bahwa komunikasi merupakan salah satu
variable yang berpengaruh meningkatkan kinerja karyawan. Yang berbeda adalah
pada objek penelitian serta lokasi penelitian.
18

4.2.2 Kerjasama Kelompok Terhadap Kinerja Karyawan

Kerjasama kelompok berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja


karyawan di Hotel Aryaduta Manado. Hal ini terbukti dari uji hipotesis uji t dan
juga arah hubungan yang positif dari kerjasama kelompok terhadap kinerja. Hal
ini berarti bahwa kerjasama kelompok merupakan salah satu factor atau variable
yang bisa mempengaruhi dan meningkatkan kinerja karyawan yang bekerja di
Hotel Aryaduta Manado.

4.2.3 Kreativitas Terhadap Kinerja Karyawan

Kreativitas dalam penelitian ini tidak terbukti bahwa kreativitas tidak


berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado. Hal
ini tidak terbukti dari uji hipotesis uji t dan juga arah hubungan yang negatif dari
kreativitas terhadap kinerja. Hal ini berarti bahwa kreativitas bukan merupakan
salah satu factor atau variable yang bisa mempengaruhi dan meningkatkan kinerja
karyawan yang bekerja di Hotel Aryaduta Manado.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan

Hasil dari penelitian dan pembahasan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan
sebagai berikut :
Komunikasi, kerjasama kelompok, dan kreativitas, secara serentak
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado.
Komunikasi secara parsial atau tunggal berpengaruh signifikan terhadap
kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado. Komunikasi merupakan variabel
yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan khususnya karyawan
hotel seperti hotel Aryaduta Manado.
Kerjasama kelompok secara parsial atau tunggal berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado. Kerjasama kelompok
merupakan variabel kedua yang paling mempengaruhi kinerja karyawan
khususnya karyawan hotel seperti hotel Aryaduta Manado.
Kreativitas secara parsial atau tunggal tidak berpengaruh signifikan terhadap
kinerja karyawan di Hotel Aryaduta Manado.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, saran penelitian ini sebagai
berikut:
Dikarenakan komunikasi dan kerjasama kelompok memiliki pengaruh
positif yang signifikan serta memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap
kinerja karyawan Hotel Aryaduta Manado. Maka manajemen Hotel Aryaduta
Manado harus memperhatikan factor komunikasi dan kerjasama kelompok
untuk mendorong kinerja karyawan yang lebih tinggi lagi.
Hasil penelitian dapat digunakan untuk pengembangan ilmu
pengetahuan manajemen sumber daya manusia khususnya untuk komunikasi
dan kerjasama kelompok .
Dalam penelitian ini yang diteliti hanya terbatas pada pengaruh
komunikasi, kerjasama kelompok dan kreativitas. Sedangkan faktor-faktor lain
20

yang juga berpengaruh terhadap kinerja karyawan yang belum diungkap berapa
besar pengaruhnya, semoga pada penelitian selanjutnya dapat membahas
faktor-faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA

Rivai, Veithzal. Ella Jauvani Sagala. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia
untuk Perusahaan dari teori ke praktik. Rajawali Pers, Jakarta.
Athoillah, Anton. (2010).Dasar-dasar Manajemen. C.V PustakaSetia, Bandung.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktis, edisi
revisi 2010. Rineka Cipta, Jakarta.
Sarwono. S.W. [Link] Remaja. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Wibowo, 2010, Manajemen Kinerja Edisi Ketiga. Jakarta, PT Raja Grafindo
Persada,
Sunardi, Sarjono. [Link] Penilaian Kinerja dengan ROI dan EVA
terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Tergabung dalam Indeks LQ 45 di
Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Vol.2 No.1 Mei 2010: 70-92 Fakultas
Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Kristen Maranatha
Sudarmanto. 2009. Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM. Pustaka
Pelajar, Yogyakarta. Sugiyono,2012,Metode Penelitian Pendidikan, Alfabeta,
Bandung.
Utami Munandar. [Link] Kreativitas anak Berbakat. Rineka Cipta,
Jakarta.
Priyatno, Duwi. 2011. Buku Saku SPSS. Analisis Statistik Dengan Microsoff
Excel & SPSS. Penerbit Andi.
Yogyakart

21
22

Anda mungkin juga menyukai