PROPOSAL USAHA
KUE KELEPON
Program Keahlian
Disusun Oleh :
1. Ramadhan Bahrul H
2. Pascha Maulana H
3. Sherly Anton Oktavia
4. Siti Nur Abel A.P
5. Siti Nur Hidayati
MAN 1 MOJOKERTO
2022 / 2023
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.........................................................................................
DAFTAR ISI .....................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang....................................................................
B. Visi Usaha...........................................................................
C. Misi Usaha..........................................................................
BAB II PROSES PRODUKSI
A. Analisis Peluang Usaha.......................................................
B. Marketing Mix....................................................................
C. Perhitungan Modal .............................................................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan.........................................................................
B. Saran...................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Zaman dahulu orang membeli makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan
murah. Ini terutama bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Dua hal ini lah yang menjadi
prioritas utama dalam membeli makanan. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan gizi dan
nutrisi yang terkandung di dalam makanan yang mereka beli. Kami ingin membuktikan bahwa
makanan tradisional ‘Klepon” juga memiliki rasa yang enak dan memiliki kandungan gizi yang
bermanfaat bagi tubuh. Selain harga makanan tradisional yang murah, juga sangat mudah dijangkau.
Makanan tradisional “Klepon” sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen karena
mengandung karbohidrat, protein dan lain-lain. Selain itu kue tradisional ini memiliki potensi yang
sangat besar. Setiap hari, ribuan jajanan pasar dibeli untuk disajikan dan jajanan pasar berbeda
dengan backery. Jajanan pasar memiliki potensi disajikan dalam berbagai macam acara seperti
upacara adat/agama. Tidak terbatas dihidangkan pagi hari saja. Jajanan pasar bisa dihidangkan
menjadi teman minum teh/nonton TV, snack meeting dan berbagai macam acara arisan lainnya.
Semakin luas penggunaan semakin besar pasar yang bisa dikembangkan.
Visi Usaha
Memperkenalkan produk inovasi baru bagi masyarakat dengan menghasilkan produk yang
unik dan menarik.
Misi Usaha
1. Menciptakan produk yang sama dengan tampilan berbeda.
2. Meningkatkan nilai jual klepon di masyarakat.
3. Menarik minat konsumen untuk merasakan makanan yang sudah cukup terkenal
dengan inovasi baru.
4. Menghasilkan produk yang berkualitas.
BAB II
PROSES PRODUKSI
A. Analisis Peluang Usaha
1. Strength (Kekuatan)
a. Memiliki berbagai macam warna.
b. Harga yang terjangkau.
c. Bahan baku yang mudah diperoleh.
2. Weakness (Kelamahan)
a. Tidak tahan lama.
b. Pemasaran belum luas.
c. Memerlukan modal yang cukup besar.
3. Opportunity (Peluang)
Dapat menguasai pasar-pasar besar karena di lingkungan sekitar belum dijumpai produk
klepon dengan berbagai macam warna.
4. Treaths (Ancaman)
a. Munculnya pesaing yang mencoba memproduksi produk yang sama.
b. Harga bahan baku yang semakin mahal.
B. Marketing Mix
1. Product (Produk)
Klepon adalah sejenis makanan tradisional atau kue tradisional Indonesia yang termasuk
kelompok jajanan pasar. Makanan ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti
bola-bola kecil dengan isi di dalamnya.
2. Price (Harga)
Harga produk ini sangat terjangkau karena mampu dijangkau oleh semua kalangan. Baik
kalangan atas, menengah, dan bawah yaitu Rp 2.000 per bungkus.
3. Place
Tempat untuk memproduksi kue klepon ini dilakukan di sekolah sendiri yaitu di MAN 1
MOJOKERTO.
4. Promotion
Untuk promosi dan pemasaran kami lakukan dengan cara menitipkan produk ke pedagang-
pedagang jajanan tradisional (jajanan pasar) di pasar-pasar tradisional. Selain itu kami juga
menggunakan metode promosi dari mulut ke mulut.
5. Process
Proses pembuatan klepon pelangi
a. Alat
1) Kompor
2) Gas
3) Panci
4) Baskom
5) Pisau
6) Sendok
7) Sorok
8) Mika
9) Piring
10) Garpu kecil
11) Steples
12) Lap
13) Ember
14) Parutan
b. Bahan
1) Tepung beras ketan putih
2) Pewarna
3) Mika
4) Gula merah
5) Air secukupnya
6) Kelapa parut
c. Cara Membuat
Siapkan wadah bersih untuk menguleni adonan.
Daun pandan yang sudah dibersihkan kemudian blender dengan 200 ml untuk dijadikan
pewarna alami. Sisihkan.
Masukkan tepung beras ketan, tepung beras, dan garam. Aduk hingga tercampur
[Link] sedikit demi sedikit air pewarna, tuang sambil terus [Link]
tuang sedikit demi sedikit air mineral 150 ml, tuang sambil terus diaduk. Jika adonan dirasa
sudah cukup kental maka tidak perlu ditambahi air. Aduk hingga adonan hingga mencapai
kekentalan yang pas untuk kemudian dibentuk dan diisi dengan gula merah.
[Link] sedikit adonan, pipihkan, dan beri sedikit gula merah yang sudah disisir sebelumnya.
Tidak usah terlalu banyak agar nanti ketika direbus tidak meluber keluar.
[Link] adonan menjadi bola-bola.
[Link] poin 6 dan 7 hingga adonan habis.
[Link] 1 L air, tunggu hingga mendidih.
[Link] klepon yang sudah dibentuk. Tunggu hingga klepon mengapung.
[Link] menunggu klepon matang, siapkan parutan kelapa. Campur parutan kelapa
dengan gula pasir dan garam secukupnya. Sisihkan.
[Link] klepon yang sudah mengapung. Lalu gulingkan atau taburi klepon dengan parutan
kelapa.
[Link] siap disajikan. Lebih enak dimakan selagi masih hangat.
6. People
Dalam menjalankan usaha ini memerlukan tenaga kerja sebanyak 5 orang.
7. Physical Evidence
Kemasan yang digunakan untuk membungkus produk terdiri dari mika.
NO Uraian Q Satuan Satuan harga (Rp) Jumlah
(Rp)
1 Tepung beras 500gr Kg 24.000 12.000
ketan
2 Gula merah 250gr Gr 3.000 3.000
3 Kelapa 1/2 Buah 5.000 5.000
4 Pewarna 1 Buah 2.000 2.000
Jumlah 22.000
No Uraian Q Satuan Satuan harga (Rp) Jumlah
1 Mika 1 Pak 2.000 2.000
2 Steples 1 Buah 20.000 20.000
3 Isi steples 1 Pak 1.500 2.000
Jumlah 24.000
Nama Karyawan Tim Manajemen Gaji/Bulan
Ramadhan Bahrul H Pemimpin Rp.
Pascha Maulana H Bagian Keuangan Rp.
Sherly Anton Oktavia Bagian Pemasaran Rp.
Siti Nur Abel A.P Bagian Produksi Rp.
Siti Nur Hidayati Bagian Produksi Rp.
Total gaji keseluruhan Rp.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Menurut pengamatan penyusun usaha klepon pelangi diperlukan dalam dunia pasar karena
rasanya yang enak dan juga penyusun membuat usaha klepon dengan varian warna baru
sesuai namanya klepon pelangi.
Kesuksesan akan diantarkan dengan kreatifitas kita dalam mengembangkan
kemampuannya.
B. Saran
Dalam mendirikan usaha sebaiknya dipersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan
tepat, sehingga usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik. Dalam berwirausaha
diperlukan keyakinan percaya diri, dan keuletan, dan seorang wirausaha haruslah selalu
kreatif dan inovatif serta selalu mengikuti trend dan selera konsumen agar pelanggan tidak
mudah bosan.