Jurnal 3
Judul Materi Efektifitas Teknik Counter Pressure dan Abdominal Lifting
Kualifikasi Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri pada Ibu Bersalin Kala I
Fase Aktif di BPM Kota Padang
Nama mahasiswa / Rahmawati/2281A0011, Frida Sinlae/2281A0010, Resni
NIM Febriani Syarif/2281A0012, Era Pebriana/2281A0013
Penulis, Judul, (Mahdalena Prihatin Ningsih, Lisa Rahmawati), Efektifitas
Jurnal, Halaman Teknik Counter Pressure dan Abdominal Lifting Terhadap
Pengurangan Rasa Nyeri pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di
BPM Kota Padang, 217-224
Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik
abdominal lifting dan teknik counter pressure terhadap
pengurangan rasa nyeri persalinan.
Teori Nyeri saat persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara
umum dialami oleh hampir semua ibu yang akan bersalin. Nyeri
persalinan merupakan sebuah pengalaman subjektif dari pasien
yang disebabkan oleh iskemik otot uterus, penarikan dan traksi
dari ligament uterus, traksi ovarium, tuba fallopii dan distensi
bagian bawah uterus, otot dasar panggul dan perineum. Nyeri
persalinan mulai timbul pada kala I fase laten dan akan lebih
meningkat lagi intensitas nyeri tersebut pada fase aktif, pada
fase laten terjadi pembukaan serviks sampai 3 cm bisa
berlangsung selama 8 jam.
Masase merupakan salah satu teknik aplikasi teori gate-control,
dengan menggunakan teknik masase atau pijat dapat meredakan
nyeri dengan menghambat sinyal nyeri, meningkatkan aliran
darah dan oksigenasi ke seluruh jaringan.
Teknik counter pressure dilakukan di daerah lumbal dimana
saraf sensorik rahim dan mulut rahim berjalan bersama saraf
simpatis rahim memasuki sumsum tulang belakang melalui saraf
torakal 10-11-12 sampai lumbal 1. Dengan begitu impuls rasa
sakit ini dapat diblok yaitu dengan memberikan rangsangan
pada saraf yang berdiameter besar yang menyebabkan gate
control akan tertutup dan rangsangan sakit tidak dapat
diteruskan ke korteks serebral.
Metode Subjek : 16 Ibu Bersalin
Alat Ukur : Pre-test dan Post-test
Analisis : Univariat dan Bivariat Uji t-test dependen
Hasil Hasil penelitian univariat didapatkan bahwa rata-rata nyeri
persalinan sebelum teknik abdominal lifting 7,63 dengan standar
deviasi 1,23 dan teknik counter pressure 7,81 dengan standar
deviasi 1,33, sedangkan hasil penelitian univariat sesudah
dilakukan teknik abdominal lifting sebesar 7,19 dengan standar
deviasi 1,47 dan teknik counter pressure sebesar 6,5 dengan
standar deviasi 1,41.
Hasil penelitian bivariate didapatkan bahwa terdapat efektifitas
teknik counter pressure terhadap pengurangan skor nyeri
persalinan kala I fase aktif dengan nilai p 0,000 dan tidak
terdapat efektifitas teknik abdominal lifting terhadap
pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif dengan nilai p
0,110.
Jurnal 4
Judul Materi Hipnobirthing dan Counter Pressure untuk Pengurangan Nyeri
Kualifikasi Pinggang pada Kala I Persalinan
Nama mahasiswa / Rahmawati/2281A0011, Frida Sinlae/2281A0010, Resni
NIM Febriani Syarif/2281A0012, Era Pebriana/2281A0013
Penulis, Judul, (Zaenal Arifin, Agus Kirwanto, Supiati), Hipnobirthing dan
Jurnal, Halaman Counter Pressure untuk Pengurangan Nyeri Pinggang pada Kala
I Persalinan, 50-53
Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada
perbedaan hypnobirthing dan counter-pressure dalam
menurunkan rasa nyeri saat persalinan kala I.
Teori Pengalaman ibu yang dialami selama persalinan membawa
pengaruh yang besar terhadap masa nifas dan kehamilan dan
persalinan selanjutnya. Untuk itu bagi penolong persalinan
untuk memenuhi kebutuhan ibu rasa nyaman saat persalinan.
Salah satu dari kebutuhan tersebut adalah metode pengontrolan
nyeri persalinan. Ibu yang bersalin membutuhkan informasi
akurat untuk pengontrolan nyeri yang paling tepat dan efektif
baginya dan dukungan untuk menerapkan teknik tersebut pada
proses persalinan(Page, 2000).
Metode yang dapat membantu menurunkan nyeri saat persalinan
yaitu menggunakan farmakologi (obat-obatan) maupun non obat
yaitu dengan pemijatan atau hipnoterapi. Teknik non obat salah
satunya adalah hypnobirthing yang merupakan paling dikenal
saat ini, berada dibawah naungan Hypnobirthing Institute,USA.
Metode Hypnobirthing adalah autohipnosis (selfhynosis) atau
sugesti menghadapi kehamilan, sehingga para wanita hamil
mampu melaluinya dengan cara yang alami, lancar dan nyaman
tanpa rasa sakit. Teknik ini berguna untuk kesehatan jiwa janin.
Dalam persalinan, rasa nyeri dapat terabaikan dengan relaksasi
dan visualisasi, karena dengan pemusatan perhatian pada satu
hal saja pada satu waktu. Kondisi rileks memunculkan
endorphin sebagai anestesi alami yang menggantikan hormon
pemicu rasa sakit (Gunawan,2007).
Teori gate control dari Melzack dan Wall (1965) mengusulkan
bahwa impuls nyeri dapat diatur atau dihambat oleh mekanisme
pertahanan di sepanjang sistem saraf pusat. Teori ini
mengatakan bahwa impuls nyeri dihantarkan saat sebuah
pertahanan dibuka dan impuls dihambat saat sebuah pertahanan
tertutup. Upaya menutup pertahanan tersebut merupakan dasar
teori menghilangkan nyeri. (Guyton, 2002).
Metode Subjek : 54 Ibu Bersalin
Alat Ukur : Pre-test dan Post-test
Analisis : Uji Statistik One Way Anova
Hasil Nyeri berat terkontrol pada persalinan normal sebanyak 85,2%.
Nyeri berat terkontrol saat pertolongan persalinan dengan
menggunakan hipnobrirthing sebesar 48.8%. Nyeri berat
terkontrol saat pertolongan persalinan kala I dengan
menggunakan teknik counter preassure sebanyak 30,1%.
Penurunan nyeri yang cukup nyata bila pasien yang sedang
bersalin dilakukan tindakan hypnobirthing.