A. Pengalaman Konkrit B. Observasi C. Refleksi Analitik Inti Dan Diri D. Konseptualisasi
A. Pengalaman Konkrit B. Observasi C. Refleksi Analitik Inti Dan Diri D. Konseptualisasi
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Tuhan selalu hadir di Komponen Layanan Dasar
dalam hidupku
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Pribadi
Metode/teknik Diskusi Semester Ganjil/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 2. Landasan religious
Tahap akomodasi : Berminat mempelajari arti dan tujuan setiap ibadah
dengan mengetahui kuasa Tuhan dalm hidup
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mengenal arti dan Berminat mempelajari arti Melakukan berbagai
tujuan ibadah dan tujuan setiap ibadah kegiatan ibadah dengan
dengan mengetahui kuasa kamauan sendiri
Tuhan dalm hidup
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK menayangkan media slide power point yang berhubungan dengan
materi layanan
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk mengamati video yang
berhubungan dengan adanya kuasa Tuhan dalam hidup.
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menceritakan pengalaman hidup dengan adanya kuasa Tuhan.
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk meyakini perilaku pentingnya
beribadah dan bersyukur .
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya meningkatkan rasa syukur dalam hidup.
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
Ibadah tidak hanya terfokus pada ibadah dalam masjid, gereja dan sebagainya, tetapi
ibadah dapat mencakup keseluruhan aktifitas hidup kita. Ibadah dapat kita lakukan dengan
hati, dengan lisan dan dengan amal perbuatan sehari-hari.
Ada beberapa ikhtiar yang bisa kita lakukan agar kita dapat mengenal lebih dekat dengan
Tuhan kita, yaitu :
1. Berusahalah merenung dan berdzikir, bahwa kita ini adalah makhluk yang selalu
membutuhkan pertolongan-Nya, kita adalah ciptaan Tuhan yang selalu merasakan Tuhan
hadir diantara kita.
2. Bersyukurlah atas semua karunia nikmat yang diberikan-Nya. Kita diberi kesehatan,
kekuatan, dll. Mari kita gunakan untuk beribadah kepada-Nya. Kita harus selalu
bersyukur baik dikala susah maupun dikala senang
3. Perkaya diri kita dengan ilmu pengetahuan, yaitu dengan sungguh dalam belajar.
4. Kalau ilmu pengetahuan sudah kita dapat, marilah kita gunakan untuk mengkaji kitab-
kitabnya. Agar ibadah kita lebih mantab dan bermakna kalau kita landasi dengan ilmu
pengetahuan yang luas.
5. Berusaha mengenal tanda-tanda kebesaran Allah atau ciptaan tuhan, diantaranya :
a. Penciptaan Langit
Langit merupakan ciptaan Allah yang sangat indah. Setiap manusia yang suka
memperhatikan langit, baik di malam hari maupun siang hari, pasti akan merasakan
ketakjuban luar biasa. Tidak hanya sebatas itu, manusia pun sudah menembus
angkasa untuk mengekplorasi bulan dan planet lainnya.
b. Penciptaan Bumi
Bumi dan segala keindahannya ini sangat kaya dengan ayat- ayat Allah yang begitu
luar biasa. Bahkan, hingga saat ini, manusia belum mampu mengungkap semua tabir
misteri di bumi. Lautan, gunung-gunung, samudera yang terbentang luas, gurun pasir,
dan yang lainnya sangatlah berkesinambungan serta penuh hikmah dalam
penciptaannya. Semua ini dicipatakan Allah untuk manusia dan tidak sepantasnya kita
ingkar kepada-Nya.
c. Lautan
Coba kita renungkan bagaimana Allah telah menundukkan lautan untuk manusia
dengan kapal? Dapatkah kita bayangkan bagaimana kapal-kapal mampu berlayar
mengarungi lautan luas ? Ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa hal ini terjadi
karena adanya perbedaan jenis air laut dan kapal serta terciptanya ruang udara yang
membuat kapal bisa mengapung. Walaupun begitu, ilmu pengetahuan hanya
mengungkap tetapi tidak menciptakan. Hal ini semakin mempertegas kekuasaan Allah
dan kebesarannya.
d. Hubungan Angin dengan Air Hujan
Air hujan yang diturunkan ke bumi oleh Allah adalah nikmat yang tidak terhingga.
Walaupun manusia sudah mampu membuat hujan buatan, hujan alami ciptaan-Nya
tetap tidak dapat tergantikan. Coba kita bayangkan jika suatu tempat tidak diguyur
hujan dalam jangka waktu lama. Daerah itu pasti akan kering kerontang. Saat tempat
ini diguyur hujan, maka tumbuhlah berbagai jenis tumbuhan.
e. Awan
Awan merupakan fenomena unik dari sebuah proses terjadi dan turunnya hujan. Awan
diciptakan untuk melindungi manusia dari terik sinar matahari. Selain itu, awan akan
menjadi dominan saat berlangsung musim hujan. Adanya sirkulasi musim dan cuaca
ini, membuat keseimbangan cuaca bumi akan terjaga.
Nama :...........................................................................................
Kelas :...........................................................................................
Materi :...........................................................................................
Media :...........................................................................................
Peserta didik
( ………………….. )
Topik :..........................................................................................
Kelas :..........................................................................................
Pemberi Layanan :..........................................................................................
Petunjuk:
A. Understanding
1. Apakah makna dari topik tersebut?...........................................................
..................................................................................................................
2. Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari layanan klasikal
dengan topik tersebut?...............................................................................
..................................................................................................................
B. Comfort
No Pernyataan 1 2 3 4
C. Action
Apakah yang akan Anda lakukan setelah mendapatkan layanan klasikal tersebut?
.........................................................................................................................
PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
Jl. Laks Malahayati. No.09. Kelurahan Talang. Kecamatan
Teluk Betung Selatan. Bandar Lampung.
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Kejujuran Komponen Layanan Dasar
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Pribadi
Metode/teknik Diskusi Semester Genap/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 2. Landasan Perilaku Etis
Tahap akomodasi : Meyakini pentingnya norma dan etika perilaku sosial
bagi remaja pada kehidupan bermasyarakat
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mengaitkan norma dan Meyakini pentingnya Menampilkan
etika perilaku sosial norma dan etika perilaku sosial yang
remaja dengan perilaku sosial bagi sesuai norma dan
permasalahan remaja remaja pada etika perilaku sosial
yang sering terjadi kehidupan remaja pada
pada lingkungan bermasyarakat. kehidupan
masyarakat. bermasyarakat.
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menyampaikan pengalamannya dari perilaku jujur yang pernah dilakukan
di lingkungannya.
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk menyampaikan perasaan peserta
didik pada saat mereka jujur, dan peserta didik diminta juga
menyampaikan bagaimana reaksi orang lain pada saat peserta didik
berlaku jujur.
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengambil
manfaat dari perilaku jujur dan merefleksikan pada diri mengenai perilaku
jujur tersebut.
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk meyakini perilaku pentingnya
berperilaku sesuai dengan norma dan etika social pada kehidupan
bermasyarakat. .
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya meningkatkan kepatuhan pada norma dan aturan yang
berlaku di sekolah.
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
KEJUJURAN
Jujur menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah tulus, tidak culas, dan lurus hati. Dalam
praktiknya, jujur terbagi tiga, yaitu jujur dalam berucap, jujur dalam niat, dan jujur dalam
bertindak.
1. Jujur dalam niat adalah berniat dengan tulus ikhlas, baik kepada Tuhan mauapun kepada manusia.
Misalanya dalam memberikan sumbangan, kita harus ikhlas melakukannya. Kita
menyumbang karena berniat untuk menyumbang, buka karena hal-hal lain yang dapat
menguntungkan diri sendiri dan/atau merugikan orang lain
2. Jujur dalam berucap adalah berkata benar dan tepat.
Lawan jujur dalam berucap adalah berbohong. Berbohong adalah mengucapkan sesuatu yang
bertentangan dengan apa-apa yang kita ketahui. Seseorang dilarang untuk berbohong karena bisa
menyesatkan dan menyengsarakan orang lain. Orang yang berbohong adalah orang yang
lemah, orang yang takut dan memiliki jiwa yang sakit.
3. Jujur dalam bertindak adalah melakukan segala tindakan dengan tidak merugikan orang lain demi
keuntungan pribadi.
Jujur dalam tindakan juga berarti tidak curang, tidak menipu, serta tidak memanipulasi fakta
dan data. Dalam bertindak, selain kita harus benar juga juga harus tepat. Misalnya, dalam
bertindak melawan kejahatan, bagi kita sebagai warga negara tindakan yang jujur adalah
melaporkan kejahatan kepada pihak kepolisian. Tidak jujur apabila kita main hakim sendiri
Kejujuran adalah kebijakan terbaik, demikian kata pepatah. Kejujuran membuat orang lain
senantiasa percaya kepada kita. Kejujuran juga membuat orang berpikir bahwa kita dapat diandalkan.
Teman-taman memandang kita sebagai seorang sahabat. Orangtua melihat kita sebagai anak yang
membanggakan. Guru, masyarakat akan mengenal kita sebagai seorang yang berintegritas tinggi
dan dapat diandalkan.
Ada banyak alasan untuk selalu berkata jujur. Pamela Espeland, melalui Buku Pintar Rema ja
Gaul mengungkapkan sebagai berikut :
1. “Kamu tidak akan terperangkap dalam kebohongan kalau kamu berkata jujur”.
2. Berkata jujur berarti tidak ada orang lain yang bakal disalahkan atas perbuatanmu.
3. Kebenaran selalu merupakan argumen yang paling kuat
4. Berkata jujur memberimu kesempatan untuk menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi
5. Berkat jujur biasanya tidak akan menjerumuskan ke dalam masalah sedalam jika kamu
berbohong
6. Berkata jujur pada seseorang adalah tindakan penuh cinta
7. Berbohong menyebabkan stress lebih berat daripada berkata jujur.
8. Berkata jujur membantu orang-orang yang kamu sayangi lebih percaya dan hormat
kepadamu.
9. Berkata jujur membantumu merasa tenang di dalam hati. Berbohong membuat perutmu
melilit tidak karuan.
10. Kebohongan adalah sebuah jebakan. Kebenaran bisa membebaskanmu dari jebakan itu dan
memungkinkanmu terus melangkah maju dalam hidup
11. Kamu tidak akan pernah menemukan siapa dirimu sebenarnya sampai kamu berani
menghadapi kebenaran.
Nama :...........................................................................................
Kelas :...........................................................................................
Materi :...........................................................................................
Media :...........................................................................................
Peserta didik
( ………………….. )
Topik :..........................................................................................
Kelas :..........................................................................................
Pemberi Layanan :..........................................................................................
Petunjuk:
A. Understanding
a. Apakah makna dari topik tersebut?............................................................
..................................................................................................................
b. Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari layanan klasikal
dengan topik tersebut?...............................................................................
..................................................................................................................
B. Comfort
No Pernyataan 1 2 3 4
C. Action
Apakah yang akan Anda lakukan setelah mendapatkan layanan klasikal tersebut?
.........................................................................................................................
PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
Jl. Laks Malahayati. No.09. Kelurahan Talang. Kecamatan
Teluk Betung Selatan. Bandar Lampung.
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Mengenal Gaya belajar Komponen Layanan Dasar
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Belajar
Metode/teknik Diskusi Semester Ganjil/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 7. Pengembangan pribadi
Tahap akomodasi : Menerima keadaan diri secara positif
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mengenal kemampuan Menerima keadaan diri Menampilkan perilaku
dan keinginan diri secara positif yang merefleksikan
keragaman diri dalam
lingkungannya
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menceritakan suasana belajar disekolah, apakah mudah dipahami atau
tidak.
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk menyampaikan perbedaan cara
belajar dirumah dan disekolah
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melihat ppt
tentang gaya belajar dan peserta didik dapat memahami tentang gaya
belajarnya
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk dapat mengaplikasikan gaya
belajar yang sesuai dengan masimg-masing individu.
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya meningkatkan pemahaman dalam belajar
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
Nama :...........................................................................................
Kelas :...........................................................................................
Materi :...........................................................................................
Media :...........................................................................................
Peserta didik
( ………………….. )
Topik :..........................................................................................
Kelas :..........................................................................................
Pemberi Layanan :..........................................................................................
Petunjuk:
A. Understanding
a. Apakah makna dari topik tersebut?..................................................................
b. Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari layanan klasikal
dengan topik tersebut?......................................................................................
B. Comfort
NO Pernyataan 1 2 3 4
C. Action
Apakah yang akan Anda lakukan setelah mendapatkan layanan klasikal tersebut?
.........................................................................................................................
PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
Jl. Laks Malahayati. No.09. Kelurahan Talang. Kecamatan
Teluk Betung Selatan. Bandar Lampung.
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Kiat mencari dan Komponen Layanan Dasar
disenangi teman
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Sosial
Metode/teknik Diskusi Semester Ganjil/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 10. Kematangan hubungan dengan temna sebaya
Tahap akomodasi : Menyadari keragaman latar belakang teman sebaya yang
mendasari pergaulan
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mempelajari norma- Menyadari keragaman Bekerjasama dengan
norma pergaulan dengan latar belakang teman teman sebaya yang
teman sebaya yang sebaya yang mendasari beragam latar
beragam latar pergaulan belakangnya
belakangnya
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK menayangkan video tentang persahabatan sejati
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk mengamati video yang
berhubungan dengan cara menjadi teman yang baik.
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menceritakan tentang teman yang dimiliki didalam hidupnya
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk dapat berkomunikasi dengan
baik dalam memulai persahabatan.
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya mengenal teman baru.
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
John W. Santrock dalam buku psikogi perkembangan menyebutkan beberapa Strategi yang dianggap
TEPAT untuk mencari dan disenangi teman, yaitu sebagai berikut :
1. Menciptakan Interaksi
Mempelajari teman merupakan modal awal untuk membangun interaksi. Kita dapat menentukan
orang-orang baik untuk dijadikan teman. Selanjutnya, interaksi dapat dibangun melalui perkenalan
langsung yang diawali dengan memperkenalkan diri sendiri dan memulai pembicaraan, misalnya
dengan menanyakan nama, alamat, minat dan aktivitas favorit, dan lain sebagainya.
2. Bersikap menyenangkan, baik, dan penuh perhatian
Kesan pertama yang menyenangkan adalah hal yang penting di awal interaksi, yang meliputi
penampilan yang menarik, sikap yang sopan, tenang dan gembira.
3. Tingkah laku prososial
Tingkah laku prososial adalah tingkah laku yang dianggap baik oleh kebanyakan orang, seperti
jujur, dapat dipercaya, mau memberitahu hal yang sebenarnya, menjaga janji, murah hati, mau
berbagi, menolong dan bekerja sama.
4. Menghargai diri sendiri dan orang lain
Orang yang memiliki sikap dan kepribadian yang positif dengan tetap menjadi diri sendiri, seperti
mau menghargai orang lain, mendengarkan orang lain berbicara, terbuka kepada orang lain, sopan,
ramah, lucu, menjaga reputasi pribadi, bersih, dan berpakaian rapi, lebih disukai oleh orang lain.
5. Menyediakan dukungan sosial
Aktivitas yang menunjukkan kepedulian, seperti member pertolongan, nasihat, pujian, motivasi atau
melakukan kegiatan bersama seperti belajar, bermain, duduk berdekatan atau berada dalam
kelompok yang sama, dapat menguatkan hubungan dengan teman sebaya.
Nama :...........................................................................................
Kelas :...........................................................................................
Materi :...........................................................................................
Media :...........................................................................................
Peserta didik
( ………………….. )
Topik :..........................................................................................
Kelas :..........................................................................................
Pemberi Layanan :..........................................................................................
Petunjuk:
A Understanding
1. Apakah makna dari topik tersebut?...........................................................
..................................................................................................................
2. Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari layanan klasikal
dengan topik tersebut?...............................................................................
..................................................................................................................
B Comfort
No Pernyataan 1 2 3 4
C Action
Apakah yang akan Anda lakukan setelah mendapatkan layanan klasikal tersebut?
.........................................................................................................................
PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
Jl. Laks Malahayati. No.09. Kelurahan Talang. Kecamatan
Teluk Betung Selatan. Bandar Lampung.
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Pentingnya Disiplin Komponen Layanan Dasar
Belajar
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Belajar
Metode/teknik Diskusi Semester Genap/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 5. Kesadaran bertanggung jawab
Tahap akomodasi : Menyadari nilai-nilai pentingnya jadwal kegiatan agar
disiplinnya kegiatan belajar
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mempelajari kegiatan Menyadari nilai-nilai Mampu mengelola waktu
belajar disekolah pentingnya jadwal untuk mencapai prestasi
kegiatan agar disiplinnya belajar
kegiatan belajar
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menyampaikan kegiatan pembelajaran disekolah
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk menyampaikan pendapat mereka
tentang belajar disekolah, apakah ada peraturan dalam disiplin belajar
disekolah
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membuat
kontrak belajar
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk meyakini perilaku penting
dalam disiplin belajar dan peraturan yang harus dipatuhi dalam proses
pembelajaran
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya meningkatkan disiplin belajar.
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
Sebagai seorang pelajar kita semua mempunyai tugas utama yaitu belajar. Proses belajar yang baik
diharapkan akan dapat menghasilkan prestasi yang optimal. Oleh karena itu kita perlu memikirkan
kebiasaan dan cara belajar yang baik agar dapat memperoleh hasil sesuai dengan yang kita harapkan.
Sebelum melakukan kegiatan belajar, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, antara lain sebagai
berikut :
a. Kita harus menumbuhkan rasa senang terhadap pelajaran yang akan kita pelajari. Hal ini sangat
membantu dalam rangka menumbuhkan semangat belajar ( motivasi ) yang akan membuat kita
dapat menikmati belajar dan tidak cepat bosan.
b. Menumbuhkan rasa senang terhadap guru . Hal ini penting sekali karena apabila kita tidak senang
terhadap guru maka secara langsung kita tidak akan dapat menerima pelajaran dengan baik dan
tentunya kita tidak akan dapat berkonsentrasi dengan baik.
c. Badan harus sehat dengan makan dan olah raga teratur. Badan yang sehat akan sangat membantu
dalam proses belajar karena kita dapat belajar tanpa gangguan pusing, mual atau gangguan
kesehatan yang lain. Seperti pepatah, “ Di dalam badan yang sehat terkandung jiwa yang kuat”,
dengan demikian kita akan dapat belajar dengan baik.
d. Menumbuhkan rasa percaya diri bahwa kita bisa melakukannya.. Munumbuhkan optimisme sangat
penting untuk menumbuhkan semangat belajar, sedangkan pesimisme ( tidak percaya diri ) akan
cenderung melemahkan semangat.
Evaluasi Proses Layanan Bimbingan Klasikal
Tahun Pelajaran 2022/2023
Nama :...........................................................................................
Kelas :...........................................................................................
Materi :...........................................................................................
Media :...........................................................................................
Peserta didik
( ………………….. )
Topik :..........................................................................................
Kelas :..........................................................................................
Pemberi Layanan :..........................................................................................
Petunjuk:
A Understanding
1 Apakah makna dari topik tersebut?..............................................................
..................................................................................................................
2 Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari layanan klasikal
dengan topik tersebut?................................................................................
..................................................................................................................
B Comfort
No Pernyataan 1 2 3 4
C Action
Apakah yang akan Anda lakukan setelah mendapatkan layanan klasikal tersebut?
.........................................................................................................................
PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
Jl. Laks Malahayati. No.09. Kelurahan Talang. Kecamatan
Teluk Betung Selatan. Bandar Lampung.
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Perkembangan Remaja Komponen Layanan dasar
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Pribadi
Metode/teknik Diskusi Semester Ganjil/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 6. Kesadaran gender
Tahap akomodasi : Menghargai peranan diri dan orang lain sebagai laki laki atau
perempuan dalam kehidupan sehari-hari
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mengenal peran peran Menghargai peranan diri Berinteraksi dengan lain
social sebagai laki laki dan orang lain sebagai laki jenis secara kolaboratif
atau perempuan laki atau perempuan dalam dalam memerankan peran
kehidupan sehari-hari jenis
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menyampaikan ciri-ciri perkembangan fisik pada remaja putra maupun putri,
tugas perkembangan dan perkembangan emosi
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk menyampaikan pendapat mereka
tentang batasan-batasan dengan lawan jenis
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengungkapkan bagaimana cara berteman dengan lawan jenis
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk dapat mengetahui batasan
dengan lawan jenis, resiko apa bila melanggar batasan tersebut, cara
mengendalikan emosi dan tugas perkembangan yang harus dilakukan
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya menjaga diri atas perkembangan yang terjadi pada dirinya
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
Pada masa remaja disebut masa pubertas yaitu masa ketika seorang anak mengalami perubahan
fisik, psikis dan kematangan seksualitasnya.Pada masa pubertas terjadi perubahan yang sangat
mencolok dan membutuhkan penyesuaian diri terhadan tuntutan sosial.Pubertas terjadi karena
tubuh mulai memproduksi hormon-hormon seksual sehingga alat reproduksi telah berfungsi dan
tubuh mengalami perubahan serta perkembangan yang sedemikian rupa tanpa disadari oleh remaja
itu sendiri. Hormon yang ada pada wanita adalah estrogen dan progesterone sedang untuk pria
dipengaruhi oleh hormone testoteron.
1. Perkembangan Fisik
Fase remaja adalah fase kehidupan manusia yang sangat strategis, penting dan berdampak luas
bagi perkembangan remaja itu berikutnya atau sampai dewasa nanti. Perkembangan atau
pertumbuhan fisik pada saat awal remaja terjadinya sangat pesat dan terkadang tidak sesuai
antara usia dan fisik yang dimiliki remaja. Berkaitan dengan fisik remaja, perkembangan
terpenting adalah aspek seksualitas. Pada masa ini akan mempengaruhi perkembangan pribadi
seseorang selanjutnya, karena hal ini akan berdampak luas. Ciri-ciri fisik pada remaja putra :
tubuh bertambah berat dan tinggi, lengan dan tungkai kaki bertambah panjang,tangan dan kaki
bertambah besar, pundak dan dada bertambah besar dan bidang,otot menguat, tulang wajah
memanjang dan membesar, tidak tampak seperti anak kecil lagi,tumbuh jakun,tumbuh rambut-
rambut di ketiak dan sekitar muka, suara menjadi besar, keringat bertambah banyak, kulit dan
rambut mulai berminyak. Ciri-ciri fisik pada remaja puteri : tubuh bertambah berat, tinggi
dengan bentuk tumbuh berlekuk, lengan dan tungkai kaki bertambah panjang, tangan dan kaki
bertambah besar, tumbuh payudara, pantat berkembang lebih besar, tulang wajah memanjang
dan membesar, tidak tampak seperti anak kecil lagi, keringat bertambah banyak, kulit dan
rambut mulai berminyak,tumbuh jerawat, dan terkadang terjadi bau badan (kalau tidak pandai
merawatnya)
2. Perkembangan Emosi
Remaja memiliki puncak emosionalitas, perkembangan emosi tingkat tinggi, remaja yang
berkembang di lingkungan yang kurang kondusif atau mendukung maka kematangan
emosionalnya akan terhambat, sehingga sering mengalami akses negatif berupa tingkah
laku yang menyimpang, misal:
a. Agresif ( bersifat melawan, keras kepala )
b. Lebih suka menyendiri, pendiam, melamun.
c. Mengambil kompensasi /pelarian yang negatif
3. Tugas Perkembangan.
Setiap remaja diharapkan mampu berkembang sesuai dengan tugas-tugas perkembangan yang
dilaluinya yaitu antara lain :
a. Menerima keadaan fisik dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
b. Mencapai kemandirian emosional tanpa tergantung kepada orang lain.
c. Mengembangkan ketrampilan berkomunikasi antar pribadi dan belajar bergaul dengan
orang lain/teman sebaya.
d. Menemukan model atau tokoh yang dapat dijadikan idola sebagai rujukan dalam
menjalankan tugas perkembangan.
e. Menerima dirinya sendiri dan yakin atas kemampuannya.
f. Mampu mengontrol diri disesuaikan dengan nilai-nilai moral yang ada dalam masyarakat.
g. Meninggalkan sedikit demi sedikit sifat kekanak-kanakan yang kadang-kadang masih
muncul.
Evaluasi Proses Layanan Bimbingan Klasikal
Tahun Pelajaran 2022/2023
Nama :...........................................................................................
Kelas :...........................................................................................
Materi :...........................................................................................
Media :...........................................................................................
Peserta didik
( ………………….. )
Topik :..........................................................................................
Kelas :..........................................................................................
Pemberi Layanan :..........................................................................................
Petunjuk:
A Understanding
1. Apakah makna dari topik tersebut?..............................................................
..................................................................................................................
2. Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari layanan klasikal
dengan topik tersebut?................................................................................
..................................................................................................................
B Comfort
No Pernyataan 1 2 3 4
C Action
Apakah yang akan Anda lakukan setelah mendapatkan layanan klasikal tersebut?
.........................................................................................................................
PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
Jl. Laks Malahayati. No.09. Kelurahan Talang. Kecamatan
Teluk Betung Selatan. Bandar Lampung.
1. SPESIFIKASI
Topik layanan Remaja Berprestasi Komponen Layanan Dasar
Sasaran Siswa kelas VII Bidang Belajar
Metode/teknik Diskusi Semester Ganjil/ 2022–2023
2. TUJUAN Capaian Layanan 4. Kematangan intelektual
Tahap akomodasi : Menyadari akan keragaman alternatif keputusan dan
konsekuensi yang dihadapinya.
Pengenalan Akomodasi Tindakan
Mempelajari cara-cara Menyadari akan keragaman Mengambil keputusan dan
pengambilan keputusan alternatif keputusan dan pemecahan masalah atas
dan pemecahan masalah konsekuensi yang dasar informasi/data secara
secara objektif. dihadapinya. objektif.
3. KEGIATAN
Kegiatan Inti a. Pengalaman konkrit
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menyampaikan mata pelajaran dan ekstrakurikuler apa yang mereka
senangi
b. Observasi
Guru BK meminta peserta didik untuk menyampaikan pendapat, hal apa
yang membuat siswa dikatakan berprestasi
c. Refleksi analitik inti dan diri
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengungkapkan bagaimana perasaannya bila menjadi salah satu dari siswa
yang berprestasi
d. Konseptualisasi
Guru BK mengarahkan peserta didik untuk dapat mengetahui kemampuan
diri dan hal yang harus dilakukan untuk menjadi siswa yang berprestasi
e. Rencana tindakan
Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menuliskan rencana perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik
dalam upaya menjadi remaja berprestasi baik akademik maupun non
akademik
4. PENILAIAN
Penilaian Proses Keaktifan peserta didik dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling
Penilaian hasil Pencapaian pelaksanaan tindakaan yang sudah dituliskan oleh peserta didik
1. SPESIFIKASI
Ekspresi Emosi
Pengertian Emosi
Emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu. Sebagai contoh
emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang, sehingga secara fisiologi terlihat
tertawa, emosi sedih mendorong seseorang berperilaku menangis.
Daniel Goleman (2002 : 411) mengemukakan beberapa macam emosi, yaitu :
a. Amarah : beringas, mengamuk, benci, jengkel, kesal hati
b. Kesedihan : pedih, sedih, muram, suram, melankolis, mengasihi diri, putus asa
c. Rasa takut : cemas, gugup, khawatir, was-was, perasaan takut sekali, waspada, tidak
tenang, ngeri
d. Kenikmatan : bahagia, gembira, riang, puas, riang, senang, terhibur, bangga
e. Cinta : penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat, dan
kemesraan.
f. Terkejut : terkesiap, terkejut
g. Jengkel : hina, jijik, muak, mual, tidak suka
h. Malu : malu hati, kesal
Bentuk-Bentuk Ekspresi
1. Ekspresi wajah
Ekspresi wajah merupakan ekspresi yang seringkali muncul jika kita mengalami peristiwa
emosi. Wajah pucat, merah, mengerut, berseri-seri adalah sederet bentuk ekspresi emosi
yang lazim dialami.
2. Ekspresi suara
Ekspresi suara saat emosi dikenal secara umum dalam pergaulan sehari-hari, seperi tertawa,
bersenandung, berteriak-teriak, memaki, atau tiba-tiba terenyak dengan tatapan kosong. Ekspresi suara
mungkin tidak segampang diketahui bila dibandingkan dengan ekspresi wajah dalam mengomunikasikan
emosi, tapi keduanya sangat penting.
3. Ekspresi sikap dan tingkah laku
Tingkah laku emosi dengan pelibatan diri adalah tingkah laku dengan upaya bergerak maju
mempertahankan suasana yang menyenangkan pada emosi positif. Tingkah laku agresif dan eksplosif
adalah contoh pelibatan diri dalam menghadapi berbagai ancaman sebagai upaya mekanisme pertahanan
diri (self- defense mechanism). Sedangkan tingkah laku emosi dalam bentuk pelepasan diri adalah lari
atau menghindar dari obyek yang menimbulkan emosi. Contoh dari ekspresi pelepasan diri adalah lari
terbirit-birit untuk menyelamatkan diri dari sumber yang menakutkan atau tertunduk malu.
4. Ekspresi lain-lain
Dari ketiga ekspresi di atas, terdapat sebuah ekspresi lain yang dinilai sebagai ekpresi yang muncul saat
emosi berat. Hal ini biasanya dijumpai oleh orang yang mengalami syok berat atau bahkan tak sadarkan
diri (pingsan). Demikian juga pada sebagian orang, ada yang latah dengan menyebut kata-kata tertentu,
terutama ketika kaget. Latah ini banyak terjadi dikalangan masyarakat Indonesia. Latah ini dapat
digolongkan pada ekpresi suara tetapi karena ekspresinya spesifik dan tidak terjadi pada setiap orang,
maka dimasukkan dalam kelompok ekspresi lain-lain.
1. SPESIFIKASI
Pola hidup hemat berarti gaya hidup yang tidak berlebihan dan tidak boros, disesuaikan dengan
pendapatan dan kemampuan. Hemat juga sering dikaitkan dengan berhati-hati dalam membelanjakan
dan menggunakan uang, barang dan segala sesuatu yang kita miliki. Sedangkan seseorang dikatakan
bersikap ulet berarti individu yang memiliki kepribadian tangguh, kuat, tidak mudah putus asa serta
memiliki cita-cita yang tinggi. Seorang yang ulet, akan mencurahkan tenaga, pikiran, waktu ataupun
hartanya untuk mencapai tujuan sehingga dapat mencapai keberhasilan. Sikap Kompetitif sering
berkaitan dengan kompetisi atau persaingan. Secara umum kompetitif dapat diartikan sebagai sikap
yang terbentuk dari ukuran keinginan seseorang untuk mengungguli orang lain, khususnya dalam hal
yang positif
Pentingnya pola perilaku hidup hemat, ulet dan kompetitif untuk diterapkan dalam kehidupan, ulet,
dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari
a) Gaya hidup hemat merupakan salah kunci untuk mencegah tumbuhnya sifat boros dan
komsumtif.
b) Pola hidup hemat akan menuntun kita untuk bisa mengatur keuangan, terhindar dari
keinginan untuk berhutang, serta lebih baik dalam mengelola keuangan
c) Dengan hidup hemat kita dapat memastikan bahwa pengeluaran tidak akan lebih besar dari
pemasukan.
d) Sikap ulet dapat memberi semangat, tangguh dan pantang menyarah terutama pada peserta
didik dalam belajar demi menggapai cita-cita masa depan
e) Sikap kompetitif akan memacu kita untuk semangat dalam usaha mencapai tujuan
Perilaku hidup hemat, ulet dan kompetitif yang perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari
a) Hemat; Selalu menabung sebagian uang yang diperoleh baik dari uang jajan maupun uang
hasil kerja sendiri, tidak membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan, merawat barang yang
dimiliki dengan baik, menggunakan air secukupnya saat mandi/mencuci
b) Ulet; Menyelesaikan tugas sekolah dengan sempurna, menjalankan tugas di rumah dengan
cermat serta sesuai waktunya
c) Kompetitif; Bersemangat belajar untuk mendapatkan juara kelas, berlatih keras untuk menjadi
pemenang dalam perlombaan