Hubungan Utama dalam Komunikasi VoIP
Hubungan Utama dalam Komunikasi VoIP
SEMESTER GENAP
VOIP singkatan dari (Voice Over Internet Protocol) atau biasa disebut digital phone merupakan salah satu
bagian dari teknologi transmisi untuk mentransmisikan komunikasi suara melalui IP, seperti internet
ataupun packet-switched networks. Dengan menggunakan VoIP, kita dapat melakukan panggilan telepon
melalui koneksi internet, tidak lagi menggunakan saluran telepon konvensional yang melakukan transmisi
secara analog. Beberapa layanan VoIP hanya bisa di gunakan untuk melakukan panggilan ke orang lain
yang menggunakan layanan yang sama. Tetapi ada juga layanan VoIP yang dapat melakukan panggilan
kepada siapa saja melalui nomor telepon, lokal, jarak jauh, mobile phone bahkan nomor internasional.
CARA KERJA VOIP
VoIP mengkonversikan atau mengubah suara anda yang merupakan sinyal analog menjadi sinyal digital
yang ditransmisikan melalui internet. Tidak seperti telepon konvensional yang mentransmisikan suara
anda menggunkan sinyal listrik melalui kabel. VoIP dapat digunakan langsung melalui komputer, telepon
khusus VoIP ataupun pesawat telepon konvensional yang tersambung menggunakan alat khusus yang
dinamakan VoIP adapter
Secara garis besar layanan VoIP dapat dibagi menjadi 4, yaitu :
1. Computer to Computer
Layanan ini merupakan layanan voice call yang menggunakan komputer sebagai alat komunikasi.
Dengan menggunakan layanan khusus di internet kita bisa menggunakan komputer kita yang telah
terhubung dengan internet untuk melakukan panggilan ke komputer lain yang menggunakan layanan
yang sama. Banyak penyedia layanan VoIP di internet. Salah satu layanan yang mendukung panggilan
suara melalui internet adalah Yahoo messenger. Dengan menggunakan Yahoo messenger kita bisa
melakukan voice call dengan sesama user. Begitu juga penyedia layanan lainnya, seperti MSN
messenger ataupun Skype. Layanan VoIP computer to computer dapat dilakukan secara gratis, anda
hanya cukup menyediakan koneksi internet pada komputer anda.
2. Computer to Phone
Layanan ini merupakan layanan yang memungkinkan kita melakukan panggilan dari komputer ke
telepon, baik itu telepon tetap (PSTN) ataupun mobile phone (handphone). Layanan ini juga
membutuhkan penyedia layanan di internet. Salah satu penyedia layanan ini adalah Skype. Layanan ini
juga tidak gratis seperti layanan computer to computer VoIP, layanan ini membutuhkan biaya yang
harus dibeli terlebih dahulu (sistem prabayar). Cara menggunakan layanan ini juga tidak sulit.
Pertama, kita harus memiliki account di penyedia layanan terkait, biasanya membuat account tidak di
pungut biaya. Lalu kita membeli credit atau bisa juga disebut pulsa, yang nantinya akan digunakan
untuk melakukan panggilan ke telepon. Panggilan yang dilakukan tidak hanya ke nomor telepon lokal,
namun panggilan dapat dilakukan untuk menghubungi nomor internasional di seluruh dunia. Dan juga,
kita dapat melakukan panggilan baik ke telepon tetap ataupun handphone. Tarif yang digunakan
mengacu pada penyedia layanan.
3. Phone to Computer
Layanan VoIP call ini merupakan layanan yang memungkinkan anda melakukan panggilan dari
telepon ke komputer. Lagi-lagi penyedia layanan yang mendukung layanan ini salah satunya adalah
Skype. Saat kita mempunyai account skype, kita juga dapat mempunyai apa yang di sebut Online
Number. Online number inilah yang nantinya dapat di hubungi dari telepon manapun.
4. Phone to Phone
Layanan dilakukan dengan menggunakan pesawat telepon khusus atau telepon konvensional yang di
hubungkan dengan VoIP adapter. Untuk menggunakan layanan ini kita harus menggunakan penyedia
layanan phone to phone VoIP. Salah satu penyedia layanan ini adalah Phone Power. Dengan layanan
ini kita dapat melakukan panggilan kemana pun diseluruh dunia yang menggunakan alat yang
mendukung.
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone)
adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara
diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang me-ngirimkan paket-paket data, dan
bukan lewat sirkuit analog telepon biasa. Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol
internet (IP). Pada jaringan suara konvesional pesawat telepon langsung terhubung dengan PABX (Privat
Automated Branch exchange) atau jika milik TELKOM terhubung langsung dengan STO (Sentral telepon
Otomat) terdekat. Dalam STO ini ada daftar nomor-nomor telepon yang disusun secara bertingkat sesuai
dengan daerah cakupan-nya. Jika dari pesawat telepon tersebut mau menghubungi rekan yang lain maka
tuts pesawat telepon yang ditekan akan menginformasikan lokasi yang dituju melalui nada-nada DTMF,
kemudian jaringan akan cara otomatis menghubungkan kedua titik tersebut.
Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet.
Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet,
mempunyai kartu suara yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan perangkat
lunak khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VoIP satu sama lain. Bentuk
hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama untuk dalam VoIP
adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara. Jika kedua lokasi terhubung dengan jarak yang cukup
jauh (antar kota, antar negara) maka bisa dilihat keuntungan dari segi biaya. Kedua pihak hanya cukup
membayar biaya pulsa internet saja, yang biasanya akan lebih murah daripada biaya pulsa telepon
sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) atau internasional (SLI).
Pada perkembangannya, sistem koneksi VoIP mengalami evolusi. Bentuk peralatan pun berkembang,
tidak hanya berbentuk komputer yang saling berhubungan, tetapi peralatan lain seperti pesawat telepon
biasa terhubung dengan jaringan VoIP. Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP memungkinkan
berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan
pesawat (extension) di kantor adalah memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa
berbentuk tulisan (chating) atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video Conference.
Dalam bentuk yang lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang merupakan
komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunkasi suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP
dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasinya membuat VoIP menjadi cepat popular di
masyarakat umum. Khusus untuk VoIP bentuk primitif dari jaringan adalah PC ke PC. Dengan memakai
PC yang ada soundcardnya dan terhubung dengan jaringan maka sudah bisa dilakukan kegiatan VoIP .
Perkembangan berikutnya adalah pengabungan jaringan PABX dengan jaringan VoIP. Disini dibutuhkan
VoIP gateway. Gambarannya adalah lawan bicara menggunakan komputer untuk menghubungi sebuah
office yang mempunyai VoIP gateway. Pengembangan lebih jauh dari konfigurasi ini berbentuk
penggabungan PABX antara dua lokasi dengan menggunakan jaringan VoIP. Tidak terlalu dipedulin
bentuk jaringan selama memakai protocol TCP/IP maka kedua lokasi bisa saling berhubungan. Yang
paling komplek adalah bentuk jaringan yang menggunakan semua kemungkinan yang ada dengan
berbagai macam bentuk jaringan yang tersedia. Dibutuhkan sedikit tambahan keahlian untuk bentuk
jaringan yang komplek seperti itu.
Pada awalnya bentuk jaringan adalah tertutup antar lokasi untuk penggunaan sendiri (Interm, Privat).
Bentuk jaringan VoIP kemudian berkembang lebih komplek. Untuk penggunaan antar cabang pada
komunikasi internal, VoIP digunakan sebagai penyambung antar PABX. Per-kembangan selanjutnya
adalah gabungan PABX tersebut tidak lagi menggunakan jaringan tertutup tetapi telah memakai internet
sebagai bentuk komunikasi antara kantor tersebut. Tingkat lebih lanjut adalah penggabungan antar
jaringan. Dengan segala perkembangannya maka saat ini telah dibuat tingkatan (hirarky) dari jaringan
Voip.
Kualitas suara VoIP dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu kapasitas bandwidth, tingkat hilang paket
dan waktu tunda yang terjadi di dalam jaringan. Kapasitas bandwidth adalah ketersediaan sumber daya
jaringan dalam bentuk lebar pita yang digunakan untuk men-transmisikan data paket. Tingkat hilang
paket adalah parameter yang menyatakan besarnya laju kesalahan yang terjadi sepanjang jalur pengiriman
data paket dari pengirim ke penerima. Waktu tunda adalah parameter yang menyatakan rentang waktu
yang diperlukan untuk mengirimkan paket dari pengirim ke penerima.
Cara Kerja VoIP
Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi
paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui
jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui
melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh
telepon tujuan.
Untuk Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital yaitu sebelum
dikirim data yang berupa sinyal analog diubah ke bentuk data digital dengan ADC (Analog to Digital
Converter), kemudian ditransmisikan, dan di penerima dipulihkan kembali menjadi data analog dengan
DAC (Digital to Analog Converter). Begitu juga dengan VoIP, digitalisasi voice dalam bentuk packets
data, dikirimkan dan di pulihkan kembali dalam bentuk voice di penerima. Format digital lebih mudah
dikendaika, dalam hal ini dapat dikompresi, dan dapat diubah ke format yang lebih baik dan data digital
lebih tahan terhadap noise daripada analog.
Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet.
Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet,
mempunyai sound card yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan
dukungan software khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VoIP satu
sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama
dalam VoIP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara.
Pada perkembangannya, sistem koneksi VoIP mengalami evolusi. Bentuk peralatan pun berkembang,
tidak hanya berbentuk komputer yang saling berhubungan, tetapi peralatan lain seperti pesawat telepon
biasa terhubung dengan jaringan VoIP. Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP memungkinkan
berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan
pesawat (extension) di kantor adalah memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa
berbentuk tulisan (chating) atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video Conference.
Dalam bentuk yang lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang merupakan
komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunkasi suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP
dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasinya membuat VoIP menjadi cepat popular di
masyarakat umum.
Penunjang VoIP
1. TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) merupakan sebuah protokol yang digunakan
pada jaringan internet. Standarisasi diperlukan agar antar komputer terjadi kesepakatan tentang
tatacara pengiriman dan penerimaan data sehingga data dapat dikirimkan dan diterima dengan benar.
Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan UDP serta dibawah lapisan tsb ada protokol
yang bernama IP.
a. Transmission Control Protocol (TCP) merupakan protokol yang menjaga reliabilitas hubungan
komunikasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirim dan menerima segmen–
segmen informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet.
b. User Datagram Protocol (UDP) merupakan salah satu protocol utama diatas IP, yang lebih
sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan
mekanisme reliabilitas.
c. Internet Protocol (IP) Internet Protocol didesain untuk interkoneksi sistem komunikasi komputer
pada jaringan paket switched. Pada jaringan TCP/IP, sebuah komputer di identifikasi dengan
alamat IP.
2. SIP (Session Initiation Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk inisiasi, modifikasi dan
terminasi sesi komunikasi VoIP. SIP adalah protokol Open Standard yang dipublikasikan oleh IETF,
RFC 2543 dan RFC 3261. Selain digunakan untuk negosiasi sesi komunikasi voice, SIP juga dapat
digunakan untuk negosiasi sesi komunikasi data media lain seperti video dan text. Disebutkan sebagai
hanya melakukan “negosiasi sesi komunikasi” adalah karena SIP merupakan signalling protocol,
bukan media transfer protocol. Artinya SIP tidak menghantar data media (voice, video dan text),
melainkan hanya melakukan negosiasi sesi komunikasi saja dan memanfaatkan protokol lain seperti
RTP sebagai media transfer protocol.
3. H.323, VoIP dapat berkomunikasi dengan sistem lain yang beroperasi pada jaringan packet-switch.
Untuk dapat berkomunikasi dibutuhkan suatu standarisasi sistem komunikasi yang kompatibel satu
sama lain. Salah satu standar komunikasi pada VoIP menurut rekomendasi ITU-T adalah H.323
(1995-1996). Standar H.323 terdiri dari komponen, protokol, dan prosedur yang menyediakan
komunikasi multimedia melalui jaringan packet-based. Bentuk jaringan packet-based yang dapat
dilalui antara lain jaringan internet, Internet Packet Exchange (IPX)-based, Local Area
Network (LAN), dan Wide Area Network (WAN). H.323 dapat digunakan untuk layanan – layanan
multimedia seperti komunikasi suara (IP telephony), komunikasi video dengan suara (video
telephony), dan gabungan suara, video dan data.
PENERAPAN VoIP
Di masa sekarang ini sudah banyak berkembang aplikasi–aplikasi yang berbasiskan VoIP, disini kita akan
membahas beberapa aplikasi VoIP yang bisa digunakan, antara lain :
1. Skype
2. Neetmeting
3. X-Lite
VoIP yang disebut juga internet telephony merupakan teknologi yang menawarkan solusi teleponi melalui
jaringan paket (IP Network). Teknologi menyimpang dari kelaziman tetapi menjanjikan suatu kelebihan,
sehingga banyak pihak yang ikut melibatkan diri.
VoIP mereduksi biaya mereduksi biaya percakapan sampai 60%. Sebagai contoh, tarif percakapan lewat
telepon kabel di Amerika Serikat Rp 6.000/menit atau US$ 66 sen, sementara tarif VoIP hanya Rp
1.300/menit atau sekitar US$ 14 sen. Selain Reduksi biaya, VoIP juga menyederhanakan sistem,
memudahkan OAM dan mendukung aplikasi multimedia
Perkembangan teknologi saat ini sudah demikian maju, terutama dalam bidang komunikasi. Masalah
jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah dengan adanya perkembangan teknologi dalam bidang
komunikasi. Saat ini kita bisa melakukan percakapan jarak jauh dengan menggunakan telepon. Media
telepon saat ini menggunakan jaringan Public Switch Telephone Network (PSTN).
Voice Over Internet Protocol (VOIP) merupakan sebuah terobosan dalam berkomunikasi, yang mampu
menjawab kekurangan jaringan PSTN dalam hal biaya dan fasilitas. VoIP merupakan sebuah teknologi
yang mendigitalisasi data suara dalam paket-paket data untuk di transmisikan melalui jaringan computer
memanfaatkan Internet Protocol (IP).
VoIP adalah teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara
elektronik dan real-time. Teknologi ini mulai dikenal pada tahun 2000. Teknologi VoIP melewatkan
trafik suara melalui jaringan IP. Untuk tansmisi jaringan VoIP menggunakan protokol RTP yang berbasis
UDP dalam melalukan pengiriman pake data. Sedangkan pada proses signaling protokol yang sering
digununakan dan dikenal baik di masyarakat adalah H323 yang menggunakan port 1720, SIP (session
Initiation Protocol) menggunakan port 5060, dan IAX (Inter Asterisk Exchange) menggunakan port 4569.
Dibandingkan dengan teknologi telepon tradisional keuntungan menggunakan teknologi ini adalah dapat
menekan biaya hingga 70% untuk melakukan panggilan internasional, karena ada nya IP yang bersifat
global. Selain itu
SIP adalah suatu signalling protocol pada layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi,
dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia
adalah pertukaran data antar pengguna yang bisa meliputi suara, video, dan text. SIP tidak menyediakan
layanan secara langsung , tetapi menyediakan pondasi yang dapat digunakan oleh protokol aplikasi
lainnya untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP (Real Time
Transport Protocol) untuk transfer data secara real-time, dengan SDP (Session Description Protocol)
untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan MEGACO (Media Gateway Control Protocol) untuk
komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone Network).
1. Perbandingan dengan jaringan suara konvensional
Pada jaringan suara konvesional pesawat telepon langsung terhubung dengan PABX (Privat
Automated Branch exchange) atau jika milik TELKOM terhubung langsung dengan STO (Sentral
telepon Otomat) terdekat. Dalam STO ini ada daftar nomor-nomor telepon yang disusun secara
bertingkat sesuai dengan daerah cakupannya. Jika dari pesawat telepon tersebut mau menghubungi
rekan yang lain maka tuts pesawat telepon yang ditekan akan menginformasikan lokasi yang dituju
melalui nada-nada DTMF, kemudian jaringan akan secara otomatis menghubungkan kedua titik
tersebut.
Khusus untuk VoIP bentuk primitif dari jaringan adalah PC ke PC. Dengan memakai PC yang ada
soundcardnya dan terhubung dengan jaringan maka sudah bisa dilakukan kegiatan VoIP .
Perkembangan berikutnya adalah pengabungan jaringan PABX dengan jaringan VoIP. Disini
dibutuhkan VoIP gateway. Gambarannya adalah lawan bicara menggunakan komputer untuk
menghubungi sebuah office yang mempunyai VoIP gateway. Pengembangan lebih jauh dari
konfigurasi ini berbentuk penggabungan PABX antara dua lokasi dengan menggunakan jaringan
VoIP. Tidak terlalu dipedulin bentuk jaringan selama memakai protocol TCP/IP maka kedua lokasi
bisa saling berhubungan. Yang paling komplek adalah bentuk jaringan yang menggunakan semua
kemungkinan yang ada dengan berbagai macam bentuk jaringan yang tersedia. Dibutuhkan sedikit
tambahan keahlian untuk bentuk jaringan yang komplek seperti itu.
2. Aplikasi VoIP dan Keamanannya
Skype menggunakan protokol HTTP untuk berkomunikasi dengan Skype server untuk otentikasi
username/password dan registrasi dengan Skype directory server. Versi modifikasi dari protokol
HTTP digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama Skype client. Keuntungan yang dimiliki
aplikasi ini adalah tersedianya layanan keamanan dalam pentransmisian data yang berupa suara.
Layanan keamanan yang diberikan adalah sebagai berikut :
Privacy
Skype menggunakan AES (Advanced Encryption Standard) 256-bit untuk proses enkripsi dengan total
probabilitas percobaan kunci (brute-force attack) sebanyak 1,1 x E-77 kali, sedangkan untuk proses
pertukaran kunci (key exchange) simetriknya menggunakan RSA 1024-bit. Public key pengguna akan
disertifikasi oleh Skype server pada saat login dengan menggunakan sertifikat RSA 1536 atau 2048-
bit. Skype secara otomatis akan mengenkripsi semua data sebelum ditransmisikan melalui internet.
Authentication
Setiap pengguna Skype memiliki sebuah username dan sebuah password. Dan setiap username
memiliki sebuah alamat e-mail yang teregistrasi. Untuk masuk ke sistem Skype , pengguna harus
menyertakan pasangan username dan passwordnya. Jika pengguna lupa password tersebut maka
Skype akan mengubahnya dan mengirimkan password yang baru ke alamat e-mail pengguna yang
sudah teregistrasi. Pendekatan ini dikenal dengan E-mail Based Identification and Authentication.
Dikarenakan Skype merupakan sistem komunikasi suara maka setiap penggunanya dapat secara
langsung mengidentifikasi lawan bicaranya melalui suaranya.
3. Keuntungan VoIP
Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP adalah
biaya. Dengan dua lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya percakapan menjadi sangat
rendah.
Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika perusahaan
sudah mempunyai jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada bisa dibangun jaringan VoIP
dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk penambahan komunikasi suara.
Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya teknologi
penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik pemampatan data
memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya gateway
bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada dikantor. Komunikasi antar
kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa
Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di
Indonesia adalah VoIP Rakyat.
Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone
handset
4. Kelemahan dari VoIP
a. Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN. Merupakan efek dari kompresi suara dengan
bandwidth kecil maka akan ada penurunan kualitas suara dibandingkan jaringan PSTN
konvensional. Namun jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi internet pita-lebar /
broadband seperti Telkom Speedy, maka kualitas suara akan jernih – bahkan lebih jernih dari
sambungan Telkom dan tidak terputus-putus.
b. Ada jeda dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan, membuat
adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP. Kecuali jika menggunakan koneksi
Broadband (lihat di poin atas).
c. Regulasi dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik Telkom.
d. Jika belum terhubung secara 24 jam ke internet perlu janji untuk saling berhubungan.
e. Jika memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation), maka
dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan
f. Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
g. Peralatan relatif mahal. Peralatan VoIP yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX (IP
telephony gateway) relatif berharga mahal. Diharapkan dengan makin populernya VoIP ini maka
harga peralatan tersebut juga mulai turun harganya.
h. Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat/Stuck. Jika pemakaian VoIP semakin banyak, maka
ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur dengan baik. Pengaturan
bandwidth adalah perlu agar jaringan di perusahaan tidak menjadi jenuh akibat pemakaian VoIP.
i. Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam
sistem penomoran
5. Kualitas suara
Kualitas suara VoIP dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu kapasitas bandwidth, tingkat hilang
paket dan waktu tunda yang terjadi di dalam jaringan. Kapasitas bandwidth adalah ketersediaan
sumber daya jaringan dalam bentuk lebar pita yang digunakan untuk mentransmisikan data paket.
Tingkat hilang paket adalah parameter yang menyatakan besarnya laju kesalahan yang terjadi
sepanjang jalur pengiriman data paket dari pengirim ke penerima. Waktu tunda adalah parameter
yang menyatakan rentang waktu yang diperlukan untuk mengirimkan paket dari pengirim ke
penerima.
Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data, berupa komputer, alat lainnya seperti
handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
Penerima, adalah piranti yang menerima data, juga bisa berupa komputer, alat lainnya seperti
handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
• Pesan / Data, adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka,
gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
• Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa
berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik
• Protokol, adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat
saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung
tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima
oleh alat yang dituju.
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer
a. Transmisi
1) Transmisi adalah proses membawa informasi antar end
points di dalam sistem atau jaringan.
2) Sistem transmisi yang sekarang menggunakan empat
buah medium transmisi berikut : Kabel tembaga, Kabel
serat optik, atau Gelombang radio.
3) Cahaya pada ruang bebas (misalnya infra merah).
4) Dalam suatu jaringan telekomunikasi, sistem transmisi
digunakan untuk saling menghubungkan sentral (router).
5) Keseluruhan sistem transmisi ini disebut jaringan
b. Switching
1) Suatu teknologi yang digunakan pada switch untuk
menghubungkan (men-switch) panggilan (pada jaringan
telepon).
2) Mengarahkan/memforward paket dari suatu link ke link
yang lain.
c. Signaling
1) Signaling adalah mekanisme yang memungkinkan entitas
yang berada di dalam jaringan (misalnya perangkat di
pelanggan, switch dsb.)
2) Untuk membentuk, mempertahankan, dan memutuskan
suatu sesi di dalam jaringan.
3) Proses signaling dilaksanakan menggunakan suatu sinyal
atau pesan tertentu. Contoh: ketika kita mengangkat
handset telepon untuk melakukan panggilan akan
terdengar nada panggil (dial tone).
4) Dial tone mengindikasikan bahwa sentral telepon siap
menerima informasi nomor yang dituju.
BELAJAR 6 : Proses komunikasi data dalam jaringan
Komunikasi data adalah hubungan atau interaksi (pengiriman dan peneriman) antar device yang
terhubung dalam sebuah jaringan, baik yang dengan jangkauan sempit maupun dengan
jangkauan yang lebih luas.
a. Source (Sumber) : Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditrasmisikan, contoh: telepon
dan PC (Personal Computer).
b. Transmitter (Pengirim) : Biasanya data yang dibangkitkan dari system sumber tidak
ditansmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya.
c. Transission System (Sistem Transmisi): Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission line)
atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan antara sumber dengan
destination (tujuan).
d. Receiver (Penerima): Receiver menerima sinyal dari system transmisi dan menggabungkan ke
dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan.
e. Distination (Tujuan) Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.
Terdapat tiga jenis kabel yang digunakan untuk media transmisi pertama kabel tembaga yang biasa
digunakan untuk telepon ,coaxial cable, dan fiber optic cable.
1. Coaxial Cable adalah kabel yang dibungkus dengan metal lembek, kabel ini memiliki tingkat
transmisi data yang lebih tinggi dibandingkan dengan kabel biasa, namun harganya relatief lebih
mahal dibandingkan kabel biasa.
2. Fiber Optic Cable adalah jenis kabel yang terbuat dari serabut kaca (optical fibers) yang tipis
dengan diameter sebesar rambut manusia. Fiber optic cable memiliki tingkat kecepatan
pengiriman data sepuluh kali lipat lebih besar dari coaxial cable.
Untuk melakukan komunikasi data dan suara harus memenuhi beberapa aspek
Communication Channel
Simplex
Half Duplex
Full Duplex
Serial Communication
Tranceiver
Transmisi
Receiver
Teknik Transmisi
Asynschronous (pengiriman data tak sinkron)
Synschronous (pengiriman data sikron)
BELAJAR 8 : Kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan,
komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
Standar protokol yang terpopuler sampai saat ini yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang telah
ditentukan oleh ISO (International Standart Organization)
Pengertian Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu mengirimkan data
suara, video dan data yang berbentuk paket secara realtime dengan jaringan yang menggunakan Internet
Protocol (IP).
Kebutuhan Perangkat VoIP
X-Lite : Sebagai Softphone untuk memanggil/ menerima telepon
IP Phone : Sebagai Hardphone untuk memanggil/ menerima telepon
Briker : Sebagai Operating Sistem VoIP
Server : Sebagai Operating Sistem VoIP
Latihan Soal 2
Latihan Soal 3
Latihan Soal 5